Anda di halaman 1dari 3

No. ID dan Nama Peserta : 61.2.1.100.1.11.121061, dr.

Kristianto Yusi Adiputa


No. ID dan Nama Wahana : RSUD dr. Rubini
Topik : Stroke Hemoragic
Tanggal (kasus)
: 15 Januari 2012
Nama Pasien : Tn.A.M.
No. RM : 12. 15. 11
Tanggal Presentasi :
Pendamping : dr. Erlintina Sembiring
Tempat Presentasi : IGD RSUD dr.Rubini Mempawah
Obyektif Presentasi :
Keilmuan
Keterampilan
Penyegaran
Tinjauan Pustaka
Diagnostik
Manajemen
Masalah
Istimewa
Neonatus Bayi
Anak
Remaja
Dewasa
Lansia
Bumil
Deskripsi : laki-laki 70 tahun datang dengan keluhan lemah tangan dan kaki sebelah kanan
Tujuan : penanganan pada pasien stroke hemoragic
Bahan
Tinjauan Pustaka Riset
Kasus
Audit
Bahasan :
Cara
Diskusi
Presentasi dan Diskusi E-mail
Pos
Membahas:
Data Pasien :
Nama : Tn.A.M
No. Registrasi :
Nama Klinik :
Telp :
Terdaftar Sejak :
Data utama untuk bahan diskusi
1.
Diagnosis/Gambaran Klinis : Stroke Hemoragic. Keadaan umum tampak sakit berat,
emah tangan dan kaki sebelah kanan
2.
Riwayat Pengobatan : pasien belum mendapatkan pengobatan sebelumnya. Ketika
keluhan muncul pasien langsung dibawa ke rumah sakit.
3.
Riwayat Kesehatan/Penyakit : Hipertensi
4.
Riwayat Keluarga : 5.
Riwayat Pekerjaan : pensiunan
6.
Lain-lain: Daftar Pustaka:
a) Wim De Jong; Buku Ajar Ilmu Bedah, 2005.
b) Marieb, EN. Hoenh, K; Human Anatomy and Physiology. Ed 7. 2007
Hasil Pembelajaran:
1. Penanganan kasus stroke hemoragik
2. Edukasi pada keluarga pasien

RANGKUMAN HASIL PEMBELAJARAN PORTOFOLIO :


1. SUBYEKTIF:

Pasien datang ke rumah sakit dengan keluhan lemah tangan dan kaki sebelah kiri.
Keluhan dirasakan sejak 2 jam sebelum masuk rumah sakit. Keluhan dirasakan tiba-tiba
saat pasien sedang mengendarai motor. Menurut keluarga pasien jatuh dari motor. Keluhan
muntah, pingsan disangkal.
2. OBYEKTIF:
Kesadaran : kompos mentis, GCS E4M6V5, Nadi : 95 x/menit, Tekanan darah : 270/140
mmHg, napas 28 x/menit, Pupil : anisokor dengan diameter 5/3 mm dan refleks cahaya
langsung dan tidak langsung (-/-), Mulut deviasi ke kiri. Motorik :

4444

2222

4444

2222

3. ASSESSMENT (PENALARAN KLINIS):


Pasien memiliki riwayat hipertensi. Pasien dengan riwayat hipertensi berisiko untuk
terkena penyakit stroke. Pasien mengalami keluhan lemah pada tangan dan kaki sebelah kiri
pada saat mengendarai motor. Meskipun pasien jatuh dari motor, tidak ada riwayat benturan
pada kepala pasien. Pada saat pasien datang keadaan umu pasien cukup baik. Akan tetapi
pada pemeriksaan tekanan darah pasien didapatkan nilai yang sangat tinggi yaitu 270/140
mmHg. Tekanan darah yang sangat tinggi dapat menyebabkan rupturnya pembuluh darah
pada otak dan dapat mengakibatkan terjadinya stroke hemoragic. Stroke hemoragic dapat
menyebabkan peningkatan tekanan intrakranial. Peningkatan tekanan intrakranial dapat
menyebabkan nyeri kepala yang hebat, muntah serta dapat menyebabkan penurunan
kesadaran. Untuk menilai stroke tersebut bersifat hemoragic atau iskemik maka harus
dilakukan pemeriksaan penunjang berupa CT Scan.
4. PLAN :
Diagnosis : Stroke Hemoragic
Pengobatan :
Dilakukan konsultasi dengan dokter spesialis saraf dan pasien diberi pengobatan sebagai
berikut :
- IVFD RL 10 tetes/menit,
- O2 3L/menit
- Drip Perdipin 10 mg dalam 100 cc NaCl 10 tetes mikro/menit
- Injeksi Citikolin 2 x 25 mg
- Injeksi Ranitidin 2 x 50 mg
- Captopril 3 x 25 mg
Pendidikan :
Pada keluarga pasien diberikan edukasi mengenai keadaan pasien serta prognosis penyakit.
Pasien disarankan untuk dirawat diruang rawat intensif dan dirujuk. Akan tetapi karena
berbagai pertimbangan serta melalui musyawarah keluarga besar menolak dirujuk dan
mempercayakan penanganan pada RS Rubini sesuai dengan kemampuan di rumah sakit

tersebut.
Konsultasi : konsultasi dengan spesialis saraf
Rujukan : rumah sakit yang memiliki fasilitas ICU
Kontrol : diperlukan kontrol ke dokter spesialis saraf