Anda di halaman 1dari 35

IRFAN, SUSANTO & REKAN

Jalan Anggrek No.127, RT.04, RW.02, Cipondoh Makmur,


Kota Tangerang, 15148
IRFAN, SUSANTO & REKAN

SUSANTO, SH, MM
Ph.085319181914, 02199730856

Ref No.001/KMB/ISR/XI/2012

Jakarta, 22 November 2012

Kepada
Yth. Ketua Pengadilan Tinggi DKI Jakarta
Pada Pengadilan Tinggi DKI Jakarta
Jl. Let. Jend. Suprapto
Di Jakarta
Melalui
Yth. Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan
Jl. Ampera Raya, No. 133, Ragunan
Di Jakarta Selatan
---------------------------------------------------------Perihal :
KONTRA MEMORI BANDING TERHADAP PERMOHONAN PARA
PEMBANDING TERHADAP PUTUSAN PENGADILAN PENGADILAN
NEGERI JAKARTA SELATAN No.182/Pdt.G/2011/PN.Jkt.Sel
Dengan Hormat,
Perkenankanlah Kami, IRFAN RIFAI, S.H. dan SUSANTO, S.H., adalah Advokat pada
Kantor Konsultan Hukum IRFAN, SUSANTO & REKAN, berkantor di Jalan Anggrek
No.127, RT.04, RW.02, Cipondoh Makmur, Kota Tangerang, 15148, berdasarkan
Surat Kuasa Khusus tanggal 16 Juli 2012, bertindak untuk dan atas nama serta
mewakili :
1. PT. PAKEMA INDAH ASRI, beralamat di Time Square Ruko Medison, Blok C1,
No.39, Jl. Transyogi, KM.3, Kec. Jatisampurna, Kota Bekasi dahulu di Jl. Dewi
Sartika No. 44 Cawang, Jakarta Timur.

.............................. untuk selanjutnya disebut sebagai TERBANDING I semula


TERGUGAT I/PENGGUGAT REKONVENSI.
2. TEGUH MASRONI, Pekerjaan Swasta (Direktur PT. Pakema Indah Asri)
beralamat di Jalan Melati 5, No. 19, RT.006, RW.011, Kelurahan Jatisempurna,
Kota Bekasi,
.............................. untuk selanjutnya disebut sebagai TERBANDING II semula
TERGUGAT II.
Bahwa dengan ini, kami menyusun, menandatangani dan mengajukan Kontra
Memori Banding terhadap Memori Banding dari Para Pembanding terhadap
PUTUSAN PENGADILAN PENGADILAN NEGERI JAKARTA SELATAN
No.182/Pdt.G/2011/PN.Jkt.Sel, tanggal 24 Mei 2012 dengan amar putusan
sebagai berikut :
MENGADILI :
DALAM KONPENSI
DALAM EKSEPSI :
Menolak eksepsi dari Para Tergugat untuk seluruhnya.
DALAM POKOK PERKARA :
Menolak gugatan Para Penggugat untuk seluruhnya.
DALAM REKONSPENSI :
1. Mengabulkan gugatan Penggugat Rekonpensi untuk sebagian.
2. Menyatakan menurut hukum Surat Perjanjian Kerja Pemborong Nomor :
933/DBS/IV/2008, tanggal 19 Mei 2008, Sah dan mengikat para pihak
(Penggugat Rekonpensi dengan Tergugat Rekonpensi).
3. Menyatakan Tergugat Rekonpensi telah Wanprestasi dalam pelaksanaan
Perjanjian Kerja Pemborong Nomor : 933/DBS/IV/2008, tersebut.
4. Menghukum Tergugat Rekonvensi membayar kepada Penggugat Rekonpensi
atas kerugian yang diderita oleh Penggugat Rekonpensi sebesar Rp.
614.508.686,- (enam ratus empat belas juta lima ratus delapan ribu enam
ratus delapan puluh enam rupiah).
5. Menolak gugatan Penggugat Rekonpensi untuk selain dan selebihnya.
DALAM KONPENSI DAN REKONPENSI
Menghukum Penggugat Dalam Konpensi/Tergugat Dalam Rekonpensi untuk
membayar biaya perkara sebesar Rp. 2.951.000,- (dua juta Sembilan ratus lima
puluh satu ribu rupiah).
PENDAHULUAN :
2

1. Bahwa Para Terbanding menolak dengan tegas seluruh dalil dalam Memori
Banding Para Pembanding kecuali terhadap hal-hal yang diakui oleh Para
Terbanding dan atau yang jelas-jelas menguntungkan Para Terbanding ;
2. Bahwa demi mencapai suatu peradilan yang fair, mohon kiranya Pengadilan
Tinggi DKI Jakarta mempertimbangkan pula apa yang telah disampaikan Para
Terbanding
baik dalam Eksepsi, Jawaban, Gugatan Rekonvensi, Duplik,
Kesimpulan, serta bukti-bukti yang diajukan oleh Para Terbanding, yang
merupakan satu kesatuan materi dan tidak terpisahkan dengan materi Kontra
Memori Banding ini;
3. Bahwa PUTUSAN PENGADILAN PENGADILAN NEGERI JAKARTA SELATAN
No.182/Pdt.G/2011/PN.Jkt.Sel, tanggal 24 Mei 2012, sudah cermat, tepat dan
benar, oleh karena itu putusan tersebut patut untuk dikuatkan dengan Putusan
Banding oleh Pengadilan Tinggi DKI Jakarta ;
ALASAN-ALASAN KONTRA MEMORI BANDING :
Bahwa Alasan-alasan Kontra Memori Banding dari Para Terbanding selengkapnya
adalah sebagai berikut :
1. Bahwa Pertimbangan Hakim Tingkat Pertama sudah benar dengan
menolak gugatan Para Penggugat Konvensi/Tergugat Rekonvensi/Para
Pembanding seluruhnya karena tidak beralasan hukum, setidaknya
dengan alasan sebagai berikut :
Bahwa dalam gugatannya Para Pembanding mendalilkan bahwa Terbanding I
telah melakukan Wanprestasi kepada Para Pembanding sehubungan dengan
adanya penandatanganan Surat Perjanjian Pemborong No.933/DBS/IV/2008
(Bukti T.I-1 = Bukti T.II-9 = Bukti P-7).
Bahwa guna meneguhkan dalil-dalilnya Para Pembanding telah mengajukan
bukti-bukti tertulis dan dua orang saksi Ezar Ibrahim, S.H. Heru Pradijonrika,
S.H., M.H. dan IR. MISYAFRIL WAHAB, MT (SAKSI AHLI). Untuk bukti tertulis
yang diajukan oleh Para Pembanding berkaitan dengan gugatan Wanprestasi
yaitu :
-

Bukti P-7 = Bukti T.I-1 = Bukti T.II-9 : Surat Perjanjian Pemborong


No.933/DBS/IV/2008
Bukti P-8 = Bukti T.I-2 : Dokumen Penawaran Pengadaan Jasa Pemborongan
dari PT. Pakema Indah Asri.
Bukti P-9 : Kwitansi Pembayaran Uang Muka dari PT. Dwi Pratamas Bangun
Selaras sebesar Rp. 255.000.000,3

Bukti P-10 : Surat dari PT. PIA kepada PT. DBS, No : 063/PIA-Inv/VI/2008
tanggal 24 Juni 2008, perihal : Permohonan pembayaran pekerjaan
pembangunan Gedung Kantor PT. DBS.
Bukti P-11 : Kwitansi Pembayaran prestasi tahap Pertama sebesar 22,0180%
Rp. 100.590.700,- tanggal 17 September 2008.
Bukti P-11a : Surat PT. PIA kepada PT. DBS, Nomor : 46/PIA-Inv/IX/2008
tanggal 17 September 2008, perihal Permohonan Pembayaran tahap-1 (satu)
pekerjaan Pembangunan Gedung Kantor PT. DBS sebesar 22,0180% Rp.
100.590.700,Bukti P-11b : 1 (satu) set Berita Acara Pembayaran Nomor : 045/BAP/PIADBS/IX/2008, tanggal 17 September 2008.
Bukti P-12 : Kwitansi Pembayaran Prestasi tahap-2 (dua) sebesar 3,0150%
Rp. 48.692.250,- tanggal 16 Desember 2008 : Keterangan dalam
Akta/Bukti-Bukti (halaman 4) : tetapi kemudian oleh Tergugat Konpensi
Cek dikembalikan tanpa alasan, ini menjadikan awal hubungan yang baik
menjadi terganggu.
Bukti P-12a : Surat PT. PIA kepada PT. DBS No.101/PIA-Inv/XII/2008
tanggal 16 Desember 2008 perihal Permohonan Pembayaran tahap-2 (dua)
pekerjaan Pembangunan Gedung Kantor PT. DBS sebesar 3,0150% Rp.
48.692.250,Bukti P-12b : Berita Acara Pembayaran Nomor : 53/BAP/PIA-DPS/XII/2008
tanggal 16 Desember 2008.
Bukti P-13 : Surat Penugasa Direktur PT. DBS kepada DIPL. ING. CHAIRIL
ANWAR NOOR
Bukti P-14 : Surat dari PT. DBS tanggal 11 Agustus 2008 No.
1079/VIII/DBS/2008 ditujukan kepada PT. PIA, penjelasan pembayaran dan
beban Pajak.
Bukti P-15 : Surat dari PT. DBS tanggal 19 September 2008 No.
1136/IX/TKP/2008 ditujukan kepada PT. PIA, undangan rapat untuk
mencegah keterlambatan pembangunan.
Bukti P-16 : Surat dari PT. DBS tanggal 25 September 2008 No.
1144/IX/TKP/2008 ditujukan kepada PT. PIA, untuk mengingatkan agar
kesepakatan dalam risalah rapat tanggal 19 September 2008 ditindaklanjuti.
Bukti P-17 : Surat dari PT. DBS tanggal 13 Oktober 2008 No.
1153/X/TKP/2008 ditujukan kepada PT. PIA, Progress pelaksanaan
pekerjaan proyek dipercepat karena tenggang waktu 4 bulan sudah hampir
habis.
Bukti P-18 : Surat dari PT. DBS tanggal 17 Oktober 2008 No.
1161/X/TKP/2008 ditujukan kepada PT. PIA, Penggantian pekerja lapangan
dan progress material proyek.
Bukti P-19 : Surat Peringatan I tanggal 10 November 2008 No.
1193/XI/TKP/2008.
4

Bukti P-20 : Surat PT. DBS kepada PT. PIA tanggal 3 Desember 2008 No.
1229/XII/TKP/2008.
Bukti P-21 = Bukti T.I-6a : Surat Peringatan II tanggal 19 Desember 2008
No. 1249/XII/TKP/2008.
Bukti P-22 = Bukti T.I-8 : Surat dari PT. PIA No. 1015/PIA/XII/2008 perihal
Penghentian Pekerjaan Proyek Sementara.
Bukti P-23 : Surat dari PT. DBS tanggal 9 Januari 2009 No. 1259/I/DBS/2009
ditujukan kepada PT. PIA, tentang Serah Terima Proyek Pembangunan dan
Pengakhiran Surat Perjanjian Pemborong.
Bukti P-24 = Bukti T.I-12 : Surat Tugas dari PT. DBS untuk Sdr. MARKUM
tanggal 19 Januari 2009 (kemudian diganti karena kop nya salah)
Bukti P-25 : Surat PT. DBS kepada kepada PT. Adhy Reality tanggal 22
Januari 2009 Nomor : 1273/I/DBS/2009 tentang Pemberitahuan Pemutusan
Perjanjian dengan PT. PIA.
Bukti P-26 : Surat Tugas dari PT. DBS untuk Sdr. MARKUM tanggal 19 Januari
2009
Bukti P-27 : Surat Himbauan antisipasi gangguan dari PT. Adhi Reality
tanggal 4 Agustus 2008.
Bukti P-28 : Surat PT. DBS tanggal 1 Februari 2009 No. 1276/I/DBS/2009
tentang panggilan rapat dan serah terima.
Bukti P-29 : Surat PT. DBS tanggal 12 Februari 2009 No. 1285/II/DBS/2009
mengenai Perubahan Jadwal Rapat Progres Akhir Proyek.
Bukti P-30 : Surat PT. DBS tanggal 20 Februari 2009 No. 1285/II/DBS/2009
tentang pengunduran jam rapat progress akhir proyek.
Bukti P-31 : Surat Tata Tertib Kawasan Ruko Sentra Niaga Kalimas dari PT.
Adhi Reality tanggal 1 Maret 2008.
Bukti P-32 = Bukti T.I-6a : Surat Progres akhir Proyek Pembangunan
Gedung Kantor PT DBS tanggal 5 Maret 2009 No. 1294/III/DBS/2009
Bukti P-33 = Bukti T.I-6b : Surat Pemutusan Hubungan Kerja tanggal 6
Maret 2009 No. 1297/III/DBS/2009.
Bukti P-34 : Surat PT. DBS tanggal 11 Maret 2009 No. ./III/DBS/2009
tentang penegasan Penilaian Akan Progres.
Bukti P-35 : Evaluasi Proyek oleh Consultan Kantor Jasa Penilai Publik
Muttaqin Bambang Purwanto Rozak Uswatun & Rekan.
Bukti P-36 = Bukti T.I-16 : Evaluasi Proyek oleh Consultan Kantor Jasa
Penilai Publik Muttaqin Bambang Purwanto Rozak Uswatun & Rekan.
Bukti P-37 s/d Bukti P-37j : Foto-foto
Bukti P-38 s/d Bukti P-38h : Rincian pengeluaran perbaikan beton gudang
PT. DBS.
Bukti P-39 s/d Bukti P-39g : Pengeluaran pembelian material tanggal 24
Desember 2009.

Bukti P-40 s/d Bukti P-40b : Perincian pengeluaran pembelian material.


Khusus untuk Bukti P-40b : Bukti setoran pesanan oreder PO No. dbs09-00116 tanggal 18 Mei 2009 dan pesanan order PO No. dbs-08-00237
tanggal 27 Desember 2008.
Bukti P-41 : Kwitansi PT. Chemigard tanggal 05 Februari 2009.
Bukti P-42 : Bukti setoran pesanan order PO. No. dbs-09-0266 tanggal 13
Februari 2009.
Bukti P-43 : Upah pekerja bangunan perbaikan gedung PT. DBS tanggal 17
Februari 2009.
Bukti P-44 : Kwitansi PT. DBS tanggal 10 Maret 2009
Bukti P-44a s/d Bukti P-44m : Laporan Upah Harian.
Bukti P-45 s/d Bukti P-45m : Laporan Upah Harian.
Bukti P-46 s/d Bukti P-46h : Laporan Upah Harian.
Bukti P-47 s/d Bukti P-47j : Laporan Upah Harian.
Bukti P-48 s/d Bukti P-48 e : Laporan Upah Harian.
Bukti P-49 : Laporan Upah Harian.
Bukti P-50 : Laporan Upah Harian.
Bukti P-53 : Berita Acara/Minute of Meeting Proyek.

Bahwa guna membantah gugatan Para Pembanding dan bukti-bukti yang


diajukannya Para Terbanding mengajukan bukti-bukti tertulis dan empat orang
saksi Gamin, Panrus, Ir. Muhammad A. Muttaqin, M.Sc. (Saksi Ahli), Untuk
bukti tertulis yang diajukan oleh Para Terbanding berkaitan dengan gugatan
Wanprestasi yaitu :
- Bukti T.I-1 = Bukti T.II-9, Bukti P-7 : Surat Perjanjian Pemborongan
No.993/DBS/IV/2008 antara PT. Dwipratamas Bangun Selaras dengan PT.
Pakema Indah Asri tertanggal 19 Mei 2008.
- Bukti T.I-2 = Bukti P-8 : Surat Penawaran Harga Pekerjaan Struktur Ruko
Sentra Niaga Kalimas No.097.c/PIA-PH/IV/08 tanggal 17 April 2008
- Bukti T.I-3 : Berita Acara Penetapan Harga Penawaran No.970/DBS/V/2008
tanggal 8 Mei 2008 antara PT. DBS dengan PT. PIA
- Bukti T.I-4 : Surat No.57/PIA/VI/08 tertanggal 18 Juni 2008 Perihal : Tiang
Pancang
- Bukti T.I-5a : Surat No.59/PIA/VI/08 tanggal 23 Juni 2008 Perihal Eskalasi
Harga Material dan Upah.
- Bukti T.I - 5b : Eskalasi Harga
- Bukti T.I 5c : Surat No.74a/PIA/VIII/08 tanggal 5 Agustus 2008 perihal
Eskalasi Harga
- Bukti T.I-6a = Bukti P-32 dan Bukti T.I-6b = Bukti P-33 : Surat
No.1294/III/DBS/2009 tanggal 5 Maret 2009 hal : Progress Akhir Proyek
Pembangunan Gedung Kantor PT.DBS di Ruko Sentra Niaga Kalimas Bekasi
6

- Bukti T.I6b : Surat No.1297 /III/DBS/2009 tanggal 6 Maret 2009 hak :


Pemutusan Hubungan Kerja berdasarkan Surat Perjanjian Pemborongan
- Bukti T.I-7a : Surat No.0091/PIA/III/2009 tanggal 10 Maret 2009 Perihal :
Tanggapan atas surat No.1297/III/DBS/2009.
- Bukti T.I-7b : Surat No.0099/PIA/V/2009 tanggal 29 Mei 2009 Perihal :
Tanggapan atas pembongkaran besi plat lantai III oleh pihak PT. DBS beserta
tanda terima
- Bukti T.I-8 : Surat No.1015/PIA/XII/2008 tanggal 19 Desember 2008 Hal :
Penghentian Proyek Sementara. (tanda terima asli)
- Bukti T.I-9a : Surat No.73/PIA/VIII/08 tanggal 2 Agustus 2008 perihal
Pembayaran (tanda terima asli)
- Bukti T.I 9b : Surat No.1079/VIII/DBS/2008 tanggal 11 Agustus 2008 Hal :
Surat No.73/PIA/VII/08 Pekerjaan Tanah
- Bukti T.I-10a : Surat No.0035/PIA/I/2009 tanggal 17 Januari 2009 Hal :
Pembayaran Atas Progress Fisik periode 2 Juli 2008 26 Juli 2008
- Bukti T.I-10b : Tanggapan Penggugat Konvensi melalui fax terhadap Bukti
T.I 13a
- Bukti T.I-11a : Surat Permohonan Pembayaran dan Invoice tagihan
- Bukti T.I-11b : Tanda Terima
- Bukti T.I-12 = Bukti P-24 : Surat Tugas PT. Dwipratamas Bangun Selaras
kepada MARKUM tanggal 19 Januari 2009
- Bukti T.I13a : Gugatan tanpa tanda tangan SITI MUINAH, S.H. (selanjutnya
disebut GUGATAN I)
- Bukti T.I13b : Gugatan dengan tanda tangan SITI MUINAH, S.H.
(selanjutnya disebut GUGATAN II)
- Bukti T.I-14 : Putusan Pengadilan Negeri Bekasi Perkara Pidana No.
436/Pid/B/2011/PN.Bks
- Bukti T.I-15 : COMPANY PROFILE PT. PAKEMA INDAH ASRI
- Bukti T.I-16 : Penilaian Properti dalam Pembangunan yang dibuat oleh
Kantor Jasa Penilai dan Publik Muttaqin Bambang Purwanto Rozak Uswatun
& Rekan tertanggal 9 Agustus 2010
- Bukti T.I-17 = Bukti T.II-4 : Surat dari Law Firm Dhestorn & Co., Perihal :
Mohon Perlindungan Hukum dan Keadilan, tanggal 18 Agustus 2010 yang
ditujukan kepada Polres Metro Bekasi Kabupaten.
- Bukti T.I-18 = Bukti T.II-3 : Surat Kuasa Chairil Anwar Noor kepada kuasa
hukumnya dari Law Firm Dhestorn & Co. tanggal 16 Agustus 2010
- Bukti T.I-19 = Bukti T.II-2 : Surat Perjanjian Kesanggupan Membayar
tanggal 14 Agustus 2010.
- Bukti T.I-20 : Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan No.
1473/Pdt.G/2009/PN.Jkt.Sel.

- Bukti T.I-21 s/d Bukti T.I-256 : Bukti-bukti pengeluaran pengerjaan


pembangunan gedung PT. DBS.
- Bukti T.I-257 s/d Bukti T.I-261 (Laporan Kemajuan Pekerjaan)
- Bukti T.I-262 s/d Bukti T.I-263 (Pekerjaan Tambah Kurang)
- Bukti T.I-264 (Kwitansi No.81/K-PIA/XII/2008 berikut lampirannya)
- Bukti T.I-265 = Bukti P-36 (Penilaian Properti di Komplek Ruko Sentra
Niaga Kalimas tertanggal 14 Oktober 2010 ditujukan kepada Polres Metro
Bekasi Kabupaten)
Bahwa berdasarkan bukti-bukti dan keterangan saksi-saksi dalam
persidangan maka diperoleh fakta hukum sebagai berikut :
-

Bahwa benar antara Pembanding I dengan Terbanding I pada tanggal 19 Mei


2008 telah mengikatkan diri dalam sebuah perjanjian sebagaimana tertuang
dalam Surat Perjanjian Pemborong No.933/DBS/IV/2008 (Bukti T.I-1 =
Bukti T.II-9 = Bukti P-7) yang diwakili oleh :
a. Dra. Edanyanti, MBA yang bertindak untuk dan atas nama PT.
Dwipratamas Bangun Selaras.
b. Teguh Masroni yang bertindak untuk dan atas nama PT. Pakema Indah
Asri.

Bahwa Perjanjian antara Pembanding I dengan Terbanding I mengadakan


Perjanjian Pemborong Pekerjaan Pembangunan Gedung Kantor PT.
Dwipratamas Bangun Selaras berlokasi di Jalan Raya Terusan Kalimalang,
Komplek Sentra Niaga Kalimas.
OLEH KARENANYA PERTIMBANGAN HUKUM HAKIM TINGKAT
PERTAMA SUDAH BENAR DAN TEPAT YANG MENYATAKAN
Menyatakan menurut hukum Surat Perjanjian Kerja Pemborong
Nomor : 933/DBS/IV/2008, tanggal 19 Mei 2008, Sah dan mengikat
para pihak (Penggugat Rekonpensi dengan Tergugat Rekonpensi).

Bahwa Pembanding I menunjuk Pembanding II (Bukti P-13) selaku staff


Pembanding I untuk melakukan pengawasan pembangunan proyek baik
pengawasan dilapangan maupun dalam hal surat menyurat guna mewakili
kepentingan Pembanding I. (Vide Pasal 3 tentang Direksi Pekerjaan ayat 1
Surat Perjanjian Pemborong No.933/DBS/IV/2008)

Bahwa benar Pembanding I tidak melakukan pembayaran uang muka sesuai


perjanjian yaitu pada saat penandatanganan Perjanjian Pemborongan tanggal
19 Mei 2008. Karena pembayaran baru dilakukan oleh Pembanding I setelah
8

Terbanding I memberikan surat No.58/PIA/VII/08 tertanggal 7 Juli 2008 dan


kemudian di balas oleh Penggugat Konvensi pada tanggal 8 Juli 2008 dengan
Surat No /VII/TKP/2008 yang pembayarannya akan dilakukan tanggal 11
Juli 2008 (Bukti P-9).
-

Bahwa pada tanggal 10 Juli 2008 Terbanding I mengajukan Laporan


Kemajuan Pekerjaan (Bukti T.I-256) yang diterima oleh Pembanding I pada
hari itu juga, namun baru disetujui oleh Pembanding I pada tanggal 20
Agustus 2008 (Bukti T.I-260).

Bahwa dalam Bukti T.I-260 ternyata Pembanding I mengingkari bukti T.I-2


= Bukti P-8 yaitu (Surat Penawaran Harga Pekerjaan Struktur Ruko
Sentra Niaga Kalimas No.097.c/PIA-PH/IV/08 tanggal 17 April 2008)
dimana bobot progress dalam laporan Kemajuan Pekerjaan ditagihkan
terhadap harga dari nilai keseluruhan karena pekerjaan Struktur
merupakan bagian dari proyek tersebut :
No.
1.

URAIAN
PEKERJAAN

PEKERJAAN
STRUKTUR
2.
PEKERJAAN
FINISHING
TOTAL

RINCIAN RENCANA
DASAR PERHITUNGAN
ANGGARAN BIAYA
LAPORAN KEMAJUAN
(RAB)
PEKERJAAN
1.276.183.505,41
1.234.981.067,59
349.291.207,50

310.474.157,50

1.625.474.712,91

1.545.455.225,09

Bahwa bukti T.I2 = P-8 menunjukkan bahwa Pembanding I telah


wanprestasi dengan menentukan pembobotan nilai pekerjaaan semaunya
sendiri tidak sesuai dengan perhitungan dalam bukti T.I2, padahal bukti
T.I2 = P-8 merupakan dasar adanya perjanjian pemborongan. Bahwa hal
tersebut menunjukkan Pembanding I telah melakukan wanprestasi terhadap
perjanjian pemborongan yang telah disepakatai.

Bahwa Pembanding I sesuai dengan Bukti P-11 (Kwitansi Pembayaran


prestasi tahap Pertama sebesar 22,0180% Rp. 100.590.700,- tanggal 17
September 2008) baru membayar kepada Terbanding I atas Laporan
Kemajuan Pekerjaan (Bukti T.I-257, Bukti T.I-258, Bukti T.I-259, Bukti
T.I-260) tanggal 17 September 2008.

Bahwa dari hal-hal tersebut di atas sudah jelas jika Pembanding I melakukan
wanprestasi terhadap perjanjian pemborongan yaitu :

a. Mengubah bobot progress dalam laporan Kemajuan Pekerjaan yang


mengingkari bukti T.I2 = P-8 yaitu (Surat Penawaran Harga
Pekerjaan Struktur Ruko Sentra Niaga Kalimas No.097.c/PIAPH/IV/08 tanggal 17 April 2008)
b. Dengan sengaja mengulur-ulur pengecekan Laporan Kemjauan Pekerjaan
dimana dilaporkan pada tanggal 10 Juli 2008 dan baru dikembalikan
tanggal 20 Agustus 2008 padahal sudah ditanda tangani tanggal 11
Agustus 2008 sehingga memperlambat proses tagihan dan baru
dibayarkan oleh Pembanding I tanggal 17 September 2008 sesuai Bukti P11 (Kwitansi Pembayaran prestasi tahap Pertama sebesar 22,0180% Rp.
100.590.700,- tanggal 17 September 2008)
c. Bahwa sebenarnya Terbanding I berhak atas tagihan sebesar Rp.
340.278.769,78 namun karena Pembanding I langsung memotong hak
retensi 5% (Rp. 17.013.938,49) dan Uang Muka (DP) yang telah
dibayarkan sekaligus / 100% dari pembayaran DP Rp. 255.000.000,00
(Bukti P-9).
-

Bahwa atas wanprestasi yang dilakukan Pembanding I tentu mengakibatkan


tertundanya pelaksanaan pembangunan proyek dan menambah beban bagi
Terbanding I.

Bahwa dalam menunggu tagihan Laporan Kemajuan Pekerjaan I selesai


dikoreksi dan dilakukan pembayaran Terbanding I tetap malaksanakan
kewajibannya yaitu meneruskan pembangunan proyek.

Bahwa selain itu juga mengajukan Laporan Kemajuan Pekerjaan Tahap II yang
sampai dengan 5 (lima) kali direvisi oleh Pembanding I dan baru disetujui
tanggal 09 Desember 2009 (Bukti T.I-261).

Revisi yang dilakukan Pembanding I tidak profesional karena semata-mata


hanya mengulur waktu pembayaran dan mencegah terjadinya pengambilan bank
garansi oleh Pembanding I.
OLEH KARENANYA PERTIMBANGAN HUKUM HAKIM TINGKAT PERTAMA
SUDAH BENAR DAN TEPAT YANG MENYATAKAN Menyatakan Tergugat
Rekonpensi telah Wanprestasi dalam pelaksanaan Perjanjian Kerja
Pemborong Nomor : 933/DBS/IV/2008, tersebut.

10

2. Bahwa pertimbangan hukum yang menyatakan Penggugat Rekonvensi


(Terbanding I) mengalami kerugian materiil adalah benar dengan bukti dan
fakta setidaknya sebagai berikut :
a. Bukti T.I-21 s/d Bukti T.I-256
Dalam bukti-bukti tersebut di atas terdapat hal-hal sebagai berikut :
a. Seluruh bukti diajukan sesuai dengan aslinya yang berarti sudah memenuhi
ketentuan Pasal 1888 KUH Perdata : Kekuatan pembuktian suatu bukti
tulisan adalah pada akta aslinya.
b. Seluruh bukti tersebut merupakan biaya-biaya yang dikeluarkan Terbanding
I guna melaksanakan Perjanjian Surat Perjanjian Pemborong
No.933/DBS/IV/2008 tertanggal 19 Mei 2008.
c. Seluruh bukti telah memenuhi standar keuangan/akuntansi dimana setiap
pembayaran akan dilampiri dengan :
-

Surat Pesanan/Purchase Order yang membuktikan bahwa Tergugat


Konvensi I telah memesan barang kepada Suplier guna melaksanakan
pembangunan.
Surat Jalan/Delivery Order yang membuktikan bahwa barang yang
dipesan oleh Tergugat Konvensi I telah didatangkan dilokasi proyek.
Invoice/Tagihan dan tanda terimanya dari Tergugat Konvensi I yang
membuktikan bahwa terdapat tagihan dari supplier yang harus
dibayarkan terhadap barang yang telah dikirim atau jasa yang telah
selesai dilaksanakan.
Kwitansi/Bon Pembayaran yang mebuktikan bahwa Suplier telah
menerima pembayaran dari Tergugat Konvensi I baik secara tunai atau
cek/transfer.
Foto Copy cek/bukti transfer yang membuktikan bahwa pembayaran
dilakukan dengan cek/transfer melalui bank.
Voucher Pembayaran/ Bukti Pengeluaran Kas/Bank merupakan bukti
yang merangkum seluruh dokumen pengeluaran kas tersebut di atas
dengan mekanisme tertentu setelah dilakukan pengecekan di internal
Tergugat Konvensi I untuk kemudian dilakukan pembukuan sesuai
dengan mekanisme akuntansi.
Berita Acara Serah Terima Pekerjaan dengan sub kontraktor untuk
pekerjaan/jasa-jasa tertentu.

d. Bahwa bukti-bukti tersebut juga sebagai pembantah/pembanding bukti yang


diajukan oleh Para Pembanding yaitu :
11

Bukti P-38, Bukti P-38a s/d Bukti P-38h, Bukti P-39, Bukti P-39a s/d g,
Bukti P-40, Bukti P-40a s/d b, Bukti P-41, Bukti P-42, Bukti P-43, Bukti P44, Bukti P-44a s/d Bukti P-44m, Bukti P-45, Bukti P-45a s/d Bukti P-45m,
Bukti P-46, Bukti P-46a s/d Bukti P-46h, Bukti P-47, Bukti P-47a s/d Bukti
P-47j, Bukti P-48, Bukti P-48a s/d Bukti P-48e, Bukti P-49, Bukti P-50.

Penjelasan :
Bukti P-38 : Hanya berupa judul/sampul saja dan tidak mempunyai
kekuatan pembuktian.
Bukti P-38b : berupa perincian pengeluaran pembelian material
dibuat tanpa ada yang tanda tangan dan tidak mempunyai kekuatan
pembuktian.
Bukti P-38c s/d Bukti P-38h : hanya berupa bon-bon yang tidak
dilengkapi bukti lain seperti nota pesanan, invoice, surat jalan dan atau
yang lainnya. Potensi bon-bon/kwitansi ini dibuat tidak sesuai dengan
faktanya sangatlah mungkin oleh karenanya tidak bisa digunakan
sebagai bukti.
Bukti P-39 : berupa perincian pengeluaran pembelian material dibuat
tanpa ada yang tanda tangan dan tidak mempunyai kekuatan
pembuktian
Bukti P-39a s/d Bukti P-39g : hanya berupa bon-bon yang tidak
dilengkapi bukti lain seperti nota pesanan, invoice, surat jalan dan atau
yang lainnya. Potensi bon-bon/kwitansi ini dibuat tidak sesuai dengan
faktanya sangatlah mungkin oleh karenanya tidak bisa digunakan
sebagai bukti.
Bukti P-40 : berupa perincian pengeluaran pembelian material dibuat
tanpa ada yang tanda tangan dan tidak mempunyai kekuatan
pembuktian
Bukti P-40a s/d Bukti P-40b : hanya berupa bon-bon yang tidak
dilengkapi bukti lain seperti nota pesanan, invoice, surat jalan dan atau
yang lainnya. Potensi bon-bon/kwitansi ini dibuat tidak sesuai dengan
faktanya sangatlah mungkin oleh karenanya tidak bisa digunakan
sebagai bukti.

12

Bukti P-44a s/d Bukti P-44m : hanya berupa Laporan Upah Harian
yang tidak dilengkapi bukti lain seperti daftar pekerja, hasil kerja, dan
lainnya. Potensi bon-bon/kwitansi ini dibuat tidak sesuai dengan
faktanya sangatlah mungkin oleh karenanya tidak bisa digunakan
sebagai bukti. APALAGI BUKTI-BUKTI TERSEBUT PADA LEMBAR
ASLINYA TERDAPAT TIP EX YANG MENUTUPI/MENGGANTI TANDA
TANGAN. OLEH KARENANYA TIDAK BISA DIGUNAKAN SEBAGAI
ALAT BUKTI.
Bukti yang diajukan Penggugat untuk selain dan selebihnya mohon
untuk dianggap telah dilakukan pembantahan dengan bukti-bukti yang
diajukan Terbanding I.
Teori-teori berkaitan dengan pengajuan bukti
Akuntansi biaya adalah suatu bidang akuntansi yang diperuntukkan bagi
proses pelacakan, pencatatan, dan analisis terhadap biaya-biaya yang
berhubungan dengan aktivitas suatu organisasi untuk menghasilkan barang
atau jasa. Biaya didefinisikan sebagai waktu dan sumber daya yang
dibutuhkan dan menurut konvensi diukur dengan satuan mata uang.
Penggunaan kata beban adalah pada saat biaya sudah habis terpakai. (Sumber
: http://id.wikipedia.org/wiki/Akuntansi_biaya)
Objek biaya (cost object) atau tujuan biaya (cost objective) adalah sebagai
suatu item atau aktivitas yang biayanya diakumulasi dan diukur. Berikut
adalah aktivitas atau item-item yang dapat menjadi objek biaya:
Produk, Proses
Batch dari unit-unit sejenis , Departemen
Pesanan pelanggan, Divisi
Kontrak, Proyek
Lini produk, Tujuan strategis
AKUNTANSI BIAYA BERDASARKAN METODE HARGA POKOK PESANAN
DAN METODE HARGA POKOK PROSES
Akuntansi Biaya dalam perusahaan manufaktur bertujuan untuk
menentukan harga pokok per satuan produk yang dihasilkan.
Siklus akuntansi biaya dalam perusahaan manufaktur harus mengikuti
proses pengolahan produk, sejak dari bahan baku dimasukkan dalam
proses sampai menjadi produk jadi, seperti dalam skema berikut ini:

13

Siklus
Pembuatan Produk

Siklus
Akuntansi Biaya

Pembelian dan
Penyimpanan
Bahan Baku

Harga Pokok
Persediaan
Bahan Baku
Biaya
Tenaga Kerja
Langsung

Biaya
Overhead
Pabrik

Pengolahan
Bahan Baku
Menjadi
Produk Jadi

Harga Pokok
Bahan Baku
yang Dipakai

Persediaan
Produk Jadi

Harga Pokok
Produk Jadi

METODE PENGUMPULAN BIAYA PRODUKSI


Metode pengumpulan biaya produksi tergantung dari sifat pengolahan
produk. Pengolahan produk dibedakan menjadi 2 golongan, yi:
pengolahan produk berdasarkan pesanan dan pengolahan produk yang
merupakan produksi massa.
Oleh karena itu metode pengumpulan biaya produksi dibedakan menjadi
dua, yaitu:
Metode Harga Pokok Pesanan (Job order cost method)
Metode Harga Pokok Proses (Process cost method)
AKUNTANSI BIAYA BERDASARKAN METODE HARGA POKOK PESANAN
Perusahaan yang berproduksi atas dasar pesanan, memulai kegiatan
produksinya setelah menerima order dari pembeli, tetapi sering juga
14

terjadi, perusahaan mengeluarkan order produksi untuk mengisi


persediaan di gudang.
Syarat penggunaan Metode Harga Pokok Pesanan:
Masing-masing pesanan, pekerjaan, atau produk dapat dipisahkan
identitasnya secara jelas dan perlu dilakukan penentuan harga pokok
pesanan secara individual.
Biaya produksi harus dipisahkan ke dalam dua golongan, yaitu: biaya
langsung (BBB & BTKL) dan biaya tak langsung (selain BBB & BTKL).
BBB dan BTKL dibebankan/diperhitungkan secara langsung terhadap
pesanan ybs., sedangkan BOP dibebankan kepada pesanan atas dasar
tarif yang ditentukan di muka.
Harga pokok setiap pesanan ditentukan pada saat pesanan selesai.
Harga pokok per satuan produk dihitung dengan cara membagi jumlah
biaya produksi yang dibebankan pada pesanan tertentu dengan jumlah
satuan produk dalam pesanan ybs.
Untuk mengumpulkan biaya produksi tiap pesanan digunakan Kartu
Harga Pokok (Job Cost Sheet), yang merupakan rekening/buku pembantu
bagi rekening kontrol Barang Dalam Proses.
Berdasarkan teori akuntansi dan bukti-bukti yang diajukan maka dapat
diketahui biaya yang dikeluarkan oleh Terbanding I/Penggugat Rekonvensi
adalah sebagai berikut :
-

Kategori Biaya Produksi


Bukti T.I -21
Bukti T.I -22
Bukti T.I -23
Bukti T.I -24
Bukti T.I -25
Bukti T.I -26
Bukti T.I -27
Bukti T.I -28
Bukti T.I -29
Bukti T.I -30
Bukti T.I -31 a
Bukti T.I -31 b
Bukti T.I -32
Bukti T.I -33
Bukti T.I -34
Bukti T.I -35

: Rp 134.903.110,28
: Rp 39.505.750,90
: Rp 1.895.000,00
: Rp 294.805.732,43
: Rp 19.965.000,00
: Rp 1.879.200,00
: Rp 19.965.000,00
: Rp
695.000,00
: Rp 42.570.000,00
: Rp 2.526.500,00
: Rp 2.443.050,00
: Rp 1.400.000,00
: Rp 2.324.350,00
: Rp
473.000,00
: Rp
954.000,00
: Rp
850.000,00
15

Bukti T.I -36


Bukti T.I -37
Bukti T.I -38
Bukti T.I -39
Bukti T.I -40
Bukti T.I -41
Bukti T.I -42
Bukti T.I -43
Bukti T.I -44
Bukti T.I -45
Bukti T.I -46
Bukti T.I -47
Bukti T.I -48
Bukti T.I -49
Bukti T.I -50
Bukti T.I -51
Bukti T.I -52
Bukti T.I -53
Bukti T.I -54
Bukti T.I -55
Bukti T.I -56
Bukti T.I -57
Bukti T.I -58
Bukti T.I -59
Bukti T.I -60
Bukti T.I -61
Bukti T.I -62
Bukti T.I -63
Bukti T.I -64
Bukti T.I -65
Bukti T.I -66
Bukti T.I -67
Bukti T.I -68
Bukti T.I -69
Bukti T.I -70
Bukti T.I -71
Bukti T.I -72
Bukti T.I -73
Bukti T.I -74
Bukti T.I -75
Bukti T.I -76
Bukti T.I -77

: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp.
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp

89.500,00
3.655.000,00
13.887.500,00
12.498.750,00
9.500.000,00
4.739.550,00
6.419.000,00
1.789.600,00
7.750.000,00
550.000,00
700.000,00
1.500.000,00
110.000,00
475.000,00
3.760.000,00
2.222.000,00
8.523.125,00
3.788.000,00
9.864.850,00
14.400.000,00
1.489.600,00
2.058.000,00
1.029.000,00
7.832.160,00
5.760.000,00
1.944.250,00
1.666.500,00
1.900.000,00
1.489.600,00
2.256.250,00
20.020.000,00
7.436.000,00
26.884.000,00
534.100,00
1.509.200,00
74.228.282,00
8.500.000,00
1.489.600,00
3.381.000,00
3.125.000,00
690.000,00
4.080.000,00
16

Bukti T.I -78


Bukti T.I-79
Bukti T.I-80
Bukti T.I -81
Bukti T.I -82
Bukti T.I-83
Bukti T.I-84
Bukti T.I-85
Bukti T.I-86
Bukti T.I-87
Bukti T.I-88
Bukti T.I-89
Bukti T.I-90
Bukti T.I-91a
Bukti T.I-91b
Bukti T.I-92
Bukti T.I-93
Bukti T.I-94
Bukti T.I-95
Bukti T.I-96
Bukti T.I-97
Bukti T.I-98
Bukti T.I-99
Bukti T.I-100
Bukti T.I -101
Bukti T.I -102
Bukti T.I -103
Bukti T.I -104
Bukti T.I -105
Bukti T.I -106
Bukti T.I -111
Bukti T.I -119
Bukti T.I -121
Bukti T.I -126
Bukti T.I -127
Bukti T.I -131
Bukti T.I -136
Bukti T.I -137
Bukti T.I -138
Bukti T.I -148
Bukti T.I -149
Bukti T.I -150

: Rp 3.105.091,99
: Rp 27.945.919,00
: Rp 1.173.050,00
: Rp 1.068.200,00
: Rp 1.509.200,00
: Rp 9.260.000,00
: Rp 2.155.050,00
: Rp 7.028.070,00
: Rp 5.049.000,00
: Rp 5.234.400,00
: Rp 2.324.350,00
: Rp 1.430.000,00
: Rp 4.200.000,00
: Rp 6.656.650,00
: Rp 14.015.680,00
: Rp
94.600,00
: Rp
625.000,00
: Rp
534.100,00
: Rp 2.972.750,00
: Rp 5.159.050,00
: Rp 4.576.000,00
: Rp 4.004.000,00
: Rp 1.778.700,00
: Rp
534.100,00
: Rp 7.031.000,00
: Rp 1.509.200,00
: Rp 4.800.000,00
: Rp 1.489.600,00
: Rp 2.043.000,00
: Rp
198.400,00
: Rp
268.000,00
: Rp
451.500,00
: Rp
440.000,00
: Rp
765.000,00
: Rp 2.793.000,00
: Rp
62.000,00
: Rp 4.744.775,00
: Rp
261.500,00
: Rp
818.000,00
: Rp
200.000,00
: Rp 1.320.000,00
: Rp 1.939.500,00
17

Bukti T.I -161


Bukti T.I -162
Bukti T.I -177
Bukti T.I -191
Bukti T.I -200
Bukti T.I -201
Bukti T.I -206
Bukti T.I -210
Bukti T.I -212
Bukti T.I -214
Bukti T.I -214
Bukti T.I -217
Bukti T.I -236
Bukti T.I -238
Bukti T.I -243
Bukti T.I -247
Bukti T.I -248
Bukti T.I -249
Bukti T.I -250
Bukti T.I -254
TOTAL
-

: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp

1.690.000,00
545.000,00
400.000,00
296.000,00
225.000,00
297.500,00
50.000,00
162.500,00
162.500,00
250.000,00
250.000,00
150.000,00
324.600,00
696.000,00
966.000,00
310.000,00
72.000,00
4.075.000,00
132.000,00
642.500,00 +
Rp. 977.943.046,50

Kategori Biaya Tenaga Kerja (Langsung atau Tidak Langsung)


Bukti T.I -116
: Rp 1.000.000,00
Bukti T.I -117
: Rp
500.000,00
Bukti T.I -123
: Rp 7.500.000,00
Bukti T.I -128
: Rp 5.000.000,00
Bukti T.I -129
: Rp
500.000,00
Bukti T.I -135
: Rp 1.500.000,00
Bukti T.I -139
: Rp
750.000,00
Bukti T.I -140
: Rp 1.250.000,00
Bukti T.I -145
: Rp 1.000.000,00
Bukti T.I -151
: Rp 5.250.000,00
Bukti T.I -151
: Rp 1.750.000,00
Bukti T.I -156
: Rp
100.000,00
Bukti T.I -158
: Rp 2.500.000,00
Bukti T.I -163
: Rp 1.500.000,00
Bukti T.I -166
: Rp 3.411.900,00
Bukti T.I -168
: Rp
242.000,00
Bukti T.I -169
: Rp 1.462.500,00
Bukti T.I -170
: Rp
500.000,00
Bukti T.I -172
: Rp
907.500,00
18

Bukti T.I -173a


Bukti T.I -174
Bukti T.I -175
Bukti T.I -179
Bukti T.I -180
Bukti T.I -181
Bukti T.I -182
Bukti T.I -183
Bukti T.I -184
Bukti T.I -187
Bukti T.I -188
Bukti T.I -190
Bukti T.I -196
Bukti T.I -197
Bukti T.I -198
Bukti T.I -199
Bukti T.I -204
Bukti T.I -205a
Bukti T.I -207
Bukti T.I -208
Bukti T.I -209
Bukti T.I -213
Bukti T.I -218
Bukti T.I -219
Bukti T.I -220
Bukti T.I -221
Bukti T.I -222
Bukti T.I -226
Bukti T.I -227
Bukti T.I -228
Bukti T.I -230
Bukti T.I -231
Bukti T.I -232
Bukti T.I -233
Bukti T.I -235
Bukti T.I -239
Bukti T.I -240
Bukti T.I -242
Bukti T.I -244
Bukti T.I -245
Bukti T.I -246
Bukti T.I -252

: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp

2.000.000,00
2.095.900,00
2.000.000,00
6.587.000,00
420.000,00
445.000,00
1.392.500,00
23.600,00
420.000,00
1.743.700,00
1.235.400,00
3.250.000,00
507.500,00
326.250,00
5.843.600,00
1.500.000,00
700.000,00
490.000,00
500.000,00
2.000.000,00
2.000.000,00
2.000.000,00
100.000,00
587.500,00
6.900,00
1.500.000,00
1.725.100,00
500.000,00
280.000,00
8.500.000,00
140.000,00
700.000,00
3.410.000,00
1.250.000,00
500.000,00
1.500.000,00
400.000,00
1.202.100,00
500.000,00
3.000.000,00
1.133.400,00
2.500.000,00
19

Bukti T.I -255A


Bukti T.I -255B
Bukti T.I -256
TOTAL
-

: Rp
750.000,00
: Rp 1.743.700,00
: Rp 1.000.000,00 +
Rp. 106.033.050,00

Kategori Biaya Overhead Perusahaan

Bukti T.I -107


Bukti T.I -108
Bukti T.I -109
Bukti T.I -110
Bukti T.I -112
Bukti T.I -113
Bukti T.I -114
Bukti T.I -115
Bukti T.I -118
Bukti T.I -120
Bukti T.I -122
Bukti T.I -124
Bukti T.I -125
Bukti T.I -130
Bukti T.I -132
Bukti T.I -133
Bukti T.I -134
Bukti T.I -141
Bukti T.I -142
Bukti T.I -143
Bukti T.I -144
Bukti T.I -146
Bukti T.I -147
Bukti T.I -153
Bukti T.I -154
Bukti T.I -155
Bukti T.I -157
Bukti T.I -159
Bukti T.I -160
Bukti T.I -164
Bukti T.I -165
Bukti T.I -167
Bukti T.I -171
Bukti T.I -173b
Bukti T.I -176

: Rp
123.000,00
: Rp
95.000,00
: Rp
76.000,00
: Rp
71.000,00
: Rp
60.000,00
: Rp
113.000,00
: Rp
136.500,00
: Rp
35.000,00
: Rp
104.000,00
: Rp
16.700,00
: Rp
122.500,00
: Rp
102.000,00
: Rp
70.000,00
: Rp
76.000,00
: Rp
88.000,00
: Rp
146.500,00
: Rp 2.000.000,00
: Rp
68.000,00
: Rp
12.600,00
: Rp 2.404.550,00
: Rp
152.500,00
: Rp
26.000,00
: Rp
101.000,00
: Rp
205.500,00
: Rp
145.000,00
: Rp
27.000,00
: Rp
67.500,00
: Rp
18.000,00
: Rp
98.000,00
: Rp
119.500,00
: Rp
150.000,00
: Rp
93.000,00
: Rp
106.500,00
: Rp
35.000,00
: Rp
86.500,00
20

Bukti T.I -178


Bukti T.I -185
Bukti T.I -186
Bukti T.I -189
Bukti T.I -192
Bukti T.I -193
Bukti T.I -194
Bukti T.I -195
Bukti T.I -202
Bukti T.I -203
Bukti T.I -205b
Bukti T.I -211
Bukti T.I -215
Bukti T.I -216
Bukti T.I -223
Bukti T.I -224
Bukti T.I -225
Bukti T.I -229
Bukti T.I -234
Bukti T.I -237
Bukti T.I -241
Bukti T.I -251
Bukti T.I -253
TOTAL
GRAND TOTAL

: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp
: Rp.

61.000,00
21.500,00
67.000,00
26.200,00
95.500,00
99.500,00
161.500,00
179.500,00
14.000,00
110.000,00
108.500,00
149.000,00
179.000,00
91.500,00
114.000,00
69.000,00
88.000,00
111.500,00
133.000,00
133.000,00
144.500,00
195.500,00
85.500,00 +
Rp. 9.789.050,00
Rp.1.093.765.146,50

Berdasarkan bukti-bukti tersebut di atas yaitu Bukti T.I-21 s/d Bukti T.I-256
maka kerugian materiil yang dapat dibuktikan sebanyak Rp. 1.093.765.146,50
(satu milyar Sembilan puluh tiga juta tujuh ratus enam puluh lima ribu
rupiah seratus empat puluh enam rupiah) hal ini juga bersesuai dengan
keterangan Saksi Ahli Ir. Muhammad A. Muttaqin, M.Sc. yang telah melakukan
penilaian terhadap objek sengketa senilai Rp. 1.008.400.000,- (Vide : Bukti T.I265 = Bukti P-36 yang sudah sesuai dengan aslinya pada persidangan
tanggal 06 Maret 2012). Lagi pula berdasarkan keterangan Saksi Ahli Ir.
Muhammad A. Muttaqin, M.Sc. hasil penilainnya sampai sekarang tidak pernah
ada yang keberatan termasuk Para Pembanding.
Bahwa dengan demikian dalil Para Pembanding yang mendalilkan bahwa Para
Pembanding mengalami kerugian materiil sejumlah Rp. 634.480.583,- adalah
TIDAK BERALASAN HUKUM karena tidak didukung dengan bukti-bukti dan
saksi-saksi oleh karenanya harus ditolak. Sementara tuntutan Terbanding I
dalam gugatan rekonvensi yang menuntut kerugian materiil :
Rp.
21

1.256.080.521,20 ( satu milyar dua ratus lima puluh enam juta delapan puluh
ribu lima ratus dua puluh satu koma dua puluh rupiah) sudah adil jika
dikabulkan dengan perincian sebagai berikut :
- Pembayaran Supplier & Sub Kontraktor Rp. 1.031.208.883,00
- Pengeluaran Tunai Kas untuk upah dan lain-lain Rp. 194.149.295,20
- Hasil penilaian
: Rp. 1.008.400.000,00
- Pembayaran dari Penggugat I :
Uang Muka
: Rp. 255.000.000,00
Termin
: Rp. 100.591.314,42 +
Jumlah
: Rp. 355.591.314,42 Yang belum dibayar
: Rp. 652.808.685,58
- kehilangan bunga bank apabila keuangan yang masuk kategori kerugian
materiil ini disimpan di bank maka bunga bank selama tahun berjalan
sebesar Rp 24.722.343,00 (dua puluh empat juta tujuh ratus dua puluh
dua ribu tiga ratus empat puluh tiga rupiah);
- Kerugian kehilangan scafolding sebesar Rp. 10.000.000,00 (sepuluh juta
rupiah).
Jadi total kerugian materiil sebesar Rp. 1.256.080.521,20 ( satu milyar dua
ratus lima puluh enam juta delapan puluh ribu lima ratus dua puluh satu koma
dua puluh rupiah).
Mengenai tuntutan Terbanding I perihal kerugian immaterial sepenuhnya
diserahkan kepada Majelis Hakim pemeriksa perkara a quo.
OLEH KARENANYA PERTIMBANGAN HUKUM HAKIM TINGKAT PERTAMA
SUDAH BENAR DAN TEPAT YANG MENYATAKAN Menghukum Tergugat
Rekonvensi membayar kepada Penggugat Rekonpensi atas kerugian yang
diderita oleh Penggugat Rekonpensi sebesar Rp. 614.508.686,- (enam
ratus empat belas juta lima ratus delapan ribu enam ratus delapan puluh
enam rupiah)
3. Bahwa oleh karena Para Pembanding terbukti telah melakukan wanprestasi
maka untuk menjamin agar Gugatan Rekonvensi dalam perkara a quo tidak siasia sesuai dengan ketentuan Pasal 1243 jo. Pasal 1247 KUH Perdata, Pemohon
selaku Penggugat Rekonvensi sangat perlu untuk diletakkan sita jaminan
terhadap barang milik Pembanding I Dra. Endayanti, MBA selaku Direktur PT.
Dwipratamas Bangun Selaras berkantor di Jl. Tebet Timur Raya No. 33A, Jakarta
berupa :
a. Tanah dan Bangunan sesuai dengan Sertifikat Hak Guna Bangunan
No.694/Setia Darma atas nama Dipl. Ing. Chairil Anwar Noor yang
dikeluarkan oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bekasi pada tanggal 4
22

Juli 2008 dengan luas sesuai dengan surat ukur No.135/Setiadarma/2008


dengan luas 249 M2 ;
b. Tanah dan Bangunan sesuai dengan Sertifikat Hak Guna Bangunan
No.695/Setia Darma atas nama Dipl. Ing. Chairil Anwar Noor yang
dikeluarkan oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bekasi pada tanggal 4
Juli 2008 dengan luas sesuai dengan surat ukur No.136/Setiadarma/2008
dengan luas 224 M2 ;
Luas tanah berdasarkan kedua sertipikat tersebut adalah 473 M2 dengan batasbatas tanah sebagai berikut :
- Barat
: Jalan Lingkungan
- Utara
: Jalan Lingkungan
- Timur
: Tanah Kosong
- Selatan
: Ruko.
Keduanya terletak di Desa Setiadarma, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten
Bekasi, Propinsi Jawa Barat.
Terhadap permohonan sita jaminan tersebut cukup alasan bagi Majelis Hakim
untuk mengabulkannya.
4. Perbaikan Beton dengan sistem Grouting yang dilakukan oleh Terbanding I
bukanlah merupakan wanprestasi :
-

Bahwa dalam dalil gugatannya Para Pembanding telah melakukan


wanprestasi karena beton-beton yang dibuat keropos dengan menunjukkan
bukti P-37 berupa foto-foto.

Untuk membantah dalil tersebut Terbanding I telah mengajukan saksi


Gamin, Panrus, Saksi Ahli Ir. Muhammad A. Muttaqin, M.Sc. yang
kesemuanya menerangkan bahwa telah dilakukan perbaikan terhadap beton
yang keropos dengan sistem Grouting.

Bahwa dalam persidangan tanggal 06 Maret 2012 bukti P-37 berupa fotofoto telah ditunjukkan di depan Majelis Hakim dan dibenarkan oleh Saksi
Gamin namun bukti-bukti tersebut tidak disertai dengan perbaikannya.

Para Terbanding menunjukkan bukti berupa foto-foto yang terlampir dalam


Bukti T.I-16 yang menunjukkan bahwa telah dilakukan perbaikan terhadap
beton-beton keropos tersebut dengan sistem grouting dan hasilnya telah
difoto dan dibenarkan oleh Saksi Gamin serta sesuai dengan pemeriksaan
setempat. Begitu juga dengan Saksi Ahli Ir. Muhammad A. Muttaqin, M.Sc.
23

yang menerangkan bahwa pada saat melakukan peninjauan lapangan


(dihadiri oleh Para Pembanding, Para Terbanding, Penasihat Hukum masingmasing, Pihak Polres Metro Bekasi Kabupaten) memang benar telah
dilakukan perbaikan terhadap beton-beton yang keropos.
-

Beton Keropos merupakan Jenis kerusakan ini timbul karena pengerjaan


beton yang kurang baik, agregat terlalu kasar, kurangnya butiran halus yang
termasuk semen, faktor air semen tidak tepat, pemadatan yang tidak
sempurna karena rapatnya tulangan, pasta semen keluar dari cetakan yang
tidak rapat dan lain-lainnya. Kerusakan semacam ini biasanya disebabkan
oleh cetakan (begiting) yang tidak rapi atau rapat. Hal ini menyebabkan pasta
semen mengalir keluar, yang mengakibatkan beton keropos.

Grouting merupakan Pekerjaan injeksi grouting sangat cocok untuk daerah


perbaikan yang sulit. Dengan menginjeksi bahan grouting yang relatif cair ke
dalam cetakan, sehingga ikatan antara tulangan dan beton kembali seperti
semula dan betonpun dianggap masif. Tekanan injeksi grouting tidak boleh
diambil lebih besar dari kemampuan tarik ijin beton.
Bahan grouting adalah sebagai berikut :
Mortar grouting
Terdiri dari campuran semen, pasir dan air dengan perbaikan berat 1
semen : 2 pasir : 1 air. Bahan ini bisa digunakan untuk lubang keropos yang
besar
Semen grouting
Terdiri dari campuran semen grouting dan air dengan perabndingan berat
1 : 1, dipakai untuk lubang keropos yang kecil atau pada daerah retak
Chemical grouting
Terdiri dari bahan epoxy yang relatif cair, digunakan pada daerah retak
bagian dalam yang dilaksanakan dengan cara injeksi. http://undipproject.blogspot.com/2009/07/kolom-keropos.html
SPESIFIKASI INJEKSI GROUTING & INJEKSI EPOXY
INJEKSI GROUTING DAN INJEKSI EPOXY adalah untuk mengisi rongga
struktur beton yang kropos dan retak baik bocor mengeluarkan air maupun
hanya retak dan kropos tidak mengelurkan air, dan sudah memenuhi
standar ASTM C-881 78 Type 1,Grade 1,class B+C.
DESKRIPSI :

24

Untuk injeksi epoxy mengunakan Product Sikadur 752 spesifikasi ini


untuk mengisi rongga atau struktur kropos dan retak tanpa
mengeluarkan air,material / chemical bebas solvent,2 komponen
EPOXY RESIN VISKOSITAS SUPER RENDAH,SUPER ENCER DAN
BERKEKUATAN TINGGI
Untuk Injeksi Grouting mengunakan Product Sika Intraplast.Z + semen
abu-abu dan dikombinasikan dengan Sikasetaccelerator, spesifikasi ini
untuk mengisi rongga atau struktur beton khusus untuk yang bocor air
/ mengeluarkan air tentunya sangat lengket dan kuat untuk menutup
dan mengisi rongga yang kropos,retak sehingga sumber air bisa
dimatikan secara teknis dibantu tenaga ahlinya dan alat bantu yang
memadai.
KEGUNAAN :
Untuk menutup retak struktur beton retak halus maupun retak
renggang dengan ukuran tertentu
Mempunyai kekuatan yang bagus untuk menyumbat air atau bocoran
Mempunyai daya lengket yang tinggi sehingga sambungan antara
beton lama dan baru bisa menyatu dengan sempurna.
Bisa menutup sumber air yang besar yang berkekuatan tinggi.
Sangat efektif dan mudah di aplikasikan
Bisa aplikasikan untuk kebocoran kolam
renang,bendungan,terowongan
Bisa diaplikasikan untuk jembatan layang,kamar mandi,toilet,STP
Dan berbagai bentuk bangunan lainnnya.
KEUNGGULAN :
Penutup retak yang ulet
Visikositas super rendah dan sangat encer
Cocok digunakan pada kondisi kering maupun bocor air
Kekuatan mekanis dan lekat tinggi
Keras tapi tidak rapuh ( Brittle )
Bebas
susut.http://binarahmatika.blogspot.com/2011/01/waterproofingmembrane-torching-system.html?zx=ac008ed9744d6601

Bahwa berdasarkan hal-hal tersebut di atas maka keterangan saksi Ahli yang
diajukan oleh Para Penggugat/Para Pembanding yaitu IR. MISYAFRIL
WAHAB, MT harus dikesampingkan karena tidak sesuai dengan kaidah ilmu
dan fakta kemajuan perkembangan teknologi bangunan.

Selain itu dalam pengecoran Terbanding I telah menggunakan bahan cor


produksi PT. Beton Persada Indonesia-Jakarta (Vide Bukti T.I-25, Bukti T.I27, Bukti T.I-29), PT. Adhimix Precast Indonesia-Jakarta (Vide Bukti T.I-38,
25

Bukti T.I-39, Bukti T.I-51, Bukti T.I-61, Bukti T.I-62, Bukti T.I-63, Bukti
T.I-65, Bukti T.I-66, Bukti T.I-67, Bukti T.I-68, Bukti T.I-97, Bukti T.I-98),
PT. Drymix-Jakarta (Bukti T.I-92), selain itu untuk mengeraskan beton
Terbanding menggunakan Sika Cim Bonding Adhesive 900 ml yang dibeli
dari Penggugat I/PT. DWIPARTAMAS BANGUN SELARAS (Vide Bukti T.I250, Lampiran Bukti T.I-91a).
-

Bahwa sudah menjadi pengetahuan umum jika ilmu pengetahuan selalu


berkembang dan penemuan-penemuan modern pun didapatkan tak terkecuali
dalam dunia bangunan yang mampu menemukan teknik-teknik perbaikan
seperti Grouting, bahan-bahan cepat guna untuk menunjang kekuatan
bangunan dan percepatan pembangunan.

5. Pembanding mengakui belum pernah membayar Rp. 48.692.250,- oleh


karenanya dalil gugatan yang menyatakan Pembanding telah membayar
Rp. 48.692.250,- sudah tepat jika ditolak :
-

Bahwa dalam posita dan petitum gugatan, Para Pembanding menyatakan


telah membayar kepada Terbanding I, namun faktanya Para Pembanding
mengakui belum pernah membayarnya.
Bahwa dalam Bukti P-12 : Kwitansi Pembayaran Prestasi tahap-2 (dua)
sebesar 3,0150% Rp. 48.692.250,- tanggal 16 Desember 2008, Bukti P-12a :
Surat PT. PIA kepada PT. DBS No.101/PIA-Inv/XII/2008 tanggal 16 Desember
2008
perihal Permohonan Pembayaran tahap-2 (dua) pekerjaan
Pembangunan Gedung Kantor PT. DBS sebesar 3,0150% Rp. 48.692.250,-,
Bukti P-12b : Berita Acara Pembayaran Nomor : 53/BAP/PIA-DPS/XII/2008
tanggal 16 Desember 2008.
Namun dalam keterangan Akta/Bukti-Bukti (halaman 4) Penggugat
Konvensi memberikan keterangan : tetapi kemudian oleh Tergugat
Konpensi Cek dikembalikan tanpa alasan, ini menjadikan awal hubungan yang
baik menjadi terganggu.
Keterangan tersebut haruslah dianggap sebagai pengakuan. Namun fakta
tersebut memang benar adanya hal ini ditunjukkan dengan LAPORAN
KEMAJUAN PERKEMBANGAN yang dibuat oleh PT. Dwipratamas Bangun
Selaras tanggal 2 Maret 2009 yang ditandatangani oleh Chairil Anwar
(terdapat dalam lampiran Bukti T.I-16 dan Bukti T.I-6a) yang
menguraikan sebagai berikut :
Total
: 385.173.636,37
PPN 10%
: 38.517.363,64
Total Sesudah PPN 10%
: 423..791.000,01
Dikurangi DP
: 255.000.000,00
Dikurangi Progress I
: 100.590.700,00
26

Total Sisa Pembayaran DBS

68.200.300,00

Dari penghitungan progress akhir yang dilakukan Pembanding dapat diambil


beberapa hal :
Penghitungan Progress dilakukan sepihak sehingga tidak
mempunyai kekuatan pembuktian, hal ini berbeda dengan
penghitungan Saksi Ahli Ir. Muhammad A. Muttaqin, M.Sc. yang telah
melakukan penilaian terhadap objek sengketa senilai Rp. 1.008.400.000,(Vide : Bukti T.I-265 = Bukti P-36 yang sudah sesuai dengan aslinya
pada persidangan tanggal 06 Maret 2012). Lagi pula berdasarkan
keterangan Saksi Ahli Ir. Muhammad A. Muttaqin, M.Sc. hasil
penilainnya sampai sekarang tidak pernah ada yang keberatan termasuk
Para Penggugat serta penghitungan tersebut dihadiri kedua belah pihak
(Penggugat & Tergugat) serta kuasa hukum masing-masing dan Pihak
Kepolisian Metro Bekasi Kabupaten.
Terdapat manipulasi data dengan memotong pembayaran DP lagi
karena dalam pembayaran progress I sudah dilakukan pemotongan
DP.
Penghitungan dilakukan 2 Maret 2009 artinya jika memang
Penggugat sudah membayar Rp. 48.692.250,- sebagaimana
didalilkan oleh Penggugat maka seharusnya dipotongkan dalam
penghitungan progress akhir.
Berdasarkan hal-hal tersebut di atas, oleh karena Terbanding tidak terbukti
melakukan wanprestasi maka tuntutan Para Pembanding untuk menyatakan
sah pemutusan Surat Perjanjian Pemborong, Nomor : 933/DBS/IV/2008
tanggal 19 Mei 2008 haruslah ditolak dan sebaliknya menyatakan sah Surat
Perjanjian Pemborong, Nomor : 933/DBS/IV/2008 tanggal 19 Mei 2008.
6. Mengenai Gugatan Perbuatan Melawan Hukum :
Bahwa dalam gugatannya Para Pembanding mendalilkan bahwa Para
Terbanding telah melakukan Perbuatan Melawan Hukum kepada Para
Pembanding sehubungan dengan adanya penandatanganan Perjanjian
Kesanggupan Membayar tanggal 14 Agustus 2010 (Bukti T.II-2/Bukti T.I19).
Bahwa guna meneguhkan dalil-dalilnya Para Pembanding telah mengajukan
bukti-bukti tertulis dan dua orang saksi Ezar Ibrahim, S.H. dan Heru
Pradijonrika, S.H., M.H. Untuk bukti tertulis yang diajukan oleh Para
Pembanding berkaitan dengan gugatan Perbuatan Melawan Hukum yaitu :
27

Bukti P-1 : Surat dari PROPAM METROJAYA.


Bukti P-2 : Surat dari ROPAM KEPOLISIAN RESORT KOTA BEKASI
Bukti
P-3
:
Surat
Akta
Pengajuan
Banding
putusan
No.436/Pid/B/2011/PN.Bks.
Bukti P-4 : Memori Banding tertanggal 8 Nopember 2011.
Bukti P-5 : Surat Panggilan Ketua Kejaksaan Tinggi Jawa Barat tanggal 6
Desember 2011
Bukti P-6 : Laporan Polisi kepada Mabes Polri tertanggal 14 Nopember
2011.
Bukti P-36 = Bukti T.I-16 : Evaluasi Proyek oleh Consultan Kantor Jasa
Penilai Publik Muttaqin Bambang Purwanto Rozak Uswatun & Rekan.
Bukti P-51 : Berita Korat Target 21-27 Maret 2011
Bukti P-52 : Berita Koran KONTRAS 328 Th. VII 11-17 Mei 2011.
Bukti P-54 : Tanda Terima Mabes Polri Inspektorat Pengawasan Umum
dan Mabes Polri Badan Reserse Kriminal.
Bukti P-55 : Berita Koran KONTRAS 8-14 Mei 2011 halaman 6.

Bahwa guna membantah gugatan Para Pembanding dan bukti-bukti yang


diajukannya Para Terbanding mengajukan bukti-bukti tertulis dan empat
orang saksi Gamin, Ir. Muhammad A. Muttaqin, M.Sc., Untuk bukti tertulis
yang diajukan oleh Para Terbanding berkaitan dengan gugatan Perbuatan
Melawan Hukum yaitu :
-

Bukti T.II-1 : Surat Permohonan Salinan Berkas Berita Acara Penyidikan


(BAP) dari Ezar Ibrahim & Affiliates, tanggal 30 Juli 2010 ditujukan
kepada Polres Metro Bekasi Kabupaten.
Bukti T.II-2 = Bukti T.I-19: Surat Perjanjian Kesanggupan Membayar
tanggal 14 Agustus 2010.
Bukti T.II-3 = Bukti T.I-18: Surat Kuasa Chairil Anwar Noor kepada
kuasa hukumnya dari Law Firm Dhestorn & Co. tanggal 16 Agustus 2010
Bukti T.II-4 = Bukti T.I-17 : Surat dari Law Firm Dhestorn & Co., Perihal :
Mohon Perlindungan Hukum dan Keadilan, tanggal 18 Agustus 2010 yang
ditujukan kepada Polres Metro Bekasi Kabupaten.
Bukti T.II-5 : Surat dari Kejaksaan Negeri Cikarang, No. B58/O.2.35/Epp.1/01/2011, tanggal 10 Januari 2011, Perihal :
Pemberitahuan hasil penyidikan perkara atas nama tersangka Dipl. Ing.
Chairil Anwar Noor sudah lengkap.
Bukti T.II-6 : Surat dari Kuasa Hukum Dipl. Ing. Chairil Anwar Noor &
Dra. Endayanti yang ditujukan kepada Polres Metro Bekasi Kabupaten,
tanggal 14 Februari 2011.

28

Bukti T.II-7 : Surat dari Kuasa Hukum Dipl. Ing. Chairil Anwar Noor &
Dra. Endayanti yang ditujukan kepada Polres Metro Bekasi Kabupaten,
tanggal 21 Februari 2011.
Bukti T.II-8a : Akta Nomor 01 yang di buat di hadapan Notaris Enda
Murni, S.H. pada tanggal 09 September 2003
Bukti T.II-8b : Akta Nomor 19 tentang Pernyataan Keputusan Rapat PT.
Pekama Indah Asri tanggal 11 Juni 2008 yang di buat di hadapan Notaris
Suhardi Hadi Santoso, S.H.
Bukti T.II-9 = Bukti T.I-1 = Bukti P-7: Surat Perjanjian Pemborong
Nomor : 933/DBS/IV/2008
Bukti T.II-10 = Bukti T.I-14: Putusan Pengadilan Negeri Bekasi No.
436/Pid/B/2011/PN.Bks

Bahwa berdasarkan bukti-bukti dan keterangan saksi-saksi dalam


persidangan maka diperoleh fakta hukum sebagai berikut :
-

Bahwa benar pada tanggal 14 Agustus 2010 telah ditandatangani Surat


Perjanjian Kesanggupan Membayar antara Para Penggugat dan Para
Tergugat hal ini didasarkan pada bukti Bukti T.II-2 = Bukti T.I-19 dan
keterangan saksi Ezar Ibrahim, S.H. dan Heru Pradijonrika, S.H., M.H.
yang telah membenarkan tanda tangannya pada surat perjanjian tersebut.

Bahwa benar perjanjian tersebut ada karena inisiatif pihak Polres Metro
Bekasi Kabupaten untuk mendamaikan antara pelapor dan terlapor
(dalam perkara a quo Para Pembanding dan Para Terbanding).

Bahwa benar Terbanding II hadir di Polres Metro Bekasi Kabupaten


setelah kuasa hukum Terlapor (Para Pembanding) yaitu Ezar Ibrahim,
S.H. menelepon Terbanding II.

Bahwa benar dalam proses tawar menawar Terbanding II mengajukan


bukti yang sangat banyak (dalam perkara a quo adalah Bukti T.I-21 s/d
Bukti T.I-265) dan disepakati bahwa Terlapor/ Para Pembanding bersedia
membayar bangunan yang telah dibangun Pelapor sebesar Rp.
1.200.000.000,- (satu milyar dua ratus juta rupiah) dengan
menjaminkan surat tanah seluas 1050 M2 yang terletak di taman
Galaxy, Bekasi yang akan ditindaklanjuti pada tanggal 16 Agustus
2010.

Bahwa benar setelah penandatangan surat kesanggupan membayar


tersebut kuasa hukum Para Pembanding Ezar Ibrahim, S.H. dan Heru
Pradijonrika, S.H., M.H. telah dicabut kuasanya.
29

Bahwa benar setelah penandatangan surat kesanggupan membayar


tersebut kuasa hukum Para Pembanding tidak mengajukan upaya
hukum praperadilan.

Bahwa benar setelah penandatangan surat kesanggupan membayar


tersebut Para Pembanding sama sekali belum membayar kepada Para
Terbanding untuk melaksanakan perjanjian tersebut.

Bahwa benar pada akhirnya berkaitan dengan laporan Pelapor


(Terbanding I), Terlapor (Para Pembanding) selanjutnya di adili di
Pengadilan Negeri Bekasi yang mana Ezar Ibrahim, S.H., Gamin, Ir.
Muhammad A. Muttaqin, M.Sc., menjadi saksi di Pengadilan Negeri
Bekasi.

Bahwa benar Majelis Hakim pengadilan Negeri Bekasi telah menyatakan


Para Pembanding terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak
pidana sebagaimana Bukti T.II-10 = Bukti T.I-14 : Putusan Pengadilan
Negeri Bekasi No. 436/Pid/B/2011/PN.Bks.

Bahwa benar putusan Pengadilan Negeri Bekasi tersebut belum


mempunyai kekuatan hukum mengikat dimana Para Pembanding (Para
Terdakwa) melalui kuasa hukumnya melakukan upaya hukum banding ke
Pengadilan Tinggi Bandung sebagaimana Bukti P-3 dan Bukti P-4.

Bahwa berdasarkan fakta-fakta hukum tersebut di atas maka dapat


simpulkan bahwa datangnya Terbanding II dalam kapasitas selaku Direktur
Utama PT. Pakema Indah Asri (Pelapor) ke Polres Metro Bekasi Kabupaten
adalah karena ditelepon kuasa hukum Terlapor yaitu Ezar Ibrahim, S.H.
Bahwa terjadinya penadatangan Surat Perjanjian Kesanggupan Membayar
tanggal 14 Agustus 2010 (Bukti T.II-2 = Bukti T.I-19) setelah melalui proses
negoisasi antara Pihak Pelapor/Para Tergugat dan Pihak Terlapor/ Para
Pembanding.
Bahwa menurut keterangan saksi Para Pembanding saat itu Para Pembanding
dalam tekanan fisik maupun psikis. Bahwa hal demikian seharusnya yang
dituntut telah melakukan perbuatan melawan hukum adalah Polres Metro
Bekasi Kabupaten dengan jalan mengajukan Pra Peradilan dan tuntutan ganti
kerugian. (Vide BAB XII KUHAP tentang Ganti Kerugian dan Rehabilitasi
Pasal 95 dan seterusnya).

30

Bahwa ternyata Terlapor yang saat itu berstatus sebagai Tersangka tidak
menggunakan haknya untuk mengajukan Pra Peradilan melainkan
mengajukan Permohon Perlindungan Hukum dan Keadilan, tanggal 18
Agustus 2010 yang ditujukan kepada Polres Metro Bekasi Kabupaten (Bukti
T.II-4 = Bukti T.I-17).
Bahwa selanjutnya oleh Polres Metro Bekasi Kabupaten diambil
langkah-langkah yang salah satunya adalah melakukan pemeriksaan
setempat melalui suratnya No. B/1614/VIII/2010/Restro Bks Kab,
Perihal : Mohon Bantuan Pengahadapan mengirimkan surat kepada
Kepala Kantor Jasa Penilai Publik Muttaqin Bambang Purwanto Rozak
Uswatun & Rekan yang pada pokoknya berisikan .sehubungan
dengan rujukan tersebut di atas guna mendapatkan kepastian nilai bangnan
gedung PT. Dwi Pratamas Bangun Selaras di Komplek Ruko Sebtra Niaga
Kalimas, Jl. Raya Kalimalang, Ds. Setia Darma, Kec. Tambun Selatan, Kab.
Bekasi yang dibangun PT. Pakema Indah Asri, dengan ini dimohon kepada Ka
untuk dapatnya menghadirkan Saksi Ahli dari Kantor Jasa Penilai Publik
Muttaqin Bambang Purwanto Rozak Uswatun & Rekan untuk melakukan
penghitungan property guna kepentingan penyidikan lebih lanjut. (Bukti P36 = Bukti T.I-265, vide Keterangan Saksi Ahli Ir. Muhammad A.
Muttaqin, M.Sc.)
Bahwa guna menindaklanjuti surat dari Plores Metropolitan Bekasi
Kabupaten tersebut maka Kantor Jasa Penilai Publik Muttaqin Bambang
Purwanto Rozak Uswatun & Rekan yang beralamat di Gedung Kindo Lantai 2
Suite D 203, Jakarta Selatan, melakukan penilaian pada tanggal 4 September
2010 yang disaksikan oleh Pembanding I diwakili oleh Pembanding II, Kuasa
Hukum Para Pembanding (Dwi Heri Sulistiawan, S.H.) (Bukti T.II-3 = Bukti
T.I-16, vide Keterangan Saksi Ahli Ir. Muhammad A. Muttaqin, M.Sc.),
Terbanding I, Kuasa Hukum Terbanding I, serta Petugas Penyidik dari Plores
Metropolitan Bekasi Kabupaten dan melaporkan hasilnya sesuai hasil
penilaian tertanggal 14 Oktober 2010 dengan perincian sebagai berikut :
-

Hasil penilaian
: Rp. 1.008.400.000,00
Pembayaran dari Pembanding I :
Uang Muka
: Rp. 255.000.000,00
Termin
: Rp. 100.591.314,42 +
Jumlah
: Rp. 355.591.314,42 Yang belum dibayar
: Rp. 652.808.685,58
(Bukti P-36 = Bukti T.I-265, vide Keterangan Saksi Ahli Ir. Muhammad A.
Muttaqin, M.Sc.)

31

Pada saat inspeksi, seluruh kondisi asset baik dari luar maupun dari dalam
bangunan dapat dilakukan pengamatan dengan baik. Pada saat itu Pihak
Pelapor (Terbanding I) memberikan data-data berupa laporan kemajuan
pekerjaan, daftar pekerjaan tambah kurang, foto pekerjaan pondasi dan
urugan tanah, bukti pembelian tanah urugan. Pihak Terlapor (Para
Pembanding) berjanji akan memberikan data bukti-bukti pengeluaran
untuk perbaikan bangunan tetapi sampai dengan laporan ini disusun data
yang dijanjikan tersebut belum diterima oleh Kantor Jasa Penilai Publik
Muttaqin Bambang Purwanto Rozak Uswatun & Rekan (Vide laporan Kantor
Jasa Penilai Publik Muttaqin Bambang Purwanto Rozak Uswatun & Rekan
halaman ii). (Bukti P-36 = Bukti T.I-265, vide Keterangan Saksi Ahli Ir.
Muhammad A. Muttaqin, M.Sc.)
Bahwa selanjutnya perkara laporan Terbanding II dilanjutkan pemeriksaan di
Pengadilan Negeri Bekasi yang mana Para Pembanding dinyatakan terbukti
bersalah secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana (Bukti T.II-10
= Bukti T.I-14) dan keterangan saksi Ezar Ibrahim, S.H., Gamin, Ir.
Muhammad A. Muttaqin, M.Sc.
Bahwa berdasarkan hal-hal tersebut di atas Para Pembanding tidak berhasil
membuktikan dalil-dalilnya bahwa Para Terbanding telah melakukan
Perbuatan Melawan Hukum kepada Para Pembanding terkait dengan Surat
Perjanjian Kesanggupan Membayar tanggal 14 Agustus 2010 (Bukti T.II-2 =
Bukti T.I-19) karena berdasarkan fakta-fakta hukum Para Terbanding bukan
yang berinisiatif untuk mengadakan perdamaian namun Pihak Polres Metro
Bekasi Kabupaten dan Kuasa Hukum Para Pembanding dan terhadap
perjanjian tersebut Para Pembanding juga terbukti tidak pernah melakukan
pembayaran apapun kepada Para Terbanding.
Terlepas dari alasan tersebut di atas Para Pembanding seharusnya
mengajukan Pra Peradilan dan tuntutan ganti kerugian. (Vide BAB XII KUHAP
tentang Ganti Kerugian dan Rehabilitasi Pasal 95 dan seterusnya) bukan
mengajukan gugatan Perbuatan Melawan Hukum terhadap Para Terbanding.
Berdasarkan hal-hal tersebut maka cukup alasan untuk menolak petitum
gugatan Para Pembanding yang memohon untuk menyatakan bahwa Para
Terbanding telah melakukan Perbuatan Melawan Hukum terhadap Para
Pembanding.
7. Bahwa terlepas dari alasan-alasan tersebut di atas, Memori Banding
yang diajukan oleh Para Pembanding HANYALAH MERUPAKAN
PENGULANGAN HAL-HAL YANG TELAH DISAMPAIKAN OLEH PARA
PEMBANDING DALAM PEMERIKSAAN TINGKAT PERTAMA DAN BUKAN
32

MERUPAKAN HAL-HAL YANG BARU SEHINGGA SUDAH TEPAT JIKA


DITOLAK OLEH MAJELIS HAKIM PENGADILAN TINGGI.
PERMOHONAN
1. Menerima dan mengabulkan Kontra Memori Banding yang diajukan oleh
Para Terbanding ;
2. Menolak Permohonan Banding beserta alasan-alasannya dari Para
Pembanding;
3. Menguatkan Putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan
No.182/Pdt.G/2011/PN.Jkt.Sel, tanggal 24 Mei 2012;
Atau :
DALAM KONVENSI :
DALAM EKSEPSI :
1. Menerima Eksepsi Para Tergugat Konvensi ;
2. Menyatakan Gugatan Para Penggugat Konvensi tidak dapat diterima.
DALAM POKOK PERKARA :
1. Menolak Gugatan Para Penggugat Konvensi untuk seluruhnya;
DALAM REKONVENSI
1. Menerima dan mengabulkan Gugatan Penggugat Rekonvensi untuk seluruhnya;
2. Menyatakan Surat Perjanjian Kerja Pemborong Nomor : 933/DBS/IV/2008
tanggal 19 Mei 2008 tetap sah berlaku dan mengikat para pihak (Penggugat
Rekonvensi dengan Tergugat Rekonvensi);
3. Menyatakan Tergugat Rekonvensi telah Wanprestasi terhadap Perjanjian Kerja
Pemborong Nomor : 933/DBS/IV/2008;
4. Membatalkan Pemutusan Hubungan Kerja secara sepihak yang dilakukan oleh
Tergugat Rekonvensi sebagaimana suratnya No. 1297/III/DBS/2009 tanggal 6
Maret 2009 dan memulihkan status dan kedudukan Penggugat Rekonvensi
seperti keadaan semula;
5. Menghukum Tergugat Rekonvensi membayar kepada Penggugat Rekonvensi
atas kerugian yang diderita oleh Penggugat Rekonvensi sebesar : kerugian
materiil : Rp. 1.256.080.521,20 ( satu milyar dua ratus lima puluh enam juta
delapan puluh ribu lima ratus dua puluh satu koma dua puluh rupiah), kerugian
imateriil : Rp. 2.500.000.000,00 ( dua milyar lima ratus juta rupiah ),
Pembayaran dilakukan sekaligus dan seketika setelah putusan dibacakan.
33

6. Memerintahkan kepada Tergugat Rekonvensi untuk memulihkan kembali status


dan kedudukan serta segala hak dan kewajiban, segala biaya dan keuntungan,
juga segala aset milik Penggugat Rekonvensi sebagaimana dalam keadaan
semula;
7. Menghukum Tergugat Rekonvensi membayar kepada Penggugat Rekonvensi
uang paksa (dwangsom) setiap hari sebesar Rp. 1.000.000,- (satu juta rupiah)
apabila Tergugat Rekonvensi lalai memenuhi atau melaksanakan isi putusan
dalam perkara ini (Gugatan Rekonvensi) terhitung sejak putusan dibacakan
hingga dipenuhi isi putusan tersebut secara tuntas paripurna;
8. Meletakkan Sita Jaminan terhadap :
a. Tanah dan Bangunan sesuai dengan Sertifikat Hak Guna Bangunan
No.694/Setia Darma atas nama Dipl. Ing. Chairil Anwar Noor yang
dikeluarkan oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bekasi pada tanggal
4 Juli 2008 dengan luas sesuai dengan surat ukur No.135/Setiadarma/2008
dengan luas 249 M2 ;
b. Tanah dan Bangunan sesuai dengan Sertifikat Hak Guna Bangunan
No.695/Setia Darma atas nama Dipl. Ing. Chairil Anwar Noor yang
dikeluarkan oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bekasi pada tanggal
4 Juli 2008 dengan luas sesuai dengan surat ukur No.136/Setiadarma/2008
dengan luas 224 M2 ;
Luas tanah berdasarkan kedua sertipikat tersebut adalah 473 M2 dengan
batas-batas tanah sebagai berikut :
- Barat
: Jalan Lingkungan
- Utara
: Jalan Lingkungan
- Timur
: Tanah Kosong
- Selatan
: Ruko
Keduanya terletak di Desa Setiadarma, Kecamatan Tambun Selatan,
Kabupaten Bekasi, Propinsi Jawa Barat.
c. Tanah dan bangunan PT. Dwipratamas Bangun Selaras berkantor di Jl. Tebet
Timur Raya No. 33A, Jakarta.
9. Menyatakan sah dan berharga sita jaminan terhadap :
a. Tanah dan Bangunan sesuai dengan Sertifikat Hak Guna Bangunan
No.694/Setia Darma atas nama Dipl. Ing. Chairil Anwar Noor yang
dikeluarkan oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bekasi pada tanggal
4 Juli 2008 dengan luas sesuai dengan surat ukur No.135/Setiadarma/2008
dengan luas 249 M2 ;
b. Tanah dan Bangunan sesuai dengan Sertifikat Hak Guna Bangunan
No.695/Setia Darma atas nama Dipl. Ing. Chairil Anwar Noor yang
dikeluarkan oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bekasi pada tanggal
4 Juli 2008 dengan luas sesuai dengan surat ukur No.136/Setiadarma/2008
dengan luas 224 M2 ;

34

Luas tanah berdasarkan kedua sertipikat tersebut adalah 473 M2 dengan


batas-batas tanah sebagai berikut :
- Barat
: Jalan Lingkungan
- Utara
: Jalan Lingkungan
- Timur
: Tanah Kosong
- Selatan
: Ruko
Keduanya terletak di Desa Setiadarma, Kecamatan Tambun Selatan,
Kabupaten Bekasi, Propinsi Jawa Barat.
c. Tanah dan bangunan PT. Dwipratamas Bangun Selaras berkantor di Jl. Tebet
Timur Raya No. 33A, Jakarta.
DALAM KONVENSI DAN REKONVENSI :
-

Menghukum Para Penggugat Konvensi untuk membayar seluruh biaya perkara


yang timbul.

Jika Majelis Hakim berpendapat lain mohon putusan yang seadil-adilnya (ex aequo
et bono). Terima Kasih.
Hormat Kami,
Kuasa Hukum Para Tergugat Konvensi/
Penggugat Rekonvensi/Para Terbanding

Irfan RifaI, S.H.

Susanto, S.H.

H. Yudha, S.H.

35