Anda di halaman 1dari 28
SENIN, 15 JUNI 2015 / NO. 12453 / TAHUN XLVI / 28 HALAMAN Harian Umum
SENIN, 15 JUNI 2015 / NO. 12453 / TAHUN XLVI / 28 HALAMAN Harian Umum
SENIN, 15 JUNI 2015 / NO. 12453 / TAHUN XLVI / 28 HALAMAN Harian Umum

SENIN, 15 JUNI 2015 / NO. 12453 / TAHUN XLVI / 28 HALAMAN

Harian Umum

Harian Umum

Media Indonesia

@ MIdotcom

@ MIdotcom
Harian Umum Media Indonesia @ MIdotcom

Pemasangan Iklan & Customer Service: 021 5821303 No Bebas Pulsa: 08001990990 e-mail: cs@mediaindonesia.com

Rp3.500/eks (di luar P.Jawa + ongkos kirim) Rp79.000/bulan (di luar P.Jawa + ongkos kirim)

kirim) Rp79.000/bulan (di luar P.Jawa + ongkos kirim) HLM 2 Tol Cipali Resahkan Pedagang HLM 16
kirim) Rp79.000/bulan (di luar P.Jawa + ongkos kirim) HLM 2 Tol Cipali Resahkan Pedagang HLM 16
kirim) Rp79.000/bulan (di luar P.Jawa + ongkos kirim) HLM 2 Tol Cipali Resahkan Pedagang HLM 16

HLM 2 Tol Cipali Resahkan Pedagang

HLM 16 Garuda Muda Bertekad Bawa Medali

HLM 22-23 Kerasnya Palu Hakim Artidjo

Bertekad Bawa Medali HLM 22-23 Kerasnya Palu Hakim Artidjo ANTARA/MUHAMMAD IQBAL MENERIMA SAWERAN: Striker Persebaya

ANTARA/MUHAMMAD IQBAL

MENERIMA SAWERAN: Striker Persebaya Surabaya yang pernah bermain di Liga Eropa Emile Mbamba menerima saweran dari penonton seusai mencetak gol pada final liga kampung di Ciputat, Tangsel, Banten, kemarin. Pesepak bola asal Kamerun itu bermain di liga antarkampung untuk menjaga kebugaran sekaligus mencari penghasilan. Pascasanksi FIFA terhadap PSSI, Kemenpora akan menggelar kompetisi, baik amatir maupun profesional, setelah Lebaran tahun ini.

Kewajiban Penggunaan Rupiah belum Efektif

Pemerintah harus memperbanyak tempat penukaran uang di lokasi-lokasi yang menjadi tujuan turis mancanegara.

RUTA SURYANA

U ANG memang tidak

mengenal batas ne-

gara. Begitulah ke-

nyataan yang ber-

langsung sejak lama di wi- layah perbatasan Indonesia dengan negara lain, di pusat grosir pakaian, di toko suvenir, restoran, dan hotel di kawasan

pelancongan di Tanah Air. Sejak awal Juni, Bank Indo- nesia (BI) berkewajiban me ngawal rupiah agar menjadi tuan di negeri sendiri dengan mewajibkan penggunaannya di wilayah Tanah Air, baik un- tuk transaksi tunai maupun nontunai. Kewajiban tersebut tertuang dalam Surat Edaran BI No 17/11/DKSP yang berlaku 1 Juni

2015. Kendati para pelanggar

baru akan dikenai sanksi pada 1 Juli, pelaksanaan peraturan tersebut berlangsung sejak diterbitkannya. Hanya saja, Ketua DPD Asita Bali Ketut Ardana mengakui belum efektifnya implemen- tasi surat edaran BI tersebut. “Banyak turis masih menggu- nakan dolar AS. Perlu waktu karena industri pariwisata di Bali terbiasa menerima uang asing.” Seorang pramuwisma di Kuta, Bali, Komang Jumena, menambahkan para tamu yang datang ke galeri seni atau restoran di Pulau Dewata acap- kali membayar menggunakan dolar AS, yen, atau euro.” Di toko suvenir Krisna Oleh- Oleh, seperti kata Manajer O-

Kirimkan tanggapan Anda atas berita ini melalui e-mail:

interupsi@mediaindonesia.com

Facebook:

Harian Umum Media Indonesia Twitter: @MIdotcom Tanggapan Anda bisa diakses di metrotvnews.com

perasional Ayu Saraswati, kini pihaknya mulai menolak pem- bayaran dengan uang asing. “Mulai ribet menyesuaikan rate, lebih baik rupiah.” Pemakaian mata uang asing, jenis ringgit Malaysia, juga terjadi di Pasar Baru Bandung. Maklum dalam sehari sekitar 500 warga negeri jiran itu ber- belanja pakaian muslim dan aneka tekstil di sana. Seorang turis dari Muara Jo- hor Malaysia, Rahmat bin Citro, mengaku kesulitan menukar- kan ringgit ketika berkunjung ke Pasar Baru Bandung. “Kami menukar ringgit paling banyak Rp5 juta. Jika kehabisan, kami

mencari-cari money changer.” Sekretaris Himpunan Peda- gang Pasar Baru Bandung Iwan Suhermawan melihat banyak- nya transaksi ringgit karena minimnya tempat penukaran uang (infrastruktur). “Peng-

gunaan uang Malaysia di sini berkisar 50 ringgit-300 ringgit

di setiap kios.” (Lihat grak).

Menurut Dirut PD Pasar Ber- martabat Kota Bandung Rinal Siswadi, dalam setahun turis Malaysia yang berbelanja seki- tar 7.800 orang, dari Singapura sekitar 400 orang, dan negara Asia lain sekitar 200 orang.

Pengecualian

Ketiadaan infrastruktur di perbatasan Kalimantan dengan Negara Bagian Sabah, Malaysia,

juga mendorong warga Indone- sia di sana memilih bertransak-

si menggunakan ringgit untuk

membeli barang dan jasa dari

negeri tetangga. Menurut Asisten Direktur

Departemen Pengelolaan Uang

BI Dandy Indarto Seno, langkah

efektif menyetop penggunaan ringgit di daerah perbatasan ialah membangun infrastruk-

tur untuk meningkatkan konek-

tivitas barang dan jasa. Plt Kepala Departemen Pe- ngelolaan Uang BI Eko Yulianto

menyatakan pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada pengusaha travel, hotel, dan restoran untuk mulai meng-

gunakan rupiah. Hanya ada

pengecualian bagi perusahaan

di sektor transportasi, teleko-

munikasi, listrik, dan migas. Anggota Komisi XI DPR Mis- bakhun menyoroti maraknya peredaran mata uang asing di wilayah Indonesia ikut melu- ruhkan nilai tukar rupiah be- lakangan ini. “Rupiah itu salah satu simbol negara sehingga

harus dihormati.” (Ire/Jay/Ant/

AM/X-4)

ruta@mediaindonesia.com

dihormati.” (Ire/Jay/Ant/ AM/X-4) ruta@mediaindonesia.com Dugaan Keterlibatan Ibu Angkat Angeline Didalami KAPOLDA
dihormati.” (Ire/Jay/Ant/ AM/X-4) ruta@mediaindonesia.com Dugaan Keterlibatan Ibu Angkat Angeline Didalami KAPOLDA
dihormati.” (Ire/Jay/Ant/ AM/X-4) ruta@mediaindonesia.com Dugaan Keterlibatan Ibu Angkat Angeline Didalami KAPOLDA
dihormati.” (Ire/Jay/Ant/ AM/X-4) ruta@mediaindonesia.com Dugaan Keterlibatan Ibu Angkat Angeline Didalami KAPOLDA
dihormati.” (Ire/Jay/Ant/ AM/X-4) ruta@mediaindonesia.com Dugaan Keterlibatan Ibu Angkat Angeline Didalami KAPOLDA
dihormati.” (Ire/Jay/Ant/ AM/X-4) ruta@mediaindonesia.com Dugaan Keterlibatan Ibu Angkat Angeline Didalami KAPOLDA
dihormati.” (Ire/Jay/Ant/ AM/X-4) ruta@mediaindonesia.com Dugaan Keterlibatan Ibu Angkat Angeline Didalami KAPOLDA
dihormati.” (Ire/Jay/Ant/ AM/X-4) ruta@mediaindonesia.com Dugaan Keterlibatan Ibu Angkat Angeline Didalami KAPOLDA
dihormati.” (Ire/Jay/Ant/ AM/X-4) ruta@mediaindonesia.com Dugaan Keterlibatan Ibu Angkat Angeline Didalami KAPOLDA
dihormati.” (Ire/Jay/Ant/ AM/X-4) ruta@mediaindonesia.com Dugaan Keterlibatan Ibu Angkat Angeline Didalami KAPOLDA

Dugaan Keterlibatan Ibu Angkat Angeline Didalami

KAPOLDA Bali Irjen Ronny F Sompie menegaskan pihaknya akan menindaklanjuti kete- rangan Agustinus Tai Ham- damai, tersangka pembunuh Angeline, yang mengaku di- rinya disuruh dan dijanjikan uang Rp2 miliar oleh ibu angkat korban, Margrieth Megawe. Pengakuan tersangka terse- but disampaikan kepada ang- gota Komisi III DPR Akbar Faisal ketika menjenguknya di ruang tahanan Polresta Denpasar pada Sabtu (13/6) sore. Ronny menjelaskan penda- laman pengakuan Agustinus itu dilakukan saat memeriksa

Margrieth yang kini status- nya masih tersangka kasus penelantaran anak. “Dalam kasus penelantaran anak itu nanti akan diperiksa seluruh keterkaitannya,” ujarnya di Denpasar, kemarin. Hingga kemarin, Margrieth berada di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Bali bersama dengan salah satu anaknya, Ivone. Mereka ditang- kap di sebuah vila di Canggu, Kabupaten Badung, kemarin

dini hari, dan langsung dibawa ke Kantor Polda sekitar pukul

04.35 Wita.

Kuasa hukum Agustinus,

Polda sekitar pukul 04.35 Wita. Kuasa hukum Agustinus, ANTARA/ FIKRI YUSUF Irjen Ronny F Sompie Kapolda

ANTARA/ FIKRI YUSUF

Irjen Ronny F Sompie

Kapolda Bali

Haposan Sihombing, mengaku bahwa kliennya masih belum terbuka kepada dirinya selaku

pengacara yang ditunjuk Pol- resta Denpasar. “Dia jawabnya sedikit-sedikit,” ujarnya. Keluarga Agustinus yakin pembunuh Angeline tidak tung- gal. Karena itu, polisi diminta memproses kasus itu hingga tuntas. Harapan itu disampai- kan Camat Haharu, Kabupaten Sumba Timur, Jefri Supuse- pa, setelah bertemu orangtua Agustinus di Desa Rambangaru, kemarin. “Keluarga minta se- mua orang yang terlibat kasus pembunuhan ini diproses hu- kum,” kata Jefri. Ibu Agustinus, Maria Kadokang Madik, 60, tambahnya, meminta maaf ke-

pada keluarga Angeline. Menurut rencana, jenazah Angeline akan dipulangkan ke tempat asalnya, Banyuwangi, Jawa Timur, besok. Hal ini disampaikan petugas dari Pusat Terpadu Pelayanan Perempuan dan Anak (PTP2A) Kota Denpasar, Siti Sapura, di Denpasar, kemarin. Sejak 10 Juni, jenazah Ange- line dititipkan di RSUP Sang- lah Denpasar. Menurut Siti, seluruh proses autopsi yang dibutuhkan penyidik sudah dilakukan. “Kami sudah ber- koordinasi dengan penyidik,” paparnya. (OL/PO/X-5)

ber- koordinasi dengan penyidik,” paparnya. (OL/PO/X-5) Banyak Duri di Dana Aspirasi DI negara-negara dengan

Banyak Duri di Dana Aspirasi

DI negara-negara dengan demokrasi mapan, para anggota

parlemen sibuk memproduksi undang-undang yang berpihak pada rakyat. Itu disebabkan segala bentuk beleid yang dike-

luarkan anggota dewan akan menjadi tolok ukur sukses atau tidaknya wakil rakyat tersebut. Namun, di negeri ini, para anggota parlemen masih sibuk dengan urusan yang tak jauh-jauh dari motif mendapatkan uang. Soal legislasi yang masih jauh dari target, baik kuantitas maupun kualitas, tidak membuat mereka pusing. Gambaran seperti itulah yang terjadi saat Badan Anggaran DPR RI meminta dana aspirasi daerah pemilihan dikucur- kan sebesar Rp20 miliar per tahun per daerah pemilihan. Mereka tidak peduli apakah kinerja sebagai anggota dewan yang terhormat sudah paralel dengan harapan rakyat yang mereka wakili. Tuntutan dana aspirasi itu muncul saat DPR masih didera krisis kepercayaan dari publik terhadap kinerja mereka. Padahal, DPR bekerja atas dasar kepercayaan publik. Kepercayaan itu diperoleh apabila mereka sanggup mem- buktikan diri menjalankan fungsi pokok secara maksimal, yakni membuat undang-undang, menyusun anggaran yang mampu menggerakkan roda perekonomian, serta mengawasi jalannya pemerintahan.

Saat sebagian besar publik menilai kinerja DPR masih jauh dari harapan, tentu tak elok bagi mereka menuntut macam-macam. Apalagi yang dikehendaki untuk dicairkan ialah dana aspirasi dengan anggaran yang wah, tetapi tanpa didahului konsep ma- tang. Banyak suara mengkritik usul dana aspirasi tersebut, salah satunya karena dikha-

watirkan bakal memicu ter- jadinya praktik korupsi yang kian marak di daerah. Bagi daerah dan anggota dewan dari dapil tersebut, pengucuran dana aspirasi sangat besar berpotensi membuka ruang-ruang gelap negosiasi politik. Anggota DPR dan pemerintah daerah bisa saja kongkalikong untuk memanfaatkan dana tersebut. Apalagi, selama ini sebagian besar kepala daerah kerap ‘tunduk’ pada tekanan

anggota dewan. Lihatlah bagaimana dulu dana percepatan infrastruktur daerah membuat anggota dewan menjadi ‘broker’ yang amat menentukan. Pada sisi lain, para kepala daerah yang butuh kucuran anggaran dana tersebut terpaksa membuka ruang negosiasi dengan sang anggota dewan dengan posisi cende- rung tersubordinasi. Selain menjadi bahan bancakan, ada kekhawatiran dana aspirasi justru akan menimbulkan tumpang-tindih ang- garan sebab setiap daerah sudah menganggarkan rencana pembangunan ke dalam APBD. Undang-undang juga sudah mengamanatkan bahwa daerah memiliki otonomi untuk menentukan besaran anggaran penerimaan dan belanja masing-masing.

Dengan memaksakan dana aspirasi di daerah pemi- lihan, apa yang dilakukan anggota DPR sama dengan upaya mengembalikan jarum jam sejarah. Anggota dewan seperti hendak masuk ke detail proyek pembangunan di daerah sama seperti ketika mereka masih memiliki kewenangan masuk sampai satuan tiga penentuan anggaran. Munculnya dana aspirasi dapil juga potensial memicu ter-

jadinya kebingungan, ihwal di kabupaten mana dana Rp20 miliar itu dianggarkan. Itu disebabkan sebagian besar dapil

di Indonesia terdiri dari lebih dari satu kabupaten, bahkan

ada yang sampai 10 kabupaten. Dengan melihat masih terlalu banyaknya duri yang bakal muncul, ada baiknya usul dana aspirasi itu ditangguhkan saja. Akan lebih bijak bagi anggota DPR untuk berfokus pada perbaikan citra diri di muka publik dulu. Cara paling ampuh memperbaiki citra diri ialah dengan merebut kepercayaan publik melalui pemaksimalan kinerja, terutama tugas legislasi yang masih kedodoran. Itulah cara paling jitu merebut hati publik.

Dengan melihat masih terlalu banyaknya duri yang bakal muncul, ada baiknya usul dana aspirasi itu ditangguhkan saja.

Silakan tanggapi Editorial ini melalui:

www.metrotvnews.com

tanggapi Editorial ini melalui: www.metrotvnews.com Garam dan Pubertas MENGONSUMSI terlalu banyak ga- ram dapat

Garam dan Pubertas

MENGONSUMSI terlalu banyak ga- ram dapat menghambat pubertas. Hal tersebut dapat menyebabkan berkurangnya kesuburan dan memicu tingkat stres yang lebih tinggi. Demikianlah hasil peneli- tian terbaru yang dilakukan tim dari University of Wyoming, AS Dalam penelitian tersebut, pene-

liti menggunakan beberapa tikus yang dibagi menjadi tiga kelompok. Kelompok pertama diberi asupan makanan yang kaya garam. Yang kedua diberi makanan dengan tingkat garam normal. Grup ketiga tidak diberi makanan yang mengandung garam. Peneliti me- ngatakan tikus yang mengonsumsi kaya garam mengalami penundaan pubertas sangat signikan jika dibandingkan de- ngan tikus yang menyerap sodium dengan tingkat normal. Pemimpin studi Dori Pitynski mengungkapkan kadar garam tinggi memiliki efek berlawanan terhadap kesehatan reproduksi. Namun, lanjutnya, tikus yang makan tanpa garam juga mengalami perlambatan pubertas. Disimpulkan, asupan garam penting di awal masa pubertas, tetapi asupan yang berlebihan juga dapat berakibat buruk bagi kesehatan. (Sciencedaily/Pra/X-5)

dapat berakibat buruk bagi kesehatan. (Sciencedaily/Pra/X-5) SENO mrloperkoran @ ScraperOne & Surat Kabar Gratis

SENO

dapat berakibat buruk bagi kesehatan. (Sciencedaily/Pra/X-5) SENO mrloperkoran @ ScraperOne & Surat Kabar Gratis

2

2 S E L E K T A SENIN, 15 JUNI 2015
2 S E L E K T A SENIN, 15 JUNI 2015

SELEKTA

SENIN, 15 JUNI 2015

2 S E L E K T A SENIN, 15 JUNI 2015 PODIUM Hak Prerogatif PRESIDEN

PODIUM

Hak Prerogatif

PRESIDEN Jokowi mengajukan Kepala Staf Ang- katan Darat Jenderal Gatot Nurmantyo menjadi Panglima TNI menggantikan Jenderal Moeldoko. DPR bakal menye- tujui sebab itu hak prerogatif presiden. The Jakarta Post menurunkan berita berjudul TNI Chief Nomination Seen as Reform Setback

berita berjudul TNI Chief Nomination Seen as Reform Setback SENO Saur Hutabarat (Kamis, 11/6). Refor- Dewan

SENO

Saur Hutabarat

(Kamis, 11/6). Refor-

Dewan Redaksi

masi dinilai mundur

Media Group

karena tradisi Pang

lima TNI bergantian dari Angkatan Darat, Laut, dan Udara tidak lagi diteruskan Presiden Jokowi. Jenderal Moeldoko menjadi Panglima TNI menggantikan Kepala Staf Angkatan Laut Laksa- mana Agus Suhartono. Seyogianya giliran Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal Agus Supriatna menjadi Panglima TNI. Namun, Angkatan Udara harus berlapang dada karena presiden, kepala negara, Panglima Tertinggi TNI berkeputusan lain. Prajurit harus tunduk dan loyal. Konvensi jabatan Panglima TNI bergantian telah dipelihara konsisten oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Padahal, ia memiliki korps dan jelas seorang jenderal Angkatan Darat. SBY teguh melaksanakan aspirasi reformasi, seka- lipun UU No 34 Tahun 2004 Tentang TNI memberi kelonggaran, yaitu Panglima TNI dapat dijabat bergantian. Kata ‘dapat’ menunjukkan bukan keharusan. Sejarah lalu mencatat lain, di tangan Presiden Jokowi, yang notabene seorang sipil, konvensi itu ‘seperti akan dikembalikan’ ke masa Orde Baru, ke zaman dwifungsi ABRI. Kesimpulan itu kayaknya gegabah kendati masih dibungkus dengan frasa ‘seperti akan di- kembalikan’. Senyatanya bukan hanya konvensi jabatan Panglima TNI yang berubah di bawah kekuasaan Presiden Jokowi. Aspirasi reformasi bahwa menteri pertahanan dari kalangan sipil juga dikembalikan kepada Angkatan Darat, yaitu dengan diangkatnya Jenderal (Purn) Ryamizard Ryacudu sebagai menteri pertahanan. Padahal, sebelumnya, sebagai buah reformasi, menteri pertahanan selalu sipil. Juwono Sudarsono ialah menteri pertahanan pertama dari sipil setelah 40 tahun (1959-1999) sepenuhnya diisi tentara. Se- telah Juwono, kalangan sipil yang menjadi men- han berurutan Mahfud MD, Matori Abdul Djalil, Juwono (lagi), dan terakhir Purnomo Yusgianto- ro. Semua presiden hasil reformasi (Gus Dur, Megawati, SBY) menggunakan hak prerogatif menunjuk sipil sebagai menteri pertahanan, sampai kemudian setelah 15 tahun dipatahkan Presiden Jokowi. Ketika Republik masih berusia muda, seorang sipil Sultan Hamengku Buwono IX dua kali menjadi menteri pertahanan. Menteri pertahanan dari kalangan sipil salah satu bukti supremasi sipil yang dikukuhkan kem- bali oleh reformasi. Keputusan berperang, con- tohnya, bukanlah keputusan militer, melainkan keputusan supremasi sipil melalui otoritas sipil, yaitu keputusan presiden dan disetujui DPR. Tidak ada yang salah dengan hak prerogatif presiden mengangkat Panglima TNI dari Ang- katan Darat. Namun, apa alasan kuat bahkan urgensi mendesak sehingga Presiden tidak mem- berikannya kepada Angkatan Udara? Sebaik- baiknya perkara ialah bila hak prerogatif tidak menimbulkan kontroversi dan resistensi. Diberi- kannya jabatan Panglima TNI kepada Angkatan Darat dapat ditafsirkan Presiden Jokowi ingin mengembalikan superioritas Angkatan Darat. Eloknya presiden berhemat menggunakan hak prerogatif. Hak itu dipakai bila harus digunakan demi kebajikan dan kemaslahatan lebih besar. Bila tidak menggunakannya tidak mengurangi kebajikan dan kemaslahatan, mengapa harus di- pakai? Hak prerogatif janganlah diumbar-umbar, kudu dieman-eman.

Kontingen Merah Putih Terpaku di Posisi Lima

PERINGKAT Indonesia pada SEA Games XXVIII 2015/Singapura dipastikan tidak akan beranjak dari posisi lima. Pasalnya, di dua hari tersisa, kontingen Merah Putih maksimal hanya mampu menambah sebanyak sembilan medali emas. Kesembilan medali emas yang masih bisa direbut itu berasal dari bulu tangkis (4 emas), polo air putra, basket putra/putri, voli putra, dan squash nomor ganda putra jumbo. Indonesia masih menempati posisi lima klasemen perolehan medali dengan 45 medali emas, 55 perak, dan 69 perunggu. Raihan tersebut ter- paut 14 emas dari Malaysia yang berada di posisi empat. Kemarin, kontingen Indonesia menambah tujuh medali emas. Wartawan Media Indonesia Ghani Nurcahyadi, Maggie Nuansa Mahardika, dan Agung Wibowo melaporkan dayung menjadi penyumbang medali emas terba- nyak dengan raihan lima medali emas. Dua medali emas lainnya di- sumbang ski air dan pencak silat. Emas ski air dipersembahkan Febrianto dari nomor overall putra. Dari pencak silat, emas diper- sembahkan Tri Juanda Samsul Bahar dari nomor kelas H (80-85 kg) kategori tarung. Di nal, Tri Juanda menundukkan pesilat Ma-

tarung. Di fi nal, Tri Juanda menundukkan pesilat Ma- MI/AGUNG WIBOWO EKSPRESI KEMENANGAN : Tim dayung

MI/AGUNG WIBOWO

EKSPRESI KEMENANGAN: Tim dayung Indonesia (dari kiri) Mochamad Ali Darta Lakiki, Rendi Syuhada Anugrah, Muhad Yakin, dan Denri Maulidzar Al Ghiffari mengekspresikan kegembiraan setelah memenangi Dayung 4 Orang Putra 1.000 Meter SEA Games 2015 di Marina Channel Singapura, kemarin. Tim dayung Indonesia meraih medali emas dengan catatan waktu 3.02,28.

laysia Muhammad Robial Sobri. Dua pesilat Indonesia lain, Awaluddin Nur dan Wewey Wita, yang juga tampil di partai nal, hanya mampu mempersembah- kan perak setelah kalah oleh lawan masing-maisng di partai

nal. Awaluddin dikalahkan pe- silat Vietnam Ngoc Vu Minh Diep di nal kelas A (45-50 kg) putra. Wewey di nal kelas C (55-60 kg) juga dikalahkan pesilat Vietnam Thi Loan Hoang. “Kemenangan Tri Juanda ini

cukup mengejutkan karena dia tidak ditargetkan bisa meraih emas. Justru yang kita targetkan ialah Awaluddin dan Wewey,” kata pelatih silat Indro Catur. Emas Tri Juanda merupakan emas ketiga bagi tim silat Indone-

sia. Dengan demikian, tim pencak silat gagal memenuhi target em- pat emas dan kehilangan predikat sebagai juara umum SEA Gamess. Dua medali emas Indonesia se- belumnya disumbangkan dari disiplin seni. (R-2)

Tol Cipali Cemaskan Pedagang

Penjual makanan dan SPBU di jalur pantura juga mengeluhkan penurunan pendapatan akibat beroperasinya Tol Cikopo-Palimanan.

REZA SUNARYA

P ENGOPERASIAN Tol Cikopo-Palimanan (Ci- pali) membuat puluhan sektor usaha yang meng-

gantungkan usaha di keramaian arus lalu lintas jalur pantura mulai khawatir penghasilan me- reka menurun. Pengelola rumah makan dan warung nasi ataupun penjual minuman mulai meng- khawatirkan pengoperasian Tol Cikapali akan mengurangi kendaraan yang melewati jalur pantura. “Saya khawatir kendaraan yang melintasi pantura akan berkurang sehingga hasil pen- jualan kami pun turun,” kata Nanan, salah seorang penjual nasi di jalur pantura, Subang, ke- marin. Selain penjual makanan,

pemilik SPBU juga mengeluhkan hal yang sama. Menurut mereka, sejak kemarin, penjualan premi- um dan solar mulai turun hingga 5%. “Penjualan BBM sudah turun 5%. Padahal, tol baru dibuka be- lum genap 1 hari,” ungkap Teguh, salah seorang operator SPBU di jalur pantura. Pada hari pertama beroperasi, kemarin, ribuan kendaraan su- dah melintas di jalur Trans-Jawa yang memiliki panjang 116 km tersebut. Masyarakat pengguna jalan me- nyambut baik telah dioperasikan- nya Tol Cipali, terlebih lagi dalam sepekan ke depan tarif masuk tol masih digratiskan. “Perjalanan kami lancar sekali. Jauh lebih ce- pat daripada lewat pantura,” kata Wawan, seorang pengguna jalan, yang kemarin melintasi Tol Cipali.

seorang pengguna jalan, yang kemarin melintasi Tol Cipali. ANTARA/VITALIS YOGI TRISNA UJI COBA TOL CIPALI :

ANTARA/VITALIS YOGI TRISNA

UJI COBA TOL CIPALI: Kendaraan melintasi ruas jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) di Jawa Barat, Sabtu (13/4). Jalan tol sepanjang 116 kilometer itu akan dibuka untuk umum mulai hari ini.

Saat ini Tol Cipali baru bisa digu- nakan untuk kendaraan kecil, bus, dan truk-truk kecil, sedangkan kendaraan besar masih dialihkan menggunakan jalur pantura.

Siapkan SPBU

Mulai beroperasinya Tol Ci- pali juga membuat Pertamina menyiapkan empat SPBU untuk memenuhi kebutuhan pengisian bahan bakar di jalur itu. “Tol Cipali ini akan menjadi jalur penting bagi arus mudik dan ba- lik Lebaran tahun ini sehingga keberadaan SPBU sangat penting bagi pengendara mobil untuk mengisi bahan bakar,” kata Di- rektur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina Ahmad Bambang ke- pada pers di Kalijati, Subang, Jawa Barat, akhir pekan lalu. Hal tersebut disampaikan seu-

sai Ahmad Bambang meresmikan

beroperasinya empat SPBU di tol

baru Cipali. Keempat unit SPBU tersebut masing-masing terletak

di tempat istirahat Km 102 dan

Km 166 untuk arah Palimanan, dan tempat istirahat Km 101, dan Km 164 untuk arah Cikopo. Pengoperasian SPBU, kata dia, akan dilakukan secara bertahap, dimulai dari SPBU tempat isti- rahat Km 102, selanjutnya SPBU Km 101 beroperasi pada 22 Juni 2015, Km 166 pada 30 Juni 2015, dan terakhir Km 164 pada 7 Juli 2015. “Dengan demikian, seluruh SPBU di tol tersebut akan bero- perasi sebelum arus mudik-balik Lebaran,” katanya. Dalam mengoperasikan ke- empat SPBU itu, kata dia, Per- tamina bekerja sama dengan pengelola tempat istirahat ma-

sing-masing. Tol dengan panjang 116,75 km tersebut terdiri atas 6 seksi, me- miliki 8 tempat peristirahatan, 7

pintu masuk, 7 simpang susun, serta 99 jembatan. Hingga kini jalur yang melintasi lima kabupaten di Jabar, yaitu Purwakarta, Subang, Indramayu, Majalengka, dan Cirebon merupa- kan tol terpanjang di Indonesia. Tol baru yang pengoperasian- nya diresmikan Presiden Joko Widodo, Sabtu (13/6) diyakini akan sangat membantu memper- lancar arus mudik Lebaran tahun ini. Dengan beroperasinya Tol Cikopo-Palimanan, jarak tempuh pantura dipangkas 40 km dan me- ngurangi waktu tempuh hingga 2 jam. (Ant/X-7)

reza@mediaindonesia.com

Teknologi Stemcell China Berhasil Menyembuhkan Anak Berusia 4 thn Penderita Celebral Palsy Mei 2015 pagi,
Teknologi Stemcell China Berhasil Menyembuhkan
Anak Berusia 4 thn Penderita Celebral Palsy
Mei 2015 pagi, Rumah
sakit Guangzhou Meyo
Stem cell datang se-
orang pasien khusus,
pasien khusus yang kecil ini bernama
Selina, dari Kalimantan, Indonesia,
adalah seorang anak cerebral palsy.
Karena saat lahir kekurangan oksigen,
yang menyebabkan kerusakan sel otak
Selina, pertumbuhan kelainan, Selina
memiliki berusia lebih dari 4 tahuni,
tetapi jika dibandingkan dengan anak
kecil normal lainya, Selina tidak dapat
berbicara, tidak bisa berjalan, bahkan
tidak bisa duduk atau saat yang paling
bahagia ketika hanya memeluk bantal
kecil kesayanganya yang lucu “Ah Ah,”
berteriak.
Selina di damping oleh Ibunya, dia
datang ke Rumah Sakit Guangzhou
Meyo Stem cell terutama untuk men-
jalani terapi sel induk. Sebelum ini,
demi Selina keluarganya telah melaku-
kan perjalanan ke seluruh rumah
sakit Indonesia, dan bahkan pergi ke
Malaysia, semua dokter memberi dan
menyarankan metode dengan obat
obatan + rehabilitasi. Bisa ditebak,
metode pengobatan ini kelihatanya
tidak terlalu efektif.
Apakah ada cara benar-benar dapat
mengobati cerebral palsy? Satu kali
pencarian online, Selina ibu mengeta-
hui bahwa sel induk dapat mengobati
cerebral palsy, memegang harapan
terakhir, ibu membawa Selina datang
ke Rumah Sakit Guangzhou Meyo
Stem cell.
si mengontrol dan membantu,yang
paling efektif adalah melalui terapi
sel induk.
24 Mei jam 9 pagi, Selina melaku-
kan operasi lumbal pertama. Dokter
menemukan tulang belakang dalam
posisi keluar dari sejumlah cairan
serebrospinal langsung setelah sel
induk dikembangbiakkan induksi
dimasukkan ke dalam rongga tulang
belakang Selina. Waktu yang Lainya,
sel-sel induk akan mulai kelihatan efek
magis nya. Sel induk ini akan jalan ke
organ otak Selina, di otak dan sistem
saraf pusat mulai “memperbaiki” dan
“regenerasi”.
Meyo Hospital Guangzhou mema-
hami kesulitan keluarga Selina, demi
membantu gadis kecil yang lucu, me-
mutuskan untuk meluncurkan kegiatan
cinta amal,sumbangan rumah sakit
secara keseluruhan dengan pengajuan
bantuan dana Grup Bo Ai, menggapai
kehidupan kecil dengan cinta.
Setelah berita sumbangan ke-
luar, pertama kalinya rumah sakit telah
menerima sumbangan Mr Chen sebe-
sar Rp 6.380.000 dan sebuah rumah
sakit di Surabaya ahli Chen Dr Zhang
Zelin menyumbang sebesar Rp 1,27
juta. 1 Juni kegiatan donasi cinta di
rumah sakit diadakan di klub kesehatan
lantai 3, satu amplop 2 sumbangan
dimasukkan ke dalam kotak sumban-
gan, mewakili terhadap peduli cinta
kasih Pihak Rumah Sakit. Melihat kotak
sumbangan pelan-pelan mulai penuh,
Presiden Shao Li juga merasa: “Ini
bukan sumbangan pertama kalinya, itu
juga tidak akan menjadi yang terakhir.
Selama dapat membantu pasien, kami
akan melakukan segala upaya”.
SEMINAR STEM CELL
Pengobatan Penyakit Cerebral Palsy
PENYAKIT SISTEM SARAF
NEMESIS: SEL INDUK
Selina menderita cerebral palsy
yang termasuk penyakit sistem saraf,
terapi obat tradisional dan rehabilitasi
dibandingkan dengan sel induk untuk
mengobati cerebral palsy, penyakit
Parkinson, stroke, paraplegia dan
sistem saraf lain hasilnya sangat
menonjol.
Penyakit sistem saraf terutama
karena semua jenis penyebab dis-
fungsi neurologis, atau obstruksi jalur
saraf yang abnormal, yang dinyatakan
sebagai fungsi bahasa, fungsi motorik
seperti kehilangan sensorik kesadaran.
Sel induk adalah sel primitif, dapat
MENGULURKAN TANGAN
ANDA, MEMEGANG
KEHIDUPAN DENGAN CINTA
Dari 1 tahun lebih Selina didiagnosis
dengan cerebral palsy, ibu membawa
Selina berkeliling ke semua tempat
dokter. Selain ibunya, di rumah kelu-
arga Selina ada ayah, kakak, kakek-
nenek. Demi pengobatanya Selina,
keluarga hampir menghabiskan seluruh
tabungan. Rumah Sakit Sel induk
Proffesor Stem cell asal China yg ternama Proff. Dr. Wang Rong
Hua, Proff. Dr. Li Yuan Zhong, pada 28 Juni 2015, membawa
pasien anak penderita cerebral Palsy Indonesia yang sudah
berhasil disembuhkan dan semua orang berkumpul untuk sharing
pengalaman kesembuhannya serta membahas keunggulan Stem
cell dalam pengobatan penyakit sistem saraf dan juga akan
menerima konsultasi medis antara pasien dan pihak keluarga.
FOTO-FOTO: DOK RS GUANGZHOU
Waktu Kegiatan
berdiferensiasi menjadi organ jaringan
tubuh yang berbeda dan mempunyai
fungsi mereplikasi dan memperbarui
diri sendiri. Dengan pembedahan sel
ditransplantasikan kedalam tubuh
pasien, melalui fungsi efek homing
mencapai ke lesi organ,meningkatkan
fungsi diferensiasi,truktural fungsional
neuron dan sel glial, untuk meng-
gantikan sel-sel saraf rusak nekrosis,
membangun kembali sirkulasi jalan
saraf.
Sistem jenis penyakit saraf, obat-
obatan dan rehabilitasi hanya berfung-
Lokasi Kegiatan
: 28 Juni 2015 09:00-12:30.
: Aston Pluit Hotel, lt.6 Meeting Room
No. Tlp Pendaftaran : 021-91173536 / 98882160
081314111667
Peserta Terbatas hanya 80 orang! Pendaftar awal
akan mendapatkan kesempatan pertama!
orang! Pendaftar awal akan mendapatkan kesempatan pertama! Hotline Service 021-9888 2160 021-9117 3536

Hotline

Service

021-9888 2160

021-9117 3536

http://id.gzcells.com/

SENIN, 15 JUNI 2015

ENERGI

SENIN, 15 JUNI 2015 ENERGI 3
SENIN, 15 JUNI 2015 ENERGI 3

3

Kembangkan Sekarang untuk Masa Depan

Pembiayaan megaproyek pembangkit listrik 35 ribu megawatt (mw) tidak mungkin dibiayai dari perbankan nasional saja.

JESSICA SIHITE

D UA bulan lagi

Indonesia akan

memperingati

ulang tahun

kemerdekaan yang ke-70. Suatu masa yang cukup panjang untuk diisi dengan pembangunan yang menyejahterakan rakyat. Namun, pembangunan itu belum cukup pesat karena masih banyak anggota masyarakat yang belum mendapatkan akses tenaga listrik. Dari data pemerintah, ada sekitar 50 juta rakyat Indonesia yang hidup dalam kegelapan. Hal serupa terjadi di bidang penyediaan bahan bakar minyak (BBM) yang merupakan bahan bakar utama transportasi. Disparitas produksi minyak nasional dan kebutuhan nasional mencapai sekitar 700 ribu barel per hari (bph). Gap itu cenderung terus melebar. Fenomena tersebut menunjukkan ketersediaan energi di dalam negeri yang masih minim untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Direktur Utama PT Bank Mandiri (persero) Tbk Budi Gunadi Sadikin menilai itu sudah semestinya mendapatkan perhatian dari pemerintah. Budi mengingatkan, Indonesia memiliki banyak sumber energi, misalnya, tenaga air, kelapa sawit, dan batu bara. Itu semua merupakan sebagian sumber energi terbarukan yang menjadi kekayaan Tanah Air. Ia menyarankan, pemerintah seharusnya memanfaatkan sumber energi yang sudah terbukti besar jumlahnya. “Yang penting ketersediaan dulu. Mulai batu bara, tapi juga menyiapkan untuk pindah ke hidro secara bertahap,” kata Budi dalam International Student Energy Summit di Nusa Dua, Bali, Jumat (12/6). Alumnus Teknik Nuklir Institut Teknologi Bandung (ITB) itu menuturkan energi baru dan terbarukan di Indonesia

masih membutuhkan waktu yang lama dalam pengembangannya. Ia menaksir, energi terbarukan

lama dalam pengembangannya. Ia menaksir, energi terbarukan “Yang penting ketersediaan dulu. Mulai batu bara, tapi

“Yang penting ketersediaan dulu. Mulai batu bara, tapi juga menyiapkan untuk pindah ke hidro secara bertahap.”

Budi Gunadi Sadikin

Direktur Utama PT Bank Mandiri (persero) Tbk

dilakukan. Mau tidak

mau, kita harus bergeser

ke sana. Baguslah anak

muda melakukan seminar seperti ini. Mudah-mudahan dilanjutkan,” tuturnya.

Dukungan bank

Bank Mandiri, ucap Budi, juga tidak berpangku tangan. Bank milik pemerintah itu telah menyalurkan kredit untuk membantu mengembangkan sektor energi. Kredit outstanding dari perseroan mencapai Rp20 triliun. Untuk tahun ini, pertumbuhan kredit

di semua sektor, termasuk

sektor energi, mencapai

15%-17%.

“Nasabah paling besar yang melakukan peminjaman terbesar adalah di sektor energi, yaitu Pertamina. Jadi sektor ini juga besar untuk memberikan kontribusi ke perbankan,” tuturnya. Lebih lanjut, Budi mengatakan, penyaluran kredit untuk sektor energi

di Bank Mandiri belum

ada pembedaan. Energi terbarukan dinilainya masih tergolong baru sehingga masih sedikit investor yang mengembangkan. “Karena belum banyak yang tahu, otomatis investasinya jauh lebih mahal. Lalu, karena belum banyak yang tahu sukses menjalankannya dan

mahal, banknya juga lebih

ke preferensi yang lebih

sudah terbukti berjalan,”

ungkapnya.

preferensi yang lebih sudah terbukti berjalan,” ungkapnya. BIT.LY/ISES2015MEDIA ISES merupakan forum global anak muda

BIT.LY/ISES2015MEDIA

ISES merupakan forum global anak muda dunia yang fokus pada penggunaan sumber daya secara berkelanjutan.

baru akan berkembang 15 tahun hingga 25 tahun ke depan. Kendati demikian, lanjut Budi, energi terbarukan harus dijadikan sumber energi masa depan dengan pengembangan yang dimulai saat ini. Jangan sampai jauh tertinggal dari negara- negara maju yang sudah menerapkan penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan tersebut. Acara ISES yang dihadiri para pemangku kepentingan dan mahasiswa di sektor energi dari berbagai negara, menurut Budi, bisa menjadi ajang memperkenalkan keunggulan energi terbarukan kepada Indonesia. “Sosialisasi energi terbarukan harus selalu

Senior Vice President Corporate Secretary Group PT Bank Mandiri (persero) Tbk Rohan Hafas menyatakan pihaknya telah mengalokasikan pinjaman dana untuk sektor energi sebesar 15% dari modal perseroan, yakni sekitar Rp100 triliun pada tahun lalu. Nilai itu diklaimnya sudah sesuai dengan batas maksimal pemberian kredit 20% atau sekitar Rp20 triliun. Ia pun menyoroti pembiayaan megaproyek pembangkit listrik 35 ribu megawatt (mw) tidak mungkin dibiayai dari perbankan nasional saja. Dia mengatakan, pembiayaan proyek itu bisa diperoleh dengan meminjam kepada bank asing dan meminta

bisa diperoleh dengan meminjam kepada bank asing dan meminta mrloperkoran @ ScraperOne penanaman modal negara (PMN)

mrloperkoran @ ScraperOne

penanaman modal negara (PMN) dari pemerintah

ke sektor energi atau

perbankan itu sendiri. Namun, dia menegaskan, Bank Mandiri terbuka dengan proposal pendanaan proyek energi, termasuk di antaranya proyek energi terbarukan, meski risikonya lebih besar ketimbang energi fosil. “Kami tidak lihat semata- mata hanya risiko, tapi juga tingkat keekonomiannya. Untung rugi masuk tidak,” imbuhnya.

Fokus ke energi

Pada acara yang sama, Managing Director and Chief Operating Officer World Bank Sri Mulyani menyatakan Bank Dunia siap memberikan pinjaman

di bidang energi terbarukan

kepada negara berkembang.

Ia melihat aliran modal untuk energi terbarukan tiga kali lebih besar ketimbang program energi fosil. “Tahun lalu, dua pertiga pinjaman kami ditujukan kepada negara-negara Asia Selatan dan Sub-Sahara Afrika,” ujar Sri. Sri menjelaskan 90% pinjaman Bank Dunia saat ini sedang berfokus pada sektor energi ‘bersih’ itu, di antaranya pembangunan pembangkit berbasis gas alam, tenaga air, matahari, angin, dan panas bumi. “Kami tidak memberikan pinjaman untuk pembangkit listrik tenaga batu bara, kecuali bila kondisi tidak memungkinkan opsi yang lain,” imbuhnya. (E-25)

jessica@mediaindonesia.

com

yang lain,” imbuhnya. (E-25) jessica@mediaindonesia. com FOTO-FOTO: DOK BANK MANDIRI Direktur Utama PT Bank Mandiri

FOTO-FOTO: DOK BANK MANDIRI

Direktur Utama PT Bank Mandiri Budi Gunadi Sadikin dalam salah satu sesi ISES 2015 optimistis forum tersebut dapat menjadi ajang untuk memperkenalkan keunggulan energi baru terbarukan kepada generasi muda Indonesia.

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. adalah pelaku jasa keuangan terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

legenda service, melayani Negeri

oleh Otoritas Jasa Keuangan legenda service, melayani Negeri Bank Mandiri telah membuktikan diri sebagai bank dengan

Bank Mandiri telah membuktikan diri sebagai bank dengan pelayanan terbaik melalui penghargaan The Best Bank Service Excellence selama 8 tahun berturut-turut.

Terima kasih atas kepercayaan Anda. Kami akan terus menghadirkan pelayanan terbaik untuk Anda.

Apapun keinginan Anda, mandiri saja.

atas kepercayaan Anda. Kami akan terus menghadirkan pelayanan terbaik untuk Anda. Apapun keinginan Anda, mandiri saja.
atas kepercayaan Anda. Kami akan terus menghadirkan pelayanan terbaik untuk Anda. Apapun keinginan Anda, mandiri saja.

4

4 POLITIK SENIN, 15 JUNI 2015
4 POLITIK SENIN, 15 JUNI 2015

POLITIK

SENIN, 15 JUNI 2015

4 POLITIK SENIN, 15 JUNI 2015 MI/ARYA MANGGALA ISTIGHOTSAH DAN PEMBUKAAN MUNAS ALIM ULAMA NU :

MI/ARYA MANGGALA

ISTIGHOTSAH DAN PEMBUKAAN MUNAS ALIM ULAMA NU: Presiden RI Joko Widodo (ketiga kanan) didampingi (dari kiri) Menkominfo Rudiantara, Menteri PANRB Yuddy Chrisnandi, Menteri Agama Lukman Hakim, Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj dan Ketua Umum GP Ansor Nusron Wahid saat Istighotsah dan Pembukaan Munas Alim Ulama NU di Masjid Istiqlal, Jakarta, kemarin. Istighotsah ini digelar untuk menyambut Ramadan 1436 H.

NU Diminta Ambil Bagian Jawab Masalah Bangsa

BERAWAL dari kelahiran Nah- dlatul Ulama (NU) sebagai ikhtiar keagamaan mengha- dapi kolonialisme dan persoalan kemasyarakatan pada 1926, NU kini dituntut tetap aktif berkon- tribusi dalam penyelesaian ma- salah kebangsaan. Demikian disampaikan Presi- den Joko Widodo ketika membe- rikan pidato sambutan dalam pembukaan Musyawarah Na- sional Alim Ulama Nahdlatul Ulama dan Istighosah Menyam- but Ramadhan 1436H di Masjid Istiqlal, Jakarta, kemarin. “Kesadaran tentang kewa- jiban membela Tanah Air sangat kuat tertanam di hati seluruh bangsa, sebagai konsekuensi keimanan kepada Allah SWT. Hubbul wathon minal iman, mencintai Tanah Air adalah bagian keimanan kita,” kata Presiden di hadapan ribuan nahdliyin. Hadir pula dalam acara itu Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj, Sinta Nuriyah Wahid,

Alwi Shihab, Menteri Agama Lukman Hakim Saefudin, Ka- polri Jenderal Badrodin Haiti, dan sejumlah menteri Kabinet Kerja. Musyawarah Nasional Alim Ulama Nahdlatul Ulama yang dibuka kemarin

merupakan rang- kaian dari Mukta- mar ke-33 NU 1-5 Agustus di Jom- bang, Jawa Ti- mur. Muktamar tersebut meng- ambil tema Me- neguhkan Islam Nusantara. Presiden me-

ny e b u t k i s a h

perjumpaan para pendiri NU, khususnya Kiai Haji Hasyim Asy’ari dan Kiai Haji Wahab Hasbullah dengan

Bung Karno yang terjalin erat.

Di antara mereka tidak ada

perbedaan prinsipil dalam memandang masalah-masalah kebangsaan.

Dalam mengisi kemerde- kaan, tutur Jokowi, para ulama juga sangat berperan dalam memberi corak rumusan a- khir Pancasila. Corak Islam Indonesia yang disebut Islam Nusantara, sebagai jawaban bagi masa depan

Islam dunia, yang menghadirkan semangat per- saudaraan dan p e r l i n d u n g a n terhadap kaum minoritas dan pihak berbeda agama atau keya- kinan. Presiden ber-

harap para ulama NU melanjutkan kembali jejak sejarah NU, meng- ambil bagian dalam menjawab tantangan bersama, khususnya pembangunan bangsa. “Tan- tangan kita banyak. Berhada- pan dengan mafia narkoba, illegal fishing, mafia migas, maa pangan. Saya harap NU

“Tantangan kita banyak. Berhadapan dengan mafia narkoba dan mafia migas.”

Joko Widodo

Presiden RI

bisa ambil bagian bersama,” ujarnya. Rangkaian acara persiapan muktamar yang sekaligus per- ingatan 100 tahun NU itu juga dilakukan warga NU di Pa- suruan, Jawa Timur. Kemarin, sekitar 33.000 nah- dliyin mengikuti Mlaku Sa- rungan. Menteri Tenaga Kerja Hanif Dakhiri dan Ketua Panitia Muktamar NU ke 33 Syaifullah Yusuf ikut ambil bagian dalam acara itu. Sambil mengenakan sarung dan sandal jepit, mereka bersa- ma para nahdliyin lainnya ber- jalan keliling Kota Pasuruan. “Mlaku Sarungan ini me- nunjukkan kekhasan NU,” kata Syaifullah Yusuf, yang juga Wakil Gubernur Jawa Timur itu. Empat pondok pesantren di Jombang sudah disiapkan menjadi tempat pelaksanaan muktamar, yaitu Tebuireng, Darul Ulum, Tambak Beras, dan Denanyar. (Pol/AB/P-1)

3.480 Camat belum Kenal Ilmu Pemerintahan

FAKTA sebanyak 58% atau 3.480 camat dari 6.000 camat yang ada di seluruh Indonesia tidak pernah mengenyam pendidikan ilmu pemerintahan menjadi perhatian serius Kementerian Dalam Negeri. Sebagai poros pemerintahan dalam negeri mereka diwajibkan mengikuti pendidikan dan pelatihan dari Kemendagri dan Institut Peme- rintahan Dalam Negeri (IPDN). Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menegaskan sebanyak 3480 camat yang saat ini men- jabat latar belakang pendidikan- nya non-ilmu pemerintahan, melainkan insinyur hingga dokter gigi. “Bukan tidak boleh, tapi harus diklat dulu untuk dapat mema- hami tata kelola pemerintahan,” ujar Tjahjo saat pidato dalam

rangka wisuda praja IPDN di

Gedung Balairung Rudini Kam-

pus IPDN Jatinangor, Sumedang,

kemarin. Untuk itu, Kemendagri akan mewajibkan 3480 camat tersebut mengikuti pendidikan dan pelatihan selama 3 hingga 6 bulan. Ditegaskan, jika para camat tersebut tidak bersedia mengi- kuti diklat, Kemendagri tidak segan-segan memerintahkan kepada bupati atau wali kota untuk segera mengganti camat yang bersangkutan. Dengan adanya diklat terse- but, seluruh perangkat pemerin- tahan diharapkan dapat mema- hami tata kelola pemerintahan yang efektif, esien, taat kepada hukum, dan disiplin. Adapun dalam acara wisuda IPDN angkatan ke-22 kemarin,

Tjahjo berharap IPDN dapat berfungsi sebagai lembaga pem- binaan revolusi mental PNS, sehingga di masa depan, PNS dapat memahami tata kelola pemerintahan yang baik, pun dapat bermental pelayan, bu- kan lagi bermental juragan. “Setidaknya saat dia (camat) terjun ke masyarakat, akan me- melopori disiplin, memelopori tata kelola pemerintah dengan baik, melayani masyarakat, dan memotong birokrasi yang berbelit,” Dalam pesannya, Tjahjo ber- harap praja IPDN yang nanti- nya masuk ke pemerintahan, harus mewujudkan reformasi birokrasi, salah satunya dengan tidak menggunakan ijazah palsu untuk menduduki salah satu jabatan publik karena sama

saja dengan mencoreng harga diri PNS. Selain itu dalam waktu dekat para praja diwajibkan mendukung terselenggaranya pilkada serentak. Di tempat yang sama, Re- ktor IPDN Suhajar Diantoro mewisuda 2.386 praja IPDN Ang- katan-22. Dalam acara tersebut, predikat lulusan terbaik untuk jenjang Diploma IV diberikan kepada Devia Hestina Arinda dari Kabupaten La-mongan de- ngan IPK 3,85. Pada program S1 diberikan kepada Diana Hanifah dari Kota Bukit Tinggi sebagai lulusan terbaik (IPK 3,89). Pro- gram Magister MAPD diberikan kepada Indro Aris asal Jawa Tengah (IPK 3,89), dan lulusan terbaik Kepamong-prajaan dis- ematkan kepada Hendra (IPK

3,91).(Nyu/P-2)

DPR Harus Kembali ke Fungsi Utama

Usulan program pembangunan dari masyarakat harus dijawab pemerintah. Domain DPR tidak eksekusi program.

INDRIYANI ASTUTI

S EPERTI tidak ada lagi tugas negara yang lebih penting. Wacana peng- adaan dana aspirasi bagi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)

RI sebesar Rp20 miliar per anggota per tahun dinilai tidak relevan dengan fungsi utama, yakni legislasi, pengawasan, dan anggaran. Wacana dana aspirasi harus disikapi serius karena terkait peran poli- tik anggaran dalam cabang kekuasaan negara. Peneliti Indonesia Buget Center (IBC) Roy Salam berpendapat peran DPR hanya menyalurkan aspirasi dari masyarakat untuk kemudian dianggarkan oleh pe- merintah lewat program pembangunan dalam anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). “Dalam undang-undang dasar sudah diatur DPR diberikan fungsi anggaran, bukan hak anggaran,” ujarnya di Jakarta, kemarin. Wacana dana spirasi tersebut sebelum- nya sempat bergulir pada periode DPR 2009-2014, tetapi tidak terelisasi karena banyaknya penolakan dari masyarakat. Menurut Manajer Advokasi Forum In- donesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Apung Widadi, dana aspirasi ini tidak masuk ke sistem penganggaran ke- uangan negara khususnya UU No17/2003 tentang keuangan negara. Atas dasar itu, menurut Apung, DPR secara diam-diam telah memasukkan dasar hukumnya da- lam UU Nomor 17/2014 tentang MPR, DPR, DPDD, dan DPRD (UU MD3) Pasal 80 huruf (j) sebagai dasar hukum. Dia menduga dana aspirasi tersebut potensiaal diselewengkan serta diman- faatkan anggota dewan sebagai investasi politik untuk pemilihan umum berikut- nya. Direktur Lingkar Masyarakat Madani (Lima) Ray Rangkuti juga mempersoalkan program usulan dapil oleh DPR. “Siapa yang memastikan bahwa program itu layak atau tidak. Dikhawatirkan memicu potensi kebocoran uang negara yang be- sar karena inefesiensi,” pungkas Ray. Hal senada dikemukakan Ketua De-

wan Perwakilan Daerah (DPD) Irman Gusman yang berpendapat pemberian dana aspirasi kepada anggota DPR akan menimbulkan kesenjangan antardaerah. “Makin banyak anggotanya, makin besar alokasi dana itu dan ternyata paling banyak di Jawa,” kata Irman Gusman di Lampung. Irman mengusulkan dana aspirasi se- besar sekitar Rp11 triliun itu dibagi saja secara merata untuk 34 provinsi di selu- ruh Indonesia. “Dana Rp11 triliun kalau dibagi 34 provinsi, tiap provinsi akan menerima sekitar Rp400 miliar, itu akan lebih adil,” katanya.

Terintegrasi

Saat menanggapi polemik dana aspirasi itu, Ketua Panitia Kerja Dana Aspirasi To- tok Daryanto (F-PAN) berpendapat demi menjamin akuntabilitas penyaluran dana aspirasi, DPR hanya mengusulkan pro- gram pembangunan yang menjadi kepen- tingan daerah pemilihan mereka. Usulan itu kemudian dimasukkan ke rancangan pendapatan dan belanja negara untuk kemudian dibahas dan disetujui bersama pemerintah. “Mekanismenya DPR hanya mengusul- kan program pembangunan yang men- jadi kepentingan di dapil, nanti menjadi bagian dari mekanisme masuk ke APBN,” ujarnya ketika dihubungi Media Indone- sia, kemarin. Dia juga menampik bahwa dana aspi- rasi rawan diselewengkan. Penyaluran dana aspirasi, ucap Totok, tetap dilakukan oleh pemerintah dan pengawasannya se- perti APBN. “ DPR tidak pegang dananya, semua mekanisme mengikuti pemerintah, tetap yang mengeksekusi pemerintah.” Dia menjelaskan uang sebesar Rp20 miliar hanya berupa pagu anggaran yang dialokasikan untuk program pem- bangunan. Program yang diusulkan oleh anggota DPR nantinya diseleksi terlebih dahulu, hanya program tersebut dise- suaikan dengan aspirasi dan kebutuhan konstituen. (P-2)

indriyani@mediaindonesia.com

dan kebutuhan konstituen. (P-2) indriyani@mediaindonesia.com MI/ARYA MANGGALA DISKUSI KINERJA JOKOWI: Anggota DPR dari

MI/ARYA MANGGALA

DISKUSI KINERJA JOKOWI: Anggota DPR dari PDIP Andreas Susetyo (tengah) bersama anggota DPR dari Partai Golkar, M Misbakhun (kiri), dan Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie Massardi menjadi pembicara dalam diskusi bertajuk Siapa Hambat Program Pembangunan Jokowi, di Jakarta, kemarin. Diskusi tersebut menyoroti kinerja pemerintahan Jokowi-JK yang sudah berjalan selama delapan bulan.

Jokowi-JK yang sudah berjalan selama delapan bulan. ANATARA/ARIF MUNAS PERADI: Ketua Umum Peradi terpilih Fauzi

ANATARA/ARIF

MUNAS PERADI: Ketua Umum Peradi terpilih Fauzi Yusuf Hasibuan (kiri) bersalaman dengan mantan Ketua Umum Peradi Otto Hasibuan (tengah) dan kandidat calon Ketua Umum Peradi Frederich Yunadi seusai sidang Munas II Peradi di Pekanbaru, Riau, Sabtu (13/6).

UU Amanatkan Kantor DPD Ada di Tiap Provinsi

WAKIL Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Farouk Muhammad mengatakan UU No 17/2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD menjadi payung hukum dari pembuatan se- jumlah kantor anggota DPD di setiap provinsi. Karena itu, ia mengaku heran jika masih ada pihak yang mengkritik pembangunan gedung anggota DPD itu. “Amanat UU itu wajib dijalankan,” katanya pada wartawan di Lombok, NTB, Sabtu (13/6). Pasal 252 ayat (4) UU No 17/2014 itu berbunyi, “Anggota DPD dalam menjalankan tugasnya berdomisili di daerah pemilihannya dan mem- punyai kantor di ibu kota provinsi daerah pemilihannya”. Hingga saat ini, DPD telah me-

miliki kantor anggota DPD di Kota Palembang, ibu kota Sumatra Sela-

tan, dan beberapa waktu lalu telah dilakukan peletakan batu pertama pembangunan kantor anggota DPD

di Kota Yogyakarta, ibu kota Daerah

Istimewa Yogyakarta, dan Kota Ku- pang, ibu kota NTT. “Itu perintah UU. Saya heran, suara

minor justru datang dari mantan DPD. Saat masih duduk di DPD, dia menyetujui pembangunan kantor DPD di daerah,” kata Farouk. Ia menegaskan keberadaan kan-

tor anggota DPD di ibu kota provinsi juga merupakan tempat bagi rakyat

di daerah menyampaikan aspirasi

secara langsung dan anggota DPD menjembatani kepentingan daerah tersebut. Guru Besar Perguruan Tinggi Ilmu

Kepolisian (PTIK) itu mengakui u- paya membangun kantor anggota DPD di tiap ibu kota provinsi tidak mudah. “Terutama dalam penyediaan ta-

nah dan anggaran pembangunannya dalam pembahasan di DPR bersama pemerintah dan DPRD bersama pe- merintah daerah,” kata mantan Kapolda NTB itu. Guru Besar Ilmu Kriminologi dan Sistem Peradilan Pidana PTIK itu juga menegaskan keberadaan DPD bukan merupakan ornamen demo- krasi, melainkan lembaga negara yang memiliki legitimasi politik

kuat dan berperan signikan dalam menyelesaikan permasalahan dan pembangunan di daerah. Sebelumnya, saat meletakkan batu pertama pembangunan kantor

anggota DPD di Kupang, NTT, Rabu (10/6) lalu, Ketua DPD Irman Gusman mengatakan keberadaan kantor di daerah bertujuan untuk memudah- kan masyarakat menyampaikan as- pirasi untuk diperjuangkan anggota DPD ke tingkat pusat. Pembangunan kantor tersebut merupakan realisasi ketentuan perundangan yang menyebutkan semua anggota DPD berkantor di ibu kota provinsi masing-masing, sedangkan kantor di Jakarta hanya untuk mengikuti rapat atau sidang secara nasional. Gedung berlantai tiga yang diba- ngun di atas lahan 1.200 meter persegi itu menghabiskan anggaran Rp25,6 miliar, dan letaknya persis di belakang Kantor DPRD NTT. (Ant/

PO/P-1)

PILKADA SERENTAK SENIN, 15 JUNI 2015 ◆ HALAMAN 5
PILKADA SERENTAK
SENIN, 15 JUNI 2015 ◆ HALAMAN 5
PILKADA SERENTAK SENIN, 15 JUNI 2015 ◆ HALAMAN 5 MI/RAMDANI JADI REBUTAN : Petugas keamanan berjaga

MI/RAMDANI

JADI REBUTAN: Petugas keamanan berjaga di kantor DPP Partai Golkar di Slipi, Jakarta Barat, pekan lalu. Kantor DPP Golkar hingga saat ini masih dikuasai oleh kubu Agung Laksono. Sementara itu, kubu Aburizal Bakrie berdasarkan keputusan rapimnas berencana untuk mengambil alih kantor yang terletak di Jl. Anggrek Nelly Murni, Jakarta Barat tersebut.

Selamatkan Golkar melalui Islah Permanen

Bila kedua pihak terus melakukan kegiatan yang memperuncing konflik, Golkar akan menjadi penonton dalam pilkada.

RUDY POLYCARPUS

K EDUA kubu yang bertikai di Partai Golkar diimbau untuk menghentikan ber- bagai aksi yang mempe-

runcing konflik. Kedua pihak mes- tinya menggunakan waktu yang hanya sekitar sebulan ini untuk me- lakukan islah permanen agar Gol- kar bisa mengikuti pilkada serentak pada 9 Desember mendatang. “Pendaftaran calon kepala daerah akan berlangsung 26-28 Juli 2015, atau tinggal sekitar sebulan lagi. Kubu Aburizal Bakrie dan kubu Agung Laksono mestinya melupakan sejenak konik kepengurusan demi mengha- dapi pilkada. Harus ada islah kepe- ngurusan untuk selamatkan Golkar,” ujar pengamat politik dari Political Communication (Polcom) Institute, Heri Budianto, di Jakarta, kemarin. Menurutnya, kedua kubu harus me- nanggalkan ego masing-masing dan berhenti mengklaim kepengurusan

mereka paling sah. Pasalnya, menurut Heri, tak ada ada pilihan lain bagi Golkar untuk da- pat mengikuti pilkada selain islah. “Soal kemudian siapa yg berhak (DPP yang sah), ini harus bertemu Ical dan Agung. Sudahlah, Golkar ha- rus diselamatkan. Jika tak ada yang mengalah, Golkar hanya akan jadi pe- nonton dalam pilkada

nanti,” paparnya. Pernyataan serupa diutarakan Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pe- milu (DKPP) Jimly Asshiddiqie. Ia ber- harap Wakil Presiden Jusuf Kalla ikut mem- bantu mewujudkan islah di tubuh PPP, tidak hanya di Golkar.

Namun, menurutnya, inisiatif dan niat ber- damai harus muncul dari kedua pihak yang bertikai. “Mudah-mudahan masalah internal dapat selesai de- ngan sebaik-baiknya sehingga me- reka tidak ketinggalan kereta dalam

menghadapi pilkada,” tandas mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu.

Shangri-La, Jakarta, ialah mengambil alih Kantor DPP Golkar yang terletak di Jl Anggrek Nelly Murni, Slipi, Ja- karta Barat. Menurut kubu Ical, secara hukum, DPP Golkar hasil Munas Riau 2009-lah yang sah berdasarkan putusan Penga- dilan Negeri Jakarta Utara. “Rapimnas merekomendasikan agar dapat mengam-

bil alih Kantor DPP Golkar di Slipi, Jakarta Barat,” kata Ketua Komisi A Samsuddin Mandja saat memba- cakan salah satu poin rekomendasi dalam rapimnas, Sabtu (13/6) malam. Sekitar seratus ka- der yang hadir lang- sung menyambut re-

komendasi itu secara antusias. Ada yang meminta agar pengambilalihan kantor tersebut dilakukan sesegera mungkin. “Malam ini juga (ambil alih),” teriak sejumlah kader secara bersahutan. Di pihak lain, kubu Agung Laksono mengabaikan keputusan rapimnas tersebut. “Kantor itu milik kami pengu- rus Golkar di bawah kepemimpinan Agung Laksono dan Sekjen Zainudin Amali. Selama belum ada putusan

“Kubu Aburizal Bakrie dan kubu Agung Laksono mestinya melupakan sejenak konflik demi menghadapi pilkada.”

Heri Budianto

Pengamat politik

Ambil alih kantor

Salah satu keputusan rapimnas yang digelar kubu Ical di Hotel

pengadilan yang berkekuatan hukum tetap, SK Menkum dan HAM tetap sah,” tegas Ketua DPP Golkar hasil Munas Ancol Leo Nababan. Leo mengatakan rapimnas yang digelar kubu Ical dan mengatasna- makan kepengurusan Golkar hasil Munas Riau 2009 penuh kejanggalan. Pertama, mengakui kepengurusan Munas Riau berarti kubu Ical tidak mengakui Munas Bali yang mereka gelar. “Mereka bilang itu sesuai pu- tusan pengadilan. Pengadilan yang mana?” Kedua, hasil putusan PN Jakarta Utara yang mengesahkan Munas Riau sedang diajukan banding oleh kubu Agung sehingga otomatis saat ini SK Menkum dan HAM yang menge- sahkan kepengurusan Golkar kubu Agung masih berlaku. Leo menekankan sebaiknya kubu Ical mengikuti saja ketentuan dan proses hukum yang tengah berjalan dan tidak perlu membuat kegaduhan baru. “Kami dari kubu Munas Ancol akan tetap menggunakan Kantor DPP Golkar untuk menjalankan berba- gai aktivitas partai. Ini bukan mau ngotot-ngototan, melainkan memang kamilah yang menurut UU berhak un- tuk menggunakan kantor itu,” tegas Leo. (Nov/Ant/P-3)

rudy@mediaindonesia.com

Pencairan Anggaran Pilkada masih Bermasalah

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) belum bisa bernapas legas meski- pun seluruh daerah peserta pilkada serentak telah menandatangani naskah perjanjian hibah daerah (NPHD). Pasalnya, penandatangan NPHD belum menjamin anggaran segera cair untuk pelaksanaan tahapan pilkada. Sebagai contoh, KPU Provinsi Papua masih menemukan daerah yang ber- masalah dengan anggaran, seperti KPU Kabupaten Bintang yang dana- nya sama sekali belum cair meskipun telah menandatangani NPHD. Sebelumnya, komisioner KPU, Arief Budiman, mendapatkan laporan dari ketua dan sekretaris KPU Kabupaten Bintang bahwa dana itu telah cair 50%. Namun, ketika disupervisi KPU Papua, mereka menemukan fakta yang berbeda dari yang dilaporkan. “Laporan ke kita mereka sudah cair- kan, tapi kemarin ada monitoring dari KPU provinsi ke kabupaten ternyata belum ada,” jelas Arief saat dimintai konrmasi mengenai masalah itu di Jakarta, kemarin. Senada dengan Arief, Ketua KPU Papua, Tarwinto, mengatakan sebe- lumnya mereka telah mendapatkan laporan dari KPU Kabupaten Bintang soal status kesiapan anggaran. Me- reka melapor itu telah dicairkan,

kesiapan anggaran. Me- reka melapor itu telah dicairkan, MI/SUSANTO ANGGARAN PILKADA : Ketua Komisi II DPR

MI/SUSANTO

ANGGARAN PILKADA: Ketua Komisi II DPR Rambe Kamarulzaman (tengah) didampingi Ketua Bawaslu Muhammad (kiri) dan Wakil Ketua Bawaslu Nasrullah berbincang sebelum dimulainya rapat dengar pendapat di ruang tunggu Komisi II DPR, Jakarta, Rabu (10/6). Rapat tersebut membahas pos-pos anggaran penyelenggaraan pilkada serentak.

tetapi nyatanya uang di rekening untuk keperluan tahapan pilkada masih kosong. “Di rekening KPU memang eng- gak ada, tapi sekretarisnya ngomong sudah oke dan siap. Jadi, bilangnya sudah siap, tapi ternyata dananya

belum ada,” ungkapnya. Pemda dan KPU Kabupaten Bin- tang telah sepakat soal besaran ang- garan, yakni Rp26 miliar. “Kalau di NPHD-nya, dana yang dialokasikan untuk daerah itu kan Rp26 miliar,” jelasnya.

Kendati demikian, Tarwinto mema- parkan NPHD antara pemda dan KPU setempat tidak menjelaskan secara rinci kapan dana akan dicairkan. Hal itu membuat kepastian pencairan menjadi terkatung-katung. “Di NPHD tidak disebutkan sama sekali berapa tahap pencairan dan kapan akan dicairkan,” urainya. Ketua Dewan Kehormatan Pe- nyelenggara Pemilu (DKPP) Jimly Asshiddiqie menyatakan Sekretaris KPU Bintang bisa dijatuhi sanksi pidana. Sanksi tersebut diberikan jika ditemukan unsur pidana yang dilakukan secara sengaja sehingga merugikan dan mengganggu pelak- sanaan pilkada. “Kalau memang ada unsur pidana, silakan polisi bertindak dan tidak perlu ragu. Sama seperti Bawaslu Jatim yang sudah diproses pidana. Kita hormati saja proses hukumnya,” terangnya. Sementara itu, anggota Bawaslu, M Nasrullah, meragukan pilkada seren- tak bisa dilaksanakan di 269 daerah. Pasalnya, permasalahan anggaran hingga kini belum rampung. Terlebih, berdasarkan data terakhir sebanyak 111 daerah belum menandatangani NPHD untuk dana panwas. “Saya ragu kalau semua daerah bisa ikut pilkada.” (Uta/P-3)

ragu kalau semua daerah bisa ikut pilkada.” (Uta/P-3) DINAMIKA Tentukan Calon lewat Survei GUN Gun Gunawan

DINAMIKA

Tentukan Calon lewat Survei

GUN Gun Gunawan akhirnya terpilih sebagai calon wakil bu- pati (cawabup) yang akan mendampingi Dadang Naser dalam Pilkada Kabupaten Bandung, 9 Desember mendatang. Gun Gun menyisihkan 10 kandidat lain yang mendaftar sebagai cawabup. “Seluruh kandidat merupakan orang-orang terbaik. Tapi tetap saja, pada akhirnya yang terpilih hanya satu pasangan,” kata Ketua Tim Verikasi Cawabup, Obar Sobarna, di Bandung, kemarin. Obar menjelaskan pemilihan Gun Gun dilakukan secara objektif dan transparan. Tim verikasi melakukan survei un- tuk menentukan popularitas dan tingkat kepercayaan publik kepada para pendaftar cawabup. Tidak hanya itu, tim verikasi pun melibatkan para akademisi yang dipimpin Prof Dr Dede Mariana untuk melakukan t and proper test terhadap para pendaftar. Menurut hasil survei yang dilakukan Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Manajemen Pemerintah (LP2MP), 700 responden yang diambil secara random dari seluruh kecamat- an di Kabupaten Bandung lebih memilih Gun Gun daripada nama-nama lain. “Dari hasil penilaian tim pakar yang beberapa waktu lalu, Gun Gun memperoleh skor tertinggi, walaupun calon yang lain juga secara kualitatif cukup memadai untuk menjadi calon wakil bupati dalam pilkada nanti,” jelas anggota tim verikasi, Iman Salman. (AM/P-3)

PKB Istimewakan Pasuruan dan Sidoarjo

DEWAN Perwakilan Wliayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Timur menyiapkan bakal calon kepala daerah untuk mengikuti pemilihan pilkada serentak pada 9 Desember men- datang. Sebanyak 54 bakal calon telah mengikuti uji kepatutan dan kelayakan (t and proper test) guna menjadi kandidat kepala daerah di 15 daerah yang akan mengikuti pilkada serentak. “Dari 15 daerah itu, tinggal empat bakal calon kepala daerah yang belum mengikuti t and proper test. Para bakal calon itu akan menyusul mengikuti t and proper test di DPP di Ja- karta,” jelas Abdul Halim Iskanadar, Ketua DPW PKB Jatim, di Pasuruan, kemarin. Empat daerah yang akan menyusul mengikuti uji kepatutan dan kelayakan di DPP PKB, yakni Kabupaten Mojokerto, Gresik, Pacitan, dan Ponorogo. Ujian di DPP tersebut untuk mengeta- hui kemampuan dan integritas para bakal calon. Melalui t and proper test tersebut diharapkan dapat memperoleh bakal calon terbaik. Sementara itu, bakal calon Wali Kota Pasuruan Hasani me- nyatakan Kota Pasuruan dan Kabupaten Sidoarjo mendapat keistimewaan untuk kembali mengusung incumbent karena kedua daerah itu mampu memenangkan PKB pada Pemilu Le- gislatif 2014. (AB/P-3)

memenangkan PKB pada Pemilu Le- gislatif 2014. (AB/P-3) MI/ARYA MANGGALA KINERJA PEMERINTAH: Anggota DPR dari PDIP

MI/ARYA MANGGALA

KINERJA PEMERINTAH: Anggota DPR dari PDIP Andreas Susetyo (tengah) bersama anggota DPR Partai Golkar, M Misbakhun (kiri) dan Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie Massardi menjadi pembicara dalam diskusi bertajuk Siapa Hambat Program Pembangunan Jokowi di Jakarta, kemarin.

Mahar Politik Gunakan Modus Baru

BADAN Pengawas Pemilu (Bawaslu) memprediksi praktik ma- har politik akan banyak terjadi dalam proses pilkada serentak yang akan berlangsung 9 Desember 2015. Karena itu, sebagai salah satu antisipasi, Bawaslu akan memperketat proses re- krutmen tenaga pengawas, termasuk para saksi yang direkrut partai politik. “Rekrutmen saksi yang dilakukan oleh parpol itu diimbau agar jangan sampai menerima imbalan dari para calon,” jelas anggota Bawaslu M Nasrullah di Jakarta, kemarin. Menurutnya, modus mahar politik tidak lagi dimainkan oleh internal partai, tetapi ada gejala akan dimainkan oleh perso- nel. “Calo-calo politik dan makelar politik, contohnya,” ucap Nasrullah. Ia melanjutkan, calo-calo politik tersebut akan menawarkan diri kepada para bakal calon yang ingin mendaftar melalui par- tai tertentu. Mereka akan menawarkan akses ke para petinggi atau pengurus partai politik. “Meskipun sekarang Bawaslu melihat akan timbul gejala seperti itu, sulit bagi kita untuk mengetahui siapa pelakunya,” tuaks Nasrullah. Kendati demikian, ia menyakini akan ada bakal calon yang melaporkan ke pengawas saat dimintai uang yang tidak wajar oleh pihak tertentu. Terlebih, oleh seseorang yang mengaku punya akses kuat ke pengurus pusat parpol tertentu. Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum menegaskan akan membatalkan pencalonan bagi pasangan yang terbukti mela- kukan praktik mahar politik di pilkada serentak 2015. “Ya, akan dibatalkan pencalonannya kalau sudah digugat di pengadilan dan sudah ada putusan kekuatan hukum tetap,” jelas Komi- sioner KPU Ferry Kurnia Rizkiyansyah. Penerapan sanksi pembatalan calon bagi pelaku politik mahar dimaksudkan untuk memperingatkan partai ataupun bakal calon yang akan maju agar benar-benar transparan dalam proses pencalonan. Selain itu, sikap antimahar juga untuk menekan ongkos politik bagi para pasangan calon yang ingin maju di pilkada. “Biaya politik yang tinggi ditenggarai sebagai penyebab para kepala daerah tersandung kasus korupsi.” (Uta/P-3)

6

6 KOLOM PAKAR SENIN, 15 JUNI 2015
6 KOLOM PAKAR SENIN, 15 JUNI 2015

KOLOM PAKAR

SENIN, 15 JUNI 2015

Mengembalikan Kredibilitas Pemerintah

Enny Sri Hartati

Direktur Eksekutif Indef

E KSPEKTASI publik segera adanya perbaikan ekonomi terhadap pemerintahan Jokowi-JK sangat tinggi. Masyarakat sudah terlalu

lama menunggu adanya perbaikan kese- jahteraan yang tak kunjung datang walau sudah hampir 70 tahun merdeka. Alih-alih berbicara peningkatan kesejahteraan, pe- merintah pun belum mampu sepenuhnya mewujudkan hak masyarakat yang paling mendasar untuk memperoleh pekerjaan dan penghidupan yang layak. Angka pen- gangguran terbuka dan jumlah penduduk yang berada di bawah garis kemiskinan masih cukup tinggi. Padahal, Pasal 27 ayat 2 UUD 45 jelas-jelas mengamanatkan hal itu. Belum lagi jika harus membanding- kan dengan ketertinggalan pembangunan ekonomi dari negara-negara tetangga sesama anggota ASEAN. Jadi, wajar jika harapan masyarakat begitu besar terha- dap pemerintahan baru.

Sayangnya, setelah hampir delapan bulan Kabinet Kerja bekerja, kondisi perekonomian tak kunjung membaik. Baik masyarakat mau- pun dunia usaha justru semakin dihadapkan pada tekanan ekonomi dan kondisi iklim

usaha yang penuh ketidakpastian dan sema- kin rumit. Hasil evaluasi Indef selama triwu- lan I dan kecenderungannya pada triwulan

II 2015, beberapa indikator ekonomi utama

sudah menunjukkan sinyal lampu kuning. Di antaranya, pertama, pertumbuhan ekonomi anjlok dan terjadi penurunan kualitas. Per- tumbuhan ekonomi triwulan I 2015 sebesar

4,7% merupakan pertumbuhan terendah atau terburuk sejak 2009. Padahal, potensi autopilot sumber pertumbuhan ekonomi domestik, yaitu konsumsi rumah tangga dan investasi, mestinya masih mampu menopang

persepsi pelaku usaha terhadap prospek ekonomi pada triwulan I 2015 anjlok menjadi 96,30. Padahal, pada triwulan IV 2014 masih berada pada level 104,07. Turunnya ITB itu disebabkan turunnya indeks pendapatan usaha (95,06), indeks penggunaan kapasitas produksi (95,13), dan indeks rata-rata jam kerja (97,83). Namun, sejalan dengan mulai- nya realisasi dari pengeluaran pemerintah, BPS memperkirakan ITB triwulan II 2015 akan kembali meningkat pada level 109,65. Ketiga, desit neraca pembayaran. Kinerja neraca perdagangan selama lima bulan ter- akhir memang telah mengalami perbaikan. Sayangnya surplus neraca perdagangan bu- kan karena ditopang membaiknya kinerja ekspor, melainkan tertolong oleh turun dras- tisnya impor. Januari-April 2015, ekspor tu- run 11,01% dan impor turun hingga 17,03%. Tentu, tipisnya surplus perdagangan belum mampu mengompensasi desit neraca jasa dan neraca modal. Desit neraca jasa triwu- lan I mencapai US$1,8 miliar, berasal dari jasa transportasi baik penumpang, barang, maupun lainnya, ditambah dengan desit

PU dan Perumahan Rakyat (40%), Kemen- terian Kelautan dan Perikanan (KKP) (60%), Kementerian ESDM (48%), dan Kementerian Perindustrian (60%). Sayangnya, sampai 31 Maret 2015, penyerapan anggaran hanya sebesar 367,4 triliun atau 18,5%. Penyerapan Kementerian PU dan Pera baru 2,5%, Kemen- terian Pertanian 2,25%, dan Kementerian ESDM 5-6%. Penyerapan anggaran yang relatif on schedule hanya pada pos belanja pegawai dan pembayaran bunga utang. Ketujuh, pengangguran dan ketimpangan meningkat. Gelombang PHK semakin marak dampaknya angka pengangguran justru meningkat. Pada Februari 2015 angkanya 5,81% berbanding dengan Februari 2014 5,70%. Disparitas kemiskinan antardaerah semakin meningkat. Papua sebagai salah satu penghasil sumber daya mineral terbe- sar memiliki persentase penduduk miskin terbesar, yakni 27,8%, diikuti Papua Barat 26,26%, Nusa Tenggara Timur 19,06%, dan Maluku 18,44%. Kedelapan, daya beli masyarakat anjlok. Dua faktor utama penentu daya beli ma- syarakat, yaitu stabilitas harga kebutuhan pokok dan tersedianya sumber pendapatan. Padahal, pengendalian stabilitas harga di In- donesia cukup sederhana, kuncinya ialah sta- bilitas harga energi yang diatur pemerintah dan harga barang bergejolak yang bersum- ber dari bahan pangan pokok. Sayangnya, sampai dengan April 2015 inasi harga yang diatur pemerintah mencapai 13,26% (yoy) dan inasi barang bergejolak 6,23% (yoy).

di kisaran 5%. Bahkan kualitas pertumbuhan juga menu- run, terlihat dari semakin gagalnya harapan terjadinya
di kisaran 5%.
Bahkan kualitas pertumbuhan juga menu-
run, terlihat dari semakin gagalnya harapan
terjadinya transformasi struktur ekonomi.
Pertumbuhan sektor tradable justru merosot
cukup tajam, sedangkan sektor non-tradable
masih tetap naik. Sektor jasa masih tumbuh
tinggi, terutama jasa informasi dan komu-
nikasi (10,53%) serta jasa keuangan dan asur-
ansi (7,57%). Padahal, sektor-sektor tersebut
relatif kedap dalam menyerap tenaga kerja,
khususnya tenaga kerja formal. Semen-
tara itu, industri yang mempunyai
kontribusi sekitar 23,7% ter-
hadap GDP, hanya mampu
tumbuh 3,87%.
Kedua, pe-
n u r u n a n
investasi
dan indeks
biaya penggunaan kekayaan intelektual, jasa
asuransi, serta jasa telekomunikasi, kom-
puter, dan informasi. Demikian juga net ne-
raca modal pada triwulan I 2015 mengalami
defisit US$5,1 miliar, dengan neraca primer
defisit US$6,5 miliar sedangkan neraca
sekunder hanya surplus US$1,4 miliar.
Keempat, tekanan depresiasi rupiah. Pada
Oktober 2014, nilai tukar rupiah terhadap
dolar AS masih berada di 12.032. Dalam
kurun waktu kurang dari delapan bulan,
memasuki Mei, rupiah anjlok hingga di level
13.129. Selama Januari-Mei 2015 rupiah telah
Solusi
t e n d e n s i
bisnis. Ha-
sil dari ber-
bagai lawatan
Presiden ke luar negeri konon
menghasilkan berbagai komitmen
banyak negara untuk berinvestasi
ke Indonesia. Namun, pertum-
buhan investasi masih tetap
melambat dari 20,22% (yoy) pada
triwulan I 2014 menjadi 10,16%
pada triwulan I 2015. Bahkan,
porsi investasi terhadap GDP tu-
run dari 33,46% pada triwulan
IV 2014 menjadi 31,94% pada
triwulan I 2015. Untuk dapat
merealisasikan komitmen
investasi dibutuhkan du-
kungan konkret, terutama
penyederhanaan birokrasi
perizinan, kepastian regu-
lasi, dan ketersediaan in-
frastruktur.
Indeks tendensi bis-
nis (ITB) yang me-
terdepresiasi sekitar 6,32%. Sementara itu,
ringgit Malaysia hanya terdepresiasi 3,9%,
peso Filipina 0,21%, baht Thailand 2,17%,
won Korea 1,28%, dan bahkan renminbi
Tiongkok hanya 0,02%.
Kelima, melambatnya penyaluran kredit
perbankan. Pembiayaan perbankan meru-
pakan salah satu refleksi riil kondisi perkem-
bangan bisnis dan ekonomi. Pertumbuhan
kredit triwulan I 2015 hanya 11,3% (yoy),
menurun dari triwulan sebelumnya 11,6%
(yoy). Perlambatan laju kredit terutama
pada kredit modal kerja (KMK) dari 1,56%
(mtm) pada Februari menjadi 0,74% (mtm)
pada Maret 2015. Kredit investasi dan kre-
dit konsumsi sampai dengan Maret sedikit
meningkat, masing-masing menjadi 1,31%
(mtm) dan 0,81% (mtm) jika dibandingkan
dengan Februari dari 0,09% (mtm) dan
0,55% (mtm). Namun, sampai dengan Mei
2015 penyaluran total kredit justru semakin
melambat, hanya tumbuh pada kisaran 10%,
jauh di bawah target pemerintah untuk tum-
buh 15%-17%.
Keenam, terlambatnya stimulus fiskal.
r u p a k a n
refleksi
Terdapat langkah reformulasi postur APBN-P
2015 yang perlu diapresiasi, seperti merealo-
kasi anggaran subsidi untuk anggaran in-
frastruktur dan dana desa. Juga peningkatan
alokasi anggaran untuk sektor
strategis, melalui Kemen-
terian Pertanian
( 1 0 7 , 0 8 % ) ,
Kemente-
rian
SENO

Salah satu penyebab semakin menurun- nya kinerja perekonomian tersebut diduga karena ungovern government. Itu fenomena pemerintah tidak mampu mengatur dan mengelola kebijakan ekonomi secara op- timal. Pemerintah seharusnya tidak boleh kehilangan fungsi dalam memberikan arah dan panduan terhadap jalannya roda pereko- nomian. Kunci keberhasilan pembangunan ekonomi ialah hadirnya pemerintah yang memiliki fungsi komando, sebagai conductor yang memimpin arah kebijakan ekonomi. Kepemimpinan yang bijak, profesional, dan berani memberikan terobosan yang konkret dan kredibel di tengah perekonomian yang bergelombang tinggi. Utamanya kehadiran perannya dalam meningkatkan program- program stimulus skal. Transisi pemerintahan dan faktor ekster- nal pelemahan ekonomi global mestinya tidak dijadikan kambing hitam perlambatan ekonomi Indonesia. Nyatanya terdapat be- berapa negara yang tetap mampu survive. Thailand, Filipina, dan India termasuk ne- gara yang sukses menyelesaikan permasa- lahan ekonominya. India di tengah transisi pemerintahan, tapi mampu tumbuh 7,5%. Inasi di India dijaga cenderung rendah, dimanfaatkan sebagai momentum mendo- rong daya beli masyarakat. Sebelumnya, India juga terangkap pada inasi yang tinggi, tetapi otoritas moneter di India mendukung dengan kembali memotong suku bunga ac- uan. Akibatnya indeks keyakinan konsumen terus meningkat dan mendongkrak indeks tendensi bisnis. Bahkan ekspor India mampu meningkat di tengah perlambatan ekonomi global melalui keberhasilan strategi diversikasi ekspor. Fenomena Modi di India sejatinya mirip--jika tidak bisa dikatakan sama--dengan feno- mena Jokowi di Indonesia, yakni keduanya dianggap sukses memimpin pada level daerah dan dianggap sebagai figur yang dapat membawa peru- bahan. Oleh sebab itu, banyak kalangan yang menyandingkan Modi dengan Jokowi. Beberapa bulan setelah pemilu berlalu, tam- paknya Modi dengan pemerintah barunya mampu menjaga harapan perbaikan ekonomi melalui adanya kredibilitas kebijakan pemerintah. Kebijakan yang tepat dengan men- jaga dan mengoptimalkan sumber daya domestik ternyata mampu men- jawab tantangan pelemahan ekonomi global. Pemerintah Indonesia perlu belajar bagaimana menjaga harapan dan kepercayaan seperti yang sudah ditunjukkan India. Utamanya mewu- judkan stabilisasi harga kebutuhan pokok menjelang Ramadan dan Idul Fitri. Jika tidak, harapan masyarakat terhadap pemerintah baru akan hilang seiring dengan hilangnya momentum transisi pemerintah yang pada awalnya diharapkan mampu membawa perubahan bagi ekonomi Indonesia.

awalnya diharapkan mampu membawa perubahan bagi ekonomi Indonesia. mrloperkoran @ ScraperOne & Surat Kabar Gratis

mrloperkoran @ ScraperOne

SENIN, 15 JUNI 2015

BEDAH EDITORIAL

SENIN, 15 JUNI 2015 BEDAH EDITORIAL 7
SENIN, 15 JUNI 2015 BEDAH EDITORIAL 7

7

Karena itu, kita mendesak peme- rintah untuk bersikap lebih agresif dalam mengantisipasi estimasi yang tidak
Karena itu, kita mendesak peme-
rintah untuk bersikap lebih agresif
dalam mengantisipasi estimasi
yang tidak menggembirakan ter-
sebut.
Pernyataan bahwa perlambatan
itu merupakan pengaruh kondisi
global yang tidak bisa dihindari je-
las tidak cukup untuk mengatasi. Itu
bahkan dapat memperburuk situasi
karena ia dapat dipersepsikan pasar
sebagai sinyal bahwa pemerintah tidak
berbuat apa pun untuk mengatasi
kelesuan.
Pemerintah harus me-
nyatukan langkah dan
m e n g o n s o l i d a s i k a n
upaya memperkuat
ekonomi. Aksi yang
mendesak ialah mem-
percepat belanja dan
penyerapan anggaran
yang masih tersen-
dat-sendat, mem-
percepat gerakan
pembangunan in-
frastruktur, dan
m e m b e r i k a n
p e s a n
positif
ke-
p a d a
pasar.
Itulah peker-
jaan mendesak tim
ekonomi Kabinet Kerja
yang segera ingin kita lihat hasil
awalnya.
Editorial @ Sibuk Sendiri DI Tiongkok, untuk menghadapi ekonomi global yang sedang melemah, pemerintahnya
Editorial @
Sibuk Sendiri
DI Tiongkok, untuk menghadapi ekonomi
global yang sedang melemah, pemerintahnya
menggelontorkan triliunan rupiah untuk
membangun infrastruktur nasional demi
menunjang mobilitas ekonomi rakyatnya. Na-
mun, di negeri kita, para petinggi malah sibuk
sendiri-sendiri.
Anton Budiana
Lapangan Kerja
BILA ingin ekonomi kita lebih maju, yang ha-
rus dilakukan salah satunya ialah membuka
lapangan kerja di sektor pertanian.
Boimin Indra Pura
Harus Tegas
PEMERINTAH harus berani ambil putusan te-
gas, walaupun sedikit menambah beban rakyat,
harus berani untuk bangun infrastruktur. Setop
impor bahan makanan.
Selain itu, pemimpin kita harus sangat was-
pada, jangan sampai Indonesia menjadi Yunani
kedua. Jangan saling menyalahkan, pemimpin
harus sepakat mengajak rakyat mengencang-
kan ikat pinggang.
Sambodho Sumani
Merugikan Bangsa
BAGAIMANA Indonesia mau bertindak was-
pada, tindakan pejabatnya selalu mencuriga-
kan karena merugikan bangsa sendiri. Saya
tidak habis pikir dengan kondisi bangsa ini.
Kita harus punya elite yang peduli pada
kemajuan ekonomi di daerahnya. Jadi, bila
rakyat di tiap daerah maju, tentu bangsa
makin maju.
Muhammad Makhfudz
Segera Bangkit
BANGSA kita harus hati-hati, karena guncangan
ekonomi bisa membuat negeri kita terpuruk.
Kita harus segera bangkit atau negara-negara
lain akan senang dengan kondisi sulit yang
kita alami.
Rama Putra
Kesejahteraan Rakyat
PARA pejabat jangan sibuk mengeruk uang
negara. Kalian memegang jabatan untuk mem-
perjuangkan kesejahteraan rakyat.
Rengga
Lakukan Segera
SEHARUSNYA pemerintah menyadarinya dan
segera memperbaikinya. Janganlah semua ma-
salah ekonomi bertumpuk seperti ini, rakyat
akan makin sulit.
Zidan Hakim

EDITORIAL

13 Juni 2015

Saatnya

Konsolidasi

Ekonomi

S ITUASI tidak menggembirakan masih saja mewarnai kondisi perekonomian nasional. Sejum-

lah indikator utama yang menggam- barkan hal itu tidak bisa begitu saja kita tepiskan. Setelah perlambatan di triwulan pertama yang membuat ekonomi kita hanya mampu tumbuh 4,7%, nilai mata uang kita juga melemah terha- dap dolar Amerika Serikat dan hanya mampu bergerak secara defensif di level 13.300 per dolar AS. Indeks harga saham gabungan (IHSG) juga tidak terlalu menggembirakan. Pergerakan IHSG dalam pekan-pekan terakhir melemah dalam rentang 1,5% hingga

2,45%.

Di sisi lain, tingkat inflasi dalam tiga bulan terakhir naik signifikan. Pada Maret 6,38%, April 6,79%, dan Mei 7,15%. Saat mendekati Ramadan dan Lebaran, hampir pasti terjadi ke- naikan lebih tinggi lagi pada indikator itu. Artinya, setelah pada bulan-bulan terakhir masyarakat merasakan harga- harga berbagai kebutuhan yang terus naik, memasuki Ramadan dan Idul Fitri nanti, kenaikan harga yang lebih tinggi lagi harus kita antisipasi. Semua indikator tersebut jelas bu- kan persoalan yang boleh dianggap sebagai kelaziman dan ditangani sekenanya. Apalagi, prospek perekono- mian di masa depan juga tidak terlalu menggembirakan. Secara eksternal, kondisi perekono- mian dunia masih akan terpengaruh

oleh kebijakan Federal Reserve, atau Bank Sentral AS, yang memutuskan untuk melanjutkan kebijakan penaikan suku bunga acuan. Artinya, dolar akan tertarik ke AS, me- nguatkan nilai mata uang itu sekaligus melemahkan rupiah. Akibat lain dari penaikan suku bunga acuan The Fed tersebut, salah satunya, ialah bahwa hal itu juga akan ikut menaikkan biaya bunga pin- jaman. Kita tercatat memiliki pinjaman luar negeri. Bah- kan, belakangan menambah lagi utang itu dan di masa depan mungkin masih akan menambahnya lagi. Artinya, kita harus membayar bunga pinjaman lebih besar daripada sebelumnya. Belum lagi perang mata uang yang tengah digencarkan ne- gara-negara maju untuk men- dongkrak ekspor mereka tentu menambah runyam persoalan. Di luar soal ekspektasi te- kanan terhadap mata uang kita, kondisi makro perekonomian global juga perlu kita cermati. Bank Dunia baru saja mengoreksi perkiraan per- tumbuhan negara-negara emerging market, termasuk Indonesia.

Murah dan Terjangkau

RAKYAT membutuhkan ban- tuan pangan yang murah dan terjangkau. Semua elite ha- rus memikirkannya, jangan hanya sibuk sendiri-sendiri. Kapan rakyat bisa sejahtera kalau tidak ada kemauan elite untuk peduli? Kasihan sekali rakyat.

Purnama Sari

Bisa Maju

untuk peduli? Kasihan sekali rakyat. Purnama Sari Bisa Maju Kirimkan tanggapan dan komentar Anda melalui: SMS

Kirimkan tanggapan dan komentar Anda melalui:

SMS INTERAKTIF

0811140772

Senin-Sabtu, 07.05 WIB di Metro TV

ONLINE ONLINE
ONLINE
ONLINE

metrotvnews.com

FACEBOOK FACEBOOK
FACEBOOK
FACEBOOK

mi yang perlu diperbaiki

untuk meningkatkan kese- jahteraan rakyat, melainkan rakyat juga butuh elite politik

yang baik supaya rakyat tidak makin miskin. Herdiana Sutiani

Bekerja Lebih Keras

PARA pemangku kebijakan

dan seluruh rakyat Indonesia

harus berkonsolidasi mem- perbaiki kondisi ekonomi. Pe- merintah harus bekerja lebih keras lagi.

Mari Bersama Perbaiki Negeri

SETOP budaya serakah. Mari bangun bersama negeri yang tengah mengalami masalah ini, mari kita perbaiki agar bangsa ini bisa bangkit maju bersama.

8161998xxx

nian dasar/nelayan dan per- dagangan semuanya harus merata.

82273268xxx

PIKIRKAN kepentingan rakyat kecil hai para elite. Li- hat kondisi kehidupan rakyat sekarang.

Harian Umum NEGERI ini bisa maju kalau sumber daya alam diperun- tukkan bagi rakyatnya, tidak
Harian Umum
NEGERI ini bisa maju kalau
sumber daya alam diperun-
tukkan bagi rakyatnya, tidak
hanya dijual dengan harga
murah. Itu harus diupayakan
di dalam negeri untuk kese-
jahteraan rakyat.
Siti Barokah
Media Indonesia
Budi Pamungkas
RAKYAT melakukan segala
upaya untuk bertahan hidup.
Ekonomi harus terus diper-
baiki.
81374014xxx
Kesenjangan Sosial
Stabil dan Aman
KESENJANGAN sosial akan
RUPIAH harus kembali me-
nguat supaya ekonomi dalam
negeri kita kembali stabil dan
aman.
85292114xxx
makin kelihatan bila ekono-
mi kita tidak segera diper-
baiki.
8156211xxx
Segala Upaya
Ayuningtyas
Rahardian
PT DELTA DJAKARTA Tbk
PEMBERITAHUAN
JADWAL DAN TATA CARA
PEMBAGIAN DIVIDEN TUNAI
NENEK moyang kita orang
pelaut. Karena itu, mari kita
berdayakan hasil laut untuk
kesejahteraan bangsa kita.
Segala daya upaya, baik dari
hasil laut, pertanian, mau-
pun dan semua sumber, kita
berdayakan untuk perbaikan
ekonomi, pasti bisa.
Aditya Utami
MEREKA yang memiliki dolar
dan menyimpang dolar da-
lam jumlah banyak akan
terus tertawa, sementara
rupiah terus melemah dan
bisa babak belur terus. Kita
jangan diam saja.
KITA harus memperkuat
ekonomi, jangan sampai ter-
pengaruh kondisi dunia yang
karut-marut.
KITA harus melakukan re-
volusi yang menyeluruh,
bukan hanya revolusi mental
saja untuk memperbaiki ne-
geri ini.
I. JADWAL PEMBAGIAN DIVIDEN TUNAI:
Bangun Infrastruktur
Memegang Amanah
No.
Kegiatan
Tanggal
RENCANA pemerintah un-
tuk membangun jalan tol
lagi dan tol laut harus segera
direalisasikan. Infrastruktur
kita harus diperkuat untuk
menopang ekonomi yang le-
PARA pemimpin harus meme-
gang amanah untuk menye-
jahterakan rakyat, jangan ha-
nya memikirkan diri sendiri
dan kelompoknya. Apalagi,
saat ini ekonomi kita sedang
1.
Cum dividen di Pasar Regular dan Negosiasi
2.
Ex dividen di Pasar Regular dan Negosiasi
3.
Cum dividen di Pasar Tunai
81806108xxx
4.
Ex dividen di Pasar Tunai
82273268xxx
5.
Recording Date untuk yang berhak atas dividen
6.
Pembayaran dividen dan pencatatan saham di bursa
7.
Pembayaran Pajak
18 Juni 2015
19 Juni 2015
23 Juni 2015
24 Juni 2015
23 Juni 2015
15 Juli 2015
10 Juli 2015
II.
TATA CARA PEMBAGIAN DIVIDEN TUNAI :
bih baik.
sulit.
1.
Nunung Zakaria
Nida Khairunissa
KONDISI ekonomi kita makin
sulit buat rakyat, tapi elite te-
tap saja bersukaria.
81276336xxx
Pemberitahuan ini merupakan pemberitahuan resmi dari PT Delta Djakarta Tbk
(selanjutnya disebut “Perseroan”) dan “Perseroan” tidak mengeluarkan surat
pemberitahuan secara khusus kepada para Pemegang Saham.
Aturan Kerja Sama
Bertindak Cepat
Penopang Ekonomi
KONSOLIDASI ekonomi sa-
ngat penting. Jangan berkib-
lat ke ekonomi Barat yang
berbasis monopoli. Kita tidak
akan pernah menyentuh
ekonomi rakyat.
2.
KITA harus mengupayakan
sumber alam untuk kesejahte-
raan rakyat, dan harus perketat
aturan kerja sama dengan
asing. Jangan sampai merugi-
kan negeri kita sendiri.
Atilla Putri
EKONOMI kita harus segera
bangkit. Pemerintah harus
bekerja dan bertindak cepat.
Zakiyah S
KEMBALI kepada ekonomi
kerakyatan, kita pikirkan
kembali untuk menjadikan
koperasi sebagai penopang
ekonomi rakyat. Jangan
berkiblat terus ke Barat.
Irma Kurniawati
82273268xxx
RAKYAT butuh pangan mu-
rah, tentu sangat resah de-
ngan harga beras mahal,
apalagi harga barang lainnya
juga terus membumbung
naik.
Pemegang Saham yang berhak atas dividen tunai adalah Pemegang Saham yang
namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada tanggal 23 Juni 2015 sampai
dengan pukul 16.00 WIB dan atau Pemegang Sub Rekening efek di PT Kustodian
Sentral Efek Indonesia (“KSEI”) pada penutupan penyelesaian pada tanggal 23 Juni 2015.
3.
Pembayaran dividen tunai akan dilakukan dengan cek dan pemindah bukuan (bank
transfer) dimulai tanggal 15 Juli 2015 dengan prosedur sebagai berikut;
Elite yang Baik
3.1 Bagi Pemegang Saham yang sahamnya telah dikonversi dalam Penitipan Kolektif
Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pelaksanaan pembayaran dividen tunai
akan dilakukan melalui KSEI dan akan didistribusikan kedalam rekening efek
Perusahaan Efek dan atau Bank Kustodian.
BUKAN hanya kondisi ekono-
EKONOMI Indonesia ha-
rus berbasis Pancasila, UUD
45, dan budaya Indonesia
yang agraris. Menguatkan
ekonomi rakyat dari perta-
85694548xxx
3.2 Bagi Pemegang Saham dalam bentuk warkat atau belum melakukan konversi
saham, dividen tunai dapat diambil oleh Pemegang Saham yang bersangkutan di
Kantor “Perseroan” dengan membawa identitas diri.
OPINI PUBLIK
Kirimkan keluhan dan komentar Anda tentang pelayanan
publik ke e-mail: forum@mediaindonesia.com
Kirimkan komentar Anda atas tema: Perketat aturan adopsi anak
(periode 15 -20 Juni 2015) opini publik ke e-mail:
forum@mediaindonesia.com
3.3 Bagi Pemegang Saham dalam bentuk warkat atau belum melakukan konversi
saham yang menghendaki pembayaran dividen tunai dilakukan melalui transfer ke
rekening banknya, agar memberitahukan nama, alamat dan nomor rekening
banknya secara tertulis kepada Biro Administrasi Efek “Perseroan” yaitu PT. Sirca
Datapro Perdana, Jalan Johar No. 18, Menteng, Jakarta 10340. Tel. 3900645,
Fax. 3900671 selambat-lambatnya tanggal 23 Juni 2015. Transfer hanya akan
dilakukan ke rekening atas nama yang sama dengan nama Pemegang Saham
dalam Daftar Pemegang Saham “Perseroan”.
Harga pangan terus naik tanpa terkendali, apalagi menjelang Ramadan. Karena itu,
pemerintah harus segera mengeluarkan kebijakan untuk mengatasinya. Berikut komentar pembaca.
4.
Dividen tunai tersebut akan dikenakan pajak sesuai dengan peraturan
perundang-undangan perpajakan yang berlaku. Jumlah pajak yang dikenakan akan
menjadi tanggungan Pemegang Saham yang bersangkutan serta dipotong dari jumlah
dividen tunai yang menjadi hak Pemegang Saham yang bersangkutan.
5.
Kendalikan Harga Pangan
M AFIA pangan telah membuat
Bagi Pemegang Saham yang merupakan Wajib Pajak Dalam Negeri yang berbentuk
badan hukum yang belum menyampaikan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) diminta
untuk menyampaikan NPWP kepada KSEI atau Biro Administrasi Efek ”Perseroan”
yaitu PT Sirca Datapro Perdana, selambat- lambatnya pada tanggal 23 Juni 2015 pada
pukul 16.00 WIB. Tanpa pencantuman NPWP, dividen tunai yang dibayarkan kepada
Wajib Pajak badan hukum dalam negeri akan dikenakan tarif Pajak Penghasilan
sebesar 30%.
harga-harga barang kebu-
6.
tuhan pokok melonjak naik,
tidak terkendali. Karena itu, pemerin-
tah harus mampu mengendalikannya
segera. Mafia pangan telah membuat
situasi dalam negeri makin tidak keru-
an. Pedagang juga mengalami keru-
Bagi Pemegang Saham Asing yang merupakan Wajib Pajak Luar Negeri maka
pemotongan pajaknya disesuaikan dengan Peraturan Pajak yang berlaku sesuai
dengan ketentuan dan wajib menyampaikan Surat Keterangan Domisili (SKD) yang
telah dilegalisasi kepada KSEI melalui partisipan yang ditunjuk oleh masing-masing
Pemegang Saham atau kepada Biro Administrasi Efek ”Perseroan” PT Sirca Datapro
Perdana bagi Pemegang Saham yang masih menggunakan warkat,
selambat-lambatnya pada tanggal 23 Juni 2015 pada pukul 16.00 WIB. Tanpa adanya
SKD dimaksud, maka dividen tunai yang akan dibayarkan kepada Pemegang Saham
Wajib Pajak Luar Negeri tersebut akan dikenakan Pajak Penghasilan Pasal 26 sebesar 20%.
gian karena daya beli masyarakat yang
rendah. Masyarakat kesulitan untuk
mendapatkan bahan pangan karena
stok yang menipis. Mafia panganlah
yang seenaknya membuat barang-
barang kebutuhan pokok masyarakat
menghilang di pasaran. Tindakan keji
mereka harus segera diakhiri, me-
reka harus diberantas habis karena
membuat harga pangan tidak bisa
dikendalikan. Belum lagi, kejahatan
pangan lainnya yang mereka lakukan
untuk menurunkan atau menaikkan
harga demi kepentingannya.
Selama Ramadan dan Idul Fitri,
saya harapkan harga-harga barang
kebutuhan pokok di pasar tetap bisa
terjangkau oleh masyarakat luas,
termasuk saya. Selama Ramadan ini
biasanya semua kebutuhan pokok
terus naik apalagi menjelang Idul
Fitri. Hal itu terjadi karena permainan
mafia pangan tersebut. Mereka sudah
melakukannya berpuluh tahun. Seha-
rusnya, pemerintah bisa mengatasinya
dengan mengeluarkan aturan ketat
soal batasan harga pangan, sehingga
tidak bisa dipermainkan begitu saja
di lapangan. Semua harga harus bisa
dikendalikan dan tidak seenaknya naik
tidak terkendali, seperti harga daging
yang biasanya melonjak tinggi saat Ra-
madan, juga harga beras dan cabai.
Sebagai masyarakat awam, saya
sangat kecewa bila pemerintah tidak
segera mengendalikan harga-harga
bahan pangan yang terus melonjak
tersebut. Memperhatikan apa yang
terjadi di pasar saat ini sangat meng-
khawatirkan. Menjelang Ramadan,
harga-harga sudah naik tidak ter-
kendali. Harga terus naik seenaknya.
Apalagi, bila sudah Ramadan dan
menjelang Idul Fitri. Sementara ma-
syarakat harus tetap membelinya
untuk kebutuhan makan.
Saya harapkan pemerintah cepat ber-
tindak. Permainan mafia pangan harus
dihentikan. Pemerintah harus tegas ber-
tindak dan mengeluarkan aturan untuk
membatasi harga-harga pangan. Jadi,
setiap barang kebutuhan pokok masya-
rakat ada batasan harganya. Tidak me-
lonjak seenaknya tanpa terkendali dan
membuat masyarakat makin frustrasi
karena sulitnya mendapatkan pangan
murah di pasar. Semoga saja.
7.
Bagi Pemegang Saham yang sahamnya dalam penitipan kolektif KSEI, bukti
pemotongan pajak dividen tunai dapat diambil di perusahaan efek dan/atau bank
kustodian dimana Pemegang Saham membuka rekening efeknya dan bagi Pemegang
Saham warkat dapat diambil di kantor ”Perseroan” mulai tanggal 20 Juli 2015.
Bekasi, 15 Juni 2015
PT DELTA DJAKARTA Tbk
Direksi Perseroan
Ayu Putri
Jakarta

8

8 I N T E R N A S I O N A L SENIN, 15
8 I N T E R N A S I O N A L SENIN, 15

INTERNASIONAL

SENIN, 15 JUNI 2015

I N T E R N A S I O N A L SENIN, 15 JUNI

AFP/STRINGER

ISOLASI: Petugas medis membawa pasien yang terinfeksi virus MERS untuk dibawa ke ruang isolasi di Rumah Sakit Kramare di Kota Bratislava, Slovakia , kemarin. Virus MERS telah menyebar di sejumlah negara di Eropa.

Korban MERS Kini 15 Orang

Korban tewas teranyar tersebut ialah seorang pria berusia 62 tahun. Ia dinyatakan meninggal dunia pada Minggu (14/6) siang di Busan, Korsel. Ia diduga tertular virus MERS saat menjalani perawatan di Samsung Medical Center, Seoul.

ANDHIKA PRASETYO

K EMENTERIAN Kesehatan Korea Selatan (Korsel), kemarin, me- laporkan korban tewas ke-15 akibat Middle East respiratory

syndrome (MERS). Korban tewas teranyar tersebut ialah se-

orang pria berusia 62 tahun. Ia dinyatakan meninggal dunia pada Minggu (14/6) siang

di Busan, Korsel.

Sebelumnya, pria yang tidak disebutkan namanya itu dinyatakan terinfeksi MERS pada 7 Juni silam. Ia diduga tertular virus tersebut saat menjalani perawatan di Sam- sung Medical Center, Seoul, Korsel. Pada hari yang sama, pemerintah Korsel juga melaporkan tujuh kasus baru MERS. Dengan tambahan tujuh kasus baru terse- but, korban yang terjangkit MERS di ‘Negeri Ginseng’ itu kini telah menembus angka 145 orang.

Empat dari tujuh korban baru tersebut dinyatakan positif terjangkit MERS di Sam- sung Medical Center. Hal itu membuat rumah sakit terse- but menjadi yang paling banyak me- nangani kasus MERS, yaitu sebanyak 70 pasien. Dua pasien baru lainnya yang terinfeksi MERS merupakan warga Korsel yang berada di pusat kota Daejeon dan Hwaseong, yang berjarak sekitar 43 kilometer di selatan Seoul. Satu korban baru yang terakhir merupa- kan seorang staf medis yang sebelumnya membantu membawa pasien MERS ke rumah sakit. Staf medis tersebut masih bisa dikatakan beruntung. Pasalnya, seorang sopir ambu- lans yang juga mengangkut pasien MERS yang sama bersama staf medis tersebut juga terinfeksi virus tersebut dan telah mening- gal pada 10 Juni silam.

Kebijakan baru

Song Jae-Hoon, Presiden Samsung Medical Center, rumah sakit yang terdapat pasien MERS terbanyak, mengeluarkan kebijakan baru untuk mencegah semakin meluasnya penyebaran virus tersebut. Ia memerintahkan sebagian besar ke- giatan di rumah sakit tersebut ditangguhkan sementara. “Untuk sementara, kami tidak menerima pasien rawat jalan, tidak menerima pasien baru, atau melakukan operasi yang diang- gap tidak mendesak,” ujar Song. Presiden rumah sakit itu juga melarang keluarga pasien yang dirawat di Samsung Medical Center untuk berkunjung. Ia mengungkapkan hal itu berlaku hingga 24 Juni mendatang. Dilanjutkan atau tidaknya kebijakan itu tergantung pada per- kembangan di rumah sakit tersebut. Hingga kini, dua dokter dan tiga perawat di Samsung Medical Center telah terinfeksi.

Lebih dari 400 pasien, keluarga dan staf medis serta sopir ambulans juga dilaporkan telah terinfeksi. Hingga saat ini jumlah orang yang dikarantina karena diduga terlibat kontak langsung dengan pengidap MERS di Korsel telah mencapai 4.856 jiwa.

Slovakia

Di Eropa, Sabtu (13/6), seorang pria Korsel yang diduga terjangkit MERS dirawat di Bratislava, Slovakia. Pria berusia 38 tahun itu dilaporkan tiba di Slovakia pada 3 Juni. Kementerian Luar Negeri Korsel mengata- kan pria itu menghubungi Kedutaan Besar Korsel di Slovakia saat merasa demam. “Dia mengatakan tidak mengunjungi ru- mah sakit mana pun sebelum berangkat ke Slovakia,” kata Kemenlu Korsel. (AFP/I-2)

andhika@mediaindonesia.com

Erdogan Minta AKP Bentuk Koalisi

PRESIDEN Turki Recep Tayyip Erdogan, Minggu (14/6), meminta Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP), partai yang berkuasa saat ini, membentuk pemerin- tahan koalisi. Hal itu diungkapkan Erdo- gan setelah AKP, yang juga merupakan partai pendukung dirinya, gagal meraih suara mayoritas dalam pemilu legislatif yang baru lalu. “Pertama-tama saya akan memberikan mandat untuk melakukan pembicaraan dengan Ahmet Davutoglu, ketua partai politik yang meraih suara terbanyak,” ujar Erdogan. Jika hal tersebut gagal dilakukan, Er- dogan mengatakan ia akan melakukan rencana cadangan dengan meminta par-

tai oposisi Partai Republik Rakyat (CHP),

yang menduduki urutan kedua dalam pemilihan legislatif, untuk membentuk pemerintahan.

Jika dua rencana tersebut gagal, Er- dogan mengaku akan menggunakan haknya dalam konstitusi untuk meng- gelar pemilihan umum lebih cepat. “Jika partai pemenang pemilu tidak

bisa membentuk pemerintah dalam waktu 45 hari dan partai terbesar kedua di parlemen juga tidak bisa, dalam kasus ini, pemilu harus diadakan kembali se- suai dengan UUD,” tegas Erdogan Ia menambahkan tidak masuk akal jika negara dibiarkan berjalan tanpa pemerintahan. “Ketidakpastian harus segera diselesaikan agar investasi dan hubungan internasional negara ini tidak terganggu. Satu pemerintah harus segera dibentuk.” AKP, partai yang didirikan oleh Erdo- gan, masih menjadi partai terbesar di Turki. Partai tersebut meraih suara ter- banyak, tetapi hasilnya sangat menurun drastis. Dukungan terhadap AKP pada periode kali ini turun hampir 50% di- bandingkan Pemilu 2011. Banyak suara pemilih beralih ke Partai Demokrasi Rakyat, HDP, yang pro-Kurdi dan untuk pertama kali mendapat kursi

di parlemen, serta ke Partai Gerakan

Nasionalis, MHP. Dengan hasil pemilu tersebut, ambisi Erdogan untuk mendirikan satu sistem pemerintahan presidensial dan menda- patkan kekuasaan lebih besar pun gagal.

(AFP/Pra/I-2)

Yunani Siap Berkompromi

PERDANA Menteri Yunani Alexis Tsipras memperi- ngatkan warga Yunani bahwa mereka harus berkompromi dengan Uni Eropa dan Dana Moneter Internasional (IMF). Hal itu dikatakannya meng- ingat ‘Negeri para Dewa’ itu menghadapi kesempatan ter- akhir untuk mencapai kese- pakatan dengan dua kreditur mereka untuk mencegah ke- bangkrutan. Yunani berada di bawah tekanan besar untuk menda- patkan kesepakatan yang bisa memuluskan dana talangan dalam beberapa hari men- datang. Sejauh ini, Yunani belum bisa mencairkan dana talang-

an sebesar 7,2 miliar euro agar mampu membayar utang sebesar 1,6 miliar euro kepada IMF yang jatuh tempo pada 30 Juni mendatang. Tsipras menawarkan pro- posal terbarunya untuk meng- akhiri kebuntuan negosiasi dengan Uni Eropa dan IMF. Baik Uni Eropa maupun IMF menuntut reformasi keuangan di Yunani sebagai syarat pem- berian bailout sebesar 7,2 mi- liar euro yang masih tersisa dalam paket penyelamatan internasional. “Jika kita sampai pada kese- pakatan yang layak, bahkan jika kesepakatan tersebut ada- lah kompromi sulit, kita akan terima tantangan tersebut ka-

rena tujuan kami ialah keluar dari krisis keuangan saat ini,” kata Tsipras. Pembicaraan selama lima bulan terakhir terjebak pada perselisihan antara Yunani dan kreditur internasional tentang target anggaran masa depan, reformasi ekonomi, dan penerimaan pajak. IMF mengatakan ada kesenjangan besar di antara kedua pihak. Di sisi lain, Wakil Menteri Keuangan Yunani Dimitris Mardas memprediksi akan ada kesepakatan antara Yu- nani dan para kreditur. “Apa pun kesepakatannya, perlu dilakukan dengan ce- pat,” kata Mardas. Negosiasi Yunani dengan

para kreditur internasional diperkirakan berlangsung dengan resolusi terbuka dan akan memakan waktu be- berapa hari. Selain untuk membayar utang, dana talangan penting bagi Yunani untuk memaju- kan ekonomi agar bisa ke- luar dari krisis ekonomi yang mendera. Kesepakatan pemberian paket dana talangan terakhir Yunani perlu dilakukan se- cepatnya agar parlemen di Athena memiliki waktu untuk menyetujui perubahan ren- cana dalam negeri, sebelum batas akhir pembayaran utang berakhir pada 30 Juni menda- tang. (AFP/Fox/I-2)

utang berakhir pada 30 Juni menda- tang. (AFP/Fox/I-2) AFP/LOUISA GOULIAMAKI KRISIS YUNANI : Pengunjuk rasa

AFP/LOUISA GOULIAMAKI

KRISIS YUNANI: Pengunjuk rasa menurunkan spanduk bergambar Perdana Menteri Yunani Alexis Tsipras pada bendera Uni Eropa di halaman gedung kementerian keuangan di Athena , Yunani, Jumat (12/6). Pemerintah Yunani akan terus menyelesaikan perbedaan dengan kreditur Uni Eropa-IMF untuk menyelamatkan perekonomian negara.

Ritual untuk Hentikan Gempa di Gunung Kinabalu

D ENGAN mengenakan

dan membawa belati

sarung berwarna-warni

tradisional serta jimat, para

cenayang dari suku Kadanza Dusun berkumpul melakukan ritual untuk keselamatan mereka. Para cenayang itu tanpa

henti melantunkan doa-doa serta pujian-pujian kuno pada sebuah upacara yang mereka gelar di Sabah, Malaysia, Sabtu

(13/6).

Dengan maksud melancarkan ritual tersebut, seekor ayam pun dikorbankan. Seorang tetua cenayang, Singkaban Kowii, mengatakan mereka akan mencoba memanggil roh dan berinteraksi dengan roh tersebut. “Kami ingin bertanya agar kami tahu mengapa gempa terus terjadi,” ujar Singkaban. Upacara tersebut dilakukan untuk menenangkan roh-roh

di Gunung Kinabalu. Mereka

untuk menenangkan roh-roh di Gunung Kinabalu. Mereka AFP/MOHD RASFAN RITUAL MONOLIBABOW : Jupirin Gombur, 70,

AFP/MOHD RASFAN

RITUAL MONOLIBABOW: Jupirin Gombur, 70, (tengah) seorang dukun dari suku Kadazan, melakukan ritual monolibabow di Damat, Distrik Tamparuli, Sabah, Malaysia, kemarin. Ritual itu bertujuan menahan gempa bumi.

berharap dengan melakukan ritual tersebut, gempa-gempa

susulan yang terus terjadi

dapat segera berhenti. “Kami ingin berkomunikasi dengan roh-roh. Kami ingin

mencari tahu apa yang mereka inginkan dari kami untuk menghentikan gempa susulan

ini,” lanjutnya. Ritual khusus yang mereka lakukan itu merupakan yang pertama kali. “Ini yang pertama kalinya kami melakukan doa khusus. Doa ini khusus, hanya untuk Gunung Kinabalu,” ujar salah satu cenayang lainnya. Sekitar 100 anggota suku Kadazan Dusun, yang merupakan kelompok suku terbesar di Negara Bagian Sabah, Malaysia, mengadakan ritual di Kabupaten Tamparuli. Mereka memutuskan untuk melakukan ritual setelah gempa susulan berkekuatan 5,1 pada skala richter (SR) mengguncang daerah tersebut pada Sabtu (13/6). Gempa itu merupakan satu dari puluhan gempa susulan yang terjadi di Sabah sejak gempa pertama mengguncang 5 Juni silam dan menewaskan 18 orang. Banyak dari warga suku Kadanza Dusun telah memeluk

Ritual itu dilakukan untuk menghentikan gempa yang disebut terjadi akibat ulah tidak senonoh sejumlah wisatawan asing di Gunung Kinabalu.

agama Kristen atau Islam, Namun, sebagian besar dari mereka masih tetap mempertahankan kepercayaan pada spiritual kuno. Ritual yang dilakukan para cenayang tersebut tidak lepas dari kepercayaan masyarakat yang menganggap gempa bumi yang mengguncang Sabah merupakan akibat dari perbuatan tidak senonoh yang dilakukan beberapa turis asing saat mengunjungi Gunung Kinabalu. Beberapa turis tersebut melakukan aksi bugil seminggu sebelum gempa bumi dengan kekuatan 6,0 SR

menggoyang gunung tersebut. Banyak masyarakat meng- anggap tindakan para turis telah membuat marah roh yang tinggal di gunung dan membuatnya mengguncang daerah tersebut. “Kami tentu sangat marah mendengar wisatawan yang telanjang itu. Namun, yang terpenting sekarang ialah kita harus melakukan apa yang harus dilakukan untuk menenangkan roh- roh tersebut,” imbuh tetua cenayang. Saat ini empat dari sepuluh wisatawan asing yang melakukan aksi telanjang telah kembali ke negara mereka setelah divonis penjara dengan denda sebesar 5 ribu ringgit dan penjara selama tiga hari sejak mereka ditangkap pada Selasa (9/6) sehingga mereka tidak harus menjalani masa tahanan itu dan bisa langsung kembali ke negara mereka. (AFP/Andhika Prasetyo/I-2)

SENIN, 15 JUNI 2015

JAGAT

SENIN, 15 JUNI 2015 JAGAT 9
SENIN, 15 JUNI 2015 JAGAT 9

9

SENIN, 15 JUNI 2015 JAGAT 9 AP/CHINA OUT TRAGEDI KAPAL : Keluarga berdoa untuk kerabat mereka

AP/CHINA OUT

TRAGEDI KAPAL: Keluarga berdoa untuk kerabat mereka yang menjadi korban terbaliknya kapal pesiar di tepi Sungai Yangtze, Tiongkok, pekan lalu. Pemerintah Tiongkok resmi meliris korban yang tewas atas musibah kapal terbalik tersebut sebanyak 442 orang.

atas musibah kapal terbalik tersebut sebanyak 442 orang. BEIJING, TIONGKOK Korban Tewas Kapal Bintang Timur 442

BEIJING, TIONGKOK

Korban Tewas Kapal Bintang Timur 442 Orang

P EMERINTAH Tiongkok mengumumkan secara resmi jumlah korban

tewas dalam kecelakaan kapal Dongfangzixing (Bintang Ti- mur) yang tenggelam di Sungai Yangtze, Jinlai, Provinsi Hubei, mencapai 442 orang. Bencana itu merupakan yang terburuk dalam dunia perkapalan dan transportasi air di Tiongkok. Hanya 12 orang yang selamat ketika kapal pesiar Bintang Ti- mur terbalik akibat diterjang badai pada 1 Juni silam. Sesuai dengan adat Tiong- kok, hingga saat ini, ada 426 mayat korban kecelakaan ter- sebut yang telah dikremasi. “Setelah melakukan tes DNA, semua orang yang meninggal dunia telah teridentifikasi dan sudah diserahkan kepada kerabat,” kata Direktur Otori- tas Navigasi Sungai Tiongkok Tang Guanjun. Sebanyak 454 orang, ma-

yoritas berusia di atas 60 ta- hun, berada di atas kapal Bin- tang Timur saat tenggelam di daerah Jianli, Provinsi Hubei. Badan meteorologi dan geofisika setempat menga- takan kapal Bintang Timur diterpa tornado aneh yang melanda daerah tersebut pada saat kecelakaan terjadi. Sejumlah saksi mata me- ngatakan kapal tersebut tetap melaju saat kapal lain mem- buang jangkar ketika tornado itu menghantam. Guanjun mengatakan la- poran sebelumnya menyebut- kan bahwa 14 dari 456 orang penumpang kapal selamat dari peristiwa nahas tersebut. Na- mun, jumlah tersebut direvisi setelah pemeriksaan dan veri- fikasi ulang yang dilakukan otoritas Tiongkok. Operasi pencarian dan pe- nyelamatan kini telah ber- akhir, tetapi penyelidikan atas tenggelamnya kapal masih

berlangsung. Di sisi lain, sebuah petisi yang diunggah kerabat kor- ban pada layanan media sosial Wechat menyerukan hukuman mati bagi kapten kapal. Sang kapten yang me- rupakan salah satu korban selamat saat ini berada dalam tahanan polisi. Tenggelamnya kapal Bintang Timur merupakan bencana transportasi air terburuk di Tiongkok sejak 1949. Pada 1948, sekitar 4.000 o- rang yang menumpang di atas kapal SS Kiangya tewas teng- gelam di dekat Shanghai. Kapal Bintang Timur diketa- hui pernah melakukan pelang- garan keamanan dua tahun lalu. Namun, dalam operasi selama hampir 20 tahun, kapal itu telah menjalani sejumlah pemeliharaan tahunan dan dikatakan layak untuk berla- yar hingga April 2016. (AFP/

Fox/I-2)

layak untuk berla- yar hingga April 2016. (AFP/ Fox/I-2) ON THIS DAY 1215: Magna Carta Disahkan

ON THIS DAY

1215: Magna Carta Disahkan

RAJA Inggris John mengesahkan Piagam Magna Carta di Runnymede, Inggris. Magna Carta (dari bahasa Latin yang artinya ‘Piagam Agung’) merupakan piagam yang membatasi kekuasaan Monarki Inggris dari kekuasaan absolut. Dokumen itu ialah hasil ketidaksetujuan antara Paus dan Raja John atas hak raja. Magna Carta mengharuskan raja membatalkan beberapa hak dan menghargai prosedur legal, serta menerima bahwa keinginan raja dapat dibatasi oleh hukum. Enam puluh tiga poin yang tercantum mengatur kehidupan sehari- hari di kerajaan. Lebih jauh, Magna Carta disebut sebagai langkah awal sistem monarki menuju hukum konstitusional. Empat salinan aslinya kini tersimpan di Katedral Lincoln, Katedral Salisbury, dan Museum Britania.

1667: Transfusi Darah Pertama

PRAKTIK transfusi darah pertama kali dilakukan Jean-Baptiste Denys, dokter pribadi Raja Prancis Louis XIV. Ia mentransfusikan darah sebanyak 1 liter dari domba ke seorang anak yang berusia 15 tahun. Kesuksesan itu disebut karena jumlah darah yang ditransfusikan hanya sedikit sehingga pasien dapat bertahan dari reaksi alergi. Malangnya, pasien ketiga yang ditanganinya meninggal saat menerima pemindahan darah. Transfusi darah menjadi kontroversi dan sempat dilarang pada 1670. Barulah pada 1902, praktik itu dikembangkan dan menjadi aman serta tepercaya berkat temuan Karl Landsteiner yang menciptakan sistem penggolongan darah manusia.

yang menciptakan sistem penggolongan darah manusia. WIKIPEDIA. 15 Juni I History I BBC I Dok MI

WIKIPEDIA.

15 Juni I History I BBC I Dok MI

darah manusia. WIKIPEDIA. 15 Juni I History I BBC I Dok MI PT DELTA DJAKARTA Tbk

PT DELTA DJAKARTA Tbk

PEMBERITAHUAN HASIL KEPUTUSAN RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM TAHUNAN DAN R APAT UMUM PEMEGANG SAHAM LUAR BIASA

Dengan ini kami sampaikan Ringkasan Risalah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (“RUPST”) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (“RUPSLB”) PT. DELTA DJAKARTA Tbk., berkedudukan dan berkantor pusat di Bekasi Timur, Kabupaten Bekasi (“Perseroan”) yang diselenggarakan pada :

Hari/Tanggal

:

Kamis / 11 Juni 2015

Bertempat di

:

JW Marriot Hotel Jakarta, Ruang Mutiara 2 lantai 2, Jalan DR. Ide Anak Agung Gde Agung Kaveling E.1.2 Nomor 1 & 2, Mega Kuningan, Jakarta 12950

Pukul

:

RUPST 10.17 – 11.00 WIB; RUPSLB 11.20 – 12.00 WIB

A. RUPST dan RUPSLB dihadiri oleh anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan sebagai berikut:

DEWAN KOMISARIS :

 

Komisaris Utama

:

HERU BUDI HARTONO SE., MM

Komisaris

:

CARLOS ANTONIO MAYO BERBA

Komisaris

:

TAKESHI WADA

Komisaris Independen

:

REYNATO SERRANO PUNO

Komisaris Independen

:

Ir. ONGKY SUKASAH

DIREKSI :

 

Direktur

Utama

:

RAYMUNDO YADAO ALBANO

Direktur

:

ALAN DE VERA FERNANDEZ

Direktur

:

DOMINGO CABRERA GUZMAN

Direktur Independen

:

RONNY TITIHERUW

B. Kuorum:

- Dalam RUPST telah hadir para pemegang saham atau kuasa pemegang saham yang sah sejumlah

14.431.123 atau mewakili 90,12 % dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam

Perseroan, yaitu sebesar 16.013.181 saham.

- Dalam RUPSLB telah hadir para pemegang saham atau kuasa pemegang saham yang sah sejumlah

14.444.404 atau mewakili 90,20 % dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam

Perseroan, yaitu sebesar 16.013.181 saham.

C. Mata Acara RUPST & RUPSLB:

Sesuai Iklan Pemanggilan pada hari Rabu tanggal 20 Mei 2015, mata acara RUPST & RUPSLB adalah sebagai berikut :

Mata Acara RUPST:

1. Persetujuan atas Laporan Tahunan Perseroan, Persetujuan dan Pengesahan atas Laporan Keuangan Tahunan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2014;

2. Penetapan Penggunaan Laba Bersih Perseroan untuk Tahun Buku 2014;

3. Penetapan gaji dan tunjangan lainnya bagi anggota Direksi Perseroan serta honorarium dan tunjangan lainnya bagi anggota Dewan Komisaris Perseroan untuk Tahun Buku 2015;

4. Penunjukan Kantor Akuntan Publik Independen yang akan melakukan audit atas buku-buku Perseroan berakhir pada tanggal Laporan Keuangan Perseroan untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal

31 Desember 2015 dan pemberian wewenang kepada Direksi Perseroan untuk menetapkan jumlah

honorarium Akuntan Publik Independen tersebut dan persyaratan lain penunjukannya;

Penjelasan Mata Acara RUPST sebagai berikut :

- Mata Acara Rapat ke-1 sampai dengan ke-4 merupakan mata acara rapat yang rutin diadakan dalam RUPS Tahunan Perseroan, sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan, Undang-undang No.40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan.

Mata Acara RUPSLB:

1. Perubahan Susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan.

2. Persetujuan untuk melakukan pemecahan nilai nominal saham (Stock Split) dalam Perseroan dengan perbandingan 1 : 50.

3. Persetujuan perubahan Pasal 4 ayat 1 dan ayat 2 Anggaran Dasar Perseroan sehubungan dengan perubahan nominal saham dari Rp. 1.000 per saham menjadi Rp.20 per saham.

4. Persetujuan perubahan Pasal 13 Anggaran Dasar Perseroan tentang Tugas dan Wewenang Direksi, khususnya tentang pembatasan Kewenangan Direksi.

5. Persetujuan perubahan Anggaran Dasar untuk disesuaikan dengan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan nomor : 32/POJK.04/2014 tentang Rencana Dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan nomor : 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Perusahaan Publik.

Penjelasan Mata Acara RUPSLB sebagai berikut :

1. Mata acara ke-1 adalah mata acara yang diselenggarakan sesuai dengan ketentuan Pasal 12 ayat 5 dan

Pasal 15 ayat 6 Anggaran Dasar Perseroan.

2. Mata acara ke-2 adalah mata acara untuk memenuhi Surat Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia Nomor : Kep-00001/BEI/01-2014 agar saham Perseroan menjadi liquid

3. Mata acara ke-3 adalah mata acara terkait dengan pemecahan nilai nominal saham (Stock Split) Perseroan sebagaimana dimaksud pada mata acara ke-2

4. Mata acara ke-4 adalah mata acara untuk memberikan keleluasaan kepada Direksi Perseroan dalam hal memberikan fasilitas pinjaman dan penjaminan hutang serta transaksi keuangan lainnya

5. Mata acara ke-5 adalah mata acara dalam rangka pemenuhan ketentuan POJK No.32/2014 dan POJK

No.33/2014

D. Kesempatan Tanya Jawab:

Dalam setiap mata acara Rapat, diberikan kesempatan untuk tanya jawab. Tanya jawab hanya akan

dilakukan sebagai berikut:

a. Pertanyaan-pertanyaan hanya dapat diajukan oleh para Pemegang Saham atau kuasanya yang sah pada saat setelah selesainya membicarakan setiap mata acara Rapat dan sebelum dilakukan pemungutan suara dan harus berhubungan langsung dengan mata acara Rapat yang sedang dibicarakan.

b. Hanya diberikan 2 (dua) pertanyaan dan dibatasi maksimum 5 (lima) menit untuk setiap mata acara Rapat.

c. Pertanyaan yang diajukan hendaknya diajukan secara tertulis dengan cara mengisi formulir pertanyaan yang dibagikan sebelum Rapat dimulai dengan melengkapi nama, alamat dan jumlah saham yang dimiliki atau diwakili serta pertanyaannya diserahkan kepada petugas dengan cara mengangkat tangan atau

diteruskan kepada Ketua Rapat. Bilamana dirasa perlu, jawaban atas pertanyaan dapat diberikan secara tertulis dan dikirimkan sesuai alamat yang tercantum dalam formulir.

d. Sebelum mengajukan pertanyaan, para Pemegang Saham diminta untuk menyebutkan nama dan alamat serta jumlah saham yang dimilikinya atau diwakilinya.

e. Direksi atau Dewan Komisaris akan memberikan jawaban atau tanggapan satu persatu dan untuk hal ini dapat meminta pihak lain untuk memberikan jawaban atau tanggapan.

E. Mekanisme Pengambilan Keputusan:

a. Tiap-tiap saham memberikan hak kepada pemegangnya untuk mengeluarkan satu suara. Apabila seorang Pemegang Saham atau kuasanya memiliki lebih dari satu saham, maka ia diminta untuk memberikan suara satu kali saja dan suaranya itu mewakili seluruh jumlah saham yang dimilikinya atau diwakilinya.

b. Keputusan diambil berdasarkan musyawarah untuk mufakat.

Dalam hal keputusan berdasarkan musyawarah untuk mufakat tidak tercapai, maka keputusan dilakukan

dengan pemungutan suara :

1. RUPST :

Untuk seluruh mata acara RUPST, keputusan diambil dengan pemungutan suara berdasarkan suara setuju dari sedikitnya lebih dari 1/2 (setengah) bagian dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam rapat.

2. RUPSLB :

- mata acara Rapat ke-1, keputusan diambil dengan pemungutan suara berdasarkan suara setuju dari sedikitnya lebih dari 1/2 (setengah) bagian dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam rapat.

- mata acara ke-2 sampai dengan ke-5, berlaku ketentuan Pasal 21 ayat 1 Anggaran Dasar Perseroan, keputusan diambil dengan pemungutan suara berdasarkan suara setuju yang mewakili lebih dari 2/3 (dua per tiga) bagian dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam rapat.

F. Keputusan mata acara RUPST :

Mata Acara I Persetujuan atas Laporan Tahunan Perseroan, Persetujuan dan Pengesahan atas Laporan Keuangan Tahunan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2014. Jumlah Pemegang Saham Yang Bertanya 1 pemegang saham. Hasil Pemungutan Suara

- Tidak ada yang mengeluarkan suara tidak setuju

- Tidak ada yang mengeluarkan suara abstain

- Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa RUPST secara musyawarah untuk mufakat dengan suara bulat menyetujui usulan yang disampaikan.

Keputusan Mata Acara I :

1. Menyetujui dan menerima Laporan Tahunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan serta menyetujui dan

mengesahkan Laporan Keuangan Tahunan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal

31 Desember 2014 yang antara lain memuat mengenai “Posisi Keuangan dan Laporan Laba Rugi

Komprehensif Konsolidasian untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2014,” yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik “Osman Bing Satrio & Eny (Anggota dari Deloitte Touche Tohmatsu)” sebagaimana yang dinyatakan pada Laporan Auditor Independen dari Kantor Akuntan Publik Osman Bing Satrio & Eny (Anggota dari Deloitte Touche Tohmatsu) tanggal 27 Maret 2015; dan

2. Menegaskan dan mengesahkan tindakan pengurusan dan pengawasan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan selama tahun buku 2014, sejauh tindakan-tindakan tersebut tercermin dalam Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan tersebut.

Mata Acara II :

Penggunaan Keuntungan Bersih Perseroan Tahun Buku 2014 Jumlah Pemegang Saham Yang Bertanya : 1 pemegang saham. Hasil Pemungutan Suara

- Tidak ada yang mengeluarkan suara tidak setuju

- Tidak ada yang mengeluarkan suara abstain

- Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa RUPST secara musyawarah untuk mufakat dengan suara bulat menyetujui usulan yang disampaikan.

Keputusan Mata Acara II :

1. Menyetujui penggunaan Rp. 96.079.086.000 (sembilan puluh enam miliar tujuh puluh sembilan juta delapan puluh enam ribu Rupiah) dividen tunai dari laba bersih Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2014 sebagai dividen tunai untuk dibagikan kepada Pemegang Saham setara dengan Rp. 6.000 (enam ribu Rupiah) setiap saham, yang terdiri dari:

a. Dividen tunai regular sebesar Rp. 1.500,- (seribu lima ratus Rupiah) setiap saham dengan jumlah dividen tunai sebesar Rp. 24.019.771.500,- (dua puluh empat miliar sembilan belas juta tujuh ratus tujuh puluh satu ribu lima ratus Rupiah); dan b. Tambahan satu kali dividen tunai khusus sebesar Rp. 4.500 (empat ribu lima ratus Rupiah) per saham setara dengan total satu kali dividen tunai khusus sebesar Rp. 72.059.314.500 (tujuh puluh dua miliar lima puluh sembilan juta tiga ratus empat belas ribu lima ratus Rupiah);

2. Untuk membagikan deviden tunai kepada Pemegang Saham Perseroan yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 23 Juni 2015, pukul 16.00 WIB dan akan dibayarkan kepada Pemegang Saham pada tanggal 15 Juli 2015, dan atas dividen ini merupakan subyek Pajak Penghasilan berdasarkan Undang-Undang Perpajakan yang berlaku di Indonesia;

3. Memberikan wewenang kepada Direksi Perseroan untuk melakukan semua tindakan yang diperlukan untuk melaksanakan pembagian dividen tersebut; dan

4. Mengalokasikan sebesar Rp 1.000.000,- (satu juta Rupiah) sebagai dana cadangan sebagaimana diatur dalam Pasal 20 ayat 1 dan ayat 2 Anggaran Dasar Perseroan sebagaimana dirubah.

Mata Acara III :

Penentuan gaji dan tunjangan lain para anggota Direksi serta honorarium dan tunjangan lain para anggota Dewan Komisaris untuk tahun buku 2015. Jumlah Pemegang Saham Yang Bertanya : Tidak ada Hasil Pemungutan Suara

- Tidak ada yang mengeluarkan suara tidak setuju

- Tidak ada yang mengeluarkan suara abstain

- Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa RUPST secara musyawarah untuk mufakat dengan suara bulat menyetujui usulan yang disampaikan.

Keputusan Mata Acara III :

Menyetujui penentuan gaji, dan tunjangan lain para anggota Direksi serta honorarium para anggota Dewan Komisaris Perseroan untuk tahun buku 2015 sebagai berikut:

1. Untuk tetap mempertahankan jumlah dan jenis honorarium dan tunjangan para anggota Dewan Komisaris Perseroan sejak penutupan Rapat ini, hingga penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan berikutnya pada 2016.

2. Untuk memberi kewenangan kepada Dewan Komisaris untuk menentukan jumlah dan jenis gaji, imbalan dan tunjangan lain para anggota Direksi Perseroan.

Mata Acara IV :

Penunjukan Akuntan Publik untuk mengaudit Laporan Keuangan Perseroan untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2015 dan pemberian wewenang kepada Direksi Perseroan untuk menetapkan jumlah honorarium Auditor Independen dan persyaratan lain penunjukkannya.” Jumlah Pemegang Saham Yang Bertanya : Tidak ada Hasil Pemungutan Suara

- Terdapat 102.100 saham (0,70 %) yang mengeluarkan suara tidak setuju,

- Tidak ada yang mengeluarkan suara abstain

- 14.329.023 saham (99,30 %) yang mengeluarkan suara setuju.

- Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa RUPST dengan suara terbanyak 14.329.023 saham (99,30 %) dari jumlah suara yang dikeluarkan secara sah dalam RUPST menyetujui usulan yang disampaikan. Keputusan Mata Acara Rapat IV :

1. Menyetujui untuk menunjuk kembali Kantor Akuntan Publik Osman Bing Satrio & Eny (Anggota dari Deloitte

Touche Tohmatsu) sebagai Auditor Independen Perseroan untuk mengaudit Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2015; dan

2. memberikan wewenang kepada Direksi Perseroan untuk menetapkan jumlah biaya audit Auditor Independen serta persyaratan lain penunjukkannya, serta menunjuk Kantor Akuntan Publik pengganti jika Kantor Akuntan Publik Osman Bing Satrio & Eny karena alasan apapun tidak dapat melaksanakan fungsinya sebagai Kantor Akuntan Publik Perseroan yang ditunjuk.

G. Keputusan mata acara RUPSLB :

Mata Acara I Perubahan Susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan. Jumlah Pemegang Saham Yang Bertanya : Tidak ada Hasil Pemungutan Suara

- Terdapat 102.100 saham (0,70 %) yang mengeluarkan suara tidak setuju,

- Tidak ada yang mengeluarkan suara abstain

- 14.342.304 saham (99,30 %) yang mengeluarkan suara setuju.

- Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa RUPSLB dengan suara terbanyak 14.342.304 saham (99,30 %) dari jumlah suara yang dikeluarkan secara sah dalam RUPSLB menyetujui usulan yang disampaikan.

Keputusan Mata Acara I :

1. Menerima pengunduran diri Tn. Ir Ongky Sukasah dari jabatannya sebagai Komisaris Independen Perseroan dan Tn. Ernest Tiu Tudtud dan Tn. Domingo Cabrera Guzman masing-masing sebagai Direktur Penjualan dan Direktur Produksi Perseroan, sejak tanggal penutupan Rapat ini dan menyampaikan ucapan

terima kasih atas jasa yang sangat baik terhadap Perseroan dan dengan memberikan pembebasan atas semua pengelolaan dan pengawasan yang dilakukan kepada Perseroan sepanjang tindakan tersebut ditunjukkan dalam Laporan Keuangan Perseroan;

2. Menunjuk Tn. Jeje Nurjaman, Magister of Sains, sebagai Komisaris Independen baru Perseroan untuk menggantikan Tn. Ir Ongky Sukasah, yang berlaku sejak tanggal penutupan Rapat ini untuk sisa masa jabatan para anggota Dewan Komisaris yang masih menjabat, sesuai dengan surat dari San Miguel Malaysia (L) Private Limited tertanggal 28 Mei 2015.

3. Menunjuk Tn. Webster Andres Gonzales sebagai Direktur Penjualan baru Perseroan untuk menggantikan Tn. Ernest Tiu Tudtud dan menunjuk Tn. Arthur Capati Mallari sebagai Direktur Produksi baru Perseroan untuk menggantikan Tn. Domingo Cabrera Guzman, yang berlaku sejak tanggal penutupan Rapat ini untuk sisa masa jabatan para anggota Dewan Komisaris yang masih menjabat, sesuai dengan surat dari San Miguel Malaysia (L) Private Limited tertanggal 28 Mei 2015.

4. Menyetujui susunan para anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi Perseroan pada penutupan Rapat ini hingga dan mencakup tanggal penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan yang akan diadakan pada tahun 2017 tanpa mengurangi hak Rapat Umum Pemegang Saham untuk memberhentikan anggota tersebut pada setiap saat sebagai berikut:

Dewan Komisaris

Komisaris Utama

: Tn. Heru Budi Hartono, SE., MM

Komisaris

: Tn. Carlos Antonio Mayo Berba

Komisaris

: Tn. Takeshi Wada

Komisaris Independen

: Tn. Reynato Serrano Puno

Komisaris Independen

: Tn. Jeje Nurjaman

Direksi

Direktur Utama

: Tn. Raymundo Yadao Albano

Direktur

: Tn. Alan De Vera Fernandez

Direktur Independen

: Tn. Ronny Titiheruw

Direktur

: Tn. Webster Andres Gonzales

Direktur

: Tn. Arthur Capati Mallari

mrloperkoran @ ScraperOne

5. Memberi kuasa, dengan hak substitusi kepada Direksi Perseroan untuk menyatakan kembali keputusan Rapat ini dalam suatu akta notaris tersendiri, dan memberitahukan perubahan-perubahan Komposisi anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi Perseroan kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dan mencatat perubahan tersebut dalam Buku Daftar Perseroan sesuai dengan undang-undang dan peraturan yang berlaku.

Mata Acara II :

Persetujuan untuk melakukan pemecahan nilai nominal saham (Stock Split) dalam Perseroan dengan perbandingan 1 : 50. Jumlah Pemegang Saham Yang Bertanya : Tidak ada Hasil Pemungutan Suara

- Tidak ada yang mengeluarkan suara tidak setuju

- Tidak ada yang mengeluarkan suara abstain

- Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa RUPSLB secara musyawarah untuk mufakat dengan suara bulat menyetujui usulan yang disampaikan.

Keputusan Mata Acara II :

1. Menyetujui pemecahan nilai nominal saham Perseroan (Stock Split) dari semula bernilai Rp.1.000,- (seribu rupiah) per saham menjadi bernilai Rp.20,- (dua puluh rupiah) per saham.

2. Memberi kuasa dan wewenang kepada Direksi Perseroan untuk menetapkan dan mengumumkan jadwal dan teknis pelaksanaan pemecahan nilai nominal saham (stock split) dengan tetap mengindahkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang pasar modal Indonesia termasuk tetapi tidak terbatas pada Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia Nomor: Kep-00001/BEI/01-2014 tanggal 20 Januari 2014 tentang Peraturan Nomor I-A tentang Pencatatan saham dan Efek bersifat ekuitas selain saham yang diterbitkan oleh Perusahaan Tercatat.

Mata Acara III :

Persetujuan perubahan Pasal 4 ayat 1 dan ayat 2 Anggaran Dasar Perseroan sehubungan dengan perubahan nominal saham dari Rp. 1.000 per saham menjadi Rp.20 per saham. Jumlah Pemegang Saham Yang Bertanya : Tidak ada Hasil Pemungutan Suara

- Tidak ada yang mengeluarkan suara tidak setuju

- Tidak ada yang mengeluarkan suara abstain

- Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa RUPSLB secara musyawarah untuk mufakat dengan suara bulat menyetujui usulan yang disampaikan.

Keputusan Mata Acara III :

1. Menyetujui perubahan Pasal 4 ayat 1 dan ayat 2 Anggaran Dasar Perseroan sehubungan dengan pelaksanaan pemecahan saham menjadi sebagai berikut:

MODAL

Pasal 4

1. Modal dasar Perseroan berjumlah Rp 20.000.000.000,- (dua puluh milyar rupiah) terbagi atas 1.000.000.000 (satu milyar) saham masing-masing saham bernilai nominal Rp.20,- (dua puluh Rupiah).

2. Dari modal dasar tersebut sebanyak 800.659.050 (delapan ratus juta enam ratus lima puluh Sembilan lima puluh) saham atau kurang lebih 81% (delapan puluh satu persen) dengan nilai nominal seluruhnya sebesar Rp.16.013.181.000,- (enam belas milyar tiga belas juta seratus delapan puluh satu ribu rupiah) telah ditempatkan dan disetor penuh oleh para pemegang saham yang bersangkutan kepada Perseroan.

2. Untuk memberi kuasa, dengan hak substitusi kepada Direksi Perseroan untuk menyatakan kembali keputusan Rapat ini dalam suatu akta notaris tersendiri, dan memberitahukan perubahan-perubahan Anggaran Dasar Perseroan kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dan mencatat perubahan tersebut dalam Buku Daftar Perseroan sesuai dengan undang-undang dan peraturan yang berlaku

Mata Acara IV :

Persetujuan perubahan Pasal 13 Anggaran Dasar Perseroan tentang Tugas dan Wewenang Direksi, khususnya tentang pembatasan Kewenangan Direksi. Jumlah Pemegang Saham Yang Bertanya : Tidak ada Hasil Pemungutan Suara

- Terdapat 102.100 saham (0,70 %) yang mengeluarkan suara tidak setuju,

- Tidak ada yang mengeluarkan suara abstain

- 14.342.304 saham (99,30 %) yang mengeluarkan suara setuju.

- Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa RUPSLB dengan suara terbanyak 14.342.304 saham (99,30 %) dari jumlah suara yang dikeluarkan secara sah dalam RUPSLB menyetujui usulan yang disampaikan.

Keputusan Mata Acara IV :

1. Menyetujui untuk merubah Pasal 13 Ayat 3(e) Anggaran Dasar Perseroan yang selanjutnya berbunyi sebagai berikut:

“membebani kekayaan atau kekayaan – kekayaan Perseroan untuk setiap transaksi yang melebihi jumlah Rp2.000.000.000 (dua milyar Rupiah);”

2. Memberi kuasa, dengan hak substitusi kepada Direksi Perseroan untuk menyatakan kembali keputusan Rapat ini dalam suatu akta notaris tersendiri, dan memberitahukan perubahan-perubahan Anggaran Dasar Perseroan kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dan mencatat perubahan tersebut dalam Buku Daftar Perseroan sesuai dengan undang-undang dan peraturan yang berlaku

Mata Acara V

Persetujuan perubahan Anggaran Dasar untuk disesuaikan dengan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan nomor : 32/POJK.04/2014 tentang Rencana Dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan nomor : 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Perusahaan Publik. Jumlah Pemegang Saham Yang Bertanya : Tidak ada Hasil Pemungutan Suara

- Tidak ada yang mengeluarkan suara tidak setuju

- Tidak ada yang mengeluarkan suara abstain

- Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa RUPSLB secara musyawarah untuk mufakat dengan suara bulat menyetujui usulan yang disampaikan.

Keputusan Mata Acara V:

1. Menyetujui untuk merubah pasal-pasal berikut dalam Anggaran Dasar Perseroan untuk memenuhi ketentuan-ketentuan dalam POJK No. 32/2014, antara lain :

a. 8 – Pemindahan Hak atas Saham

Pasal

b. 9 – Rapat Umum Pemegang Saham

c. Tempat, Pemanggilan, Ketua Rapat dan Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham

d. Kuorum, Hak Suara dan Keputusan

Pasal

Pasal 10 –

Pasal 11 –

e. Pasal 13 –

Tugas dan Wewenang Direksi

f. Pasal 21 –

Perubahan Anggaran Dasar

Pasal 22 –

g. Penggabungan, Peleburan, Pengambil alihan dan Pemisahan,

Pasal 23 –

h. Pembubaran dan Likuidasi

2. Menyetujui untuk merubah pasal-pasal berikut dalam Anggaran Dasar Perseroan untuk memenuhi ketentuan-ketentuan dalam POJK No. 33/2014, antara lain :

a. Pasal 12 – Direksi

b. Pasal 14 – Rapat Direksi

c. Pasal 15 – Dewan Komisaris

d. Pasal 16 – Tugas dan Wewenang Dewan Komisaris

e. Pasal 17 – Rapat Dewan Komisaris

3. Memberi kuasa, dengan hak substitusi kepada Direksi Perusahaan untuk menyatakan kembali keputusan Rapat ini dalam suatu akta notaris tersendiri, dan mengubah Anggaran Dasar Perseroan dengan cara menyusun kembali, memberitahukan perubahan-perubahan Anggaran Dasar Perseroan kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dan mencatat perubahan tersebut dalam Buku Daftar Perseroan sesuai dengan undang-undang dan peraturan yang berlaku.

Bekasi, 15 Juni 2015

PT DELTA DJAKARTA Tbk Direksi Perseroan

sesuai dengan undang-undang dan peraturan yang berlaku. Bekasi, 15 Juni 2015 PT DELTA DJAKARTA Tbk Direksi

10

10 HUMANIORA SENIN, 15 JUNI 2015 Kemampuan Sains Siswa SD Mulai Merata Kemauan anak-anak daerah mesti

HUMANIORA

SENIN, 15 JUNI

2015

Kemampuan Sains Siswa SD Mulai Merata

Kemauan anak-anak daerah mesti difasilitasi melalui kejuaraan sains atau olimpiade.

RICHALDO Y HARIANDJA

K EMAMPUAN sains siswa-siswa sekolah dasar (SD) di Indo- nesia kini tidak lagi

didominasi mereka yang ber- asal dari pusat pembangunan Ibu Kota dan sekitarnya atau Jabodetabek. Sebaliknya, ke- mampuan mereka saat ini lebih merata antara satu daerah dan daerah lainnya. “Terbukti ajang Olimpiade Sains Kuark (OSK) 2015 meng- hadirkan banyak pemenang di luar Jabodetabek. Ini menun- jukkan daerah luar kota telah bangkit dan ada pemerataan mutu pendidikan di Indonesia,” ujar penggagas OSK Yohanes Surya di sela seremoni penye- rahan medali pemenang OSK 2015 di Jakarta, kemarin. Pada ajang tahunan yang didukung harian Media Indo- nesia itu, terdapat lima kategori pemenang yang dianugerahi medali, yaitu absolute winner (1 pemenang), gold medal (5 pemenang), silver medal (12 pemenang), bronze medal (13 pemenang), dan honorable men- tion (17 pemenang). “Dari 48 peraih medali, hanya tujuh anak yang dari daerah Jabodetabek. Bahkan, kategori absolute winner diraih Jona- than Kevin, siswa dari Medan, Sumatra Utara. Ada kerja keras yang mereka lakukan sehingga banyak siswa luar Jabodetabek mampu mengukir prestasi,” kata Yohanes. Itu sebabnya, lanjut Yohanes, kemauan daerah untuk berkem- bang mestinya terus difasilitasi melalui ajang kejuaraan sains dan olimpiade sejenis OSK. Ia optimistis dengan sering latihan melalui berbagai ajang lomba atau olimpiade, otak anak-anak SD akan terus terasah dan bisa mengukir prestasi. Yohanes juga mengimbau pada orangtua untuk berperan dalam perkembangan kecer- dasan anak mereka. Pasalnya, anak-anak bertambah cerdas biasanya karena terus-menerus dibimbing orangtua mereka.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat sependapat kompetisi sains penting untuk perkembangan kecerdasan anak-anak Indone- sia. Melalui proses olimpiade, dapat dilihat anak Indonesia sebenarnya sangat berbakat, bahkan tidak kalah dengan negara lain. “Itu bisa dilihat dengan ba- nyaknya siswa Indonesia yang meraih medali pada olimpiade berstandar internasional,” ucap Djarot. Selain orangtua, Djarot me- nyoroti peran guru yang sangat penting dalam proses perkem- bangan kemampuan sains sis- wa. “Kalau dulu, persoalannya ialah sains menakutkan, tapi dengan guru yang tepat, sains bisa ditanamkan menjadi ses- uatu yang menyenangkan da- lam benak anak-anak,” tegas Djarot.

Peserta terbanyak

Dalam Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Ke-23 yang berlangsung di Indonesia Con- vention Exhibition, Tangerang, Banten, pada 9-13 Juni, Provinsi DKI Jakarta menyabet juara umum dengan mengumpulkan 25 juara. “DKI Jakarta berhasil ke- luar sebagai pemenang dengan meraih 9 piala juara satu, 10 piala juara dua, serta 6 piala juara tiga,” ungkap Direktur Pembinaan SMK Ditjen Dikmen Kemendikbud Mustaghfirin Amin kepada pers di Jakarta, kemarin. Dia mengaku senang lantaran tahun ini LKS diikuti peserta dengan jumlah terbanyak, me- libatkan setidaknya 2.000 orang dari sekitar 150 SMK seluruh daerah. “Apalagi, sejumlah kalangan industri ikut menin- jau para peserta yang meraih juara untuk diberi kesempatan menjadi karyawan perusahaan mereka.” (Try/Bay/H-2)

richaldo

@mediaindonesia.com

mereka.” (Try/Bay/H-2) richaldo @mediaindonesia.com MI/PANCA PENGHARGAAN OSK 2015 : Menteri Pendidikan dan
mereka.” (Try/Bay/H-2) richaldo @mediaindonesia.com MI/PANCA PENGHARGAAN OSK 2015 : Menteri Pendidikan dan
mereka.” (Try/Bay/H-2) richaldo @mediaindonesia.com MI/PANCA PENGHARGAAN OSK 2015 : Menteri Pendidikan dan

MI/PANCA

PENGHARGAAN OSK 2015: Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan (tengah) didampingi Dewan Penasihat PT Kuark Internasional Yohanes Surya (ketiga kanan) dan Direktur PT Kuark Internasional Sanny Djohan (kedua kiri) mengalungkan mendali kepada penerima penghargaan Olimpiade Sains Kuark (OSK) 2015 di Jakarta, kemarin. Olimpiade Sains Kuark 2015 terpilih 303 finalis yang berasal dari 112 kota dan kabupaten di 29 provinsi di Indonesia.

Volunteering for Indonesia Sukses Digelar

UNTUK meningkatkan kesa- daran pelajar Indonesia dan internasional mengenai pen- tingnya meningkatkan kuali- tas pendidikan dasar di Indo- nesia, Perhimpunan Pelajar Indonesia di United Kingdom (PPI UK) menggelar acara Vo- lunteering for Indonesia. Acara tahunan kedua itu dilaksaksanakan bekerja sama dengan Perhimpunan Pelajar Indonesia di Birmingham (PPI Birmingham), Perhimpunan Pelajar Indonesia di Warwick

(PPI Warwick), dan Perhim- punan Pelajar Indonesia di Coventry (PPI Coventry). “Kita ingin menyampaikan bahwa kami pelajar-pelajar

di sini, walaupun tinggal dan

belajar di negara orang, tetap peduli terhadap teman-teman

di negara kita,” kata Ketua

panitia, Tiara Azarine Utami. Sebanyak 100 pelajar dari beragam negara ikut serta da- lam acara yang diisi dengan sharing, talk show, dan peng- galangan dana.

Melalui kerja sama dengan Tinamitra Mandiri, seluruh penghasilan dari acara itu akan disumbangkan kepada SD Papagarang di Kecamatan

Komodo, Kabupaten Mang- garai Barat, Nusa Tenggara Ti- mur, dalam bentuk alat tulis.

“Kami ingin memotivasi adik-adik di Indonesia agar dapat menempuh pendidikan setinggi-tingginya, seperti kata pepatah ‘tuntutlah ilmu hingga ke negeri Inggris,” ucap Evraim Sitepu, Ketua PPI

Birmingham. Dalam talk show The Role and Impact of Non-State Schooling: What Do We Know? yang dipandu Rory Ashari dari Metro TV, terdapat beragam pembicara, di antaranya ialah Professor Batley dari Univer- sity of Birmingham Interna- tional Development Depart- ment, Bayu Adi Persada, dan Karina Adelita dari Indonesia Mengajar yang berbagi peng- alaman mereka menjadi guru relawan di daerah terpencil di

Indonesia. Talk show itu diharapkan untuk meningkatkan kesadar- an pelajar-pelajar internasio- nal mengenai keterbatasan pendidikan di sebagian daerah terpencil di Indonesia. “Kita ingin menekankan be- tapa pentingnya peran kita se- bagai masyarakat dunia dalam memajukan pendidikan, dan bahwa ada banyak cara kita bisa berperan,” ucap Alden Iswanto, Ketua PPI Warwick.

(RO/H-5)

berperan,” ucap Alden Iswanto, Ketua PPI Warwick. (RO/H-5) SEKILAS Baznas Targetkan Rp65 Miliar di Ramadan BADAN

SEKILAS

Baznas Targetkan Rp65 Miliar di Ramadan

BADAN Amil Zakat Nasional (Baznas) menargetkan penghimpun- an zakat secara nasional pada Ramadan tahun ini mencapai Rp65 miliar, atau sekitar 40% dari total target pada tahun ini sebesar Rp145 miliar. “Kami menargetkan Rp65 miliar tercapai selama Ramadan tahun ini. Itu artinya, pengumpulan zakat pada bulan puasa merupakan yang terbesar jika dibandingkan dengan bulan lainnya,” ungkap Direktur Pelaksana Baznas Teten Kustiawan di Jakarta, Sabtu (13/6). Untuk mencapai target tersebut, menurut Teten, Baznas bakal membuka penyaluran zakat di 20 gerai pada berbagai tempat seperti kantor instansi pemerintahan, swasta, hingga beberapa pusat perbelanjaan. Baznas juga bekerja sama dengan BRI Syariah untuk membantu menerima aliran dana zakat yang kemudian disalurkan melalui Baznas. Sementara itu, dalam menyalurkan zakatnya, Teten menyam- paikan mereka akan melakukan penyaluran melalui beberapa cara dan program. Tiga program utama Baznas ialah jambore anak yatim, program mudik gratis, serta Indonesia berzakat yang nantinya diikuti langsung oleh Presiden Joko Widodo beserta jajarannya. (Pro/H-2)

Mendorong Jiwa Wirausaha sejak Dini

FROGGY Edutography menggandeng Alfamart untuk menghadir- kan Alfamart Business & Retail di Pusat Pengembangan Cita-Cita dan Motivasi yang berlokasi di Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang, tersebut. “Kehadiran fasilitas Alfamart Business & Retail ini akan mem- berikan gambaran lebih dekat seputar profesi pebisnis, khusus- nya di bidang ritel, sebagai salah satu cita-cita yang bisa digapai anak Indonesia, terutama yang memiliki minat serta kecerdasan interpersonal dan logika sehingga termotivasi mewujudkan cita-cita mereka,” papar Founder dan CEO Froggy Edutography Fernando Iskandar di Froggy Edutography, Tangerang, melalui keterangan persnya, kemarin.

Presdir PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk Hans Prawira mengapre-

siasi kerja sama itu. Ia menilai Froggy Edutography sebagai lem- baga pengembangan motivasi dan cita-cita sangat serius untuk memotivasi anak Indonesia agar menjadi calon pemimpin bangsa yang hebat di masa depan. “Ini pun selaras dengan keinginan

kami untuk bisa mendukung tumbuh kembang jiwa wirausaha dan kemitraan usaha pada anak sejak dini,” ujarnya. (Try/H-2)

BCA Selenggarakan Short Movie Award

UNTUK mendukung kreativitas generasi muda, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menyelenggarakan kompetisi lm bertajuk BCA Short Movie Award (Shovia) 2015. Kompetisi bertema Indonesia muda, Indonesia kaya budaya itu terbuka bagi seluruh mahasiswa di Indonesia. Peserta dapat mengirimkan karya lm pendek mereka selambat-lambatnya pada 25 Agustus 2015. “BCA Shovia merupakan wujud dukungan kami terhadap krea- tivitas anak muda disertai dengan kesadaran akan pentingnya menjaga kekayaan alam dan budaya Indonesia,” ujar Houda Muljanti, Kepala Subdivisi Human Capital Strategy and Solution BCA, di Jakarta, Jumat (12/6). Sejumlah workshop di beberapa kampus akan mengiringi rangkaian kompetisi itu. Aktor Tio Pakusadewo dan sutradara Harris Nizam akan turut serta dalam penjurian. Seluruh karya lm yang masuk akan memperebutkan sembilan kategori peng- hargaan dengan total nilai hadiah Rp100 juta. Informasi lebih lengkap dapat dilihat di www.bcashovia.com. (Nik/H-2)

Aktor Senior Rachmat Hidayat Berpulang

AKTOR peraih Piala Citra mela- lui peran dalam lm Pacar Ke- tinggalan Kereta (1989), Rachmat Hidayat, meninggal dalam usia 81 tahun. Aktor kelahiran Ban- dung, 33 Juli 1933 itu menghem- buskan napas terakhir akibat penyakit komplikasi jantung di RS Boromeus, Bandung, Jawa Barat. Sejumlah rekan artis pun men- gungkapkan rasa belasungkawa atas kepergian almarhum. Salah

satunya Deddy Mizwar. “Innalil- lahi wa inna ilaihi roji’un. Turut berduka atas meninggalnya Bapak H Rachmat Hidayat, ayahanda Bu Enden Rosdiana Rahmiwati,”

ucap aktor pemeran Naga Bonar itu lewat akun Twitter-nya. Terakhir, Rachmat membintangi film Si Kabayan Mencari Jodoh pada 1994. Dia juga membintangi sebanyak 94 lm sejak 1961. Pada awal kariernya di dunia lm, dirinya membintangi Toha, Pahlawan Bandung Se- latan. Setelahnya, dia membintangi lm-lm terkenal termasuk Bulan di Atas Kuburan (1973), Arie Hanggara (1985), Si Kabayan Saba Kota (1989), dan Taksi Juga (1991) yang dibintangi Meriam Bellina. Tidak hanya Piala Citra yang pernah diraih. Rachmat memborong penghargaan lain seperti penghargaan PWI Jaya lewat lm The Big Village (1971), pemeran pembantu

lewat fi lm The Big Village (1971), pemeran pembantu FESTIVALFILMBANDUNG.COM (1933-2015) pria terbaik FFI ( Apa

FESTIVALFILMBANDUNG.COM

(1933-2015)

pria terbaik FFI (Apa Salahku) 1977, dan pemeran pembantu pria terbaik FFI (Boss Carmad) pada 1991. Berkat kecintaannya pada dunia lm juga, pada 1971 Rachmat menjabat Ketua Parcabang Bandung selama dua periode. Rachmat yang meninggalkan seorang istri, Tetty Rodiah, 3 anak, 4 cucu, dan beberapa cicit itu juga dikenal baik pada ke- luarga. Salah satu menantunya,

Arika, menyatakan almarhum dikenal sebagai sosok bapak dan kakek yang sangat menyayangi anak dan cucunya. Dalam kesehariannya belakangan ini, se- lain bermain dengan cucu dan cicitnya, Rach- mat selalu membaca koran dan menonton televisi. “Namun, masih suka berkegiatan dengan teman-temannya,” kata dia. Dengan pergaulan yang luas, tak menghe- rankan di rumah duka di Jl Pasundan 115 C, Bandung, karangan bunga terus berdatang- an, kemarin. Beberapa di antaranya dari Indro Warkop, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, HDCI, Klub Harley Davidson, ParPusat dan Jabar, dan Disparbud Jabar. Setelah sempat disemayamkan di rumah duka, jenazah almarhum akhirnya dimakam- kan di Bojong Kunci Banjaran, Kabupaten Bandung, kemarin, seusai salat zuhur. Sela- mat jalan, Kang Rachmat. (Eno/H-2)

seusai salat zuhur. Sela- mat jalan, Kang Rachmat. (Eno/H-2) ANTARA/ANDREAS FITRI ATMOKO GEDUNG FAKULTAS BIOLOGI :

ANTARA/ANDREAS FITRI ATMOKO

GEDUNG FAKULTAS BIOLOGI: Deputy Head of Corp Comms Astra Int Boy Kelana Subroto (kiri), Rektor UGM Dwikorita (ketiga kiri), Managing Director Sinar Mas G Sulistiyanto (tengah), anggota Kehormatan MWA, Pratikno (kelima kiri) meletakkan batu pertama pembangunan Gedung Fakultas Biologi UGM di Sleman, Yogyakarta, Sabtu (13/6). Sinar Mas bekerja sama dengan Astra Int, Indofood, Djarum Foundation dan Sedayu Group menjadi donatur pembangunan gedung Fakultas Biologi UGM seluas 5.800 m2.

SENIN, 15 JUNI 2015

HUMANIORA

SENIN, 15 JUNI 2015 HUMANIORA 11
SENIN, 15 JUNI 2015 HUMANIORA 11

11

RI Targetkan 100 Duta 1.000 HPK

TERDAPAT fase penting yang akan memengaruhi tumbuh kembang anak di

masa depannya. Ketua Ikat- an Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengatakan tumbuh kembang itu dipengaruhi di masa 1.000 hari pertama kehidupan (HPK). Dia me- negaskan hal tersebut dan menambahkan, pertum- buhan anak akan terjadi dengan sangat cepat pada masa itu. “Penyakit pun cepat dalam penetrasinya

di fase tersebut, itulah me-

ngapa masa 1.000 HPK me- rupakan masa yang paling penting dalam kehidupan seorang anak,” ujarnya da- lam perayaan hari ulang

tahun ke-61 IDAI sekaligus deklarasi Gerakan Duta

1.000 HPK, kemarin.

Secara khusus dirinya berujar bahwa dibutuhkan gizi yang optimal dalam

fase tersebut agar anak bisa tumbuh dengan maksimal. Oleh karena itu, tenaga penyuluh terhadap pen- tingnya 1.000 HPK sangat dibutuhkan. Pernyataan serupa turut dilontarkan Direktur Bina Gizi Kementerian Kese- hatan Doddy Izwardi yang turut hadir dalam acara yang sama. Menurutnya, peme- rintah menganggap penting masa 1.000 HPK sebagai ben- tuk usaha melakukan perce- patan perbaikan gizi sesuai dengan Peraturan Presiden

42 Tahun 2013.

Pemerintah tidak tinggal diam untuk mewujudkan generasi yang lebih baik

sehingga turut menggan- deng dunia usaha dan non- government organization (NGO) dalam Gerakan Duta

1.000

“Ini akan menjadi seperti efek bola salju. Kami akan

HPK.

bekali 100 bidan. Nantinya mereka akan membekali 2.000 bidan dan seterusnya,” terangnya. Gerakan tersebut, lan- jutnya, merupakan sebuah gerakan terpadu dengan menggunakan pendekatan pada sumber daya manusia, dengan rumah sakit dan puskesmas menjadi tempat mendidik para duta yang akan menyebarkan penting- nya gizi dan nutrisi bagi anak dalam fase 1.000 HPK

kepada orangtua.

Diperlukan upaya bersama dari seluruh stakeholder, baik dari sektor publik, swasta, maupun asosiasi

profesi medis.

Pentingnya memberikan penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat juga dinilai positif oleh Presiden Direktur Sari Husada sekali- gus perwakilan stakeholder Gerakan Duta 1.000 HPK Olivier Pierredon. Dirinya menyatakan bahwa diperlukan upaya bersama dari seluruh stake- holder baik dari sektor publik, swasta, maupun asosiasi profesi medis. “Jika ingin membangun Indone- sia menjadi lebih baik, kita butuh upaya bersama,” ucapnya. Dirinya menjelaskan tar- get dari Gerakan Duta 1.000 HPK ialah mengedukasi 1 juta ibu dalam kurun lima tahun ke depan. “Salah satu pilar dalam mengatasi mal- nutrisi ialah melalui edu- kasi. Edukasi harus kuat dan kredibel untuk memas- tikan perubahan perilaku secara nyata,” pungkasnya.

(Ric/H-5)

perubahan perilaku secara nyata,” pungkasnya. (Ric/H-5) MI/SUSANT0 FOTOGRAFI UNTUK KEMANUSIAAN : Corporate Secretary

MI/SUSANT0

FOTOGRAFI UNTUK

KEMANUSIAAN:

Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas (kanan) didampingi Ketua Pansel KPK Destry Damayanti (tengah) dan anggota Komunitas Photography for Humanity Eko Tjahyono berbincang tentang karya foto bertema Nepal yang dipamerkan di Museum Bank Mandiri, Jakarta, kemarin. Sebanyak 55 karya foto dipamerkan dan seluruh hasil penjualan foto tersebut akan disumbangkan ke korban bencana gempa bumi di Nepal.

Baru 60 Daerah Bebas BABS

Menkes mengingatkan kepala daerah untuk memperhatikan saluran sanitasi buang air besar yang berstandar sehat.

GOLDA EKSA

K ESADARAN ma- syarakat Indonesia untuk memperha- tikan sanitasi ling-

kungan mereka masih ren- dah. Itu terlihat dari jumlah daerah yang bebas dari ma- salah buang air besar sem- barangan (BABS) hingga kini belum mencapai 20% dari total 513 kabupaten/kota di Indonesia. “Belum ada 20%. Kemen- kes (Kementerian Kesehatan) mencatat baru ada 60 kota/ka- bupaten di Tanah Air yang be- bas masalah BABS,” ujar Men- teri Kesehatan (Menkes) Nila F Moeloek dalam deklarasi

setop BABS (Open Defecation) yang tahun ini dipusatkan di Desa Silumboyah, Kecamatan Siempat Nempu Hulu, Kabu- paten Dairi, Sumatra Utara, Sabtu (13/6). Turut hadir pada deklarasi yang diwarnai kampanye cuci tangan itu antara lain Bupati Dairi KRA Jhonny Sitohang Adinegoro dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Dairi dr Nitawaty Sitohang. Menkes menjelaskan BABS bisa menimbulkan penyakit berbahaya seperti kolera. Jika semua masyarakat memiliki sanitasi yang layak dengan tidak memiliki masalah BABS, penyakit seperti itu bisa di- hindari.

“Selain olahraga dan ma- kanan bergizi, sanitasi jadi faktor paling penting untuk menjaga kesehatan termasuk terhindar dari penyakit ber- bahaya,” ujar Nila. Nila lantas mengajak semua keluarga Indonesia untuk memulai dari hal-hal pa- ling kecil, di antaranya para orangtua diimbau untuk pro- aktif mengajarkan kepada anak-anak mereka mengenai pentingnya kebersihan tubuh demi mencegah timbulnya sumber penyakit. “Bagi para orangtua, ajari anak-anak mencuci tangan dengan baik, seperti mencuci tangan sebelum makan dan menggunakan sabun,’’ jelas Menkes. Pada kesempatan itu, Nila pun mengingatkan para pemimpin daerah agar mem- perhatikan daerah mereka

untuk memiliki saluran sani- tasi buang air besar yang berstandar sehat. “Tidak peduli pelosok, ha- rus memiliki jamban yang bagus, ini harap jadi per- hatian pemerintah daerah terkait sehingga kelak semua daerah bisa bebas dari masa- lah BABS,” tuturnya. Nila kemudian mencon- tohkan Kabupaten Dairi ka- rena pemerintah daerah dan masyarakatnya punya kesa- daran tinggi dalam memba- ngun toilet sehat di dalam rumah serta menjauhkan perilaku buruk, yakni mem- buang kotoran ke sungai. “Ini bagus sekali. Ini contoh bupati yang patut ditiru ke- pala daerah lainnya lantaran masyarakatnya mendukung program sanitasi. Apalagi, da- lam membangun toilet, ang- garan diperoleh dari kantong

pribadi dan hasil patungan warga,” tukas Menkes.

Hasil swadaya

Bupati Dairi KRA Jhonny Si- tohang Adinegoro menerang- kan, dari 270 ribu penduduk di Kabupaten Dairi (per 2010), sekitar 80% di antaranya kini memanfaatkan jamban sehat hasil swadaya. “Target kami inginkan 100% masyarakat membangun jamban sehat.” Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Dairi dr Nitawaty Sitohang berharap kehadiran Menkes dalam deklarasi be- bas BABS mampu memberi- kan motivasi kepada sebagian warga Dairi yang belum me- miliki jamban sehat, untuk segera membuat jamban dengan kesadaran sendiri.

(H-2)

golda@mediaindonesia.com

dengan kesadaran sendiri. (H-2) golda@mediaindonesia.com ANTARA/HO SEMINAR POTENSI CRM : (Dari kiri) Marketing

ANTARA/HO

SEMINAR POTENSI CRM: (Dari kiri) Marketing Manager Avnet Technology Solutions Indonesia Andry Suryawan, Senior Managing Consultant iZeno Benny Ng, Channel Account Manager Fortinet Indonesia Halim Sutrisna, dan Territory Account Manager Avnet Technology Solutions Indonesia Yopi Doris dalam seminar bertemakan Menguak potensi tersembunyi dari customer relationship management (CRM) di Jakarta, Jumat (12/6).

Bantuan untuk Kesembuhan Pasien Cerebral Palsy

SEBUAH harapan dan titik cerah seperti menghampiri keluarga Yosep Nababan dan

Mutiara saat perwakilan RS Guangzhou Meyo Stem Cell menyambangi rumah mereka

di kawasan Balikpapan, Kali-

mantan Timur, Jumat (12/6). Harapan untuk dapat melanjutkan pengobatan

puteri kecil mereka, Selina yang menderita cerebral palsy (CP) dengan metode stem cell

di Tiongkok, tidak lagi hanya

sebuah angan-angan. Bantuan berupa uang tunai

dan jaminan pengobatan gra-

tis untuk menjalani terapi sel

induk diberikan pihak Guang- zhou Meyo Stem Cell kepada

gadis kecil yang menderita CP sejak lahir tersebut. Dengan bantuan itu, Seli- na akan kembali terbang ke Guangzhou, Tiongkok, pada

22 Juni nanti. Sebelumnya, ia

sudah sekali menjalani terapi sel induk di sana dan masih

harus menjalani dua kali

terapi lanjutan. ‘’Puji syukur saya terima anugerah berupa bantuan untuk putri kami,’’ ujar Mutiara, ibunda Selina. Mutiara dan Yosep menga- takan sejak menjalani terapi

sel induk yang pertama, Selina mengalami banyak kemajuan pesat dalam perkembangan motoriknya. Selina yang sebe- lumnya hanya bisa berbaring kini sudah dapat duduk dan berinteraksi lewat tatapan

mata. ‘’Sudah bisa tegak, bah- kan sekarang sudah bisa tepuk tangan,’’ ujar Yosep. Sebelum mencoba terapi stem cell, Yosep bersama istri mengaku telah mencoba ba- nyak jenis pengobatan sejak kelahiran putrinya itu pada 19 November 2010. Puluhan rumah sakit dan pengobatan alternatif pun mereka da- tangi, tetapi tetap saja tidak membuahkan hasil signikan. ‘’Dari kota ke kota bahkan ke daerah-daerah terpencil, tetap nihil,’’ kenang Yosep.

Yosep yang sehari-hari ha- nya bekerja sebagai karyawan outsourcing sebuah perusa- haan swasta di Balikpapan itu pun sering terkendala di bidang nansial saat meng- obati Selina. Luo Ling Yun, GM Guang- zhou Meyo Stem Cell Hospital, mengatakan bantuan donasi itu merupakan salah satu upa- ya membantu pasien kurang mampu agar mendapatkan kesembuhan melalui metode stem cell. ‘’Keluarga Selina mencoba dan merasakan khasiat stem cell, tapi terken- dala biaya. Untuk itu kami sa- ngat senang hati membantu,’’ ujarnya ketika menyerahkan langsung donasi di kediaman keluarga Selina. Sebelumnya, lanjut dia, pihaknya juga telah mem- berikan bantuan dana ke- pada pasien-pasien lain yang kurang beruntung seperti pasien-pasien penderita pe- nyakit ginjal. (Pro/H-2)

seperti pasien-pasien penderita pe- nyakit ginjal. (Pro/H-2) Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Pancasila Daya Tarik
Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Pancasila Daya Tarik Model Mayor-Minor FIKom UP S ETIAP fakultas di

Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Pancasila

Daya Tarik Model Mayor-Minor FIKom UP

S ETIAP fakultas di Universitas Pancasila (UP) memiliki ke- unikan tersendiri yang bisa ditawarkan menjadi keung-

gulan dan daya tarik bagi para calon mahasiswa baru. Tidak terkecuali di Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKom) UP. Sejak resmi berdiri pada 2007 silam, FIKom UP mengembangkan skema perkuliahan mayor-minor. Dalam skema tersebut, selain mata kuliah mayor yang lazim diajarkan dalam ilmu komunikasi, FIKom UP juga mem- berikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengambil mata kuliah minor di semua fakultas lain di UP. Dengan be- gitu, ketika lulus, mahasiswa tidak hanya memiliki ilmu-ilmu komunikasi dasar saja, namun juga punya pemahaman mendalam mengenai bidang-bidang lainnya. Menurut Dekan FIKom UP Prof. Andi M Faisal Bakti, M.A., Ph.D, skema mayor-minor merupakan salah satu karakteristik dan ciri khas FIKom UP yang tidak dimiliki FIKom di perguruan tinggi lainnya. Dengan Kerangka Kualifikasi Na- sional Indonesia (KKNI), skema tersebut memang sengaja dikembangkan untuk memastikan mahasiswa tidak canggung ketika memasuki dunia kerja. “Setiap instansi dan lembaga pasti

memasuki dunia kerja. “Setiap instansi dan lembaga pasti DOK UNIV PANCASILA Prof. Andi M. Faisal Bakti,

DOK UNIV PANCASILA

Prof. Andi M. Faisal Bakti, M.A., Ph.D

Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Pancasila

memiliki humas (Public Relations). Misalkan di industri obat-obatan, kalau mahasiswa kita lulus dan mengambil minor di farmasi ketika kuliah, mereka kemudian sudah terbiasa dengan istilah- istilah farmasi. Jadinya, mereka bisa menjadi humas yang efektif, kompeten serta menguasai materi,” ujar Andi saat ditemui di ruang kerjanya di Gedung FIKom UP, Jakarta, belum lama ini. Mahasiswa FIKom UP umumnya sudah bisa mengambil mata kuliah minor ketika memasuki semester 3 perkuliahan. Menurut Andi, para mahasiswa dibebas- kan untuk memilih sendiri bidang-bidang atau ilmu lain yang ingin didalami, mi

salnya farmasi, ekonomi, hukum, teknik, psikologi, dan pariwisata. “Inilah yang membuat FIKom UP berbeda dari lainnya. Karakteristiknya di situ. Selain sebagai sebuah seni, ilmu ko- munikasi juga berkaitan denganskill atau kompetensi. Model mayor-minor itu kita kembangkan untuk memberikan modal awal kompetensi bagi mahasiswa agar memiliki keunggulan tersendiri ketika masuk di dunia kerja,” kata Andi. Tidak hanya model perkuliahannya saja yang berbeda. Untuk memastikan lulusannya berdaya saing, FIKom UP rutin menggelar seminar, workshop, dan pelatihan bagi mahasiswa, misalnya yang berkaitan dengan public speaking dan jurnalistik, baik itu cetak maupun elektronik. Sejumlah pelatihan bahkan umumnya langsung disertifikasi sehing- ga ketika lulus para mahasiswa memiliki sejumlah surat keterangan pendamping ijazah (SKPI) yang bisa dipakai sebagai modal tambahan melamar pekerjaan.

Studio televisi

Fasilitas penunjang perkuliahan pun terus dibenahi. Terbaru, FIKom UP sedang menyiapkan sebuah studio tele- visi modern berbasis website yang bisa dijadikan tempat bagi para mahasiswa untuk mempraktikkan ilmu yang mereka

pelajari. Rencananya, dalam dua bulan ke depan, studio mainstreaming TV tersebut akan siap dioperasikan. “Kita siapkan fasilitasnya sebaik mungkin. Nanti ada ruang make upnya, ruang editing, dan kontrol. Kita moti- vasi agar mahasiswa membuat program- program yang menarik dan kita berikan kompensasi atas kerja keras mereka. Fakultas lainpun dapat membuat pro- gram yang sesuai dengan studi mereka. Karena berbasis Internet, seluruh dunia nanti bisa akses. Bukan hanya internal UP saja,” kata Andi. Guna meningkatkan kualitas pem- belajaran, kerjasama dengan perguruan tinggi luar negeri pun dibangun. FIKom UP telah menjalin kerjasama dengan 11 perguruan tinggi asing, antara lain dari Malaysia, Thailand, Turki, dan Kanada. Model kerjasamanya beragam, mulai dari pertukaran dosen dan mahasiswa, joint research dan seminar hingga pemberian beasiswa bagi mahasiswa dan dosen berprestasi. Dengan beragam keunggulan terse- but, Andi mengatakan, tidak mengher- ankan jika mahasiswa FIKom UP menjadi ‘incaran’perusahaan-perusahaan. “Bah- kan sebelum lulus, sejumlah mahasiswa sudah diminta untuk bekerja di perusa- haan,” terang dia. (Deo/S-25)

mrloperkoran @ ScraperOne

12

12 PENDIDIKAN SENIN, 15 JUNI 2015
12 PENDIDIKAN SENIN, 15 JUNI 2015

PENDIDIKAN

SENIN, 15 JUNI 2015

Pendidikan dan Perang Melawan Prostitusi

A Ilyas Ismail

Dosen UIN Syarif Hidayatullah/Dekan FAI UIA Jakarta

A KHIR-AKHIR ini, Indonesia sering di- sebut sebagai ne- geri serbadarurat,

yakni darurat korupsi, darurat narkoba, ditambah darurat pornografi dan prostitusi. Tak kurang dari Mensos Kho- fah Indar Parawansa mende- klarasikan ‘darurat prostitusi’ dan merekomendasikan agar dibentuk ‘Satgas Khusus Anti- pornogradan Prostitusi.’ Dari survei yang dilakukan Google, diketahui bahwa Indo- nesia termasuk 10 negara yang paling banyak mengakses situs porno. Pada 2005, Indo- nesia menempati peringkat ke-7, pada 2007 peringkat ke-5, pada 2009 peringkat ke-3, dan pada 2014 peringkat ke-2 di bawah India. Data tersebut

menunjukkan bahwa Indone- sia dalam hal akses situs porno terus menanjak dari waktu ke waktu dan berpeluang men- jadi peringkat nomor wahid

di

Banyak teori tentang sebab atau faktor mengapa banyak orang terjerumus ke dalam lembah prostitusi. Roger Mat- thews mengaitkan prosti- tusi dengan rendahnya pen- didikan dan training. Dalam risetnya, Roger menemukan bahwa 59% wanita menjadi PSK karena tidak memperoleh training dan pendidikan yang memadai. Tidak adanya akses

dunia.

terhadap pendidikan, ditenga-

rai sebagai determinant factor yang menyeret wanita pada pelacuran (Roger Metthews, Exiting Prostitution: 2014). Berbeda dengan Roger, Min Liu memandang materialisme, yaitu paham yang secara umum dimaknai sebagai hasrat yang tinggi untuk kaya dan mengumpul- kan kekayaan sebanyak- banyaknya agar bisa me- nikmati hidup, diiden- tikasi sebagai faktor penentu meraknya pelacuran dalam ma- syarakat Tiongkok pascareformasi. (Min Liu, Migration, Prostitution, and Human Traícking:

2013).

Hasil penelitian mendalam Min Liu tentang pros- titusi, menarik untuk disimak.

Dalam temuan

Liu, materi-

a l i s m e

ialah

fak-

t o

uta-

ma pela- curan. Ar- gumennya dikemukakan begini, materialisme me- mompa semangat untuk kaya atau menjadi kaya,

tanpa peduli dari mana keka-

yaan itu diperoleh, halal atau haram. Hasrat untuk kaya, menurut Liu, ialah etos paling kuat dalam paham material- isme. Masyarakat yang mate- rialistis-hedonisme mencela kemiskinan, tetapi mereka tidak mencela pelacuran dan bisnis perempuan. Selain material- isme, masih menu- rut temuan Liu, fak- tor berikutnya ialah rendahnya pendi- dikan dan pelatih- an. Dalam peneli- tian Liu, ditemukan bahwa hasrat yang tinggi untuk kaya di satu pihak, tetapi tidak ada kapasitas dan

rena rendahnya pendidikan di lain pihak menjadi faktor dominan yang paling banyak menyeret orang terjerumus ke lembah pelacuran.

Dalam wawancara yang dilakukan Liu terhadap sejum- lah PSK, diperoleh jawaban sama, yaitu bahwa mereka terjerumus ke dunia hitam hanya karena ingin kaya dan mengumpulkan uang seba- nyak-banyaknya. Dikatakan, tanpa pendidikan dan tanpa uang, mereka tidak dapat di- serap dan bekerja di sektor- sektor pekerjaan yang for- mal (baca: halal). Maka untuk menjadi kaya dan

curan yang menggunakan media sosial (prostitusi on- line) yang belakangan makin ngetren. Di atas semua itu, usulan paling rasional, strategis, dan jangka panjang, pada hemat penulis, ialah upaya pengua- tan dan pemberdayaan pendi- dikan kita. Pendidikan harus mempertinggi iman-takwa (imtak). Asumsi dasarnya ialah bahwa kalau seseorang beriman, ia tidak akan mela- cur dan menjual diri mes- kipun lapar atau dihimpit kemiskinan. Untuk mencegah pornogradan prostitusi, Nicharee Thi- emklin merekomendasikan agar peserta didik diberikan pemahaman yang lebih baik mengenai empat hal berikut ini.

P e r t a m a , m e m a h a m i kedudukan manusia sebagai makhluk tertinggi ciptaan Tuhan, yang dalam bahasa a g a m a kita dina- m a k a n

khali-

fatullah

fi al-

ardh .

Kedua,

mema-

hami kehormatan dan kemuliaan manusia, termasuk hak-hak dasar (HAM) dan hak untuk memenuhi kebutuhan pokok (baca: seksualitas)-nya secara benar dan bertanggung jawab. Ketiga, menumbuhkan se- mangat dan motivasi yang tinggi untuk berbuat baik atau semacam menumbuhkan ke- cerdasan moral, agar peserta didik bisa dan membiasakan diri bersikap etis dan ber- tindak benar. Keempat, ada kontrol yang lebih kuat dari masyarakat tentang pergaulan dan hubungan laki-laki dan perempuan, baik di sekolah, dunia kerja, maupun di te-

Rekomendasi

Untuk melawan prostitusi, banyak solusi dan rekomen- dasi yang bisa ditawarkan. Gubernur Ahok, seperti di- ketahui, mengusulkan agar prostitusi dilegalisasi dan dilokalisasi demi ketertiban umum dan demi mengambil risiko atau mudarat lebih

rendah (al-akhd bi akhaff al- dhararayn). Namun, usulan

r

itu ditolak dan dikecam ba- nyak pihak, karena prostitusi sebagai biang kejahatan (umm al-khaba’its) harus
itu ditolak dan dikecam ba-
nyak pihak, karena prostitusi
sebagai biang kejahatan (umm
al-khaba’its) harus dibe-
rantas, bukan ditoleransi
apalagi dilegalisasi.
Usulan lain ialah pe-
negakan hukum (law
ba-
enforcement)
terhadap
U
U
kapabili-
tas
ka-
nyak uang, jalan satu-satunya
yang bisa ditempuh ialah
melacur. Oleh sebab itu, pros-
titusi disebut Liu sebagai ‘To
take a shortcut to making
money.’
Nomor 44 Tahun 2008 ten-
tang Pornografi. UU ini sudah
lama disahkan, tetapi kurang
kuat dalam implementasi dan
pelaksanaannya. Dalam kaitan
ini, pihak kepolisian diharap-
kan mampu menegakkan UU
tersebut sehingga bisa mener-
tib-
k a n ,
dan da-
lam jang-
ka panjang,
membebaskan ma-
syarakat dari berbagai
bentuk pelacuran, baik yang
terselubung, remang-remang,
nyata dan terbuka, sampai
pada praktik-praktik pela-

ngah-tengah masyarakat agar tidak terjebak ke dalam kehi- dupan yang permissive dan hedonis. (Nicharee Thiemklin,

Participatory Action Research,

2007).

Di samping keempat hal

tersebut, Thiemklin mereko- mendasikan satu hal lagi, yaitu penguatan fungsi kelu-

arga. Dalam pengamatannya, kasus-kasus prostitusi dan perdagangan perempuan di

Thailand, India, dan di tem- pat-tempat lain, termasuk di Indonesia, mesti melibatkan pihak-pihak (anak-anak) yang kurang mendapat perhatian dalam keluarga. Pandangan Thiemklin ini tampak klise dan normatif, tetapi itulah kenyataan yang terjadi dan tak terbantahkan.

Di sinilah, hemat penulis,

letak pentingnya fungsi pen- didikan. Strategi penguatan pendidikan dengan kedua maknanya, seperti dikemuka- kan di atas, berpeluang besar untuk mengurangi angka prostitusi dalam jangka pan- jang. Pada hemat penulis, ma- nusia yang terdidik memiliki kompetensi, serta memiliki pekerjaan dan penghasilan tetap, ditambah dukungan moral dan agama yang kuat. Insya Allah, ia dijamin tidak akan melacur dan menjual diri. Melawan prostitusi, senya- tanya, tak boleh kita lakukan seperti halnya tukang pem- adam kebakaran yang heboh dan berteriak-teriak setelah api membesar. Kenyataan inilah yang kita alami seka- rang ini. Perlu disadari bahwa pelacuran itu akan hilang ka- lau pelacur tidak ada. Untuk itu, jangan berteriak-teriak ‘darurat prostitusi’, tetapi kita abai dan gagal memperbaiki kehidupan rakyat, baik secara ekonomi, pendidikan, agama, maupun sosio-kultural. Wal- lahualam!

S AYA terpana dengan jawaban lebih dari 100 guru agama yang menghadiri dialog ten-

tang radikalisme di kalangan

anak muda, yang semuanya tak paham dan familier de- ngan Pasar Ukaz. Demikian juga ketika saya bertanya, ada berapa banyak guru yang sudah memanfaatkan pasar sebagai laboratorium sosial

bagi proses belajar mengajar

di sekolah? Hampir rata-rata

guru tak pernah meman- faatkan media belajar pasar sebagai basis aktivitas pem- belajaran mereka. Minimnya kreativitas semacam itu jelas sekali berpengaruh terhadap daya tangkap dan kepekaan siswa secara sosial, terutama dalam memahami realitas yang terjadi di sekitar me- reka. Jika guru-guru kita hanya mengenal pasar sebagai tem- pat transaksi jual beli biasa, berbeda dengan orang-orang Arab klasik yang mengenal fungsi pasar tidak hanya se- batas itu saja. Jika orang-orang abad modern ini memahami bahwa pasar itu dibuka setiap hari, beda lagi dengan orang- orang Arab kuno, pasar itu bisa jadi hanya berlangsung satu tahun sekali. Pasar yang paling terkenal bagi bangsa Arab kuno ialah Pasar Ukaz, tempat para pedagang dan

bangsa Arab kuno ialah Pasar Ukaz, tempat para pedagang dan CALAK EDU Pasar Ukaz dan Laboratorium

CALAK EDU

Pasar Ukaz dan Laboratorium Sosial Sekolah

pebisnis mengadakan tran- saksi jual beli. Para politikus mengadakan lobi-lobi pen- ting. Mereka merundingkan perdamaian, persekutuan, atau bahkan membicarakan rencana peperangan. Di Pasar

Ukaz pula para penyair dan orator unjuk kemampuan, membacakan untaian kalimat indah yang mereka susun, sekaligus mengungkapkan isu-isu hangat yang sedang terjadi. Harap diingat, di Pasar Ukaz inilah Nabi Muhammad be- lajar nilai-nilai moral sejak kecil sehingga ketika mene- rima misi kenabian di kemu- dian hari, Nabi Muhammad dikenal karena keluhuran budi pekertinya. Di pasar ada jutaan niat, motivasi, dan karakter orang. Mulai dari yang culas dan pemalas, rajin dan pandai, jujur dan khianat, serta setia dan bi- jaksana. Karena itu, sebagai sebuah laboratorium sosial bagi sekolah, posisi pasar adakah krusial bagi seluruh skema belajar mengajar yang akan diterapkan para guru dengan tidak membatasi diri pada ruang kelas. Kekayaan

nilai-nilai moral di pasar perlu diperkenalkan kepada para siswa secara langsung karena dengan begitu, siswa dapat memiliki kepekaan jiwa terhadap semua bentuk kecurangan yang terjadi di sekitar mereka. Kekeringan moral yang terjadi di tengah masyarakat saat ini, menurut saya, karena proses belajar yang memben- turkan persoalan keseharian seperti yang terjadi di pasar, jarang diperlihatkan dan dia- lami secara nyata oleh siswa. Karena itu, pantaslah jika saat ini kita seperti mengalami kelumpuhan moral yang luar biasa, terutama jika dilihat dari konteks proses pendi- dikan. Risih dan prihatin ialah dua kata yang tepat un- tuk menggambarkan betapa sumirnya problem moralitas dipahami dan diajarkan di sekolah anak-anak kita. Ada sekolah yang men- coba menegakkan kejujuran dikatakan sok idealis, karena melanggar kesopanan ter- hadap atasan dan budaya patuh terhadap yang ditua- kan. Ada begitu banyak guru dan kepala sekolah yang ke-

kan. Ada begitu banyak guru dan kepala sekolah yang ke- DOK PRIBADI Ahmad Baedowi Direktur Pendidikan

DOK PRIBADI

Ahmad Baedowi

Direktur Pendidikan Yayasan Sukma, Jakarta

hilangan pegangan moral tentang kejujuran, karena dipaksa sistem pendidikan yang menginginkan kelulusan ialah segalanya bagi mereka. Tak sedikit orangtua yang kalap ketika melihat anaknya tak lulus sambil menyalahkan sekolah yang dianggapnya tak memiliki kepekaan terhadap keinginan orangtua yang telah menghabiskan banyak biaya agar anaknya lulus ujian. Tak sedikit dari guru dan orangtua saat ini terseret da- lam perilaku menyimpang ka- rena menolak kebenaran dan kejujuran yang seharusnya mereka dukung. Berlaku jujur dan tegas saat ini seperti peri-

laku tercela yang harus bisa ditoleransi semua orang. Ka-

rena itu, ada baiknya jika se- tiap sekolah di Tanah Air mu-

lai mengeksplorasi persoalan

moral bukan hanya dari buku teks dan ceramah agama, tetapi juga dengan mengajak para siswa untuk melihat dan mengalami secara langsung

apa yang sebenarnya terjadi, misalnya, di dalam sebuah pasar. Caranya? Ada banyak kreativitas guru

di Sekolah Sukma Bangsa

(SSB) Aceh yang bisa ditiru. Salah satunya, ketika tiga hingga empat guru bidang studi membentuk team teach- ing yang terdiri dari guru agama, ekonomi, geogra, dan sosiologi. Dengan bermodal- kan Rp800 ribu dari skema class project fund yang dimi- liki para guru (setiap orang punya Rp200 ribu), keempat guru kemudian membagi siswa di kelas mereka menjadi 6-8 kelompok dengan tugas yang diskenariokan terlebih dahulu. Pada pertemuan pertama, setiap kelompok diminta un- tuk membuat peta buta ten- tang perjalanan dari sekolah

menuju pasar tradisional. Setelah itu, para siswa di- minta membuat peta para penjual cabai dan bawang

di seluruh area pasar. Ketika

anak-anak kembali ke ruang kelas, masing-masing mem- presentasikan peta mereka, termasuk titik-titik tempat para pedagang cabai dan bawang berlokasi. Pada pertemuan kedua, ketiga dan seterusnya, anak- anak dengan kelompoknya membeli cabai dan bawang masing-masing 1 ons pada semua pedagang yang ada di pasar tersebut. Setelah me- reka kembali ke kelas, cabai dan bawang yang mereka beli kemudian ditimbang ulang dengan menggunakan tim- bangan standar dari Kemente-

rian Perdagangan yang telah disertikasi. Kira-kira bagai- mana hasil timbangan cabai dan bawang yang mereka beli

di pasar? Pasti kita akan terke-

jut, karena rata-rata pedagang

di pasar ternyata memiliki

perbedaan timbangan yang menunjukkan mana peda- gang yang jujur, culas, dan

seenaknya mengatur harga. Hasil dari timbangan dan

harga yang diperoleh siswa, kemudian akan menjadi dis- kusi menarik di antara guru, siswa, dan orangtua tentang nilai-nilai moral pedagang yang sesungguhnya. Ketika nilai kejujuran dan kebohong- an ditemukan pada pedagang tertentu, di sanalah bidang studi agama dan sosiologi bisa

dieksplorasi menjadi bahan diskusi. Ketika peta dan per- bedaan harga ditunjukkan, di situlah bidang studi ekonomi dan geografi bisa mengek- splorasi kenapa dan mengapa bisa terjadi perbedaan harga, padahal pasarnya sama. Harga cabai dan bawang jika dikait- kan dengan kejujuran dan kebohongan, pastilah akan membawa imajinasi anak- anak menerawang jauh ke dasar nurani mereka. Betapa sulit memang menjadi orang yang jujur. Selain pasar, ada banyak laboratorium sosial sekolah yang ada di sekitar kita dan dapat menjadi media belajar anak-anak secara interaktif. Sebutlah misalnya kantor po- lisi, puskesmas, rumah sakit,

panti jompo, masjid, gereja, kuil, dan sebagainya. Semua-

nya penuh dengan ilustrasi so- sial, keagamaan, budaya, dan kebiasaan yang dapat dipetik anak-anak kita sebagai nilai- nilai moral yang harus mereka junjung tinggi.

PARTISIPASI OPINI

Kirimkan ke email: opini@mediaindonesia.com atau opinimi@yahoo.com atau fax: (021) 5812105, (Maksimal 6.000 karakter tanpa spasi. Sertakan nama, alamat lengkap, nomor telepon, foto kopi KTP, nomor rekening, dan NPWP). Setiap materi baik artikel, tulisan, maupun foto, yang telah ditampilkan di harian Media Indonesia dapat dimuat kembali baik dalam format digital maupun nondigital yang tetap merupakan bagian dari harian Media Indonesia.

Pendiri: Drs. H. Teuku Yousli Syah MSi (Alm) Direktur Utama: Lestari Moerdijat Direktur Pemberitaan/Penanggung Jawab:

Pendiri: Drs. H. Teuku Yousli Syah MSi (Alm) Direktur Utama: Lestari Moerdijat Direktur Pemberitaan/Penanggung Jawab: Usman Kan- song Deputi Direktur Pemberitaan: Gaudensius Suhardi Direktur Pengembangan Bisnis: Shanty Nurpatria Dewan Redaksi Media Group: Bambang Eka Wijaya, Dja- djat Sudradjat, Elman Saragih, Laurens Tato, Lestari Moerdijat, Rahni Lowhur Schad, Saur Hutabarat, Suryopratomo, Usman Kansong Redaktur Senior: Djadjat Sudradjat, Elman Saragih, Laurens Tato Kepala Divisi Pemberitaan: Abdul Kohar Kepala Divisi Content Enrichment: Teguh Nirwahyudi Kepala Divisi Artistik & Foto: Hariyanto Asisten Kepala Divisi Pemberitaan: Ade Alawi, Haryo Prase- tyo, Jaka Budisantosa, Ono Sarwono, Rosmery C. Sihombing, Tjahyo Utomo Kepala Sekretariat Redaksi: Sadyo Kristiarto

Redaktur: Agus Mulyawan, Agus Triwibowo, Ahmad Punto, Anton Kustedja, Aries Wijaksena, Basuki Eka P, Cri Qanon Ria Dewi, Denny Parsaulian Sinaga, Eko Rahmawanto, Eko Supri- hatno, Hapsoro Poetro, Henri Salomo, Ida Farida, Iis Zatnika, Irana Shalindra, M. Soleh, Mathias S. Brahmana, Mirza Andreas, Patna Budi Utami, Soelistijono, Sitria Hamid, Wendy Mehari Utami, Wi-

dhoroso, Windy Dyah Indriantari Staf Redaksi: Adam Dwi Putra, Agung Wibowo, Ahmad Maulana, Akhmad Mustain, Anata Syah Fitri, Anshar Dwi Wibowo, Arief Hul- wan Muzayyin, Asni Harismi, Astri Novaria, Bintang Krisanti, Budi Ernanto, Cornelius Eko, Christian Dior Simbolon, Daniel Wesly Rudolf, Deri Dahuri, Dinny Mutiah, Donny Andhika, Dwi Tupa- ni Gunarwati, Emir Chairullah, Eni Kartinah, Fario Untung, Ghani Nurcahyadi, Gino F. Hadi, Golda Eksa, Haufan H. Salengke, Hera Khaerani, Heryadi, Hillarius U. Gani, Insan Akbar Krisnamurti, Irvan Sihombing, Iwan Kurniawan, Jajang Sumantri, Jonggi Pangihutan M, Maggie Nuansa Mahardika, Mohamad Irfan, Muhamad Fauzi, Nurt- jahyadi, Nurulia Juwita, Panca Syurkani, Permana Pandega Jaya, Raja Suhud V.H.M, Ramdani, Retno Hemawati, Rommy Pujianto, Rudy Polycarpus, Sabam Sinaga, Selamat Saragih, Sidik Pramono, Siswantini Suryandari, Siti Retno Wulandari, Sugeng Sumariyadi, Sulaiman Basri, Sumaryanto, Susanto, Syarief Oebaidillah, Thalatie Yani, Thomas Harming Suwarta, Usman Iskandar, Wisnu AS, Zu- baedah Hanum Biro Redaksi: Dede Susianti (Bogor); Eriez M. Rizal (Bandung); Kisar Rajagukguk (Depok); Firman Saragih (Karawang); Sumantri Handoyo (Tangerang); Yusuf Riaman (NTB); Baharman (Palem- bang); Parulian Manulang (Padang); Haryanto (Semarang); Wi- djajadi (Solo); Faishol Taselan (Surabaya)

METROTVNEWS.COM Pemimpin Redaksi: Putra Nababan Wakil Pemimpin Redaksi/Dept Head Multimedia: Nurfajri Budi Nugroho Redaktur Pelaksana: Khudori, Luhur Hertanto, Fitra Iskandar

DIVISI TABLOID, MAJALAH, DAN BUKU (PUBLISHING) Kepala Divisi: Budiana Indrastuti Asisten Kepala Divisi: Mochamad Anwar Surahman, Victor JP Nababan Redaktur: Agus Wahyu Kristianto, Sri Purwandhari

CONTENT ENRICHMENT Periset: Heru Prasetyo (Redaktur), Desi Yasmini S, Gurit Adi Suryo, Abdillah M. Marzuqi, Dhika Kusuma Winata Bahasa: Dony Tjiptonugroho (Redaktur), Adang Iskandar, Henry Bachtiar, Ni Nyoman Dwi Astarini, Riko Alfonso, Suprianto

ARTISTIK Asisten Kepala Divisi: Rio Okto Waas Redaktur: Annette Natalia, Budi Setyo Widodo, Donatus Ola Pereda, Gatot Purnomo, Gugun Permana, Marjuki, Prayogi, Ruddy Pata Areadi Staf Artistik: Ali Firdaus, Ami Luhur, Ananto Prabowo, Bayu Aditya Ramadhani, Bayu Wicaksono, Briyan Bodo Hendro, Catherine Sia- haan, Dedy, Dharma Soleh, Dina Amalina, Endang Mawardi, Fauzi Zulkarnaen, Hari Syahriar, Haris Imron Armani, Haryadi, Marionsan- dez G, M. Rusli, Muhamad Nasir, Muhamad Yunus, Nana Sutisna, Novi Hernando, Nurkania Ismono, Rengga Herman Saputra, Reza Fitarza Z, Rio Thaba Pratama Burhan, Riri Puspa Destianty, Rugadi Tjahjono, Seno Aditya, Tampan Destawan, Tutik Sunarsih, Warta Santosi, Yayan Apriani Olah Foto: Andi Nursandi, Sutarman

PENGEMBANGAN BISNIS Kepala Divisi Marketing Communication: Fitriana Saiful Bachri Kepala Divisi Iklan: Gustaf Bernhard R

Asisten Kepala Divisi Iklan: Wendy Rizanto Perwakilan Bandung: Aji Sukaryo (022) 4210500; Surabaya:

(031) 5667359; Yogyakarta: Andi Yudhanto (0274) 523167.

Telepon/Fax Layanan Pembaca: (021) 5821303, Tele- pon/ Fax Iklan: (021) 5812107, 5812113, Telepon Sirku- lasi: (021) 5812095, Telepon Distribusi: (021) 5812077, Telepon Percetakan: (021) 5812086, Harga Langganan:

Rp79.000 per bulan (Jabodetabek), di luar P. Jawa + ongkos kirim, No. Rekening Bank: a.n. PT Citra Media Nusa Purnama Bank Mandiri - Cab. Taman Kebon Jeruk: 117-009-500-9098; BCA - Cab. Sudirman: 035-306-5014, Diterbitkan oleh: PT Citra Media Nusa Purnama, Jakarta, Alamat Redaksi/Tata Usaha/Iklan/Sirkulasi: Kompleks Delta Kedoya, Jl. Pilar Raya Kav. A-D, Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat - 11520, Telepon: (021) 5812088 (Hunting), Fax: (021) 5812105 (Redaksi) e-mail: redaksi@mediaindonesia.com, Percetakan:

Media Indonesia, Jakarta, ISSN: 0215-4935, Website: www. mediaindonesia.com,

DALAM MELAKSANAKAN TUGAS JURNALISTIK, WAR- TAWAN MEDIA INDONESIA DILENGKAPI KARTU PERS DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA ATAU ME- MINTA IMBALAN DENGAN ALASAN APA PUN

of

MENERIMA ATAU ME- MINTA IMBALAN DENGAN ALASAN APA PUN o f KORESPONDEN Jawa Barat: Nurul Hidayah

KORESPONDEN Jawa Barat: Nurul Hidayah (Cirebon), Reza Sunarya (Purwa- karta), Setyabudi Kansil (Cianjur), Jawa Tengah: Akhmad Safuan (Pekalongan), Djoko Sardjono (Klaten), Ferdinand (Solo), Liliek Dharmawan (Purwokerto), Tosiani S (Temanggung), Supardji Ras- ban (Brebes), Yogyakarta: Agus Utantoro, Ardi Teristi Hardi, Furqon Ulya Himawan, Jawa Timur: Abdus Syukur (Pasuruan), Bagus Suryo Nugroho (Malang), Edy Saputra (Blitar), Heri Susetyo (Sidoarjo), Mu- hammad Ahmad Yakub (Bojonegoro), Muhammad Ghozi (Madura), Sunarwoto (Madiun) Aceh: Amiruddin Abdullah (Pidie), Hendra Saputra (Banda Aceh), Sumatra Utara: Januari Hutabarat (Taput), Yennizar (Medan), Sumatra Barat: Hendra Makmur, Yose Hendra (Padang), Riau: Bagus Himawan, Rudy Kurniawansyah (Pekanbaru), Kepri: Hendry Kremer (Batam), Bangka Belitung: Rendy Ferdian- syah (Pangkalpinang), Bengkulu: Marliansyah, Jambi: Solmi, Lam- pung: Ahmad Novriwan (Bandarlampung). Kalimantan Barat:

ArisMunandar (Sungai Raya), Kalimantan Tengah: Surya Suryanti (Palangkaraya), Kalimantan Selatan: Denny Susanto (Banjarma- sin), Kalimantan Timur: Syahrul Karim (Balikpapan), Sulawesi Utara: Voucke Lontaan (Manado), Sulawesi Tengah: Subandi Arya (Poso), Sulawesi Barat: Farhanuddin (Mejene), Sulawesi Tengg- ara: Abdul Halim Ahmad (Kendari), Sulawesi Selatan: Lina Herlina (Makassar), Bali: Arnoldus Dhae (Denpasar), Gede Ruta Suryana (Kuta), NTT: Alexander Paulus Taum (Lembata), Palce Amalo (Ku- pang), Maluku Utara: Burhanuddin Arsyad (Ternate), Maluku:

Hamdi Jempot (Ambon), Papua: Marcelinus Kelen (Jayapura) Member

SENIN, 15 JUNI 2015

SEHAT CARA HERBAL

SENIN, 15 JUNI 2015 SEHAT CARA HERBAL 13
SENIN, 15 JUNI 2015 SEHAT CARA HERBAL 13

13

Bebas Gangguan Sariawan saat Puasa

Pastikan ketahanan tubuh terjaga sekalipun berpuasa agar sariawan tak hadir di rongga mulut Anda.

DINNY MUTIAH

P ENYEBAB pasti sariawan belum diketahui secara jelas hingga kini. Namun, beberapa faktor diyakini

menjadi pemicu timbulnya penyakit tersebut. Sariawan juga dipercaya sebagai gejala sekunder yang dialami mereka yang daya tahan tubuhnya menurun. Saat imunitas melemah, tubuh bisa mengalami kurang cairan, kurang mineral, kelelahan sik maupun mental serta gangguan asupan nutrisi. Hal itu mengakibatkan tubuh mengalami ketidakseimbangan fungsi siologis. Wujudnya bisa timbul sariawan, susah buang air besar, sakit tenggorokan, bau mulut, bibir pecah-pecah dan lain-lain. Bahkan, tubuh juga rawan terinfeksi oleh kuman maupun jamur, seperti Candida, saat daya tahan menurun. Dikutip dari laman webmd.com, sejumlah kecil jamur Candida ini ditemukan di dalam mulut, saluran pencernaan dan kulit manusia sehat. Dalam situasi normal, jamur ini hidup berdampingan dengan bakteri dan mikroorganisme lainnya di dalam tubuh. Tetapi, penyakit tertentu, stres, atau pengobatan dapat menyebabkan keseimbangan terganggu dan membuat pertumbuhan jamur tidak terkontrol sehingga menyebabkan sariawan. Tanda-tandanya sangat mudah dikenali. Dimulai dengan munculnya bagian berwarna putih yang kemudian menjadi luka. Inilah yang biasanya dirasa sakit dan bisa berdarah jika tidak sengaja tergores atau tersikat. Dalam kasus yang lebih parah, luka tersebut bisa menyebar hingga ke esofagus atau jalur untuk menelan makanan, hingga menyebabkan kesulitan menelan, perasaan makanan tertahan di kerongkongan, dan demam.

Antijamur

Sariawan lebih gampang penanganannya jika dicegah sejak

Sariawan lebih gampang penanganannya jika dicegah sejak awal. Beberapa langkah yang bisa diterapkan di antaranya

awal. Beberapa langkah yang bisa diterapkan di antaranya adalah menyikat gigi setidaknya dua kali sehari dan membersihkan sela-sela gigi menggunakan benang gigi sehari sekali; tidak menggunakan terlalu banyak pencuci mulut terutama yang mengandung alkohol karena dapat menghancurkan keseimbangan mikroorganisme di dalam mulut; konsultasi ke dokter gigi secara rutin, khususnya bagi Anda pengidap diabetes dan pengguna gigi palsu; batasi konsumsi gula dan makanan yang mengandung ragi, seperti roti dan anggur; memastikan kebutuhan cairan tubuh tercukupi dan berhentilah merokok.

Jika masalah keburu datang, yang harus dilakukan adalah mengobatinya. Hal itu memerlukan waktu terutama bagi mereka yang daya tahan tubuhnya lemah. Jenis obat-obatan yang tersedia di pasaran untuk sariawan secara umum terdiri atas obat kimia dan obat herbal. Obat kimia yang biasanya diberikan untuk mengatasi sariawan terdiri dari obat analgetik, antiradang, antijamur, antibakteri, serta vitamin. Beberapa orang harus memerhatikan kontraindikasi ketika mengonsumsi obat antiradang mengingat efek sampingnya yang dapat menyebabkan gangguan lambung. Sedangkan, obat herbal yang

THINKSTOCK

banyak digunakan untuk mengatasi sariawan ialah saga manis (Abri folium). Saga manis merupakan tanaman herbal asli Indonesia. Berdasarkan penelitian ilmiah, baik bagian akar maupun daun saga manis mengandung zat bernama glycyrhizin. Zat tersebut berfungsi sebagai antiradang yang meredakan peradangan akibat sariawan. Golongan herbal lainnya yang banyak digunakan untuk meredakan sariawan adalah bunga krisan (Crysanthemi os) dan alang- alang (Imperatae rhizome). Kedua tanaman ini diyakini berkhasiat sebagai antipiretik atau penurun panas serta mengurangi rasa sakit. Gejala tersebut terutama timbul

pada mereka yang mengalami panas dalam.

Tablet herbal

Minat masyarakat untuk menggunakan obat herbal sebagai pereda sariawan semakin meningkat. Namun, tak sedikit juga masyarakat yang enggan mengolah tanaman herbal dengan cara konvensional untuk memperoleh khasiatnya. Hal itu mengundang produsen jamu untuk menciptakan inovasi produk yang berkhasiat dan mampu memberikan kepraktisan bagi para konsumennya. Salah satu perusahaan jamu besar di Indonesia, PT Deltomed Laboratories baru-baru ini meluncurkan produk bernama Kuldon Sariawan. Produk itu berbentuk tablet herbal pertama dan satu-satunya di Indonesia untuk meredakan sariawan. Sediaan tablet ini memudahkan konsumen mendapatkan manfaat dari tanaman herbal asli Indonesia. Tanaman herbal yang terkandung dalam Kuldon di antaranya saga manis, bunga krisan dan akar alang. Untuk memberikan hasil yang lebih efektif, formulasi tablet ditambahkan ekstrak Licorice dan ekstrak thyme (Thymi herba) yang dikenal sebagai antiinamasi. Thyme juga diketahui berkhasiat sebagai antiseptik yang membantu mengatasi masalah kurangnya kebersihan dalam rongga mulut. Kombinasi dari seluruh bahan- bahan herbal tersebut diharapkan membantu mengatasi semua penyebab sariawan dengan efek samping yang minimal sekaligus membantu mengobati sumber sariawan itu sendiri. Tablet Kuldon dapat dikonsumsi oleh kalangan dewasa dan anak- anak yang berusia di atas 6 tahun. Dosis untuk orang dewasa adalah dua tablet tiga kali sehari, sedangkan dosis untuk anak-anak setengah dari dosis orang dewasa. Cara konsumsinya dapat diminum langsung atau dikunyah terlebih dulu sebelum ditelan.(S-25)

dinny@mediaindonesia.com

KIAT Selamat Tinggal Bau Naga PADA saat puasa, kita sering menghadapi masalah pada rongga mulut.

KIAT

Selamat Tinggal Bau Naga

PADA saat puasa, kita sering menghadapi masalah pada rongga mulut. Entah itu sariawan atau bau mulut. Masalah bau mulut timbul akibat berkurangnya produksi saliva di dalam mulut. Hal itu bisa terjadi karena kita jarang minum hingga kuman tumbuh subur. Aktivitas kuman di dalam mulut itu menghasilkan sulfur. Zat itulah yang dikenali sebagai bau tak sedap. Masalah tersebut bisa ditanggulangi dengan menjaga kebersihan gigi dan rongga mulut, maupun mengonsumsi sejumlah makanan dan minuman tertentu.

Berikut ialah beberapa makanan dan minuman yang dianjurkan untuk dikonsumsi demi meminimalisasi bau naga saat puasa seperti dikutip dari laman webmd.com.

1. Air putih Cairan itu membantu menghilangkan sisa makanan yang tertinggal di sela-sela gigi yang menjadi sumber makanan bakteri. Minum air putih dalam jumlah yang cukup juga membantu produksi air liur yang bertindak sebagai agen pembersih

mulut dan melarutkan senyawa penyebab bau yang terkandung dalam makanan dan minuman. Untuk itu, pastikan kebutuhan cairan Anda tetap penuh meski sedang berpuasa dengan mengoptimalkan waktu minum pada waktu buka hingga sahur berakhir.

2. Permen karet rendah gula Mengunyah permen karet dapat mengendurkan makanan yang terselip sekaligus sel-sel mati dari gigi dan lidah. Mengunyah permen karet juga mampu membantu

produksi air liur. Beberapa pakar menyebut permen karet rendah gula yang mengandung xylitol efektif melawan bau mulut karena zat itu menghambat produksi bakteri mulut. Untuk mendapatkan efek penuh dari manfaat xylitol itu, Anda disarankan untuk mengunyah setidaknya lima menit penuh setelah makan. Itu bisa diaplikasikan setelah makan sahur.

3. Buah dan sayuran Kedua jenis makanan ini kaya akan vitamin C, seperti paprika merah dan brokoli. Vitamin C berguna untuk menciptakan lingkungan yang tidak ramah bagi kuman di dalam mulut. Zat

itu bahkan bekerja lebih baik jika dimakan mentah karena kunyahan makanan renyah menyebabkan efek abrasif dan membantu mengeluarkan sisa makanan yang tertinggal.

4.

Yoghurt Para peneliti asal Jepang menemukan bahwa memakan sekitar 3 ons yoghurt tanpa gula yang mengandung bakteri probiotik dua kali sehari selama enam minggu mampu mengurangi bau napas tak sedap. Pasalnya, kandungan senyawa dalam yoghurt menurunkan produksi sulda yang menyebabkan bau pada mulut. Agar memperoleh efek tersebut, Anda

disarankan mengonsumsi yogurt yang mengandung bakteri streptococcus dan lactobacillus.

5.

Rempah-rempah Jika bawang disarankan untuk dihindari karena memproduksi gas yang menyebabkan bau mulut, daun parsley justru disarankan untuk dikonsumsi karena mengandung kloforil. Zat tersebut mampu memberi efek deodoran dalam mulut. Jenis tanaman lain yang juga mampu membuat nafas lebih segar adalah cengkih dan anis. Jadi, tidak ada salahnya mengunyah rempah-rempah tersebut saat waktu makan tiba. (Din/S-25)

mengunyah rempah-rempah tersebut saat waktu makan tiba. (Din/S-25) mrloperkoran @ ScraperOne & Surat Kabar Gratis

14

14 SENIN, 15 JUNI 2015
14 SENIN, 15 JUNI 2015
14 SENIN, 15 JUNI 2015

SENIN, 15 JUNI 2015

14 SENIN, 15 JUNI 2015 Cahaya Ramadhan, Cahaya Keshalehan Sosial Oleh M. Fuad Nasar Wakil Sekretaris

Cahaya Ramadhan, Cahaya Keshalehan Sosial

Oleh M. Fuad Nasar Wakil Sekretaris BAZNAS

S eorang sahabat, alum- ni Filsafat UGM (Sau- dara Anggun Gunawan)

mengemukakan, persoalan umat Islam saat ini bukan soal memassifkan kampanye “Islam rahmatan lil ‘alamin.” Secara normatif Islam sudah memberikan rahmat kepada seluruh manusia dan alam semesta, tetapi yang penting sekarang adalah kampanye “Muslim rahmatan lil ‘alamin.” karena yang penting itu adalah orangnya. Ungkapan di atas meski sederhana, tapi menarik dan penting menjadi bahan renun- gan. Tidak dapat dipungkiri, masih banyak umat Islam yang belum mampu menebarkan rahmat bagi sesama muslim, apalagi menjadi rahmat bagi alam semesta. Padahal kita tahu Rasulullah SAW lima belas abad yang lampau men- inggalkan umat Islam dalam predikat ideal, yaitu sebagai khaira ummah (umat terbaik) dan ummatan washata (umat pertengahan, umat yang mod- erat) yang menjadi saksi atas sekalian manusia (syuhada ‘alan naas). Sebagian umat Islam yang tidak menangkap esensi Islam sebagai pandangan hidup universal lantas mengartikan

ibadah dengan membatasinya pada ibadah-ibadah ritual semata. Islam justru menga- jarkan bahwa mendekatkan diri kepada Allah (taqarrub ilallah) tidak cukup hanya de- ngan ibadah ritual, tapi juga lewat kontribusi diri yang diberikan kepada masyarakat dan kemashalatan umat ma- nusia. Seorang muslim belum dipandang shaleh kalau hanya sibuk dengan ibadah mahdhah (ibadah ritual), tetapi bersikap acuh tak acuh terhadap pend- eritaan orang lain. Salah satu pesan pen- ting Al Quran menegaskan bahwa tindakan membela dan menolong kaum yang lemah (mustadh’afin) meru- pakan tanda-tanda ketakwaan yang otentik. Dalam Hadis Rasulullah SAW dinyatakan, “Barangsiapa di waktu pagi berniat untuk membela orang yang teraniaya dan memenuhi kebutuhan seorang muslim, baginya ganjaran seperti gan- jaran haji yang mabrur. Hamba yang paling dicintai Allah ialah yang paling bermanfaat buat manusia lainnya. Seutama- utama amal ialah memasuk- kan rasa bahagia pada hati orang beriman, melepaskan lapar, membebaskan kesulitan dan membayarkan utangnya.”

(HR Ath Thabrani) Ibadah yang bersifat massif dan dilakukan dalam keber- samaan, seperti shalat ber- jamaah di masjid, puasa dan haji, mengandung pesan ke- pada seluruh umat Islam agar senantiasa membangun ukhu- wah islamiyah, memperkuat persatuan dan kepedulian sosial. Islam bukan hanya mengatur hubungan manusia secara personal dengan Tuhan, tetapi Islam adalah agama kemanusiaan. Seluruh aktivi- tas manusia sebagai individu dan makhluk sosial tidak bisa dilepaskan dari agama. Sebentar lagi umat Islam di seluruh dunia akan memasuki bulan suci Ramadhan tahun 1436 H/2015. Setiap muslim, kecuali yang berhalangan se- cara syar’i, diwajibkan puasa (shaum) dengan tujuan men- capai derajat takwa, yakni tingkatan spiritual yang pa- ling tinggi (QS Al Baqarah [2]:

183).

Selain menunaikan puasa sebagai rukun Islam, di dalam bulan yang penuh berkah dan kemuliaan itu, secara umum umat Islam berada dalam program tarbiyah diniyyah (pendidikan keagamaan) un- tuk menjadi muslim yang baik. Umat Islam membentuk

akhlak pribadi dan akhlak sosial melalui ibadah puasa yang berintikan pengendalian diri dan menahan hawa nafsu. Umat Islam dididik menjadi insan yang pemurah dan der- mawan di bulan Ramadhan. Umat Islam dilatih menjadi pribadi yang jujur kepada Al- lah dan jujur kepada sesama manusia di bulan Ramadhan.

Puasa yang fardhu dan ibadah sunnah yang mengiringinya merupakan manifestasi iman dan cinta Ilahi pada diri setiap muslim yang beriman. Ramadhan mendekatkan umat Islam dengan Al Quran melalui kegiatan tadarus, mendekatkan umat Islam de- ngan masjid dan jamaah mela-

lui shalat tarawih dan iktikaf,

dan mendekatkan umat Islam dengan saudara-saudaranya yang bernasib kurang berun- tung secara ekonomi (fakir miskin) melalui pemberian zakat trah menandai berakh- irnya puasa Ramadhan. Menarik disimak ulasan mengenai zakat yang tercan- tum dalam buku “Ar Risalatul Chalidah” karya monumental Abdurrahman “Azzam Pasha (alih bahasa Abdullah Aidid) sebagai berikut: jiwa Islam da- lam mewajibkan zakat adalah tegas bahwa dengan semata-

mata memenuhi zakat itu, harta benda orang-orang Islam belum terlepas dari hak-hak orang yang ber- hajat kepadanya. Selama masih ada lowongan untuk berbuat kebaikan dan ber- sedekah, maka berbuat baik dan bersedekah itu adalah wajib dilaksanakan. Maka hak seorang Islam terha- dap seorang Islam lainnya tidaklah habis hanya dengan pembayaran zakat saja. Semua ibadah dan amal yang dilakukan di bulan Ramadhan mempunyai hik- mah dalam upaya memben- tuk pribadi muslim seutuh- nya. Puasa digambarkan oleh seorang tokoh ulama Indonesia allahu yarham H.S.M. Nasaruddin Latif se- bagai “mata air segala kebai- kan”. Ibadah puasa Ramadhan menempa seorang muslim dengan keshalehan ritual dan keshalehan sosial, sehingga kehadirannya di manapun menjadi rahmat sesama mus- lim dan umat manusia. Nabi Yusuf alaihi salam yang bertahun-tahun mengendali- kan pemerintahan Mesir se- bagai Perdana Menteri, selama hidupnya melakukan puasa berselang-seling hari, sehingga praktis dalam separuh hidup-

MUTIARA HIKMAH

“Yang penting bagi kita bukanlah mempertengkarkan hisab dan rukyat, tetapi menegakkan iman dan takwa. Dan pemerintah yang bijaksana dapatlah mempergunakan keduanya. Sebab, hisab yang sejati tidaklah berselisih dengan rukyat yang sejati. Dan kalaupun pemerintah misalnya memutuskan memakai hisab tidak jugalah salah.”

Prof. Dr. Hamka

(1908 – 1980)

Pahlawan Nasional, Ulama, Sastrawan, Ketua Umum Pertama MUI.

Dinukil dari Tafsir Al-Azhar, juzu’ II Cetakan Pertama, 1967. Penerbit P.T. Pembimbing Massa, Djakarta.

nya berpuasa. Salah seorang menterinya bertanya, kenapa Perdana Menteri rajin melaku- kan puasa? Jawab Nabi Yusuf, “Agar tidak melupakan nasib orang-orang yang lapar!” (K.H. Saifuddin Zuhri, Secercah Da’wah, 1983) Selamat menyambut Rama- dhan dan menunaikan ibadah puasa kepada seluruh umat Islam di Tanah Air. Mari hormati bulan suci Ramadhan. Bagi yang ka-

rena satu dan lain hal tidak berpuasa atau memang tidak menjalankan puasa diharap- kan toleransinya untuk meng- hormati kaum muslimin yang sedang menjalankan ibadah puasa. Semoga ibadah puasa yang akan kita laksanakan mening- katkan ketakwaan kepada Allah SWT dan menumbuh- kan keshalehan sosial sebagai perilaku religious. Wallahu a’lam.

Kebon Sirih Festival

Suka Cita Sambut Ramadhan

a’lam. Kebon Sirih Festival Suka Cita Sambut Ramadhan K emeriahan menyambut Bulan Suci Ramadhan terasa dalam
a’lam. Kebon Sirih Festival Suka Cita Sambut Ramadhan K emeriahan menyambut Bulan Suci Ramadhan terasa dalam
a’lam. Kebon Sirih Festival Suka Cita Sambut Ramadhan K emeriahan menyambut Bulan Suci Ramadhan terasa dalam

K emeriahan menyambut Bulan Suci Ramadhan terasa dalam Kebon

Sirih Festival, sebuah acara yang diselenggrkan untuk menjadi penyemarak jelang datangnya bulan suci atau Tarhib Ramadhan 1436 H. Di dalam acara yang diselengga- rakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) beker- jasama dengan BRI Syariah ini, masyarakat dapat bermain berbagai permainan jadoel (ja- man dulu), seperti Congklak, Monopoli, Galasin, Bekel, Ular

Tangga, dan Gasing. Permain- an makin seru karena dapat dilakukanbersama anak-anak yatim yang diundang untuk turut merasakan kebahagiaan menjelang Bulan Ramadhan tiba. Selain itu, BAZNAS men- gajak pengusaha foodtruck dan jajanan jadoel untuk ber- partisipasi meramaikan acara ini. Acara yang diadakan di sepanjang Jalan Kebon Sirih Raya, mulai dari perempatan Jalan Sabang hingga di depan Menara MNCpada Sabtu (13/6) pukul 10.00 – 22.00 WIB ini juga menampilkan berbagai hiburan menarik, diantaranya Grup vokal Dekat, yang dulu- nya dikenal dengan Tangga. Ada pula atraksi Street Magic oleh Darko dan penampilan Stand Up Comedy dari Panca Atis. BAZNAS juga menyediakan konter zakat, yang melayani peserta untuk mendaftar sebagai muzaki dan mem- peroleh Nomor Pokok Wajib Zakat (NPWZ), konsultasi zakat dan pembayaran zakat, infak serta sedekah. Pengunjung di sini juga da- pat membagi kebahagiaan-

nya untuk para pengungsi Rohingya yang kini bermukim di Aceh dengan membawa pa- kaian dan sepatu layak pakai serta buku-buku yang bisa dikumpulkan di stand yang disediakan di acara. “Melalui acara ini, kami berharap dapat memberikan kebahagiaan bagi masyarakat untuk menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1436 H. Jika hati sudah bahagia, InsyaAllah dapat menjalankan ibadah wajib dan sunnah

di Bulan Ramadhan dengan

ikhlas,” kata Direktur Pelaksa-

na BAZNAS, Teten Kustiawan.

Hadir pula dalam acara ini Direktur PT Paragon Technol- ogy and Innovation (Wardah), Nurhayati Subakat, Group Head of Corporate Secretary BRISyariah, Lukita T Prakasa dan berbagai tokoh masya- rakat setempat. Mereka juga turut mencicipi berbagai jajanan jadoel yang tersedia sepanjang Jalan Kebon Sirih Raya. Selain Acara Kebon Sirih Festival, pada Ramadhan tahun ini BAZNAS kembali mengadakan rangkaian ke- giatan yang diadakan di berbagai tempat. Dengan mengusung tema “Sinergi untuk Membuka Spirit Baru”, BAZNAS mengagendakan be- berapa kegiatan baru untuk memuliakan para mustahik (penerima zakat). Pada 25- 29 Juni BAZNAS akan men- gajak 200 anak yatim dan dhuafa melakukan kegiatan pesantren kilat di “Ah Baabul- lah” Yatim Islamic Boarding School Bogor dan Kapal Pe-

rang TNI AL (Tanjung Nu- sanive) dalam kegiatan yang diberi nama “Jambore Anak Yatim.” Di dalam kegiatan ter- sebut anak-anak akan dilatih kemandirian, kepemimpinan, ilmu pengetahuan dan kea- gamaan di area Yatim Islamic Boarding School, Bogor. Se- telah itu mereka akan diajak untuk berlayar menggunakan

kapal perang TNI AL menuju Kepulauan Seribu. Masih dalam rangkaian ke- giatan Ramadhan 1436 H pada 2-3 Juli, BAZNAS mengajak Mu- zaki dari Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia dan Per- satuan Pengusaha Travel Haji dan Umroh berbuka puasa bersama dan mendatangkan anak yatim dalam kegiatan “Muzaki Gathering.” Menjelang Idul Fitri BAZ- NAS terus memberikan ke- bahagiaan kepada mustahik

pekerja keras yang tidak ber- kumpul di Hari Raya ber- sama keluarganya di kampung halaman dengan memberikan kejutan melalui kegiatan “Ber- bagi Ceria Idul Fitri”. Dalam kegiatan ini, BAZNAS memberikan bing- kisan dan santunan hari raya Idul Fitri. Kegiatan yang diada- kan selama tujuh hari pada 10-17 juli tersebut mengajak muzaki, public gure, dan to- koh masyarakat untuk terjun langsung menyalurkan ban- tuan kepda mustahik. Masih dalam nuansa me- nyambut Hari Raya Idul Fitri, BAZNAS mengantar 750 musta- hik untuk pulang ke kampung halaman. BAZNAS menye- diakan fasilitas terbaik untuk para mustahik yang mengikuti program “Mudik BAZNAS ber- sama Mustahik” pada tanggal 13 juli 2015. Rangkaian ke- giatan BAZNAS ditutup dengan kegiatan “Indonesia Berzakat” di mana Presiden Republik In- donesia bersama para Menteri membayarkan zakatnya me- lalui BAZNAS tepat pada Hari Zakat Nasional pada 27 Rama- dhan yang tahun ini jatuh pada tanggal 14 Juli 2015. Dengan terselenggaranya seluruh kegiatan Ramadhan ini, masyarakat dapat lebih memaknai arti Ramadhan dengan sesunguhnya, dan dengan senang hati membagi kebahagiaan bersama masya- rakat kurang mampu melalui berzakat, infak dan sedekah.

masya- rakat kurang mampu melalui berzakat, infak dan sedekah. mrloperkoran @ ScraperOne & Surat Kabar Gratis
masya- rakat kurang mampu melalui berzakat, infak dan sedekah. mrloperkoran @ ScraperOne & Surat Kabar Gratis
masya- rakat kurang mampu melalui berzakat, infak dan sedekah. mrloperkoran @ ScraperOne & Surat Kabar Gratis
masya- rakat kurang mampu melalui berzakat, infak dan sedekah. mrloperkoran @ ScraperOne & Surat Kabar Gratis
SEA GAMES 2015 SENIN, 15 JUNI 2015 ◆ HALAMAN 15 AFP/ ROSLAN RAHMAN TIM BASKET

SEA GAMES 2015

SENIN, 15 JUNI 2015 HALAMAN 15

SEA GAMES 2015 SENIN, 15 JUNI 2015 ◆ HALAMAN 15
SEA GAMES 2015 SENIN, 15 JUNI 2015 ◆ HALAMAN 15 AFP/ ROSLAN RAHMAN TIM BASKET PUTRI

AFP/ ROSLAN RAHMAN

TIM BASKET PUTRI: Selebrasi kemenangan tim basket putri Indonesia seusai mengalahkan tim Thailand dengan skor 52-46 pada ajang SEA Games 2015, di Hall 1 OCBC Arena, Singapura, kemarin. Timnas basket putri Indonesia memastikan perolehan perak dan berpeluang mendapatkan emas jika Malaysia dikalahkan Vietnam dalam pertandingan terakhir hari ini.

Ski Air dan Dayung Pertahankan Dominasi

Delapan medali emas dari dayung dan 4 dari ski air menunjukkan potensi olahraga perairan. Bisa menjadi lumbung medali di Asian Games 2018.

MAGGIE NUANSA MAHARDIKA GHANI NURCAHYADI AGUNG WIBOWO

Dari Singapura

I NDONESIA masih men- jadi yang terbaik di cabang olahraga ski air dan dayung di Asia Tenggara. Di SEA

Games 2015, atlet Indonesia di dua cabang olahraga perairan itu menunjukkan masih menjadi yang terbaik. Dari cabang ski air, Indonesia menjadi juara umum dengan to- tal raihan 4 medali emas. Raihan ini sama dengan SEA Games 2011 Jakarta-Palembang ketika tim ski air juga mampu untuk menjadi

juara umum. Di cabang dayung, tim dayung Indonesia total mengumpulkan 8 emas, 6 perak, dan 4 perunggu dan menjadi juara umum. Dua ta- hun lalu di Myanmar, tim dayung

Indonesia juga menjadi yang terbaik. Febrianto menjadi penyumbang emas terakhir Indonesia dari ski air yang dilombakan di Bedok Re- servoir. Dengan lompatan sejauh 39,8 meter, Febrianto menjadi yang terbaik di nomor overall putra. “Saya tidak menyangka bisa lompat sejauh itu. Padahal, lompatan terjauh saya hanya 35 meter. Ini sampai 39 meter.” Pencapaian Febrianto, dileng- kapi Ade Hermana yang meraih medali perunggu. Medali perak untuk nomor overall putra men- jadi milik atlet malaysia Alexan- der Yoong. Di nomor overall putri, Nur Alimah Prambodo hanya mampu meraih medali perak setelah menampilkan tiga no- mor pertandingan. Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Ski Air dan Wakeboard Indonesia (PSAWI) Danny Boestami meng- aku puas dengan pencapaian

yang diraih. Danny berharap dengan pencapaian tersebut, ski air bisa dipertimbangkan masuk

sebagai salah satu cabang olah- raga yang akan dipertandingkan

di Asian Games 2018.

“Di Olimpiade, ski air akan menjadi cabang olahraga ekshibi-

si pada 2016 dan mulai dipertan-

dingkan resmi pada 2020. Kalau dilombakan di Asian Games 2018, kami pasti bisa menyumbang

medali emas,” kata Danny.

Dayung berjaya

Tim dayung Indonesia juga berjaya di hari terakhir. Dalam lomba yang berlangsung di Mari-

na Channel, tim dayung Indonesia

menyabet 5 medali emas 2 perak, dan 2 perunggu. Lima emas tambahan disum- bangkan Memo dari nomor single sculls 1.000 meter putra, Arief/ Irham (lightweight double sculls 1.000 meter putra), Budi Santo- so/Hadid Tanzil (pasangan 1.000 meter putra). Denry Al Ghiffari/ Muhad Yakin/Rendi Syhada Anu-

grah/Mochamad Ali Darta Lakiki (1.000 meter 4 pedayung putra),

dan dari nomor 1.000 meter 8 pedayung putra. Dua perak disumbang Maryam Makdalena Daimoi (1.000 meter lightweight putri) dan Syiva Lis-

diana/Wa Ode Fitri Rahmanjani (pasangan 1.000 meter putri. Sementara itu, perunggu diraih

Adi Isadi (lightweight 1.000 me- ter putra) dan Susanti/Natalia Latuperiesa (1.000 meter double lightweight putri). “Saya sangat senang karena tim rowing sudah memenuhi target yang ditetapkan Satlak Prima, yakni 8 emas,” kata Ketua Pengurus Besar Persatuan Olah- raga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Achmad Sutjipto. Ketua kontingen Indonesia Tauk Hidayat menyatakan satu faktor suksesnya PB PODSI di SEA Games 2015 ialah solidnya ke- pengurusan. “Ketuanya saja dari pertama lomba selalu mendam- pingi. Selama pelatnas pun beliau mengawasi terus, hingga tahu betul detail-detail program dan masalah yang ada di tim.” (R-2)

maggie@mediaindonesia.com

SERBA-SERBImasalah yang ada di tim.” (R-2) maggie@mediaindonesia.com Pendeteksi LogamDicabut METAL detector (pendeteksi logam)

Pendeteksi LogamDicabut

METAL detector (pendeteksi logam) dan scanner (pemindai) di depan pintu masuk Main Press Media (MPC), National Stadium, Singapura, akhirnya ditiadakan di hari ke- delapan penyelenggaraan SEA Games 2015. Keputusan pihak keamanan itu disyukuri para pekerja media. Pasalnya, serangkaian proses pemeriksaan keamanan itu cukup memakan waktu. Padahal, sebelum masuk MPC, semua orang, siapa pun itu entah penonton atau awak pers, akan melewati berlapis-lapis metal detector dan scanner sejak berada di area National Stadium. Jadi, bagi awak pers, keberadaan satu lagi metal detector dan scanner di depan MPC itu harusnya tak dibutuhkan lagi. Protes dan keluhan pun dilontarkan tiap kali kami harus melewati serangkaian alat keamanan itu sebelum masuk MPC. Rupanya, panitia pun lama-lama mengerti keberatan para wartawan. Seorang wartawan asal Indonesia mengaku pernah mengantre selama 30 menit hanya untuk masuk ke MPC karena serangkaian pemeriksaan tadi. “Padahal waktu 30 menit lumayan buat menulis berita daripada antre di depan metal detector,” ungkapnya. (Mag/R-2)

Berbagi Camilan

AKSI-AKSI suporter pertandingan bulu tangkis memang tidak seheboh suporter sepak bola. Walau berada di pihak yang berseberangan, hal itu tidak membuat suporter bulu tangkis menjadi musuh. Ketika memberikan dukungan bagi tim masing-masing, suporter dari dua kubu masih bisa duduk bersebelahan dengan damai sambil berbagi popcorn. Itu seperti yang terjadi di Indoor Sta- dium Singapura. Seorang warga negara Indonesia, yang tengah menonton laga final beregu putra Indonesia melawan Thailand, kaget saat orang tidak dikenal mencomot popcorn dari mangkuk kertas yang sedang ia pegang. “Dia sedang heboh menyemangati tim Thailand. Tahu-tahu nyomot popcorn saya. Lalu dia sadar dan ngelihatin saya, katanya maaf dia kira saya temannya yang tadi duduk di samping dia,” kata suporter tim Indonesia tersebut. Akhirnya, suporter asal Indonesia itu dan lelaki Thailand tersebut malah ber- kenalan dan mengobrol akrab. “Lucu se- kali, kami makan popcorn dari mangkuk yang sama. Kalau kami suporter sepak bola, mungkin sudah berujung lempar- lemparan,” kata dia. (Mag/R-2)

sudah berujung lempar- lemparan,” kata dia. (Mag/R-2) AP/MANU FERNANDEZ LORENZO MENANG : Pembalap Yamaha, Jorge
sudah berujung lempar- lemparan,” kata dia. (Mag/R-2) AP/MANU FERNANDEZ LORENZO MENANG : Pembalap Yamaha, Jorge
sudah berujung lempar- lemparan,” kata dia. (Mag/R-2) AP/MANU FERNANDEZ LORENZO MENANG : Pembalap Yamaha, Jorge
sudah berujung lempar- lemparan,” kata dia. (Mag/R-2) AP/MANU FERNANDEZ LORENZO MENANG : Pembalap Yamaha, Jorge
sudah berujung lempar- lemparan,” kata dia. (Mag/R-2) AP/MANU FERNANDEZ LORENZO MENANG : Pembalap Yamaha, Jorge
sudah berujung lempar- lemparan,” kata dia. (Mag/R-2) AP/MANU FERNANDEZ LORENZO MENANG : Pembalap Yamaha, Jorge
sudah berujung lempar- lemparan,” kata dia. (Mag/R-2) AP/MANU FERNANDEZ LORENZO MENANG : Pembalap Yamaha, Jorge
sudah berujung lempar- lemparan,” kata dia. (Mag/R-2) AP/MANU FERNANDEZ LORENZO MENANG : Pembalap Yamaha, Jorge
sudah berujung lempar- lemparan,” kata dia. (Mag/R-2) AP/MANU FERNANDEZ LORENZO MENANG : Pembalap Yamaha, Jorge

AP/MANU FERNANDEZ

LORENZO MENANG