Anda di halaman 1dari 3

ANALISIS RANTAI NILAI

PT Bank Lippo Tbk

1. Primary Activities Lippo Bank:


a. Inbound logistics :
- Pengelolaan likuiditas yang sehat, dengan jumlah kas atau setara kas senilai
Rp.3570 milyar pada akhir tahun 2005, yang terdiri dari kas, giro pada bank
lain dan BI, efek-efek, portfolio Sertifikat Bank Indonesia, dan obligasi.
- Program Anti Pencucian Uang dan Kenali Nasabah Anda (penanganan uang
yang masuk).
b. Operations :
- Pemeliharaan rekening skala besar maupun kecil, kliring, setoran, tarikan
transfer, dls.
- Compliance Group, yang mengawasi jalannya operasi agar sesuai dengan
peraturan dari Bank Indonesia.
- Pemantauan kredit
- Program Anti Pencucian Uang dan Kenali Nasabah Anda.
c. Outbound logistics :
- 400 kantor cabang utama, pembantu, dan kantor kas yang tersebar di 87
kota, 700 unit ATM di 120 kota, 6 Branch Service Center.
- E-Banking : Internet Banking, Mobile Banking, Phone Banking, dengan
layanan setoran online 24 jam.
- Jalur distribusi pelayanan yang seimbang antara jaringan kantor cabang
konvensional.
d. Marketing and sales :

- Tersedianya teller dan information center yang cukup untuk menyampaikan


informasi bagi calon konsumen atau konsumen.
- Strategi periklanan yang gencar ditelevisi dan promosi berupa
penyelenggaraan undian-undian tabungan berhadiah. Selain itu, adanya
Corporate Social Responsibility yang memberikan beasiswa dan bantuan
tenaga pengajar dibidang perbankan di beberapa universitas besar, meskipun
tidak bersifat iklan namun dapat menambah nilai LippoBank dimata
masyarakat.
- Lengkapnya fasilitas dan layanan bank ditambah dengan paket-paket
tabungan yang menarik, serta dimbangi dengan perkembangan teknologi,
merupakan suatu nilai plus tersendiri bagi LippoBank.
- Penawaran suku bunga tabungan yang tinggi.
- Penataan lokasi kantor cabang dan ATM yang strategis, agar dapat berfungsi
lebih efektif sebagai penyedia produk dan layanan perbankan konsumen.
- Produk-produk kredit customer yang inovatif dan kompetitif.
e. Service :
- Layanan setoran, tarikan, kliring, transfer
- Kartu kredit : Lippo Bank VISA and MasterCard Credit Card, Lippo Bank Golf
Card and Lippo Bank Lady Card.
- Perbankan elektronik : Lippo Bank ATM, Lippo Bank Visa Electron Debit Card,
Lippo Bank Visa Electron Distribution Card, e-LippoLink, LippoNetB@nk,
Electronic Draft Captured (EDC).
- Layanan transaksi perbankan : Call Centre 14042, pengiriman uang, Mass
Fund Transfer System (MFTS), Inkaso, Bank Drafts, Bancassurance.
- Produk Treasury : Transaksi Valuta Asing, Transaksi Spot, Transaksi Forward.
- Fasilitas kredit : LippoBank Home Loan, LippoBank Car/Motor Loan, Kredit
Modal Kerja, Kredit Investasi, Kredit Ekspor, Trust Receipt (T/R).
- Bank Garansi : Payment Bond, Tender Bond, Advance Payment Bond,
Performance Bond, Bank Garansi Bapeksta, Bank Garansi Bea Cukai.
- Fasilitas Ekspor-Impor : Letter of Credit (L/C), Negosiasi Wesel Ekspor,
Diskonto Wesel Ekspor, Document against Acceptance Financing (D/A),
Forfeiting, Documentary Collections, Warehouse Receipt Financing, SLBC
(Stand by Letter of Credit).
- Layanan lainnya : LippoBank Travel Center, Safe Deposit Box, Pick up and
Delivery Service, layanan setoran online 24 jam, Call Center.
2. Supported Activities Lippo Bank:
a. Procurement :
- Struktur pendanaan, 75% berasal dari pihak ketiga berupa rekening
tabungan atau giro.
- Dari bunga pemberian kredit dan bunga-bunga lainnya, Obligasi Pemerintah
Republik Indonesia, provisi dan komisi lainnya, dan transaksi mata uang asing.
- Laba dari penjualan surat-surat berharga.
- Saham-saham yang diterbitkan sebagai salah satu media perolehan
modal/kas. Saham-saham ini diperdagangkan di BEJ dan BES.
- Perputaran dari hasil transaksi bulanan yang rata-rata Rp. 530 trilyun.
b. Human Resources Management :
- Adanya Unit Training Human Resources, yang bertanggung jawab atas
pengembangan dan pelaksanaan program-program pengembangan SDM,
diantaranya : Management Development, Information Technology
Development
, Dealer Development, Human Resources Development. (SDM sejumlah
6000an pada 2005).

c. Technological Development :
- Teknologi perbankan yang canggih, memungkinkan layanan pembayaran
elektronik dengan volume transaksi lebih dari Rp. 30 trilyun/bulan.
- Internet Banking, Mobile Banking, Phone Banking, Call Center.
- Migrasi teknologi kartu kredit agar sesuai dengan standar baru Euro Master
Visa (EMV), sehingga keamanan dan fleksibilitas kartu kredit akan bertambah.
- Peningkatan fitur layanan bernilai tambah di ATM.
d. Infrastructure :
- Management Information System, Accounting, Operations, Financial, Human
Resources Department.
- Layanan perbankan elektronik : jaringan ATM dan perbankan yang luas (400
kantor cabang, 700 unit ATM), LippoNetBank, e-LippoLink, fasilitas Call Center.
- Pengalihan Delegated Authority dan Service Strategy dari Kantor Pusat ke
jaringan kantor cabang.
- Pembentukan struktur Credit Service Center dan Branch Service Center,
agar pemberian kredit lebih efisien dan meningkatkan pelayanan dan analisa
bisnis di kantor cabang.
- Infrastruktur yang dikembangkan berdasarkan 4 konsep utama : struktur
jalur pelaporan, bentuk struktur yang datar, struktur hirarki organisasi, dan
struktur Strategic Business Unit.
- Pengawasan Internal : Internal audit Group, Compliance Group, Unit
Pengelolaan Resiko
- Jaringan intranet untuk seluruh kantor cabang.
- Risk Management Charter dan Risk Management Philosophy, yang
ditetapkan oleh Dewan Komisaris sebagai bagian dari infrasruktur pengelolaan
resiko.
- Berbagai komite : Risk Mitigation, Corporate Governance, Risk Management,
Audit, Kredit, Products, Assets and Liabilities, dan Work Group.
- Restucturing and Settlement Group, komite independen dengan unit kerja
khusus penanganan kredit bermasalah.
- Instutional Banking Group dan Asset-Liability Management, Sebagai
pendukung aktivitas LippoBank secara keseluruhan dan aktivitas treasury
pada umumnya.