Anda di halaman 1dari 1

1.

Irigasi Kendi
Sistem Irigasi Kendi (Pitcher Irrigation) ini menggunakan teknik
kondensasi dengan cara air diberikan langsung pada zona perakaran
tanaman dan penanaman tanaman lain di sekitar zona pembasahan.
Mondal (1974) dan Stein (1990) memasukkan sistem irigasi kendi ke
dalam sistem irigasi bawah permukaan. Selanjutnya Stein (1990)
menggolongkannya lagi ke dalam irigasi lokal (Local Irrigation), karena
rembesan air irigasi terjadi secara lambat dengan volume yang rendah
(kecil) pada zona perakaran tanaman, sehingga hanya sebagian tanah
yang terbasahi, maka sistem irigasi ini mampu mengurangi evaporasi dan
perkolasi (Modal, 1978).
Adapun percobaan penelitian yang dilakukan oleh Hermantoro
(Agroteknose, Vol V, No 1 Th 2011) Irigasi Kendi pada Lahan Kering Studi
Kasus Untuk Tanaman Lada didapatkan pola perembesan air yang terjadi
pada gambar

Untuk mempermudah pemberian air ke dalam setiap kendi dapat


dilakukan secara manual dan otomatis. Cara manual, yaitu dengan
langsung mengisinya jika sudah kosong. Cara otomatis, yaitu dengan
menggunakan
tabung
Mariotte
dan
selang-selang
air
yang
menghubungkannya dengan setiap kendi. Tabung Mariotte dapat dibuat
dari drum, dan secara otomatis akan mengisi air ke setiap kendi jika terjadi
perbedaan tinggi air di dalam drum dan kendi.