Anda di halaman 1dari 14

Aplikasi

Nanoteknologi
dalam
Industri Cat
Oleh
Mona Maulina Arief
(03121403026)

Untuk mengatasi kelemahan cat yang ada


sekarang ini yang ukurannya masih dalam orde
mikrometer, nanoteknologi menawarkan teknologi
pembuatan cat dengan merubah ukuran partikel
cat dalam orde nanometer.
Karena ukuran partikelnya kecil sekali maka debu
atau kotoran serta molekul pengotor lainnya sulit
masuk dan hanya bisa menumpuk di permukaan
dicat. Penyebabnya: debu ukuran lebih besar
(mikrometer) dibandingkan dengan partikel cat
yang ukurannya (nanometer) 1/1400 kali dari
debu.

Keunggulannya, kotoran atau debu


yang hanya menumpuk di
permukaan cat dapat dibersihkan
dengan mudah. Uap air penyebab
karat pun akan sulit menembus
brikade partikel cat yang ukurannya
di bawah 140 nanometer tersebut.

Keunggulan Nano Paint


Cat nanopartikel lebih unggul dalam
hal: mudah dibersihkan, tahan lama
dan bahkan warna tetap cemerlang.
Untuk memperbaiki ketahanannya
terhadap jamur, sinar ultraviolet (UV)
dan lain-lain, pada cat nanopartikel
ini pun ditambahkan nanopartikel
anti jamur atau anti UV lainnya.

Bahan Baku
Bahan baku yang biasa digunakan adalah kalsium

karbonat (CaCO3), titanium dioksia (TiO2), PVAC (Poly


Vinyl Arlic), kaolin, pigmen, dan air.
Sering juga ditambahkan bahan lain seperti perak
(sebagai anti-bacterial),

Titanium dioksida sangat banyak


digunakan untuk cat rumah dan
cat lukisan karena permanen dan
memilki sifat penutup yang baik.
Pigmen
titanium
oksida
merupakan
aplikasi
yang
terbanyak
untuk
unsur
ini.
Penggunaan senyawa ini akan
menbuat cat menjadi tahan lama.

Waktu yang diperlukan untuk


Pengecilan Ukuran Partikel

Aplikasi

Dulux Superclean Paint


Menggunakan
Kidsproff
Technology yang
memungkinkan
agar dinding
mudah untuk
dibersihkan

Fireproof Paint
Berbahan dasar
drying, styrene
modified oil
Dimana bahan ini
dimasukkan ke
dalam cat yang
berguna untuk
memperlambat
waktu api untuk
menjalar ke tempat
lain sehingga yang
terbakar hanya