Anda di halaman 1dari 28

TUGAS 1 MATA KULIAH

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR FISIKA


ANALISIS MATRIKS CAPAIAN PEMBELAJARAN, MATERI, MODEL
PEMBELAJARAN, INTEGRASI KARAKTER DAN TEKNIK PENILAIAN

YUNI ANGGIYA, S.Pd


15175049
KELAS A
DOSEN PEMBIMBING
PROF. DR. FESTIYED, MS
PROGRAM STUDI MAGISTER PENDIDIKAN FISIKA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS NEGERI PADANG
2015

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan segala rahmat dan
hidayah-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan Tugas Pertama Pengembangan
Bahan Ajar mengenai yang berjudul implementasi bahan ajar sesuai kurikulum 2013
dan analisis matriks capaian pembelajaran, materi, model pembelajaran, integrasi
karakter dan teknik penilaian. Dalam menyelesaikan makalah ini, penulis banyak
dibantu oleh berbagai pihak terutama penulis mengucapkan terima kasih kepada
Dosen Pembimbing Prof. Dr. Festiyed, MS.
Penulis menyadari masih banyak kekurangan dan kesalahan, baik dari segi
materi maupun penulisan. Oleh karena itu, penulis mohon maaf atas kekurangan
tersebut dan mengharapkan masukan untuk kesempurnaan makalah ini. Semoga
makalah ini bermanfaat bagi para pembaca.
Pekanbaru, 5 September 2015

Penulis

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR................................................................................................i
DAFTAR ISI.............................................................................................................ii
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang................................................................................ 1
B. Rumusan Masalah............................................................................ 2
C. Tujuan Penulisan.............................................................................. 3
BAB II LANDASAN TEORITIS
A. Peran Bahan Ajar sesuai Kurikulum 2013...............................................4
B. Prosedur Bahan Ajar sesuai Kurikulum 2013...........................................4
C. Implementasi Bahan Ajar sesuai Kurikulum 2013.....................................5
BAB III PEMBAHASAN
A. Matriks Keterkaitan Capaian Pembelajaran, Materi, Model, Integrasi Karakter
dan Teknik Penilaian.............................................................................. 7
B. Rancangan Perangkat Pembelajaran....................................................10
BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN
A. Kesimpulan..........................................................................................................23
B.Saran............................................................................................. 23
DAFTAR PUSTAKA..............................................................................................24

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Bahan ajar merupakan salah satu komponen sistem pembelajaran yang
memegang peranan penting dalam membantu siswa mencapai Standar
Kompetensi dan Kompetensi Dasar atau tujuan pembelajaran yang telah
ditentukan. Bahan ajar harus lah disesuaikan dengan Kurikulum yang berlaku,
dan saat ini pemakaian kurikulum yang terbaru adalah kurikulum 2013.

Standar Pendidikan Sains Nasional menyajikan visi ilmiah yang mengacu


pada . Mereka menjelaskan apa yang perlu siswa tahu , mengerti , dan mampu
lakukan untuk secara ilmiah melek di kelas yang berbeda tingkat . Mereka
menggambarkan suatu sistem pendidikan di mana semua siswa menunjukkan
tingkat tinggi kinerja , di mana guru diberdayakan untuk membuat keputusan
penting pembelajaran yang efektif , di mana saling komunitas guru dan siswa
berfokus pada pembelajaran IPA , dan di mana program pendidikan yang
mendukung dan sistem memupuk prestasi . Standar menunjuk ke arah masa
depan yang menantang tapi dicapai - yang mengapa mereka ditulis dalam
(National Research Council, 1996)

Dalam Dokumen Kurikulum 2013 mencakup Kompetensi Dasar,


Kompetensi Inti, dan Struktur Kurikulum. Kompentensi Inti dikembangkan
dengan

mengacu

pada

Struktur

Kurikulum,

dan

Kompetensi

Dasar

dikembangkan dari Kompetensi Inti. Untuk mata pelajaran IPA, Kompetensi Inti
mengikat berbagai Kompetensi Dasar yang diintegrasikan ke dalam aspek: sikap,

ketrampilan, dan pengetahuan. Kompetensi Inti harus dimiliki siswa sesuai


jenjangnya melalui pembelajaran siswa aktif. (Sunarno, 2013)

Pengembangan Kurikulum 2013 didasarkan pada alasan agar siswa


memiliki kompetensi untuk masa depan, yang meliputi: 1. Kemampuan
berkomunikasi, 2. kemampuan berpikir jernih dan kritis, 3. Kemampuan
mempertimbangkan segi moral suatu permasalahan, 4. kemampuan menjdi
warga negara yang bertanggung jawab, 5. kemampuan mencoba untuk mengerti
dan toleran terhadap pandangan yang berbeda, 6. kemampuan hidup dalam
masyarakat yang mengglobal, 7. memiliki minat luas dalam kehidupan, 8.
Memiliki kesiapan untuk bekerja, 9. memiliki kecerdasan sesuai dengan
bakat/minatnya, 10. Memiliki rasa tanggungjawab terhadap lingkungan.
(Sunarno, 2013)

Pada setiap pembelajaran selalu berhubungan dengan adanya capaian


pembelajaran, materi, model/strategi pembelajaran, integrasi karakter dan teknik
penilaian. Dengan perubahan kurikulum, maka hal tersebut juga akan berubah.
Sehingga diperlukannya untuk mengetahui bagaimana implementasi kurikulum
2013 tersebut pada bahan ajar.

B. Rumusan Masalah

a. Apakah peran, prosedur dan implementasi bahan ajar sesuai kurikulum


2013?

b. Bagaimana analisis matriks keterkaitan capaian pembelajaran, materi,


model/strategi pembelajaran, integrasi karakter dan teknik penilaian pada
kurikulum 2013

C. Tujuan Penulisan
Adapun tujuan yang akan dicapai dalam penelitian ini adalah:
1. Mengetahui peran, prosedur dan implementasi bahan ajar sesuai
kurikulum 2013

2. Menganalisis mat matriks keterkaitan capaian pembelajaran, materi,


model/strategi pembelajaran, integrasi karakter dan teknik penilaian pada
kurikulum 2013

3. BAB II
4.

LANDASAN TEORITIS
5.

6.
A. Peran Bahan Ajar sesuai Kurikulum 2013
7.
Kurikulum 2013 dirancang untuk memperkuat kompetensi siswa
dari sisi pengetahuan, keterampilan dan sikap secara utuh. Proses pencapaiannya
melalui pembelajaran sejumlah mata pelajaran yang dirangkai sebagai suatu
kesatuan yang saling mendukung pencapaian kompetensi tersebut. Bila pada
jenjang SD/MI, semua mata pelajaran digabung menjadi satu dan disajikan

dalam bentuk tema-tema, maka pada jenjang SMP/MTs pembelajaran sudah


mulai dipisah-pisah menjadi mata pelajaran.
8.
Bahan ajar adalah segala bentuk bahan yang digunakan untuk
membantu guru atau instruktur dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar
di kelas. Bahan ajar memiliki posisi amat penting dalam pembelajaran, yakni
sebagai representasi (wakil) dari penjelasan guru di depan kelas. Keteranganketerangan guru, uraian-uraian yang harus disampaikan guru, dan informasi
yang harus disajikan guru dihimpun di dalam bahan ajar. Dengan demikian, guru
juga akan dapat mengurangi kegiatannya menjelaskan pelajaran, memiliki
banyak waktu untuk membimbing siswa dalam belajar atau membelajarkan
siswa (Zulkarnaini, 2009:1).
9.
B. Prosedur Bahan Ajar sesuai Kurikulum 2013
10.

Bahan ajar adalah seperangkat materi pembelajaran yang

disusun secara sistematis, menampilkan sosok utuh dari kompetensi yang


akan dikuasai siswa dalam kegiatan pembelajaran. Pada dasarnya berisi
tentang pengetahuan, nilai, sikap, tindakan dan ketrampilan yang berisi
pesan, informasi dan ilustrasi berupa fakta, konsep, prisip, dan proses
yang terkait dengan pokok bahasa tertentu yang di arahkan untuk
mencapai tujuan pembelajaran. (Sorayya, 2014)
11.
Kemendikbud (2013) memberikan konsepsi tersendiri
bahwa pendekatan ilmiah (scientific approach) dalam pembelajaran di
dalamnya mencakup komponen; mengamati; menanya, mencoba,
mengolah, menyajikan, menyimpulkan dan mencipta. Komponenkomponen tersebut seyogyanya dapat dimunculkan dalam setiap praktik
pembelajaran, tetapi bukanlah sebuah siklus pembelajaran. (Kurinasih
dan Berlin, 2014)
12.
C. Implementasi Bahan Ajar sesuai Kurikulum 2013
13.

Fullan (Miller and Seller, 1985: 246) mengemukakan

bahwa implementasi adalah: suatu proses peletakan dalam praktik


tentang suatu ide, program atau seperangkat aktivitas baru bagi orang
lain dalam mencapai atau mengharapkan suatu perubahan. Sedangkan
Hasan

(2009;11)

menyatakan

implementasi

kurikulum

adalah

merealisasikan ide, konsep, dan nilai nilai yang terkandung dalam


kurikulum tertulis menjadi kenyataan. (Majid, 2014)
14.
Pada pengembangan bahan ajar sesuai Kurikulum 2013,
digunakan beberapa prinsip yang, yaitu:
a. Sesuai tahapan saintifik
15.

Kemendikbud (2013) memberikan konsepsi tersendiri bahwa

pendekatan ilmiah (science approach) dalam pembelajaran didalamnya


mencakup komponen: mengamati, menanya, mencoba, mengolah,
menyajikan, menyimpulkan dan mencipta. Komponen komponen
tersebut

seyogyanya

dapat

dimunculkan

dalam

setiap

praktik

pembelajaran, tetapi bukanlah sebuah siklus pembelajaran.(Kurinasih dan


Sani, 2014)
b. KD dari KI 1, 2, 3, dan 4 diintegrasikan pada satu unit
16.

Kompetensi

inti

berfungsi

sebagai

unsur

pengorganisasi

(organising elemen) kompetensi dasar. Sebagai unsur pengorganisasi,


kompetensi inti merupakan pengikat untuk organisasi vertikal dan
organisasi horizontal Kompetensi Dasar. Organisasi vertikal Kompetensi
dasar adalah keterkaitan antara konten kompetensi dasar satu kelas atau
jenjang pendidikan ke kelas atau jenjang di atasnya sehingga memenuhi
prinsip belajar yaitu terjadi suatu akumulasi yang berkesinambungan
antara konten yang dipelajari siswa. (Kurinasih dan Sani, 2014)
c. Gambar, Perkataan, Kutipan Menumbuhkan Sikap Positif, Tidak Bias
Sara
pada setiap bahan ajar akan lebih baik menambahkan beberapa ornamen
yang dapat mencuri perhatian siswa pada maksud yang akan dituju dari
materi yang akan disampaikan. (Kurinasih dan Sani, 2014)
d. Menumbuhkan Rasa Ingin Tahu Siswa dan Keaktifan Siswa
(menemukan)
e. Keseimbangan Tugas Individu dan Kelompok
f. Bahan ajar haruslah memiliki kecakupan materi untuk memahami dan
melakukan KD, kemudian juga harus bisa melibatkan orang tua, jejaring
(tugas pengayaan dari berbagai sumber) untuk menambah pemahaman
anak-anak
g. Reflektif dengan adanya penilaian diri

h. Rencana aksi
17. Rencana aksi ini untuk mengaplikasikan apa yang telah di dapat di kelas
dengan materi yang telah disampaikan, dan kemudian dilaksanakan
dalam bentuk kegiatan dan sikap, baik itu dilingkungan sekolah itu
sendiri maupun di lingkungan masyarakat yang ada. (Kurinasih dan Sani,
2014)
18. BAB III
19. PEMBAHASAN
20.

A. Matriks Keterkaitan Capaian Pembelajaran, Materi, Model, Integrasi


Karakter dan Teknik Penilaian
21. Mata Pelajaran
22. Kelas
:
23. Materi Ajar

:
X
:

FISIKA

Objek IPA dan Pengamatannya

24. Capaian Pembelajaran

30. D
o
m
a
i
n
/
A
s
p
e
k
38. S
i
k
a
p

31. Standar
Kompetensi
Lulusan

39. Memiliki perilaku


yang
mencerminkan
sikap
orang
beriman, berakhlak
mulia,
berilmu,
percaya diri, dan
bertanggung jawab
dalam berinteraksi
secara
efektif
dengan lingkungan
sosial dan alam
dalam jangkauan
pergaulan
dan
keberadaannya.

32. Kompetensi
Inti

25.

33. Kompetensi Dasar

41. Menghayati
dan
mengamalkan
ajaran agama
yang
dianutnya.

42. Mengagumi
keteraturan
dan
kompleksitas
ciptaan
Tuhan
tentang aspek fisik
dan
kimiawi,
kehidupan dalam 43.
ekosistem,
dan
peranan manusia
dalam lingkungan
serta
mewujudkannya
dalam pengamalan
ajaran agama yang
dianutnya.

Menghar
mengagu
Tuhan d
gunakan
manusia
mengam

54. Menghargai
dan
menghayati
perilaku jujur,

55.
Menunjuk kan
perilaku
ilmiah (memiliki
rasa ingin tahu;

Definisi
suatu be
mengemb
ingin tah

40.

24. Capaian Pembelajaran

30. D
o
m
a
i
n
/
A
s
p
e
k

31. Standar
Kompetensi
Lulusan

32. Kompetensi
Inti

disiplin,
tanggungjawa
b,
peduli
(toleransi,
gotong
royong),
santun,
percaya diri,
dalam
berinteraksi
secara efektif
dengan
lingkungan
sosial
dan
alam
dalam
jangkauan
pergaulan dan
keberadaanny
a.

25.

33. Kompetensi Dasar

objektif
jujur;
teliti;
cermat;
tekun; hati-hati;
bertanggung
jawab; terbuka;
kritis;
kreatif;
inovatif
dan
peduli
lingkungan)
dalam
aktivitas
sehari-hari
sebagai
wujud implementasi
sikap
dalam
melakukan
percobaan
dan
berdiskusi.

disiplin,
terbuka,
dan beke
Pengukur
besaran
mengemb
ketelitian
hati-hati,
bekerjasa
kesadaran
kewajiba
Aplikasi
suatu be
untuk
mengemb
percaya
peduli lin

24. Capaian Pembelajaran

30. D
o
m
a
i
n
/
A
s
p
e
k

64. P
e
n
g
e
t
a
h
u
a
n
65.

31. Standar
Kompetensi
Lulusan

66. Memiliki
pengetahuan
faktual, konseptual,
dan
prosedural
dalam
ilmu
pengetahuan,
teknologi, seni, dan
budaya
dengan
wawasan
kemanusiaan,
kebangsaan,
kenegaraan,
dan
peradaban terkait
fenomena
dan
kejadian
yang
tampak mata.

32. Kompetensi
Inti

68. Memahami
pengetahuan
(faktual,
konseptual,
dan
prosedural)
berdasarkan
rasa
ingin
tahunya
tentang ilmu
pengetahuan,
teknologi,
seni, budaya
terkait
fenomena dan
kejadian

25.

33. Kompetensi Dasar

69. Memahami

konsep
pengukuran
berbagai besaran
yang ada pada
diri,
makhluk
hidup,
dan
lingkungan fisik
sekitar
sebagai
bagian
dari
observasi,
serta
pentingnya
perumusan satuan
terstandar (baku)
dalam
pengukuran.

o Menjelas
pengukur
o menjelas
besaran
o menulisk
besaran y
digunaka
kehidupa
o membeda
baku dan
baku berd
percobaa

24. Capaian Pembelajaran

30. D
o
m
a
i
n
/
A
s
p
e
k

31. Standar
Kompetensi
Lulusan

67.
77.

32. Kompetensi
Inti

25.

33. Kompetensi Dasar

tampak mata.
79. Mencoba,
mengolah, dan
menyaji
dalam ranah
konkret
(menggunaka
n, mengurai,
merangkai,
memodifikasi,
dan membuat)
dan
ranah
abstrak
(menulis,
membaca,
menghitung,
menggambar,
dan
mengarang)
sesuai dengan
yang
dipelajari di
sekolah dan

80. Menyajikan hasil o membeda


pengukuran
baku dan
terhadap besaranbaku berd
besaran pada diri,
percobaa
makhluk
hidup, o melakuka
dan
lingkungan
satuan da
fisik
dengan
menggunakan
satuan tak baku
dan satuan baku.

24. Capaian Pembelajaran

30. D
o
m
a
i
n
/
A
s
p
e
k

31. Standar
Kompetensi
Lulusan

32. Kompetensi
Inti

sumber lain
yang
sama
dalam sudut
pandang/teori.

25.

33. Kompetensi Dasar

B. Rancangan Perangkat Pembelajaran


88. RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
89. Satuan Pendidikan:

Sekolah Menengah Pertama

90. Mata Pelajaran

IPA

91. Kelas

VII

92. Semester

93. Topik

Objek IPA dan Pengamatannya

94. Subtopik

Pengukuran Sebagai Bagian dari Pengamatan

95. Alokasi Waktu

2 jp

96.
A. KOMPETENSI INTI
KI. 1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya
KI. 2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin,tanggung jawab,
peduli (toleransi,gotong royong), santun,percaya diri,dalam berinteraksi
secara efektif denngan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan
pergaulan dan keberadaannya
KI. 3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual,dan prosedural)
berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan,
tekhnologi,seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata
KI. 4. Mencoba, mengolah,dan menyaji dalamranah konkret
( menggunakan, mengurai,merangkai, memodifikasi,dan membuat ) dan
ranah abstrak ( menulis,membaca,menghitung,menggambar,dan
mengarang )sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain
yang sama dalam sudut pandang/teori
97.
B. KOMPETENSI DASAR
98.

1.1. Mengagumi keteraturan dan kompleksitas ciptaan Tuhan tentang


aspek fisik dan kimiawi, kehidupan dalam ekosistem, dan peranan
manusia dalam lingkungan serta mewujudkannya dalam pengamalan
ajaran agama yang dianutnya

99.

2.1. Menunjukkan perilaku ilmiah ( memiliki rasa ingin tahu, obyektif


,jujur,teliti,cermat,tekun,hati-hati, bertanggungjawab, terbuka, kritis,
kreatif, inovatif dan peduli lingkungan) dalam aktivikas sehari hari

100. 2.2. Menghargai kerja individu dan kelompok dalam aktivitas sehari-hari
sebagai wujud implementasi melaksanakan percobaan dan melaporkan
hasil percobaan
101. 2.3. Menunjukkan perilaku bijaksana dan bertanggungjawab dalam
aktivitas sehari-hari
102. 3.1. Memahami konsep pengukuran berbagai besaran yang ada pada
diri,mahluk hidup, dan lingkungan fisik sebagai bagian dari observasi,
serta pentingnya perumusan satuan terstandar (baku) dalam pengukuran.
103. Indikator:
o Menjelaskan konsep pengukuran
o menjelaskan konsep besaran
o menuliskan contoh besaran yang digunakan dalam kehidupan seharihari
o membedakan satuan baku dan satuan tidak baku berdasarkan data
percobaan
104. 4.1. Menyajikan hasil pengukuran terhadap besaran-besaran pada diri,
mahluk hidup,dan lingkungan fisik dengan menggunakan satuan baku dan
satuan tidak baku
105. Indikator:
o membedakan satuan baku dan satuan tidak baku berdasarkan data
percobaan
o melakukan konversi satuan dalam SI
106.
C. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Peserta didik dapat melakukan pengukuran dengan satuan tak baku,
melakukan inferensi, dan mengomunikasikan hasil.
2. Peserta didik dapat menjelaskan pengertian pengukuran.
3. Peserta didik dapat menjelaskan pentingnya satuan baku.
4. Peserta didik dapat melakukan konversi satuan dalam SI dengan
memanfaatkan nilai awalannya
107.
D. MATERI
1. Pengukuran
108.
Mengukur merupakan kegiatan membandingkan suatu besaran yang
diukur dengan besaran yang sejenis sebagai satuan.

109.

Besaran adalah segala sesuatu yang dapat diukur dan dinyatakan

dengan nilai.
110.
Satuan ada dua jenis yaitu satuan baku dan satuan tidak baku.
111.
Ciri-ciri satuan baku :
o Berlaku di segala tempat
o Berlaku setiap waktu
o Berlaku untuk setiap orang
112.
Contoh : meter, kilogram, detik dan banyak lagi
113.
Ciri-ciri satuan tak baku
o tidak berlaku untuk semua orang
o tidak berlaku disetiap tempat
114.
Contoh : jengkal, depa, langkah
115.
Untuk memudahkan berkomunikasi , satuan dibuat bakku (standar),
yakni dalam Sistem Internasioal , sistem ini lipat 10 (metrik).
116.

117.
118.
E. PENDEKATN/STRATEGI/METODE PEMBELAJARAN
1. Pendekatan
: saintifik
2. Metode
: diskusi dan eksperimen
3. Model
: discovery learning
119.
F. MEDIA, ALAT DAN SUMBER PEMBELAJARAN
1. Media
120.
Computer,LCD Proyektor
2. Alat dan bahan

121.
Rapia,mistar, neraca,stopwacth
3. Sumber belajar
a. Buku IPA SMP kelas VII, Puskurbuk 2013
b. LKS
122.
G. KEGIATAN PEMBELAJARAN

123.

KEGI

ATAN

127.
P
endahu
luan
128.

124.
L
angkahlangkah
Model
Discover
y
129.
M
enciptaka
n Situasi
(Stimulas
i)
130.

125.

134.
K
egiatan
Inti
135.

Deskripsi Kegiatan

Menyiapkan peserta didik untuk


belajar
Guru melakukan pemusatan
perhatian :
Guru memperlihatkan beberapa
alat ukur
Guru mengajukan pertanyaan
sbb:
131.
Apakah kalian tahu
fungsi alat-alat yang kalian lihat
tadi ?
Guru mengecek prasyarat
pengetahuan yang berkaitan
dengan pengukuran
Guru menyampaikan tujuan dan
manfaat mempelajari materi
pengukuran sebagai bagian dari
pengamatan.

132.
136.
P - Menyampaikan informasi tentang
embahas
kegiatan yang akan dilakukan
an Tugas
yaitu eksperimen pengukuran
dan
- Membagi peserta didik menjadi
Identifika
10 kelompok
si
- Diskusi kelompok untuk
Masalah
mengkaji LKS bagaimana cara
137.
O
membandingkan satuan baku dan
bservasi
satuan tidak baku melalui
138.
P
percobaan
engumpu - Peserta didik mengidentifikasi
lan data
konsep yang harus diperoleh

126.
Alok
a
s
i
W
a
k
t
u
133. 2
0 menit

142.

0 menit

139.
P
engolaha n data
dan
analisis
140.
V
erifikasi
141. Generalis -

melalui percobaan
Melakukan percobaan
pengukuran dengan judul
Peserta didik mengamati
percobaan dan mencatat data
pengamatan pada kolom yang
tersedia pada LKS
Mengolah dan menganalisis data
dari setiap percobaan untuk
menjawab pertanyaan-pertanyaan
pada LKS
- Presentasi hasil percobaan
- Diskusi tentang pengukuran
berdasarkan hasil data hasil
percobaan dan mencocokan
dengan konsep pada buku sumber
- Membuat kesimpulan tentang
pengukuran , satuan baku dan
tidak baku
- Peserta didik dan guru mereview
hasil kegiatan pembelajaran
- Guru memberikan penghargaan
(misalnya pujian atau bentuk
penghargaan lain yang relevan)
kepada kelompok yang berkinerja
baik
- Peserta didik menjawab kuis tentang
besaran dan satuan
- Pemberian tugas untuk mempelajari
besaran yang diukkur, alat
ukur,dan satuan yang digunakan
146.

asi

143.
P
enutup
144.

145.

147.

0 menit

148.
H. PENILAIAN
1. Metode dan Bentuk Instrumen
149. metode
Sikap

150. Bentuk instrumen


lembar pengamatan sikap dan
rubrik
tes penilaian kinerja
tes uraian dan pilihan ganda

Tes unjuk kerja

Tes tertulis

151.
2. Contoh Instrument
a. Lembar Pengamatan Sikap
152.
Lembar pengamatan sikap dalam praktikum
153. 154.

N 155.

d 156.

157.

158.

159.

i 160.

no

ama

isiplin

teliti

peserta

Hati-

kreatif

novatif

hati

skor

didik
161. 162.
163.
164. 165.
166.
167.
169. 170.
171.
172. 173.
174.
175.
177.
178.
Lembar pengamatan sikap dalam diskusi
179. 180.
no ama
peserta

N 181.
Kerja

umlah

182.

183.

santun

oleransi

184.

168.
176.

p 185.

roaktif

bij

aksana

sama

Baik (SB)
223. Baik (B)
225.

Cukup (C)

umlah
skor

didik
187. 188.
189.
190.
191.
192.
193.
195. 196.
197.
198.
199.
200.
201.
203. 204.
205.
206.
207.
208.
209.
211.
Skor 3, jika sering berprilaku dalam kegiatan
212.
Skor 4, jika selalu berprilaku dalam kegiatan
213.
214.
215.
216.
217.
Jumlah Skor
100
218.
Nilai =
24
219. Prediket
221. Sangat

186.

194.
202.
210.

220. Nilai
222. 80 AB
224.

100
70 B

226.

79
60 B
69

227.

Kurang

228.

60

(K)
229.
230.
b. Lembar Pengamatan Keterampilan Praktikum
231. 232.
N

ama

o
237. 238.
243. 244.

N 233.

Persia

234.

Pelak

235.

Kegiatan

236.

pan

sanaan

Akhir

mlah

Percobaan
239.
245.

Percobaan
240.
246.

Percobaan
241.
247.

Skor
242.
248.

Ju

249.
250. 251.

Keterampilan

252.

253.

rubrik

no yang dinilai
254. 255. Persiapan

skor
256. -

alat-alat tertata rapih

30

sesuai dengan urutan

percobaan

percobaan
alat praktikum dalam

keadaan siap pakai


memastikan alat ukur
dalam kondisi 0 pada

265. 266.
2

percobaan

276. 277.
3

288.
289.

Pelaksaan

Kegiatan akhir

259.

sebelum digunakan
260. Ada dua aspek yang

20
263.

tersedia
264. Ada satu aspek yang

10
tersedia
267. - menggunakan alat ukur
30
-

dengan tepat
membaca alat ukur

dengan tepat
mencatat data sesuai yang

270.

diamati
271. Ada dua aspek yang

20
274.

tersedia
275. Ada satu aspek yang

10
278.

dinilai
- Mengembalikan alat k

30
-

posisi semula
Membuang sampah

bekaas praktikum
Membersihkan alat

281.

praktiek
282. Ada dua aspek yang

20
285.

tersedia
286. Ada satu aspek yang

10

tersedia

287.
Soal Uraian
Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan jelas dan tepat !

1. Jelaskan mengenai pengukuran !


2. Tuliskan minimal 3 macam contoh satuan baku dan tidak baku
3. Konversikan satuan satuan dibawah ini:
a. 34 cm=m
b. 2 kg = gr
290.
291.
Kunci Jawaban Uraian
1. Pengukuran adalah proses membandingkan besaran dengan besaran lain
yang sejenis sebagai satuan
2. Contoh satuan baku: meter, kilogram,detik, amper
292. Contoh satuan tidak baku: jengkal, langkah,kaki
2
3. 34cm=34 x 10 m=0,34m
3
293. 2 kg= 2 x 10 gr= 2000gr

294.
295.

Rubrik penilaian uraian

296.
No
299.
1
302.
2
305.
3
308.
311.
312.

297.

Uraian

300.

Jika jawaban benar dan lengkap

301.

20

303.

Jika terjawab semua dan benar

304.

20

306.

Jika terjawab semua dan benar

307.

60

309.

total

310.

100

Nilai =

298. Skor

skor yanng diperoleh


x 100
100

313.
314.Soal Pillihan ganda
315.Pilihlah jawaban yang benar!
1. Segala sesuatu yang bisa diatur dan dinyatakan dengan nilai disesbut.
a. Pengukuran
b. Besaran

c. Satuan baku
d. Satuan tidak baku

e.
2. Berikut ini yang termasuk besaran adalah , kecuali.
a. Panjang
b. Masssa
c. Waktu
d. Kecantikan
3. Ciri-ciri satuan baku adalah, kecuali.

a.
b.
c.
d.
g.
h.
j.
l.
n.

Tidak bisa digunakan secara umum


Bisa digunakan di mana saja
Tidak merubah nilai jika digunakan oleh orang yg berbeda
Bisa digunakan pada waktu yang berbeda hasilnya tetap sama
f.
Kunci jawaban pilihan ganda
No
1
2
3

i.
k.
m.
o.

Kunci jawaban
B
D
A

p.
q. Rubrik Penilaian Proyek
r.
t.
v.
x.
z.

No
1
2
3
Total

s.
u.
w.
y.
aa.

ab.
ac. Nilai =
ad.
ae.

Skor
5
5
5
15

skor yang diperoleh


x100
15

Kriteria dan rubrik penilaian proyek membuat alat ukur sederhana

a. Kriteria penilaian
af.

ag.

aspek

ah.

skor

no
ai.

aj.

Perencanaan:

ak.

30

Persiapan alat dan bahan


Rancangan
gambar rancangan
cara penggunaan alat
Produk :

an.

50

bentuk fisik
inovasi
Laporan

aq.

20

at.

100

al.

a.
b.
am.
-

2
ao.

ap.

- Kebermanfaatan laporan
- Sistematika lapporan
- Penulisan kesimpulan
as.
Skor total

ar.
au.
av.
aw.
ax.

ay.
az.
ba.
bb.
bc.
bd.
be.
bf.
bg.
bh.
bi.
bj.
bk.
b. Rubrik penilaian

bl.
bm.
bn.
bo.
bp.
bq.
br.
bs.
bt.
bu. LEMBAR KERJA SISWA (LKS)
bv. Pengukuran
bw.
I. Tujuan:- membandingkan satuan baku dan satuan tidak baku
- Menemukan konsep besaran
II. Alat dan bahan:
- Rapia
- Meteran
- Penggaris
- Meja
- Buku
bx.
III. Cara kerja:
1. Amatilah benda-benda yang ada di sekitarmu
2. Tulislah idemu sebanyak mungkin, besaran apa yang dapat diukur pada
benda-benda tersebut ?
3. Tulislah besaran yang tidak dapat diukur
4. Catat hasil langkah 2 dan 3 pada tabel 1
5. Ukurlah panjang meja dengan tangan oleh setiap anggota kelompokmu
6. Ulangi kegiatan 5 dengan mennggunakan alat ukur yang berbeda yang
kamu bawa
7. Catat semua hasil pengamatan langkah 5 dan 6 pada tabel 2
by.
IV. Pengamatan
bz. Tabel 1
ca.

Benda yang

diamati
cd.
cg.
cj.

cb.

yang dapat diukkur

cc.

yang tidak dapat

diukur
cf.
ci.
cl.

ce.
ch.
ck.

cm.
cn. Tabel 2
co.

Nama

penngukur
cr.
cu.

cp.
tangan
cs.
cv.

Mennggunakan

cq.

Menggunakan

penggaris
ct.
cw.

cx.
cy.
cz.
da.
db.
dc.
V. Pertanyaan :
1. Berdasarkan hasil tabel 1 apakah semua benda dapat diukur ?
2. Berdasarkan hasil tabel 2 apakah hasil pengukuran nya sama dengan
menggunakan tangan ?
3. Bandingkan hasil pengukuran enggunakan tangan dengan menggunakan
penggaris, mana yang hasilnya sama ?
4. Apa yang dapat anda simpulkan dari hasil tabel 1 dan 2 ?
dd.
de.
df.
Padang, September
2015
dg. Mengetahui
Guru Mata Pelajaran IPA
dh. Kepala Sekolah
di.
dj.
dk.
dl. (..)
(.................................)
dm.

do.

dn.
BAB IV
KESIMPULAN DAN SARAN
dp.

A. Kesimpulan
1. Aspek aspek pembejaran yang diperhatikan pada kurikulum 2013 adalah
sikap, pengetahuan dan keterampilan
2. Prinsip yang digunakan pada pengembangan bahan ajar sesuai Kurikulum
2013
a) Sesuai tahapan saintifik
b) KD dari KI 1, 2, 3, dan 4 diintegrasikan pada satu unit Gambar, Perkataan,
Kutipan Menumbuhkan Sikap Positif, Tidak Bias Sara
c) Menumbuhkan Rasa Ingin Tahu Siswa dan Keaktifan Siswa (menemukan)
d) Keseimbangan Tugas Individu dan Kelompok
e) Bahan ajar haruslah memiliki kecakupan materi untuk memahami dan
melakukan KD, kemudian juga harus bisa melibatkan orang tua, jejaring
(tugas pengayaan dari berbagai sumber) untuk menambah pemahaman anakanak
f) Reflektif dengan adanya penilaian diri
g) Rencana aksi

dq.
B. Saran
dr.

Dari penulisan makalah ini diharapkan agar pembelajaran dan

pengembangan bahan ajar disesuaikan dengan pendekatan saintifik yang


merupakan asal mula pengembangan kurikulum 2013.

28

ds. DAFTAR PUSTAKA


dt.
du.
Kurinasih, Imas, S.Pd & Berlin Sani. Implementasi Kurikulum 2013 Konsep
dan penerapan. Kata pena, Surabaya.
dv.
dw.
Majid, Abdul. 2014. Implementasi Kurikulum 2013, Kajian teoritis dan
Praktis.Interes,Bandung.
dx.
dy.
National Research Council. (1996). Assesment in Science Education. In
National Science Education Standard. Washington S.C : National Academy
Press, pp. 75-101
dz.
ea.
Sunarno.2013. Kesiapan Dan Kendala Dunia Pendidikan dalam
Implementasi Kurikulum 2013. Seminar Nasional FMIPA UNDIKSHA III
eb.

ec.

Sorayya, Artifa. Pengembangan Bahan Ajar Teks Prosedur Kompleks Dalam


Pembelajaran Bahasa Indonesia Untuk Kelas X SMK.