Anda di halaman 1dari 38

Unsur Kimia Periode 3

Ismail Lathiif

XII IPA 1

L/O/G/O

Menu Utama

Sistem
Periodik

Unsur Periode
3
Pilihlah option yang anda inginkan
dengan mengklik salah satu dari gambar
yang tersedia

Sistem Periodik Modern


Unsur-unsur yang mempunyai jumlah kulit
yang sama pada konfigurasi elektronnya,
terletak pada periode yang sama.
Lajur-lajur horizontal (periode) disusun
berdasarkan kenaikan nomor atom.
Lajur-lajur
vertikal
(golongan)
disusun
berdasarkan kemiripan sifat.

Unsur Periode 3

Unsur Periode 3

Sub. Menu Unsur Periode 3

Pilih salah satu unsur yang anda


inginkan

Natrium

Termasuk gol.
Nomor atom
Konfigurasi e Massa Ar
Jari-jari atom
Titik didih
Titik lebur
Elektronegatifitas
:1
Energi ionisasi
: 495 kJ/mol
Tingkat oksidasi Max.
: 1+
Wujud pada suhu ruangan : Solid

:
:
:
:
:
:
:

Logam Alkali
11
[Ne] 3s1
22,99
2,23
892 C
495 C

Kegunaan Natrium

Dipakai dalam pebuatan ester.

NACl digunakan oleh hampir semua makhluk.

Na-benzoat dipakai dalam pengawetan makanan.

Na-glutamat dipakai untuk penyedap makanan.

Isi dari lampu kabut dalam kendaraan bermotor.

NAOH dipakai untuk membuat sabun, deterjen,


kertas.

NAHCO3 dipakai sebagai pengembang kue.

Memurnikan logam K, Rb, Cs.

NACO3 Pembuatan kaca dan pemurnian air sadah.

Catatan

Merupakan logam lunak, bewarna putih keperakan,


reaktif.
Bereaksi dengan cepat dengan air membentuk
sodium hidroksida dan hidrogen.
Dapat bereaksi dengan Alkohol namun lebih lambat
dibanding dengan air.
Tidak bereaksi terhadap nitrogen.
Merupakan komponen terbesar kedua yang larut di
air laut.
Mudah ditemui pada sumber air alami.
Dihasilkan dengan elektrolisis lelehan NaCl.
Prosesnya disebut proses Downs, yaitu dengan
menambah 58% CaCl2 dan KF.
pada elektrolisis lelehan NaCL.
Tujuan penambahan untuk menurunkan titik lebur
NaCl hingga mencapai 550 C.

Magnesium

Termasuk gol.
Tanah
Nomor atom
Konfigurasi e Massa Ar
Jari-jari atom
Titik didih
Titik lebur
Elektronegatifitas
: 1,25
Energi ionisasi
: 738 kJ/mol
Tingkat oksidasi Max.
: 2+
Wujud pada suhu ruangan : Solid

: Logam Alkali
:
:
:
:
:
:

12
[Ne] 3s2
24,31
1,72
1107 C
651 C

Kegunaan Magnesium

Dipakai pada proses produksi logam, kaca, dan


semen.

Untuk membuat konstruksi pesawat. Logamnya


disebut magnalum.

Pemisah sulfur dari besi dan baja.

Dipakai pada lempeng yang digunakan di industri


percetakan.

Untuk membuat lampu kilat.

Sebagai katalis reaksi organik.

Catatan

Berupa logam bewarna putih keperakan dan sangat


ringan.
Banyak dipakai di industri karena ringan dan mampu
membentuk aloi
yang kuat.
Termasuk unsur reaktif.
Sebagian besar logam dapat dihasilkan dengan
bantuan magnesium.
Banyak ditemukan di alam dan dalam mineral :
dolomite, magnetite, olivine, serpentine.
Senyawa yang terbentuk umumnya ikatan ion,
namun ada juga berupa ikatan kovalen.

Catatan

Magnesium umumnya dapat diperoleh melalui


pengolahan air laut
sebagai berikut:
a) Ca(OH)2 ditambahkan pada air laut agar
meganesium mengendap sebagai Mg(OH)2. Asam
klorida kemudian ditambahkan sehingga
diperoleh kristal magnesium klorida. Sesuai
dengan persamaan,
Ca(OH)2 (S) + Mg2+

Mg(OH)2 (S) + Ca 2+
Mg(OH)2

(s)

+ 2H+ + Cl-

MgCl2.6H2O

b) Untuk menghindari terbentuknya MgO pada


pemanasan megnesium klorida, sebelum
elektrolisis leburan kristal yang terbentuk
ditambahkan magnesium klorida yang
mengalami hidrolisis sebagian ke dalam
campuran leburan natrium dan kalsium klorida
c) Magnesium akan diperoleh pada katoda
sedangkan pada anoda akan terbentuk Cl -

Aluminium

Termasuk gol.
Nomor atom
Konfigurasi e Massa Ar
Jari-jari atom
Titik didih
Titik lebur
Elektronegatifitas
: 1,45
Energi ionisasi
: 577 kJ/mol
Tingkat oksidasi Max.
: 3+
Wujud pada suhu ruangan : Solid

:
:
:
:
:
:
:

Logam
13
[Ne] 3s2 3s1
26,98
1,82
2467 C
660 C

Kegunaan Aluminium

Banyak dipakai dalam industri pesawat.

Untuk membuat konstruksi bangunan.

Dipakai pada berbagai macam aloi.

Untuk membuat magnet yang kuat.

Tawas sebagai penjernih air.

Untuk membuat logam hybrid yang dipakai pada


pesawat luar angkasa.

Membuat berbagai alat masak.

Menghasilkan permata bewarna-warni: Sapphire,


Topaz, dll.

Catatan

Berupa logam lunak bewarna perak.


Merupakan penghantar panas yang sangat baik dan dapat
menghantar listrik.
Sulit terkorosi karena membentuk lapisan oksida di
permukaannya.
Tidak beracun, non-magnetik dan sulit terbakar.
Sumber utamanya adalah biji bauksit.
Alumunium dapat diperoleh melalui proses Hall, yaitu:
a) biji bauksit dimurnikan dengan menambah NaOH dan HCl
sehingga diperoleh Al2O3. Sesuai dengan persamaan reaksi
sebagai berikut.
Al2O3 (s) + 2NAOH (aq) 2NaAIO2 (aq) + H2O
2NaAIO

(aq)

+HCL

(aq)

Al(OH)3 + NaCl

Al(OH)3 Al2O3 (s) + 3H20

(aq)

Catatan

Lanjutan proses Hall,


b) Al2O3 yang diperoleh kemudian disaring dan dilelehkan
baru
kemudian dielektrolisis
Anoda : 3O2- O2(g) + 6e
Katoda : 2Al3 + 6e 2Al
c) Sebelum elektrolisis, ditambahkan kriolit (NaAIF 6) untuk
menurunkan titik leleh AL2O3

Silicon

Termasuk gol.
Nomor atom
Konfigurasi e Massa Ar
Jari-jari atom
Titik didih
Titik lebur
Elektronegatifitas
: 1,74
Energi ionisasi
: 787 kJ/mol
Tingkat oksidasi Max.
: 4+
Wujud pada suhu ruangan : Solid

:
:
:
:
:
:
:

Non-Logam
14
[Ne] 3s2 3p2
28,09
1,46
2355 C
1410 C

Kegunaan Silicon

Dipaki dalam pembuatan kaca.

Terutama dipakai dalam pembuatan semi konduktor.

Digunakan untuk membuat aloi bersama alumunium,


magnesium, dan tembaga.

Untuk membuat enamel.

Untuk membuat IC.

Catatan

Merupakan unsur elektropositif yang paling banyak


dijumpai.
Isotop alaminya terdiri atas isotop 28 (92,2%), isotop 29
(4,7%),
isotop 30 (3,1%).
Memiliki sifat kimia seperti logam yang lain.
Kemampuan semikonduktor akan meningkat jika
ditambahkan pengotor suhu.
Ditemukan pada banyak senyawa dioksida dan berbagai
macam silicate yang ada di alam.

Phosphorus

Termasuk gol.
Nomor atom
Konfigurasi e Massa Ar
Jari-jari atom
Titik didih
Titik lebur
Elektronegatifitas
: 2,05
Energi ionisasi
: 1060 kJ/mol
Tingkat oksidasi Max.
: 5+
Wujud pada suhu ruangan : Solid

:
:
:
:
:
:
:

Non-Logam
15
[Ne] 3s2 3p 3
30,97
1,23
280 C
44 C

Kegunaan Phosphorus

Berperan penting dalam pembuatan pupuk.


Secara luas digunakan dalam bahan peledak, korek api,
pestisida, dan peralatan yang dapat menyala dalam gelap
(glow in the dark).
Sebagai bahan tambahan untuk odol dan deterjen.
Selain itu juga diperlukan untuk memperkuat tulang dan gigi.
Keberadaan senyawa fosfat dalam air sangat berpengaruh
terhadap keseimbangan ekosistem perairan.
Batu karang fosfat dalam tanah yang terkikis karena
pengaruh iklim menjadi senyawa-senyawa fosfat yang
terlarut dalam air tanah dan dapat digunakan /diambil oleh
tumbuh-tumbuhan untuk kebutuhan
hidup/pertumbuhannnya.

Catatan

Dalam lingkungan hidup ini tidak diketemukan senyawa


fosfor dalam bentuk gas.
Fosfor dapat membentuk tiga ikatankovalen, menerima tiga
elektron membentuk ion P3 Reaksiyang terjadi pada fosfor, antara lain seperti berikut,
a) Fosfor dapat bersenyawa dengan kebanyakan
nonlogamdan logam-logam yang reaktif. Fosfor
bereaksi denganlogam IA dan IIA dapat
membentuk fosfida. Dalam airfosfida mengalami
hidrolisis membentuk fosfin, PH 3.
Na3 P(s) + 3H2O (l)

3NAOH

(aq)

+ PH 3(g)

b) Fosfor membentuk dua macam senyawa dengan


halogenyaitu trihalida, PX 3 dan pentahalida PX 5.
c) Membentuk asam okso fosfor.

Sulphur

Termasuk gol.
Nomor atom
Konfigurasi e Massa Ar
Jari-jari atom
Titik didih
Titik lebur
Elektronegatifitas
: 2,45
Energi ionisasi
: 1000 kJ/mol
Tingkat oksidasi Max.
: 6+
Wujud pada suhu ruangan : Solid

:
:
:
:
:
:
:

Non-Logam
16
[Ne] 3s2 3p 4
32,06
1,09
445 C
119 C

Kegunaan Sulphur

Dipakai sebagai bahan dasar pembuatan asam sulfat.

Digunakan dalam baterai.

Dipakai pada fungisida dan pembuatan pupuk.

Digunakan pada korek dan kembang api.

Digunakan sebagai pelarut dalam berbagai proses.

Catatan

Zat murninya tidak berbau dan tidak berasa.


Memiliki struktur yang beragam, tergantung konsisi
sekitar.
Secara alami banyak terdapat di gunung berapi.
Komponen murninya tidak beracun namun senyawa
yang terbentuk kebanyakan berbahaya bagi
manusia.
Senyawa sulfur yang utama adalah SO2, dan SO3. SO2
berupa gas yang mudah larut dalam air sehigga
menyebabkan hujan asam.
Efek yang ditimbulkan dapat sikurangi dengan cara
melewatkan air yang terkontaminasi pada padatan
CaCO3.

SO3 merupakan bahan utama membuat asam sulfat.

SO3 diperoleh dari oksidasi SO2 dengan katalis


vanadium.

Chlorine

Termasuk gol.
Nomor atom
Konfigurasi e Massa Ar
Jari-jari atom
Titik didih
Titik lebur
Elektronegatifitas
: 2,85
Energi ionisasi
: 1260 kJ/mol
Tingkat oksidasi Max.
: 7+
Wujud pada suhu ruangan : Gas

:
:
:
:
:
:
:

Halogen
17
[Ne] 3s2 3p 5
35,45
0,97
-35 C
-101 C

Kegunaan Chlorine

Dipakai pada proses pemurnian air.

Cl2 dipakai pada desinfectan.

KCl digunakan sebagai pupuk.

ZnCl2 digunakan sebagai solder.

NH4Cl digunakan sebagai pengisi baterai.

Digunakan untuk menghilangkan tinta dalam proses


daur ulang kertas.

Dipakai untuk membunuh bakteri pada air minum.

Dipakai pada berbagai macam industri.

Catatan

Merupakan gas diatomik bewarna kehijauan.


Termasuk gas yang beracun.
Dalam bentuk padat dan cair merupakan oksidator yang
kuat.
Mudah bereaksi dengan unsur lain.

Merupakan zat yang paling banyak terkandung di air laut.


Terdapat juga dalam carnalite dan silvite.
Diperoleh dengan cara mengelektrolisis larutan NaCl.

Argon

Termasuk gol.
Nomor atom
Konfigurasi e Massa Ar
Jari-jari atom
Titik didih
Titik lebur
Elektronegatifitas
:Energi ionisasi
: 1520 kJ/mol
Tingkat oksidasi Max.
:Wujud pada suhu ruangan : Gas

:
:
:
:
:
:
:

Gas Mulia
18
[Ne] 3s2 3p 6
39,95
0,88
-186 C
-189 C

Kegunaan Argon

Sebagai pengisi bola lampu karena Argon tidak


bereaksi dengan kawat

lampu.

Dipakai dalam industri logam sebagai inert saat


pemotongan dan proses lainnya.

Untuk membuat lapisan pelindung pada berbagai


macam proses.

Untuk mendeteksi sumber air tanah.

Dipakai dalam roda mobil mewah.

Catatan

Tidak reaktif seperti halnya gas mulia yang lain.

Dapat diperoleh dengan cara memaskan udara


dengan CaC2

Terdapat sekitar 1% argon di atmosfer.

Terbentuk di atmosfer sebagai akibat dari proses


sinar kosmik.

Sifat-sifat Keperiodikan Unsur


Sifat periodik adalah sifat yang berubah
secara beraturan sesuai dengan kenaikan
nomor atom.
Sifat-sifat periodik meliputi :
Jari-jari Atom
Energi Ionisasi
Afinitas Elektron
Keelektronegatifan

Jari-jari Atom
Jari-jari atom adalah jarak dari inti atom sampai kulit
atom terluar,
a) dalam satu golongan dari atas ke bawah semakin
jauh,
b) dalam satu periode dari kiri ke kanan semakin
dekat.
Hal ini dapat dijelaskan bahwa kecenderungan tersebut
diakibatkan oleh adanya gaya tarik inti terhadap
elektron dan jumlah kulit elektron.
c) Untuk unusur segolongan, semakin banyak kulit
atom, Jari-jari
semakin besar jari-jarinya.
Makin
atom
d) Untuk unsur seperiode,
seakin besar muatan inti,
kecil
maka semakin kuat gaya tarik inti terhadap elektron
sehingga semakin kecil jari-jarinya.
Makin
besar

Energi Ionisasi
Energi ionisasi adalah energi minimum yang diperlukan
oleh atom netral dalam bentuk gas untuk melepas satu
elektron di kulit terluarnya sehingga membentuk ion
posiif.
Energi ionisasi dinyatakan dalam kJ/mol.
a) Dalam satu golongan, dari atas ke bawah, energi
ionisasi semakin kecil.
Energi dari kiri ke kanan, energi
b) Dalam satu periode,
Makin
ionisasi
ionisasi semakin
besar.
besar
Makin
kecil

Afinitas Elektron
Afintas elektron adalah energi yang dibebaskan oleh atom
netral dalam bentuk gas apabila menerima sebuah elektron
untuk membentuk ion negatif.
Afinitas elektron dinyatakan dalam kJ/mol.
a) Dalam satu golongan dari atas ke bawah semakin kecil,
karena jari-jari atom semakin besar sehingga semakin sukar
menarik elekron.
b) Dalam satu periode dari kiri ke kanan semakin besar,
karena muatan inti semakin besar sehingga semakin mudah
menarik elektron.
c) Kecuali unsur alkali tanah dan gas mulia, semua unsur
Afinitas
golongan utama
mempunyai afinitas
Makinelektron bertanda
Elekton
negatif. Afinitas
terbesar dimilikibesar
oleh golongan halogen.
Makin
kecil

Keelektronegatifan
Keelektronegatifan adalah kemampuan suatu atom untuk
menarik atau menangkap elektron.
Semakin besar harga keelektronegatifannya maka semakin
mudah atom tersebut menangkap elektron.
a) Dalam satu golongan dari atas ke bawah
keelektronegatifannya semakin kecil, karena jari-jari atom
semakin besar sehingga semakin sukar menarik elektron.
b) Dalam satu periode dari kiri ke kanan keelektronegatifannya
semakin besar.
c) Golongan gas mulia (VIII A) mempunyai harga
keelektronegatifan
paling rendah.
Keelektronegatif
an

Makin
kecil

Makin
besar