Anda di halaman 1dari 18

LAPORAN

PRAKTIKUM PEDIATRI
PENILAIAN PERKEMBANGAN ANAK
MENGGUNAKAN DENVER II

OLEH :
1. NAILLA F

(J500080003) 7. KHUBAY A

(J500080069)

2. RAHAJENG N

(J500080032) 8. DENNY S

(J500080074)

3. ANDRE R

(J500080033) 9. MIOS A

(J500080086)

4. YOHANA L

(J500080050) 10. AYU R

(J500080094)

5. RETNO AGENG C

(J500080053) 11. MAULAN S.

(J500080112)

6. ERNI S

(J500080063)

FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
2009

BAB I
PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
Setiap individu akan mengalami proses perkembangan. Proses tersebut
berjalan dengan kodrati dan melalui tahapan-tahapan yang telah ditentukan. Allah
berfirman dalam surat Nuh ayat 14 yang artinya, Padahal Dia sesungguhnya
telah menciptakan kamu dalam beberapa tingkatan kejadian. ( Q.S. 71 : 14 )
(Jalaluddin, 2007).
Menurut Werner (1969) yang dikutip oleh Monks dkk dalam buku psikologi
perkembangan menyatakan bahwa pengertian perkembangan individu menunjuk
pada suatu proses ke arah yang lebih sempurna dan tidak begitu saja diulang
kembali. Perkembangan individu menunjuk pada perubahan yang bersifat tetap
dan tidak dapat diulang kembali (Monks, Dkk., 2004).
Dalam proses perkembangan dikenal adanya irama atau naik turunnya proses
perkembangan. Artinya proses perkembangan manusia itu tidak konstan
terkadang naik terkadang turun. Pada suatau saat individu mengalami
perkembangan yang tenang pada saat lain ia mengalami perkembangan yang
menggoncangkan. (Hendriati, 2006).
Pada saat ini berbagai metode deteksi dini untuk mengetahui gangguan
perkembangan anak telah dibuat. Karena deteksi dini kelainan perkembangan
anak sangat berguna, agar diagnosis dan pemulihannya dapat dilakukan lebih
awal, sehingga tumbuh kembang anak dapat seoptimal mungkin. Untuk
mengetahui penilaian tentang perkembangan anak salah satunya adalah
menggunakan Denver II (Soetjiningsih, 1995).
Untuk

mengetahui

penilaian

perkembangan

anak

lebih

lanjut

dan

melaksanakan tugas praktikum pediatri maka kami membuat laporan praktikum


pediatri yang dikemas cantik dengan judul Penilaian Perkembangan Anak
Menggunakan Denver II.

2. Perumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang yang telah disampaikan di atas, maka penyusun
dapat merumuskan masalah sebagai berikut :
a. Apakah Denver II dapat digunakan untuk mengetahui nilai perkembangan
anak?
b. Bagaimana korelasi dari interprestasi hasil yang dapat diberikan setelah sang
anak melakukan Denver II?
3. Tujuan
Adapun tujuan yang dari Denver II adalah :
a. Mengetahui kelainan perkembangan anak dan hal-hal lain yang merupakan
risiko terjadinya kelainan perkembangan
b. Mengetahui berbagai masalah perkembangan yang memerlukan pengobatan
atau konseling genetik
4. Manfaat
Dengan adanya pembuatan laporan mengenai Penilaian Perkembangan Anak
Menggunakan Denver II. Manfaat yang dapat penyusun rasakan saat adalah:
a. Dapat mengetahui perkembangan personal sosial, motorik halus, bahasa,
dan motorik kasar pada anak mulai umur 1 bulan hingga 6 tahun.
b. Dapat mengetahui peran aktif orang tua dalam proses perkembangan dan
pertumbuhan sang anak

BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
1. Perkembangan
Berdasarkan Hasil Rapat Kerja UKK Pediatri Sosial di Jakarta, Oktober 1986,
yang menyatakan bahwa (Soetjiningsih, 1995):
a. Masa pra-sekolah : usia 1-6 tahun
b. Masa sekolah : usia 6-18/20 tahun
2. Tahapan Perkembangan
a. Saat bayi berumur 1 bulan
Bayi dapat melakukan gerakan-gerakan yang merupakan refleks, seperti
membuka mulut, mencari puting susu, menghisap, dan menelan.
b. Saat bayi berumur 2 bulan
Dapat miring ke kanan dan ke kiri, dapat membedakan muka dan suara.
Matanya mengikuti gerak benda yang diarahkan ke dia, memegang benda selama
beberapa detik, dan melepaskannya kembali, dapat meminta perhatian dengan
menggerakkan lengan dan kakinya. Dan ia akan menghisap setiap benda yang
dipegangnya.
c. Saat bayi berumur 3 bulan
Ia dapat mengangkat kepala dan tubuhnya jika diletakkan dalam posisi
tengkurap. Memegang mainan, melihat ke sana-kemari, dan mencoba mencari
suara atau musik jika mendengarnya, duduk dalam beberapa waktu jika ditunjang.
d. Saat bayi berumur 4 bulan
Ia sudah dapat memegang benda dan menggeser tubuhnya. Memasukkan
benda dalam mulutnya. Jika diangkat dalam posisi berdiri akan menginjak dengan
kedua kakinya.
e. Saat bayi berumur 5 bulan
Ia akan berhenti menangis jika mendengar suara ibunya, menangis jika
mainannya diambil. Dapat memindahkan benda dari tangan yang satu ke tangan
lainnya. Ia meniru gerakan orang lain yang dilihatnya.
f.

Saat bayi berumur 6 bulan

Berbalik dari posisi telentang menjadi posisi tengkupan, bila didudukkan


sempat duduk sendiri tanpa ditunjang.
g. Saat bayi berumur 7 bulan
Mengangkat badannya dengan tangan dan lutut. Menggeser badannya.
Membawa mainan yang ia sukai terus menerus dan marah jika mainannya
diambil. Mencoba untuk berdiri, suka membuat suara dengan mengetuk atau
mengocok benda yang ada dalam genggamannya.
h. Saat bayi berumur 8 bulan
Dapat merangkak, duduk tanpa bantuan, mengangkat badan dengan bantuan
box, atau kursi hingga dalam posisi berdiri. Memegang botol dan minum sendiri.
Mendorong benda yang tidak ia sukai. Mengambil benda-benda kecil, berteriak
memanggil orang lain.
i.

Saat bayi berumur 9 bulan


Ia dapat berdiri untuk sementara saat tangannya dipegangi. Dapat duduk

sendiri dan berputar-putar. Memasukkan jari-jarinya ke dalam lubang. Mengerti


satu dua kata dan bereaksi jika diperintah.
j.

Saat bayi berumur 10 bulan


Dapat duduk sendiri tanpa bantuan. Merangkak dengan baik, naik di kursi,

berjalan dengan bantuan, menirukan suara, senang bermain, memegang kue dan
memakannya. Mengerti yang diperintahkan dan melakukannya, mulai takut
terhadap orang yang tidak dikenal.
k. Saat bayi berumur 11 bulan
Berdiri lama tanpa bantuan. Berjalan jika dipegangi. Mengubah posisi berdiri
menjadi duduk tanpa bantuan, dapat menelan beberapa kali secara berturut-turut.
Menggunakan kedua tangannya secara bersama-sama untuk melakukan fungsi
yang berbeda.
l.

Saat bayi berumur 12 bulan


Banyak berjalan meski langkahnya belum stabil, banyak merangkak, banyak

bermain, memegang pensil dan kapur untuk membuat coret-coretan.


(Behrman et al, 1999).
m. Umur 12-18 bulan

Berjalan dan mengeksplorasi rumah serta sekeliling rumah


Dapat mengatakan 5-10 kata
Memperlihatkan rasa cemburu dan bersaing
Menyusun 2 atau 3 kotak
n. Umur 18-24 bulan
Naik turun tangga

Menyusun 6 kotak

Menunjuk mata dan

Menyusun 2 kata

hidung
Menggambar garis

Belajar makan sendiri


Mulai mengontrol BAB dan BAK

dikertas atau pasir


o. Umur 2-3 tahun
Belajar meloncat,

Membuat jembatan 3 kotak

meloncat dengan 1 kaki, Mampu menyusun kalimat


memanjat
Mempergunakan kata-

Menggambar lingkaran
Bermain bersama anak lain dan

kata saya, bertanya,

menyadari adanya lingkungan lain

mengerti kata-kata yang

di luar keluarganya

ditunjukkan kepadanya
p. Umur 3-4 tahun
Dapat berjalan

Mendengarkan cerita-cerita

Mengenal warna

Menunjukanrasa sayang

Bicara dengan baik


q. Umur 4-5 tahun
Melompat dan menari
Berhitung dengan jari
Menyebut hari dalam
seminggu
r. Umur 6 tahun

Memprotes bila dilarang apa yang


diinginkan
Menaruh minat pada aktivitas
orang dewasa

Umur 6 tahun sudah mulai memasuki usia sekolah masa anak sekolah, belajar
ketangkasan untuk pembentukan sikap yang sehat terhadap diri sendiri sebagai
organisme yang sedang tumbuh, belajar bergaul, bersahabat dengan anak-anak

sebaya, mengembangkan dasar-dasar kecakapan membaca, menulis dan


berhitung, (Hendriati, 2006).
3. Denver II
a. Pengertian
Denver II adalah revisi utama dari standardisasi ulang dari Denver
Development Screening Test (DDST) dan Revisied Denver Developmental
Screening Test (DENVER II-R). Adalah salah satu dari metode skrining terhadap
kelainan perkembangan anak. Tes ini bukan tes diagnostik atau tes IQ. Waktu
yang dibutuhkan 15-20 menit.
b. Aspek Perkembangan Yang Dinilai Yang
a). Personal Social (Perilaku Sosial)
Aspek yang berhubungan dengan kemampuan :
1. Kemandirian,
2. Bersosialisasi, dan
3. Berinteraksi dengan lingkungannya
b). Fine Motor Adaptive (Gerak Motoris Halus)
Aspek yang berhubungan dengan kemampuan anak untuk :
1. melakukan gerakan yang melibatkan bagian-bagian tubuh tertentu dan
dilakukan otot-otot kecil, dan
2. memerlukan koordinasi yang cermat
c). Language (Bahasa)
Kemampuan untuk memberikan respons terhadap :
1.

suara / mendengar,

2.

mengikuti perintah, dan

3.

berbicara spontan

d). Gross Motor (Gerak Motoris Kasar)


Aspek yang berhubungan dengan :
1.

pergerakan, dan

2.

sikap tubuh

b. Alat yang Digunakan

a). Alat Peraga


1. Benang wol

6. Pakaian

2. Kismis/manik-manik

7. Buku gambar/kertas

3. Peralatan makan

8. Pensil

4. Peralatan gosok gigi

9. Kubus berwarna

5. Kartu/permainan ular tangga

10. kertas warna (tergantung usia


kronologis anak saat diperiksa)

b). Lembar Formulir Denver II


c). Buku Petunjuk / Buku Kerja
c. Prosedur Pelaksanaan Denver II
a). Tahap pertama, secara periodik dilakukan pada semua anak yang berusia:
1. 3-6 bulan

4. 3 tahun

2. 9-12 bulan

5. 4 tahun

3. 18-24 bulan

6. 5 tahun

b). Tahap kedua: dilakukan pada mereka yang dicurigai adanya hambatan
perkembangan pada tahap pertama. Kemudian dilanjutkan dengan evaluasi
diagnostik yang lengkap.
d. Assessment / Penilaian
a) Jika Lulus (Passed = P),
b) gagal (Fail = F), ataukah
c) anak tidak mendapat kesempatan melakukan tugas (No Opportunity = NO).
e. Cara Pemeriksaan Denver II
a). Tetapkan umur kronologis anak, tanyakan tanggal lahir anak yang akan
diperiksa. Gunakan patokan 30 hari untuk satu bulan dan 12 bulan untuk satu
tahun.
b). Jika dalam perhitungan umur kurang dari 15 hari dibulatkan ke bawah, jika
sama dengan atau lebih dari 15 hari dibulatkan ke atas.
c). Tarik garis berdasarkan umur kronologis yang memotong garis horisontal
tugas perkembangan pada formulir Denver II. Setelah itu dihitung pada
masing-masing sektor, berapa yang P dan berapa yang F.

d). Berdasarkan pedoman, hasil tes diklasifikasikan dalam: Normal, Abnormal,


Meragukan dan tidak dapat dites
1. Abnormal
1). Bila didapatkan 2 atau lebih keterlambatan, pada 2 sektor atau lebih
2). Bila dalam 1 sektor atau lebih didapatkan 2 atau lebih keterlambatan Plus 1
sektor atau lebih dengan 1 keterlambatan dan pada sektor yang sama
tersebut tidak ada yang lulus pada kotak yang berpotongan dengan garis
vertikal usia .
2. Meragukan
1). Bila pada 1 sektor didapatkan 2 keterlambatan atau lebih
2). Bila pada 1 sektor atau lebih didapatkan 1 keterlambatan dan pada sektor
yang sama tidak ada yang lulus pada kotak yang berpotongan dengan garis
vertikal usia.
3. Tidak dapat di Tes
Apabila terjadi penolakan yang menyebabkan hasil tes menjadi abnormal
atau meragukan.
4. Normal
Semua yang tidak tercantum dalam kriteria di atas.
f. Catatan Khusus
Pada anak-anak yang lahir prematur, usia disesuaikan hanya sampai anak
usia 2 tahun.
g. Interpretasi Nilai Denver II
a). Advanced
Melewati pokok secara lengkap ke kanan dari garis usia kronologis (dilewati
pada kurang dari 25% anak pada usia lebih besar dari anak tersebut)
b). OK
Melewati, gagal, atau menolak pokok yang dipotong berdasarkan garis usia
antara persentil ke-25 dan ke-75
c). Caution
Gagal atau menolak pokok yang dipotong berdasarkan garis usia kronologis di
atas atau diantara persentil ke-75 dan ke-90

d). Delay
Gagal pada suatu pokok secara menyeluruh ke arah kiri garis usia kronologis;
penolakan ke kiri garis usia juga dapat dianggap sebagai kelambatan, karena
alasan untuk menolak mungkin adalah ketidakmampuan untuk melakukan tugas
tertentu
h. Interpretasi Tes
a). Normal
Tidak ada kelambatan dan maksimum dari satu kewaspadaan
b). Suspect
Satu atau lebih kelambatan dan/ atau dua atau lebih banyak kewaspadaan
c). Untestable
Penolakan pada satu atau lebih pokok dengan lengkap ke kiri garis usia atau
pada lebih dari satu pokok titik potong berdasarkan garis usia pada area 75%
sampai 90%
1. Rekomendasi untuk rujukan tes Suspect dan Untestable:
2. Skrining ulang pada 1 sampai 2 minggu untuk mengesampingkan faktor
temporer
(Soetjiningsih, 1995).

BAB III
PEMBAHASAN
1. Hasil Denver II
a. Identitas probandus
Dalam melakukan praktikum pediatric ini, kami menggunakan 2 probandus
dengan usia yang berbeda.
a). Probandus 1
1). Nama

: Chikal Ayu Hutomo

2). Jenis kelamin

: Perempuan

3). Tempat/tanggal lahir

: Surakarta, 4 Januari 2004

4). Berat badan

: 15 kg

5). Tinggi badan

: 130 cm

6). Alamat

: Penumping, Surakarta

7). Nama ibu

: Sri Wahyuni

8). Pekerjaan ibu

: Wiraswasta

9). Pendidikan ibu

: SMA

b). Probandus 2
1).

Nama

: Ahmad Ridho Anggoro

2).

Jenis kelamin

: Laki-laki

3).

Tempat/tanggal lahir

: Jepara, 16 Juli 2006

4).

Berat badan

: 12.5 kg

5).

Tinggi badan

: 86 cm

6). Alamat
7). Nama ibu

: Penumping, Surakarta
: Istiana

8). Pekerjaan ibu


9). Pendidikan

: Ibu rumah tangga


: SMA

b. Hasil praktikum
Hasil Denver II yang diperoleh dari probandus, adalah sebagai berikut:
1. Probandus 1 (Chikal A. H.)
Menurut keterangan dari sang ibu, sang anak lahir secara normal, tidak
prematur ataupun postmatur, sehingga umur Chikal pada saat ini adalah :
2009-06-01 (saat tes dilakukan)
2004-01-04 (tanggal lahir Chikal)
Umur Chikal saat ini adalah 5 tahun 4 bulan 27 hari, karena 27 hari lebih besar
dari 15, maka dibulatkan ke atas sehingga umur Chikal adalah 5 tahun 5 bulan.
Kemudian garis umur ditarik vertikal pada formulir Denver II yang memotong
kotak-kotak tugas perkembangan pada ke-4 sektor. Tugas-tugas yang dilakukan
Chikal adalah yang memotong garis vertikal umur Chikal dimulai dari 2 bulan
sebelum dan sesudah umur Chikal.
Tugas

Sektor

bagiannya
Mencontoh dan ditunjukkan
Memilih garis yang lebih
panjang
Mengartikan 7 kata
Berlawanan 2
Menghitung 5 kubus
Mengetahui 3 kata sifat
Mengartikan 5 kata
Berdiri 1 kaki
Berjalan tumit ke jari kaki
Berdiri 1 kaki 5 detik
Berdiri 1 kaki 4 detik

Personal sosial
Motorik halus

dan

Bahasa

orang

Motorik kasar

Mencontoh
Menggambar

Lama

Ketakutan

sekeliling
2
3
V

1
V

P
P
P
P
P
P
P
P

V
V
V
V
V
V
V
V

V
V
V
V
V
V
V
V

V
V
V
V
V
V
V
V

V
V
V
V
V
V
V

1
Mengambil makan
Gosok gigi tanpa bantuan

Tertarik

Patuh

Ket
P
P

3
V

perhatian
2
3
V

Ket : Jika P = lulus, F = tidak lulus


Untuk pertumbuhan Chikal, anak yang berumur 5 tahun 5 bulan, yang
memiliki berat badan 15 kg dan tinggi 130 cm termasuk dalam rentang berat
badan dan tinggi badan normal.

Dengan melihat hasil dari Denver II yang telah dilakukan, interprestasi hasil
yang dapat diberikan adalah normal karena semua yang tidak tercantum dalam
kriteria hasil tes abnormal, meragukan, ataupun tidak dapat dites.
Interprestasi nilai Denver II, Chikal termasuk anak yang advanced karena
melewati pokok secara lengkap ke kanan dari garis usia kronologis (dilewati pada
kurang dari 25% anak pada usia lebih besar dari anak tersebut).
2. Probandus 2 (Ahmad R. A.)
Menurut keterangan ibu, anaknya lahir normal, tidak prematur ataupun
postmatur, sehingga umur Ahmad pada saat ini adalah :
2009-06-01 (saat tes dilakukan)
2006-07-16 (tanggal lahir Ahmad)
Umur Ahmad saat ini adalah 2 tahun 10 bulan 15 hari, karena lebih dari sama
dengan 15 hari, maka dibulatkan ke atas sehingga umur Ahmad adalah 2 tahun 11
bulan. Kemudian garis umur ditarik vertikal pada formulir Denver II yang
memotong kotak-kotak tugas perkembangan pada ke-4 sektor mulai dari umur 2
bulan sebelum dan berakhir 2 bulan setelah umur Ahmad.
Tugas

Sektor

panjang
Mencontoh
Menggoyangkan ibu jari
Menara dari kubus
Meniru garis vertikal
Mengetahui 3 kata sifat
Mengartikan 5 kata
Menyebut 4 warna
Mengerti 4 kata depan
Bicara semua dimengerti
Mengetahui 4 kegiatan
Kegunaan 3 benda
Menghitung 1 kubus
Kegunaan 2 benda
Menyebut 1 warna
Mengerti 2 kata sifat
Mengetahui 2 kegiatan

Bahasa Motorik halus

Memakai t-shirt
Menyebut nama teman
Cuci dan mengeringkan tangan
Gosok gigi dengan bantuan
Memilih garis yang lebih

Personal sosial

1
Mengambil makan
Gosok gigi tanpa bantuan
Bermain ular tangga/kartu
Berpakaian tanpa bantuan

P
P
P

V
V

sekeliling
2
3
V
V
V
V

1
V
V
V

V
V
V
V
V
V
V
V
V
V
V
V
V
V
V
V

V
V
V
V
V
V
V
V
V
V
V
V
V
V
V
V

V
V
V
V
V
V
V
V
V
V
V
V
V
V

perhatian
2
3
V

V
V
V

V
V

Lama

Ketakutan

V
V
V
V

P
P
P
P
P
P
P
P
P
P
P
P
P
P
P
P
P

2
V

P
P
P
P
P

Tertarik

Patuh

Ket

V
V
V
V
V
V
V
V
V
V
V
V
V
V
V
V
V
V
V
V

Motorik kasar

Menyebut 4 gambar
Bicara dengan dimengerti
Berdiri 1 kaki 3 detik
Melompat dengan 1 kaki
Berdiri 1 kaki 1 detik
Lompat jauh

P
P
P
P
P

V
V
V
V
V

V
V
V
V
V

V
V
V
V
V

V
V
V
V
V

Ket : Jika P = lulus, F = tidak lulus


Untuk pertumbuhan Ahmad, anak yang berumur 2 tahun 11 bulan, yang
memiliki berat badan 12.5 kg dan tinggi 86 cm termasuk dalam rentang berat
badan dan tinggi badan normal.
Dengan melihat hasil dari Denver II yang telah dilakukan, interprestasi hasil
yang dapat diberikan adalah normal karena semua yang tidak tercantum dalam
kriteria hasil tes abnormal, meragukan, ataupun tidak dapat dites.
Interprestasi nilai Denver II, hasil yang diperoleh Ahmad sama dengan Chikal
yaitu termasuk anak yang advanced karena melewati pokok secara lengkap ke
kanan dari garis usia kronologis (dilewati pada kurang dari 25% anak pada usia
lebih besar dari anak tersebut).

BAB IV
KESIMPULAN
Dari praktikum yang telah dilakukan didapatkan kesimpulan bahwa :
a. Dari interprestasi hasil Denver II pada anak yang berumur 5 tahun 5 bulan dan
2 tahun 11 bulan diperoleh bahwa kedua anak tersebut tidak mengalamali

keterlambatan pertumbuhan karena semua yang tidak tercantum dalam kriteria


hasil tes abnormal, meragukan, ataupun tidak dapat dites
b. Dari praktikum Denver II yang telah dilakukan, sesuai dengan interprestasi
nilai Denver II diperoleh bahwa Chikal yang berumur 5 tahun 5 bulan dan
Ahmad yang berumur 2 tahun 11 bulan memberikan hasil yang advanced
karena melewati pokok secara lengkap ke kanan dari garis usia kronologis
(dilewati pada kurang dari 25% anak pada usia lebih besar dari anak tersebut).
c. Pertumbuhan

mempunyai

dampak

terhadap

aspek

fisik

sedangkan

perkembangan berdampak pada pematangan fungsi organ suatu individu


d. Faktor genetic merupakan modal dasar dalam mencapai hasil akhir proses
tumbuh kembang anak
e. Stimulasi merupakan hal yang paling penting dalam tumbuh kembang anak.
Anak yang mendapat stimulasi terarah dari orangtua akan lebih cepat
berkembang dibandingkan dengan anak yang kurang atau tidak mendapat
stimulasi.

DAFTAR PUSTAKA
Berhrman, R. E. 1999. Ilmu Kesehatan Anak. Volume 1. Edisi 15. Jakarta,
Penerbit Buku Kedokteran EGC, pp 47

Hendriati , Agustiani.

2006. Psykologi Perkembangan Pendekatan Ekologi

Kaitannya Dengan Konsep Diri dan Penyesuaian Diri Pada Remaja.


Bandung, Refika Aditama, pp. 93-101
Jalaluddin, H. 2007. Psikologi Agama. Jakarta, PT. Raja Grafindo Persada, pp.
75.
Monks, F. J. Dkk. 2002. Psikologi Perkembangan. Yogyakarta, Gadjah Mada
University Press, pp. 143-5
Soetjiningsih. 1995. Tumbuh Kembang Anak. Edisi I. Jakarta, Penerbit Buku
Kedokteran EGC, pp.1-63

DAFTAR LAMPIRAN
i. Lampiran 1 : Lembar Denver II
ii. Lampiran 2 : Dokumentasi praktikum

Lampiran 2 : Dokumentasi Praktikum