Anda di halaman 1dari 10

BAB II

TINJAUAN UMUM
2.1

Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PUSPIPTEK) Serpong


Tangerang Selatan Banten

2.1.1

Sejarah Perusahaan
Puspiptek didirikan pada tahun 1976 atas gagasan Menteri Riset Republik
Indonesia, saat itu, yakni Prof.Dr.Sumitro Djojohadikusumo dan pelaksanaanya
direalisasikan oleh Menteri Negara Riset dan Teknologi RI Prof. Dr.-Ing.
B.J. Habibie. Dengan tujuan untuk mendukung proses industrialisasi di Indonesia
maka Puspiptek dirancang untuk menjadi kawasan yang mensinergikan SDM terdidik
dan terlatih, peralatan penelitian dan pelayanan teknis yang paling lengkap di
Indonesia serta teknologi dan keahlian yanq telah terakumulasikan selama lebih dari
seperempat abad.

2.1.2 Tugas Pokok dan Fungsi


PUSPIPTEK dibangun diatas areal seluas + 660 ha sarana-sarana yang
merupakan titik pusat dari pada fasilitas untuk pelaksanaan tugas pokok dan fungsifungsi Menteri Negara Riset dan Teknologi beserta beberapa Lembaga Pemerintah
Non Departemen khususnya BPPT, LIPI, BATAN, LAPAN dan BAKOSURTANAL .
Pusat ini terdiri dari 5 kelompok, yaitu : Kelompok Penelitian dan Pengembangan,
Kelompok Perkantoran, Kelompok Pelayanan Umum, Kelompok Lingkungan
Permukiman dan Kelompok Utilitas (Service Facilities).

2.1.3 Fasilitas Pendukung

GARDU INDUK PLN


Energi Listrik disuplai oleh PLN (Perusahaan Listrik Negara) melalui sentral Listrik
yang khusus dibangun dalam kawasan ini, dengan daya 2 x 60 MVA dan tegangan
sebesar 20 KV.

PENGOLAHAN AIR BERSIH.

Dalam rangka memenuhi kebutuhan air bersih bagi pemukiman dan perkantoran di kawasan
PUSPIPTEK, dibangun sarana pengolah air bersih yang dilengkapi dengan laboratorium
analis, mikrobiologi dan mempunyai kapasitas 100 liter/detik dengan bahan baku air sungai
Cisadane lalu diproses dan disimpan di reservoir berkapasitas 18.000 m3.
Air bersih yang sudah diproses tersebut ditampung di menara penampungan dan selanjutnya
di distribusikan kepada penghuni dan laboratorium kawasan PUSPIPTEK

Sarana Pengolahan Air Bersih

INCINERATOR
Incinerator Pyromat Type HP - 500 - D digunakan untuk membakar sampah padat dengan
kapasitas pembakaran sebesar 1.200.000 Kcal/jam atau sekitar 200 - 300 kg sampah
campuran. Alat ini dilengkapi dengan dua buah brander yang berfungsi untuk membakar

sampah hingga terurai menjadi gas, dan brander kedua berfungsi untuk membakar gas-gas
yang tidak terbakar dengan sempurna, sehingga asap yang keluar bebas dari polusi.

2.1.4 Perumahan dan Akomodasi

Keberhasilan PUSPIPTEK tidak saja ditentukan oleh sarana laboratoriumnya tapi juga sarana
bagi kehidupan pribadi dan para ilmuwan dan karyawan lainnya. Oleh karena itu pemukiman
ilmuwan disiapkan sebaik mungkin sehingga menciptakan suasana tenang dan nyaman serta
melancarkan komunikasi sosial di kalangan para ilmuwan. Pemukiman yang terletak di areal
seluas sekitar 120 Ha di bagian timur kompleks.

PUSPIPTEK menyediakan sekitar 700 unit rumah yang merupakan rumah tinggal, kopel atau
berderet. Disediakan beberapa tipe dengan luas lantai 50 m2, 70m2, 90 m2, dan 120 m2 yang
diperuntukan bagi beberapa golongan kepegawaian sebagaimana peraturan pemerintah
Lingkungan pemukiman ini dilengkapi juga dengan berbagai sarana pelengkap yang
memberikan banyak kemudahan dalam kehidupan sehari-hari antara lain: Sekolah, tingkat
Taman Kanak-kanak, Sekolah Dasar Negeri dan Sekolah Menengah Pertama Negeri,
kesemuanya terletak dalam Kompleks Pemukiman PUSPIPTEK.

Pusat lingkungan: tempat perbelanjaan dan kebutuhan jasa sehari-hari seperti pasar, toko,
rumah makan, bangsal pertemuan, kantor pos, bank, salon, penjahit, dan sebagainya. Pusat
peribadatan, yang menyediakan sarana ibadat bagi umat beragama Islam, Katholik dan
Protestan, dilengkapi juga dengan fasilitas pendidikan dan diskusi keagamaan. Pusat
Olahraga, menyediakan berbagai sarana olah raga seperti sepak bola, atletik, tennis,
bulutangkis, bola basket, bola volley

2.1.5 Layanan Umum


2.1.5.1 Kebun Propinsi
Diposting tanggal: 15 Januari 2012
Kebun Botani Puspiptek Serpong terletak 27 km di sebelah Barat Daya Jakarta dan 40 km di
sebelah barat Bogor,menyatu dengan kawasan Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan
Teknologi (Puspiptek) Serpong. Ruang terbuka hijau di antara gedung-gedung di kawasan ini
dimanfaatkan untuk koleksi jenis tumbuh-tumbuhan Indonesia, sehingga secara keseluruhan
kawasan ini merupakan Kebun Botani.

Di tengah-tengah kawasan Puspitek Serpong dikembangkan bagian seluas 9 hektar untuk


Kebun Propinsi, tempat memperkenalkan dan melestarikan semua jenis tumbuhan yang
pernah diusulkan menjadi pengenal propinsi (Sastrapradja & Rifai, 1984) yang kemudian
ditetapkan oleh Menteri Dalam Negeri sebagai tanaman penjati diri propinsi (1989).

Disini pula akan ditanam jenis-jenis tumbuhan yang umum terdapat ditiap propinsi di
Indonesia. Kebun Propinsi ini adalah merupakan bagian dari Program Kebun Botani di
Puspiptek yang jangkauannya lebih dari sekedar penataan lingkungan tetapi juga mengemban
fungsi konservasi sumberdaya genetika tumbuhanyang dalam beberapa tahun terakhir terus
menerus mengalami pengikisan (erosi genetik).Karena itu koleksinya perlu dikembangkan
untuk meningkatkan nilai tambahnya, guna dapat dimanfaatkan secara lestari untuk
menunjang rekayasa genetik yang diperlukan bagi pembangunan Nasional.
2.1.5.2 Balai Sidang Puspiptek atau Gedung Graha Widia Bakti (GWB)
Diposting tanggal: 15 Januari 2012

GWB dikembangkan untuk mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,


khususnya melengkapi kawasan ilmiah Serpong yang telah dikenal sebagai pusat kegiatan
dan pusat keunggulan (Center of Excellent) ilmu pengetahuan dan teknologi Indonesia.

RUANG SIDANG UTAMA KAPASITAS 800 ORANG