Anda di halaman 1dari 4

Nama : Gemah Nurifah

Kelas : Agroteknologi A (3)


Tugas Matakuliah Organisme Penganggu Tanaman

Arachnida
Ciri umum arachnida
Pada umumnya hidup di darat, tetapi ada juga yang hidup dalam air
Ukuran tubuhnya mikroskopis sampai beberapa sentimeter panjangnya
Terdapat empat pasang kaki untuk berjalan, tidak mempunyai sayap maupun
antena.
Jumlah mata bervariasi dan biasanya mempunyai delapan (8) buah mata sederhana
di bagian depan
Yang termasuk spesies Arachnida yaitu :
Ordo Spcorpid Ordo ini meliputi segala macam golongan kalajengking.
Hewan ini merupakan contoh hewan arachnida yang memiliki sengat beracun
pada bagian ekornya. Hewan ini biasanya hidup di bawah batu-batu, pada
lubang-lubang di bawah tanah, hal ini dikarenakan Kalajengking merupakan
hewan nocturnal (aktif di malam hari).

Odo Araneae Ordo ini meliputi bangsa laba-laba.


Hewan ini merupakan contoh hewan arachnida yang mampu menghasilkan
jaring atau benang halus yang dihasilkan oleh spinneret pada bagian ujung
abdomennya. Kira-kira Terdapat 30.000 spesies laba-laba yang hidup di alam
saat ini. Ciri ciri anggota dari kelas Arachnoidea ini ialah mampu
menghasilkan jaring, kelisere kecil, saluran racun pada bagian taring
(beberapa).

Kuman
Kuman merupakan contoh hewan Arachnida yang cukup unik. Kuman dapat
kita temukan di mana-mana, di dalam air, tanah, tumbuhan dan hewan
termasuk manusia. Hewan Kuman ukuran tubuhnya kadang-kadang sangat
kecil sehingga sukar untuk dilihat dengan mata telanjang. Banyak spesies yang
merupakan parasit bagi manusia contohnya kuman kudis (Sarcoptes scabiei),
Segmen tubuh tidak jelas, abdomen bersatu dengan cephalothorax.

Ordo Scorpiones (golongan kala)


Ordo Acarina (golongan caplak)
Karakteristik Acarina

Tubuhnya tidak berbuku-buku

Mencakup caplak dan tungau


Siklus hidup Acarina

Daur hidupnya mengalami 4 fase, yaitu telur > larva > nimfa > dewasa.
Contoh Acarina : Caplak kudis (Sacroptes scabiei), Caplak unggas
(Dermanyssus), Caplak sapi (Boophilus annulatus), Tungau (Dermacentor sp.)
Habitat
Arachnida didistribusikan secara universal, mereka harus ditemukan di
bawah batu, daun-daun kering, atau kulit pohon, di dalam tanah, air, gula yang
tidak dimurnikan, setelah daging kering, buah-buahan, keju, dan hal-hal
hewan busuk, atas semua yang mereka makan. Beberapa parasit, baik
eksternal dan internal, dalam daging hewan yang berbeda.
Peran Arachnida
Arachnida bermanfaat untuk pengendalian populasi serangga, terutama
serangga hama. Namun, hewan-hewan Arachnida lebih banyak merugikan
manusia, terutama hewan-hewan Acarina, yaitu:
Sarcoptes scabei, menyebabkan gatal atau kudis pada manusia
Prosoptes equi, menyebabkan kudis pada ternak domba, kelinci, dan kuda
Otodectes cynotis, (tungau kudis telinga) menyerang anjing dan kucing
Dermacentor variabilis sebagai vektor demam Rocky Mountain.

Nematoda
CIRI-CIRI NEMATODA:
1. Merupakan hewan multiseluler avertebrata
2. Hidup parasit di dalam tubuh makhluk hidup lain, dan ada juga yang hidup bebas
3. Merupakan hewan Triploblasik Pseudoselomata
4. Tubuhnya simetri Bilateral
5. Tubuh dilapisi kutikula yang berfungsi untuk melindung diri
6. Memiliki sistem pencernaan
7. Tidak memiliki pembuluh darah dan sistem respirasi
8. Organ reproduksi jantan dan betina terpisah dalam individu yang berbeda
9. Reproduksi secara seksual
10. Telurnya dapat membentuk kista.
Klasifikasi
Terdapat sekitar 80 ribu spesies Nemthelminthes yang telah diidentifikasi, dan
yang belum teridentifikasi juga sangat banyak. Nemathelminthes dibagi menjadi dua
kelas yaitu nematoda, dan nematophora. Beberapa nematoda yang menjadi parasit pada
manusia adalah :

Ascaris

lumbricoides (cacing

perut),

penyebab penyakit ascariasis

Ancylostoma

duodenale (cacing

tambang), banyak di daerah pertambangan

Oxyuris

vermicularis (cacing

kremi),

dapat melakukan autoinfeksi

Wuchereria bancrofti (cacing rambut),


penyebab penyakit kaki gajah

Trichinella spiralis, penyebab penyakit


trikhinosis

A. Ascaris lumbriciodes
1. Taksonomi(Klasifikasi)
Phylum : Nematoda
Kelas : Secernentea
Ordo : Ascaridida
Family : Ascarididae

Genus : Ascaris
Species :Ascaris lumbricoides
2. Hospes
Manusia merupakan satu-satunya hospes Ascaris lumbricoides. Dimanusia, larva
Ascarisakan berkembang menjadi dewasa danmengadakan kopulasi serta akhirnya bertelur.
Penyakit yangdisebabkannnya disebut Askariasis. Askariasi adalah penyakit parasityang
disebabkan oleh cacing gelang Ascaris lumbricoides, yang