Anda di halaman 1dari 10

Macam macam alat ukur beserta

fungsinya

Disusun oleh

Nama : Jessica Putri Nasution


Kelas : VII 4

MACAM MACAM ALAT UKUR BESERTA FUNGSINYA

1. Mistar baja
Mistar baja yaitu alat yang digunakan untuk mengukur dimensi
panjang, lebar, dan tebal. Ketelitiannya adalah 0,5 mm.

Dalam membaca skala pada mistar, mata harus tegak lurus dengan skala
yang akan dibaca.
Cara penggunaanya:
Rapatkan benda ukur pada landasan tumpuan atau balok landas.
Letakkan mistar baja diatas benda ukur, letakkan titik nol atau ujung mistar
baja pada balok landas.
Baca dimensi atau ukuran panjang benda ukur.

2. Micrometer sekrup
Micrometer sekrup ini biasanya digunakan untuk mengukur ketebalan
suatu benda, diameter, dll. Misalnya mengukur ketebalan kertas dan
mengukur diameter kawat.

Cara Penggunaanya:
Pastikan pengunci dalam keadaan terbuka
Buka rahan dengan cara memutar kekiri pada skala putar hingga benda
dapat masuk kerahang.
Letakkan benda yang diukur pada rahang, dan putar kembali sampai tepat.
3. Ampere Meter
Ampere meter adalah suatu alat yang digunakan untuk mengukur kuat

arus listrik. Pada umumnya alat ini dipakai oleh teknisi elektronik yang
biasanya terletak pada alat multitester listrik yaitu gabungan amperemeter,
voltmeter dan ohm meter.

4. Voltmeter
Voltmeter alat yang digunakan untuk mengukur tegangan listrik.
Dengan ditambah alat multiplier akan dapat meningkatkan kemampuan
pengukuran alat voltmeter berkali-kali lipat.

5. Ohmmeter
Ohmmeter ialah alat yag digunakan untuk mengukur hambata listrik
yang merupakan suatu daya yang mampu menahan aliran listrik pada
konduktor. Alat tersebut menggunakan galvanometer untuk melihat besarnya

arus listrik yang kemudian dikalibrasi kesatuan ohm.

6. Thermometer
Thermometer adalah alat untuk mengukur suhu, baik suhu udara
maupun suhu air. Satuan umum yang digunakan adalah celcius.

Cara penggunaanya:
thermometer bekerja berdasarkan perubahan kuantitas fisik, ketika
temperaturnya berubah. Jadi bisa berdasarkan pemuaian (thermometer air
raksa), perubahan resistivitas, perubahan kuantitas listrik(termokopel),
radiasi bahan (thermometer temperature tinggi).

7. Jangka sorong

Jangka sorong ialah suatu alat ukur yang digunakan untuk mengukur
panjang suatu benda dengan ketelitian hingga 0,1mm.
kegunaan jangka sorong adalah:
untuk mengukur suatu benda dari sisi luar dengan cara diapit,

untuk mengukur sisi dalam suatu benda yang biasanya beruapa


lubang( pada pipa, maupun yang lainnya) dengan cara di ulur,
untuk mengukur kedalaman celah/lubang pada suatu benda dengan cara
menancapkan atau menusukkan di bagian pengukur.
8. Barometer
Barometer merupakan alat pengukur tekanan udara dalam satuan Mb.
Barometer termasuk peralatan meteorology golongan non recording yang
pada waktu tertentu harus dibaca agar mendapat data yang diinginkan.

9. Stopwatch
Stopwatch adalah alat yang digunakan untuk mengukur lamanya
waktu yang diperlukan dalam kegiatan, misalnya: berapa lama waktu yang
ditemuh si pelari dalam jarak 100 M.

cara penggunaanya: tombol start, stop dan reset yang dipergunakan untuk
memulai, menghentikan dan mengulang pengukuran waktu.
skala yang digunakan:
1. dalam detik, skala ini disusun melingkar di bagian pinggir dengan jarak
antar skala 0,2 detik. Jarum panjang ialah yang berfungsi untuk pengukuran
dalam detik.
2. Dalam menit, skala ini disusun melingkar dengan jarak antar skala 1
menit. Jarum pendek berfungsiuntuk penunjuk waktu dalam menit.

10.

Speedometer

Speedometer adalah alat pengukur kecepatan kendaraan darat, yang


merupakan perlengkapan standar setiap kendaraan yang beroperasi dijalan.

cara kerjanya : perangkat pengukur kecepatan yang dihubungkan langsung


dengan roda depan ataupun transmisi dengan menggunakan suatu
kabelyang ikut berputar saat kendaraan bergerak, gerakan berputar ini
kemudian di ubah untuk menggerakkanjarak kecepatan.
11.
Hygrometer
Hygrometer adalah alat untuk mengukur tingkat kelembapan pada
suatu tempat.

Cara penggunaanya : alat ini ditempatkan didalam kotak penyimpanan


barang yang memerlukan tahap kelembapan yang terjaga seperti dry box
penyimpanan kamera. Kelembapan yang rendah akan mencegah
bertumbuhnya jamur yang menjadi musuh pada peralatn tersebut.
12.
Manometer
Manometer adalah alat pengukur tekanan udara di dalam ruang
tertutup.

Penggunaannya:
Manometer digunakan untuk menentukan perbedaan tekanan diantara dua
titik disaluran pembuangan gas atau udara. Perbedaan tekenan kemudian
digunakan untuk menghitung kecepatan aliran disaluran dengan
menggunakan persamaan Bernoulli (perbedaan tekanan = V2/2g).
13.
Densimeter
Densimeter adala alat yang digunakan untuk mengukur kerapatan zat
cair secara langsung.

Cara penggunaan:
Densimeter dimasukkan kedalam sampel. Pastikan densimeter tidak boleh
menyentuh dasar dan dinding pada wadah sampel (misalnya gelas ukur). Jika
densimeter masih menyentuh dinding maka densimeter harus diputar
sehingga posisinya tepat ditengah.
14.
Anonemeter meter
Anemometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur kecepatan
angin yang banyak dipakai dalam bidang meteorology dan geofisika atau
stasiun perkiraan cuaca.

Cara penggunaan:
Anemometer harus ditempatkan di daerah terbuka. Pada saat tertiup angin
baling-baling yang terdapat pada anemometer akan bergerak sesuai arah
mata angin. Didalam anemometer terdapat alat pencatat kecepatan angin.
Maka dengan itu kita dapat memperoleh kecepatannya berapa.
15.
Altimeter
Altimeter adakah alat untuk mengukur ketinggian suatu titik dari
permukaan laut. Biasanya alat ini digunakan untuk navigasi dalam
penerbangan, pendakian, dan kegiatan yang berhubungan dengan
ketinggian.

Altimeter bekerja dengan beberapa prinsip:


Tekanan udara
Magnet bumi
Gelombang.
Penggunaan altimeter umumnya selalu diikuti dengan kompas.
16.
Meteran pita
Meteran pita adalah alat yang digunakan untuk mengukur panjang
benda atau sebagainya. Meteran pita ini untuk mengukur suatu obyek yang

tidak bisa dilakukan dengan mistar.

17.

Luxmeter

Luxmeter adalah alat yang digunakan untuk mengukur tingkat


pencahayaan suatu ruangan.

Cara penggunaanya:
System kerja dari peralatan luxmeter menggunakan sensor cahaya. Alat
tersebut cukup di letakkan diatas meja atau jug bisa dipegang setinggi 75cm
dari atas permukaan lantai. Maka layar penunjuk dari luxmeter tersebut akan
menunjukkan angka yang merupakan nilai dari intensitas pencahayaan
ruangan yang bersangkutan.
18.
Antique caliper ( alat ukur diameter tua )

Alat ukur ini diproduksi pada tahun 1930-an ini masih memakai teknologi
sederhana , jauh sebelum vernier caliper ( baik yang manual maupun digital )
di temukan. Capit dari besi bisa direnggangkan dan terkunci rapat sesuai
panjang barang yang akan di ukur. Sangat cocok untuk mengukur diameter
benda benda yang susah diukur langsung penggaris biasa , misalnya
mengukur transisi leher botol.
19.
Echosounder
Echosounder adalah alat untuk mengukur kedalaman air dengan

mengirimkan tekanan gelombang dari permukaan ke dasar air dan di catat


hasilnya sampai echo kembali kedasar air.

Prinsip kerjanya yaitu: pada transmitter terdapat tranduser yang berfungsi


untuk merubah energy listrik menjadi energy suara. Kemudian suara yang di
hasilkan dipancarkan dengan frequensi tertentu.
20.
Ombrometer
Ombrometer adalah alat untuk mengukur curah hujan.

Cara penggunaan ombrometer yang manual adalah dengan menampung


hujan yang terjadi pada setiap jam pengamatan alat akan di lepas dan air
hujan ditakar dengan menggunakan gelas ukur. Prinsip kerja alat manual ini
adalah menghitung besar air yang ditampung pada alat dan di ukur dengan
gelas ukur.