Anda di halaman 1dari 12

KATA PENGANTAR

Puji dan Syukur penyusun Panjatkan kehadirat Allah SWT. Karena atas kehendakNyalah makalah Farmasi Sosial yang berjudul Pengolahan Data dan Analisis Data.
Dalam menyelesaikan makalah ini, penyusun tidak terlalu banyak mengalami
kesulitan, karena referensi yang didapatkan oleh penyusun merupakan rekomendasi langsung
dari dosen mata kuliah yang bersangkutan, hal ini tidak meminimkan pengetahuan para
penyusun dalam penyelesaian makalah. Selain itu, penyusun pun mendapatkan berbagai
bimbingan dari beberapa pihak yang pada akhirnya makalah ini dapat diselesaikan.
Semoga dengan adanya makalah ini dapat menambah ilmu pengetahuan para pembaca
tentang pengolahan data dan analisis data. Kami menyadari sekali, didalam penyusunan
makalah ini masih jauh dari kesempurnaan serta banyak kekurangan-kekurangnya, baik dari
segi tata bahasa maupun dalam hal materi yang disampaikan, untuk itu besar harapan kami
jika ada kritik dan saran yang membangun untuk lebih menyempurnakan makalah-makalah
kami dilain waktu.
Penyusun juga mengucapkan terima kasih kepada dosen mata kuliah metodologi
penelitian yaitu Dra. Lili Musnelina, M.Si. yang telah memberikan kesempatan kepada kami
untuk menyusun makalah ini dengan baik. Pada Akhirnya kepada Allah jualah penyusun
mohon taufik dan hidayah, semoga usaha kami mendapat manfaat yang baik. Serta mendapat
ridho Allah SWT. Amin ya rabbal alamin.

Jakarta, April 2015

DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR.......................................................................................................... 1
DAFTAR ISI........................................................................................................................ 2
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah.......................................................................................... 3
1.2 Rumusan Masalah.................................................................................................... 3
1.3 Tujuan...................................................................................................................... 3
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Pengertian
2.1.1 Pengertian Data............................................................................................. 4
2.1.2 Pengertian Pengolahan Data......................................................................... 5
2.1.3 Pengertian Analisis Data............................................................................... 5
2.2 Tujuan Pengolahan Data dan Analisis Data............................................................. 6
2.3 Prosedur Pengolahan Data dan Analisis Data
2.3.1 Pengumpulan dan Pengolahan Data.............................................................. 7
BAB III PENUTUP
3.1 Kesimpulan.............................................................................................................. 11
DAFTAR PUSTAKA.......................................................................................................... 12

BAB I
PENDAHULUAN
1.1.

Latar Belakang
Pada suatu penelitian ilmiah yang dilakukan oleh seorang peneliti, akan
didapatkan beberapa data yang merupakan hasil dari pengukuran ataupun pengamatan
obyek penelitian dilapangan. Obyek penelitian dapat berupa orang, tanaman, hewan dan
fenomena- fenomena baik itu dalam bidang ilmiah maupun sosial. Setelah data
terkumpul, yang dilakukan selanjutnya adalah pengolahan data. Selanjutnya dalam
penelitian ilmiah penggunaan analisa data tidak kalah pentingnya kalau kita perhatikan
dari fungsinya, untuk itu analisis data adalah suatu hal yang perlu diperhatikan karena
berfungsi untuk menjawab rumusan serta pengujian hipotesis yang telah ditetapkan
sebelumnya pada proposal penelitian.
Analisa data merupakan bagian yang amat penting dan menentukan dalam metode
penelitian ilmiah, karena dengan analisa datalah, data dapat diberi arti dan makna
sehingga berguna untuk memecahkan masalah-masalah dalam penelitian. Sebelum
melakukan analisis terhadap data, maka penelitian harus melewati proses pengolahan data
terlebih dahulu. Dalam makalah ini, penulis akan mencoba membahas tentang pengolahan
data dalam penelitian.

1.2.

Rumusan Masalah
1. Apa yang dimaksud dengan pengolahan data dan analisis data?
2. Apa tujuan dari pengolahan data dan analisis data ?
3. Bagaimana proses pengolahan data dan analisis data dalam penelitian ?

1.3.
1.
2.
3.

Tujuan
Menjelaskan tentang pengertian pengolahan data dan analisis data
Menjelaskan tujuan dari pengolahan data dan analisis data
Menjelaskan proses pengolahan dan analisis data dalam penelitian

BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

.1 Pengertian
2.1.1 Pengertian data
Data adalah catatan atas kumpulan fakta. Data merupakan bentuk jamak dari
datum, berasal dari bahasa latin yang berarti sesuatu yang diberikan. Dalam
penggunaan sehari-hari data berarti suatu pernyataan yang diterima secara apa
adanya. Pernyataan ini adalah hasil pengukuran atau pengamatan suatu variabel yang
bentuknya dapat berupa angka, kata-kata, atau citra.
Dari pengertian data tersebut, kumpulan dari fakta-fakta yang di perolehlah
yang kemudian diperuntukan menjadi data untuk diolah atau diproses sehingga akan
dapat menjadi sesuatu yang dapat dimengerti oleh orang lain. Dimana walaupun orang
lain tersebut bukan dia yang mengalami secara langsung fakta-fakta yang dimaksud
dalam data tetapi orang lain tersebut tetap mengerti dengan jelas maksud dan kejadian
yang terkandung dalam data tersebut.
Data dibagi menjadi beberapa macam menurut sumber, bentuk dan sifatnya.
Berdasarkan sumbernya, data penelitian dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu data
primer dan data sekunder.
1.

Data primer adalah data yang diperoleh atau dikumpulkan oleh peneliti
secara langsung dari sumber data utama. Data primer disebut juga
sebagai data asli atau data baru yang memiliki sifat up to date. Untuk
mendapatkan data primer, peneliti harus mengumpulkannya secara
langsung. Teknik yang dapat digunakan peneliti untuk mengumpulkan
data primer antara lain observasi, wawancara, dan penyebaran kuesioner.
Data Sekunder adalah data yang diperoleh atau dikumpulkan oleh

2.

peneliti dari berbagai sumber yang telah ada (peneliti sebagai tangan
kedua). Data sekunder dapat diperoleh dari berbagai sumber seperti Biro
Pusat Statistik (BPS), buku, laporan, jurnal, dan lain-lain.

Berdasarkan jenisnya ada dua yaitu data kualitatif dan data kuantitatif sebagai
berikut:
1. Data kualitatif
Data yang berhubungan dengan kategorisasi, karakteristik berwujud
pertanyaan atau berupa kata-kata. Contonya wanita itu cantik, pria itu
4

tampan, baik, buruk, rumah itu besar dan sebagainya. Data ini biasanya
didapat dari wawancara yang bersifat subyektif sebab data tersebut
ditapsirkan lain oleh orang yang berbeda. Data kualitatif dapat
diangkakan dalam bentuk ordinal atau rangking.
2. Data kuantitatif
Data yang berwujud angka-angka. Contohnya ; yang diterima menjadi
PNS 150 orang, penghasilan klinik bersalin 1 milyar/ bulan. Data ini
diperoleh dari pengukuran langsung maupun dari angka-angka yang
diperoleh dengan mengubah data kualitatif menjadi data kuantitatif. Data
kuantitatif bersifat objektif dan bisa ditafsirkan oleh semua orang.
2.1.2. Pengertian Pengolahan Data
Pengolahan data adalah suatu proses untuk mendapatkan data dari setiap
variabel penelitian yang siap dianalisis. Pengolahan data meliputi kegiatan pengeditan
data, tranformasi data (coding), serta tabulasi dan penyajian data sehingga diperoleh
data yang lengkap dari masing-masing obyek untuk setiap variabel yang diteliti.
2.1.3. Pengertian Analisis Data
Analisis data diartikan sebagai upaya mengolah data menjadi informasi,
sehingga karakteristik atau sifat-sifat data tersebut dapat dengan mudah dipahami dan
bermanfaat untuk menjawab masalah-masalah yang berkaitan dengan kegiatan
penelitian.
Dengan demikian, teknik analisis data dapat diartikan sebagai cara
melaksanakan analisis terhadap data, dengan tujuan mengolah data tersebut menjadi
informasi, sehingga karakteristik atau sifat-sifat datanya dapat dengan mudah
dipahami dan bermanfaat untuk menjawab masalah-masalah yang berkaitan dengan
kegiatan penelitian, baik berkaitan dengan deskripsi data maupun untuk membuat
induksi, atau menarik kesimpulan tentang karakteristik populasi (parameter)
berdasarkan data yang diperoleh dari sampel (statistik).
2.2.

Tujuan Pengolahan Data dan Analisis Data


2.2.1. Tujuan pengolahan data
a. Mendeskripsikan data, biasanya dalam

bentuk

frekuensi,

ukuran

tendensisentral maupun ukuran dispersi, sehingga dapat dipahami karakteristik


datanya. Dalam statistika, kegiatan mendeskripsikan data ini dibahas pada
statistika deskriptif
5

b. Membuat induksi atau menarik kesimpulan tentang karakteristik populasi atau

karakteristik populasi berdasarkan data yang diperoleh dari sample (statistik).


Kesimpulan yang diambil biasanya dibuat berdasarkan pendugaan atau
estimasi dan pengujian hipotesis. Dalam statistika, kegiatan membuat induksi
atau menarik kesimpulan tentang karakteristik populasi atau sample ini
dibahas pada statistika inferensial.
2.2.2. Tujuan analisis data
a. Data dapat diberi arti makna yang berguna dalam memecahkan masalahmasalah penelitian
b. Memperhatikan hubungan-hubungan antara fenomena yang terdapat dalam
penelitian
c. Untuk memberikan jawaban terhadap hipotesis yang diajukan dalam
penelitian
d. Bahan untuk membuat kesimpulan serta implikasi-implikasi dan saran-saran
yang berguna untuk kebijakan penelitian lain
e. Menyempitkan dan membatasi penemuan-penemuan hingga menjadi suatu
data yang teratur, serta tersusun dan lebih berarti.
2.3.

Prosedur Pengolahan dan Analisis Data


Tujuan pokok dilaksanakannya penelitian adalah untuk menjawab pertanyaanpertanyaan penelitian. Untuk mencapai tujuan pokok tersebut antara lain harus melalui
proses pengolahan dan analisis data. Alur kerjanya, yang dimulai dari pengumpulan
hingga interpretasi data dapat dilihat pada ilustrasi berikut ini :

Ilustrasi Proses Pengolahan dan Analisis Data

2.3.1 Pengumpulan dan Pengolahan Data


a. Pengumpulan Data:
Sebelum melakukan pengolahan data, ada bebarapa tahap yang harus
dilakukan. Sedangkan setelah analisis data yaitu suatu proses penyederhanaan data,
maka dapat dilakukan interpretasi data dengan mudah. Kuesioner merupakan alat
pengumpul data yang digunakan untuk survai, guna memudahkan proses selanjutnya,
sebaiknya dalam kuesioner telah tersedia kolom untuk koding.
b. Editing Data:
Pengeditan adalah pemeriksaan atau koreksi data yang telah dikumpulkan.
Pengeditan dilakukan karena kemungkinan data yang masuk (raw data) tidak
memenuhi syarat atau tidak sesuai dengan kebutuhan. Pengeditan data dilakukan
untuk melengkapi kekurangan atau menghilangkan kesalahan yang terdapat pada data
mentah. Kekurangan dapat dilengkapi dengan mengulangi pengumpulan data atau
7

dengan cara penyisipan (interpolasi) data. Kesalahan data dapat dihilangkan dengan
membuang data yang tidak memenuhi syarat untuk dianalisis. Data lapangan yang ada
dalam kuesioner perlu diedit, tujuan dilakukannya editing adalah untuk:
i. Melihat lengkap tidaknya pengisian kuesioner.
ii. Melihat logis tidaknya jawaban.
iii. Melihat konsistensi antar pertanyaan.
Contoh kegiatan dalam pengeditan data adalah pemeriksaaan kuesioner yang
telah diisi oleh responden. Aspek-aspek yang perlu diperiksa antara lain kelengkapan
responden dalam mengisi setiap pertanyaan yang diajukan dalam kuesioner. Jika
pengisian belum lengkap, peneliti dapat meminta responden untuk mengisinya
kembali. Jika hal itu tidak dapat dilakukan, sebaiknya kuesioner tersebut tidak
digunakan untuk kepentingan analisis data. Aspek lain yang harus diperiksa adalah
konsistensi responden dalam hal pengisian kuesioner. Misalnya, ketika ditanyakan
tentang status perkawinan responden memberikan jawaban belum kawin, akan tetapi
ketika ditanya jumlah anak responden menjawab 2orang.
c. Coding Data:
Coding (pengkodean) data adalah pemberian kode-kode tertentu pada tiap-tiap
data termasuk memberikan kategori untuk jenis data yang sama. Kode adalah simbol
tertertu dalam bentuk huruf atau angka untuk memberikan identitas data. Dilakukan
untuk pertanyaan-pertanyaan:
i. Tertutup, bisa dilakukan pengkodean sebelum ke lapangan.
ii. Setengah terbuka, pengkodean sebelum dan setelah dari lapangan.
iii. Terbuka, pengkodean sepenuhnya dilakukan setelah selesai dari
lapangan.
d. Pengolahan Data:
Paling tidak ada dua hal yang perlu dilakukan ketika melakukan pengolahan data:
1. Entry data, atau memasukan data dalam proses tabulasi.
Tabulasi adalah proses menempatkan data dalam bentuk tabel
dengan cara membuat tabel yang berisikan data sesuai dengan kebutuhan
analisis. Tabel yang dibuat sebaiknya mampu meringkas semua data yang
akan dianalisis. Pemisahan tabel akan menyulitkan peneliti dalam proses
analisis data.
2. Melakukan editing ulang terhadap data yang telah ditabulasi untuk
mencegah terjadinya kekeliruan memasukan data, atau kesalahan
penempatan dalam kolom maupun baris tabel.
e. Analisis dan Interpretasi Data
8

Hal penting yang perlu diingat dalam melakukan analisis data adalah
mengetahui dengan tepat penggunaan alat analisis, sebab jika kita tidak memenuhi
prinsip-prinsip dari pemakaian alat analisis, walaupun alat analisisnya sangat canggih,
hasilnya akan salah diinterpretasikan dan menjadi tidak bermanfaat untuk mengambil
suatu kesimpulan. Model-model statistika untuk keperluan analisis data telah begitu
berkembang, dari model-model statistika deskriptif hingga ke statistika inferensial
non parametrik dengan persyaratan yang lebih lunak dibandingkan dengan statistika
parametrik yang sangat ketat dengan persyaratan-persyaratan tertentu dan sulit
dipenuhi dalam kerangka penelitian sosial.
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk melakukan analisis data
menggunakan alat statistika:
1. Dari mana data diperoleh, apakah berasal dari sampel (melalui proses
sampling) atau dari populasi (dengan cara sensus)
2. Jika berasal dari sampel apa teknik sampling yang digunakan, apakah
termasuk kelompok sampling probabilitas atau non probabilitas.
3. Memakai skala apa data diukur, apakah menggunakan skala nominal, ordinal,
interval, atau rasio.
4. Bagaimana hipotesis yang dibuat apakah perlu dilakukan pengujian satu arah
atau dua arah kalau memakai statistika inferensial.

Statistika Deskriptif sebagai Alat Analisis:


Statistika Deskriptif merupakan metode atau alat analisis yang biasa
digunakan untuk menyederhanakan data agar mudah dipahami. Penyajiannya bisa
dalam bentuk tabel, baik tabel frekuensi maupun tabel silang atau dalam bentuk
diagram dan grafik seperti diagram batang, kurva dan lain lain.
Statistika deskriptif dapat diterapkan baik untuk data yang berasal dari sampel
maupun populasi, juga untuk sampel yang diambil dengan sampling probabilitas
maupun non probabilitas, serta bisa digunakan untuk semua skala pengukuran dari
mulai yang paling lemah (nominal) hingga skala rasio.
Statistika Inferensial sebagai Alat Analisis:
Statistika inferensial adalah statistika yang menganalisis data berdasarkan
sampel dengan maksud untuk mengambil kesimpulan/generalisasi terhadap populasi.
Statistika `inferensial ini dibagi dalam beberapa kaegori, antara lain:
1. Statistika induktif atau statistika probabilitas
9

Statistika ini merupakan teknik statistika yang digunakan untuk menganalis data
sampel dan hasilnya diberlakukan untuk populasi. Statistika ini cocok digunakan
apabila sampel diambil dari populasi yang jelas dan dilakukan dengan teknik
random.
2. Statistika parametrik
Statistika ini digunakan untuk menguji parameter populasi melalui, stattistik,
atau melalui data sampel. Parameter populasi itu meliputi Rata-Rata Populasi
(mu), Simpangan Baku, dan Varians.
3. Statistik Non Parametrik
Statistik non parametric tidak menguji parameter populasi melainkan distribusi
populasi, dan statistic non parametric tidak diperlukan pengujian asumsi-asumsi.
Selain itu statistic non parametric digunakan untuk menganalisis data yang
berskala nominal dan ordinal.
Dalam analisis data penelitian-penelitian sosial saat ini sering digunakan
Statistika Nonparametrik. Statistika ini termasuk dalam ketegori Statistika Inferensial,
yang dipakai untuk menafsirkan parameter (populasi) berdasarkan statistik (sampel)
melalui pengujian statistik atau yang lebih dikenal dengan Uji Signifikasi.

10

BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Dari makalah kami, dapat disimpulkan bahwa pengolahan data dan analisis data tidak
bisa dilakukan dengan sembarangan dan tidak melalui prosedur, karena dalam melakukan
pengolahan data harus menggunakan dan mengikuti proses yang ada, meliputi:
1.
2.
3.
4.
5.

Pengumpulan data
Editing dan Coding
Pengolahan data
Analisis data
Interpretasi data

Adapun teknik dalam analisis data, yaitu:


1. Statistika deskriptif
2. Statistika interferensial

DAFTAR PUSTAKA
11

Black, James A dan Dean J Champion. 1999. Metode dan Masalah Penelitian
Sosial. Bandung: Refika Aditama.
Setiawan, Nugraha. 2005. Pengolahan dan Analisis Data. Diklat Metodologi Penelitian
Sosial. Bogor
http://file.upi.edu/Direktori/DUALMODES/PENELITIAN_PENDIDIKAN/BBM_8.pdf
http://ahlianalisadata.blogspot.com/2013/04/pengertian-tujuan-manfaat-analisa-data.html
http://diachs-an-nur.blogspot.com/2012/05/teknik-pengolahan-data.html

12