Anda di halaman 1dari 17

1

(2)

KANDUNGAN UAP AIR ATMOSFER < 2% DARI TOTAL VOL ATMOSFER.


KANDUNGAN UAP AIR DAPAT BERVARIASI ANTARA 0% - 3% DI
DAERAH LINTANG MENENGAH & DAPAT 4% DI DAERAH TROPIKA BSH.
DALAM SUHU ATMOSFER, AIR MERUPAKAN SATU2NYA KOMPONEN
ATMOSFER YG DAPAT BERUPA 3 BENTUK ZAT : CAIR (AIR), GAS (UAP),
MAUPUN PADAT (ES)
PERUBAHAN DARI SATU BENTUK MENJADI BENTUK YG LAIN DI ALAM
TERJADI DALAM SUATU SIKLUS YG DI SEBUT HIDROLOGI
SIKLUS HIDROLOGI MEMERLUKAN ENERGI PANAS & KELEMBAPAN
YANG CUKUP

SIKLUS HIDROLOGI :

ADL SIRKULASI AIR YG TETAP MULAI DR LAUTAN SAMPAI KE UDARA


DAN KEMBALI KE LAUTAN
PROSES YG TERJD PD SIKLUS HIDROLOGI, MELIPUTI :
EVAPORASI, KONDENSASI, PRESIPITASI,TRANSPIRASI, PERGERAKAN
MASSA UDARA & PERGERAKAN AIR TANAH
EVAPOTRANSPIRASI : PENGUAPAN AIR MLL EVAPORASI LANGSUNG
DAN TRANSPIRASI MLL DAUN TUMBUH2AN SECARA BERSAMA
DI DAERAH GURUN, ENERGI MENCUKUPI TP KELEMBAPAN KURANG,
EVAPORASI SLL TERJADI SETIAP SAAT BILA AIR TERSEDIA TP
PRESIPITASI SGT JARANG SEHINGGA SIKLUS HIDROLOGI MENJADI
PASIF
PADA SATU SABUK LINTANG, EVAPORASI > DP CURAH HUJAN.
SEDANGKAN PD LINTANG YG LAIN, CURAH HUJAN > DP EVAPORASI
UNTUK MENCAPAI KESEIMBANGAN, HRS ADA TRANSFER AIR /
UAP AIR ( & JUGA ENERGI )

SIKLUS HIDROLOGI

(SALVATO, 1972)
MATAHARI
UAP AIR DLM ATM

UAP AIR DLM TRANSPORTASI

AWAN
AWAN HUJAN

S
U
M
U
R

PROSES
PEMINDAHAN BHN
LEPAS HSL
PELAPUKAN &
EROSI OLEH AIR,
ANGIN & ES

PRESITIPASI HJN, EMBUN, SALJU


EVAPORASI WAKTU JATUH
EVAPORASI DARITANAMAN
EVAPORASI DARI TANAH

P
O
M
P
A

TRANSPIRASI DARI TANAMAN

UDARA HANGAT

INFILTRASI
SUMUR BOR

TANAH

ALIRAN PERMUKAAN

SUMUR GALIAN

TANAH LIAT

MATA AIR

EVAPORASI DARI
PERMUKAAN AIR

AIR TANAH
PERKOLASI : PROSES MENYARING MLL PORI HALUS/ PERESAPAN AIR MLL TNH

BATU-BATUAN

DANAU, LAUT

4
PENGEMBUNAN
EMBUN : TERJD DR KONDENSASI PD PERMK TNH TERUTAMA PD WKT MLM
HR SAAT TNH MENJD DINGIN AKIBAT RADIASI YG HILANG.
KADANG2 ANGIN LAUT MEMBW SEJML UAP AIR PD SIANG HR YG
KMD MENGEMBUN PD WKT MLM YG DINGIN.
TITIK EMBUN : IALAH SUHU SAAT UDARA MENJD JENUH DG UAP AIR ATAU
SUHU UD PD KELEMB NISBI 100 %.
MAKIN RENDAH KELEMB NISBI, MAKIN RENDAH TITIK EMBUN.
KABUT : KABUT & AWAN MEMP KESAMAAN, YI TERDIRI ATAS TETES AIR YG
MENGAPUNG DI UD, TTP SCR FISIS TERDPT PERBEDAAN.
KABUT : TERBENTUK DI DLM UD DKT PERMK BUMI, SDGKAN
AWAN : TERBENTUK PD PARAS YG LBH TINGGI

5
OKI BEDA YG MENDSR ANT KABUT & AWAN LBH DILETAKKAN PD METODE
& TEMPAT PEMBENTUKANNYA KETIMBANG PD STRUKTURNYA.
AWAN : TERBTK JK UD MENJD DINGIN SCR ADIABATIK MLL UD YG NAIK &
MENGEMBG
KABUT : TERBTK MLL PENDINGINAN UD OLEH SENTUHAN & PERCAMPRN
ATAU MLL PENJENUHAN UD OLEH PENAMBAHAN KADAR AIR.
BENTUK PENGEMBUNAN MINOR :
JIKA KONDENSASI TERJADI DI ATAS TITIK BEKU (0C) AKAN MENGHSLKAN
PENGEMBUNAN DLM STATUS CAIR (EMBUN,KABUT & AWAN)
JIKA KONDENSASI TERJADI DI BAWAH 0C KONDENSASI TERJADI DLM
BENTUK KRISTAL2 ES (IBUN PUTIH, RIME, SALJU & AWAN DINGIN)
EMBUN DAN IBUN PUTIH, ADL HSL KONDENSASI PD PERMUKAAN YG
DINGIN KRN PANCARAN RADIASI GELOMBANG PJG PD MALAM HR DG
LANGIT CERAH & ANGIN LEMAH

CARA PENDINGINAN

PENDINGINAN UTK TERJADINYA KONDENSASI DI ALAM DAPAT


TERJADI DG BBRP CARA :
1. HILANGNYA PANAS MLL PANCARAN RADIASI DR MASSA UDARA AKAN
MENYEBABKAN UDARA MENJADI DINGIN & MENGEMBUN
2. RAMBATAN / SENTUHAN DG PERMUKAAN YG DINGIN BIASANYA
MENGHASILKAN EMBUN
3. PENCAMPURAN DUA MASSA UDARA DG SUHU & KELEMBAPAN YG
BERBEDA. JK CAMPURAN INI MENCAPAI SUHU TTK EMBUN AKAN
TERJD AWAN ATAU KABUT
4. PENDINGINAN ADIABATIK MENGIKUTI PEMUAIAN GELEMBUNG
UDARA YG NAIK
ARUS UDARA NAIK INI BIASANYA DIAKIBATKAN OLEH : KONVEKSI,
KONVERGENSI, & OROGRAFIK.
PENDINGINAN INI BIASANYA MENGHSLKAN AWAN

RIME : KRISTAL2 ES YG TERBTK KRN BUTIR AIR LEWAT DINGIN


MENYENTUH BENDA DINGIN
KABUT :
A. KABUT PANCARAN : TERJD DI DARATAN, DIKENAL SEBAGAI
KABUT INVERSI PERMUKAAN
KONDISI YG MENUNJANG TERJDNYA KABUT PANCARAN :
- INVERSI PERMUKAAN YG MENAHAN KABUT TDK MENGHILANG
KE ATAS
- LANGIT CERAH TAK BERAWAN SHG PENDINGINAN INTENSIF
- ANGIN LEMAH, YG MENGAKIBATKAN TERJDNYA PERCAMPURAN
SHG KABUT BISA CUKUP TEBAL.
B. KABUT ADVEKSI TERJD KRN ADANYA GERAKAN UDARA YG HANGAT
DAN LEMBAB SCR HORIZONTAL KE ARAH PERMUKAAN YG DINGIN

8
J
JIKA
UDARA DEKAT PERMK BUMI MENCAPAI TTK EMBUN, MK KABUT
I
DIPERKIRAKAN
AKAN TERJD. JIKA SUHU NAIK STLH KABUT TERJD, MK
DIPERKIRAKAN KABUT AKAN BUYAR. KETEBALAN KABUT BERGANTUNG
PD BERBAGAI FAKTOR, SPT : KELEMB, SUHU, ANGIN,
INTI KONDENSASI, DSB.

PENGGOL KABUT BERDSRKAN JARAK PANDANG


GOLONGAN

BENDA TDK TERLHT PD JRK

KABUT PADAT

45 M

KABUT TEBAL

180 M

KABUT

450 M

KABUT SEDANG

900 M

KABUT TIPIS

1.800 M

AWAN

PEMBENTUKAN AWAN DLM ARUS UDARA NAIK


A. PERUBAHAN SUHU SCR ADIABATIK
ADANYA BBRP PEMICU (DIANTARANYA PEMANASAN DI PERMUKAAN)
KANTONG UDARA AKAN BERGERAK KE ATAS MENINGGALKAN
PERMUKAAN. KRN TEK UDARA DI SKTRNYA LBH RENDAH, MK
KANTONG UD AKAN MEREGANG & MENGEMBG DLM PERJLNANNYA
NAIK. DLM SISTEM INI TDK ADA PENAMBHN & PENGURANGAN PANAS,
TP MENGALAMI PERUBHN SUHU.
PROSES PERUBHN SUHU INI AKIBAT DR PROSES INTERNAL YG
DISEBUT ADIABATIK
B. LAJU PENURUNAN SUHU ADIABATIK
SEBLM MENGALAMI PENGEMBUNAN,LAJU PENURUNAN SUHU ADIABATIK
DISBT LAJU PENURUNAN SUHU ADIABATIK KERING DISINGKAT DALR
(DRY ADIABATIC LAPSE RATE), NILAINYA KONSTAN YI = 9,8 C
SETIAP NAIK 1 km.
SDGKAN LAJU PENURUNAN SUHU LINGK (ELR) SLL BERUBAH MENURUT
TEMPAT & WAKTU DG PENURUNAN RATA2 6,5 C/ km

10
KARENA SUHU BERKURANG TERUS SELAMA BERGERAK NAIK, MK
SUATU KETIKA SUHU MASSA UDARA AKAN MENCAPAI SUHU TITIK EMBUN
KETINGGIAN PD SAAT UDARA MULAI MENGEMBUN MEMBTK AWAN
DISBT ARAS PENGEMBUNAN YG MRP DASAR AWAN
LAJU PENURUNAN MASSA UD PD KEADAAN INI DISBT LAJU PENURUNAN
SUHU ADIABATIK JENUH ATAU SALR =
SATURATED ADIABATIC LAPSE RATE, YG BSRNYA SEKITAR 4,7 C/ km.
SALR BSRNYA TDK KONSTAN, SEMAKIN BSR PANAS KONDENSASI YG
DIHSLKAN, MK SEMAKIN KCL LAJU PENURUNAN SUHUNYA
STABILITAS ATMOSFER & PEMBENTUKAN AWAN
A. KEADAAN TDK STABIL MUTLAK
BILA LAJU PENURUNAN SUHU LINGKUNGAN (ELR) > DR LAJU
PENURUNAN SUHU KANTONG UDARA (DALR), ATMSF DLM KEAD TDK
STABIL MUTLAK
SUHU MASSA UDARA LBH HANGAT DR SUHU LINGK,SHG MASSA UDARA
AKAN TRS MEMBUMBUNG NAIK. PROSES KONDENSASINYA AKAN
MENGHSLKAN AWAN YG BERKEMBG VERTIKAL (BTK KUMULI)

11
B. KEADAAN STABIL MUTLAK
KEADAAN STABIL MUTLAK TERJD JK LAJU PENURUNAN SUHU LINGK <
DR LAJU PENURUNAN SUHU KANTONG UDARA ( ELR < DALR )

C. KEADAAN TDK STABIL BERSYARAT


TERJD JIKA PENURUNAN SUHU LINGK < DR LAJU PENURUNAN
ADIABATIK KERING TTP > DP LAJU PENURUNAN ADIABATIK JENUH
(SALR < ELR < DALR)

D. KEADAAN NETRAL
TERJD JK ELR = DALR
APABILA TAK ADA MEKANISME PENGANGKATAN PAKET UDARA, MK
PAKET UDARA TAK AKAN NAIK ATAU TURUN, KRN SUHU PAKET =
SUHU LINGKUNGAN

12
TIPE AWAN
AWAN ADL KUMPLN TITIK2 AIR YG BYK JMLNYA & TERLTK PD TITIK
KONDENSASI SERTA ME-LAYANG2 TINGGI DI UDARA
AWAN MRP HSL KONDENSASI DR UAP AIR YG BERGERAK NAIK
BERSAMA MASSA UDARA
SIFATNYA : MEMANTULKAN & MENYERAP RADIASI SURYA DAN
MENYERAP RADIASI BUMI, SHG AWAN JG IKUT MENENTUKAN
PEMANASAN & PENDINGINAN BUMI
MENURUT PENYEBARANNYA SCR VERTIKAL AWAN DPT DIBEDAKAN :
A. AWAN TINGGI
ADL AWAN2 YG MEMP KETINGGIAN > 6000 m DG SUHU YG SGT
RENDAH.
PD UMUMNYA TERDIRI DR KRISTAL2 ES, BERWARNA PUTIH ATAU
MENDEKATI TRANSPARAN.
YG TERMASUK AWAN GOL INI ADL : -----------

13
-CIRRUS : AWAN YG HALUS SPT BULU, STRUKTUR BERSERAT
SERING TERSUSUN SPT PITA MELENGKUNG
-CIRROSTRATUS : SPT KELAMBU PUTIH HALUS MENUTUP SELURUH
ANGKASA, WARNA PUCAT, SRG MENIMBULKAN
LINGKARAN PD MATAHARI ATAU BULAN
-CIRROCUMULUS : SPT KUMPULAN BULU DOMBA
B. AWAN SEDANG / PERTENGAHAN
KETINGGIANNYA ANT 2000 6000 m DPL
MRP CAMPURAN TITIK2 AIR & KRISTAL2 ES, MELIPUTI :
-ALTOCUMULUS : SEKUMPLN AWAN YG BERBTK BULAT BER-LAPIS2,
TERSUSUN DLM POLA BARIS, GROUP ATAU GELOMBG
WARNA PUTIH PUCAT & TERDR DR BBRP BGN YG KEABU2AN KRN KURANG SINAR
-ALTOSTRATUS : BTK SPT SELENDANG YG TEBAL, BERSERAT,
BERWARNA KE ABU2AN

C. AWAN RENDAH

14

ADL AWAN2 YG BERADA DI BWH KETINGGIAN 2000 m, MISALNYA :


-STRATUS : AWAN YG MELEBAR SPT KABUT, SERINGKALI TERBTK
DR KABUT YG NAIK. HUJAN DR AWAN INI BIASANYA
RINGAN
-STRATOCUMULUS : BTK SPT GELOMBANG LAUTAN. LANGIT YG
WARNA BIRU SRG MASIH TAMPAK DI ANT
AWAN INI
-NIMBOSTRATUS : AWAN YG TEBAL DG BTK YG TDK TERATUR.
DISBT AWAN2 GANGGUAN (STORM CLOUDS)
MENIMBULKAN BANYAK HUJAN
D. AWAN YG BERKEMBG VERTIKAL
MRP AWAN YG DIHSLKAN OLEH MASSA UDARA YG HANGAT & LEMBAP
YG MSH MAMPU NAIK SAMPAI KETINGGIAN YG CKP TINGGI STLH
MELEWATI ARAS KONDENSASI.
TERJD APABILA PENGEMBUNAN TDK DKT DG PERMK TANAH.

15
TERDIRI DARI AWAN2 :
-CUMULUS : BTK SPT KUBAH DG DSR VERTIKAL. BIASANYA TERBTK PD
SIANG HR DLM UDARA YG BERGRK NAIK
-CUMULONIMBUS : AWAN YG BERVOL SGT BSR, BTK SPT MENARA,
KDG2 PUNCAKNYA MELEBAR. AWAN INI MENGHSLKAN
HUJAN YG DISERTAI KILAT,GUNTUR & BADAI.
WARNA PUTIH, PUCAT & TERDIRI DR BBRP BGN YG KEABU2AN KRN KURANG SINAR
UTK TERJDNYA HUJAN PERLU ADANYA AWAN CUMULUS,
SDGKAN AWAN CUMULONIMBUS MENGAKIBATKAN HUJAN BESAR.

16
PENYEBARAN AWAN
- KEAWANAN DINYATAKAN DLM LUAS TOTAL LANGIT YG TERTUTUP
AWAN DLM SATUAN PERDELAPAN, PERSEPULUH ATAU PERSEN
- KEAWANAN 0 MENUNJUKKAN LANGIT CERAH TANPA AWAN
- KEAWANAN 8/8 ATAU 10/10 ATAU 100 % LANGIT TERTUTUP AWAN TOTAL
- PENYEBARAN AWAN BIASANYA IDENTIK DG PENYEBARAN HUJAN
- KEAWANAN CKP TINGGI TERDPT DKT EQUATOR YG BERHUB DG
KONVERGENSI MASSA UDARA DR 2 BELAHAN BUMI (ITCZ = INTER
TROPICAL CONVERGENCE ZONE)
- KEAWANAN YG SGT RENDAH TERJD DI SKTR 20 30 LINTANG YG MRP
DAERAH DIVERGENSI KRN ADANYA SEL2 TEKANAN TINGGI SUBTROPIKA
- KEAWANAN RATA2 TERBSR DITEMUI SEKTR LINTG 60 YG MRP DAERAH
PERTEMUAN MASSA UDARA HANGAT & LEMBAB DR LINTANG RENDAH
DAN UDARA DINGIN & KERING DR KUTUB

KEAWANAN SANGAT BERVARIASI

17

DI ATAS DARATAN :
KEAWANAN MAX : TERJD SIANG HR SAMPAI SORE YG DIAKIBATKAN OLEH
PROSES KONVEKSI TERUTAMA DI DAERAH TROPIS
KEAWANAN MIN : TERJD MALAM HR KETIKA UDARA MULAI STABIL KRN
TURUNNYA SUHU PERMUKAAN BUMI
KEAWANAN MAX SEKUNDER : TERJD DR KABUT PAGI YG NAIK, SERING
TERJD DI DAERAH BENUA TERUTAMA DI ATAS LEMBAH & DANAU
DI ATAS PERMUKAAN LAUT :
KEAWANAN MAX : TERJD PD MLM HR PD SAAT KETDK STABILAN
MENINGKAT KRN ADANYA PENDINGINAN (PELEPASAN ENERGI MLL
RADIASI) DR PUNCAK AWAN
KEAWANAN MIN : TERJD MENJELANG MTHR TERBIT, PD SAAT TERJD
ABSORBSI RADIASI LANGSUNG OLEH LAPISAN2 UDARA YG RENDAH SHG
AWAN2 RENDAH MENGHILANG (MENGUAP KEMBALI)