Anda di halaman 1dari 24

USULAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

JUDUL PROGRAM

GELBESAR : GEL LENDIR BEKICOT (Achatina fulica) UNTUK


PENYEMBUHAN ULCER STOMATITIS APHTOSA RECUREN (SAR) PADA
RONGGA MULUT
BIDANG KEGIATAN:
PKM-P

Diusulkan oleh:
Yustin Rosita Mara

NIM. 115070400111036

2011

Sita Resmi Listya

NIM. 115070400111014

2011

Anggi Satria S

NIM. 115070400111033

2011

Elsa Fadhila

NIM. 115070400111039

2011

Ardhisa Primanada N

NIM. 125070407111013

2012

UNIVERSITAS BRAWIJAYA
MALANG
2013
1

PENGESAHAN USULAN PKM-PENELITIAN


1. Judul Kegiatan
: GELBESAR : Gel Lendir Bekicot (Achatina fulica)
Untuk Penyembuhan Ulcer Stomatitis Aphtosa Recuren (SAR) Pada Rongga Mulut
2. Bidang Kegiatan
: PKM-P
3. Ketua Pelaksana Kegiatan
a. Nama Lengkap
: Yustin Rosita Mara
b. NIM
: 115070400111036
c. Jurusan
: Pendidikan Dokter Gigi
d. Universitas
: Universitas Brawijaya
e. Alamat Rumah dan No HP : Jl. Bendungan Sigura-Gura III/2
Malang / 085731635960
f. Alamat Email
: yustinrosita@gmail.com
4. Anggota Pelaksana Kegiatan

: 4 (empat) orang

5. Dosen Pendamping
a. Nama Lengkap dan Gelar
b. NIDN
c. Alamat Rumah dan No HP

: Dr. M.Chair Effendi, drg., SU., Sp.KGA


: 0018065306
: Jalan Ikan Layur 3 Malang/ 0811361140

6. Biaya Kegiatan Total


a. Dikti

: Rp 12.315.000,00

7. JangkaWaktu Pelaksanaan

: 3 bulan

Malang, 4 November 2013


Menyetujui,
Pembantu Dekan III
Fakultas Kedokteran
Universitas Brawijaya

Ketua Pelaksana Kegiatan

dr. Bambang Prijadi, MS


NIP. 19520324 198403 1 002

Yustin Rosita Mara


NIM. 115070400111036

Pembantu Rektor III


Bidang Kemahasiswaan
UniversitasBrawijaya

Dosen Pendamping

Ir. H. RB. Ainurrasjid, MS


NIP. 19550618 198103 1 002

Dr. M. Chair Effendi, drg., SU., Sp.KGA


NIDN. 0018065306
DAFTAR ISI
2

HALAMAN SAMPUL

HALAMAN PENGESAHAN

ii

DAFTAR ISI

iii

DAFTAR TABEL

iv

DAFTAR GAMBAR

RINGKASAN

BAB 1 PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang

1.2 Perumusan Masalah

1.3 Tujuan

1.4 Luaran Yang Diharapkan

1.5 Manfaat

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA


2.1 Stomatitis Aphtosa Recuren (SAR)

2.2 Proses Penyembuhan Luka

2.3 Lendir Bekicot

BAB 3 METODE PENELITIAN


3.1 Rancangan Penelitian

3.2 Tempat Penelitian

3.3 Sampel Penelitian

3.4 Variabel Penelitian

3.5 Alur Kerja Penelitian

3.7 Prosedur Penelitian

3.8 Prosedur Pengumpulan dan Analisis Data

BAB 4 BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN


4.1 Rancangan Biaya

4.2 Jadwal Kegiatan

DAFTAR PUSTAKA

10

LAMPIRAN
Lampiran 1. Biodata Ketua dan Anggota

11

Lampiran 2. Justifikasi Anggaran Kegiatan

16

Lampiran 3. Susunan Organisasi Tim Peneliti dan Pembagian Tugas

18

Lampiran 4. Surat Pernyataan Ketua Peneliti

19

DAFTAR TABEL

Tabel 1: Pembagian Kelompok dan Perlakuan


Tabel 2: Rancangan Biaya Penelitian
Tabel 3: Jadwal Kegiatan

6
9
9

DAFTAR GAMBAR
1.

Gambar 1: Bagan Skematik Rancangan Penelitian

RINGKASAN
SAR (Stomatitis Aphtosa Rekuren) adalah ulcer oval rekuren pada mukosa mulut.
Ulcer adalah luka terbuka atau lesi, biasanya ditemukan pada kulit atau membran mukosa
tubuh. Bagi orang yang menderita SAR dengan frekuensi yang sangat tinggi akan merasa
terganggu dikarenakan SAR menimbulkan rasa sakit dan terbakar. SAR merupakan ulcer
stomatitis yang sering diderita oleh penderita HIV/AIDS. Menurut Dirjen PP dan PL
Kemenkes RI tahun 2013, terjadi peningkatan jumlah penderita HIV/AIDS di Indonesia.
Hal ini meningkatkan terjadinya ulcer SAR pada rongga mulut.
Povidone iodine yang memiliki efek antimikroba masih menjadi perdebatan karena
menimbulkan efek toksik pada penelitian in-vitro tingkat sel, sehingga diperlukan
alternatif pengobatan yang lain (Muhammad, 2005).
Bahan alam yang dipercaya berkhasiat sebagai bahan antimikroba salah satunya
adalah lendir bekicot. Lendir bekicot mengandung heparan sulfat, achatin isolat dan
kalsium yang berperan menstimulasi terbentuknya indikator penyembuhan luka.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh bukti bahwa GELBESAR gel
lendir bekicot (Achatina fulica) dapat digunakan untuk penyembuhan SAR pada rongga
mulut dengan meningkatkan jumlah limfosit T, proliferasi fibroblas, dan kolagen. Luaran
yang diharapkan yaitu produk berupa artikel ilmiah, jurnal Internasional, dan hak paten
yaitu GELBESAR: Gel Lendir Bekicot (Achatina fulica) Untuk Penyembuhan Ulcer
Stomatitis Aphtosa Recuren (SAR) Pada Rongga Mulut.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimental dengan
menggunakan rancangan penelitian Post Test Only Randomized Control Group Design
di laboratorium secara in-vivo, untuk mengetahui pengaruh GELBESAR: Gel Lendir
Bekicot (Achatina fulica) terhadap proliferasi fibroblas, pembentukan kolagen dan limfosit
T. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah mencit (Mus musculus) yang
berumur 3 bulan dengan berat 25-40 g, yang mukosanya dibuat ulcer dengan cara
mengaplikasikan H2O2 10% selama 3 hari.
Untuk pembuatan GELBESAR, lendir bekicot ditampung di dalam wadah steril
dan dihomogenkan. Methylparaben dilarutkan ke dalam propilen glikol lalu karbomer
ditambahkan pada campuran sambil terus diaduk dengan cepat hingga terbentuk sediaan
yang liat (gel), lalu disimpan pada temperatur kamar selama 24 jam. Setelah itu
ditambahkan lendir bekicot dan pH diatur sampai 7 dengan penambahan NaOH 1%.
Aquades ditambahkan sampai volume 100 ml kemudian dimasukkan dalam tube.
Sampel dibagi menjadi 3 kelompok yaitu kelompok kontrol negatif yang tidak
diberikan perlakuan, kelompok kontrol positif yang diberikan aplikasi povidone iodine
10% selama 3 kali sehari dengan interval 90 menit, dan kelompok perlakuan yang
diberikan aplikasi GELBESAR selama 3 kali sehari dengan interval 90 menit. Dilakukan
aplikasi yang sama sampai hari ke-9. Pada hari ke-9, 3 mencit dari tiap kelompok
dikorbankan kemudian dilakukan pengambilan jaringan untuk pembuatan preparat. Pada
hari ke-23 semua mencit dikorbankaan untuk pembuatan preparat.
Hasil penelitian dilakukan uji normalitas dan uji varian. Jika sebaran data normal
dan varian homogen, maka digunakan uji One Way Anova. Jika tidak homogen, digunakan
uji Kruskal Wallis. Selanjutnya, dilakukan uji Post Hoc Tukey sebagai lanjutan One Way
Anova dan Mann Whitney sebagai uji lanjutan Kruskal Wallis. Dilakukan uji korelasi
Pearson jika data berdistribusi normal dan Spearman jika data berdistribusi tidak normal.

BAB 1
PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG
SAR (Stomatitis Aphtosa Rekuren) adalah ulcer oval rekuren pada mukosa
mulut. Ulcer adalah luka terbuka atau lesi, biasanya ditemukan pada kulit atau
membran mukosa tubuh. Bagi orang yang menderita SAR dengan frekuensi yang
sangat tinggi akan merasa sangat terganggu dikarenakan menimbulkan rasa sakit
dan terbakar. Di Indonesia belum diketahui berapa prevalensi SAR di masyarakat,
tetapi dari data klinik penyakit mulut di rumah sakit Ciptomangun Kusumo tahun
2003-2004 didapatkan prevalensi SAR 17,3%. Ulcer pada SAR disebabkan oleh
berbagai faktor, yaitu dari pasta gigi dan obat kumursodium lauryl sulphate
(SLS), trauma, genetik, gangguan immunologi (AIDS), alergi dan sensitifitas,
stres, defisiensi nutrisi, hormonal, merokok, infeksi bakteri, penyakit sistemik, dan
obat-obatan. SAR merupakan ulcer stomatitis yang sering diderita oleh penderita
HIV/AIDS. Menurut Dirjen PP dan PL Kemenkes RI tahun 2013,terjadi
peningkatan jumlah penderita HIV/AIDS di Indonesia,hal ini meningkatkan
terjadinya ulcer SAR pada rongga mulut.
Povidone iodine yang memiliki efek antimikroba masih menjadi perdebatan
karena menimbulkan efek toksik pada penelitian in vitro tingkat sel, sehingga
diperlukan alternatif pengobatan yang lain (Muhammad, 2005).
Bahan alam yang dipercaya berkhasiat sebagai bahan antimikroba salah
satunya adalah lendir bekicot. Lendir bekicot mengandung heparan sulfat, achatin
isolat, dan kalsium yang berperan menstimulasi terbentuknya indikator
penyembuhan luka. Luka sayat yang diberi lendir bekicot akan lebih cepat
merangsang proliferasi fibroblas sehingga jumlah fibroblas pada daerah luka akan
lebih banyak dan luka akan cepat menutup (Johnson, 2011 dan Sjamsuhidayat,
2005). Selain fibroblas, terdapat beberapa indikator penyembuhan luka lainnya
diantaranya pembentukan kolagen dan limfosit T (Robbin, 2005). Sediaan dalam
bentuk gel mempunyai keuntungan dalam proses penyembuhan (SAR) karena
mengandung banyak air, sehingga bersifat mendinginkan. Sediaan gel lendir
bekicot diharapkan mampu mempermudah masyarakat dalam pemanfaatan lendir
bekicot sebagai bahan yang yang dapat digunakan untuk penyembuhan ulcer SAR
pada rongga mulut. Selanjutnya sediaan gel lendir bekicot untuk SAR ini disebut
sebagai GELBESAR.
2

Berdasarkan uraian-uraian di atas, maka diperlukan penelitian untuk


membuktikan sediaan gel lendir bekicot untuk mempercepat proliferasi fibroblas,
pembentukan kolagen, dan

limfosit T sehingga dapat digunakan untuk

penyembuhan ulcer SAR pada rongga mulut.


1.2
1.2.1

RUMUSAN MASALAH
Pertanyaan Umum
Apakah paparan GELBESAR dapat digunakan untuk penyembuhan ulcer
SAR pada rongga mulut?

1.2.2 Pertanyaan Khusus


1. Apakah GELBESAR dapat meningkatkan pembentukan limfosit T pada ulcer
SAR pada rongga mulut?
2. Apakah GELBESAR dapat meningkatkan proliferasi fibroblas pada ulcer SAR
pada rongga mulut?
3. Apakah GELBESAR dapat meningkatkan pembentukan kolagen pada ulcer
SAR pada rongga mulut?
1.3 TUJUAN
1.3.1 Tujuan Umum
Memperoleh

bukti

bahwa

GELBESAR

dapat

digunakan

untuk

penyembuhan ulcer SAR pada rongga mulut.


1.3.2 Tujuan Khusus
1. Memperoleh bukti bahwa GELBESAR dapat meningkatkan pembentukan
limfosit T pada ulcer SAR pada rongga mulut.
2. Memperoleh bukti bahwa GELBESAR dapat meningkatkan proliferasi fibroblas
pada ulcer SAR pada rongga mulut.
3. Memperoleh bukti bahwa GELBESAR dapat meningkatkan pembentukan
kolagen pada ulcer SAR pada rongga mulut.
1.4 LUARAN YANG DIHARAPKAN
Luaran yang diharapkan yaitu produk berupa artikel ilmiah, jurnal
Internasional, dan hak paten yaitu GELBESAR: Gel Lendir Bekicot (Achatina
Fulica) Untuk

Penyembuhan Ulcer Stomatitis Aphtosa Recuren (SAR)

Rongga Mulut.

1.5 MANFAAT
Manfaat Keilmuan

Pada

Dapat digunakan sebagai dasar teori untuk menambah wawasan ilmu


pengetahuan masyarakat dalam pemanfaatan lendir bekicot sekaligus sebagai dasar
untuk pengembangan penelitian selanjutnya dalam bidang kesehatan, khususnya
tentang penyembuhan ulcer SAR pada rongga mulut.
Manfaat Aplikatif
Dapat dijadikan pertimbangan bagi perusahaan industri maupun tenaga
kesehatan untuk menciptakan suatu alternatif baru dalam pembuatan GELBESAR
untuk penyembuhan ulcer SAR dengan menggunakan lendir bekicot (Achatina
fulica) yang alami dan mudah didapatkan.
Manfaat Ekonomi
Dapat meningkatkan ekonomi negara dan masyarakat, karena GELBESAR
diproduksi dari dalam negeri.
BAB 2
TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Stomatitis Aphtosa Rekuren (SAR)
Stomatitis aphtosa rekuren (SAR) adalah

peradangan yang terjadi pada

mukosa mulut, biasanya berupa ulcer putih kekuningan. Ulcer ini dapat berupa
ulcer tunggal maupun lebih dari satu. SAR dapat menyerang mukosa mulut yang
tidak berkeratin yaitu mukosa bukal, labial, lateral dan ventral lidah, dasar mulut,
palatum lunak dan mukosa orofaring.
Gambaran klinis SAR penting untuk diketahui karena tidak ada metode
diagnosa laboratoriam spesifik yang dapat dilakukan untuk menegakkan diagnosa
SAR. SAR diawali gejala prodormal yang digambarkan dengan rasa sakit dan
terbakar selama 24-48 jam sebelum terjadi ulcer. Ulcer ini menyakitkan, berbatas
jelas, dangkal, bulat atau oval, tertutup selaput pseudomembran kuning keabuabuan, dan dikelilingi pinggiran yang eritematus dan dapat bertahan untuk
beberapa hari atau bulan.
2.2 Proses Penyembuhan Luka
Proses penyembuhan luka (wound healing) dari awal trauma hingga
tercapainya penyembuhan melalui tahapan yang kompleks. Proses ini terdiri dari
fase inflamasi, fase proliferasi dan fase maturasi. Fase inflamasi ditandai dengan
timbunan sel polimorfonuklear (PMN) yaitu neutrofil, disekitar jaringan inflamasi.
4

Elemen imun seluler lainnya yaitu makrofag dan limfosit T yang penting
keberadaannya pada penyembuhan luka. Limfosit T muncul pada hari ke-5 dan
mencapai puncak pada hari ke-7. Pada fase proliferasi, fibroblas memegang
peranan yang penting. Fibroblas mulai muncul dihari ke-3 dan mencapai
puncaknya dihari ke-7. Fibroblas akan menghasilkan bahan dasar serat kolagen
yang akan mempertautkan tepi luka. Fibroblas juga akan membentuk jaringan ikat
yang baru dan memberikan kekuatan serta integritas pada semua luka sehingga
menghasilkan proses penyembuhan yang baik. Meningkatnya jumlah sel fibroblas
akan meningkatkan jumlah serat kolagen yang akan mempercepat proses
penyembuhan luka. Kolagen dideteksi dihari ke-3 setelah terjadinya luka dan
meningkat sampai minggu ke-3. Yang terakhir, fase maturasi dimulai pada minggu
ke-3 dan berakhir sampai kurang lebih 12 bulan. Tujuan dari fase ini yaitu
menyempurnakan terbentuknya jaringan baru menjadi jaringan penyembuhan yang
kuat dan bermutu ( Robbin, 2005).
2.3 Lendir Bekicot
Lendir bekicot memberikan reaksi positif terhadap pengujian kandungan
heparan sulfat, achatin isolat, dan kalsium yang berperan sebagai antiinflamasi,
proliferasi sel fibrolas, dan pembentukan kolagen. Berdasarkan kandungan yang
dimiliknya,

lendir

bekicot

memiliki

peranan

dalam

penyembuhan

dan

penghambatan proses inflamasi (Ernawati dan Sunari, 1994).


Gel didefinisikan sebagai suatu sistem setengah padat yang terdiri dari suatu
dispersi yang tersusun baik dari partikel anorganik yang kecil atau molekul organik
yang besar dan saling diresapi cairan (Allen et al., 2005).
BAB 3
METODE PENELITIAN
3.1 Rancangan Penelitian
Jenis

penelitian

yang

digunakan

adalah

penelitian

eksperimental

menggunakan rancangan penelitian Post Test Only Randomized Control Group


Design di laboratorium secara in-vivo untuk mengetahui pengaruh GELBESAR
pada pembentukan limfosit T, kolagen dan proliferasi fibroblas pada ulcer SAR.
3.2 Tempat Penelitian

Penelitian ini akan dilaksanakan di Laboratorium Farmakologi dan


Laboratorium Histopatologi Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya.
3.3 Sampel Penelitian
Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah mencit (Mus musculus)
yang berumur 3 bulan dengan berat 25-40 gram berjumlah 18 ekor mencit.
3.3.1 Cara Pemilihan Sampel
Sampel dipilih dengan menggunakan teknik Simple Random Sampling.
Kemudian ditempatkan dalam 3 kelompok perlakuan.
Nama Kelompok
Kontrol Negatif (K-)
Kontrol Postiif (K+)
Kelompok Perlakuan

Perlakuan yang Diberikan


Tanpa Perlakuan
Aplikasi povidone iodine 10 %
Aplikasi GELBESAR

Tabel 1. Pembagian Kelompok dan Perlakuan

3.3.2

Estimasi Jumlah Pengulangan


Jumlah pengulangan penelitian menggunakan rumus Federer adalah sebagai

berikut:
(n-1) (t-1) 15 ; dengan t = jumlah kelompok

n = jumlah pengulangan

Pada penelitian ini t=3, sehingga jumlah sampel adalah :


(n-1) (3-1) 15
2n 17
n 8,5
Jadi dalam penelitian ini akan dilakukan minimal 9 kali pengulangan.
Penelitian ini dibagi menjadi 3 kelompok perlakuan, sehingga dibutuhkan 27 ekor
mencit. Mencit dikorbankan 2 kali yaitu pada hari ketujuh dan kedua puluh satu
setelah pembuatan ulcer, sehingga dibutuhkan 54 ekor mencit. Satu mencit bisa
dibagi menjadi 4 kuadran untuk pembuatan ulcer, sehingga setiap kelompoknya
terdapat 13,5 ekor mencit dan dibulatkan menjadi 14 ekor mencit. Untuk
mengurangi lost of sample di tengah-tengah penelitian karena mencit mati, maka
jumlah sample ditambah menjadi 18 ekor mencit.
3.4 Variabel Penelitian
3.4.1 Variabel Bebas
Variabel bebas dalam penelitian ini adalah :

3.4.2

1. GELBESAR
2. Povidone Iodine 10%
Variabel Terikat
Variabel terikat dalam penelitian ini adalah :
1. Limfosit T
2. Fibroblas
3. Kolagen
6

3.5 Alur Kerja Penelitian


Pembagian hewan coba secara acak dalam 3 kelompok

K (-)

K (+)

Pembuatan Ulcer

Pembuatan Ulcer

P
Pembuatan Ulcer

Tanpa Perlakuan

Aplikasi GELBESAR pada Ulcer

Aplikasi Povidone Iodine 10% pada Ulcer

Dilakukan pembedahan pada 3 tikus per kelompoknya dihari ke-7 pasca pembuatan ulcer,dan sisa tikus selanjutnya dibedah pada h

Bagan 1: Skematik Alur Kerja Penelitian

Pembuatan preparat histologi ulcer pada hari ke-7 dan ke-21

3.6 Prosedur Penelitian


3.6.1 Pembuatan Ulcer Stomatitis Aphtosa Recuren (SAR)
Pengukuran
jumlah
limfosit(100-120
T,fibroblas,dan
kolagen
18 ekor
mencit umur
3 bulan
g) dipilih
secara acak, diaplikasi
cairan H2O2 10% pada mukosa labial bibir atas pada kuadran 1 dan 2 serta pada
Analisis Data

mukosa labial bawah pada kuadran 3 dan 4 selama 3 hari untuk menciptakan
ulcer, kemudian dimasukkan kedalam kandang yang telah diberi label
kelompok kontrol negatif K(-), kelompok kontrol positif K(+), dan kelompok
perlakuan (P).
3.6.2 Tehnik Pengambilan Lendir Bekicot ( Achatina fulica)
Bekicot hidup dibersihkan dengan air mengalir kemudian dikeringkan.
Setelah itu, cangkang bekicot disterilkan dengan alkohol 70 %. Ujung
cangkang dipecahkan, kemudian lendir yang mengalir ditampung kedalam
wadah steril (Sinta, 2010).
3.6.3

Pembuatan GELBESAR
Lendir bekicot ditampung dalam sebuah bejana dan dihomogenkan.
Metilparaben dilarutkan kedalam propilenglikol kemudian karbomer 934 3%
ditambahkan pada campuran sambil terus diaduk dengan cepat hingga
terbentuk sediaan yang liat (gel), lalu disimpan pada temperatur kamar selama
24 jam. Setelah itu ditambahkan lendir bekicot dan pH diatur sampai 7 dengan
penambahan NaOH 1%. Aquades ditambahkan sampai volume 100 ml,
kemudian dimasukkan dalam tube. Fungsi propilen glikol adalah sebagai

3.6.4

humektan (Sudjono, 2012).


Pengaplikasian GELBESAR pada Ulcer Stomatitis Aphtosa Recuren (SAR)
Setelah 3 hari pembuatan ulcer, pada kelompok kontrol negatif tidak
dilakukan aplikasi apapun, pada kelompok kontrol positif dilakukan aplikasi
Povidone Iodine 10 % selama 3 kali sehari, dengan interval 90 menit. Sedang

pada kelompok perlakuan dilakukan aplikasi GELBESAR selama 3 kali sehari,


dengan interval 90 menit. Dilakukan aplikasi yang sama sampai hari
kesembilan. Pada hari kesembilan, 3 mencit dari tiap kelompok dikorbankan.
Jaringan disekitar ulcer dipotong dan dibuat preparat parafin dengan
pengecatan van-gieson. Dilakukan aplikasi yang sama pada tiap kelompok
sampai hari kedua puluh tiga. Pada hari kedua puluh tiga, semua mencit
dikorbankan, kemudian dilakukan pengambilan jaringan disekitar ulcer dan
dibuat preparat parafin dengan pengecatan van-gieson.
3.7 Prosedur Pengumpulan dan Analisis Data
3.7.1 Pengumpulan Data
Data dalam penelitian ini dikumpulkan dari hasil pengamatan sel
limfosit T, fibroblas, dan kolagen pada ulcer SAR. Data-data tersebut diambil
setelah dilakukan pembedahan pada hari ketujuh dan dua puluh satu setelah
pembuatan ulcer.
3.7.2 Analisi Data
Analisis yang dilakukan adalah uji normalitas dan uji varian. Jika
sebaran data normal dan varian data homogen maka digunakan uji One Way
Anova. Jika tidak homogen digunakan uji Kruskal Wallis. Selanjutnya,
dilakukan uji Post Hoc Tukey sebagai lanjutan One Way Anova dan Mann
Whitney sebagai uji lanjutan Kruskal Wallis. Dilakukan uji korelasi Pearson
jika data berdistribusi normal dan Spearman jika data berdistribusi tidak
normal.
BAB 4
BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN
4.1 Rancangan Biaya
No

Alat dan bahan

Bahan Habis Pakai


1. Stiker Labeling
2. Mencit
3. Bekicot
4. Alkohol 70%
5. H202
6. Povidon Iodin
Peralatan Penunjang
1. Spuit

Unit

Harga
satuan

Jumlah

1
18
200
2
2
2

Rp 10.000,00
Rp 45.000,00
Rp 3.000,00
Rp 7.500,00
Rp 20.000,00
Rp 10.000,00

Rp 10.000,00
Rp 810.000,00
Rp 600.000,00
Rp 15.000,00
Rp 40.000,00
Rp 20.000,00

20

Rp 3000,00

Rp 60.000,00
8

2.
3.
5.
7.
8.
9.
10.
1.
1.
2.
3.
4.

Cawan petri dan kapas


Gelas ukur
Tabung elemeyer
Cotton bud
Masker
Gloves
Tube
Transportasi
Mobilisasi teknis

Rp 25.000,00
Rp 45.000,00
Rp 250.000,00
Rp 75.000,00
Rp 100.000,00
Rp 100.000,00
Rp 100.000,00

Rp
500.000,00

Rp 500.000,00

Rp
300.000,00
1
Rp
100.000,00
Rp
300.000,00
Rp
900.000,00
72
Rp
prepara 100.000,00
t
Rp
765.000,00

Rp 300.000,00

3
5
10pak
2 pak
2 pak
5

Lain lain
Kebutuhan administrasi, alat tulis,
print dan labeling
Sertifikat layak etik
Perawatan hewan coba
Sewa laboratorium
Pembuatan preparat

5.
6.

Rp 25.000,00
Rp 15.000,00
Rp 50.000,00
Rp 7.500,00
Rp 50.000,00
Rp 50.000,00
Rp 20.000,00

Pembuatan GELBESAR

Total biaya yang diajukan


12.315.000,00

Rp 100.000,00
Rp 300.000,00
Rp 900.000,00
Rp
7.200.000,00
Rp 765.000,00
Rp

Tabel 2: Anggaran Biaya Penelitian

4.2 Jadwal Kegiatan


Kegiatan
Persiapan
1. Persiapan laboratorium
2. Persiapan ethical clearance
3. Persiapan dan perawatan tikus
4. Penyediaan bekicot
Pelaksanaan
1. Pembuatan GELBESAR
2. Pembuatan ulcer pada

mukosa labial
3. Pemberian GELBESAR

Evaluasi Hasil dan


Pengumpulan Data
1. Evaluasi hari ke-9

2.
3.
4.
5.

Evaluasi hari ke-23


Pengumpulan data
Analisis data
Penarikan kesimpulan dan
penyusunan laporan kegiatan

BULAN 1 BULAN 2 BULAN 3


1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4

Tabel 3 : Jadwal Kegiatan Penelitian

DAFTAR PUSTAKA
1. Ali GP. Findrawaty. 2002. Perbedaan Kecepatan Penyembuhan Luka Bersih
Antara Penggunaan Lendir Bekicot (Achatina Fulica) Dengan Povidone Iodine
Dalam Perawatan Luka Bersih pada Marmut (Cavia Porcellus). Avalable at
(online) http://digilib.unimus.ac.id (4 Jan 2010).
2. Chandranata L, editor. Jakarta: EGC; 2000.
3. Ernawati I dan Sunari. 1994. Pemisahan Lendir Bekicot Serta Uji Mikrobiologis
Faktor Pemisahan Terhadap Eschericia coli, Streptococcus haemoliticus dan
Candida albicans secara invitro. Fakultas Farmasi UGM. Jogyakarta.
4. Muhammad,N.K.,2005,Antiseptics,iodine,povidone iodine and traumatic wound
cleansing,Artikel Publikasi.
5. Robbin. Buku Ajar Patologi Volume 1. Jakatra : RGC; 2007
6. Schwartz SI, Shires GT, Spencer FC. Intisari Prinsip-Prinsip Ilmu Bedah Edisi 6.
7. Prastiana,Sinta.2010. Perbedaan Efek Pemberian Lendir Bekicot ( Achatina fulica)
dan gel Bioplasenton Terhadap Penyembuhan Luka Bersih pada Tikus Putih.
Semarang
8. Sudjono.2012.Pharmaceutical Journal of Indonesia. Semarang
9. Suriadi,2004. Perawatan Luka,Sagung Seto,Jakarta

LAMPIRAN
Lampiran 1 : Biodata Ketua dan Anggota
A. Identitas Diri
1
2
3
4
5
6
7

Nama Lengkap (dengan gelar)


Jenis Kelamin
Program Studi
NIM
Tempat Tanggal Lahir
Email
Nomor Telepon/HP

Yustin Rosita Mara


L/P
Pendidikan Dokter Gigi
115070400111036
Trenggalek, 8 Februari 1993
yustinrosita@gmail.com
085731635960

B. Riwayat Pendidikan
Nama Institusi
Jurusan
Tahun masuk-lulus

SD
SDN Kedunglurah II

SMP
SMPN 1 Trenggalek

1999-2005

2005-2008

SMA
SMAN 1 Trenggalek
IPA
2008-2011
10

C. Permakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)


No.
1

Nama Pertemuan
Judul Artikel Ilmiah
Waktu dan Tempat
Ilmiah / Seminar
Lokakarya FKUB Pengaruh Bioflavonoid dalam Propolis FKUB, 2011
2011
sebagai Penghambat Proliferasi Sel
Karsinoma Duktus dengan Infiltrasi

D. Penghargaan dalam 10 Tahun terakhir (dari pemerintah, asosiasi, atau institusi lainnya)
No.

Jenis Penghargaan

Institusi
Penghargaan

Pemberi Tahun

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat
dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai
ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi. Demikian biodata
ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam
pengajuan Hibah Program Kreativitas Mahasiswa 2013.
Malang, 4 November 2013
Pengusul,

( Yustin Rosita Mara )


A. Identitas Diri
1
2
3
4
5
6
7

Nama Lengkap (dengan gelar)


Jenis Kelamin
Program Studi
NIM
Tempat Tanggal Lahir
Email
Nomor Telepon/ HP

Sita Resmi Listya Nur Amalia


L/P
Pendidikan Dokter Gigi
115070400111014
Gresik, 16 Februari 1994
sittakke@gmail.com
081330563347

B. Riwayat Pendidikan
Nama Institusi
Jurusan
Tahun masuk-lulus

SD
SDN Sidokumpul 1
Gresik

SMP
SMPN 1 Gresik

SMA
SMAN 1 Gresik

1999-2005

2005-2008

IPA
2008-2011

C. Permakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)

No.

Nama Pertemuan
Ilmiah / Seminar

Judul Artikel Ilmiah

Waktu dan Tempat

D. Penghargaan dalam 10 Tahun terakhir (dari pemerintah, asosiasi, atau institusi lainnya)
No.

Jenis Penghargaan

Institusi Pemberi
Penghargaan

Tahun

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat
dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai
ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi. Demikian biodata
ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam
pengajuan Hibah Program Kreativitas Mahasiswa 2013
Malang, 4 November 2013
Pengusul,

( Sita Resmi Listya )


A. Identitas Diri
1
2
3
4
5
6
7

Nama Lengkap (dengan gelar)


Jenis Kelamin
Program Studi
NIM
Tempat Tanggal Lahir
Email
Nomor Telepon/HP

Anggi Satria Siburian


L/P
Pendidikan Dokter Gigi
115070400111033
Magetan, 7 Maret 1993
tendjik@gmail.com
082334713903

B. Riwayat Pendidikan
Nama Institusi
Jurusan
Tahun masuk-lulus

SD
SDN Saptorenggo V

SMP
SMPN 20 Malang

1999-2005

2005-2008

SMA
SMAN 1 Malang
IPA
2008-2011

C. Permakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)


No.

Nama Pertemuan

Judul Artikel Ilmiah

Waktu dan Tempat


12

Ilmiah / Seminar
Lokakarya FKUB
2011

Efektifitas Tricyclic Antidepressant pada


Ekstrak Putri Malu (Mimosa pudica) dalam
Terapi
Kelumpuhan Tidur (Sleep Paralysis)

FKUB, 2011

D. Penghargaan dalam 10 Tahun terakhir (dari pemerintah, asosiasi, atau institusi lainnya)
No.

Jenis Penghargaan

Juara 1 National Poster Competition


JFest 2013

Institusi Pemberi
Penghargaan
LPM FKUB

Tahun
2013

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat
dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai
ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi. Demikian biodata
ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam
pengajuan Hibah Program Kreativitas Mahasiswa 2013
Malang, 4 November 2013
Pengusul,

( Anggi Satria Siburian )


A. Identitas Diri
1
2
3
4
5
6
7

Nama Lengkap (dengan gelar)


Jenis Kelamin
Program Studi
NIM
Tempat Tanggal Lahir
Email
Nomor Telepon/HP

Elsa Fadhila
L/P
Pendidikan Dokter Gigi
115070400111039
Kediri, 13 Januari 1993
elsa.fadhila@gmail.com
085749898500

B. Riwayat Pendidikan
Nama Institusi
Jurusan
Tahun masuk-lulus

SD
SDN MOJO

SMP
SMPN 1 KEDIRI

1999-2005

2005-2008

C. Permakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)

SMA
SMAN 2 KEDIRI
IPA
2008-2011

No.
1

Nama Pertemuan
Ilmiah / Seminar
Lokakarya FKUB
2011

Judul Artikel Ilmiah

Waktu dan Tempat

Pemanfaatan Kandungan Resveratrol dalam


Buah Anggur ( Vitis vinifera) sebagai
PencegahKanker Kulit

FKUB, 2011

D. Penghargaan dalam 10 Tahun terakhir (dari pemerintah, asosiasi, atau institusi lainnya)
No.

Jenis Penghargaan

Juara 1 National Photography


Journalistic Festival

Institusi Pemberi
Penghargaan
Journalistic Festival LPM
FKUB

Tahun
2013

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat
dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai
ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi. Demikian biodata
ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam
pengajuan Hibah Program Kreativitas Mahasiswa 2013
Malang, 4 November 2013
Pengusul,

( Elsa Fadhila )

A. Identitas Diri
1
2
3
4
5
6
7

Nama Lengkap (dengan gelar)


Jenis Kelamin
Program Studi
NIM
Tempat Tanggal Lahir
Email
Nomor Telepon/HP

Ardisa Primananda Nugraha


L/P
Pendidikan Dokter Gigi
125070407111013
Malang, 23 April 1994
ardisaprimananda@gmail.com
082117066650

B. Riwayat Pendidikan
Nama Institusi

Jurusan

SD
SDN Vidatra
Bontang

SD
SMP
SDN Karang Anyar 1 SMPN
-Indramayu
Unggulan
Sindang

SMA
SMAN 2
Cirebon
IPA
14

Tahun masuklulus

2000-2004

2004 - 2006

2006-2009

2009-2012

C. Permakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)


No.

Nama Pertemuan
Ilmiah / Seminar

Judul Artikel Ilmiah

Waktu danTempat

D. Penghargaan dalam 10 Tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi, atau institusi lainnya)
No.

Jenis Penghargaan

Institusi Pemberi
Penghargaan

Tahun

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat
dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai
ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi. Demikian biodata
ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam
pengajuan Hibah Program Kreativitas Mahasiswa 2013
Malang, 4 November 2013
Pengusul,

(Ardisa Primananda Nugraha)


Lampiran 2 Justifikasi Anggaran Dana
1. Bahan Habis Pakai
Material

Justifikasi Pemakian

Kuantitas

Harga Satuan

Stiker Label

Memberi tanda kelompok

1 buah

Rp 10.000,00

Mencit

perlakuan
Sebagai hewan coba

18 ekor

Rp 45.000,00

Bekicot

Sebagai bahan dasar Slusser

200 ekor

Rp 3000,00

Alkohol 70%

Sterilisasi cangkang

1 botol

Rp 7.500,00

H202

Untuk membuat ulcer

2 botol

Rp 20.000,00

Povidon Iodin

Sebagai Kontrol Positif

2 botol

Rp 20.000,00

Methyl Paraben
Carbomer 934

Bahan pembuat Gel

Rp 300.000,00
Rp 110.000,00

Keterangan

NaOH

Rp 20.000,00

Propilen Glikol

Rp 100.000,00

Aquadest

1L

Rp 10.000,00

SUBTOTAL (Rp)
Rp 2.035.000,00

2. Peralatan Penunjang
Material

Justifikasi Pemakian

Kuantitas
20 buah

Harga Satuan

Spuit

Mengambil dan menakar

Cawan petri dan

larutan
Sebagai wadah kapas

kapas
Gelas ukur

Menakar larutan

3 buah

Rp 15.000,00

Pinset

Mengambil bahan - bahan

6 buah

Rp 15.000,00

Tabung elemeyer

Sebagai wadah larutan

5 buah

Rp 50.000,00

Scalpel

Alat pembedahan

1 buah

Rp 135.000,00

Cotton Bud

Untuk pengaplikasian Slusser

10 pak

Rp 7.500,00

Masker

Perlindungan steril peneliti

2 pak

Rp 50.000,00

Gloves

Perlindungan steril peneliti

2 pak

Rp 50.000,00

Tube

Wadah produk Slusser

5 buah

Rp 20.000,00

Keterangan

Rp 3000,00
Rp 25.000,00

SUBTOTAL (RP)
Rp 980.000,00
3. Transportasi
Material

Justifikasi Pemakian

Mobilisasi teknis

Kuantitas

Perjalanan untuk persiapan

Harga Satuan

Keterangan

Rp 500.000,00

dan pelaksanaan tiap


prosedur
SUBTOTAL (Rp)
Rp 500.000,00

4. Lain- lain
Material
Kebutuhan

Justifikasi Pemakian
Penunjang data dan arsip

Kuantitas

Harga Satuan

Rp 300.000,00

Keterangan

16

administrasi,

penelitian

alat tulis, print


dan labeling
Sertifikat

Bukti layak etik penelitian

layak etik
Perawatan

Pemberian makan dan

hewan coba

keperluan untuk menunjang

Sewa

kehidupan tikus
Lab. Histologi dan farmakologi

Laboratorium
Pembuatan

untuk menunjang penelitian


Untuk membuat bahan sediaan

preparat
Pembuatan

yang akan diteliti


Operasional dalam pembuatan

Gel

gel

Rp 100.000,00
Rp 300.000,00

Rp 900.000,00
72

Rp 100.000,00

preparat
Rp 470.000,00

SUBTOTAL (RP)
Rp 8.800.000,00

5. Rekapitulasi Biaya
Jenis Pengeluaran
1. Bahan habis pakai
2. Peralatan penunjang
3. Perjalanan

Biaya (Rp)
Rp 2.035.000,00
Rp 980.000,00
Rp 500.000,00

4. Lain- lain

Rp 8.800.000,00
Rp. 12.315.000,00

TOTAL

Lampiran 3 : Susunan Organisasi Tim Peneliti dan Pembagian Tugas


N
o

Nama/NIM

Program
Studi

Bidang
Ilmu

Yustin Rosita
Mara /
115070400111036
Elsa Fadhila
/115070400111039

Pendidikan
Dokter
Gigi
Pendidikan
Dokter

Kedoktera
n Gigi

Kedoktera
n Gigi

Alokasi
Uraian Tugas
Waktu
(jam/minggu)
7
Ketua, Pj
Pengumpulan
dan Analisa Data
7
Bendahara, Pj
Survei Lokasi, Pj

Gigi
3

Sita Resmi Listya


/115070400111014

Pendidikan Kedoktera
Dokter
n Gigi
Gigi

Anggi Satria
Siburian
/115070400111033

Pendidikan Kedoktera
Dokter
n Gigi
Gigi

Ardhisa Primanada
N.
/125070400111027

Pendidikan Kedoktera
Dokter
n Gigi
Gigi

Penyediaan Alat
dan Bahan
Sekretaris, Pj
Penyediaan dan
Pengolahan
GELBESAR
Pj Pengolahan
GELBESAR dan
Pengamatan
Preparat
Pj Dokumentasi
Dan Multimedia

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN


Lampiran 4. Surat Pernyataan
Ketua Peneliti
KEBUDAYAAN

UNIVERSITAS BRAWIJAYA
JL. Veteran, Malang, 65145, Indonesia
Telp.: +62-341-551611; Fax: +62-341-565420

http://www.ub.ac.id

e-mail: rektorat@ub.ac.id

SURAT PERNYATAAN KETUA PENELITI / PELAKSANA


Yang bertanda tangan di bawah ini :
Nama

: Yustin Rosita Mara

NIM

: 115070400111036

Program Studi

: Pendidikan Dokter Gigi

Fakultas

: Universitas Brawijaya

Dengan ini menyatakan bahwa usulan PKM-P saya dengan judul : GELBESAR : Gel
Lendir Bekicot (Achatina fulica) Untuk Penyembuhan Ulcer Stomatitis Aphtosa Recuren
(SAR) Pada Rongga Mulut yang diusulkan untuk tahun anggaran 2014 bersifat original
dan belum pernah dibiayai oleh lembaga atau sumber dana lain.
18

Bilamana di kemudian hari ditemukan ketidaksesuaian dengan pernyataan ini, maka saya
bersedia dituntut dan diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan mengembalikan
seluruh biaya penelitian yang sudah diterima ke kas negara.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sesungguhnya dan dengan sebenar-benarnya.

Malang, 4 November 2013


Menyetujui,
Pembantu Rektor III
Bidang Kemahasiswaan
Universitas Brawijaya

Ir. H. RB. Ainurrasjid, MS


NIP. 1955 0618 198103 1 002

Ketua Pelaksana Kegiatan

Yustin Rosita Mara


NIM.115070400111036