Anda di halaman 1dari 10

Jenis-jenis Pengeluaran Pemerintah

Pusat & Pemerintah Daerah


Mata Pelajaran : Ekonomi
Nama Kelompok :
Elfira Mawardani
Nilly
Guru Pembimbing:
Pak Sapari, S.Pd., M.Pd.
SMAIT ASH-SHIBGOH
Tahun 2015

Jenis-jenis Pengeluaran APBN


Pengeluaran yang dilakukan pemerintah
memiliki tujuan tertentu. Adapun tujuan dari
pengeluaran yang dilakukan pemerintah,
diantaranya :
Melaksanakan pembangunan nasional
Meningkatkan kesejahteraan atau
kemakmuran masyarakat
Memperlancar roda perekonomian
Membiayai pengeluaran rutin dan
pembangunan
Meningkatkan pelayanan kepada masyarakat
Mewujudkan stabilitas nasional yang mantap
dan dinamis

Unsur-unsur pengeluaran negara


Unsur-unsur
secara umum,
terdiri atas :
A. Belanja pemerintah pusat,
Pengeluaran atau belanja pemerintah
pusat, terdiri atas:
Pengeluaran rutin, yaitu
pengeluaran untuk kegiatankegiatan rutin yang sifatnya
permanen dan terus menerus.
Misalnya, belanja pegawain, belanja
barang, subsidi daerah otonom,
bunga, cicilan hutang, giropos, dll.

Pengeluaran pembangunan,
hahahah
yaitu pengeluaran yang sifatnya
tidak rutin setiap tahun, tetapi
bersifat temporer. Pengeluaran
ini terdiri atas pembiayan rupiah
(pengeluaran pemerintah berupa
barang atau uang secara
langsung) dan bantuan proyek
(pengeluaran pemerintah berupa
pembangunan unit-unit proyek).

elanja pemerintah daerah

aran atau Belanja untuk daerah, terdiri atas :


perimbangan, yaitu alokasi dana pengeluaran pemerin
yang disesuaikan dengan kebutuhan. Dana perimban
rintah daerah adalah sebagai berikut :

bagi hasil, meliputi bagian daerah dari penerimaan Pa


dan Bangunan(PBB)
a Alokasi Umum (DAU), yaitu bantuan umum dan digu
ai dengan prioritas pembangunan daerah dalam bata
erintah pusat.
Alokasi Khusus (DAK), Yaitu bantuan khusus yang dig
m kegiatan pembangunan dalam sasaran sesuai denga
tapan pemerintah pusat.

otonomi khusus dan penyeimbang.

Jenis-jenis pengeluaran APBD


Pengeluaran pemerintah daerah menurut
Peraturan Menteri (Permen). Dalam negeri
No.59 Tahun 2007 secara umum
dikelompokkan menjadi 2, yaitu belanja
menurut urusan wajib dan belanja menurut
urusan pilihan.
a.Klasifikasi belanja menurut urusan wajib
. Perumahan untuk rakyat Kebudayaan
. Pemberdayaan masyarakat dan desa

b. Klasifikasi belanja menurut


urusan pilihan,
mencakup
:
Perdaganga
n

Pertanaian

Kelautan
dan
Perikanan

Kehutanan

Pilihan
Transmigras
i

Industri

Pariwisata

Energi dan
Sumber
Daya
Mineral

Pertanyaan 1 : Apa yang dimaksud dengan


pengeluaran rutin?
Jawaban 1
: yaitu pengeluaran untuk
kegiatan rutin yang sifatnya
permanen dan terus menerus.
Pertanyaan 2 : APBD ditetapkan oleh?
Jawaban 2
: Dewan Perwakilan Daerah
(DPRD) melalui Peraturan
Daerah (Perda).

THANKS ^^

SEKIAN.

WAssalamualaikum.wr.wb