Anda di halaman 1dari 3

PAPER MANAJEMEN PEMULIAAN TERNAK

SIFAT PRODUKSI
Disusun Oleh :
Kelompok: 2
Nama

NPM

1. Thaufan M

200110100

2. Yeti
3. Anna Mariana Aipassa

200110110213

4. Dini Nurmariah Eka P

200110110214

5. Muhammad Irfan

200110110253

6. Anisa Pusparini

200110110254

7. Siti Aisyah Zahra

200110110256

FAKULTAS PETERNAKAN
UNIVERSITAS PADJADJARAN
SUMEDANG
2014

I
PENDAHULUAN
Bangsa ternak adalah kelompok ternak yang memiliki karakteristik (sifat
khas) yang sama dan sifat karakteristik tersebut berbeda dengan individu ternak
dengan kelompok ternak lainya. Dengan kata lain karakteristik tersebut hanya
dimiliki oleh individu ternak dalam kelompoknya yang tidak dimiliki oleh kelompok
bangsa ternak lainya. Individu ternak dalam satu kelompok bangsa pun masih
terdapat ketidaksamaan. Karakter yang dapat digunakan untuk menentukan bangsa
ternak dan membedakanya antara bangsa ternak dapat berdasarkan pengamatan
morfologi, konformasi, sifat kualitatif dan kuantitatif.
Morfologi dan konformasi ternak yang dapat untuk menyatakan bangsa ternak
pada umunya adalah dengan melihat dan menyebutkan susunan anggota tubuh ternak.
sedangkan sifat kualitatif dan kuantitatif selain dapat untuk menentukan bangsa
ternak juga dapat untuk menduga dan menentukan kemungkinan pengembanganya
dimasa mendatang. Dasar dari penyataan sifat ternak adalah harus menguasai dalam
penyebutan anggota tubuh ternak.
Sifat kualitatif bangsa ternak adalah penentuan dalam karakter ternak dimana
individu-individu dapat diklasifikasikan kedalam satu dari dua kelompok atau lebih
ternak, dan pengelompokan ini berbeda jelas satu sama lainya. Sifat kualitatif ini
dapat didasarkan kenampakan yang tidak dapat diukur dan sedikit atau bahkan tidak
ada hubunganya dengan kemampuan produksi. Sifat kualitatif yang dimiliki oleh
individu ternak diantaranya adalah warna tubuh, bentuk, dan panjang telinga, ada
tidaknya tanduk dan lain-lain. Berdasarkan genetisnya sifat kualitatif ditentukan oleh
banyak gen. Sifat kuantitatif bangsa ternak adalah penentuan dalam karakter ternak
dimana individu-individu ternak dipengarui oleh perbedaan lingkungan seperti
perlakuan tatalaksanaan pemeliharaan atau management, tetapi bukan oleh
genetisnya.

Sifat kuantitatif ini dapat diukur dengan parameter tertentu dan antara sifat
yang baik dengan jelek terdapat perbedaan yang tajam. Sifat kuantitatif diantaranya
adalah produksi daging, telur, dan susu, ukuran tubuh pertambahan berat badan dan
lain-lain. Berdasarkan genetisnya sifat kuantitatif ditentukan oleh hanya satu pasang
gen atau satu gen tunggal.
Adnya perbedaan karakteristik sifat kualitatif dan kuantitatif maka ternak
dapat juga digolongkan brdasarkan jenis ternak seperti ternak jenis sapi, kerbau,
domba, kambing, unggas, dan lain-lain. Juga dapat menentukan tipe produksinya
seperti tipe perah, tipe daging dan tipe petelur.