Anda di halaman 1dari 3

KEPUTUSAN DIREKTUR

NOMOR : 003 /SK.Dir/IGD/ VI / 2015


TENTANG
KEBIJAKAN PENERIMAAN PASIEN GAWAT DARURAT
Menimbang :
a. Bahwa dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan RSU. Full Bethesda,
maka diperlukan kebijakan penerimaan pasien Gawat Darurat RSU. Full
Bethesda.
b. Bahwa agar pelaksanaan penerimaan pasien gawat darurat RSU. Full
Bethesda dapat terlaksana dengan baik, perlu adanya kebijakan sebagai
landasan bagi penyelenggaraan penerimaan pasien Gawat Darurat di RSU.
Full Bethesda.
c. Bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam a dan b,
perlu ditetapkan dengan Keputusan RSU. Full Bethesda.
Mengingat
1. Undang-undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran.
2. Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.
3. Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit.
4. Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1996 tentang Tenaga Kesehatan.
5. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 269/Menkes/Per/III/2008 tentang Rekam
Medis.
MEMUTUSKAN
Menetapkan :
Kesatu

: KEPUTUSAN RSU. FULL BETHESDA TENTANG KEBIJAKAN


PENERIMAAN PASIEN GAWAT DARURAT
RSU. FULL
BETHESDA

Kedua

: Kebijakan penerimaan pasien Gawat Darurat RSU. Full Bethesda


sebagaimana tercantum dalam Lampiran Keputusan ini.

Ketiga

: Pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan penerimaan pasien


Gawat Darurat RSU. Full Bethesda dilaksanakan oleh Direktur
Pembinaan Pelayanan Medik RSU. Full Bethesda.

Keempat

: Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkannya, dan apabila di


kemudian hari ternyata terdapat kekeliruan dalam penetapan ini
akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya

Ditetapkan di Medan
Pada tanggal 21 Juni 2015
RSU. Full Bethesda

Dr. Antonius Simangunsong, Sp.A, MHA,PhD


Direktur

Lampiran
Keputusan
Direktur : RSU. Full Bethesda
Nomor
: 03 /SK.Dir/IGD/ VI / 2015
Tanggal : 20 Juni 2015
KEBIJAKAN PENERIMAAN PASIEN GAWAT DARURAT
RSU. FULL BETHESDA
Kebijakan Umum
Bahwa semua pasien emergensi harus segera mendapatkan prioritas
pelayanan kesehatan.
Kebijakan Khusus
1. Setiap pasien emergensi yang datang ke IGD dilakukan Triase.
2. Setelah dilakukan Triase pasien segera diberikan tindakan perawatan
sesuai kebutuhan pasien.
3. Pasien dapat dinyatakan pulang atau di rawat atau diobservasi sesuai
dengan kondisi dan kebutuhan pasien.
4. Pasien dapat dirujuk ke Rumah Sakit atau layanan kesehatan lain jika
membutuhkan pelayanan kesehatan diluar kemampuan Rumah Sakit.
5. Apabila pasien sudah ditetapkan untuk dirawat inap tetapi masih harus
menunggu maka pasien harus dimonitor di IGD.
6. Hasil monitoring pasien di dokumentasikan di Rekam Medis Pasien.

RSU. Full Bethesda

Dr. Antonius Simangunsong, Sp.A, MHA, PhD


Direktur