Anda di halaman 1dari 3

BAB I

PENDAHULUAN
A.

Latar Belakang Masalah


Diperkirakan

lebih

dari

90%

klien dengan

skizofrenia

mengalami

halusinasi (Maramis, 2004, hlm. 31). Halusinasi adalah hilangnya kemampuan


manusia

dalam membedakan

rangsangan

internal (pikiran)

dan

rangsangan

eksternal (dunia luar) (Kusumawati dan Yudi, 2010, hlm. 105). Pasien yang
mengalami

halusinasi

disebabkan karena

ketidakmampuan

klien

dalam

menghadapi stressor dan kurangnya kemampuan dalam mengenal dan cara


mengontrol halusinasi (Maramis, 2004, hlm. 34). Prosentase klien halusinasi di
RSJD Dr. Amino Gondohutomo Semarang pada Maret 2011 sampai Desember
2011 menunjukkan prosentase 35% dari seluruh pasien gangguan jiwa, dan
meningkat pada bulan Januari 2012 sampai Oktober 2012 sebesar 39% atau
merupakan peringkat kedua diagnosa keperawatan tersering pada tahun itu (RSJD
Dr.

Amino Gondohutomo). apabila tidak segera mendapatkan perawatan dapat

menyebabkan terjadi perilaku kekerasan yang diakibatkan dari sensori persepsi tanpa
adanya stimulus dari luar. Oleh karena itu, perawat sangat berperan dalam proses
penyembuhan

penderita gangguan jiwa melalui promosi kesehatan tentang

pendidikan kesehatan jiwa dengan memberikan penyuluhan kepada masyarakat cara


meningkatkan kesehatan jiwa, preventif tentang bagaimana cara mencegah terjadinya
gangguan jiwa, seperti dengan mengajarkan sikap asertif, kuratif tentang pengobatan
pada klien gangguan jiwa yang dilakukan perawat berkolaborasi dengan dokter dan
rehabilitatif meliputi dukungan keluarga serta lingkungan pada klien dengan
gangguan jiwa agar kembali bisa berinteraksi dengan orang lain.
Berdasarkan hal itu kami tertarik menulis makalah ilmiah berjudul Asuhan
Keperawatan pada Nn. I dengan Halusinasi visual dan akustik di Ruang Arimbi RSJD
Dr. Amino Gondohutomo Semarang
B.

Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah kasus di atas adalah bagaimana asuhan
keperawatan jiwa klien dengan halusinasi visual dan halusinasi akustik?

C.

Tujuan Penulisan
Berdasarkan rumusan masalah di atas, maka tujuan penulisan di atas adalah
sebagai berikut.
1. Tujuan Umum
Untuk mendapatkan gambaran tentang implementasi asuhan keperawatan
pada klien Nn. I dengan halusinasi di ruang Arimbi RSJD Dr. Amino
Gondohutomo Semarang
2. Tujuan Khusus
a) Dapat melakukan pengkajian, menyusun analisa data, merumuskan masalah
keperawatan, membuat pohon masalah, menetapkan diagnosa keperawatan.
b) Dapat menyusun rencana tindakan keperawatan untuk memenuhi kebutuhan
klien dan mengatasi masalah klien.
c) Dapat mengimplementasikan rencana tindakan keperawatan yang nyata
sesuai dengan diagnosa keperawatan yang telah ditegakkan.
d) Dapat menilai hasil (mengevaluasi) tindakan keperawatan yang telah
dilakukan.
e) Dapat melakukan pendokumentasian asuhan keperawatan.

D.

Manfaat Penulisan
Berdasarkan

tujuan

penulisan

di

atas,

penulisan ini adalah sebagai berikut.


1. Manfaat Teoritis
Menambah khazanah ilmu pengetahuan

maka

manfaat

tentang

asuhan

keperawatan jiwa pada klien dengan halusinasi visual dan akustik.


2. Manfaat Praktis
a) Agar perawat mampu melakukan pengkajian keperawatan
pada klien dengan halusinasi visual dan akustik.
b) Agar perawat mampu merumuskan dan memahami diagnosa
berdasarkan anamnesa.
c) Agar perawat mampu membuat intervensi berdasarkan teori
keperawatan.

d) Agar perawat mampu melakukan tindakan yang tepat pada


e)

klien halusinasi visual dan akustik.


Agar perawat mampu mengevaluasi hasil dari tindakan
keperawatan

yang

telah

halusinasi visual dan akustik.

dilakukan

pada

klien

dengan