Anda di halaman 1dari 2

BAB I

PENDAHULUAN
I.1. Latar belakang

Setiap Perusahaan pada hakikatnya merupakan organisasi yang


meniti kegiatan rutinnya bagi kepentingan semua Stakeholders, seperti :
pemegang saham, kreditur, karyawan, pemerintah, dan pelanggan.
Implikasinya, perusahaan harus terus mencermati visi dan dampak dari
setiap aktivitas yang dijalankan bagi setiap stakeholders tersebut
Di zaman globalisasi seperti sekarang ini, kompetisi dan persaingan
yang terjadi antar perusahaan atau instalasi untuk menjadi yang terbaik
sangatlah ketat. Suatu perusahaan berlomba-lomba untuk meningkatkan
kualitas dan kinerjanya, untuk itu dibutuhkan suatu pengukuran kinerja yang
dapat digunakan oleh manajemen untuk melakukan evaluasi terhadap performa
lembaga dan perencanaan tujuan di masa mendatang.
Pengukuran kinerja merupakan salah satu faktor yang amat penting bagi
perusahaan. Pengukuran tersebut, misalnya, dapat digunakan untuk menilai
keberhasilan perusahaan serta sebagai dasar penyusunan imbalan dalam
perusahaan. Selama ini, pengukuran kinerja secara tradisional hanya
menitikberatkan pada sisi keuangan. Manajer yang berhasil mencapai tingkat
keuntungan atau Return on Investment yang tinggi akan dinilai berhasil, dan
memperoleh imbalan yang baik dari perusahaan. Suatu organisasi usaha hanya
dengan teknik analisis yang berfokus hanya pada ratio-ratio keuangan belaka,
maka oleh beberapa pengamat dipandang perlu dikaitkan juga dari aspek-aspek
lain. Kaplan & Norton 1996 merumuskan tolak ukur dalam penilaian kinerja
yang disebut dengan teknik Balance Scorecard.

Balanced Scorecard merupakan suatu alat untuk menerjemahkan


visi, misi dan strategi perusahaan ke dalam suatu set pengukuran kinerja
yang menyeluruh dan menghasilkan suatu kerangka sistem manajemen
dan pengukuran strategi.
I.2. Rumusan Masalah

1. Apa yang dimaksud dengan balance scrorecard?


2. Bagaimana penerapan balanced scorecard sebagai salah satu cara mengukur
kinerja.
I.3. Tujuan
1. Mahasiswa dapat mengetahui apa yang dimaksud dengan balance
scrorecard.
2. Mahasiswa dapat mengetahui bagaimana penerapan balanced scorecard
sebagai salah satu cara mengukur kinerja.