Anda di halaman 1dari 2

BAB II

PENGOLAHAN DATA
2.1 Metode Thomson
Pengambilan data dilakukan di Sigar Bencah pada aliran irigasi
persawahan warga sekitar. Saluran irigasi tersebut memiliki lebar 65 cm
dan tinggi air 7 cm. Diperoleh hasil sebagai berikut:
Menit ke
h (cm)
1
12
2
14.5
3
14.75
4
15
5
15.2
Berdasarkan data tersebut maka dapat diketahui nilai debit saluran
irigasi tersebut dengan menggunakan rumus
5

Q=1,39 h2
h (cm)
12
14.5
14.75
15
15.2
Rata-rata nilai debit

Q (m3/s)
0.006934
0.011128
0.011614
0.012113
0.012521
0.010862

2.2 Metode Cipolleti


Pengambilan data dilakukan di lokasi yang sama dengan
pengambilan data dengan metode Thomson yaitu di Sigar Bencah pada
aliran irigasi persawahan warga sekitar. Saluran irigasi tersebut memiliki
lebar 65 cm dan tinggi air 7 cm. Diperoleh hasil sebagai berikut:

Menit ke
h (cm)
b (cm)
1
10
3
2
11
4
3
11.5
4.5
4
11.8
4.8
5
12
5
Berdasarkan data tersebut maka dapat diketahui nilai debit saluran
irigasi tersebut dengan menggunakan rumus
3

Q=1,86 h2 b
h (cm)
10

b (cm)
3

Q (m3/s)
0.00176

11

5
0.00271

11.5

4.5

4
0.00326

4.8

4
0.00361

9
0.00386

11.8
12

Rata-rata nilai debit

6
0.00304
6

2.3 Metode Salt Dilution