Anda di halaman 1dari 7

PENYULUHAN

TUBERKULOSIS PARU
Di Ruang Dahlia 2 RSUD Ngudi Waluyo

Disusun Oleh :
KELOMPOK 5

Rizki Ana Andriani


Arif Dwi Kurniawan
Flori julian Pello
Aris Septiana
Agus Wan Herri
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN NERS
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN PATRIA HUSADA
BLITAR
2015

SATUAN ACARA PENYULUHAN


1. Pokok Bahasan

: Tuberkulosis paru

2. Sasaran

: Pasien dan keluarga pasien

3. Waktu dan Tempat

Tempat

Waktu

: Ruang Dahlia 2 RSUD Ngudi Waluyo Wlingi


: jumat, 17 April 2015, Pukul 09.00 WIB

4. Alokasi Waktu

: 30 menit

5. Pemberi Materi

: Kelompok 5

6. Metode

: Ceramah dan tanya jawab

7. Media

: Leaflet

8. Tujuan instruksional
a. Tujuan Umum
Setelah mengikuti penyuluhan selama 30 menit peserta mampu mengetahui dan
memahami tentang Tuberkulosis paru dan penatalaksanaannya.
b. Tujuan Khusus
Setelah diberikan penyuluhan, peserta dapat:
1) Mengetahui dan memahami pengertian Tuberkulosis paru.
2) Mengetahui dan memahami tanda dan gejala Tuberkulosis paru
3) Mengetahui dan memahami penularan Tuberkulosis paru.
4) Mengetahui dan memahami pengobatan Tuberkulosis paru.
5) Mengetahui dan memahami etika batuk.
9.

Sub Pokok Bahasan


1) Pengertian Tuberkulosis paru.
2) Tanda dan gejala Tuberkulosis paru
3) Penularan Tuberkulosis paru.
4) Pengobatan Tuberkulosis paru.

10.

Kegiatan Penyuluhan

Tahap
Pendahuluan

Waktu
5 menit

Kegiatan Perawat
1.Memberi salam

Kegiatan Klien
1.Menjawab salam

2.Memperkenalkan diri

2.Mendengarkan

3.Menjelaskan tujuan penyuluhan


dan pokok materi yang akan
disampaikan

Penutup

15 menit

10 menit 1.Penegasan materi

pertanyaan

peserta

untuk

dan

dan

memperhatikan

Tanya

2.Menganjukan

Jawab

pertanyaan
1.Menjawab

Tanya

pertanyaan

Jawab

yang

yang

oleh penyuluh

telah

disampaikan

diberikan

dengan singkat menggunakan 2.Membalas salam


bahasa peserta sendiri
3.Memberikan pertanyaan kepada
peserta tentang materi yang
telah disampaikan
acara

mengucapkan salam

11. Evaluasi

Leaflet

memperhatikan

menjelaskan kembali materi

4.Menutup

Ceramah

dan

tentang TB paru
Menjelaskan materi penyuluhan 1.Mendengarkan

2.Meminta

Media
-

3.Menjawab

4.Menggali pengetahuan pasien


Penyajian

Metode
Ceramah

dan

a. Evaluasi struktur
- Jumlah peserta yang hadir dalam kegiatan penyuluhan minimal 5 orang.
- Penyuluhan menggunakan leaflet
- Penyelenggaraan penyuluhan dilakukan di Ruang Dahlia 2 RSUD Ngudi Waluyo.
- Pengorganisasian dan persiapan kegiatan penyuluhan dilakukan pada hari
sebelumnya.
b. Evaluasi proses
a. Penyaji mampu menguasai materi penyuluhan yang diberikan.
b. Penyaji mampu menyampaikan materi dengan baik.
c. Peserta mendengarkan ceramah dengan baik dan sangat berkonsentrasi terhadap
materi yang disampaikan oleh pemberi penyuluhan.
d. Peserta antusias untuk bertanya dalam kegiatan penyuluhan dan menerima
penjelasan dari penyaji.
e. Peserta tidak meninggalkan tempat
f.

sebelum

kegiatan penyuluhan selesai

dilaksanakan.
Tidak ada pasien/keluarga pasien yang mondar-mandir selama kegiatan penyuluhan

berlangsung.
g. Seluruh peserta mendapat leaflet mengenai Tuberkulosis paru.
c. Evaluasi hasil
Untuk mengevaluasi penyuluhan Tuberkulosis paru maka dilakukan pretest dan post
test dengan pertanyaan berikut :
1.
2.

Apa pengertian dari Tuberkulosis paru?


Bagaimana tanda dan gejala orang dengan

Tuberkulosis paru?
3.

Bagaimana

Tuberkulosis

paru

dapat

ditularkan?
4.

Apa saja pengobatan untuk Tuberkulosis


paru?

5.

Bagaimana cara batuk yang benar?

12. Media
Leaflet
13. Materi
(terlampir)

Apakah Tuber Culosa itu ?


Penyakit TBC disebut juga penyakit TBC-Paru atau disebut juga penyakit batuk darah. Di
Indonesia merupakan penyebab kematian no 2 dari setiap 100 penduduk di Indonesia 3 6 0rang
menderita TBC Paru

Apakah Penyebabnya ?
Disebabkan oleh kuman mikobakterium tuberculosa
Penyakit TBC dipastikan dengan
Pemeriksaan dahak menggunakan mikroskop dan pada dahaknya terdapat kuman tbc
Bagaimana terjadinya pen penyakit TBC
Kuman yang berterbangan diudara masuk ke dalam tubuh manusia melalui pernapasan
kemudian masuk paru-paru lalu ke sistem peredaran darah dan menyebar ke bagian tubuh yang
lain
Bagaimana Gejala Penyakit TBC

BATUK disertai dahak selama 3 minggu atau lebih


Kadang kadang batuk bercampur darah
Sesak nafas dan rasa nyeri di dada
Nafsu makan berkurang

Berat badan menurun


Demam lebih dari 1 bulan
Berkeringat pada malam hari meskipun tidak melakukan kegiatan

Apakah Penyakit TBC bisa Disembuhkan?


TBC dapat sembuh dengan syarat :

Minum obat secara teratur sesuai petunjuk dokter


Menghabiskan obat sesuai dengan waktu yang ditentukan
Makan - makanan yang mengandung bergizi
Istirahat yang cukup

Bagaimana Jika Minum Obatnya Tidak Teratur dan tidak tuntas ?


1. Penyakit akan lebih sukar diobati
2. Kuman TBC dalam tubuh akan berkembang lebih banyak
3. Kuman TBC akan menjadi kebal terhadap obat karena diperlukan obat yang lebih ampuh
dan lebih banyak jenisnya
4. Membutuhkan waktu yang lebih lama untuk bisa sembuh
5. Batuk yang sudah menghilang akan timbul kembali (kambuh)
6. Lebih sulit disembuhkan karena kuman jadi kebal terhadap obat yang diberikan

Tatacara Pengobatan TBC Paru


1.
2.
3.
4.
5.
6.

Obat harus diminum secara teratur sampai dinyatakan sembuh


Lama pengobatan umumnya berlangsung selama 6 8 bulan
Selama 2 bulan pertama, 8 tablet sekaligus diminum setiap hari
Pada 4 bulan berikutnya, 3 tablet sekaligus diminum setiap hari
Obat boleh diminum satu persatu tapi harus habis selama 2 jam
Sebaiknya obat diminum sebelum makan pagi, atau sebelum tidur malam

Pencegahannya

Minum obat secara teratur sampai selesai


Menutup mulut waktu bersin atau batuk

Tidak meludah disembarang tempat


Meludah ditempat yang kena sinar matahari atau ditempat yang diisi sabun atau
carbol/lisol

Untuk Penderita TBC

Jemur tempat tidur bekas penderita secara teratur


Buka jendela lebar lebar agar udara segar dan sianar matahari dapat masuk
Kuman TBC akan mati bila terkena sinar matahari

Bagaimana pencegahan yang lain

Imunisasi BCG pada bayi


Meningkatkan daya tahan tubuh dengan makanan bergizi

Pesan Pesan Untuk keluarga dan penderita TBC


1. Pasien agar memeriksakan diri secara teratur ke puskesmas atau rumah sakit
2. Ketekunan dan keteraturan minum obat akan meringankan biaya pengobatan dan
mempercepat penyembuhan
3. Jika penderita batuk atau berdahak sebaiknya menutup mulutnya
4. Pasien agar tidak meludah sembarang tempat
5. Sebaiknya ludah dibuang ke kaleng yang telah diisi dengan lisol 5% atau cairan lain
pembunuh kuman
6. Sebaiknya pasien tidak tidur sekamar dengan keluarganya terutama selama 2 bulan
pengobatan pertama
7. Keluarga pasien yang mempunyai gejala TB paru memeriksakan diri ke puskesmas untuk
memastikan apakah sudah tertular atau belum
8. Pasien agar makan makanan yang bergizi dan terjangkau untuk mempertinggi daya tahan
tubuh
9. Pasien jangan bekerja terlalu berat
10. Beristirhat yang cukup