Anda di halaman 1dari 34

BUKU PANDUAN

TEKNIS

BILIAR

KATA PENGANTAR
ASSALAMUALAIKUM, WR. WB,
SALAH SEJAHTERA UNTUK KITA SEMUA, DAN
SALAM OLAHRAGA
BUKU

PANDUAN

TEKNIS

TERSELENGGARANYA

INI

DISUSUN

DAN

PERTANDINGAN/PERLOMBAAN

DITERBIKAN
DENGAN

DALAM

LANCAR,

RANGKA

TERTIB

DAN

TERARAH SERTA MENCAPAI HASIL YANG OPTIMAL SESUAI DENGAN PERATURAN /


KETENTUAN FEDERASI INTERNASIONAL YANG BERLAKU DAN BERDASARKAN PERSETUJUAN
INDUK ORGANISASI CABANG OLAHRAGA UNTUK DIBERLAKUKAN DALAM PON XVII/2008 DI
KALIMANTAN TIMUR.
BUKU

PANDUAN

INI

DISAMPING

MEMUAT

KETENTUAN

TEKNIS

PENYELENGGARAAN

PERTANDINGAN, JUGA MEMUAT BEBERAPA INFORMASI YANG DIPANDANG RELEVAN DENGAN


KEGIATAN PERTANDINGAN, CABANG OLAHRAGA PON XVII/2008.
KEPADA SEMUA PIHAK TERKAIT KHUSUSNYA SELURUH PESERTA AGAR DAPAT MEMAHAMI
DAN MELAKSANAKAN SEGALA KETENTUAN YANG TERTUANG DALAM BUKU PANDUAN TEKNIS
INI.
SALAH

SATU

TOLOK

UKUR

KEBERHASILAN

PON

XVII/2008

ADALAH

DAPAT

TERSELENGGARANYA PERTANDINGAN SETIAP CABANG OLAHRAGA DAN TERCAPAINYA


PRESTASI OLAHRAGA NASIONAL YANG DAPAT DIBANGGAKAN. UNTUK ITU, DIHARAPKAN
DUKUNGAN SEMUA PIHAK DALAM MENSUKSESKAN PERTANDINGAN.
DEMIKIAN HARAP MAKLUM DAN TERIMAKASIH.
WASSALAMUALAIKUM WR. WB.

Samarinda,

Mei 2008

KETUA UMUM PB. PON XVII/2008 KALIMANTAN TIMUR

Yurnalis Ngayoh

SUSUNAN PENGURUS KONI


MASA BAKTI 2007 2011
Ketua Umum

: Rita Subowo

Wakil Ketua Umum I

: Hendardji Soepandji

Wakil Ketua Umum II

: Sri Sudono Sumarto

Sekretaris Jenderal

: Rosihan Arsyad

Wakil Sekretaris Jenderal I

: Nuranto

Wakil Sekretaris Jenderal II

: Cahya Azis

Bendahara

: Budi Rustanto

Wakil Bendahara

: Istiqlal Taufiq Syaifullah

Ketua Bidang Organisasi

: Ngatino

Wakil Ketua Bidang Organisasi

: Arsyad Achmadin

Ketua Bidang Pembinaan Prestasi

: Mulyana

Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi

: Otte Ruchiyat

Ketua Bidang Litbang

: S. Wimbo Hardjito

Wakil Ketua Bidang Litbang

: Sonny Teguh Trilaksono

Ketua Badan Audit Internal

: S. N. Suwisma

Kepala Biro Perencanaan Anggaran

: Oong S. Wiradinata

Wakil Kepala Biro Perencanaan Anggaran

: Eman Sumusi

Kepala Biro Media dan Humas

: Atal S. Depari

Wakil Kepala Biro Media dan Humas

: Firmansyah Gindo

Kepala Biro Promosi dan Pemasaran

: Juliari P. Batubara

Kepala Biro Umum

: Santosa Jayaatmadja

Ketua Komisi Hukum

: Umbu S. Samapaty

Wakil Ketua Komisi Hukum

: Faisal Abdullah

Ketua Komisi Kerjasama dan Hubungan


Antar Lembaga

: Djati Waluyo

Ketua Komisi Kesejahteraan Pelaku Olahraga : Kusnan Ismukanto


Ketua Komisi Pembibitan dan Pemanduan
Bakat

: Johansyah Lubis

Ketua Komisi Pendidikan dan Penataran

: Abdul Rauf

Ketua Komisi IPTEk Olahraga

: Dr. Ismeth S. Abidin

Ketua Pusat Data

: Yuanita Nasution

SUSUNAN PENGURUS KOI


MASA BAKTI 2007 2011
Ketua Umum

: Rita Subowo

Wakil Ketua Umum

: Indra Kartasasmita

Sekretaris Jenderal

: Arie Ariotedjo

Wakil Sekretaris Jenderal

: Martina Widjaya

Bendahara

: Ahmed Solihin

KOMISI
Athlete

: Lukman Niode

Women and Sport

: Jetty R. Pattiasina

Olympic Solidarity

: Djoko Pramono

Sport and Environment

: Utut Adianto

Ethics

: Timbul Thomas Lubis

Cultural & Olympic Education

: Pusparani C. Hakim

Sport for All

: Sumohadi Marsis

Medical

: Dr. Leane Suniar

SUSUNAN PANITIA INTI


PB. PON XVII/2008
Tim Pengarah dan Pengawas
Penasehat

: KONI
: - Muspida Kaltim
- H. Suwarna AF
- Drs. H. Herlan Agussalim

Ketua Umum
Ketua Harian
Sekretaris Umum
Wakil Sekretaris Umum
Sekretaris I
Sekretaris II
Bendahara

:
:
:
:
:
:
:

Ketua I
Wakil Ketua I

: H. Nusyirwan Ismail
: H. Syaiful Gafur

Ketua II
Wakil Ketua II

: H. Sulaiman Gafur
: H. Zairin Zein

Ketua III
Wakil Ketua III

: H. Syachruddin
: H. Syahril Basran

Ketua IV
Wakil Ketua IV

: H. Achmad Amin
: RP. Siburian

Yurnalis Ngayoh
H. Syaiful Teteng
H. Ibnu Nirwani
H. Elmy Rustam
A. Doeryat
Fuad Asaddin
Syafruddin AH.

Ketua Bidang Pertandingan

: H. Harbiansyah Hanafiah

Ketua Bidang Kesehatan

: Sutarnyoto

Ketua Bid. Sarana & Prasarana

: H. Awang Darma Bakti

Ketua Bidang Akomodasi dan


Konsumsi

: H. Suwatno

Ketua Bidang Transportasi

: H. Adi Buchori Muslim

Ketua Bidang Keamanan

: Kepolisian Daerah Kaltim

Ketua Bidang Promosi

: H. Ichwansyah

Ketua Bidang Dana dan Usaha

: H. Abdurrachim Asmaran

Ketua Bidang Humas

: H. Jauhar Effendi

Ketua Bidang Municipality dan


Hospitality

: H. Arpan Zainal

Ketua Bidang Upacara dan Api PON

: H. Hamka Halek

Ketua Bidang Porcanas

: H. Kasyful Anwar Asad

SUSUNAN PENGURUS BESAR PERSATUAN


OLAHRAGA BILIAR SELURUH INDONESIA (PB.POBSI)
SUSUNAN PERSONALIA PELINDUNG, DEWAN PENGAWAS DAN PERTIMBANGAN,
DEWAN KEHORMATAN , DEWAN PENYANTUN DAN PENGURUS BESAR
PERSATUAN OLAHRAGA BILIAR SELURUH INDONESIA (PB.POBSI)
MASA BHAKTI 2006-2010
Berdasar Surat Keputusan Ketua Umum KONI Pusat No. : 13A tahun 2007
Tentang
Pengukuhan Personalia Pelindung, Dewan Pengawas dan Pertimbangan, Dewan
Kehormatan, Dewan Penyantun dan Pengurus Besar Persatuan Olahraga Biliar
Seluruh Indonesia Masa Bakti 2006-2010
Pelindung

: 1. Menteri Negara Pemuda dan Olahraga RI.


2. Menteri Kebudayaan dan Pariwisata RI.
3. Ketua Umum KONI Pusat

Dewan Kehormatan

: 1. Putera Astaman
2. Indung Haryanto
3. I Dewa Ketut Kresna
4. Chrisna M.Paat

Dewan Penyantun

: 1. Putera Sampoerna
2. Wismoyo Arismunandar
3. Setya Novanto
4. Romy Winata
5. Chang Effendi

Dewan Pegawas dan Pertimbangan


Ketua

: Mahadi Sinambela

Anggota

: 1. H. Suharso / Pengprov.DKI
2. Agus Yamin / Pengprov Jawa Barat
3. Sumitro Siyo / Pengprov Jawa Tengah
4. Suwignyo / Pengprov Jawa Timur
5. Bambang Purwadi / Pengprov Banten
6. Endri Erawan,ST,MM / Pengprov Kaltim

Pengurus
Ketua Umum

: Tutuk Kurniawan

Wakil Ketua Umum / Ketua Harian : Irfan AR


Sekretaris Jenderal

: Soedarjanto

Wakil Sekretaris Jenderal

: I Wayan Suparmin

Bendahara

: Puji Handayani

Wakil Bendahara

: Sulistyowati

Ketua I (Kompartemen Binpres)

: Aribinuko Tjiptoadhidjojo

Bidang Pembinaan Prestasi dan Pelatihan


Ketua

: Ahmad Azhar Nasution

Anggota

: 1. Mirza Muhammad
2. Jimmy Ariyanto

Bidang Tehnik Perwasitan & Kompetisi


Ketua

: Sudibyo Waluyo

Anggota

: 1. Hendro Tjahyo Nuradji


2. Sri Iswara Adhi

Bidang Penelitian, Pengembangan & Kes OR


Ketua

: Dr. Nawanto Agung, SpKO

Anggota

: 1. Dra. Aryanti Prawoto, M.Psi


2. Aulia Aziz
3. Syafiq Faisal Seff

Ketua II
(Kompartemen Organisasi)

: Santoso Yuwono

Bidang Hukum dan Disiplin


Ketua

: Wiko Widiyanto

Anggota

: David Adhi Poetra Jaya

Bidang Organisasi dan Hubungan Antar Lembaga


Ketua

: Hendrik Sihotang

Anggota

: Priana

Bidang Hubungan Luar Negeri


Ketua

: Santoso Tjendrawasi

Ketua III
(Kompartemen Umum)

: Ignatius Johny Sardjono

Bidang Perencanaan dan Anggaran


Ketua

: H. Lili Hartono

Bidang Usaha, Sarana dan Prasarana


Ketua

: Wanda Lanin

Bidang Usaha

: 1. Morry
2. Evi Sara Tommy Yakobus
3. Jenny Kalalo

Bidang Humas dan Promosi


Ketua

: Seno

Anggota

: 1. Boediman
2. Jhony Tusin Sidik
3. Tee Kok Sin
4. Handrik Tanseri Sukimin

10

SUSUNAN PANITIA INTI PELAKSANA


CABANG OLAHRAGA : BILIAR
Ketua

Technical Delegate

Drs. Hasim Sekretaris

Abdul Rauf Shinta

Aribinuko Tjiptoadidjojo

11

I.

INFORMASI UMUM
A. WAKTU DAN TEMPAT
WAKTU

: 7 16 Juli 2008

TEMPAT

: Lap. Tennis Indoor Telaga Keramat, Tarakan

B. NOMOR-NOMOR YANG DIPERTANDINGKAN DALAM PON


XVII/2008
1.

Snooker Single / Pa

2.

Snooker Double / Pa

3.

English Biliard Single / Pa

4.

English Biliard Double / Pa

5.

15 Ball Single / Pa

6.

15 Ball Double / Pa

7.

9 Ball Single / Pa

8.

9 Ball Single / Pi

9.

9 Ball Double / Pa

10.

9 Ball Double / Pi

11.

8 Ball Single / Pa

12.

8 Ball Single / Pi

13.

8 Ball Single / Pi

14.

I Ban / Pa

15.

3 Ban / Pa

16.

Party Libre

12

C. JADWAL PERTANDINGAN
Terlampir
D. MEDALI YANG DIPEREBUTKAN
1. Medali Emas

: 22 Buah

2. Medali Perak

: 22 Buah

3. Medali Perunggu

: 44 Buah

E. PENDAFTARAN
Sesuai dengan peraturan Pekan Olahraga Nasional (PON)
yang tertuang dalam surat Keputusan Komite olahraga
Nasional Indonesia (KONI) nomor : 31 A Tahun 2003 pasal 18
titik 3, pendaftaran peserta dibagi dalam 3 tahap :
1. Tahap Pertama (I)
Pendaftaran cabang olahraga dan nomor pertandingan /
perlombaan yang akan diikuti serta rekapitulasi jumlah
peserta,

yang

dikirimkan oleh

PB.PON

XVII/2008

Samarinda Kalimantan Timur ke seluruh Provinsi, harus


sudah diterima kembali oleh PB. PON XVII/2008 paling
lambat pada tanggal 7 Desember 2007 pukul 24.00 wita.
2. Tahap Kedua (II)
Pendaftaran

nama-nama

atlet

dan

nomor-nomor

pertandingan/perlombaan yang akan diikuti atlet serta


official peserta PON XVII/2008 yang dikirimkan oleh PB
PON XVII/2008 Samarinda Kalimantan Timur ke seluruh
Provinsi, harus sudah diterima kembali oleh PB PON
XVII/2008 paling lambat pada tanggal 6 Mei 2008.

13

3.

Tahap Ketiga (III)


Batas waktu penyerahan nama atlet serta nomor yang
diikuti, paling lambat diterima oleh Sekretariat PB POBSI
pada tanggal 5 Juni 2008, sehingga apabila ada
pergantian atlet, agar diinformasikan sampai dengan
batas waktu tersebut.

F. PENENTUAN JUARA
1. Juara 1
2. Juara 2
3. Juara 3 dan 4
G. PEMBERIAN BYE
1.

Pemberian yang

dinyatakan

menang

bye adalah

pemain yang langsung masuk ke babak berikutnya


tanpa melakukan pertandingan pada babak berikutnya.
2.

Pada setiap kejuaraan atau pertandingan, pemberian


bye hanya dapat dilakukan pada babak pertama
sedangkan pada babak kedua dan selanjutnya tidak
dibenarkan lagi adanya pemberian bye kecuali pool
loser pada Double Elimination.

3.

Kesempatan

untuk

menang

bye

selalu

diberikan

kepada pemain-pemain seeded secara berurutan dari


seeded 1, 2 dan selanjutnya.
H. RECORD
Sesuai dengan ketentuan yang berlaku didalam permainan
Biliar bahwa ada yang dinamakan Record, yang mana

14

record

tersebut

dijadikan

sebagai

standar

kemampuan

seseorang atlet biliar dalam percakapan prestasi.


Record secara resmi baru ada pada jenis seperti tersebut
dibawah

ini :

1. Untuk jenis Carom ada Record


a.

Moyenne Tertinggi

b.

Serie Tertinggi

2. Untuk jenis Snooker dan English Biliar ada Record


Highest Break.
Terhadap pembuatan record-record tersebut diatas akan
diberikan Piagam Penghargaan dan dicatat sebagai Record
Nasional.
I.

DEWAN HAKIM
Untuk menjamin keabsahan seluruh hasil pertandingan dan
untuk menyelesaikan suatu kasus didalam pertandingan yang
tidak dapat diselesaikan oleh para wasit yang memimpin
pertandingan, maka panitia pelaksana membentuk susunan
Dewan Hakim.
Pembentukan

Dewan

Hakim

dilaksanakan

pada

saat

Technical Meeting dan akan bertugas selama berlangsungnya


penyelenggaraan pertandingan PON XVII/2008.
Unsur Dewan Hakim terdiri dari ;
Wakil Panpel
Wakil PB POBSI
Wakil Daerah
Jumlah personil Dewan Hakim maksimal 5 orang dan minimal
3orang.

15

PERALATAN YANG DIGUNAKAN


1. Untuk jenis Pocket Biliar

= Meja ukuran 9 feet

2. Untuk jenis Snooker

= Meja ukuran 12 feet

3. Untuk jenis Carom

= Meja ukuran 10 feet

ketentuan besarnya lobang dan tinggi meja disesuaikan


dengan ketentuan Standar Internasional.
J.

TECHNICAL MEETING
Technical Meeting harus dihadiri oleh semua Manajer Tim dari
semua kontingen daerah masing-masing.
Pelaksanaan Technical Meeting :
Hari

: Minggu

Tanggal

: 6 Juli 2008

Pukul

: 08.00 Wita

Tempat

: Venue Tennis Indoor Tarakan

Acara

: Technical Meeting dilanjutkan dengan drawing

K. MEDICAL CONTROL
Difokuskan kepada pemeriksaan doping sesuai dengan
peraturan dalam Anti Doping Code Olimpic Movement.
Pemeriksaan doping akan dilakukan sesuai ketentuan yang
berlaku dan diatur dalam Pedoman Pengawasan Doping dan
verfikasi wanita. Apabila seorang atlet menolak pemeriksaan
doping atau terbukti bersalah melakukan doping Harus
dikeluarkan sebagai peserta PON XVII/2008, sesuai ketentuan
sebagaimana tercantum dalam peraturan PON pasal 9,
sebagai berikut :

16

1.

Bila yang bersangkutan anggota pada nomor beregu,


maka

regunya

dikalahkan

dan

bersangkutan

dikeluarkan sebagai peserta PON XVII/2008. Sedang


anggota regu lainnya yang tidak terkena doping dapat
mengikuti pertandingan / perlombaan pada nomor
perorangan
2.

Bila yang bersangkutan anggota cabang olahraga


beregu, maka yang bersangkutan dikeluarkan dari
regunya dan peserta PON XVII 2008. sedang status
regunya disesuaikan

dengan ketentuan induk

organisasi cabang tersebut yang mengacu pada


ketentuan cabang olahraga internasionalnya.
II.

PERATURAN
1. Sistem Pertandingan
POOL PUTRA :
a. Fifteen Ball Simgle Putra
Pertandingan dilaksanakan dalam 2 babak :
1) Babak pertama dilaksanakan dengan system Double
Elimination, Chart 64 Players/48 Players sampai dengan
32 Player.
2) Babak kedua Single Elimination 32 Players sampai
dengan Final. RACE ditentukan saat Technical Meeting.

17

b. Fifteen Ball Double Putra


Dipertandingkan dengan system Single Elimination (Sistem
Gugur). RACE ditentukan saat Technical Meeting.
c. Eight Ball Single Putra
Pertandingan dilaksanakan dalam 2 babak:
1). Babak pertama Double Elimination, Chart 64 Players/48
players sampai dengan 32 besar.
2). Babak kedua Single Elimination 32 Players sampai
dengan Final. RACE ditentukan saat Technical Meeting.
d. Eight Ball Double Putra
Dipertandingkan dengan system Single Elimination (Sistem
gugur). RACE ditentukan saat Technical Meeting.
e. Nine Ball Single Putra
Pertandingan dilaksanakan dalam 2 babak :
1) Babak pertama Double Elimination, Chart 64 Players / 48
Players sampai dengan 32 besar.
2) Babak kedua single Elimination 32 Players sampai
dengan final. RACE ditentukan saar Technical Meeting.
POOL PUTRI :
a. Eight Ball Single Putri
Pertandingan dilaksanakan dalam 2 babak :
1) Babak pertama Double Elimination, Chart 32 Players
sampai dengan 16 besar.
2) Babak kedua Single Elimination 16 Players sampai
dengan final. RACE ditentukan saat Technical Meeting.

18

b. Nine Ball Single Putri


Pertandingan dilaksanakan dalam 2 babak :
Dipertandingkan dengan system Single Elimination (Sistem
Gugur). RACE ditentukan saat Technical Meeting.
c. Nine Ball Double Putri
Dipertandingkan dengan System Single Elimination (Sistem
Gugur). RACE ditentukan saat Technical Meeting.
SNOOKER
a. Snooker Single
Pertandingan dilaksanakan dalam 2 babak
1. Babak pertama penyisihan dengan system setengah
kompetisi yang terdiri dari 4-8 pool. Dari masingmasing poll akan maju kebabak berikutnya sebanyak
2 orang yaitu juara dan Runner-up pool Babak
penyisihan dengan Best of Five.
2. Babak kedua 8 besar atau 16 besar dan seterusnya
sampai final (Final round) dengan Best of Five kecuali
untuk

penentuan

medali

emas

dan

perak

dilaksanakan dengan Best of Seven, Sistem Gugur.


b. Snooker Double
Pertandingan dibagi dalam 2 babak :
1)

Babak pertama penyisihan dengan system setengah


kompetisi yang terdiri dari 2 pool. Dari masing-masing
pool akan maju ke babak berikutnya sebanyak 2
orang yaitu juara dan Runner-up pool.

2) Semifinal Juara lawan Runner Up


Final Pemenang lawan Pemenang.

19

ENGLISH BILLIARD
a. English Billiards Single
Pertandingan dilaksanakan dalam 2 (dua) babak
1. Babak pertama penyisihan dengan system setengah
kompetisi yang terdiri dari 2 pool. Dari masing-masing
pool akan maju ke babak berikutnya sebanyak 2 orang
yaitu juara dan runner-up dengan system Best of Five,
100 point.
2. Babak kedua sampai dengan Semi Final dan Final
dilaksanakan Sistem gugur. Final Best of Seven.
b. English Billiard Double
Pertandingan dibagi dalam 2 babak :
1)

Babak pertama penyisihan dengan system setengah


kompetisi yang terdiri dari 2 pool. Dari masing-masing
pool akan maju ke babak berikutnya sebanyak 2 orang
yaitu juara dan Runner-up pool.

2) Semifinal Juara lawan Runner Up


Final pemenang lawan pemenang.
CAROM
a. Party Libre
1) Apabila

peserta

hanya

sampai

orang,

maka

pertandingan dengan system setengah kompetisi sampai


dengan selesai mencari 300 poin / 20 inning. Untuk
penentuan juara 1, 2 dan 3 akan diambil berdasarkan
urutan ranking.

20

2) apabila peserta lebih dari 8 orang akan dilaksanakan


dengan 2 (dua) babak.
a) Babak pertama setengah kompetisi yang terdiri dari 2
pool yaitu Pool A dan Pool B. Dari masing-masing Pool
akan maju ke babak berikutnya sebanyak 2 orang yaitu
juara dan runner-up Pool.
b) Babak kedua Semi Final dan Final
Semi final

: IA >< IIB IIA >< IB

Final

: M >< M (Emas Perak 300 poin / 20 inning)

Perunggu

: K >< K (200 poin / 20 inning)

b. Satu Ban
Pertandingan dilaksanakan dalam 2 babak :
1. Babak pertama penyisihan dengan system setengah
kompetisi yang terdiri dari 2 pool yaitu 2 pool yaitu Pool A
dan Pool B. Dari masing-masing pool akan maju ke
babak berikutnya 2 orang yaitu juara dan runner-up pool.
2. Babak kedua Semi Final dan Final.
Semi Final

IA >< IIB IIA >< IB (75 poin / 30 inning)

Final

M >< M (Emas Perak - 100/30 inning)

c. Tiga Ban
Pertandingan dilaksanakan dalam 2 babak :
a. Babak pertama penyisihan dengan system setengah
kompetisi yang terdiri dari 2 pool yaitu pool A dan pool B.
Dari masing-masing Pool akan maju ke babak berikutnya
sebanyak 2 orang yaitu juara dan runner-up Pool. Babak
penyisihan 30 poin.

21

b. Babak Semi Final 60 Inning atau 40 point Final.


Semi Final

: IA >< IIB IA >< IB (30 poin / 40 inning)

Final

: M>< (Emas-Perak-40 poin / 50 inning)

2. Ketentuan mengikuti setiap nomor pertandingan


Pada prinsipnya setiap atlet Biliar dan Snooker peserta PON
XVII / 2008 yang telah memenuhi semua persyaratan dapat
mengikuti semua nomor pertandingn yang dipertandingkan.
Namun demikian untuk tertib administrasi dan tertib teknis
jalannya pertandingan maka dipandang perlu setiap peserta
untuk menaati ketentuan-ketentuan sebagai berikut :
a. Setiap nomor pertandingan hanya dapat diikuti oleh 2 orang
atlet yang berasal dari satu daerah kecuali :
1) Daerah yang memiliki atlet juara bertahan PON XVI/2004 di
Palembang Sumatera Selatan dapat menurunkan 3 orang
atlet pada nomor yang sama.
2) Tuan rumah PON XVII dapat menurunkan 3 orang atlet
pada nomor yang sama.
Catatan : Tersebut pada sub (a1) dan (a2) tidak merubah
jumlah Quota yang telah ditetapkan dan terhadap
pemain nomor 3 dilakukan Blind Drawing.
b.Bagi atlet yang mengikuti lebih dari satu nomor pertandingan,
apabila jadwalmainnya bersaman dan atau bersinggungan,
maka yang bersangkutan harus menetapkan/memilih salah
satu diantaranya.

22

3. Seeding
Seeding pemain ditetapkan oleh panitia pelaksana bidang
pertandingan berdasarkan ketentuan Seeding.
a. Seeding berdasarkan ranking kualifikasi PON XVII/2008
pada Kejurnas POBSI Tahun 2007 di Jakarta dan hasil /
Juara PON XVI/ 2004 di Palembang Sumatera Selatan.
b. Untuk jenis Poket Biliar, ranking 1,2,3 dan 4.
c.

Untuk jenis Snooker dan Carom, ranking 1 dan 2.

4. Undian Pemain
Undian pemain dilaksanakan pada saat Technical Meeting
dan diumumkan secara terbuka dihadapan seluruh Tim
Manajer atau yang berhak mewakili.
5. Pakaian Bertanding
Pakaian bertanding berdasarkan pada ketentuan yang berlaku
pada setiap pertandinganpertandingan Biliar dan Snooker
resmi yaitu dengan menggunakan :
a. Kode B pada babak penyisihan;
b. Kode A pada babak Final Round dan pada saat
pembukaan serta penutupan pertandingan.
6. Protes
Protes hanya dapat diajukan kepada panitia pelaksana apabila
memenuhi ketentuan-ketentuan sebagai berikkut :
a. Sesuatu
peraturan

kasus yang terjadi ada hubungan dengan


permainan,

Peraturan

Pertandingan

dan

Peraturan Perwasitan;

23

b. Protes harus disampaikan melalui Tim Manajer dari atlet


yang bersangkutan secara tertulis dengan menyatakan
pasal-pasal pelanggaran atas kasus yang terjadi.
c.

Protes diajukan kepada Dewan Hakim atas persetujuan


Panpel cabang olahraga Biliar dan Snooker;

d. Protes harus diajukan pada saat kasus tersebut terjadi;


e. Pengajuan protes harus disertai dengan uang jaminan
sebesar Rp. 500.000 (lima ratus ribu rupiah). Apabila
protes yang diajukan kalah berdasarkan keputusan
Dewan Hakim, maka uang jaminan seluruhnya menjadi
hak Panpel.
Berdasarkan

ketentuan-ketentuan

umum

Peraturan

permainan Biliar bahwa keputusan wasit mengenai penentuan


kenyataan-kenyataan, baik

praktis maupun

teknis dan

mengenai penetapan peraturan permainan dianggap mutlak,


maka untuk ini protes ditiadakan.
7. Wasit
Wasit yang bertugas memimpin pertandingan pada PON
XVII/2008 adalah wasit yang telah mendapat penunjukan dar
PB POBSI dan diangkat sebagai wasit resmi PON XVII/2008.
Pada saat memimpin pertandingan diharuskan menggunakan
pakaian wasit resmi :
a. Celana panjang (bukan jeans);
b. Kemeja Polos;
c.

Jas;

d. Dasi Panjang atau Kupu-kupu;


e. Sepatu kulit warna hitam;

24

f.

Mengenakan sarung tangan putih;

g.

Memakai ID Card dan emblem wasit.

8. Ketentuan Tambahan
Foul and Miss

dalam permainan Snooker hanya

di

berlakukan 2 X berturut-turut, sedangkan pada Foul and


Miss yang terhitung FOUL (Ketentuan tambahan ini hanya
berlaku pada PON XVII/2008).

25

USULAN PICTOGRAM DAN MEDALI


SESUAI CABANG OLAHRAGA
PON XVII/2008 KALIMANTAN TIMUR

JADWAL PERTANDINGAN/PERLOMBAAN
1.

Jumlah hari pelaksanaan pertandingan/perlombaan


-

2.

10 Hari

Jadwal lengkap Pertandingan/Perlombaan


-

Terlampir

PITOGRAM
1.

Uraian Penyempurnaan

2.

Uraian / Penjelasan

MEDALI
1.

Jumlah Medali Emas

: 22

2.

Jumlah Medali Perak

: 22

3.

Jumlah Medali Perunggu : 44

4.

Jumlah Medali Cadangan :

5.

Uraian / Penjelasan
-

Juara 3 dan 4 tidak dipertandingkan (Juara Bersama)

PANITIA BESAR PB POBSI


PEKAN OLAHRAGA NASIONAL XVII/2008

JAKARTA, 16 Pebruari 2007


PB POBSI

KALIMANTAN TIMUR

ARIBINUKO TJIPTOADHIDJOJO
KETUA KOMPARTEMEN BINPRES

26

USULAN KEBUTUHAN PERSONIL CABANG OLAHRAGA


PON XVII/2008 KALIMANTAN TIMUR
CABANG OLAHRAGA : BILIAR

NO
1.

JABATAN/POSISI
Technical Delegate

JUMLAH

KETERANGAN

PB POBSI

WASIT, JURI DAN OFFICIAL TEKNIS


2.

Wasit dan Juri

81

Pool : 24 (8 Pengprov)
(16 PB,Daerah)
Carom : 5 (PB)
Snooker/E.Billiard : 8 (PB)
Scorer : 44 (pengprov)

3.

4.

Official Teknis dengan wewenang diatas


wasit

Tourn. Direktur : 1 (PB)

Asisten TD : 2 (1 PB 1 Pengprov)
Koord. Wasit : 1 (PB)
Wkl Koord. : 1 (PB)
Dewan Hakim : 3 (1 PB 2 Pengprov)

Official Teknis Petugas Teknis Cabor

Table Attendant ( Pengprov )

Administrator : 2 (PB), 2 (Pengprov)

PRAKIRAAN JUMLAH PERSONIL PANPEL


5.

Staf pendukung Sekretariat / Administrasi

Sekretariat : 2 (PB), 2 (Pengprov)


6.

Staf Pendukung Pertandingan / Teknis

Teknisi Meja Pertandingan

7.

Pelaksana / Petugas Lapangan

Pengprov

CATATAN :

Panitia Besar
Pekan Olahraga Nasional XVII/2008
Kalimantan Timur

Jakarta, 16 Pebruari 2007


PB. POBSI

(Aribinuko Tjiptoadhidjojo)
Technical Delegate

JADWAL PERTANDINGAN CABANG OLAHRAGA BILIAR


PON XVII / 2008 KALIMANTAN TIMUR TANGGAL 5 16
JULI 2008

14
15
16

SNOOKER
- Snooker Single
- Snooker Double
- English Billiard Single
- English Billiard Double
CAROM
- Party Libre
- 1 Cushion
- 3 Cushion

6 Juli

Technical Meeting dan Drawing

10
11
12
13

POOL
- 15 Ball Single (Pa)
- 15 Ball Double (Pa)
- 8 Ball Single (Pa)
- 8 Ball Double (Pa)
- 9 Ball Single (Pa)
- 9 Ball Double (Pa)
- 8 Ball single (Pa)
- 9 Ball Single (Pa)
- 9 Ball Double (Pa)

TANGGAL
5 Juli

7 Juli

8 Juli

9 Juli

10 Juli

11 Juli

12 Juli

13 Juli

14 Juli

15 Juli

16 Juli

Final Even Pertandingan yang Tertunda +


Pembagian Medali / Penutupan

1
2
3
4
5
6
7
8
9

NOMOR

Penyegaran Wasit

NO

Catatan :
- Penyegaran Wasit jam 08.00
- Technical Meeting & Drawing mulai jam 08.00
- Pertandingan dimui jam 10.00
- Penyerahan Medali tanggal (16 Juli 2008)

28

DAFTAR USULAN PENGADAAN PERALATAN


PON XVII / 2008 KALIMANTAN TIMUR
CABANG OLAHRAGA BILIAR
NO

JENIS PERALATAN
PERLENGKAPAN

1.
2.
3.
4
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.
18.
19.
20.
21.
22.
23.
24
25.
26.

Meja Pool 9 Feet


Meja Snooker
Meja English Billiard
Meja Carom
Bola Pool
Bola Snooker
Bola English Billiard
Bola Carom
Chalk
Meja Komputer
Sikat/Pembersih Meja
Pembersih Bola
Lampu Meja Pertandingan
Meja Tournament Director
Laptop
Printer
Mesin Fotocopy A1
Papan Pengumuman
Kertas HVS A4
Kertas HVS A3
Kertas HVS A1 utk Chart
Computer
CD/Flash Disk
Scorer Board
Stop Watch
Network

TYPE/MERK/
CODE/LOKAL
/LN

SPESIFIKASI

Aramith Pro
Aramith Pro
Aramith Pro
Aramith Pro
Brunswick

PANITIA BESAR
PEKAN OLAHRAGA NASIONAL XVII/2008
KALIMANTAN TIMUR

WPA
IBSF
IBSF
UMB
WPA
IBSF
IBSF
UMB

JMLH
UNIT/BUAH
16 Buah
2 Buah
2 Buah
2 Buah
20 Set
3 Set
3 Set
3 Set
5 Set
4 Buah
22 Buah
22 Buah
22 Set
1 Set
2 Unit
2 Unit
1 Set
1 Set
20 Rim
1 Rim
100 Lbr
1 Unit
50 / 4 Buah
22 Buah
8 Buah
1 Buah

NEGARA
PEMBUAT

PRAKIRAAN
HARGA
PER
UNIT/BUAH

TEMPAT BISA
DIPEROLEH
PEMBUATAN
TSB

LAMA
PENGADAAN
MINGGU/BULAN

BELGIA
BELGIA
BELGIA
BELGIA

Jakarta, 16 Pebruari 2007


PB.POBSI
ARIBINUKO TJIPTOADHIDJOJO
KETUA KOMPARTEMEN I / BINP

PENGADAAN
DIBUAT/BELI

TATA TERTIB PERTANDINGAN


1.

Peraturan permainan, peraturan pertandingan dan peraturan


perwasitan berpedoman pada peraturan yang telah diakui dan
disyahkan oleh PB.POBSI.

2.

Jadwal

pertandingan

sesuai

dengan

yang

telah

disusun

berdasarkan urutan pertandingan dengan nomor dan waktu


pertandingan, kecuali dalam hal yang isedentil, demi kelancaran
jalannya pertandingan. Panitia pelaksana dapat merubah jadwal
pertandingan atau persetujuan bersama dengan para pemain.
3.

Para pemain yang akan bertanding agar melapor kepada


pimpinan pertandingan selambat-lambatnya 15 menit sebelum
waktu pertandingan dimulai dengan mengisi daftar hadir.

4.

Para pemain yang dipanggil untuk melaksanakan pertandingan


pada waktu memasuki ruangan pertandingan agar memberikan
penghormatan kepada para penonton tertuama yang berada di
kursi VIP.

5.

Para pemain yang datang tepat pada jam bermain atau terlambat
sampai 3 menit akan kehilangan haknya untuk melakukan
pemanasan (untuk Carom dan poket Biliar) sedangkan untuk
jenis Snooker dan English Biliar tidak ada pemanasan. Khusus
untuk jenis pokjet Biliar (9 Ball dan 8 Ball) apabila terlambat
sampai 5 menit atau lebih maka dinyatakan kalah satu frame.

6.

Pengumuman bermain :
Pengumuman bermain dilaksanakan :
-

Pertama 10 menit sebelum jam pertandingan

Kedua 5 menit sebelum jam pertandingan

30

7.

Walk Over
Para pemain yang terlambat 15 menit dari jam pertandingan
yang tercantum didalam jadwal atau setelah pemanggilan ketiga
akan dinyatakan kalah W.O.

8.

Pemanggilan pertama 5 menit setelah jam pertandingan

Pemanggilan kedua 5 menit sesudah pemangilan pertama

Pemanggilan ketiga 5 menit sesudah pemanggilan kedua.

Pakaian
Setip pemain yang sedang bertanding harus mengenakan
pakaian sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Menyimpang dari ketentuan tersebut dapat dikenakan sanksi.

9.

Pemain yang sedang yang belum mendapat giliran (non Stiker)


diharuskan duduk di kursi yang disediakan oleh Panitia
Pelaksana dan tidak dibenarkan mengganggu kosentrasi lawan
yang sedang mendapat giliran (stiker), baik dengan suara,
dengan gerakan-gerakan, ataupun perbuatan-perbuatan yang
dianggap dapat mengganggu.

10.

Pemain yang sedang bertanding tidak dibenarkan berbincangbincang, atau berkomunikasi dengan siapapun terutama dalam
hal-hal yang berkenaan dengan teknik dan strategi pemain

11.

Didalam permainan double, pasangan pemain tidak dibenarkan


melakukan diskusi tentang teknik dan strategi pada saat sedang
mendapat giliran.

12.

Meninggalkan ruangan pertandingan :


a. Meninggalkan ruangan pertandingan harus dengan seizing
wasit yang sedang memimpin pertandingan.
b. Izin meninggalkan ruangan pertandingan dalam satu partai
pertandingan (Match) hanya dapat diberikan 2 (dua) kali

31

kepada masing-masing permainan kecuali bagi seorang


pemain yang mempunyai penyakit besar agar melaporkan
kepada panitia pelaksana sebelum pertandingan dimulai
(Dinyatakan dengan keterangan dokter).
c.

Izin meninggalkan ruangan hanya dapat diberikan kepada


pemain yang sedang mendapat giliran (stiker) paling lama 3
menit.

d. Khusus untuk jenis poket Biliar : 15-Ball, 9-Ball, dean 8-Ball


tidak diberikan izin meninggalkan ruangan pertandingan
kecuali pada saat Time out, dimana masing-masing
mempunyai hak untuk mengajukan Time Out selama 5
(Lima) menit, dalam setiap partai.
13.

Didalam ruangan pertandingan tidak dibenarkan merokok,


termasuk pemain yang sedang bertanding.

14.

Beberapa perbuatan yang dapat mengakibatkan seorang pemain


dianggap kalah atau dikenakan diskualifikasi

apabila :

a. Meniggalkan ruangan pertandingan tanpa seizin wasit atau


melewati waktu yang telah ditentukan.
b. Membentak atau menghardik wasit
c.

Menghamburkan bola di atas meja dengan tangan atau


dengan kiu, sehingga merusak posisi bila yang seharusnya.

d. Membuka sambungan kiu tanpa seizin wasit pada waktu


lawannya sedang mendapat giliran
e. Menendang atau memukul meja
f.

Lain-lain perbuatan atau tindakan yang dianggap tidak


sportif (Unfair conduct), termasuk ucapan perkataan yang
tidak senonoh atau tidal sopan.

32

15.

Protes
Setiap protes harus disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku
sesuai

dengan

peraturan

pertandingan

yang

menyangkut

masalah protes.
16.

Seluruh peserta, pemain dan official tidak dibenarkan membawa


masuk kedalam arena pertandingan :
a. Segala bentuk senjata api, senajta tajam ataupun sejenisnya
b. Segala bentuk dan jenis miniman yang dapat memabukan

17.

Seluruh peserta, pemain dan official diingatkan agar manjauhkan


diri dari segala bentuk obat terlarang doping atau sejenisnya.

18.

Seluruh pengunjung yang berada didalam ruangan pertandingan,


penonton,

official

dan

atlet

dilarang

menggunakan

alat

penghubung elektronik, Hand phone,pager, handy talky dan


segala bentuk radio set kecuali Panitia Pelaksana yang sedang
bertugas khusus dalam kegiatan PON XVII / 2008.
19.

Waktu pertandingan (Schedule Main) ditetapkan berpedoman


pada Official Time jam yang telah ditentukan sebagai pedoman
waktu RESMI

20.

Dalam hal peringatan yang tidak dapat dillihat ulang, keptusan


wasit adalah mutlak.

21.

Demi kelancaran jalannya pertandingan, Panitia Pelaksana


berhak untuk merubah acara/jadwal pertandingan dengan
persetujuan semua pihak yang bersangkutan.

22.

Hukuman

bagi

pelaku

yang

melanggar

Tata

tertib

Pertandingan ini yaitu sebagai berikut :


a. Pelanggaran ringan (1) dinyatakan kalah 1 frame
b. Pelanggaran ringan (2) dinyatakan kalah WO
c.

Pelanggaran sedang dinyatakan diskualifikasi

33

d. Pelanggaran berat dikenakan sanksi seperti yang tertera


pada sub dan diberikan hukuman tambahan seperti
skorsing dan / atau pencabutan haknya sebagai atlet biliar
POBSI
23.

Hal-hal lain yang timbul dikemudian hari yang belum diatur


didalam Tata Tertib Pertandingan ini akan diselesaikan oleh
Panitia Pelaksana bersama-sama pihak yang terkait berdasarkan
azas musyawarah untuk mufakat.

Panpel Billiar PON XVII 2008


Kalimantan Timur

34