Anda di halaman 1dari 15

Makalah Patofisiologi

Jantung
Dosen : Tohama Siregar, Msi.,Apt.

Disusun Oleh :
RAHMI SYARIIFATUL WUSQO
LARAS HARYAN L
SINTA NOVITASARI
MIFTAHUL JANNAH
ARFIANTI WIONITA
NURUL FADHILAH
RATU SEPTI PRIANTI

14330134
14330135
14330140
14330143
14330144
14330147
14330150

PROGRAM STUDI FARMASI


FAKULTAS MIPA
INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL
JAKARTA
2015 M / 1434 H
Jl. Moh. Kahfi II Jagakarsa, Jakarta selatan 12640 Telp. (021) 7220090, Fax
(021) 7866955 Email : adminweb@istn.ac.id

KATA PENGANTAR
Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa, penulisan makalah Patofisiologi
ini telah diselesaikan. Makalah tentang Patofisiologi ini merupakan
makalah yang sederhana, hanya membahas secara singkat mengenai
Jantung.
Makalah ini ditujukan untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah
Patofisiologi yang disampaikan oleh Bapak Tohama Siregar, Msi,.Apt.
Penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah
membantu dalam penyusunan makalah ini, khususnya kepada Bapak
yang telah memberikan tugas ini. Penulis memperoleh banyak manfaat
setelah menyusun makalah ini.
Menyadari

akan

keterbatasan

dan

kemampuan,

kami

bersedia

menerima kritik dan saran yang bersifat membangun.


Semoga makalah ini dapat memberikan manfaat kepada pembaca.

Jakarta, April 2015

Penulis

DAFTAR ISI
Kata Pengantar................................................................................

Daftar Isi..........................................................................................

ii

BAB I

BAB II

Pendahuluan
1.1 Latar Belakang.............................................................

1.2 Rumusan Masalah........................................................

1.3 Tujuan Penulisan...........................................................

1.4 Manfaat Penulisan.......................................................

1.5 Metode Penulisan.........................................................

Pembahasan
2.1 Pengertian Jantung.......................................................

Lapisan Jantung........................................................
Sifat Otot Jantung.....................................................
Denyut Arteri............................................................
Daya Pompa Jantung................................................

3
4
5
5

2.2 Fungsi Jantung Manusia...............................................

2.3 Cara Kerja Jantung.......................................................

2.4 Macam-macam penyakit yang menyerang jantung.....

2.5 Cara Pencegahan Penyakit Jantung..............................

10

BAB III Penutup


3.1 Kesimpulan...................................................................
Daftar Pustaka

........................................12

11

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Sistem kardiovaskuler merupakan sistem yang memberi fasilitas proses
pengangkutan berbagai substansi dari, dan ke sel-sel tubuh. Sistem ini terdiri
dari organ penggerak yang disebut jantung, dan sistem saluran yang terdiri
dari arteri yang mergalirkan darah dari jantung,dan vena yang mengalirkan
darah menuju jantung. Jantung merupakan organ berotot yang mampu
mendorong darah ke berbagai bagian tubuh.Jantung manusia berbentuk
seperti kerucut dan berukuran sebesar kepalan tangan, terletak di rongga
dada sebalah kiri.Jantung dibungkus oleh suatu selaput yang disebut
perikardium.Jantung bertanggung jawab untuk mempertahankan aliran
darah dengan bantuan sejumlah klep yang melengkapinya.Untuk mejamin
kelangsungan sirkulasi, jantung berkontraksi secara periodik.

1.2 Rumusan Masalah


1.
2.
3.
4.
5.

Apa pegertian dari jantung ?


Apa saja fungsi dari jantung ?
Bagaimana cara kerja jantung ?
Apa saja macam-macam penyakit yang menyerang jantung ?
Bagaimana cara mencegah dan mengobati macam-macam penyakit
jantung ?

1.3

Tujuan Penulisan
1.
2.
3.
4.

Untuk mengetahui pengertian jantung.


Untuk mengetahui fungsi jantung.
Untuk mengetahui cara kerja jantung.
Untuk mengetahui apa saja macam-macam

penyakit

yang

menyerang jantung.
5. Untuk mengetahui cara mencegah dan mengobati macam-macam
penyakit jantung.

1.4

Manfaat Penulisan
1

Adapun
pembaca

manfaat
tentang

penulisan
Jantung

adalah

melingkupi

memberikan
seluruh

informasi

pengaruhnya

kepada
terhadap

kehidupan manusia. Dalam pembahasan makalah ini akan disampaikan


secara sistematik dari mulai pengertian jantung, fungsi dari jantung, cara
kerja jantung, macam-macam penyakit yang menyerang jantung dan cara
mencegah dan mengobati macam-macam penyakit jantung.

1.5

Metode Penulisan
Makalah ini disusun dengan menggunakan metode kepustakaan untuk

mendapatkan data-data dari sumber pustaka.

BAB II
PEMBAHASAN
2.1

Pengertian Jantung
Jantung merupakan sebuah organ yang terdiri otot. Cara bekerjanya

menyerupai otot polos yaitu di luar kemauan kita (dipengaruhi oleh susunan
saraf otonom). Bentuk jantung menyerupai jantung pisang, bagian atasnya
tumpul (pangkal jantung) dan disebut juga basis kordis. Di sebelah bawah
agak runcing yang disebut apeks kordis.
Letak jantung di dalam rongga dada sebelah depan (kavum mediastinum
anterior), sebelah kiri bawah dari pertengahan rongga dada, diatas
diafragma, dan pangkalnya terdapat di belakang kiri antara kosta V dan VI
dua jari di bawah papilla mamae. Pada tempat ini teraba adanya denyutan
jantung

yang

disebut

iktus

kordis.

Ukurannya

kurang

lebih

sebesar

genggaman tangan kanan dan beratnya kira-kira 250-300 gram.


1. Lapisan Jantung
a. Endokardium : merupakan lapisan jantung yang terdapat di sebelah
dalam sekali yang terdiri dari jaringan endotel atau selaput lendir yang
melapisi permukaan rongga jantung.
b. Miokardium
: merupakan lapisan inti dari jantung yang terdiri dari
otot-otot jantung, otot jantung ini membentuk bundalan-bundalan otot
yaitu :
Bundalan otot atria yang terdapat di bagian kiri/kanan dan basis

kordis yang membentuk serambi atau aurikula kordis.


Bundalan otot ventrikel yang membentuk bilik jantung dimulai dari

cincin atrioventrikuler sampai apeks jantung.


c. Pericardium : lapisan jantung sebelah luar yang merupakanselaput
pembungkus terdiri dari 2 lapisan yaitu lapisan parietal dan visceral
yang bertemu di pangkal jantung membentuk kantung jantung.
Diantara dua lapisan jantung ini terdapat lendir sebagai pelicin untuk
menjaga agar pergesekan antara pericardium pleura tidak menimbulkan
3

gangguan terhadap jantung.Jantung bekerja selama kita masih hidup, karena


itu membutuhkan makanan yang dibawa oleh darah.Pembuluh darah yang
terpenting dan memberikan darah untuk jantung dari aorta asendens
dinamakan arteri korornaria.
Dalam kerjanya jantung mempunyai tiga periode :
Periode kontriksi (periode sistole). Suatu keadaan ketika jantung
bagian

ventrikel

dalam

keadaan

menguncup.Katup

bikus

dan

trikuspidalis dalam keadaan tertutup valvula semilunaris aorta dan


valvula semilunaris arteri pulmonalis terbuka, sehingga darah dari
ventrikel dekstra mengalir ke arteri pulmonalis masuk ke paru-paru kiri
dan kanan.Sedangkan darah dari ventrikel sinistra mengalir ke aorta
kemudian di edarkan ke seluruh tubuh.
Periode dilatasi (periode dilatasi). Seatu keadaan ketika jantung
mengembang.Katup bikus dan trikuspidalis terbuka, sehingga darah
dari atrium sinistra masuk ventrikel sinistra dan darah dari atrium
dekstra masuk ke ventrikel dekstra.Selanjutnya darah yang ada di
paru-paru kiri dan kanan melalui vena pulmonalis masuk ke atrium
sinistra dan darah dari seluruh tubuhmelalui vena kava masuk ke
atrium dekstra.
Periode istirahat, yaitu waktu antara periode konstriksi dan dilatasi
ketika

jantung

berhenti

kira-kira 1/10 detik.

Pada

waktu

kita

beristirahatjantung akan menguncup sebanyak 70-80 kali/menit. Pada


tiap-tiap kontrksi jantung akan memindahkan darah ke aorta sebanyak
60-70 cc
Kalau kita bekerja maka jantung akan lebih cepat berkonstriksi sehingga
darah lebih banyak dialirkan ke seluruh tubuh. Kerja jauntung dapat
diketahui dengan jalan memeriksa perjalanan darah dalam arteri. Oleh
karena dinding arteri akan mengembang jika ke dalamnya mengalir
gelombang darah. Gelombang darah ini menimbulkan denyutan pada
arteri.Sesuai dengan kuncupnya jantuk disebut denyut nadi.Baik buruknya

dan teratur tidaknya denyut nadi bergantung dari kembang-kempisnya


jantung.
2. Sifat Otot Jantung
Otot jantung mempunyai ciri-ciri yang khas. Kemampuan berkontraksi
otot jantung sewaktu sistole maupun diastole tidak bergantung pada
rangsangan saraf. Kondutivitas (daya hantar) konstriksi melalui setiap
serabut otot jantung secara halus sekali dan sangan jelas dalam berkas his.
Ritme dan kekuatan gelombang yang dimiliki otot jantung secara otomatis
dengan tidak bergantung pada rangsangan saraf.
3. Denyut Arteri
Denyut nadi merupakan suatu gelombang yang teraba pada arteri bila
darah dipompakan keluar jantung. Denyut ini dapat diraba pada arteri
radialis dan arteri dorsalis pedis yang merupakan gelombang tekanan yang
dialihkan dari aorta ke arteri yang merambat lebih cepat. Kacepatan denyut
jantung dalam keadaan sehat dipengaruhi oleh pekerjaan, makanan, emosi,
cara hidup dan umur.
4. Daya Pompa Jantung
Dalam keadaan istirahat jantung beredar 70 kali/menit. Pada waktu
banyak pergerakan, kecepatan jantung bisa dicapai 150 kali/menit dengan
daya pompa 20-25 liter/menit.
Setipa menit jumlah volume darah yang tepat sama sekali dialirkan dari vena
ke jantung. Apabila pengembalian dari vena tidak seimbang dan ventrikel
gagal mengimbanginya dengan daya pompa jantung maka vena-vena dekat
jantung jadi membengkak berisi darah sehingga tekanan dalam vena naik
dalam jangka waktu lama, bisa menjadi edema.

2.2

Fungsi Jantung
Fungsi Jantung adalah memompa darah keparu-paru dimana darah itu

memperoleh oksigen dan seterusnya dialirkan ke seluruh badan. Fungsi


utama

jantung

adalah

menyediakan
5

oksigen

ke

seluruh

tubuh

dan

membersihkan tubuh dari hasil metabolisme (karbondioksida). Jantung


melaksanakan

fungsi

tersebut

dengan

mengumpulkan

darah

yang

kekurangan oksigen dari seluruh tubuh dan memompanya ke dalam paruparu,

dimana

darah

akan

mengambil

oksigen

dan

membuang

karbondioksida, jantung kemudian mengumpulkan darah yang kaya oksigen


dari paru-paru dan memompanya ke jaringan di seluruh tubuh. Pada saat
berdenyut,

setiap

ruang

jantung

mengendur

dan

terisi

darah

(disebut diastol), selanjutnya jantung berkontraksi dan memompa darah


keluar dari ruang jantung (disebut sistol).Kedua atrium mengendur dan
berkontraksi secara bersamaan, dan kedua ventrikel juga mengendur dan
berkontraksi

secara

bersamaan.Darah

yang

kehabisan

oksigen

dan

mengandung banyak karbondioksida dari seluruh tubuh mengalir melalui 2


vena berbesar (vena kava) menuju ke dalam atrium kanan. Setelah atrium
kanan terisi darah, dia akan mendorong darah ke dalam ventrikel kanan.
Darah dari ventrikel kanan akan dipompa melalui katup pulmoner ke
dalam arteri pulmonalis, menuju ke paru-paru.

2.3 Cara Kerja Jantung


Pada saat berdenyut, setiap ruang jantung mengendur dan terisi darah
(disebut diastol).Selanjutnya jantung berkontraksi dan memompa darah
keluar dari ruang jantung (disebut sistol).Kedua serambi mengendur dan
berkontraksi secara bersamaan, dan kedua bilik juga mengendur dan
berkontraksi

secara

bersamaan.Darah

yang

kehabisan

oksigen

dan

mengandung banyak karbondioksida (darah kotor) dari seluruh tubuh


mengalir melalui dua vena berbesar (vena kava) menuju ke dalam serambi
kanan. Setelah atrium kanan terisi darah, dia akan mendorong darah ke
dalam bilik kanan. Darah dari bilik kanan akan dipompa melalui katup
pulmoner ke dalam arteri pulmonalis, menuju ke paru-paru. Darah akan
mengalir melalui pembuluh yang sangat kecil (kapiler) yang mengelilingi
kantong

udara

di

paru-paru,

menyerap

oksigen

dan

melepaskan

karbondioksida yang selanjutnya dihembuskan. Darah yang kaya akan


6

oksigen (darah bersih) mengalir di dalam vena pulmonalis menuju ke


serambi kiri. Peredaran darah di antara bagian kanan jantung, paru-paru dan
atrium kiri disebut sirkulasi pulmoner.

2.4

Macam-Macam Penyakit yang Menyerang Jantung


1. Penyakit Jantung Koroner
Penyumbatan pada pembuluh darah yang memberi makan otot jantung (pembuluh koroner)

karena endapan lemak dan kolesterol. Bila darah tidak mengalir sama sekali karena arteri
koroner tersumbat, penderita dapat mengalami serangan jantung yang mematikan. Berikut ini
faktor penyebab penyakit jantung koroner :

Koloesterol tinggi
Gaya hidup yang buruk/tidak sehat
Pola makan yang tidak baik
Gizi yang tidak seimbang
Riwayat keluarga atau turunan
Kurangnya olahraga
Stress yang berlebih
Obesitas/kegemukan
Perokok aktif
Faktor usia

2. Penyakit Jantung Bocor


Suatu kondisi dimana terdapat lubang pada sekat jantung akibat kelainan struktur
jantung.Secara garis besar penyakit ini merupakan penyakit bawaan sejak lahir.Pada kasus
jantung bocor, sirkulasi darah kotor yang mengalir ke sirkulasi darah bersih sehingga bayi
menjadi biru. Bila terlalu banyak darah kotor beredar ke sirkulasi darah bersih dan memasuki
organ-organ penting seperti otak, maka bisa terjadi sesak napas, disertai kejang, bahkan
kematian. Berikut ini gejala yang muncul pada penyakit jantung bocor :
Napas yang terjadi dengan sangat cepat dan juga sulit untuk makan dan minum

Berat badan yang sulit untuk naik


Infeksi yang terjadi para paru-paru yang sering terulang
Sianosis atau dimana bibir, kuku, dan kulit menjadi terlihat berwarna biru pucat
Tidak bisa melakukan aktivitas fisik seperti olahraga

3. Penyakit Lemah Jantung


Keadaan bila jantung tidak bisa memompa jumlah darah yang cukup ke anggota badan. Ini
disebabkan otot jantung semakin besar sehingga kemampuannya untuk memompa akan lebih
menurun. Ini merupakan salah satu dari banyak akibat jika tekanan darah tinggi atau penyakit
hipertensi.

4. Aterosklerosis
Aterosklerosis merupakan kelainan yang disebabkan adanya penebalan dinding arteri sebelah
kanan sebagai akibat endapan plak ( lemak, kolesterol, serta buangan sel lainnya). Dengan
adanya endapan ini, menyebabkan supply darah ke sel-sel otot terhambat. Berikut ini faktorfaktor resiko aterosklerosis antara lain :
Diabetes
Banyak minum alkohol
Tekanan darah tinggi
Kadar kolesterol dalam darah tinggi
Banyak makan makanan berlemak tinggi
Bertambahnya usia
Obesitas (kegemukan)
Merokok
5. Aritmia
Aritmia merupakan gangguan pada jantung, dimana irama / detak jantung tidak normal.
Penyakit yang disebabkan oleh kurangnya kalsium dalam tubuh serta adanya penyumbatan
pembuluh darah jantung ini menjadikan detak jantung tidak normal, bisa lebih cepat atau lebih
lambat. Berikut ini gejala dari aritmia :
Nyeri di dada
8

Jantung berdebar-debar
Mual
Sakit kepala
Sesak nafas

6. Gagal Jantung
Gagal jantung merupakan gangguan pada jantung dimana kondisi jantung dibawah
kemampuan yang seharusnya dalam memompa darah ke seluruh tubuh. Istilah gagal pada
jantung ini bukan berarti jantung berhenti bekerja. Tapi kinerja jantung dalam memompa darah
tidak sekuat ketika jantung normal. Keaadan jantung seperti ini mengakibatkan darah bisa
berbalik ke paru-paru dan organ tubuh lainnya. Berikut ini gejala dari gagal jantung :
Sesak nafas
Cepat lelah
Merasa gelisah/cemas
Batuk-batuk
Irama jantung tidak teratur
Merasa mual dan muntah
Sering buang air kecil
7. Infark miokard akut
Infark miokard akut disebabkan penyumbatan pada arteri koroner sehingga mengakibatkan
kematian otot jantung. Sedangkan fungsi pembuluh darah koroner adalah memberikan nutrisi ke
otot jantung untuk bekerja memompa darah ke seluruh tubuh. Bila fungsinya terhambat,
terganggu bahkan sampai tidak berfungsi maka akan berakibat fatal. Karena adanya
penyumbatan ini, maka pembuluh darah koroner yang berperanan besar dalam menyuplai darah
dan oksigen akan mengalami kerusakan bahkan sampai kematian mendadak. Berikut ini gejala
dari infark miokard akut :
Nyeri pada dada, bahu, leher, lengan, rahang serta punggung
Mual, muntah serta keringat dingin
8. Inflamasi jantung
Gangguan ini bisa terjadi pada bagian miokarditis (dinding jantung), perikarditis (selaput
jantung, dan endokarditis (bagian dalam jantung). Penyebab inflamasi jantung yaitu racun atau
infeksi.
Kadar kolestrol tinggi
Faktor keturunan
Tekanan darah tinggi/hipertensi
Merokok
Penuaan
Kegemukan/obesitas
9

Kurang olah raga


9. Kardiomiopati
Kardiomiopati adalah kelainan yang disebabkan gangguan/ kerusakan pada otot jantung yang
menyebabkan tidak sempurnanya pergerakan dinding-dinding jantung dalam menyedot dan
memompa darah. Penderia kardiomiopati pun memiliki risiko tinggi terkena aritmia serta gagal

jantung.
Kehabisan nafas sewaktu menggerahkan tenaga.
Pembengkakan pada kaki dan pergelangan kaki
Perut kembung berisis air
Merasa lelah
Detak jantung tidak beraturan
Pusing
10. Penyakit Jantung Rematik
Kelainan pada jantung ini disebabkan kerusakan permanen katup jantung karena adanya
penyempitan atau kebocoran. Penyakit ini timbul karena demam rematik yang diakibatkan
bakteri streptococcus serta sakit tenggorokan disetai demam.
11. Kelainan katup jantung
Kelainan katup jantung adalah satu kondisi dimana salah satu atau lebih katup jantung tidak
bekerja secara maksimal. Dengan bermasalahnya katup jantung, maka pengendalian arah aliran
darah yang merupakan tugas dari katup jantung menjadi terganggu. Kelainan yang disebabkan
bawaan sejak lahir ataupun infeksi dan efek samping pengobatan ini terdiri dari tiga jenis yaitu :
penyempitan (stenosis), kebocoran ( regurgiasi), dan katup tidak menutup sempurna (prolapsis).
12. Perikarditis
Penyakit ini muncul sebagai akibat dari peradangan pada bagian katup jantung. Penyebab
umumnya adalah infeksi virus serta efek terapi penyinaran untuk kanker payudara. Penyakit ini
muncul sebagai akibat dari adanya penyumbatan pembuluh darah akibat lapisan lemak / kolestrol
pada dinding nadi. Dengan adanya penyumbatan ini, proses supply dari dan ke jantung menjadi
terganggu. Berikut ini gejala dari perikarditis yaitu :
Suhu tinggi
Berkeringat menggigil
Sesak nafas
Batuk kering
Nyeri dada rasa sakit pada bahu kiri dan lengan

2.5 Cara Pencegahan Penyakit Jantung Yang Efektif


Beberapa langkah awal sebagai bentuk pencegahan agar terhindar dari penyakit jantung :
10

Pola makan sehat dan seimbang


Menjaga berat badan agar tetap ideal
Hindari merokok pasif atau aktif
Menjaga kadar gula dalam tubuh
Konsumsi asam omega 3 yang baik untuk tubuh
Konsumsi sayur- sayuran, buah- buahan dan suplemen yang dapat menekan dampak
radikal bebas.

BAB III
PENUTUP
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan pada pembahasan di atas maka kesimpulan yang
dapat dipaparkan pada makalah ini adalah sebagai berikut :
Fungsi Jantung adalah memompa darah keparu-paru dimana darah itu
memperoleh oksigen dan seterusnya dialirkan ke seluruh badan. Fungsi
utama

jantung

adalah

menyediakan

oksigen

ke

seluruh

tubuh

dan

membersihkan tubuh dari hasil metabolisme (karbondioksida).


Penyakit jantung adalah penyakit yang disebabkan oleh karena penyempitan dan
penyumbatan pembuluh darah yang mengalirkan darah ke jantung. Jika tidak menjaga kesehatan
maka kita dapat terkena berbagai penyakit jantung seperti penyakit jantung koroner,
aterosklerosis, aritmia, infark miokard akut, kardiomiopati, dan penyakit jantung lainnya.
Beberapa langkah awal sebagai bentuk pencegahan agar terhindar dari penyakit jantung yaitu
dengan menjaga pola makan sehat dan seimbang, menghindari perokok pasif maupun aktif,
menjaga kadar gula dalam tubuh, mengkonsumsi sayur-sayuran, buah-buahan dan suplemen
yang dapat menekan dampak dari radikal bebas.

11

DAFTAR PUSTAKA

PEARCE ELYN, 2007. Anatomi dan Fisiologi Jantung. PT.Gramedia : Jakarta.

12