Anda di halaman 1dari 35

Erizal

Setelah proses pembentukan kontrak selesai menjadi


dokumen kontrak maka langkah berikutnya adalah
mengelola eksekusi kontrak yg terdiri dari aspek
teknik dan administratif

Mengelola Administrasi Kontrak terdiri dari


kegiatan :
1 Mengkaji
1.
M
k ji
k l
kelengkapan
k
d k
dokumen
yang
disyaratkan
2. Prosedur komunikasi, surat-menyurat, dan sistem
arsip
i
3. Pengelolaan pembayaran
4. Change order dan back charge
5 Klaim
5.
Kl i
2

Diantara dokumen yang penting adl


1.
kinerja,
1 Surat2
S at2 tanda
ta da jaminan
ja i a (bond)
(bo d) lelang,
lela
ki e ja peralatan,
e alata
pembayaran, dan subkontrak
2. Sertifikat Asuransi Builder All Risk, Transit dan
p
General Liability
y
Comprehensive
1.TANDA JAMINAN
Karena pentingnya faktor waktu dan biaya, maka pemilik
ingin adanya jaminan yg melindungi dari akibat2 y9
terjadi
karena
kontraktor
tidak
melanjutkan
pekerjaan/tidak
melaksanakan
pembayaran
kpd
subkontraktor/rekanan

MACAM JAMINAN :
Jaminan LELANG (bid band)
Jaminan KINERJA (performance bond)
Jaminan PEMBAYARAN (payment bond)
Jaminan SUBKONTRAKTOR (subcontractor bond)
3

JAMINAN LELANG (bid bond)


Tujuan
jaminan
lelang
adl
T j
j i
l l
dl untuk
k melindungi
li d
i pemilik
ilik dari
d i
kerugian keuangan yg terjadi bila pemenang lelang
mengundurkan diri

Mekanismenya, peserta lelang diwajibkan menyerahkan


tanda jaminan berupa garansi bank kpd pemillik pd saat
menyerahkan
e ye a a p
proposal
oposa
Tanda jaminan tsb memberikan hak kpd pemilik untuk
menarik sejumlah dana yg ditentukan besarnya atas
b b peserta
beban
t lelang,
l l
bil oleh
bila
l h satu
t dan
d lain
l i sebab
b b tidak
tid k
bersedia menerima pekerjaan yg telah dimenangkan
Tanda jaminan lelang tsb akan dikembailkan kpd masing2
peserta jika proses lelang telah diakhiri dengan
ditunjuknya pemenang

JAMINAN KINERJA (performance (bond)


Tujuan jaminan kinerja adl untuk melindungi pemilik thd
kemungkinan kontraktor tidak dapat memenuhi kewajiban
seperti telah ditentukan dlm kontrak,
mis : menghentikan pekerjaan karena kesulitan keuangan

Dalam kasus ini pemilik berhak menarik dana yg


dij i k
dijaminkan
d i badan
dari
b d
atau
t
perusahaan
h
penjamin
j i untuk
t k
membayar pekerjaan yang dilakukan oleh pihak ketiga
atas prakarsa pemilik,
pemilik melanjutkan pekerjaan yang
ditinggalkan oleh kontraktor
5

JAMINAN PERALATAN

Suatu jaminan atas berfungsinya peralatan yang telah terpasang di proyek


Jaminan tsb dikenal sbg equipment
eq ipment guaranty
g arant yg
g diterbitkan oleh vendor
endor
atau manufacturer yg meliputi jaminan material & mutu pengerjaan
(workmanship), umumnya berlaku selama 1 thn
Dlm hal ini,
ini kontraktor berkewajiban memperoleh surat pernyataan/
sertifikat jaminan tsb, dan menyerahkan kpd pemilik pd saat proyek
selesai

JAMINAN PEMBAYARAN (payment bond)

Jaminan pembayaran dimaksudkan untuk melindungi subkontraktor dan


rekanan, jika kontraktor tidak melakukan pembayaran pada waktu dan
jjumlah yg telah dijanjikan
j j
dalam kontrak antara mereka, sedang
g barang
g
dan jasa telah diserahkan & dikerjakan sesuai dengan ketentuan
6

JAMINAN SUBKONTRAKTOR (subcontractor bond)


Dlm hal ini, kontraktor untuk melindungi dirinya dalam masalah
kerugian keuangan yg diakibatkan oleh subkontraktor yg tidak dapat
melaksanakan pekerjaan sesuai dengan kontrak yg telah mereka
setujui
2. SERTIFIKAT ASURANSI
Dalam penyelenggaraan proyek adanya resiko yg dapat menimbulkan
kerusakan, kecelakaan, dan kerugian thd harta benda, keselamatan
dll, merupakan sumber kerugian.
Oleh sebab itu baik pemilik maupun kontraktor harus melindungi diri
dengan berbagai macam asuransi
7

Asuransi tsb terdiri dari :


Asuransi yg melindungi harta benda dan liability proyek
atau pemilik
Asuransi yg melindungi kontraktor dad kehilangan,
k
kerusakan
k dan
d klaim
kl i serta
t liability
li bilit selama
l
operasii proyek
k
ASURANSI BUILDER ALL RISK
Asuransi ini bertujuan melindungi dari kemungkinan
adanya kerusakan yg terjadi pada harta milik proyek
Jumlah harga yg dihitung didasarkan atas jumlah biaya
total p
proyek
y
dikurangi
g harga
g milik p
proyek
y
yg dianggap
gg p
tidak terkena kerusakan, mis: harga tanah, desain
engineering dll
Umumnya pemilik menentukan pihak kontraktor atau
pemilik
ilik sendiri
di i yg akan
k
membeli
b li asuransii in!
i ! sedangkan
d
k
kontraktor membantu segi administrasi
8

ASURANSI TRANSIT
Asuransi ini bertujuan untuk melindungi resiko kerusakan
atau kehilangan hak milik proyek - sewaktu dalam
perjalanan (transit)

Termasuk didalamnya adl asuransi barang atau muatan


(cargo insurance) untuk angkutan lewat laut maupun udara

Proyek perlu mempunyai asuransi transit, yg jumlah


harganya sama dengan harga muatan

Umumnya pemilik membeli asuransi transit sedangkan


kontraktor utama memroses dan mengajukan kpd pemilik
bila timbul klaim
Disamping jenis asuransi tsb diatas masih ads asuransi jenis lain
yaitu mis : comprehensive general liability dan automobile liability

Suatu catatan dan arsip


p
kontrak umumnya
dikelompokkan sesuai dgn
sistematika pengelolaan
kontrak yaitu :
Masa
M
pembentukan
b t k
Masa eksekusi atau
pelaksanaan
Korespondensi, Otorisasi,
dan Laporan Berkala
Dokumentasi Keuangan

MASA PERENCANAAN &


PEMBENTUKAN KONTRAK
Catatan dan arsip gol. ini terdiri
dari butir2 :
Perencanaan strategi & Jadwa!
kontrak
Prakuaiifikasi peserta lelang
Kerangka
g acuan & garis
g
baser
li k proyek
lingkup
k
Rancangan kontrak
RFT atau dokumen lelang
Dokumen p
proposal
p
p
peserta
lelang
Hasil evaluasi proposal
Catatan2 negosiasi & penentuan
p
pemenang
g
Dokumen kontrak sell termasuk
adendum bile ada
Letter of intent

10

MASA EKSEKUSI KONTRAK


Catatan dan arsip yg penting pd
katagori ini adl:
Dokumen evaluasi status
kemajuan pekerjaan
Invoice atau faktur dan catatan2
lain untuk pembayaran berkala
Pembayaran butir2 reimbursable
- Pengajuan change order
Dokumentasi evaluasi &
persetujuan change order
Pembayaran change order
Dokumentasi pembayaran
change order
Dokumentasi pengajuan serta
evaluasi klaim
Pembayaran 8 sertifikasi
asuransi
Proses & hasil atau pertemuan
audit

KORESPONDENSI, OTORISASI, &


LAPORAN BERKALA
Mengatur berbagai hal mengenai
surat menyurat, serta format, alamat
laporan berkala kemajuan proyek
(mingguan, bulanan dll) dan sistem
penyimpanan arsip
DOKUMENTASI KEUANGAN
KHUSUSNYA DANA PINJAMAN
Dana untuk membiayai proyek
sering kali diperoleh dari pihak
luar, seperti bank atau lembaga
keuangan lain.
Cukup banyak pekerjaan
administrasi yg menyangkut
masalah tsb, seperti prosedur
realisasi s/d pembayaran
kembali & laporan penutupan

11

Untuk merumuskan suatu cara


pembayaran yg dianggap wajar,
perlu dimengerti keinginan
masing2
i 2 pihak
ih k yg berbeda
b b d yaitu
it
:
Pihak KONTRAKTOR tidak ingin

pre-financing
g
melakukan p
pekerjaan yg telah diserahkan
kpdnya sesuai kontrak (tanpa
ada pengaturan khusus
mengenai masalah tsb, seperti
b
bunga
dll)
PEMILIK bermaksud membayar
hanya untuk pekerjaan yg telah selesai pada waktu ditagih,
artinya
i
membayar sesuaii kinerja
i
j

DASAR PERHITUNGAN
PEMBAYARAN
Dikenal beberapa cara
pembayaran
b
yg didasarkan
did
k atas
t :
1. Biaya yg sesungguhnya telah
dikeluarkan
2. Kurun waktu tertentu secara
periodik
3. Kemajuan pekerjaan dan
kinerja yg telah dicapai :
4. Metode milestone
5 Metode milestone dan
5.
prosentase penyelesaian
6. Pembayaran berdasarkan
perkiraan pengeluaran bulan
yg akan datang

12

BIAYA SESUNGGUHNYA
TELAH DIKELUARKAN
Pembayaran kpd kontraktor
diperhitungkan berdasarkan
jumlah dana yg telah
dikeluarkan sampai pada
waktu tertentu (biasanya akhir
bulan)
KURUN WAKTU TERTENTU :
SECARA PERIODIK
Pembayaran dibagi rata secara
periodik (mingguan, bulanan
dll)

KEMAJUAN KINERJA
PEKERJAAN
Pada kontrak lump
lump-sum
sum
kontraktor menagih
pembayaran kpd pemilik
secara periodik umumnya
b l
bulanan
yg did
didasarkan
k k
kpd
d
pekerjaan yg telah terlaksana
atau kinerja (performance)
Untuk proyek E-MK
(Engineering Manufacturing
Kontruksi) sering digunakan
milestone
ile to e clan
cla milestone
ile to e plus
l
persentasi penyelesaian
13

RETENSI
Prosedur yg umum pada
akhir pelaksanaan kontrak
lump-sum, dimana pemilik
menahan untuk beberapa
waktu sejumlah uang
pembayaran kepada
kontraktor berdasarkan
k
kemajuan
j
atau
t prestasi
t i
pekerjaan kontraktor

PEMBAYARAN BERDASARKAN
PERKIRAAN PENGELUARAN
BULAN YG AKAN DATANG
Menurut cara ini, kontraktor
membuat perkiraan pengeluaran
biaya untuk lingkup kerja bulan
yang
y
g akan datang
g dan diajukan
j
kepada pemilik
Bila ternyata terjadi selisih karena
pengeluaran ternyata dibawah
perkiraan, maka akan
diperhitungkan untuk pengajuan
bulan berikutnya

14

DOKUMEN KONTRAK
Memuat aturan pokok mengenai hubungan kerja,
kerja
hak, kewajiban, tanggung jawab serta lingkup
kerja
j masing-masing
g
gp
penandatanganan
g

15

KONTRAK EPK (engineering, pengadaan &


konstruksi)
adalah dokumen yang
g memuat persetujuan bersama
secara sukarela,
k l yang mempunyaii kekuatan
k k t
h k
hukum,
dimana pihak kesatu berjanji untuk memberikan jasa
dan menyediakan material untuk membangun proyek
bagi pihak kedua,
kedua sedangkan pihak kedua berjanji
membayar sejumlah uang sebagai imbalan untuk jasa
dan material yang telah digunakan.
Pada
P
d dasarnya
d
k t k harus
kontrak
h
b if t wajar
bersifat
j
(f i )
(fair)
terhadap kedua belah pihak, dan tidak bermaksud
untuk mengambil keuntungan sepihak dengan cara
merugikan pihak lain.
lain
16

Pembentukan

kontrak dihasilkan dari interaksi


pihak--pihak yang bersangkutan (pemilikkontraktor atau pemilik-konsultan
pemilik konsultan dll)

INTERAKSI

ini terdiri dari PROSES yang panjang


mulai dari pemilik mengadakan undangan
prakualifikasi, menyusun dokumen lelang, lelang,
peserta lelang membuat proposal, sampai
negosiasi
i i dengan
d
calon
l pemenang.
Proses ini diakhiri dengan penandatanganan
kontrak oleh pemenang dan pemilik
17

KONTRAK PEMBANGUNAN YG LENGKAP


AKAN MENGANDUNG HAL2 SBB:
Adanya pasal yang melindungi kepentingan pemilik terhadap

kemungkinan
i
tidak
i
tercapainya
i
sasaran proyek, disebabkan
i
oleh sesuatu yang menjadi tanggung jawab kontraktor.
Adanya pasal yang memperhatikan hak-hak kontraktor.
Memberikan keleluasaan kepada pemilik untuk meyakinkan
tercapainya sasaran2 proyek tanpa mencampuri tanggung
jawab kontraktor. Hal ini dijelaskan dengan memberikan
kesempatan
p
pemantauan dan p
p
pengawasan
g
yang
y
g luas sewaktu
proyek sedang berjalan, seperti laporan berkala, pengetesan,
uji coba dll.
Penjabaran yang jelas akan segala sesuatu yang diingini oleh
pemilik Misalnya definisi lingkup kerja,
pemilik.
kerja spesifikasi material
dan latan. Demikian pula syarat dan kondisi aspek komersial
18

Mekanisme PERLINDUNGAN TERHADAP RESIKO


dalam suatu kontrak yang baik (untuk pemilik)
meliputi :
Jaminan pelaksanaan (perfomance bond)
Garansi dan pertanggungan (warranty)
Pembayaran berdasarkan kemajuan pekerjaan
(progress payment)
Hak untuk mengadakan inspeksi dan test
Hak mendapatkan laporan berkala
Hak melaksanakan p
penjaminan
j
mutu (q
(quality
y
control)
19

(1)
Perencanaan
&
Strategi

Strategi kontrak
Jenis Kontrak
K l
Kelengkapan
k
paket
Kondisi lokal
Kepentingan
spesifik
ifik proyek
k

((3))
Pelaksanaan Kontrak
(Contract Execution)

(2)
Pembentukan
(penyusunan )
Kontrak

Rancangan
kontrak
Prakualifikasi
Menyusun paket
lelang
Membuat
proposal
Negosiasi
Tanda tangan
kontrak

Komersial

Prosedur
pembayaran
Kl i
Klaim
Change order
Back-charge
Penutupan
K t k
Kontrak

Teknis

Program
QA,/QC
Inspeksi
Testing
Jaminan
Laporan

20

Rancangan

kontrak adalah dokumen yang setelah


ditandatangani; menjadi kontrak resmi yang
mengikat
ik t kedua
k d belah
b l h pihak
ih k

Rancangan

kontrak ditambah dengan surat atau


d k
dokumen
l i akan
lain
k
menjadi
j di paket
k lelang
l l
(RFP
(RFP-request for proposal)

Paket

lelang (RFP) dikirim ke peserta lelang yang


telah
lulus
prakualifikasi
untuk
diminta
mengajukan
g j
proposal
p
p
21

A. SUMBER

REFERENSI
Pendekatan yang digunakan sebagai Iangkah
awal,
l memakai
k i standar
t d kontrak
k t k yang
dikeluarkan oleh organisasi sebagai referensi

B.
B KOMPONEN RANCANGAN KONTRAK
Komponen I
= Pokok-pokok persetujuan (article of
agreement)
Komponen II
= Syarat-syarat umum (general codition)
Komponen III
= Syarat-syarat khusus (special condition)
Komponen IV = Uraian lingkup kerja spesifikasi teknik
gambar desain engineering
g
g
dan g

22

KOMPONEN I
(pokok-pokok
(p
p
persetujuan-article
of agreement)
Memuat materi
pokok rencana
persetujuan antara
pemilik dan
kontraktor ((bila
ditandatangani akan
menjadi inti dr
dokumen kontrak)

Memuat :
Pernyataan persetujuan kedua belah pihak
untuk bekerjasama dalam bentuk kontrak
Harga kontrak
Tanggal mulai berlaku (effective date)
Jadwal penyelesaian pembangunan secara
makanikal (mechanical completion)
Jaminan (Bond) dan pertanggungan
(guaranties and warranty)
(g
y) p
perihal
performance atau kinerja
jadwal penyelesaian proyek
mutu pekerjaan
Pajak, asuransi dan royalti
Penghentian pekerjaan (terminasi)
Pengurangan dan penambahan pekerjaan
Keadaan Force Majeure
Pengaturan hak kepemilikan
Persengketaan
P
k t
, arbitrase
bit
23

KOMPONEN II
Syarat-syarat umum (general
condition))
Memuat syarat2 umum yang
memberikan definisi bagaimana
pekerjaan
p
j
harus dilaksanakan
(project's procedures).
Termasuk penjelasan , petunjuk
penyelenggaraan
y
gg
dan tata cara p
proyek
Demikian juga mengenai garisgaris wewenang
g
g dan tanggung
gg g
jawab pihak2 yang
bersangkutan.

Petunjuk & prosedur meliputi:


Desain engineering
Pengadaan material dan jasa
Konstruksi dan subkontrak
Perencanaan, pengendalian
biaya & Jadwal
Pengendalian mutu
Laporan kemajuan proyek
Korespondensi dan sistem
arsip
Prosedur persetujuan,
keuangan dan pembayaran
Penyelesaian dan penutupan
proyek
24

KOMPONEN III
Syarat-syarat
y
y
khusus
(special condition)
Memuat syarat2 khusus
sbb:
Pengadaan material dan
jasa yang ditanggung oleh
pemilik
Lingkup kerja khusus
seperti pelatihan
(training)
Fasilitas sementara
Kondisi2 lain yang di luar
komponen II yang perlu
diketahui oleh kontraktor

KOMPONEN IV
Uraian lingkup kerja
spesifikasi teknik dan
gambar desain engineering
Memuat uraian perincian
lingkup
g p kerja
j proyek
p y secara
menyeluruh
l
h (project's
(
j ' scope off
work): termasuk kriteria dan
spesifikasi
Dalam spesifikasi dijelaskan
segala sesuatu yg tidak dapat
ditunjukkan dalam bentuk
gambar, mis. Mutu peralatan,
kriteria kerja dll, yg merupakan
k l
kelengkapan
k
d
dr gambar
b
spesifikasi.
25

KOMPONEN IV
Kelengkapan dr gambar
spesifikasi al :
Rincian lingkup pekerjaan seperti
: unit
i utama, unit
i utiliti,
i i i unit
i off-site,
ff i
instrumen & pusat pengendalian
(control room)
Lingkup kerja desain dan
engineering
i
i
Standar, kode (code) dan satuan
ukuran
Gambar serta keterangan
g singkat
g
seperti :
x Gambar denah (lay-out)
x Gambar peralatan dan asesori
x Gambar isometrik dll

C.ADENDUM
merupakan pelengkap
atau perubahan, atau
tambahan dari
dokumen2
2 tadii yang
terjadi selama proses
lelang dan akan menjadi
bagian dari kontrak

26

Undangan untuk ikut


lelang

Petunjuk lelang

Proposal

Pokok-pokok
Persetujuan (articles of
agreement

Syarat syarat Umum


Syarat-syarat

Syarat-syarat Khusus

Lingkup
g p proyek
p y
spesifikasi & kriteria

Gambar-gambar desain
& engineering

Adendum

A = Dokumen lelang

A+B = Paket lelang


(RFP)

B = Rancangan kontrak

C = Adendum, muncul
pd waktu negosiasi

Catatan :
Komponen
1,2,4,5,6,7 & 8
dipersiapkan
oleh pemilik
proyek
k
Komponen 3
dipersiapkan
oleh p
pemilik,,
diselesaikan oleh
peserta lelang
Komponen 9
adalah hasil
interaksi antara
pemilik & peserta
sebelum
penandatanganan
kontrak
27

Menurut Kepres No.


No 16 Tahun 1994 ada 4 macam Pelelangan

PELELANGAN UMUM
Pelelangan ini terbuka untuk umum bagi dunia usaha yang memenuhi
syarat/kriteria/kualifikasi dibidangnya.
Diumumkan
Di
k secara luas
l
melalui
l l i media
di massa, cetak
t k dan
d sebagainya.
b
i
PELELANGAN TERBATAS
Pelelangan untuk pekerjaan tertentu, diikuti minimal oleh lima rekanan,
Syarat rekanan yang mengikuti adalah tercantum dalam Daftar Rekanan
Mampu
p ((DRM))
Rekanan tersebut tercantum dalam Daftar Rekanan Terseleksi (DRT) yang
dipilih diantara DRM. Pelelangan ini diumurnkan secara luas.
PEMILIHAN LANGSUNG/PENUNJUKKAN LANGSUNG
Membandingkan dan melakukan negosiasi dari tiga penawar yang
ditunjuk baik teknis maupun harganya.
harganya
Rekanan2 tersebut tercatat dalam DRM yang sesuai dalam bidang
usahanya.
PENGADAAN LANGSUNG
Hal ini dilakukan diantara rekanan satu p
pengusaha
g
golongan
g
g
ekonomi
l
lemah
h (GEL) tanpa melalui
l l i lelang
l l
atau pemilihan
ilih langsung.
l
28

A. PROSES PEMBENTUKAN
model kontrak harga tidak tetap
dengan jumlah fee tetap (cost
plus fixed fee-CFF), yang
dihasilkan oleh penunjukan
langsung
g
g dengan
g
sebab utama
belum
lengkapnya
definisi
lingkup kerja proyek
B. PASAL KONTRAK
Format untuk kontrak jenis ini
umumnya tidak standar, disusun
sesuaii keperluan
k
l
(
(pasalnya
l
lebih fleksibel dan spesifikasi)

Elemen-elemen yg penting:
Lingkup proyek
Jadwal penyelesaian
proyek
Batasan Reimbursable dan
non reimbursable
Program pemantauan dan
pengendalian
Prosedur persetujuan dan
pembayaran
Tanggung jawab pemilik
dan kontraktor
Asuransi dan klaim
Terminasi kontrak

29

C. LINGKUP KERJA
Lingkup kerja minimal
harus mencantumkan :
Lokasi
L k i proyek
k
Kapasitas instalasi
Karakteristik bahan
mentah
t h dan
d produk
d k
Proses yang dipilih
Jadwal yang diingini
lndikasi biaya
Filosofi desain (umur
instalasi, tingkat
t k l i dll)
teknologi

D.
D BUTIR BUTIR REIMBURSABLE
Di
dalam
kontrak,
hendaknya
dijabarkan terinci klasifikasi pekerjaan
mana yang dapat ditagih kembali
((reimbursable),
), dan mana yg bukan.
Yang dapat ditagih semua pengeluaran
yg digunakan (biaya langsung, tidak
langsung dan overhead)
Pelayanan
P l
& upah
h pekerja,
k j
gaji
ji
pokok, tunjangan & jaminan
Pengadaan material & peralatan
termasuk transportasi
Membeli
M b li atau menyewa peralatan
l
konstruksi
Pembelian alat2 kecil mis alat
kantor, komputer dll
Royalti,
R
l i asuransi,
i perijinan,
iji
patent dll
Pengeluaran u/ fasilitas sementara
mis bedeng & biaya tak langsung
30

E. PROGRAM
IMPLEMENTASI
N S
Program atau rencana
implementasi proyek
disiapkan oleh kontraktor
utama, setelah disetujui
oleh pemilik. akan menjadi
petunjuk dasar
penyelenggaraan proyek

F. LETTER OF INTENT
Sambil menunggu
gg adanya
y
kontrak resmi, biasanya
pemilik mengeluarkan surat
LETER OF INTENT ((agar
g
segera mulai kerja)
LATER O
OF INTENT
pemilik memberikan
wewenang untuk mulai
mengerjakan bagian dari
lingkup kerja proyek
31

PENUNJUKAN LANGSUNG
artinya tidak melalui proses
lelang dan dikenal
i
sebagaii
kontrak hasil negosiasi atau
negotiated contract
Dilakukan untuk proyek
ekspansi atau duplikasi,
dimana kontraktor yg sama
telah menunjukkan
keberhasilan pd proyek
terdahulu

Atau proyek yang bersifat


khusus (menyangkut teknologi
baru))
Penunjukkan langsung lebih
banyak menyingkat waktu
Pemilihan umumnya terletak
pada kepercayaan pihak pemilik
terhadap kontraktor, didasarkan
atas
pengalaman,
pengetahuan
dan kesiapan

32

Variasi kontrak jenis ini sbb :

A. KONTRAK dgn
HARGA TETAP
(LUMP-SUM
atau
FIXED PRICE)
pada kontrak ini,
kontraktor
setuju
untuk melaksanakan
semua
pekerjaan
proyek
yg
dicantumkan
dim
kontrak
dengan
imbalan
uang
(harga)
yang
jumlahnya tetap.

Harga Tetap dengan Eskalasi


disini terdapat ketentuan bahwa harga
kontrak dapat disesuaikan,
disesuaikan naik/turun,
naik/turun
yang didasarkan atas suatu indeks eskalasi
yg disetujui bersama
Harga Tetap dengan Perangsang
dalam hal ini kontraktor akan mendapat
tambahan harga yg telah disetujui
formulanya sebagai perangsang, mis dapat
menyelesaikan proyek lebih awal dari
rencana
Kontrak dengan Satuan Harga Tetap
[unit price)
kontrak ini sering dijumpai dlm keadaan
bilamana
jenis
pekerjaan
dan
p
y
dapat
p
secara
jjelas
spesifikasinya
ditentukan,
sedangkan
jumlah
atau
besarnya pekerjaan belum diketahui
secara tepat.
33

Variasi kontrak jjenis ini sbb :


Harga Tidak Tetap dengan Upah Tetap (cost plus
fixed fee-CFF)
Pemilik membayar kembali semua biaya proyek
yang dikeluarkan oleh kontraktor, ditambah fee yang
jumlahnya tetap
Harga
H
Tidak
Tid k Tetap
T t dengan
d
Suatu
S t Batas
B t
Maksimum
Pemilik membayar kembali semua biaya yg
dikeluarkan oleh kontraktor untuk merampungkan
proyek ditambah upah, sampai pada suatu batas
maksimum (diatas batas max tanggungan kontraktor)
Harga Tidak Tetap dengan Resiko Ditanggung
Bersama
Disini jumlah upah akan naik sesuai dgn
penghematan yang dihasilkan tetapi akan mendapat
g jjumlah kelebihan biaya
y
hukuman denda sesuai dgn
yg terjadi diatas sasaran
Harga Tidak Tetap dengan Upah Berubah-ubah
Kontrak harga tidak tetap dengan jumlah perangsang
berubah-ubah
Pertama diadakan persetujuan sasaran biaya proyek
& jumlah upah
Diakhir proyek ternyata biaya dibawah sasaran,
maka jumlah upah naik demikian sebaliknya
Kontraktor tidak dikenakan hukuman

B. KONTRAK DENGAN
HARGA TIDAK TETAP
(COST-PLUS
atau
REIMBURSABLE)
pada
kontrak
ini,
pihak
pemilik
membayar
semua
biaya
(jasa
&
material)
yg
dikeluarkan
untuk
melaksanakan proyek
yg diatur dlm kontrak
ditambah
dgn
sejumlah uang dlm
bentuk upah (fee)

34

35