Anda di halaman 1dari 32

BERITA DAN

FEATURE

Karya Jurnalistik

Straight news yaitu laporan yang berisi faktafakta penting di seputar kejadian dan perlu
segera disampaikan kepada publik.

Depth news yaitu laporan yang bersifat lebih


dalam mengenai fakta-fakta yang ditemukan
di lapangan.

Depth News

Feature yaitu tulisan yang berusaha mengangkat


sisi humanis, keunikan dari suatu peristiwa, kondisi
sosial, kehidupan suatu komunitas ataupun profil
seseorang. Ciri khasnya adalah gaya penulisan
yang ringan, dengan bahasa sederhana, alur cerita
mengalir, layaknya sebuah cerita.
Investigative news yaitu laporan hasil investigasi
khusus tentang suatu masalah yang patut
disampaikan ke publik.

Straight News

Penulisan straight news menggunakan


metode Piramida Terbalik. Yaitu
menempatkan hal-hal yang paling penting di
awal dan yang kurang penting di bagian
akhir.
Dasar pemikirannya: pembaca koran adalah
orang sibuk, sehingga kalau tidak punya
waktu membaca sampai tuntas, dia cukup
membaca bagian awal berita dan sudah bisa
mendapatkan inti berita.

Straight News

Selain itu, dengan menempatkan hal yang


kurang penting di bagian akhir, editor/redaksi
akan dengan mudah memotong berita
tersebut bila dinilai terlalu panjang atau tidak
cukup ruangan yang tersedia.

Struktur Piramida Terbalik

Penulisan straight news menggunakan


bahasa yang lugas, langsung ke inti berita.
Judul langsung mengacu pada angle berita.
Lead berisi ringkasan atau inti dari berita.
Sebuah Lead harus mengandung unsur
5W+1H (what, who, where, when, why +
how).

Feature

News feature yaitu feature yang masih terkait


dengan peristiwa aktual, bersifat melengkapi
informasi yang disampaikan dalam straight news.
Misalnya, ketika terjadi kecelakaan pesawat, kita
bisa membuat news feature tentang profil korban
yang selamat, atau upaya tim SAR mengevakuasi
para korban, kerawanan jalur penerbangan di
daerah tersebut, dsb.
Feature lepas yaitu feature yang tidak terkait
langsung dengan suatu peristiwa aktual.

Karakter Feature

Struktur penulisan lebih bebas dibanding


straight news. Straight news mengunakan
struktur piramida terbalik, feature bisa
menggunakannya bisa tidak. Karena yang
paling penting dalam feature adalah
bagaimana membuat tulisan menarik dan
urutan ceritanya jelas.

Gaya bahasa feature lebih bebas dibanding


straight news yang lugas. Bahasa sederhana,
ringan, mengalir seperti sebuah cerita.
Feature mengangkat sisi-sisi manusiawi dari
suatu peristiwa, keadaan sosial, atau
kehidupan seseorang atau komunitas.

Feature juga bisa mengangkat pemikiran seseorang


dan jalan hidupnya, karena itu feature bisa memberi
pencerahan sekaligus menghibur.
Karena mengangkat aspek-aspek universal tentang
beragam masalah kehidupan, feature bisa melintasi
ruang dan waktu (melintasi batas regional dan
masa, bahkan ras, agama, dan budaya).
Meskipun bisa ditulis dengan gaya fiksi, feature
bersifat faktual yakni berdasar pada fakta yang ada.

Bagaimana Menulis
Feature?

Berbeda dari menulis straight news, menulis


feature membutuhkan kreativitas lebih,
karena selain informatif feature juga harus
menarik. Menghibur, juga memberi
pencerahan.
Menulis feature tidak perlu terikat dengan
struktur piramida terbalik, karena dalam
feature hal yang penting tidak selalu menarik
untuk ditampilkan paling awal.

JUDUL
Judul

berfungsi menarik pehatian


pembaca, karena itu harus dibuat menarik.
Judul harus mencerminkan isi cerita,
namun tidak seperti straight news, judul
feature tidak harus mengacu langsung ke
angle.

Contoh
Straight news:
Kekeringan Melanda Gunungkidul
Ribuan Warga Kekurangan Air Bersih
Feature
Perjalanan Lima Kilometer
untuk Seember Air

Judul feature hendaknya mengandung unsur


dramatik, emosional, atau rasa ingin tahu.
Contoh

Ditemukan selamat, 20 Jam Terkubur


Reruntuhan Bangunan

Suara Rintihan itu Terdengar Dari


Reruntuhan Bangunan

Judul juga bisa berupa kutipan pernyataan


yang menyentuh atau humor.
* Festival Lawak Nasional
Saya tidak bisa melawak, tapi ingin
menang lomba melawak..

TKW Korban Kekerasan Majikan

Kaki saya kini lumpuh ...

Orangtua TKW Korban Kekerasan

Dia Tulang Punggung Keluarga

Judul juga bisa membangkitkan imajinasi

Contoh
Ratu Kecantikan Dunia
Leila, Bidadari dari Kegelapan

Lead

Lead yang baik harus bisa merangsang


pembaca untuk membaca tulisan lebih jauh.
Seperti halnya dengan judul, penulisan lead
perlu memanfaatkan unsur-unsur dramatik,
ironi dan emosional untuk menarik masuk
dalam situasi cerita.

Contoh Lead Straight News


Kemarau panjang mengakibatkan kekeringan
di wilayah Gunungkidul, Jogjakarta. Ribuan
warga di puluhan desa kini kekurangan air
bersih. Mereka mengharap bantuan pasokan
air bersih dari pemerintah.

Contoh Lead Feature


Siang itu, matahari bersinar terik. Udara kering,
jalanan berdebu. Sri mengayunkan langkah,
tanpa alas kaki, menapaki ruas jalan penuh
kerikil.
Dari rumahnya, ia harus menempuh perjalanan
sekitar lima kilometer untuk mengambil air di
sebuah telaga kecil di desa sebelah. Sejak
pagi, perempuan berusia 50 tahun itu, sudah
tiga kali bolak-balik dari rumah ke telaga.

Contoh Lead Feature


Dua tahun lalu, Maryati berangkat sebagai TKW
ke Arab Saudi. Harapannya ketika itu, kelak bisa
kembali ke tanah air, membawa cukup bekal
untuk modal berdagang. Ia juga ingin membiayai
adik-adiknya belajar di perguruan tinggi.
Kini Maryati kembali ke tanah air, tapi tak ada
uang di tangannya. Malahan, ia menjadi beban
baru bagi keluarganya, karena kakinya lumpuh. Ia
menjadi korban tindak kekerasan sang majikan di
tempat kerjanya.

Penggunaan unsur humor atau anekdot bisa


dilakukan untuk menarik minat pembaca.
Berita terkini: ditemukan anak kecil telantar.
Setiap kali ditanya orang, dia selalu
mendesis. Begitu pula ketika ditanya polisi.
Mengapa begitu? Ternyata anak itu ...
anakonda! Itulah petikan ucapan seorang
peserta Lomba Lawak nasional di Jakarta.

Batang Tubuh:
Buat Alur Cerita

Meskipun judul dan lead bagus, pembaca


masih mungkin lari sebelum tulisan berakhir.
Ini bisa terjadi bila kita tidak menjaga alur
cerita dengan baik.
Seperti halnya sebuah cerita, tulisan feature
juga harus memiliki alur cerita. Karena itu,
meskipun sangat sederhana buatlah
kerangka tulisan yang menggambarkan alur
cerita Anda.

Temukan momen-momen menarik dari cerita


yang akan anda tulis. Rangkailah momenmomen itu, tentukan klimaks dan antiklimaksnya.

Contoh alur cerita:


Kasus Penyiksaan TKW
1.
2.

3.

Kondisi TKW (Maryati) yang lumpuh saat ini


Flashback: Saat keberangkatan ke Arab Saudi.
Ceritakan harapannya waktu itu, upayanya untuk
mendaftar menjadi TKW, dan saat berpisah dari
keluarga pada hari keberangkatan.
Cerita Maryati selama di tempat kerjanya, dan
mendapat siksaan majikan.

4.

5.

6.

Cerita bagaimana Maryati dipulangkan ke


tanah air dalam kondisi lumpuh.
Kembali ke kondisi Maryati saat ini. Apa
yang diharapkannya sekarang?
Beri konteks: banyaknya kasus TKW yang
disiksa di luar negeri, bagaimana sikap
pemerintah dsb.

Kutipan

Dalam penulisan batang tubuh cerita,


gambarkan ekspresi, emosi narasumber
dengan mengutip ucapannya secara
langsung menggunakan tanda kutip ( ...).
Contoh:
Apa nggak kesal, sudah empat jam lebih
ngantre, akhirnya nggak dapat tiket. Saya
lihat beberapa orang, tanpa ngantre
...nyelonong ke dalam, dikasih tuh tiket..

Kata Sifat/Keterangan

Hindarkan kata sifat atau keterangan, tapi


gambarkan atau diskripsikan.
Ibu Maryati sangat sedih menyaksikan
penderitaan anaknya.
Sang ibu terlihat matanya berkaca-kaca.
Dielusnya kepala anaknya sambil
sesenggukan perlahan. Apa dosamu Nak,
koq sampai begini keadaanmu.

Penutup

Tak kalah pentingnya dari judul dan lead yaitu


penutup.
Penutup yang baik akan membuat kesan yang
melekat di benak pembaca.
Penutup bisa berupa kesimpulan dari keseluruhan
cerita, bisa sebagai pertanyaan reflektif untuk
merangsang pembaca merenung, juga bisa berupa
kejutan pada akhir cerita misalnya dalam penulisan
feature petualangan.

Jenis Jenis Feature

Profil
Perjalanan/Wisata
Sejarah
Human Interest
Kuliner