Anda di halaman 1dari 18

HIDROLOGI

Kelompok 3

Tujuan
1. Mahasiswa mampu mengukur laju infiltrasi berbagai jenis
Tanah
2. Mahasiswa memahami pengaruh vegetasi terhadap laju
Infiltrasi
3. Mahasiswa memahami pengaruh kemiringan lahan,
vegetasi, dan jenis tanah terhadap ekonomi air tanah
4. Mahasiswa memahami proses penguapan air melalui
Evapotranspirasi
5. Mahasiswa lebih terampil mengukur volume air yang
dapat di evapotranspirasi oleh tumbuhan.
6. Mahasiswa dapat menafsirkan bahwa proses
evapotranspirasi merupakan salah satu fase terjadinya
siklus hidrologi.

Pendahuluan
Marta dan Adidarma (1983), bahwa

hidrologi adalah ilmu yang mempelajari


tentang terjadinya , pergerakan dan distribusi
air di bumi , baik di atas maupun di bawah
permukaan bumi , tentang sifat kimia dan
fisika air serta reaksinya terhadap lingkungan
dan hubungannya dalam kehidupan.
Keberadaan air dalam kehidupan merupakan
suatu kebutuhan yang sangat penting , sebab
semua makhluk hidup di bumi membutuhkan
air sebagai salah satu sumber kehidupan.

Evapotranspirasi adalah

keseluruhan jumlah air


yang berasal dari
permukaan tanah, air,
dan vegetasi yang
diuapkan kembali ke
atmosfer oleh adanya
pengaruh faktorfaktor
iklim dan fisiologi
vegetasi. Dengan kata
lain, besarnya
evapotranspirasi adalah
jumlah antara evaporasi
(penguapan air berasal
dari permukaan tanah),
intersepsi (penguapan
kembali air hujan dari
permukaan tajuk
vegetasi), dan transpirasi
(penguapan air tanah ke
atmosfer melalui

Infiltrasi tanah yang

rendah dan penutupan


vegetasi yang tinggi
menyebabkan aliran
dasar menjadi kecil.
Kerapatan aliran yang
tinggi menyebabkan
kesempatan air
mengalami infiltrasi
menjadi kecil, sehingga
memperkecil tampungan
air tanah sebagai sumber
aliran dasar (Reddyet al.,
2004

Alat dan bahan


No.

Nama Alat

Spesifikasi

Foto

Jumlah

1.

Kaleng susu

Terbuat dari lempengan


besi

5 buah

2.

Timbangan neraca

Terbuat dari almunium,


besi , dan tembaga

1 buah

3.

Benang kasur

Berwarna putih

1 gulung

Cutter

Terbuat dari lempengan


besi yang tajam

1 buah

No.

Nama Bahan

Spesifikasi

Jumlah

1.

Tumbuhan

Tumbuhan

Secukupnya

2.

Air

Air

Secukupnya

No..

Nama Alat

Spesifikasi

Jumlah

1.

Paralon

Plastic

6 bh

2.

Ember

Plastic

1 bh

3.

Gayung

Plastic

1 bh

4.

Meteran

Platic

1 bh

5.

Stopwatch

Besi dengan batrai

1 bh

No.

Nama Bahan

Spesifikasi

Jumlah

1.

Tanah

Tanah

Secukupnya

2.

Air

Air

Secukupnya

Langkah kerja
evapotranpirasi

1. Siapkan 5 cawan
petri kering, timbang
beratnya.

4. Timbang kembali cawan


petri tersebut sebelum
pengamatan dimulai

2. Siapkan tanaman air seperti


salvinia dan pistia

3. Isilah cawan petri tersebut


dengan air dan beri perlakuan:
a. Cawan petri 1 hanya diisi air.
b. Cawan petri 2 diisi air =
tumbuhan air dengan penutupan
10%
c. Cawan ke 3 diisi air =
tanaman air dengan penutupan
25%
d. Cawan ke 4 diisi air +
tanaman air dengan penutupan
50 %
e. Cawan ke 5 diisi air +
tanaman air dengan penutupan
75%
penyiraman secara terus
menerus

5. Simpan ditempat terbuka


selama 30 menit, timbang
kembali cawan tersebut.
waktu yang diperlukan untuk
penurunan air sedalam 1 cm.
lakukan pengamatan sebanyak
10 kali
8. Setelah
pengamatn selesai
timbanglah berat
tanaman pada
cawan tersebut.

9. Buatlah hubungan antara


kehilangan air dengan luas
penutupan atau berat
tumbuhan air, bagaimana
kesimpulannya.

6. Setelah penimbangan, isi


lagi dengan air sehingga
beratnya sama dengan yang
pertama.

7. Lakukan pengamatan
sebanyak 5 kali.

10. Lakukan pula pada


tanaman terstrial.
penutupan atau berat
tumbuhan air, bagaimana
kesimpulannya.

LANGKAH KERJA INFILTRASI


1. Cari daerah yang
relatif datar dengan
kondisi tanah yang
gembur

4. Setelah tanah jenuh


air, tekan paralon
sedalam 1 cm atau
lebih.

5. Isilah tabung dengan sejumlah air


dan perhatikan gerakan airnya,
apabila gerakannya konstan, catat
waktu yang diperlukan untuk
penurunan air sedalam 1 cm.
lakukan pengamatan sebanyak 10
kali

2. Tanah dibersihkan dari


sampah dan rerumputan
seluas paralon

3. Berilah air pada tanah


tersebut sehingga tanah
cukup jenuh, lakukan
penyiraman secara terus
menerus
6. Lakukan kembali
pada tanah dengan
vegetasi rumput dan
catat hasilnya.

Berat kaleng = 34 gram


Kaleng + air = 335gram
Berat air = 301 gram

Hasil pengamatan
EVAPOTRANPIRASI
Berat

Penutupan

Kontrol

12,5%

25 %

50 %

75%

Jam ke-1

300ml

300ml

300ml

300ml

285 ml

Jam ke- 2

300ml

295ml

295ml

295ml

275ml

Jam ke-3

300ml

290ml

290ml

290ml

270ml

Jam ke- 4

300ml

285ml

280ml

280ml

260ml

Jam ke- 5

300ml

280ml

275ml

270ml

255ml

Hasil pengamatan
INFILTRASI
pengulangan

Tekstur tanah gembur


Lokasi datar
Ada tumbuhan

Tekstur tanah gersang


Lokasi miring

Tidak

ada Ada

Lokasi datar
Tidak

tumbuhan

tumbuhan

tumbuhan

ada Ada tumbuhan

lokasi miring
Tidak

ada Ada tumbuhan

Tidak ada tumbuhan

tumbuhan

75 menit

45 menit

25.03mnt

18.47 mnt

22.58 mnt

17.14 mnt

12.22 mnt

21.15 mnt

103 menit

50 menit

28.50mnt

06.33 mnt

9.54 mnt

30.36 mnt

13.01 mnt

19.20 mnt

92 menit

40 menit

13.48mnt

07.38 mnt

12.50 mnt

24.16 mnt

12.30 mnt

22.01 mnt

80 menit

54 menit

07.05mnt

14.43 mnt

18.23 mnt

18.51 mnt

18.00 mnt

18.13 mnt

95 menit

15 menit

18.52mnt

05.32 mnt

13.06 mnt

19.26 mnt

20.10 mnt

18.51 mnt

100 menit

38 menit

23.14mnt

11.27 mnt

15.14 mnt

21.02 mnt

16.13 mnt

19.23 mnt

111 menit

42 menit

15.14mnt

19.53 mnt

10.21 mnt

20.08 mnt

14.03 mnt

20.15 mnt

110 menit

51 menit

19.01mnt

08.57 mnt

20.07 mnt

25.33 mnt

19.08 mnt

20.51 mnt

60 menit

49 menit

26.17mnt

12.17 mnt

19.21 mnt

18.15 mnt

16.07 mnt

21.44 mnt

10

78 menit

57 menit

22.56mnt

05.59 mnt

11.43 mnt

20.37 mnt

15.13 mnt

51.

nt

Bahan diskusi
Dari kegiatan yang saudara lakukan, coba anda

hubungkan dengan terjadinya banjir dan longsor


yang terjadi dibeberapa daerah di indonesia ?
Energi memiliki uku kekekalan energi, begitu pula
air. Jelaskan pernyataan tersebut dihubungkan
dengan siklus hidrologi.
Banjir terjadi karena air larian kebih tinggi
dibandingkan dengan air infiltrasi. Jelaskan
pernyataan tersebut.
Dari kegiatan yang anda lakukan, bagaimana
sikap anda dalam memperlakukan dan mengelola
air sebagai suatu sumber daya?

Hasil dikusi
Karena banyaknya penebangan pohon di beberapa daerah di Indonesia dan

factor evapotransfirasi juga berpengaruh , contohnya factor ketersediaan air


yang banyak sedangkan tanamna yang untuk penyerapannya sedikit
bahkan tidak ada , jadi air tersebut menyebabkan longsor dan banjir , terus
ada juga fator tanaman yang tidak semua tanaman menyerap air dengan
cepat , sebagian di daerah Indonesia sekarang pohon dan tanaman sudah
jarang karena sekarang kebanyakan di tebang dan dibakar.
Menurut Marta dan Adidarma (1983), bahwa hidrologi adalah ilmu yang
mempelajari tentang terjadinya pergerakan dan distribusi air dibumi baik
diatas maupun dibawah permukaan bumi, tentang sifat kimia dan fisika air
serta reaksinya terhadap lingkungan dan hubungannya dalam kehidupan.
Keberadaan air dalam kehidupan merupakan suatu kebutuhan yang sangat
penting , sebab semua makhluk hidup di bumi membutuhkan air sebagai
salah satu sumber kehidupan. Dikaitkan dengan energy , selain yang
dibutuhkan air juga dibutuhkan energy karena air tidak cukup untuk
berlangsungnya tanaman , tanaman juga memerlukan energy untuk
keberlangsungan hidupnya dengan cara fotosintesis kalau enenginya
cahaya matahari

.Infiltrasi tanah yang rendah dan penutupan vegetasi yang tinggi

menyebabkan aliran dasar menjadi kecil. Kerapatan aliran yang


tinggi menyebabkan kesempatan air mengalami infiltrasi
menjadi kecil, sehingga memperkecil tampungan air tanah
sebagai sumber aliran dasar (Reddyet al., 2004). Infiltrasi
mempunyai peran yang sangat besar dalam mengontrol suplai
ke air tanah. Semakin besar infiltrasi, semakin besar tampungan
air tanah (Bharati,et al., 2002). Hubungan negatif antara
penutupan vegetasi dan aliran dasar disebabkan oleh
kemampuan vegetasi dalam transpirasi, sehingga menyebabkan
lengas tanah sebagian besar ditransformasikan menjadi uap air
dan tidak masuk ke tampungan air tanah (Seiler dan Gat, 2007).
Harus bisa menjaga air misalnya dari limbah karena limbah bisa
merusak air yang bersih menjadi kotor dan juga harus bisa
memelihara air dengan baik. Karena air sebagai sumber
kehidupan bagi makhluk hidup

Kesimpulan
Evapotransfirasi

Semakin banyak jumlah tanaman dibandingkan air maka penyerapan air


terhadap tanaman semakin baik, dan semakin sedikit tanaman
dibandingkan air maka penyerapan tumbuhan kurang baik. Hal ini
disebabkan karena jenis tanaman yang dipakai . Antanan merupakan
tanaman air yang dimana setiap tanaman air menyukai perbandingan
lebih banyak tumbuhan dibandingkan air, supaya siklus tumbuhan dalam
laju penyerapan air berjaln dengan baik antara tumbuhan dan tanaman.
Pada lahan dengan tekstur gembur dilokasi datar yang tidak ada tumbuhan

penyerapan air kedalam tanah lebih cepat , karena tidak terhalang oleh
tumbuhan/tanaman lain, serta tekstur tanah yang gembur yang merupakan
factor utama air lebih cepat menyerap . Dibandingkn dengan adanya
tumbuhan , karena peneyrapan akan terhalang oleh tanaman dominan
(rumput), rumput atau tanaman pada tanah yang bertekstur gembur
memerlukan air yang berlebih karena dengan air yang tumbuh dapat dari
dalam tanah gembur sudah cukup sehingga penyerapan air dalam tanah
gembur dengan banyak tumbuhan / vegetasi kurang cepat untuk
prosespenyerapan air dalam tanah (inspirasi).

Begitu juga pada lahan miring , proses inspirasi lebih cepat

dengan tanah ang tidak ada vegetasi tumbuhan dibandingkan


dengan tanah yang banyak vegetasi karena vegetasi yang terlalu
banyak menghambat laju penyerapan air terhadap tanah.
Pada tanah gersang , lokasi datar dan miring proses inspirasi
terlihat lebih cepat pada lahan yang ada vegetasinya /tumbuhan
karena tanaman pada lahan gersang lebih jarang dan karena
lahan tidak tertutupi vegetasi yang banyak dan tanaman
tersebut memerlukan air untuk siklus hidupnya , air yang
terkandung dalam tanah gersang lebih sedikit sehingga apabila
tanaman diberi air maka akan lebih cepat menyerap tanaman
pada lahan gersang biasanya lebih suka air. Sedangkan pada
lokasi datar dan miring proses inspirasinya lambat dikarenakan
tidak ada tanaman yang menyerap dan kerapatan tekstur tanah
yang padat mengakibatkan air sukar menyerap ke tanah .

Daftar pustaka