Anda di halaman 1dari 16

LAPORAN PRAKTIKUM

DASAR DASAR PERLINDUNGAN TANAMAN


ACARA 1
NON-ARTHROPODA HAMA

DISUSUN OLEH :

NAMA

: EFRI YUNITA

NPM

: E1J014115

CO.ASS

: ARI WIDODO (E1J013057)

DOSEN

: YENNY SARIASIH SP. M SC

LABORATORIUM ILMU HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN


FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS BENGKULU
2015

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 latar belakang
Hama tanaman adalah binatang yang mengganggu atau menimbulkan
kerusakan pada tanaman. Dunia binatang dibedakan menjadi beberapa
golongan besar disebut Phylum dan kelas. Empat phylum hama (herbivor)
penting, yaitu : chordata (kelas: aves, mamalia), mollusca (kelas: gastropoda),
nematoda dan arthropoda (kelas: insecta atau hexapoda dan arachnida).
Aves atau unggas adalah anggota kelompok hewan bertulang belakang
(vertebrata) yang memiliki bulu dan sayap. Beberapa diantaranya sebagai
hama tanaman (burung gelatik, gereja, betet) dan ada yang sebagai predator
hama (elang) . mamalia dicirikan oleh adanya kelenjar susu, yang pada betina
menghasilkan susu sebagai sumber makanan anaknya, adanya rambut, dan
tubuh yang endoterm atau berdarah panas. Beberapa anggota mamalia
penting sebagai hama tumbuhan antara lain : kelompok kera (ordo primates,
famili cercopithecidae) yang seringkali merusak tanaman. Misalnya kera
(Nacaca irus) lutung atau budeng (Cercopithecus naurus) . kelompok kera ini
menyukai buah buahan, misalnya pisang, coklat, jagung, kelapa, tebu,
batang kelapa sawit muda, misalnya celeng atau babi hutan (Sus vitatus ).
Filum mollusca yang anggotanya berperan sebagai hama adalah dari klas
Gastropoda. Mollusca merupakan hewan triploblastik selomata yang bertubuh
lunak . kedalamnya termasuk semua hewan lunak dengan maupun tanpa
cangkang, seperti berbagai jenis siput, kiton, kerang kerangan, serta cumi
cumi dan kerabatnya. Moluska merupakan filum terbesar kedua dalam
kerajaan binatang setelah filum arthropoda. Tubuh tidak bersegmen, simetri
bilateral. Gastropoda memiliki cangkang bergelung pada tahap dewasa.
Contoh Gastropoda hama adalah Achatina fulica atau bekicot, Pomacea
ensularis canaliculata (keong mas).
Filum nematoda yang banyak dikenal berperan sebagai hama tanaman
(bersifat parasit) adalah anggota kelas nematoda. Namun, tidak semua
anggota nematoda bertindak sebagai hama, sebab ada diantaranya yang
berperan sebagai nematoda saprofag serta sebagai nematoda (pemangsa).

Nematoda berasal dari kata yunani yang berarti benang. Berbentuk


memanjang seperti tabung, kadang kadang membengkok, melengkung
seperti kumparan .tubuh nematoda tidak bersegmen, bentuknya silindir
memanjang, kecuali pada beberapa berjenis kelamin betina, simetri bilateral,
merupakan binatang yang mempunyai tiga lapisan (triploblastik) atau terdiri
dari tiga lapis blastula (lapisan ini terbentuk dan berkembang di dalam telur),
mempunyai rongga tubuh semu, tubuhnya transparan (dan tidak berwarna),
memiliki sistem organ tubuh lengkap, yang berupa sistem pencernaan
(memanjang dengan bentuk esofagus yang bervariasi) sistem ekskresi, sistem
syaraf, sistem pengeluaran, dan sistem reproduksi.
1.2 Tujuan
Membedakan ciri morfologi penting filum-filum non-Arthropoda hama dan
mengenal gejala kerusakan tanaman akibat masing-masing serangannya.

BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

Hama adalah organisme yang dianggap merugikan dan tak diinginkan


dalam kegiatan sehari-hari manusia. Walaupun dapat digunakan untuk semua
organisme, dalam praktik istilah ini paling sering dipakai hanya kepada hewan.
Binatang yang berupa hama tanaman dapat terdiri dari kelompok atau filum
Nematoda (cacing), Mollusca (Bekecot), Chordata (terutama Mamalia), dan
Arthropoda (terutama Serangga dan Tungau). Binatang menyusui atau Mamalia
adalah kelas hewan vertebrata yang terutama dicirikan oleh adanya kelenjar susu,
yang pada betina menghasilkan susu sebagai sumber makanan anaknya; adanya
rambut; dan tubuh yang endoterm atau "berdarah panas". Otak mengatur sistem
peredaran darah, termasuk jantung yang beruang empat. Mamalia terdiri lebih dari
5.000 genus, yang tersebar dalam 425 keluarga dan hingga 46 ordo, meskipun hal
ini tergantung klasifikasi ilmiah yang dipakai (Triharso. 2004)
Beberapa anggota mamalia penting sebagai hama tumbuhan, antara lain:
kelompok musang (Paradoxurus hermaproditus) menyukai buah-buahan , nenas,
kakao, kapas, kopi. Kelompok binatang mengerat (ordo Rodentia) merupakan
mamalia yang paling banyak menimbulkan kerugian pada tanaman. Tupai (fam.
Sciuridae) di Jawa, Bali, Sulawesi Siurus notatus, dan di Sumatera , Kalimantan
S. Vittatus menyukai buah kelapa, kopi, kapok, durian, dll. Tikus (fam. Muridae)
terdiri dari tikus rumah (Rattus diardi) merugikan bahan-bahan simpanan, tikus
ladang (Rattus jalorensis) dan tikus sawah (Rattus brovicaudatus, R.
argentiventer) (From http://id.wikipedia.org/wiki/Hama)
Filum Molusca yang anggotanya berperan sebagai hama adalah dari kelas
Gastropoda. Molusca merupakan hewan triploblastik selomata yang bertubuh
lunak. Ke dalamnya termasuk semua hewan lunak dengan maupun tanpa
cangkang, seperti berbagai jenis siput, kiton, kerang-kerangan, serta cumi-cumi,
dan kerabatnya. Molusca merupakan filum terbesar kedua dalam kerjaaan
binatang setelah filum Arthropoda.. Tubuh tidak bersegmen. Simetri bilateral.
Tubuhnya terdiri dari kaki muskular, dengan kepala yang berkembang beragam
menurut kelasnya. Kaki dipakai dalam beradaptasi untuk bertahan di substrat,

menggali dan membor sustrat, atau melakukan pergerakan. Gastropoda memiliki


cangkang bergelung pada tahap dewasa.Contoh Gastropoda hama adalah
Achatina fulica atau bekicot, Pomacea ensularis canaliculata (keong mas).
Nematoda (dari bahasa Yunani (nema): "benang" adalah sebuah filum.
Filum ini merupakan salah satu filum yang beranggotakan terbanyak (sekitar
80.000 spesies, 15.000 diantaranya merupakan parasit). Contohnya adalah cacing
tambang. digambarkan sebagai cacing yang ganas dan memakain apa saja.
Kebanyakan nematoda parasitik tanaman adalah kecil berbentuk cacing dengan
panjang kira-kira 1 mm, meskipun ada kisaran dalam ukuran dari 0-3 mm
(Paratylenchus spp.) sampai 10 mm (Longidorus spp.) Umumnya menunjukkan
sedikit dimorfisme seksual kecuali untuk bentuk ekor, adanya spikula dan asosiasi
gonade dalam jantan dan vulva serta gonade dalam betina, misalnya pada
Hoplolaimus galeatus, akan tetapi di beberapa genera tanda dimorfisme seksual
terdapat dalam pembengkakan betina dan berisi dengan telor, seperti halnya yang
terjadi pada pembentukan bintil (gall) pada nematoda bintil akar (Meloidogyne
spp.). Semua nematoda parasitik tanaman diketahui mempunyai stilet atau
lembing

mulut

(mengacu

sebagai

stomatostilet

dalamm

superfamilia

Tylenchoidea, dan odontostilet dalam superfamilia Dorylaimoidea), yang tertuang


menembus sel-sel tanaman, stilet atau

lembing mungkin atau mungkin tidak

membawa bintil-bintil basal (http://id.wikipedia.org/wiki/Nematoda)


Berbentuk memanjang seperti tabung, kadang-kadang membengkok,
melengkung, seperti kumparan. Tubuh nematoda tidak bersegmen, bentuknya
silindris memanjang, kecuali pada beberapa genera yang berjenis kelamin betina,
simetris

bilateral,

merupakan

binatang

yang

mempunyai

tiga

lapisan

(triploblastik) atau terdiri dari tiga lapis blastula (lapisan ini terbentuk dan
berkembang di dalam telur), mempunyai rongga tubuh semu, tubuhnya transparan
(dan tidak berwarna), memiliki sistem organ tubuh lengkap, yang berupa sistem
pencernaan (memanjang dengan bentuk esofagus yang bervariasi) sistem ekskresi,
sistem saraf, sistem pengeluaran, dan sistem reproduksi. Tidak memiliki sistem
peredaran darah (Pracaya. 1996)

BAB III
METODOLOGI
3.1 Bahan dan Alat Praktikum
1.

Tikus (Rattus spp.), monyet () , musang (),burung pipit (), bekicot

(Achatina fulica Fer.), keong emas (Pomacea ensularis canaliculata),


nematoda (Meloidogyne, Rhabditis, dan Pratylenchus) masing-masing jantan
dan betina.
2.

Alkohol 70%, kloroform, gliserin, dan kapas.

3.

Mikroskop stereo, lup, pinset, cawan petri, dan jarum tombak.

3.2 Cara Kerja


1.

Tikus dan musang : temukan bagian-bagian utama dari tubuh, kemudian

perhatikan bentuk dan ukuran tubuhnya, bandingkan ukuran panjang ekor


dengan panjang kepala dan tubuhnya. Hitung jumlah pasangan puting susu
pada betina. Perhatikan bagian-bagian tersebut di atas dan bandingkan
keduanya. Gambar dan beri keterangan masing-masing bagian tersebut.
2.

Bekicot dan keong mas: temukan bagian-bagian utama dari tubuh,

kemudian perhatikan tubuhnya yang lunak, bagian depan kepala dan kaki
bilateral simetris, bagian perut umumnya berbentuk spiral dan terbungkus oleh
cangkang spiral yang asimetris. Kaki terletak di sebelah ventral dan digunakan
untuk merayap yang dapat ditarik ke dalam cangkang. Pada kepala yang
lemah terdapat dua pasang tentakel yang dapat diperpanjang dan ditarik
kembali. Pada ujung-ujung tentakel posterior terdapat mata. Pada bagian
depan kepala ada mulut yang terdapat gigi parut (radula) untuk mengunyah
makanan. Pada sisi kanan tubuh bagian belakang kepala dijumpai lubang
genital, sedangkan anus dan lubang pernafasan terdapat di bagian tepi mantel
tubuh di dekat batas dengan cangkang. Bekicot mempunyai sistem reproduksi
jantan betina di dalam satu tubuh. Adanya ovatestis dapat menghasilkan telur
atau sperma. Perhatikan bagian-bagian tersebut di atas dan bandingkan
keduanya. Gambar dan beri keterangan masing-masing bagian tersebut.
3.

Meloidogyne, Rhabditis, dan Pratylenchus: temukan bagian-bagian

utama dari tubuh kemudian perhatikan lubang mulut pada ujung depan dan

lubang anus pada ujung belakang bagian ventral. Pada nematoda parasitik
dapat ditemukan adanya alat pencucuk (Stilet). Pada marga Tylenchida,
stiletnya terdiri dari conus, bagian ujung; slindris, bagian tengah; dan knop,
bagian pangkal. Pada nematoda betina , vulva terdapat pada bagian tengah
ventral. Perhatikan bagian-bagian tersebut di atas. Gambar dan beri keterangan
masing-masing bagian tersebut.

BAB IV
HASIL PENGAMATAN DAN PEMBAHASAN

4.1 Hasil Pengamatan


Gambar

Hasil Pengamatan
Nama hama: monyet
Kingdom
: Animalia
Filum
: Chordata
Kelas
: Mammalia
Ordo
: Primata
Upaordo
: Haplorrhini
Infraordo
: Simiiformes
Familia:

Cebidae

Aotidae

Pitheciidae

Atelidae

Cercopithecidae

jenis-jenis
monyet
ada
beragam, tetapi ciri yang
menonjol adalah, tubuhnya
yang ramping, dengan ekor
yang panjang

Nama hama: tikus


Filum: Chordata
Kelas: Mamalia
Ordo: Rodentia
Famili: Muridae
Genus: Rattus
Spesies: Rattus rattus diarai
Ciri-ciri penting lainnya:
1.

Bagian ekor lebih panjang

daripada kepala
2. Merupakan hewan pemakan
tumbuh-tumbuhan
3. Memiliki gigi (pengerat)
4.

Tubuh ditutupi bulu atau


rambut

7. Putting susu berjumlah 10-12


buah
Nama hama: bekicot
Filum: Molusca
Kelas: Gastropoda
Ordo: Pulmonata
Famili: Achatinidae
Genus: Achatina
Spesies: Achatina fulica
Ciri-ciri penting lainnya:
1. Tubuh lunak
2.

Bersifat hermaprodit

3. Mempunya ovatestis sehingga


dapat

menghasilkan

maupun sperma.

telur

Nama hama: keong mas


Filum: Moluska
Kelas: Gastropoda
Ordo: Mesogastropoda
Famili: Ampullaridae
Genus: Pomacea
Spesies: Pomacea canaliculata
Ciri-ciri penting lainnya:
1.

Bertubuh lunak

2. Pada

kepala

yang

lemah

terdapt dua pasang tentakel


yang dapat memanjang dan
memendek
Nama hama: nematoda
Filum: Nematoda
Kelas: Secernentea
Ordo: Tylenchida
Famili: Heteroderidae
Genus: Meloidogyne
Spesies: Meloidogyne sp.
Ciri-ciri penting lainnya:
1. Adanya lubang mulut pada
ujung depan dan lubang anus
pada ujung belakang bagian
tengah
2. Tubuh tidak bersegmen (tidak
beruas)

Nama hama: musang


Kingdom

: Animalia

Filum

: Chordata

Kelas

: Mammalia

Ordo

: Carnivora

Familia

: Viverridae

Genus

: Paradoxurus

Spesies
:
P.hermaphroditus
Ciri-ciri penting:
Musang

bertubuh

sedang,

dengan panjang total sekitar 90


cm (termasuk ekor, sekitar 40
cm atau kurang). Abu-abu
kecoklatan dengan ekor hitamcoklat mulus.
Nama hama: burung pipit
Kerajaan
Filum:
Kelas:
Ordo:
Upaordo:
Famili:

Animalia
Chordata
Aves
Passeriformes
Passeri
Estrildidae
Bonaparte, 1850

Ciri-ciri yang penting:


Burung-burung ini memiliki
perawakan
tubuhnya
(3,3 inci),

yang

panjang

sekitar

8,3 cm

meski

yang

bobotnya paling ringan adalah


Estrilda troglodytes (6 g).

4.2 Pembahasan
Monyet adalah istilah untuk semua anggota primata yang bukan prosimia
("pra-kera", seperti lemur dan tarsius) atau kera, baik yang tinggal di Dunia Lama
maupun Dunia Baru. Hingga saat ini dikenal 264 jenis monyet yang hidup di
dunia. Tidak seperti kera, monyet biasanya berekor dan berukuran lebih kecil.
Monyet diketahui dapat belajar dan menggunakan alat untuk membantunya dalam
mendapatkan makanan.
Musang luwak adalah salah satu jenis mamalia liar yang kerap ditemui di
sekitar pemukiman dan bahkan perkotaan. Hewan ini amat pandai memanjat dan
bersifat arboreal, lebih kerap berkeliaran di atas pepohonan, meskipun tidak segan
pula untuk turun ke tanah. Musang juga bersifat nokturnal, aktif di malam hari
untuk mencari makanan dan aktivitas lainnya. Di alam liar, musang kerap
dijumpai di atas pohon aren atau pohon kawung, rumpun bambu, dan pohon
kelapa, jika di perkotaan biasanya musang bersarang di atap rumah warga, karena
habitat alaminya sudah terganti oleh rumah-rumah manusia.
Pipit adalah nama umum bagi sekelompok burung kecil pemakan bijibijian yang menyebar di wilayah tropis Dunia Lama dan Australasia. Kebanyakan

burung pipit tidak tahan dengan iklim dingin dan memerlukan habitat hangat
seperti di wilayah tropika.
Tikus rumah (Rattus rattus diardi) adalah hewan pengerat (rodentia)
yang termasuk ke dalam family muridae dan biasa yang mudah dijumpai di
rumah-rumah. Tikus rumah memiliki ekor yang panjang dan pandai memanjat
serta melompat. Warnanya hitam atau cokelat terang, meskipun ada yang
dibiakkan dengan warna putih atau lorang. Panjang badannya 15-20 cm dengan
panjang ekor 20 cm. Hewan ini nocturnal. Betinanya mampu beranak kapan saja,
dengan anak 3-10 ekor/kelahiran. Umurnya mencapai 2-3 tahun dan menyukai
hidup berkelompok.
Bekicot (Achatina fulica) adalah siput darat yang termasuk ke dalam suku
Achainidae. Berasal dari Afrika Timur dan meyebar ke seluruh dunia karena
terbawa perdagangan. Moluska ini sekarang menjadi salah satu spesies invasive
terburuk di bumi, sehingga beberapa negara bahkan melarang pemeliharaannya
sebagai hewan kesayangan. Hewan ini mudah dipelihara dan di beberapa tempat
bahkan dikonsumsi, termasuk di Indonesia. Meskipun berpotensi membawa
parasit, bekicot yang dipelihara biasanya bebas dari parasit.
Keong mas (Pomacea canaliculata) adalah siput air yang termasuk ke
dalam family Ampullaridae. Termasuk hama poliifagus. Cangkangnya berbentuk
bulat, biasanya berwarna coklat, hitam, dan kuning, panjangnya lebih dari 150
mm. Tersebar di daerah tropis dan subropis. Berkembang biak secara ovipar dan
menghasilkan telur. Seekor keong mas betina mampu menghasilkan telur
sebanyak 500 butir dalam seminggu pada pagi dan sore hari dengan masa
perkembangbiakan selama 3-4 tahun. Telur akan menetas dalam waktu 7-14 hari
dan pada hari ke-60 keong telah menjadi dewasa dan dapat berkembang biak.
Keong mas termasuk masalah utama dalam produksi padi.
Meloidogyne sp. atau nematoda puru akar merupakan parasit yang umum
pada berbagai tanaman pertanian dan tumbuhan liar, khususnya di kawasan
tropika dan daerah beriklim sedang. Meloidogyne sp. betina berbentuk seperti
buah pir dengan ukuran panjang 0,5-1,2 mm, sedangkan jantan berbentuk seperti
cacing dengan ukuran 1,0-2,0 mm.Nematoda ini mempunyai inang yang sangat

luas, seperti kentang, tomat, kubis, ubi jalar, tembakau, the, tebu, jahe, dan padipadian. Gejala umum yang dapat diamati adalah tanaman menjadi layu dan daun
menguning akibat rusaknya perakaran. Gejala khas yang ditimbulkan adalah
adanya bintil-bintil pada akar yang mirip dengan binitil akar bakeri penambat
nitrogen pada kacang-kacangan.

BAB V
PENUTUP
5.1 kesimpulan

Hama tanaman adalah binatang yang mengganggu atau menimbulkan


kerusakan pada tanaman.

Mamalia dicirikan oleh adanya kelenjar susu, yang pada betina


menghasilkan susu sebagai sumber makanan anaknya.

Filum moluska berperan sebagai hama adalah dari klas gastropoda

Gastropoda memiliki cangkang bergelung pada tahap dewasa

Filum nematoda sebagai hama tanaman bersifat parasit

5.2 saran
Dalam melakukan pratikum ini pratikan harus mengamati dengan seksama
bagian-bagian tubuh yang ada pada non-anthropoda hama agar dapat mengetahui
bagian-bagian tubuh nya yang dapat merusak pada tanaman.

DAFTAR PUSTAKA

Triharso. 2004. Dasar-dasar Perlindungan Tanaman. Yogyakarta: Gajah Mada


University Press.
Wikipedia. 2011. Hama. From http://id.wikipedia.org/wiki/Hama, 17 November
2011
Wikipedia. 2011. Mamalia. From http://id.wikipedia.org/wiki/Mamalia, 17
November 2011
Wikipedia. 2011. Nematoda. From http://id.wikipedia.org/wiki/Nematoda, 17
November 2011
Pracaya. 1996 . Non-Arthtropoda. Universitas Indonesia Press. : Jakarta