Anda di halaman 1dari 16

PROPOSAL TUGAS AKHIR

PROGRAM STUDI TEKNIK GEOLOGI


FAKULTAS SAINS DAN TEKNIK UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
Jl. Mayjen Sungkono Km. 5, Kalimanah Purbalingga 53371
Telp/fax (0281) 6596700

LEMBAR PENGESAHAN
USULAN PENELITIAN TUGAS AKHIR

Studi Alterasi dan Mineralisasi Berdasarkan Uji Geologi Sumur


Pemboran Daerah X
Diajukan sebagai salah satu syarat untuk melakukan penelitian Tugas Akhir pada
Program Studi Teknik Geologi, Jurusan Teknik, Fakultas Sains dan Teknik,
Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto.
Oleh:
Fuji Anbari
NIM. H1F009021
Menyetujui,
Pembimbing,

Siswandi , S.T, M.T


NIP. 197304062008011011

USULAN PENELITIAN TUGAS AKHIR MAHASISWA


TAHUN 2012/2013
DIAJUKAN KEPADA PT. Aneka Tambang Tbk. (PT. ANTAM Tbk.)
I.

PENDAHULUAN
Berdasarkan kurikulum yang berlaku di Program Studi Teknik
Geologi UNSOED Purwokerto, setiap mahasiswa wajib untuk tugas
1

PROPOSAL TUGAS AKHIR


PROGRAM STUDI TEKNIK GEOLOGI
FAKULTAS SAINS DAN TEKNIK UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
Jl. Mayjen Sungkono Km. 5, Kalimanah Purbalingga 53371
Telp/fax (0281) 6596700

akhir sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar sarjana teknik
geologi yang berupa suatu studi kasus khusus pada suatu bidang kerja
yang sesuai dengan konsentrasi studinya.
Dalam tugas akhir ini, penulis tertarik untuk mengambil data
sekunder yang dapat dianalisis dalam suatu kasus di suatu perusahaan
terutama perusahaan tambang. Oleh karena itu, penulis sangat berharap
PT. ANTAM Tbk. dapat membantu.
II.

MAHASISWA PENELITIAN TUGAS AKHIR


a. Nama Lengkap : Fuji Anbari
b. NIM
: H1F009021
c. Program Studi
: Teknik Geologi, Jurusan Teknik, Fakultas
Sains dan Teknik, Universitas Jenderal
Soedirman, Purwokerto.
d. Alamat

: Jl. Bulak Ringin No.114 RT 001/03 Kel.


Cibubur, Kec. Ciracas, Jakarta Timur
13720
E-mail: fujianbari@rocketmail.com

III.

JANGKA WAKTU PENELITIAN


III.1. Tahap pengumpulan data dilakukan di laboratorium atau di
tempat penelitian selama dua bulan yaitu dari bulan April 2013
sampai dengan bulan Mei 2013.
III.2. Tahap penyelesaian di kampus selama tiga bulan yaitu dari Mei
2013 sampai dengan Juli 2013.
(*) catatan: Jadwal dapat disesuaikan dengan kesepakatan dan ketentuan dari
PT. ANTAM Tbk.

PROPOSAL TUGAS AKHIR


PROGRAM STUDI TEKNIK GEOLOGI
FAKULTAS SAINS DAN TEKNIK UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
Jl. Mayjen Sungkono Km. 5, Kalimanah Purbalingga 53371
Telp/fax (0281) 6596700

USULAN PENELITIAN TUGAS AKHIR MAHASISWA


TAHUN 2012/2013
DIAJUKAN KEPADA PT. Aneka Tambang Tbk. (PT. ANTAM Tbk.)
I.

LATAR BELAKANG
Sumber daya mineral merupakan komoditas yang memiliki nilai

ekonomis tinggi. Hal inilah yang melatarbelakangi adanya pencarian lokasi


sumber mineral baru. Setelah adanya eksplorasi pendahuluan yang mencakup
studi literatur, survei dan pemetaan, maka dilakukanlah tahapan eksplorasi
yang lebih detail yang digunakan untuk mendapatkan data dengan lebih teliti
mengenai penyebaran dan ketebalan cadangan, penyebaran kadar atau kualitas
secara lateral maupun vertikal. Kegiatan utama tahapan ini adalah dengan
memperbanyak jumlah sumur uji, sehingga data yang diperoleh akan lebih
teliti. Dalam tahapan ini, pemahaman yang baik mengenai karakteristik
kondisi pembentukan dari suatu endapan mineral sangat dibutuhkan.
Karakteristik tersebut erat kaitan dengan larutan hidrotermal. Dari kehadiran
mineral-mineral alterasi dalam suatu batuan dapat menjelaskan pembentukan,
geometri, dan karakteristik suatu endapan serta keekonomisan suatu endapan.
Selain itu, perkembangan ilmu teknologi dewasa ini sangat cepat
sehingga program pendidikan dituntut untuk selalu dapat menyesuaikan diri
menghadapi tantangan tersebut. Untuk dapat

menjawab semua tantangan

PROPOSAL TUGAS AKHIR


PROGRAM STUDI TEKNIK GEOLOGI
FAKULTAS SAINS DAN TEKNIK UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
Jl. Mayjen Sungkono Km. 5, Kalimanah Purbalingga 53371
Telp/fax (0281) 6596700

tersebut pada kurikulum tahun 2013 Program Studi Teknik Geologi, Jurusan
Teknik, Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Jenderal Soedirman,
Purwokerto mewajibkan setiap mahasiswa untuk mengambil tugas akhir
dengan melakukan suatu studi khusus tertentu untuk dapat memperoleh gelar
sarjana program pendidikan strata satu dalam bidang geologi.
Penulis berminat pada penulisan tugas akhir dalam bidang sumber daya
mineral dan tertarik untuk melakukan studi mengenai alterasi dan proses
mineralisasi yang terjadi pada daerah penelitian berdasarkan uji geologi sumur
pemboran. Studi ini diharapkan dapat memberikan informasi geologi yang
lebih detail sebelum dilakukan tahapan eksplorasi selanjutnya pada daerah
penelitian. Dalam mengumpulkan bahan untuk penulisan tugas akhir nantinya,
penulis juga berharap dan termotivasi untuk mengembangkan diri terhadap
kemajuan teknologi dewasa ini. Penulis sangat berharap dengan motivasi
tersebut dapat dijadikan jembatan antara dunia pendidikan (institusi
pendidikan) dengan dunia indusri.
II.

ALTERNATIF JUDUL PENELITIAN


Pada usulan penelitian tugas akhir mahasiswa ini, penulis mengajukan

sebuah topik usulan penelitian seperti tersebut diatas yang mencakup tentang:
Studi Alterasi dan Mineralisasi Berdasarkan Uji Geologi Sumur
Pemboran Daerah X
(*) catatan: Jika usulan judul penelitian tugas akhir di atas tidak sesuai dengan
persetujuan PT. ANTAM Tbk, maka kami menyesuaikan judul yang telah ditentukan
atau disesuaikan dengan persetujuan PT. ANTAM Tbk.

III.

MAKSUD DAN TUJUAN PENELITIAN


Penelitian ini dilakukan sebagai salah satu syarat kelulusan tingkat

sarjana Strata-1 pada Program Studi Teknik Geologi, Jurusan Teknik, Fakultas
Sains dan Teknik, Universitas Jenderal Soedirman.
Tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut:

PROPOSAL TUGAS AKHIR


PROGRAM STUDI TEKNIK GEOLOGI
FAKULTAS SAINS DAN TEKNIK UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
Jl. Mayjen Sungkono Km. 5, Kalimanah Purbalingga 53371
Telp/fax (0281) 6596700

Menganalisis inti bor untuk mengetahui tipe ubahan hidrotermal yang

terbentuk di daerah penelitian,


Menganalisis data untuk mengetahui proses mineralisasi dan tipe

mineralisasi yang terdapat di daerah penelitian, dan


Menganalisis hubungan antara zonasi alterasi yang terbentuk di daerah
penelitian dengan mineralisasi.
Pencapaian tujuan tersebut didasarkan pada analisis megaskopis dan

mikroskopis pada conto inti bor dari beberapa sumur eksplorasi milik PT.
ANTAM Tbk.
IV.

BATASAN MASALAH
Berdasarkan latar belakang yang penulis telah diuraikan sebelumnya,

maka penelitian ini diberi judul Studi Alterasi dan Mineralisasi Berdasarkan
Uji Geologi Sumur Pemboran Daerah X . Masalah yang akan diteliti
adalah hubungan antara alterasi dan proses mineralisasi, berdasarkan analisis
mineral ubahan, mineral bijih dan analisis geokimia.

V.

LOKASI PENELITIAN
Lokasi penelitian tugas akhir menyesuaikan dengan daerah eksplorasi

PT. Aneka Tambang Tbk. yang memungkinkan dilakukannya penelitian tugas


akhir.
VI.

METODOLOGI PENELITIAN
Tahapan penelitian yang dilakukan terdiri dari empat tahapan (Gambar

1) yaitu:
1. Tahapan pertama merupakan tahapan persiapan yang dilakukan dengan
cara melakukan studi literatur daerah penelitian dari para peneliti terdahulu
dan studi pustaka yang berkaitan dengan topik penelitian.
2. Tahapan kedua berupa pengumpulan data yang dilakukan setelah tahapan
persiapan berupa:

PROPOSAL TUGAS AKHIR


PROGRAM STUDI TEKNIK GEOLOGI
FAKULTAS SAINS DAN TEKNIK UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
Jl. Mayjen Sungkono Km. 5, Kalimanah Purbalingga 53371
Telp/fax (0281) 6596700

Pengamatan inti bor secara megakopis untuk menentukan jenis


litologi, alterasi yang terjadi, mineralisasi dan struktur yang
terekam. Pengamatan dilakukan dengan peralatan berupa lup, paku
baja, magnet, HCl, air, kamera dan busur derajat. Hasil pengamatan

kemudian akan ditampilkan dalam bentuk kolom inti bor.


Pengamatan sayatan tipis dilakukan secara mikroskopis dengan
menggunakan mikroskop polarisasi. Pengamatan sayatan tipis ini
diharapkan dapat memperjelas jenis-jenis mineral yang ada baik
berupa mineral primer maupun mineral ubahan, mineralisasi, dan

jenis litologi.
Pengamatan sayatan poles dilakukan dengan menggunakan
mikroskop bijih. Pengamatan ini diharapkan dapat memperjelas

tentang jenis dan paragenesa mineral bijih.


Analisis PIMA (Portable Infrared Mineral Analyzer) atau XRD (XRay Diffraction) dilakukan untuk mengetahui jenis kandungan
kelompok mineral lempung dan mineral-mineral yang mengandung
gugus OH-. Hasil pengambilan data akan berupa grafik reflektasi

inframerah dengan panjang gelombang inframerah. Grafik tersebut


akan dikorelasikan dengan jenis mineral. Dari hasil korelasi
tersebut, diharapkan jenis mineral ubahan yang cukup halus dapat

teridentifikasi.
Analisis AAS (Atomic Absorption Spectroscopy) dilakukan untuk
unsur Cu, Pb, Zn, Ag, Au, As, dan Sb, serta beberapa kadar unsur
logam lain jika memungkinkan. Data kemudian di analisis untuk

menentukan harga ambang dan asosiasi unsur yang digunakan


untuk membantu menentukan tipe mineralisasi yang terbentuk di

daerah penelitian.
Analisis inklusi fluida dilakukan untuk mengetahui genesa dari

mineralisasi yang terjadi di daerah penelitian


3. Tahapan ketiga berupa pengolahan data dalam hal ini meliputi interpretasi
seluruh data menjadi sebuah kesatuan yang saling berkorelasi. Data
tersebut berupa data pengamatan inti bor secara megakopis diolah dalam

PROPOSAL TUGAS AKHIR


PROGRAM STUDI TEKNIK GEOLOGI
FAKULTAS SAINS DAN TEKNIK UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
Jl. Mayjen Sungkono Km. 5, Kalimanah Purbalingga 53371
Telp/fax (0281) 6596700

bentuk kolom inti bor yang berisi litologi, alterasi, mineralisasi dan
struktur. Selanjutnya data pengamatan inti bor tersebut dipadukan dengan
hasil pengamatan petrografi, mineragrafi, inklusi fluida, dan PIMA/XRD,
sehingga tipe alterasi atau ubahan hidrotermal yang terdapat di daerah
penelitian dapat diketahui. Data AAS dilakukan untuk menentukan
asosiasi unsur, sehingga tipe mineralisasi dapat diketahui dan mengevalusi
kehadiran unsur-unsur logam dalam proses mineralisasi.
4. Tahapan keempat berupa penulisan laporan yang merupakan tahap akhir
yang merupakan keseluruhan akhir hasil studi literatur, analisis data dan
pengolahan data.
TAHAPAN PERSIAPAN
Studi Literatur Daerah Penelitian
Studi Literatur (text book)
TAHAPAN PENGAMBILAN DATA
Data Inti Bor (core)
Analisis Megaskopis
mencakup: litologi,
alterasi, mineralisasi,
dan struktur

Pengujian dan
Pengukuran
PIMA / XRD

Geokimia (Cu, Pb,


Zn, Ag, Au, As, Sb,
dll): harga ambang
dan asosiasi unsur

Petrografi dan
Mineragrafi

Inklusi
Fluida

TAHAPAN PENGOLAHAN DATA DAN INTERPRETASI


TAHAPAN PENULISAN
Gambar 1. Diagram Alir Tahapan Penelitian
VII.

HASIL YANG DIHARAPKAN


Dengan selesainya pelaksanaan kegiatan penelitian ini, maka hasil

(output) yang diharapkan, antara lain:

Tersedianya data dan informasi geologi yang lebih detail dari conto inti
pemboran dan analisis yang menunjang untuk dilakukannya proses
eksplorasi lanjut.

PROPOSAL TUGAS AKHIR


PROGRAM STUDI TEKNIK GEOLOGI
FAKULTAS SAINS DAN TEKNIK UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
Jl. Mayjen Sungkono Km. 5, Kalimanah Purbalingga 53371
Telp/fax (0281) 6596700

Diketahui karakter mineralisasi dari hasil pengamatan conto inti

pemboran.
Diketahui hubungan tipe alterasi hidrotermal dan mineralisasinya dari

hasil analisa petrografi dan analisa mineragrafinya.


Diketahui kandungan unsur logam yang terkandung dalam inti bor.
Diketahui karakter fluida hidrotermal dari hasil analisa inklusi fluida

(microthermometry).
Dapat disimpulkan

genetis

mineralisasi

berdasarkan

faktor-faktor

pengontrolnya.
VIII. MANFAAT PENELITIAN
Hasil penelitian tugas akhir ini diharapkan bermanfaat bagi perusahaan,
mahasiswa

yang

melakukan

penelitian

dan

pihak-pihak

lain

yang

berkepentingan terhadap laporan tugas akhir ini.


Manfaat bagi Perusaahan:

Tersedianya data-data hasil analisa mineralisasi dan alterasi

hidrotermal dari daerah penelitian.


Pemahaman tentang genetis mineralisasi yang dapat digunakan
sebagai bahan pertimbangan perencanaan pengembangan eksplorasi
berikutnya.

Manfaat bagi mahasiswa:


Dapat mengetahui dan memahami genetis mineralisasi berdasarkan
faktor-faktor pengontrolnya.
Dapat mengaplikasikan pengetahuan yang didapatkan dibangku kuliah
kedalam dunia kerja dan mengetahui kondisi nyata dunia kerja
pertambangan.
Dapat menyelesaikan kurikulum Program Studi Teknik Geologi,
Jurusan Teknik, Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Jenderal
Soedirman dan mendapatkan gelar kesarjanaan program pendidikan
strata satu (S1).
IX.
DASAR TEORI
IX.1. Alterasi dan Mineralisasi
Bateman (1960), menyatakan bahwa larutan hidrotermal adalah suatu
cairan atau fluida yang panas, kemudian bergerak naik ke atas dengan
8

PROPOSAL TUGAS AKHIR


PROGRAM STUDI TEKNIK GEOLOGI
FAKULTAS SAINS DAN TEKNIK UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
Jl. Mayjen Sungkono Km. 5, Kalimanah Purbalingga 53371
Telp/fax (0281) 6596700

membawa komponen-komponen mineral logam, fluida ini merupakan larutan


sisa yang dihasilkan pada proses pembekuan magma.
Alterasi dan mineralisasi adalah suatu bentuk perubahan komposisi pada
batuan baik itu kimia, fisika ataupun mineralogi sebagai akibat pengaruh
cairan hidrotermal pada batuan, perubahan yang terjadi dapat berupa
rekristalisasi, penambahan mineral baru, larutnya mineral yang telah ada,
penyusunan kembali komponen kimia-nya atau perubahan sifat fisik seperti
permeabilitas dan porositas batuan ( Pirajno,1992).
Alterasi dan mineralisasi bisa juga termasuk dalam proses pergantian
unsur-unsur tertentu dari mineral yang ada pada batuan dinding digantikan
oleh unsur lain yang berasal dari larutan hidrotermal sehingga menjadi lebih
stabil. Proses ini berlangsung dengan cara pertukaran ion dan tidak melalui
proses pelarutan total, artinya tidak semua unsur penyusun mineral yang
digantikan melainkan hanya unsur-unsur tertentu saja.
IX.2. Pengamatan Petrografi
Pengamatan petrografi menggunakan analisis sayatan tipis untuk
menentukan sifat fisik suatu mineral yang belum teramati jelas dalam
pengamatan megaskopis. Dalam studi alterasi, analisis petrografi pada
prinsipnya dilakukan untuk mengidentifikasi kehadiran mineral ubahan pada
batuan berdasarkan sifat optic dari mineral tersebut. Analisis petrografi selain
dilakukan untuk mengenali keberadaan mineral alterasi, juga dilakukan untuk
mengamati tekstur-tekstur alterasi tertentu, seperti tekstur penggantian
(replacement) atau tekstur pengisian (vug filling). Informasi tekstur khas
dalam alterasi tersebut sangat diperlukan untuk melakukan paragenesa mineral
ubahan dan indikasi terjadinya overprinting.
IX.3. Pengamatan Mineragrafi
Suatu batuan merupakan kumpulan dari mineral-mineral yang terdiri
atas mineral logam dan mineral non logam. Pengamatan mineragrafi
dilakukan untuk mengetahui jenis mineral logam dan hubungan antara mineral
logam tersebut dengan mengamati tekstur mineral bijih tersebut. Pengamatan
mineral bijih ini menggunakan sayatan poles dan mikroskop bijih.

PROPOSAL TUGAS AKHIR


PROGRAM STUDI TEKNIK GEOLOGI
FAKULTAS SAINS DAN TEKNIK UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
Jl. Mayjen Sungkono Km. 5, Kalimanah Purbalingga 53371
Telp/fax (0281) 6596700

Identifikasi mineral bijih dilakukan berdasarkan sifat fisik mineral dan


sifat optic dari mineral tersebut (Hadi, 1996). Sifat fisik mineral bijih meliputi
bentuk Kristal, habit, belahan, kembaran dan zoning, sedangkan sifat optic
meliputi warna, refleksi ganda, anisotropisme, dan refleksi dalam (Craig dan
Vaughan, 1981).
IX.4. Atomic Absorption Spectroscopy (AAS)
Atomic Absorption Spectroscopy (AAS) adalah suatu alat yang
digunakan pada metoda analisis yang digunakan untuk penentuan unsur-unsur
logam dan metalloid yang pengukurannya berdasarkan penyerapan cahaya
dengan panjang gelombang tertentu oleh atom logam dalam keadaan bebas.
IX.5. Penentuan Harga Ambang
Nilai ambang adalah nilai yang berada pada perpotongan kelompok
latarbelakang dan kelompok anomali. Nilai harga ambang disuatu area dengan
area yang lain dapat berbeda. Hal ini, dikarenakan oleh konsentrasi unsure
yang berbeda. Penentuan harga ambang memiliki fungsi untuk mengetahui
batas terendah dari suatu populasi anomali. Nilai latarbelakang adalah nilai
rata-rata unsur di Bumi yang normal atau dengan kata lain belum
termineralisasi, sedangkan nilai anomali adalah nilai penyimpangan dari nilai
latarbelakang (Rose dkk., 1979). Pola penyebaran anomali dalam analisis
geokimia memiliki hubungan dengan adanya mineralisasi. Dalam penentuan
harga ambang dapat menggunakan metode diantaranya metode simpangan
baku dan metode kurva probabilitas.
IX.6. Penentuan Asosiasi Unsur
Penentuan asosiasi unsur dilakukan untuk mengetahui korelasi diantara
unsur-unsur yang dianalisis yang akan berimplikasi pada ciri dari tipe
mineralisasi. Metode yang digunakan adalah metode Pearson. Nilai koefisien
Pearson (r) ditentukan dengan rumus berikut (Sinclair, 1987):

10

PROPOSAL TUGAS AKHIR


PROGRAM STUDI TEKNIK GEOLOGI
FAKULTAS SAINS DAN TEKNIK UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
Jl. Mayjen Sungkono Km. 5, Kalimanah Purbalingga 53371
Telp/fax (0281) 6596700

x
y

rxy =

rxy
x
y
n

= koefisien Pearson
= nilai konsentrasi unsure 1
= nilai konsentrasi unsure 2
= jumlah data

x
2
y
}

y 2
n

2
x ( 2)
n
{

xy
n

IX.7. PIMA atau XRD


PIMA atau XRD adalah metode yang digunakan dengan memanfaatkan
pancaran sinar inframerah dalam menganalisis mineral khususnya mineralmineral halus. Material mineral yang dapat dianalisis oleh PIMA adalah
hidroksil (kelompok OH). Begitupun dengan analisis XRD yaitu untuk
mengidentifikasi mineral-mineral yang terdapat pada sampel bubuk batuan
dan lempung, untuk studi alterasi. Disamping iti, untuk tujuan studi
mineralisasi, teknik ini juga digunakan dalam mengidentifikasi kumpulankumpulan mineral bijih dan gangue yang terkandung pada sampel-sampel
mineralisasi (urat dan diseminasi).
IX.8. Inklusi Fluida
Inklusi dikenal sebagai material mikro yang terdapat didalam suatu
mineral, pada umumnya terdapat tiga fasa yaitu fasa padat, cair, maupun gas

11

PROPOSAL TUGAS AKHIR


PROGRAM STUDI TEKNIK GEOLOGI
FAKULTAS SAINS DAN TEKNIK UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
Jl. Mayjen Sungkono Km. 5, Kalimanah Purbalingga 53371
Telp/fax (0281) 6596700

(Roedder, 1974; dalam Yuwono, 1994). Tujuan utama analisis inklusi fluida
(mikrotermometri) adalah untuk menentukan temperatur pembentukan dan
salinitas fluida hidrotermal yang membentuk urat mineralisasi.
X.

ALAT DAN FASILITAS


Untuk mendukung kegiatan penelitian skripsi maka dibutuhkan

beberapa alat pendukung yang diantaranya:

Peta lokasi penelitian.


Peta geologi regional dan peta geologi lokal.
Peta lokasi sumur pemboran yang diteliti.
Sampel inti bor.
Data analisis XRD atau PIMA
Data analisis AAS
Data analisis inklusi fluida (microthermometry).
Data analisis kimia urat-urat mineral.
Seperangkat komputer.
Seperangkat mikroskop.
Literatur yang terkait.
Peralatan lapangan dan laboratorium yang menunjang penelitian tugas
akhir.

Fasilitas:

Akses ke perpustakaan.
Akses ke internet.
Akomodasi, Transportasi dan Konsumsi.
Akses untuk penggandaan data.

XI.

PEMBIMBING
Pembimbing penelitian tugas akhir terdiri dari dua orang, seorang dari

dosen UNSOED, dan seorang dosen dari luar UNSOED. Untuk kelancaran
pelaksanaan penelitian tugas akhir ini mahasiswa berharap mendapatkan
pembimbing lapangan dari PT. ANTAM Tbk.
XII.

RENCANA JADWAL PENELITIAN


Rencana penelitian ini akan disesuaikan dengan jadwal dari perusahaan.
12

PROPOSAL TUGAS AKHIR


PROGRAM STUDI TEKNIK GEOLOGI
FAKULTAS SAINS DAN TEKNIK UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
Jl. Mayjen Sungkono Km. 5, Kalimanah Purbalingga 53371
Telp/fax (0281) 6596700

April 2013
Kegiatan

Maret
2013

Mei 2013

Minggu ke
1

1. pengurusan
administrasi
2. studi pustaka
3. Pengambilan
data & sample
4. Pengujian
sample
5. Pengolahan
data
6. Evaluasi,
presentasi

(*) Catatan: Jadwal dapat disesuaikan dengan kesepakatan dan ketentuan PT.
ANTAM Tbk.
XIII. PENUTUP
Kesempatan yang diberikan pada mahasiswa untuk melakukan
penelitian tugas akhir ini akan dapat membuka wawasan bagi mahasiswa
13

PROPOSAL TUGAS AKHIR


PROGRAM STUDI TEKNIK GEOLOGI
FAKULTAS SAINS DAN TEKNIK UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
Jl. Mayjen Sungkono Km. 5, Kalimanah Purbalingga 53371
Telp/fax (0281) 6596700

geologi untuk lebih memahami pengetahuan yang telah didapatkan di bangku


kuliah dan mengaplikasikannya dalam dunia kerja. Dalam kesempatan ini
mahasiswa akan memanfaatkanya semaksimal mungkin dan selanjutnya hasil
dari penelitian tugas akhir ini dibuat dalam bentuk laporan tugas akhir yang
akan dipertanggungjawabkan dalam bentuk sidang kolokium dan pendadaran
di Universitas Jenderal Soedirman.
Penulis mengucapkan terimakasih atas perhatian yang diberikan
perusahaan dan berharap mendapat kesempatan untuk dapat melakukan
penelitian tugas akhir di PT. Aneka Tambang Tbk.

DAFTAR PUSTAKA
Bateman, A.M., 1960, Economic Mineral Deposits, Third Edition, John Willey &
Sons Inc., Tokyo.
Craig, J.R. dan Vaughan D.J., 1981, Ore Microscopy and Ore Petrography, John
Wiley & Sons Inc., Canada.
Hadi, M.S., 1996, Identifikasi Mineral Bijih secara Mikroskopis, Eksplorium No.
107/XVIII/96, BATAN, Bandung.
Pirajno F., 1992, Hydrotermal Mineral Deposits, Principles and Fundamental
Concepts for The Exploration Geologist, Springer-Verlag, Berlin, Heidelberg,
New York, London, Paris.

14

PROPOSAL TUGAS AKHIR


PROGRAM STUDI TEKNIK GEOLOGI
FAKULTAS SAINS DAN TEKNIK UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
Jl. Mayjen Sungkono Km. 5, Kalimanah Purbalingga 53371
Telp/fax (0281) 6596700

Rose, A.W., Hawkes, H.E., dan Webb, J.S., 1979, Geochemistry in Mineral
Exploration 2nd edition, Academic press Inc., San Diego, California, USA.
Sinclair, A.J., 1987, Statistical Interpretation of Soil Geochemical Data,
Exploration Geochemistry: Design and Interpretation of Soil Surveys, JM
Robertson, ed., Reviews in Economic Geology, Vol. 3, Society of Economic
Geologists, Kanada.
Yuwono, Y.S., 1994, Fluid Inclusion: Suatu Metoda dasar untuk membantu
memahami proses geologi Eksplorasi dengan pendekatan Mikro. Proseding
PIT IAGI XXIII, Jakarta.

LAMPIRAN
1. Surat Pengantar dari Jurusan.

15

PROPOSAL TUGAS AKHIR


PROGRAM STUDI TEKNIK GEOLOGI
FAKULTAS SAINS DAN TEKNIK UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
Jl. Mayjen Sungkono Km. 5, Kalimanah Purbalingga 53371
Telp/fax (0281) 6596700

16