Anda di halaman 1dari 3

TUGAS DIAGNOSIS BESERTA

INTERVENSI KEPERAWATAN YANG


SERING MUNCUL PADA PENYAKIT
SISTEM PERKEMIHAN

Disusun Oleh :

Hersigma Dita T (1211B0026)

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SURYA


MITRA HUSADA KEDIRI
TAHUN 2015

Gangguan

Diagnosa

Nursing Outcome

Nursing Intervention

perkemihan

Keperawatan

Classification

Classification (NIC)

(NOC)
Setelah dilakukan
tindakan
keperawatan selama
1 x 24 jam
diharapkan kondisi
pasien sebagai
berikut:
Tidak ada
tanda tanda
infeksi.
Urine tidak
bercampur
darah atau
pus

BPH (Benigna
Prostat
Hiperplasia)
Pyelonepritis
Urethritis
Sistitis
Urolitiasis

Resiko infeksi
berhubungan dengan
proses inflamasi

Hidronefrosis
Glomerulonefritis
Gagal ginjal
Kronik
Hemodialisa
Sindrom
Hidronefrosis

Kelebihan volume
cairan berhubungan
dengan mekanisme
pengaturan melemah

Setelah dilakukan
tindakan keperawatan
selama 3 x 24 jam
diharapkan kondisi
pasien sebagai berikut
:
Berat badan
tubuh ideal
tanpa kelebihan
cairan.
Turgor kulit
normal tanpa
edema atau
edema
berkurang.

BPH (Benigna
Prostat

Gangguan eliminasi
urine berhubungan

Setelah dilakukan
tindakan keperawatan

1. Tingkatkan
kebersihan
yang baik pada
pasien, keluarga
dan tenaga
kesehatan.
2. Dorong
peningkatan
pemasukan
cairan.
3. Berikan
perawatan
perineal.
4. Kolaborasi
dengan tim
medis yang lain
untuk
pemberian
antibiotik.
1. Kaji status
cairan dengan
timbang berat
badan setiap
hari dan check
turgor kulit
2. Batasi
pemasukan
cairan.
3. Berikan health
education
kepada pasien
dan keluarga
mengenai
pembatasan
cairan
Kolaborasi
dengan tim medis
yang lain untuk
pemberian obat
anti hipertensi
dan diuretik
1. Awasi
pemasukan dan

Hiperplasia)
Pyelonepritis
Urethritis
Sistitis
Urolitiasis

BPH (Benigna
Prostat
Hiperplasia)
Pyelonepritis
Urethritis
Sistitis
Urolitiasis

dengan infeksi
saluran kemih

Nyeri akut
berhubungan dengan
inflamasi

selama 1 x 24 jam
diharapkan kondisi
pasien sebagai
berikut:
Klien dapat
berkemih
secara lancar.
Klien tidak
kesulitan saat
berkemih.
Pola eliminasi
urine
membaik dan
tidak terjadi
gangguan
berkemih.
Setelah dilakukan
tindakan keperawatan
selama 1 x 24 jam
diharapkan kondisi
pasien sebagai
berikut:
Tidak ada
nyeri atau
nyeri
berkurang saat
berkemih.
Ekspresi
wajah tenang.

2.

3.

4.

1.
2.
3.
4.
5.

pengeluaran
karakteristik
urine.
Dorong
peningkatan
pemasukan
cairan.
Bantu klien
mendapatkan
posisi berkemih
yang nyaman
Kolaborasi
dengan tim
medis yang lain
untuk
melakukan
pemeriksaan
laboratorium.
yang nyaman
kepada pasien.
Ajarkan tehnik
distraksi dan
relaksasi
Kaji tingkat
nyeri, lokasi dan
intensitas nyeri.
Pantau pola
berkemih secara
berkala.
Kolaborasi
dengan tim
medis yang lain
untuk pemberian
analgesic