Anda di halaman 1dari 22

Pengolahan

Primer

Ukuran Partikel
(mm)
10
1
0,1
0,01
0,001
0,0001

Kecepatan Pengendapan
(m/jam)
2.160
360
26,6
0,25
0,0025
0,000025

Waktu Pengendapan
1,6 detik
10 detik
2,3 menit
4 jam
17 hari
4,5 tahun

Pembagian Tangki
Sedimentasi

Alum atau Tawas (Al2 (SO4)3. nH2O)

Besi Klorida (FeCl3)

Murah dan mudah didapat.


Bentuk: padatan (bubuk) dan cairan.
Kemurnian: padatan 37 %, cairan 8 %.
Kelarutan: > 65 %. rentang pH antara 5 7.
Bersifat asam yang akan menurunkan pH air limbah.
Endapan sedikit.
Dalam bentuk cairan berbahaya.
Dosis
yang umum
digunakan
antara
200 1500
ppm
Agak mahal
dan mudah
didapat.
, Bentuk:
padatan
dan cairan.

Besi Sulfat (FeSO4)

Kemurnian: padatan kering 96 %, granular 60 %, cairan 35 %.


Kelarutan: > 70 %.
rentang pH 5 11 sering dibarengi dengan penambahan kapur.
Bersifat asam yang akan menurunkan pH air limbah.
Endapan lebih banyak dan selalu meninggalkan noda coklat.
Dalam bentuk apapun korosif dan berbahaya.
Sangat
menyerap
air. didapat. Bentuk: padatan dan cairan.
Agak mahal
dan mudah

Batu Gamping atau Kapur

Poli Aluminium Klorida atau PAC


({AL2 (OH)n Cl6-n }m )

Bekerja pada rentang pH antara 10 11


Murah dan mudah didapat., Bentuk: padatan.
Kemurnian: > 90 %. Kelarutan: rendah.
Digunakan pada air limbah yang mengandung Mg tinggi.
Endapan lebih banyak.
Termasuk jenis Polimer Anorganik.
Agak mahal namun mudah didapat.
Bentuk: padatan (bubuk) dan cairan.
Kemurnian: > 98 %. Kelarutan: tinggi.
Endapan sangat sedikit. Bekerja pada rentang pH antara 6 9.
Tidak terlalu menurunkan pH air limbah.
Dosis yang umum digunakan antara 100 1000 ppm

Lamella
clarifier

Parameter
Laju Filtrasi
Kedalaman Bed
Ukuran Pasir

Waktu Operasi
Penetrasi
Materi
Tersuspensi
Pengolahan Pendahuluan
Metode Pembersihan

Biaya
Kontruksi
Operasi
Depresiasi
Jumlah air untuk mencuci
filter

Filtrasi Pasir Lambatb


1-4-8 m3/m2/hari
(25-100-200 gal/ft2/hari)
Kerikil : 0,3 m (1 ft)
pasir :1,0-1,5 m (3,3-5ft)
Ukuran efektif : 0,15-0,3-0,35 mm
Koefisien Keseragaman : 2-2,5-3
(tidak terstatifikasi)

Filtrasi Pasir Cepatb


100-475 m3/m2/hari
(2500-11650 gal/ft2/hari)
Kerikil : 0,5 m (1,6 ft)
pasir : 0,75m (2,5ft)
Ukuran efektif : >0,45mm
Koefisien Keseragaman : <1,5
(terstatifikasi)

20-30-120 hari
Superficial (hanya lapisan atas yang
bersih)
Biasanya aerasi atau flokulasi dan
sedimentasi
Penyapuan pada permukaan lapisan
pasir dan pembersihan pasir yang
tersisihkan

jam
Dalam (Seluruh bed berfungsi)

Tinggi
Rendah
Rendah
0,2-0,6% dari air tersaring

Rendah
Tinggi
Tinggi
1-6% dari air tersaring

flokulasi dan sedimentasi


Penyisihan material penyumbat
dengan menggunakan air atau
udara dengan sistem aliran ke atas

Fe dan Mn
Removal

Iron and Manganese Removal

Besi dan mangan di air sumur


berada dalam bentuk ferro dan
mangan bikarbonat terlarut.

besi dan mangan sering terikat


dengan garam terlarut lain seperti
bikarbonat, sulfat atau hidroksida,
atau besi dan mangan dapat
berikatan dengan bahan organik
tertentu.

Dalam proses aerasi , air dengan


oksigen jenuh akan mendorong
terjadinya reaksi:

4Fe(HCO3)2+O2+2H2O=4Fe(OH)3
+8CO2

2Mn(HCO3)2 +O2 = 2MnO2


+4CO2+2H2O

Produk oksidasi,, ferric hydroxide


dan manganese dioxide merupakan
senyawa terendapkan. Setelah

Types of Iron

Besi dalam air bisa berada dalam 2 bentuk

Ferrous keberadaan besi jenis ini tidak terlihat.


Ditemukan dalam air yang sedikit oksigen seperti air
sumur/air tanah dalam. Karbon dioksida dapat
bereaksi dengan besi membentuk senyawa ferrous
bikarbonat terlarut dalam air

Ferric besi ferri dalam air dikenal sebagai "red water


iron biasanya merupakan hasil oksidasi fesi ferro oleh
oksigen terlarut. Partikel hasil oksidasi tersebut biasanya
terlihat secara visual dan menyebabkan air keruh

Filter yang biasanya digunakan memiliki ukuran 525m

Oksidasi dg KMn O4
Pasir aktif (Manganese sand filter) merupakan pasir yang
diaktifasi dengan dilapisi Kalium Permanganat (KMnO4)
Reaksi oksidasi yang terjadi pada besi, mangan and hidrogen
sulfida dengan kalium permanganat dapat diuraikan sebagai
berikut.
3Fe(HCO3)2 + KMnO4 + 2H2O
3Fe(OH)3 + MnO2 +
KHCO3 + 5CO2
3Mn(HCO3)2 + 2KMnO4
5MnO2 + 2KHCO3 + 2H2O +
4O2
2KMnO4 + 3H2S
2MnO2 + 2K+ + 2OH- + 2H2O +
3S

Proses Pemisahan

Kinerja Proses
Pemisahan

Desalinasi Air
laut