Anda di halaman 1dari 4

BAB II

ANALISA KASUS

KASUS:
Anda ingin mengetahui peran suatu metode latihan bagi penderita arthritis terhadap fungsi
lutut. Sebelum pelatihan, Anda terlebih dahulu mengukur fungsi lutut yang diukur
berdasarkan waktu yang dibutuhkan untuk naik tangga (daldam detik). Anda ingin melihat
perbandingan fungsi lutut sebelum pelatihan, empat minggu setelah pelatihan, dan enam
minggu setelah pelatihan.
I.

ANALISA
Variabel yang dihubungkan pada kasus yaitu fungsi lutut dengan waktu pengukuran.
Fungsi lutut termasuk data numerik dan waktu pengukuran termasuk data kategorik.
Masalah skala variabel pada kasus tersebut adalah numerik. Pada kasus tersebut
merupakan kelompok berpasangan, karena dilakukan pengukuran dengan kelompok
yang sama dan dilakukan lebih dari 2 kali pengukuran. Karena jumlah responden 35
orang, maka data Test of Normality yang digunakan adalah Shapiro-Wilk, terlihat bahwa
nilai Significancy untuk variabel awal adalah 0,544, variabel minggu 4 adalah 0,469, dan
variabel minggu 6 adalah 0,218. Karena nilai Test of Normality pada Shapiro-Wilk
adalah >0,05 maka dapat disimpulkan bahwa distribusi data pada tiga pengukuran
tersebut adalah normal. Setelah dilakukan uji normalitas, hasil yang ditemukan adalah
data berdistribusi normal. Maka, uji yang digunakan adalah Uji Repeated Anova
(parametrik).

Tests of Normality
Kolmogorov-Smirnova
Statistic

df

Sig.

Shapiro-Wilk
Statistic

df

Sig.

Detik kecepatan naik


turun tangga (awal)

.093

35

.200*

.973

35

.544

Detik kecepatan naik


turun tangga (minggu 4)

.108

35

.200*

.971

35

.469

Detik kecepatan naik


turun tangga (minggu 6)

.093

35

.200*

.959

35

.218

a. Lilliefors Significance Correction


*. This is a lower bound of the true significance.

II. INTERPRETASI HASIL


Multivariate Testsb
Effect

Value

Hypothesis df Error df

Sig.

.756

51.209a

2.000

33.000

.000

.244

51.209a

2.000

33.000

.000

Hotelling's Trace

3.104

51.209a

2.000

33.000

.000

Roy's Largest
Root

3.104

51.209a

2.000

33.000

.000

waktu Pillai's Trace


Wilks' Lambda

a. Exact statistic
b. Design: Intercept
Within Subjects Design: waktu
Pada bagian Multivariate Tests menunjukkan hasil keseluruhan uji repeated ANOVA.
Nilai Significancy yang diperoleh adalah 0,000. Dengan demikian kesimpulan yang
diperoleh adalah paling tidak terdapat dua pengukuran yang berbeda.

Pairwise Comparisons
Measure:MEASURE_1
Mean
(I)
(J)
Difference (Iwaktu waktu
J)
Std. Error
1
2
3

95% Confidence Interval for


Differencea
Sig.a

Lower Bound Upper Bound

11.492*

1.316

.000

8.817

14.168

17.190*

1.676

.000

13.785

20.595

-11.492*

1.316

.000

-14.168

-8.817

5.698*

.823

.000

4.024

7.371

-17.190*

1.676

.000

-20.595

-13.785

-5.698*

.823

.000

-7.371

-4.024

Based on estimated marginal means


*. The mean difference is significant at the ,05
level.
a. Adjustment for multiple comparisons: Least Significant Difference (equivalent
to no adjustments).
Pada Pairwise Comparisons digunakan untuk mengetahui data pengukuran mana yang
berbeda. Pada bagian ini dilakukan perbandingan pengukuran pertama dengan kedua,
pertama dengan ketiga, dan kedua dengan ketiga.Nilai Significancy untuk setiap
perbandingan adalah 0,000, maka kesimpulannya adalah perbedaan didapatkan pada
semua pengukuran.

Descriptive Statistics
N

Mean

Std. Deviation

Detik kecepatan naik


turun tangga (awal)

35 37.7023

13.28027

Detik kecepatan naik


turun tangga (minggu 4)

35 26.2100

8.01835

Detik kecepatan naik


turun tangga (minggu 6)

35 20.5123

5.94560

Valid N (listwise)

35

Tabel 4.1 Uji Repeated ANOVA


Kecepatan naik turun tangga di.... n=35
Kecepatan naik
turun tangga
Awal
Minggu 4
Minggu 6

Mean

SD

value

37.7023
26.2100
20.5123

13.28027
8.01835
5.94560

0,000
0,000
0,000

Berdasarkan tabel 4.1 menunjukkan bahwa hasil uji repeated anova kecepatan naik turun
tangga didapatkan nilai rerata kecepatan naik turun tangga awal 37.7023 dari nilai
simpang baku 13.28027 , pada kecepatan naik turun tangga minggu 4 26.2100 dari nilai
simpang baku 8.01835, dan pada kecepatan naik turun tangga minggu 6 20.5123 dari
nilai simpang baku 5.94560. Hasil uji repeated anova diperoleh bahwa adanya perbedaan
di antar kelompok.