Anda di halaman 1dari 2

SPO

PEMERINTAH KABUPATEN
PINRANG
PUSKESMAS LAMPA

NOMOR SPO
NOMOR
REVISI
TGL TERBIT
TGL EFEKTIF
HALAMAN

PENANGANAN CEDERA KEPALA


:
/SPO/UKM/TU/
: 01
: 01/08/2015
:
: 1/3

A. PENGERTIAN

Proses penanganan cidera kepala

B. TUJUAN

Sebagai tatalaksana dalam penanganan cidera kepala

C. KEBIJAKAN/DASAR HUKUM

D. REFERENSI
E. PERLENGKAPAN / ALAT DAN
BAHAN

Ditetapkan Oleh
Kepala Puskesmas Lampa
dr. H. RAMLI YUNUS
Nip:19761231 200801 1
092

1. UU No.36 Tahun 2009 Tentang kesehatan


2. UU No. 29 tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran
3. Keputusan mentri kesehatan Nomor 128 Tahun 2004 tentang kebijakan dasar pusat kesehatan
puskesmas
4. PERMENPAN DAN RB Nomor 35 Tahun 2012 tentang standar operasional prosedur
administrasi pemerintahan
5. SK Kepala Puskesmas No.

1. Dirjen Bina Upaya Kesehatan. ( 2014). Pedoman Penyusunan Dokumen Akreditasi FKTP. Jakarta.
1. Tensimeter lengkap
2. Jam
3. Alat dan bahan Perawatan luka (Jika ada
luka)
4. Glasgow coma scale
5. Senter
6. Steteskop

7. Infus set (Jika diperlukan)


8. Oksigen (Jika diperlukan)
9. Alat dan bahan Perawatan luka (Jika ada
luka)
10.Alat tulis Buku bantu catatan
11.Form Informed consent pasien / Family
folder
FCollar Neck/Penyangga leher

Prosedur

Unit Terkait
Sumber

A.
CIRCULATION
LakukanRujuk
A, B, C Rujuk
dan Ukur TTV (T, N,.RR,
Cidera kepal
pulang
Rawat
Observasi
vital
Observasi vital sign
sign + GCS inap
Jika tensi/nadi turun
- Jaw trust, chin2.lip,Sedang GCS 9-13
pasang infuse
hiper
extensi
katetercatatan pasien/ Family folder
3. tindakan
Berat GCSdan
3-8 pemantauan diPasang
Catat
hasil
buku bantu
- Proteksi leher
bila perlu
-

UGD, Rawat Inap, Poskesdes


-

Advanced Trauma Life Support (ATLS) For Doctors , American College of Surgeon Committee on
Trauma, Student Course Manual 7th Edition (2004)
Pedoman Penatalaksanaan Kedaruratan di Puskesmas da Jaringannya, Dinkes Kab. Pinrang
(2012)