Anda di halaman 1dari 4

Tatak laksana asma jangka panjang

Tujuan tatalaksana pada anak anak adalah membantu anak untuk mampu
berkembang secara sempurna meskinpun anak tersebut memiliki penyakit asma
Anak dapat menjalani aktivitas normal dalam kegiatan belajar dan bermain
Sesedikit mungkin angka absensi sekolah
Gejala timbul siang/ malam hari
Kebutuhan obat seminimal mungkin dan tidak ada serangan
Tatalaksana medika mentosa
Obat pereda (reliever)
Obat yang dapat digunakan pada saat penyakit itu kambuh.
Obat pengendali (controller)
Jika obat tersebut dapat digunakan terus menerus maka dapat memberikan
dampak positive pada tubuh sehingga mengurangi kekambuhan asma.
Asma Episodik Jarang
Reliver

Bronkodilator beta agonis hirupan (inhaler/spray) kerja pendek (short


acting B2-agonist, SABA)
Xantin kerja cepat
Jarang Karena Mahal
Metered Dose Inhaler/MDI atau Dry Powder Inhaler/DPI memerlukan
tekhnik khusus.
B2 agonis peroral yaitu xantine kerja cepat (teofilin)

Asma Episodik Sering


Jika beta agonis hirupan sudah lebih dari 3x perminggu atau serangan
sedang/berat terjadi lebih dari sekali dalam sebulan, controler di perlukan.
Obat Steroid anak :
Budesonid 100 200 u g/hari
Flutikason 50 100 u g/hari
Untuk anak diatas 12 th x 2

Penilaian dihitung 6-8 minggu, jika terdapat gelaja + 400 u g/hari


Pelaksanaan penghindaran pencetus
Cara penggunaan obat
Penyakit penerta yan mempersulit pengendalian asma (sinusitis & rinitis)
Alat Inhalasi Dengan Usia
<2th
Nebuliser (alat uap)
MDI (Metered Dose Inhaler) dengan spacer aerochamber
Babyhaler
5-8th
Nebuliser
MDI dengan spacer
DPI (Dry Powder Inhaler) : Diskhaler, Turbuhaler
>8th
Nebuliser
MDI dengan spacer
DPI
MDI tandapa spacer

MDI (Metered Dose Inhaler)

MDI (Metered Dose Inhaler) dengan Spacer

DPI (Dry Powder Inhaler)

Nebulizer

Sumber :
Rengganis I. Diagnosis dan Tatalaksana Asma Bronkial. Majalah Kedokteran
Indonesia. November 2008;58(11), 444-51.