Anda di halaman 1dari 16

TUGAS AKHIR

ANALISA RANCANGAN REPLACEMENT PERALATAN SISTEM


PROTEKSI JARINGAN TEKNIK UTARA DI BANDARA SOEKARNOHATTA
Diajukan guna melengkapi sebagian syarat
dalam mencapai gelar Sarjana Strata Satu (S1)

Disusun Oleh :

Nama

: Restu Wahyu Pambudi

NIM

: 41411110014

Program Studi

: Teknik Elektro

PROGRAM STUDI TEKNIK ELEKTRO


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS MERCUBUANA
JAKARTA
2012

LEMBAR PERNYATAAN

Yang bertanda tangan di bawah ini,


Nama

: Restu Wahyu Pambudi

N.I.M

: 41411110014

Jurusan

: Teknik Elektro

Fakultas

: Teknik

Judul Skripsi : Analisa Rancangan Replacement Peralatan


Sistem Proteksi Jaringan Teknik Utara di
Bandara Soekarno-Hatta
Dengan ini menyatakan bahwa hasil penulisan Skripsi yang telah saya buat ini
merupakan hasil karya sendiri dan benar keasliannya. Apabila ternyata di kemudian
hari penulisan Skripsi ini merupakan hasil plagiat atau penjiplakan terhadap karya
orang lain, maka saya bersedia mempertanggungjawabkan sekaligus bersedia
menerima sanksi berdasarkan aturan tata tertib di Universitas Mercu Buana.
Demikian, pernyataan ini saya buat dalam keadaan sadar dan tidak
dipaksakan.
Penulis,

( Restu Wahyu Pambudi )

II

LEMBAR PENGESAHAN

Analisa Rancangan Replacement Peralatan Sistem Proteksi Jaringan Teknik Utara di


Bandara Soekarno-Hatta

Disusun Oleh :
Nama

: Restu Wahyu Pambudi

N.I.M

: 41411110014

Jurusan

: Teknik Elektro

Pembimbing,

( Ir. Badaruddin,MT )

Mengetahui,
Koordinator Tugas Akhir / Ketua Program Studi

( Yudhi Gunardi, ST, MT )

III

ABSTRAK

Analisa Rancangan Replacement Peralatan Sistem Proteksi Jaringan Teknik Utara


di Bandara Soekarno-Hatta

Sistem proteksi/pengaman suatu tenaga listrik yang membentuk suatu pola


pengaman tidaklah hanya relay pengaman saja tetapi juga Current Transformer
[CT] dan Voltage Transformer [VT] yang merupakan perangkat instrumen pada
relay pengaman, sumber daya DC merupakan sumber untuk mengoperasikan relay
pengaman dan pemutus tenaga PMT/CB yang akan menerima perintah akhir dari
relay pengaman.. Relay proteksi dapat merasakan adanya gangguan pada peralatan
yang diamankan dengan mengukur atau membandingkan besaran-besaran yang
diterimanya, misalnya arus, tegangan, daya, sudut fasa, frekuensi, impedansi dan
sebagainya, dengan besaran yang telah ditentukan, kemudian mengambil keputusan
untuk seketika ataupun dengan perlambatan waktu membuka pemutus tenaga.
Maksud dari pekerjaan sesuai judul pekerjaan tersebut diatas mengganti

rele

proteksi Differential dan rele proteksi overload , short circuit serta rele hubung
singkat ke tanah, rele yang akan dipasang harus mudah dicari dipasaran dan handal
serta untuk mengamankan kabel penyulang dan meningkatkan kehandalan dari
Gardu-gardu Jaringan Teknik Utara ke Main Power Station di Bandara SoekarnoHatta. Langkah penyusunan tugas akhir ini adalah observasi, studi pustaka,
perancangan dan uji kinerja. Hasil rancangan dan analisa perhitungan dari Arus
lebih dan Arus short circuit pada setiap titik yang akan terpasang proteksi GRL 150,
dimana dari data tersebut akan digunakan sebagai dasar perhitungan dalam
menentukkan setting arus defferensial DIFI1 dan DIFI2, sehingga dalam melakukan
replacement peralatan proteksi deferensial DLC3 ke GRL 150 didapatkan setting
yang tepat seperti:

IV

Lokasi
MCS
MSA
T7
MSB
MSA
T8
MSB
MSA
T9
MSB
MSA
T10
MSB
MCR

CT Ratio DIFI 1 Setting ( A ) DIFI 1 Setting ( A )


200/5= 40
5.6
6.7
60/5= 12
5.6
22.3
60/5= 12
5.6
22.3
75/5= 15
5.6
17.84
75/5= 15
5.6
17.84
60/5= 12
5.6
22.3
60/5= 12
5.6
22.3
60/5= 12
5.6
22.3
60/5= 12
5.6
22.3
200/5= 40
5.6
6.7

Kata kunci : Rele Proteksi Line Deferensial GRL 150, Current Transformer, Batteray
Sebagai Sumber Tegangan DC, dan Pemutus Tenaga / CB.

ABSTRACT

Analysis of Replacement Equipment Protection System Design Engineering Network


North at Soekarno-Hatta

System protection / safety of a power plant that forms a pattern of not only the
safety but also the safety relay Current Transformer [CT] and Voltage Transformer
[VT] which is the instrument of the safety relay, the source DC power source to
operate the safety relay and circuit breaker PMT / CB who will receive the final
orders of the safety relay .. Protection relays can sense a disturbance in the
equipment secured by measuring or comparing quantities received, such as current,
voltage, power, phase angle, frequency, impedance, and so on, with the amount that
has been determined, then take the decision to immediately or with a slowdown time
to open the circuit breaker. The purpose of the work according to the above job titles
change Differential protection relays and overload protection relays, short circuit
and short circuit to ground relay, relay to be fitted should be easy to find on the
market and a reliable and secure cable to improve the reliability of the feeder and
substation-substation Tissue Engineering north to Main Power Station at SoekarnoHatta. Preparation of this final step is observation, library research, design and test
performance. The results of the design and analysis and the calculation of the flow
over current short circuit at any point to be installed protection GRL 150, where the
data will be used as the basis for calculating the current setting menentukkan
defferensial DIFI1 and DIFI2, resulting in the replacement of protective equipment
do deferensial DLC3 to GRL 150 obtained the appropriate settings such as:

VI

Lokasi
MCS
MSA
T7
MSB
MSA
T8
MSB
MSA
T9
MSB
MSA
T10
MSB
MCR

CT Ratio DIFI 1 Setting ( A ) DIFI 1 Setting ( A )


200/5= 40
5.6
6.7
60/5= 12
5.6
22.3
60/5= 12
5.6
22.3
75/5= 15
5.6
17.84
75/5= 15
5.6
17.84
60/5= 12
5.6
22.3
60/5= 12
5.6
22.3
60/5= 12
5.6
22.3
60/5= 12
5.6
22.3
200/5= 40
5.6
6.7

Keywords: Line Protection Rele Deferensial GRL 150, Current Transformer,


Batteray For DC Voltage Source, and Switchgear Power / CB.

VII

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala
rahmat hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan laporan Tugas Akhir ini
dengan judul ANALISA RANCANGAN REPLACEMENT PERALATAN
SISTEM PROTEKSI JARINGAN TEKNIK UTARA DI BANDARA SOEKARNOHATTA dengan baik.
Laporan ini disusun melengkapi syarat akhir studi dan guna melengkapi
sebagian syarat dalam mencapai gelar Sarjana Strata Satu (S1). Dalam pembuatan
Laporan tugas Akhir ini penyusun banyak memperoleh bantuan dari berbagai pihak.
Oleh karena itu pada kesempatan ini penyusun ingin menyampaikan ucapan terima
kepada:
1. Bp. H. Probosutejo selaku Ketua Pembina Yayasan.
2. Bp. Prof. Dr. H. Suharyadi, MS. selaku Wakil Ketua Pembina Yayasan.
3. Bp. Dr. Ir. Arissetyanto Nugroho, MM. selaku Rektor Universitas
Mercubuana.
4. Bp. Ir. Torik Husein, MT. selaku Dekan Fakultas Teknik di Universitas
Mecubuana.
5. Bp. Yudhi Gunardi, ST, MT selaku Kepala Jurusan Teknik Industri Program
Studi Teknik Elektro yang telah memberikan bimbingan dan pengarahan
hingga terwujudnya laporan Tugas Akhir ini.

VIII

6. Bp. Ir. Badaruddin, MT Selaku pembimbing I yang telah meberikan


bimbingan dan pengarahan higga terwujudnya laporan Tugas Akhir ini.
7. Seluruh dosen pengajar Jurusan Teknik Elektro yang telah membimbing
penyusun selama belajar di Universitas Mercubuana.
8. Segenap staf laboratorium dan bengkel Jurusan Teknik Elektro di Universitas
Mercubuana.
9. Keluarga penyusun yang telah memberikan materiil, doa dan dukungan dalam
pembuatan laporan Tugas Akhir ini.
10. Dan semua pihak yang tidak dapat penyusun sebutkan satu persatu yang telah
membantu penyusun dalam pelaksanakan dan penyusunan laporan Tugas
Akhir ini.
Penyusun menyadari bahwa laporan ini mungkin masih jauh dari
kesempurnaan serta masih banyak kekurangan di dalamnya. Oleh karena itu,
penyusun sangat mengharapkan saran dan kritik yang membangun. Semoga laporan
Tugas Akhir ini dapat bermanfaat bagi penyusun khususnya dan masyarakat pada
umumnya.

Jakarta, 28 Februari 2013

Penyusun
IX

DAFTAR ISI

Halaman judul .

Halaman Pernyataan .. ii
Halaman Pengesahan ..

iii

Abstrak .............................................

iv

Kata Pengantar ..................................

viii

Daftar Isi .....

Daftar Tabel .......

xiv

Daftar Gambar................. xv

BAB I. PENDAHULUAN
1.1

Latar Belakang masalah........................................................................

1.2

Perumusan Masalah .............................................................................

1.3

Pembatasan Masalah ............................................................................

1.4

Tujuan Penulisan Tugas Akhir

1.5

Metode Penyusunan Tugas Akhir ..........................................................

1.6

Sistematika Penulisan ............................................................................

BAB II. LANDASAN TEORI


2.1 Teori Dasar Listrik ......................................................................................

10

2.1.1 Arus Listrik ......................................................................................

11

2.1.2 Kuat Arus .........................................................................................

13

2.1.3 Rapat Arus .......................................................................................

14

2.2.4 Tahanan dan Daya Hantar Penghantar .............................................

16

Konduktansi...................................

19

Admitansi......................................

20

Impedansi......................................

21

Kapasitansi........................................

22

2.1.5 Potensial atau Tegangan ......................

23

2.1.6 Hukum Ohm .....................................................................................

24

2.1.7 Hukum Kirchoff ................................................................................

25

2.2 Sistem Distribusi Daya Listrik.....................................................................

26

2.3 Perangkat Rele Proteksi...............................................................................

27

2.3.1 Relay ................................................................................................

29

2.3.2 Trafo Arus (CT) ...............................................................................

32

a) Definisi dan Fungsi Trafo Arus (CT) .........................................

33

b) Prinsip Kerja Trafo Arus (CT) ..................................................

33

c) Aplikasi Trafo Arus (CT) ..........................................................

37

d) Pengenal (Rating) Trafo Arus (CT) ............................................

40

e) Ketelitian / Akurasi Trafo Arus (CT) .........................................

41

2.3.3 Pemutus Tenaga (PMT/CB) .............................................................

47

a) Pengertian Pemutus Tenaga (PMT/CB) ......................................

47

XI

b) Jenis - Jenis Pemutus Tenaga (PMT/CB) ....................................

47

2.3.4 Baterai ..............................................................................................

48

2.3.5 Pengawatan (Wiring) .......................................................................

49

BAB III. Pembahasan Relay Deferensial dan Relay Deferensial GRL 150
3.1 Relai Deferensial.........................................................................................

50

3.1.1. Prisip Kerja dari Rele Deferensial.....................................................

51

3.1.2. Beberapa Masalah Terhadap Rele Deferensial..................................

52

3.1.3. Rele Deferensial Perentase (Rele Deferensial Bias)............................

54

3.1.4. Karakteristik Rele Deferensial...........................................................

56

3.2 Rele Deferensial Tipe GRL 150 .................................................................

57

Cara Kerja Current Differensial Protection GRL 150............................

58

Karakteristik Current Differensial Protection GRL 150.........................

59

3.2 Sistem Koordinasi Rele Proteksi Arus Lebih dan Hubungan Singkat Di Bandara
Soekarno-Hatta pada Jaringan Listrik Teknik Loop Utara .........................

70

3.3.1. Jenis Jenis Kurva............................................................................

73

BAB IV. DATA DAN PERHITUNGAN KALKULASI PROTEKSI DEFERENSIAL


GRL 150
4.1 Data Kalkulasi Perhitungan..........................................................................

75

4.2 Koordinasi Rele Proteksi Hubung Singkat Dan Arus Lebih Pada Jaringan
Listrik Bandara Soekarno Hatta................................................................

76

Perhitungan Hubung Singkat dan Arus Lebih.........................................

76

4.3 Perhitungan Setting Kalkulasi DIFI Step I dan Step II..................................

97
XII

BAB V. PENUTUP
5.1 Kesimpulan............................................................................................. 121
5.2 Saran....................................................................................................... 121

DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN LAMPIRAN

XIII

DAFTAR TABEL

Tabel 2.1 Kemampuan Hantar Arus (KHA) .................................................

15

Tabel 2.2 Batas Kesalahan Trafo Arus Metering...........................................

43

Tabel 2.3 Batas Kesalahan Trafo Arus Metering...........................................

43

Tabel 2.4 Kesalahan Rasio dan Pergeseran Fasa Trafo Arus Proteksi ..........

44

Table 3.1 GRL150 Models.............................................................................

59

Tabel 4.1 (a) Data Kabel Yang Akan Digunakan Sebagai Dasar Kalkulasi
Perhitungan ....................................................................................

75

Tabel 4.1 (b) Data Trafo Yang Akan Digunakan Sebagai Dasar Kalkulasi
Perhitungan ....................................................................................

75

Tabel 4.2 Data Hasil Perhitungan Arus Lebih dan Arus Short Circuit ..........

96

Tabel 4.3 Hasil dari setting kalkulasi pada GRL .......................................... 120

XIV

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1

Segi Tiga Daya.........................................................................

10

Gambar 2.2

Arah arus listrik dan arah gerakan elektron .............................

12

Gambar 2.3

Kerapatan arus listrik ...............................................................

14

Gambar 2.4

Resistansi Konduktor ...............................................................

17

Gambar 2.5

Saluran Transmisi ditinjau dari Sudut Rangkaian....................

19

Gambar 2.6

Loop arus Kirchoff ...................................................................

25

Gambar 2.7

Relay.........................................................................................

31

Gambar 2.8

Prinsip Kerja Relay ..................................................................

32

Gambar 2.9

Rangkaian pada Trafo Arus......................................................

34

Gambar 2.10 Rangkaian Ekivalen..................................................................

35

Gambar 2.11 Diagram Fasor Arus dan Tegangan pada Trafo Arus ..............

36

Gambar 2.12 Kurva kejenuhan CT untuk Metering dan Proteksi..................

38

Gambar 2.13 Luas Penampang Inti Trafo Arus .............................................

38

Gambar 2.14 Trafo Arus Rasio Tunggal 150 300 / 5 5 A........................

39

Gambar 2.15 Trafo Arus Rasio Ganda 800 - 1600 / 5-5-5 A dan
1000 - 2000 / 5 A .....................................................................

39

Gambar 2.16 Kurva Faktor Batas Ketelitian..................................................

43

Gambar 2.16 Susunan dasar suatu baterai.......................................................

48

Gambar 3.1

Blok diagram utama rele proteksi .............................................

50

Gambar 3.2

Pengawatan Dasar Relay Differensial.......................................

52

Gambar 3.3

Sistem Pengaman Relay Differensial........................................

53

Gambar 3.4

Karakteristik Trafo Arus (CT) Pada Relay Differensial............

54

Gambar 3.5

Relay Differensial Persentase (Relay Differensial Bias) .........

56

Gambar 3.6

Karakteristik Operasi Dari Sebuah Relay Differensial..............

57

Gambar 3.7

Prinsip Pengoperasian Relai Diferensial ...................................

58

Gambar 3.8

Current Differential Protection .................................................

60
XV

Gambar 3.9

Menunjukkan karakteristik pada arus diferensial (Id) dan menahan arus


(Ir) pesawat ................................................................................

62

Gambar 3.10 Karakteristik setting arus diferensial.........................................

62

Gambar 3.11 Arus diferensial dan arus hambatan (arus tahanan) .................

64

Gambar 3.12 Definisi dari DIFI2 ....................................................................

66

Gambar 3.13 Setting DIFI2 terhadap Akomodasi saturasi CT .......................

67

Gambar 3.14 Kesalahan Eksternal Dengan Satu Saturasi CT.........................

68

Gambar 3.15 Kesalahan Internal Pada Arus Beban ........................................

69

Gambar 3.16 (a) Normal Inverse ....................................................................

73

Gambar 3.16 (b) Veri Inverse .........................................................................

73

Gambar 3.16 (c) Extrime Inverse....................................................................

74

Gambar 3.16 (d) Long Inverse ........................................................................

74

Gambar 4.1

Single line dari Gardu Induk PLN ke MPS (Bandara Soekarno


-Hatta) .....................................................................................

Gambar 4.2

Single line dari Jaringan Teknik Loop Utara (Bandara Soekarno


-Hatta) .....................................................................................

Gambar 4.3

76

79

Denah single line diagram jaringan loop teknik utara dengan ukuran
panjang kabel dan rasio CT......................................................

97

XVI