Anda di halaman 1dari 4

PEMERINTAH PROVINSI JAWA TIMUR

RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Dr. SAIFUL ANWAR


Jl. Jaksa Agung Suprapto No. 2 MALANG, 65111
Telp. ( 0341 ) 362101, Fax. ( 0341 ) 369384
E-MAIL : staf-rsu-drsaifulanwar@jatimprov.go.id
KEPUTUSAN
DIREKTUR RSUD Dr. SAIFUL ANWAR MALANG
NOMOR : 441 / 10898 / 302 / 2014
TENTANG
KEBIJAKAN ASESMEN PASIEN
RSUD Dr. SAIFUL ANWAR MALANG
DIREKTUR RSUD Dr. SAIFUL ANWAR MALANG
Menimbang

a. bahwa dalam rangka upaya meningkatkan mutu pelayanan RSUD Dr. Saiful Anwar
Malang, maka dipandang perlu untuk membuat kebijakan tentang Asesmen Pasien
RSUD Dr. Saiful Anwar Malang;
b. bahwa untuk maksud sebagaimana huruf a, maka perlu ditetapkan dengan
Keputusan Direktur RSUD Dr. Saiful Anwar Malang.

Mengingat

1. Undang Undang Nomor 29 tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran;


2. Undang Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 144, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 5063);
3. Undang Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 153, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 5072);
4. Keputusan Presiden RI Nomor 40 Tahun 2001 tentang Pedoman Kelembagaan dan
Pengelolaan Rumah Sakit Daerah;
5. Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 512 / MENKES / PER / IV / 2007 tentang
Izin Praktik dan Pelaksanaan Praktik Kedokteran;
6. Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 269 / MENKES / PER / III / 2008 tentang
Persetujuan Tindakan Kedokteran;
7. Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 17 Tahun 2013 tentang perubahan atas
Peraturan Menteri Kesehatan Nomor HK.02.02/ MENKES / 148 / I / 2010 tentang
Izin dan Penyelenggaraan Praktik Perawat;
8. Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Standar Pelayanan
Kefarmasian di Apotek;
9. Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 436 / MENKES / SK / VI / 1993 tentang
Berlakunya Standar Pelayanan Rumah Sakit dan Standar Pelayanan Medis di
Indonesia;
10. Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 374 / Menkes / III / 2007 tentang Standar
Profesi Gizi;
11. Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 188 / 439 / KPTS / 013 / 2008 tentang
Penetapan Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Saiful Anwar Malang Provinsi Jawa Timur
sebagai Badan Layanan Umum Daerah;
12. Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor : 188 / 515 / KPTS / 013 / 2014 tentang
perubahan kedua atas keputusan gubernur Jawa Timur Nomor 188 / 910 / KPTS /
013 / 2014 tentang Pedoman Kerja dan Pelaksanaan Tugas Pemerintah Provinsi
Jawa Timur Tahun 2014.

Menetapkan
Pertama

:
:

Kedua

MEMUTUSKAN
Keputusan Direktur RSUD Dr. Saiful Anwar Malang tentang Asesmen Pasien di RSUD
Dr. Saiful Anwar Malang;
Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan disampaikan kepada pihak terkait
untuk diketahui dan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dengan ketentuan
apabila di kemudian hari terdapat kekeliruan dalam keputusan ini, maka akan diadakan
perbaikan sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di
: MALANG
Pada tanggal
: 29 September 2014
--------------------------------------------------------DIREKTUR RSUD Dr. SAIFUL ANWAR MALANG

Tembusan :
Yth. 1. Para Wakil Direktur
2. Ka. Bidang / Bagian terkait
3. Ka. Sub Bagian / Seksi terkait
4. Kepala Instalasi terkait
5. Ketua SMF terkait
6. Ketua Komite Medik
7. Ka. Komite Keperawatan
8. Ka. Satuan Pengawas Intern
9. Ka. Dewan Pengawas BLUD
RSUD Dr. Saiful Anwar Malang
----------------------------------------

dr. BUDI RAHAJU, MPH.


Pembina Utama Muda
NIP. 19551011 198210 2 001

Lampiran :

Keputusan Direktur RSUD Dr. Saiful Anwar Malang


Nomor :
441 / 10898 / 302 / 2014
Tanggal :

29 September 2014

KEBIJAKAN ASESMEN PASIEN


RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Dr. SAIFUL ANWAR MALANG
Kebijakan Umum:
1. Asesmen pasien terdiri dari tiga proses utama:
a. Pengumpulan informasi dan data mengenai status fisik, psikologis, sosial dan ekonomi serta
riwayat kesehatan pasien;
b. Analisis data dan informasi, termasuk hasil tes laboratorium dan pencitraan diagnostik
(imaging diagnostic) untuk mengidentifikasi kebutuhan perawatan kesehatan pasien;
c. Pengembangan rencana perawatan untuk memenuhi kebutuhan pasien yang telah
diidentifikasi.
2. Semua pasien yang dirawat di RSUD Dr. Saiful Anwar diidentifikasi kebutuhan perawatan
kesehatannya melalui proses asesmen awal yang ditetapkan dan akan menghasilkan suatu
diagnosis awal. Hal ini berlaku pada pasien rawat inap , rawat jalan, atau gawat darurat.
3. Asesmen pasien terdiri dari asesmen awal dan asesmen ulang.
4. Asesmen awal terdiri dari asesmen awal medis dan asesmen awal keperawatan untuk
menentukan kebutuhan medis dan keperawatan pasien.
5. Semua pasien harus mendapatkan asesmen awal medis dan keperawatan minimal 24 jam
pertama perawatan.Untuk pelaksanaan asesmen rawat jalan dan gawat darurat harus memenuhi
standart waktu tertentu.
6. Hasil asesmen awal medis pasien rawat inap, asesmen awal medis yang dilakukan sebelum
pasien rawat inap atau sebelum tindakan rawat jalan, bila lebih dari 30 hari harus diperbaharui dan
pemeriksaan fisik diulangi. Bila dilakukan kurang dari 30 hari perubahan yang signifikan harus
dicatat.
7. Asesmen awal termasuk menentukan kebutuhan rencana pemulangan pasien pada pasien yang
membutuhkan pelayanan medis dan keperawatan berkelanjutan.
8. Isi minimal asesmen pasien rawat inap dan rawat jalan mengacu pada kebutuhan pasien sesuai
dengan masing-masing disiplin klinis (asesmen medis, keperawatan gizi dan farmasi).
9. Semua pasien rawat inap dan rawat jalan diskrining untuk rasa sakit dan dilakukan asesmen
apabila ada rasa nyerinya.
10. Ahli kesehatan yang melakukan asesmen memenuhi kualifikasi yang ditetapkan oleh RSUD Dr.
Saiful Anwar dalam melaksanakan asesmen dan asesmen ulang. Yang termasuk ahli kesehatan
adalah dokter dan paramedis (perawat, ahli fisioterapis, ahli gizi dan ahli farmasi).
11. Semua pasien di asesmen ulang berdasar interval tertentu sesuai kondisi dan pengobatan yang
diterimanya untuk mengetahui respon pasien terhadap pengobatannya. Interval dapat ditetapkan
dalam ukuran hari, minggu, bulan atau sewaktu-waktu(akut) tergantung kondisi pasien.
12. Semua hasil asesmen harus diinformasikan kepada pasien dan atau keluarga pasien.
13. Semua hasil asesmen harus dianalisis dan diintegrasikan serta didokumentasikan dalam rekam
medis RSUD Dr. Saiful Anwar Malang.
14. Asesmen pasien pada pelayanan penunjang (laboratorium dan pencitraan diagnostik) diatur
sesuai kebijakan masing-masing pelayanan tersebut.
Kebijakan Khusus
1. Untuk pasien populasi tertentu dilakukan asesmen tambahan dengan melakukan asesmen
individual untuk:
Neonatus.
Anak-anak.
Usia lanjut.
Sakit terminal.
Pasien dengan rasa nyeri yang kronis dan intens.
Kebidanan.
Pasien dengan kelainan emosional atau gangguan jiwa.
Pasien diduga ketergantungan obat atau alkohol.
Korban kekerasan.

Pasien yang .

Pasien yang mendapatkan kemoterapi.


2. Untuk setiap pasien yang akan meninggal dan keluarganya dilakukan asesmen dan asesmen
ulang sesuai dengan kriteria yang ditetapkan.
3. Asesmen awal dapat mengidentifikasi kebutuhan akan asesmen lain, pasien dapat dirujuk
didalam atau keluar rumah sakit.

DIREKTUR RSUD Dr. SAIFUL ANWAR MALANG

dr. BUDI RAHAJU, MPH.


Pembina Utama Muda
NIP. 19551011 198210 2 001