Anda di halaman 1dari 36

PT.

ENERGY MANAGEMENT INDONESIA (Persero)

Definisi Akuntansi Energi


Salah satu bagian dari sistem manajemen energi yang

berfungsi untuk mengolah data masukan (konsumsi


energi dan produksi aktual dan referensi) untuk diolah
dan memberikan keluaran berupa laporan perperiode
waktu kegiatan.

Keluaran yang diperoleh akan memberikan indikasi

untuk melakukan penelitian terhadap energy cost


center yang mengunakan energi berlebih.

Tujuan dan Manfaat


Akuntansi Energi
Berguna dalam merumuskan rencana, target atau anggaran

energi
Membantu dalam menghitung pemakaian energi tiap unit
per bulan
Memberikan catatan konsumsi energi aktual
Memudahkan perbandingan unjuk kerja pemakaian energi
aktual terhadap standart dan target
Menjelaskan variasi konsumsi energi dan trend konsumsi
tiap bulan
Memudahkan penyelidikan dan pelaporan unjuk kerja
konservasi

Langkah-langkah
1. Pengumpulan data
2. Pengelompokan data
3. Penyusunan Pusat Biaya Energi
4. Penyusunan neraca energi dan laporan konsumsi

energi
5. Analisis data
6. Pelaporan yang berhubungan dengan biaya (cost)
maupun energi

Akuntansi Energi dalam


Manajemen Energi
D

P
ENERGY
PLANNING

ENERGY
AUDIT

ENERGY RISK
MANAGEMENT

ECO
(Engineering
Change Order)
IMPLEMENTATION

ENERGY
ACCOUNTING

Manajemen Energi
Komitmen
Manajemen
Puncak

Organizing

Manajer Energi
(Organisasi)

Planing

Penyusunan
Progam (Revisi)

Direction &
Coordinati
ng
Controlling

Pelaksanaan
Progam
Monitoring &
Evaluasi

Pelaporan

Akuntansi Energi, Monitoring dan Targeting


Data / Information
Akuntansi Energi
Better Control
Monitor

Standart yang sudah


ditetapkan

Mendiagnosa Kebenaran
Data

Perbandingan data Aktual


dan Standart

Planned Improvement
Melakukan tinjauan secara berkala
dan Analisa Penanaman Modal

%Target Saving Energi?

Pembaruan target disesuaikan


dengan standart baru

Lingkup Analisis
Akuntansi Energi
Biaya penggunaan energi
Volume produksi
Kuantitas tiap jenis energi yang digunakan
Konsumen Energi Spesifik (SEC) tiap produk dan proses
Penghematan energi untuk produksi
Pengaruh perubahan volume produksi dan / atau produk campuran terhadap
SEC
Pengaruh berbagai faktor terhadap konsumsi energi total :

Faktor perubahan harga energi


Penggantian jenis energi
Implementasi konservasi energi
Penggunaan berbagai jenis energi
Energi yang hilang
Ketentuan lingkungan hidup
Perubahan kondisi bisnis

Data Input
Akuntansi Energi
Pemakaian energi dan biaya energi keseluruhan.

(Overall energy utilization dan overall energy cost)


Konsumsi tiap jenis energi untuk produksi
Jumlah tiap jenis produksi
Faktor lain

Persyaratan & Referensi


Akuntansi Energi
Persyaratan yang diperlukan
Perlu dibentuk Energy Cost Center (bagian yang
dievaluasi)
Perlu memasang alat-alat ukur sesuai keperluan evaluasi
Referensi
Data standart diperoleh dari buku, dll.
Target yang ingin dicapai hasil perencanaan
Data periode sebelumnya yang terendah

Analisis Energi variansi dan impact


Variansi :
Perbedaan konsumsi energi antara dua bulan tertentu.
(antara suatu bulan tertentu dengan bulan sebelumnya)
Impact :
Pengaruh dari beberapa faktor terhadap variansi.

Konsumsi energi spesifik untuk produksi


Volume produksi/produksi campuran
Faktor lain
Konservasi energi
Substitusi bahan bakar
Perubahan harga
Impact netto
Konservasi energi keseluruhan

Penyusunan Pusat Biaya Energi


1.

Definisi

Pusat biaya energi merupakan suatu kelompok pengguna energi yang


biasanya berupa divisi, line proses ataupun penunjang produksi yang
terdiri dari mesin-mesin produksi. Makin banyak jumlah pusat biaya
energi untuk proses yang sama akan semakin baik karena kinerja dari
peralatan-peralatan

semakin

mudah

dibaca.

Sebaiknya

untuk

peralatan-peralatan utama dengan tingkat konsumsi energinya yang


besar dijadikan satu pusat biaya energi sendiri.

2. Tujuan
Membagi

sistem

menjadi

kelompok-kelompok

pengguna

energi

sehingga mempermudah dilakukannya monitoring dan analisis energi.


Dari hasil analisis dapat diketahui adanya kemungkinan penyimpangan
penggunaan energi sehingga dapat segera dilakukan tindakan yang
diperlukan.

3. INFORMASI PENDUKUNG

Sistem Distribusi Energi


Yaitu bagan alir energi mulai dari suplai energi, distribusi sampai
pengguna akhir. Bagan alir ini perlu dibuat sebagai pedoman dalam
menentukan kelompok-kelompok pengguna energi sejenis serta
sumber energinya sebagai energi primer atau sekunder dan
pendistribusian serta peralatan transformasi energi yang digunakan.

Sistem Metering Energi


Diperlukan untuk mengetahui beberapa besar energi yang digunakan
pada peralatan pengguna energi atau pada subsistem produksi.
Sistem metering energi ini tidak terbatas hanya pada single line
diagram tetapi juga pada jenis energi lain, contoh: BBM.

Sistem Metering Produksi


Diperlukan untuk mengetahui berapa besar produksi pada peralatan
pengguna energi atau pada subsistem produksi.

Fungsi Peralatan
Diperlukan fungsi dari tiap kelompok peralatan/subsistem dan jenis
produksi diusahakan sama dalam tiap pusat biaya energi.

Tingkat Kemudahan Pemantauan


Dimaksudkan setiap pusat biaya energi harus mudah dalam
menentukan energi dan produksinya.

Referensi energi di pabrik baja


SUMBER ENERGI

DISTRIBUSI ENERGI

PEMAKAI AKHIR
EAF PROCESS

80 MVA
150/33 kV

LISTRIK
PLN

150 kV

SMS (LRF)
31,5 MVA
70/11 kV

150/70 kV

Continuous Casting
Ladle Furnace
Fan EAF
Water and Air Systems
Oxygen Plant
Scrapt Yard
Dust Collector

ROLLING MILL
25 MVA
70/11 kV

IDO

Rolling Mill line A dan B


Conveyor
Water and Air Systems
Workshop

Billet Reheating Furnace

Gambaran Energi Current


dan Energi Reference

Penambahan dan penurunan konsumsi energi


disebabkan oleh:
1. Penambahan dan penurunan beban
2. Konservasi energi / intensitas (Optimalisasi
Penggunaan energi pada peralatan)
Penambahan dan penurunan biaya energi disebabkan oleh:
1. Penambahan dan penurunan beban
2. Konservasi energi / intensitas
3. Perubahan harga

LAPORAN AKUNTANSI ENERGI

LAPORAN KONSUMSI ENERGI

LAPORAN INTENSITAS ENERGI

LAPORAN KONTRIBUSI FAKTOR-FAKTOR


PENGGUNAAN ENERGI

LAPORAN DISTRIBUSI VARIAN PENGGUNAAN ENERGI

LAPORAN KONSUMSI ENERGI

Pengertian

Menyajikan tingkat aktivitas penggunaan energi dan biaya


penggunaannya di keseluruhan pusat biaya energi. Kondisi yang
disajikan adalah dalam dua periode, yaitu keadaan saat ini
(current) dan reference

Tujuan

Memberikan gambaran mengenai tingkat konsumsi energi dan


biaya penggunaan energi diseluruh pusat biaya energi pada
periode sekarang untuk dibandingkan dengan acuannya, sehingga
dapat diketahui kecenderungan tingkat penggunaan energi atau
biayanya relatif terhadap keadaan acuannya.

Formulasi
Variansi Energi (%) =

Energi (realisasi) - Energi (acuan)


Energi (acuan)

x 100 %

Biaya Energi (realisasi) = Energi (realisasi) * Harga (realisasi)

Biaya Energi (acuan) = Energi (acuan) * Harga (acuan)

Variansi Biaya (%) =

Biaya Energi (realisasi) Biaya Energi (acuan)


Biaya Energi (acuan)

x 100 %

LAPORAN KONSUMSI ENERGI


No

Pusat Biaya

Kom sum si BBM

Variansi

Energi

(Liter)

Konsum si

1
A
1
2
3
4
5
6
7
Sub Total
B
1
2
3
4
Sub Total
C
1
2
3
4
Sub Total
T OT AL

Biaya Energi (Rp)


Realisasi

Variansi
Biaya

Acuan

Realisasi

Acuan

(%)

Unit Harga

Biaya

Unit Harga

Biaya

(%)

LAPORAN INTENSITAS ENERGI

Pengertian

Menyajikan hasil analisis penggunaan energi spesifik dari suatu


pusat biaya energi

Tujuan

Memberikan gambaran tentang pengaruh beberapa faktor


terhadap penggunaan energi. Faktor-faktor tersebut misalnya
jumlah produksi atau beban operasi, perubahan pemakaian energi
untuk produksi dan untuk fasilitas penunjang produksi,
perubahan harga energi

Formulasi
Intensitas Energi (realisasi) =

Intensitas Energi (acuan) =

Variansi
Intens. Energi (%) =

Energi (realisasi)
Produksi (realisasi)

Energi (acuan)
Produksi (acuan)

Intens. Energi (realisasi) Intens. Energi (acuan)


Intens. Biaya Energi (acuan)

x 100 %

LAPORAN INTENSITAS ENERGI


No

Pusat Biaya
Energi

Satuan
10

A
1
2
3
4
5
6
7
B
1
2
3
4
C
1
2
3
4

Variansi

Kuantitas
Realisasi

Acuan

(%)

11

12

13

Keterangan
14

LAPORAN KONTRIBUSI
FAKTOR-FAKTOR PENGGUNAAN ENERGI

Pengertian
Menyajikan kontribusi faktor-faktor yang berpengaruh dalam

perubahan pemakaian energi, seperti efisiensi energi, volume


produksi serta berbagai aktivitas lain dalam pemakaian energi

Tujuan
Memberikan gambaran berbagai faktor yang mempengaruhi

pemakaian energi dan biaya energi, yaitu adanya perubahan


penggunaan energi diberbagai aktivitas, baik yang berkaitan
dengan produksi maupun tidak, serta pengaruh diterapkannya
program konservasi energi energi di masing-masing pusat biaya
energi

Formulasi
KE (Rp) = Produksi (realisasi) * (Intens. Energi (realisasi) Intens. Energi (acuan)) * Harga Energi (acuan)

KE (%) =

KE (Rp)
Total (Rp)

X 100%

Perubahan Harga (Rp) = Energi (realisasi) * (Harga Energi (realisasi) Harga Energi (acuan))

Perubahan Harga (%) =

Perubahan Harga (Rp)


Total (Rp)

X 100%

Perubahan Produksi (Rp) = (Produksi (realisasi) Produksi (acuan)) * Harga Energi(acuan) * Intens. Energi (acuan)

Perubahan Produksi (%) =

Perubahan Produksi (Rp)


Total (Rp)

X 100%

LAPORAN KONTRIBUSI FAKTOR-FAKTOR PENGGUNAAN ENERGI


No

Pusat Biaya
Energi

A
1
2
3
4
5
6
7
B
1
2
3
4
C
1
2
3
4

Konservasi Energi

Perubahan Harga BBM

Perubahan Produksi

Total

Perubahan

(Rp)

(%)

(Rp)

(%)

(Rp)

(%)

(Rp)

(%)

Biaya (Rp)

15

16

17

18

19

20

21

22

23

Keterangan
24

LAPORAN DISTRIBUSI VARIAN


PENGGUNAAN ENERGI

Pengertian

Menggambarkan kondisi unit operasi secara keseluruhan dalam hal


prosentase perubahan jumlah penggunaan energi dan biayanya,
distribusi penggunaan energi untuk produksi serta distribusi
konsumsi energi dan biaya energi untuk tiap-tiap pusat biaya energi
di unit operasi tersebut

Tujuan

Memberikan gambaran tentang besarnya perubahan distribusi


penggunaan setiap jenis energi, besarnya energi yang diperlukan
untuk memproduksi setiap jenis produk atau setiap unit produksi
yang ada disuatu pusat biaya energi, serta distribusi total
penggunaan energi di unit operasi dan biaya yang dipakai oleh tiaptiap pusat biaya energi

Formulasi
Distribusi Energi (%) (realisasi) =

Distribusi Energi (%) (acuan) =

Energi (realisasi)
Sub Total Energi (realisasi)
Energi (acuan)
Sub Total Energi (acuan)

Distribusi Biaya Energi (%) (realisasi) =

Distribusi Biaya Energi (%) (acuan) =

x 100 %

x 100 %

Biaya Energi (realisasi)


Sub Total Biaya Energi (realisasi)
Biaya Energi (acuan)
Sub Total Biaya Energi (acuan)

x 100 %

x 100 %

LAPORAN DISTRIBUSI VARIAN PENGGUNAAN ENERGI


No

Pusat Biaya
Energi

A
1
2
3
4
5
6
7
Sub Total
B
1
2
3
4
Sub Total
C
1
2
3
4
Sub Total

Distribusi Energi (%)

Distribusi Biaya (%)

Realisasi

Acuan

Realisasi

Acuan

25

26

27

28

MONITORING

1. Untuk mengukur keberhasilan program implementasi konservasi


energi / manajemen energi
2. Masukan untuk perbaikan / revisi program implementasi
konservasi energi / manajemen energi
3. Menghindari penyimpangan dari rencana yang sudah dibuat

PERSYARATAN MONITORING

1.

Besaran-besaran yang diperlukan


terkwantifikasi dan terukur

untuk

evaluasi

harus

2.

Perlu pemasangan alat-alat ukur sesuai keperluan evaluasi

3.

Guna memperlancar pemasukan data perlu digunakan meter


elektronik

CONTOH SOAL
1. DIKETAHUI
Sebuah Pabrik Tekstil A dilengkapi dengan 2 divisi operasi, yaitu Divisi
Spinning dan Divisi Weaving. Sumber energi yang digunakan di pabrik
tersebut yaitu listrik PLN dan Solar. Listrik PLN digunakan untuk
menggerakan mesin-mesin spinning & weaving serta untuk keperluan
kantor. Sedangkan solar digunakan untuk keperluan diesel (back-up).
Kebutuhan udara tekan di spinning dan weaving disuplai oleh 3 unit
kompressor (1 standby) dan kebutuhan udara pendingin di ruangan
spinning dan weaving disuplai oleh 2 unit chiller (1 standby).
2.

PERTANYAAN
a. Berapa jumlah energy cost center
b. Gambarkan sistem referensi energi
c. Berapakah variansi yang terjadi pada divisi spinning, divisi weaving,
kompressor, chiller dan genset, jika diketahui:

A. Data Konsumsi Listrik dan Produksi Rata-rata Perbulan


No
1

Rincian

Unit

Nilai Aktual

a. Konsumsi Listrik

kWh/bulan

1.850.195

b. Jumlah Produk

Ball/bulan

2.230

a. Konsumsi Listrik

kWh/bulan

1.020.460

b. Jumlah Produk

Yard/bulan

1.400.395

Nilai Referensi

Spinning
815 kWh/Ball

Weaving
0,715 kWh/Yard

B. Data Konsumsi BBM (HSD) dan Produksi Rata-rata Perbulan (Utility)


No
1

Rincian

Unit

Nilai Aktual

kWh/bulan

94.523

M3/bulan

553.568

kW/bulan

621

TR

365

a. Konsumsi HSD

Liter/bulan

173.842

b. Produksi Listrik

kWh/bulan

560.780

Kompressor
a. Konsumsi Listrik
b. Produksi udara tekan

0,146 kWh/m3

Chiller
a. Konsumsi Listrik
b. Beban pendinginan

Nilai Referensi

0,92 TR/kW

Genset
0,29 liter/kWh