Anda di halaman 1dari 2

LAMINASI BAJA KELISTRIKAN

Baja Listrik
Untuk mengubah bahan magnetic lunak menjadi baja listrik, agar rugi
histerisis arus pusarnya turun, adalah dengan menambahkan silicon ke
dalam komposisinya. Cara ini akan mengurangi rugi histerisis dengan
tajam karena penambahan silicon mengakibatkan pertambahan
resistivitas. Paduan baja dengan tambahan silicon sekarang ini merupakan
bahan yang sangat penting untuk bahan magnetic lunak pada teknik
listrik. Namun perlu diingat bahwa penambahan silicon akan
menyebabkan bahan menjadi rapuh. Tabel dibawah ini memberikan data
campuran silicon pada baja sehubungan dengan resistivitas dan masa
jenisnya.
Kandungan Si (%)
0,8-1,8
1,8-2,8
2,8-4,0
4,0-4,8

Resistivitas ohm- mm
/m
1,25
0,4
0,5
0,57

Massa Jenis g/ cm

7,8
7,75
7,65
7,55

Tabel Diatas Ialah Pengaruh Campuran Si terhadap Resistivitas dan Massa


Jenis Baja
Laminasi untuk transformator umumnya mengandung Si sekitar 4%,
sedangkan untuk jangkar motor listrik mengandung Si nya 1-2%. Namun
hal ini dapat berubah-ubah berdasarkan sandart masing-masing Negara
penghasil mesin-mesin tersebut.

Ketebalan laminasi baja transformator untuk inti peralatan listrik adalah


0,1 hingga 1 mm dan yang bias dipasarkan adalah 0,35 mm dan 0,5 mm
dalam bentuk lembaran 2 x 1 m, 1,5 x 0,75m. Kurva magnetisasi baja
transformator ditunjukkan pada gambar di bawah ini.

Gambar Kurva B-H pada baja


Baja jenis listrik lainnya adalah baja listrik dengan proses dingin.
Kemampuan baja listrik sangat tinggi terutama jika fluks magnetnya
searah dengan panjang laminasi. Karena kristal baja ini dibuat searah
dengan proses pendingin dan aniling pada ruang yang diisi hydrogen. Baja
ini digunakan pada pembuatan inti transformator dengan lilitan jenis
ribbon (misalnya; transformator arus). Baja ini memungkinkan untuk
mengurangi berat dan dimensi transformator 20-25% dan untuk
transformator radio lakukan tersebut dapat mencapai 40%.