Anda di halaman 1dari 1

1.

Berkata Jujur (Truth Telling)


Dalam konteks berkata jujur ada suatu istilah yang disebut desepsi, berasal dari kata decieve
yang berarti membuat orang percaya terhadap suatu hal yang tidak benar, menipu atau
membohongi. Desepsi meliputi berkata bohong, mengingkari atau menolak, tidak
memberikan informasi dan memberikan jawaban tidak sesuai dengan pertanyaan atau tidak
memberikan penjelasan sewaktu informasi dibutuhkan.
Berkata bohong merupakan tindakan desepsi yang paling dramatis karena dalam tindakan ini
seseorang dituntut untuk membenarkan sesuatu yang diyakini salah. Salah satu contoh
tindakan desepsi adalah perawat memberikan obat plasebo dan tidak memberitahu pasien
tentang obat apa yang sebenarnya diberikan tersebut.
Tindakan desepsi ini secara etika tidak dibenarkan. Para ahli etika menyatakan bahwa
tindakan desepsi membutuhkan keputusan yang jelas tentang siapa yang diharapkan
melakukan tindakan tersebut.
Konsep kejujuran (veracity) merupakan prinsip etis yang mendasari berkata jujur. Seperti
juga tugas yang lain, berkata jujur bersifat prima facie (tidak mutlak) sehingga desepsi pada
keadaan tertentu diperolehkan. Berbagai alasan yang dikemukakan dan mendukung posisi
bahwa perawat harus berkata jujur yaitu: merupakan hal yang penting dalam hubungan saling
percaya perawat-pasien, pasien mempunyai hak untuk mengetahui , merupakan kewajiban
moral , menghilangkan cemas dan penderitaan, meningkatkan kerjasama pasien maupun
keluarga dan memenuhi kebutuhan perawat.
Alasan-alasan yang mendukung tindakan desepsi, termasuk berkata bohong, meliputi: pasien
tidak mungkin dpat menerima kenyataan, pasien menghendaki untuk tidak diberi tahu bilang
hal tersebut menyakitkan, secara profesional perawat mempunyai kewajiban tidak melakukan
yang merugikan pasien, dan desepsi mungkin mempunyai manfaat untuk meningkatkan
kerjasama pasien (Freel; lih. McCloskey, 1990)