P. 1
Analys System of Library With Easycase 98 (Analisa Sistem Perpustakaan)

Analys System of Library With Easycase 98 (Analisa Sistem Perpustakaan)

|Views: 696|Likes:
Dipublikasikan oleh aliajib

More info:

Published by: aliajib on Mar 20, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/29/2012

pdf

text

original

BAB III PEMBAHASAN A.

Analisa Sistem Tahapan awal dari analisa sistem adalah melakukan identifikasi masalah-masalah yang timbul dari penerapan sistem lama. Berikutnya, perlu dilakukan identifikasi terhadap kebutuhan-kebutuhan yang harus dipenuhi agar pelayanan yang diberikan oleh perpustakaan SMP Negeri 1 Padangan menjadi lebih efektif dan efisien (Agus Mulyanto, 2009: 243). 1. Identifikasi Masalah Pengurus perpustakaan SMP Negeri 1 Padangan dalam kegiatan pengelolaan, pengolahan dan pelayanan perpustakaan selama ini masih menggunakan sistem manual. Artinya, di perpustakaan SMP Negeri 1 Padangan masih menggunakan pola dan tatakerja pelayanan perpustakaan tradisional, belum menerapkan sistem digitalisasi dan otomatisasi perpustakaan yang telah banyak dikembangkan dalam perpustakaan semi modern dan modern. Berikut ini beberapa indikator masalah yang ditemukan dalam kegiatan observasi di SMP Negeri 1 Padangan: a. Proses pendaftaran anggota perpustakaan membutuhkan waktu sekitar dua sampai tiga hari. b. Anggota perpustakaan harus mencari dan mengambil sendiri apabila akan meminjam buku di rak-rak buku yang telah disediakan.

c. Penambahan koleksi bahan pustaka yang relatif sedikit karena minimnya alokasi dana. d. Keadaan sebagian bahan pustaka yang telah rusak disebabkan oleh faktor usia dan binatang pengerat. e. Dibutuhkan waktu cukup lama apabila anggota perpustakaan akan meminjam, membaca atau memanfaatkan bahan pustaka di ruang baca karena harus mengantri atau bahkan berebut terlebih dahulu. f. Belum adanya pembaharuan data katalog bahan pustaka sehingga menyulitkan dalam pencarian buku. g. Ruang baca yang relatif sempit dan panas untuk kegiatan membaca anggota perpustakaan. h. Kegiatan-kegiatan inventarisasi, katalogisasi dan klasifikasi masih menggunakan sistem pencatatan di buku tulis. i. Semakin berkurangnya pengunjung perpustakaan setiap bulan. j. Beberapa koleksi VCD pembelajaran yang dimiliki perpustakaan telah mengalami kerusakan. k. Belum adanya penetapan nomor klasifikasi buku atau nomor panggil bahan pustaka. l. Tempat penyimpanan bahan pustaka, misalnya, rak buku bacaan, alamari buku referensi dan almari penyimpanan alat pandang dengar atau audio-visual tidak memadai dan tidak sebanding dengan jumlah bahan pustaka.

2. Sistem Manual di Perpustakaan SMP Negeri 1 Padangan a. Prosedur Sistem Pengolahan Bahan Pustaka: 1) Bahan pustaka yang baru oleh petugas Urusan Pengelolaan diperiksa terlebih dahulu data-data fisiknya, kemudian dicatat dalam Kartu Katalog, Kartu Pustaka, Kantong Kartu Pustaka, Buku Daftar Pustaka, dan Buku Katalog Pustaka. Pada bahan pustaka tersebut dibubuhi cap perpustakaan dan pada bagian dalam halaman sampul belakang bahan pustaka ditempelkan Kantong Kartu Pustaka. Selanjutnya, Kartu Katalog, Kartu Pustaka, Buku Daftar Pustaka, Buku Daftar Katalog Pustaka disimpan oleh petugas Urusan Pelayanan. 2) Petugas Urusan Pelayanan membuatkan Laporan Daftar Pustaka dan Laporan Katalog Pustaka, yang dibuat rangkap satu. Lembar asli untuk arsip petugas Urusan Pelayanan sedangkan lembar kedua diserahkan kepada Kepala Perpustakaan sebagai arsip. b. Prosedur Sistem Pendaftaran Anggota Perpustakaan: 1) Calon anggota mengisi biodata lengkap pada formulir regristasi anggota perpustakaan. 2) Formulir yang telah diisi lengkap diberikan kepada petugas Urusan Pelayanan disertai dengan menunjukkan kartu OSIS atau tanda pengenal lainnya.

3) Formulir yang telah diisi dicatat dalam Buku Registrasi Anggota Perpustakaan dan dibuatkan Daftar Anggota oleh Petugas Urusan Pelayanan. 4) Setelah lengkap persyaratan registrasi, calon anggota harus menunggu dua sampai tiga hari. Calon anggota perpustakaan dapat menikmati fasilitas perpustakaan setelah mendapatkan Kartu Anggota Perpustakaan (KAP) yang telah ditandatangani oleh Kepala Sekolah. 5) Setiap akhir bulan, Petugas Urusan Pelayanan membuat Laporan Registrasi Anggota Perpustakaan yang diserahkan kepada Kepala Perpustakaan rangkap satu, lembar asli dikembalikan kepada petugas urusan pelayanan sebagai arsip dan lembar kedua untuk Kepala Perpustakaan. c. Prosedur Sistem Pelayanan Membaca: 1) Anggota perpustakaan yang telah terdaftar menunjukkan Kartu Anggota Perpustakaan (KAP) saat masuk perpustakaan di ruang baca kepada petugas Urusan Pelayanan dan mengumpulkan KAP tersebut untuk dicatat dalam Daftar Pengunjung Ruang Baca. 2) Anggota perpustakaan mencari dan memilih serta mengambil sendiri buku di rak-rak buku dan dibaca atau di ruang baca perpustakaan. 3) Selesai membaca, anggota perpustakaan mengembalikan sendiri buku di tempat semula, dan dapat meninggalkan ruang baca atau

meminjam buku setelah mengambil KAP yang sebelumnya dikumpulkan dan disimpan oleh petugas Urusan Pelayanan. 4) Petugas Urusan Pelayanan membuatkan Laporan Pengunjung Ruang Baca yang diserahkan kepada Kepala Perpustakaan rangkap satu, lembar asli dikembalikan kepada petugas Urusan Pelayanan sebagai arsip. d. Prosedur Sistem Pelayanan Referensi: 1) Anggota perpustakaan menunjukkan KAP kepada petugas Urusan Pelayanan saat masuk perpustakaan di ruang referensi dan mengumpulkan KAP kepada petugas tersebut untuk dicatat dalam Daftar Pengunjung Referensi. 2) Anggota perpustakaan menanyakan topik tertentu yang ingin diketahui kepada petugas Urusan Pelayanan. 3) Petugas Urusan Pelayanan menjawabnya secara langsung

didasarkan pada bahan pustaka referensi yang dimiliki oleh perpustakaan. 4) Selesai mendapatkan jawaban langsung dari petugas Urusan Pelayanan, anggota perpustakaan dapat meninggalkan ruang baca atau meminjam buku setelah mengambil KAP yang sebelumnya dikumpulkan dan disimpan oleh petugas Urusan Pelayanan. 5) Petugas Urusan Pelayanan membuatkan Laporan Pengunjung Referensi yang diserahkan kepada Kepala Perpustakaan rangkap

satu, lembar asli dikembalikan kepada petugas Urusan Pelayanan sebagai arsip. e. Prosedur Sistem Pelayanan Multimedia: 1) Anggota perpustakaan menunjukkan kepada petugas Urusan Pelayanan KAP saat masuk perpustakaan di ruang multimedia dan mengumpulkan KAP kepada petugas tersebut untuk dicatat dalam Daftar Pengunjung Multimedia. 2) Anggota mencari sendiri VCD atau slide atau audio-video yang akan dipinjam dan menyerahkannya kepada petugas Urusan Pelayanan. 3) Setelah dicek, petugas Urusan Pelayanan menyerahkan kepada peminjam untuk dibawa dan diputar di ruang multimedia. 4) Selesai dipinjamkan dan waktunya dikembalikan, bahan pustaka diserahkan Perpustakaan. 5) Petugas Urusan Pelayanan mengembalikan KAP kepada pemiliknya dan anggota perpustakaan dapat meminjam lagi bahan pustaka atau meninggalkan ruang perpustakaan. 6) Petugas Urusan Pelayanan membuatkan Laporan Pengunjung Multimedia yang diserahkan kepada Kepala Perpustakaan rangkap satu, lembar asli dikembalikan kepada petugas Urusan Pelayanan sebagai arsip. kembali kepada petugas Urusan Pelayanan

f. Prosedur Sistem Sirkulasi Bahan Pustaka Buku/ Sejenisnya: 1) Anggota perpustakaan menunjukkan kepada petugas Urusan Pelayanan KAP saat masuk perpustakaan di tempat penyimpanan bahan pustaka buku/ sejenisnya dan mengumpulkan KAP kepada petugas tersebut. 2) Anggota mencari sendiri bahan pustaka yang akan dipinjam dan menyerahkannya kepada petugas Urusan Pelayanan. 3) Petugas Urusan Pelayanan kemudian mencatat peminjam dalam Daftar Peminjam sesuai KAP dan judul bahan pustaka, lalu bahan pustaka yang diinginkan peminjam dan KAP diberikan untuk dibawa pulang oleh anggota. 4) Setelah dipinjamkan selama 1 minggu, bahan pustaka bersama dengan KAP diserahkan kepada petugas Urusan Pelayanan Perpustakaan, selanjutnya dicek dari Daftar Peminjam apakah ada atau tidak keterlambatan pengembalian bahan pustaka. 5) Jika ada keterlambatan, peminjam didenda Rp 100,- perhari. Akan tetapi jika tidak ada, Petugas Urusan Pelayanan mengembalikan KAP kepada pemiliknya dan anggota perpustakaan dapat meminjam lagi bahan pustaka atau meninggalkan ruang perpustakaan. 6) Petugas Urusan Pelayanan membuatkan Laporan Peminjam Bahan Pustaka Buku/ sejenisnya yang diserahkan kepada Kepala Perpustakaan rangkap satu, lembar asli dikembalikan kepada petugas Urusan Pelayanan sebagai arsip.

Berikut ini prosedur-prosedur sistem manual perpustakaan SMP Negeri 1 Padangan dalam bentuk bagan alir dokumen (documents flowchart):

Petugas Urusan Pengelolaan
Bahan Pustaka

Petugas Urusan Pelayanan 1

Kepala Perpustakaan 2

Memeriksaan & mencatat data bahan pustaka

Membuat Lap. Daftar Pustaka & Lap.Katalog Pustaka

Laporan Daftar Pustaka 2 Laporan Katalog Pustaka 2 Laporan Daftar Pustaka 1

Kartu Katalog Kartu Pustaka Kantong Kartu Pustaka Buku Daftar Pustaka Buku Katalog Pustaka Bahan Pustaka

Laporan Daftar Pustaka 2 Laporan Katalog Pustaka 2 Laporan Daftar Pustaka 1 Laporan Katalog Pustaka 1

Laporan Katalog Pustaka 1

Otorisasi

Laporan Daftar Pustaka 2

3 1
N

2

Laporan Katalog Pustaka 2 Laporan Daftar Pustaka 1

Laporan Daftar Pustaka 2 Laporan Katalog Pustaka 2

Laporan Katalog Pustaka 1

N N

3

Gambar 4. Bagan Alir Dokumen Sistem Manual Pengolahan Bahan Pustaka

Calon Anggota Perpustakaan
Kartu OSIS atau Tanda Pengenal Biodata Calon Anggota

Petugas Urusan Pelayanan
Mencatat dlm Kartu Anggota,Buku Registrasi & Membuat Daftar Anggota

Kepala Perpustakaan 5
Laporan Anggota 2 Laporan Anggota 1

Mengisi Formulir Registrasi

Kartu Anggota Formulir Pendaftaran Daftar Anggota

Otorisasi

Kartu OSIS atau Tanda Pengenal Formulir Pendaftaran

N
Laporan Anggota 2 Laporan Anggota 1

N

Tiap 1 Bulan

N N

6

7

Daftar Anggota dalam 1 bulan

Otorisasi

Kartu Anggota

Membuat Laporan Daftar Anggota

6

Tunggu 2 hari

Kartu Anggota

N

Laporan Anggota 2 Laporan Anggota 1

Laporan Anggota 1

4 5
Kartu Anggota

N

4

7

Gambar 5. Bagan Alir Dokumen Sistem Manual Pendaftaran Anggota

Anggota Perpustakaan
Kartu Anggota

Petugas Urusan Pelayanan
Mencatat dalam Daftar Pengunjung Ruang Baca

Kepala Perpustakaan
Otorisasi

Anggota selesai baca Membaca Bahan Pustaka di Ruang Baca

Kartu Anggota Laporan Pengunjung Ruang Baca 2 Laporan Pengunjung Ruang Baca 1 Laporan Pengunjung Ruang Baca 2 Laporan Pengunjung Ruang Baca 1

N

9
N

8

9

8

Kartu Anggota

Laporan Pengunjung Ruang Baca 2

N N

Gambar 6. Bagan Alir Dokumen Sistem Pelayanan Membaca

Anggota Perpustakaan
Kartu Anggota Selesai ditanya Anggota Bertanya tentang topik kepada Urusan Pelayanan

Petugas Urusan Pelayanan
Mencatat dalam Daftar Pengunjung Referensi

Kepala Perpustakaan
Otorisasi

Kartu Anggota Laporan Pengunjung Referensi 2 Laporan Pengunjung Referensi 1 Laporan Pengunjung Referensi 2 Laporan Pengunjung Referensi 1

Buku Catatan

N

10

N

11

10

11

Kartu Anggota

Laporan Pengunjung Referensi 1

N N

Gambar 7. Bagan Alir Dokumen Sistem Pelayanan Referensi

Anggota Perpustakaan
Kartu Anggota

Petugas Urusan Pelayanan
Mencatat dalam Daftar Pengunjung Multimedia

Kepala Perpustakaan
Otorisasi

Mencari Bahan Pustaka Multimedia

Kartu Anggota BP. Multimedia

Kartu Anggota BP. Multimedia

Laporan Pengunjung Multimedia 2

Laporan Pengunjung Multimedia 2 Laporan Pengunjung Multimedia 1

13

Laporan Pengunjung Multimedia 1

12 12
BP. Multimedia

N

14

14
Memakai Bahan Pustaka Multimedia Laporan Pengunjung Referensi 2 BP. Multimedia

15

15 13

N

BP. Multimedia

N
Kartu Anggota

N

Gambar 8. Bagan Alir Dokumen Sistem Pelayanan Multimedia

Anggota Perpustakaan
Kartu Anggota

Petugas Urusan Pelayanan
Mencatat dalam Daftar Peminjam
BP.Buku atau Sejenisnya

Kepala Perpustakaan
Otorisasi

Mencari BP.Buku atau Sejenisnya Kartu Anggota Kartu Anggota
BP.Buku atau Sejenisnya BP.Buku atau Sejenisnya

Laporan Peminjam
BP.Buku atau Sejenisnya 2

Laporan Peminjam
BP.Buku atau Sejenisnya 2

Laporan Peminjam
BP.Buku atau Sejenisnya 1

16

16

Laporan Peminjam
BP.Buku atau Sejenisnya 1

Kartu Anggota
BP.Buku atau Sejenisnya

17

17 18
N

Laporan Peminjam Membawa pulang BP.Buku
atau Sejenisnya BP.Buku atau Sejenisnya 1

Otorisasi Kartu Anggota
BP.Buku atau Sejenisnya

Kartu Anggota Waktu kembali
BP.Buku atau Sejenisnya

N

Laporan Denda 2

19 20

Mengecek keterlambatan pengembalian

Laporan Denda 1

19 18

Denda Kartu Anggota Laporan Denda 1 Laporan Denda 2 Laporan Denda 1

20

N

N

N

Gambar 9. Bagan Alir Dokumen Sistem Sirkulasi Bahan Pustaka Buku

3. Solusi Sistem Alternatif Dari hasil analisa sistem manual perpustakaan di SMP Negeri 1 Padangan yang telah dijelaskan sebelumnya, maka dapat diberikan sistem alternatif sebagai alat bantu untuk mengatasi masalah-masalah yang terjadi, yaitu dengan mengimplementasikan sistem informasi perpustakaan digital. Beberapa kebutuhan yang harus dipenuhi agar sistem perpustakaan digital ini dapat berjalan dengan baik, antara lain: a. Kebutuhan hardware: 1) Komputer Server, dengan spesifikasi komputer minimal: • Processor Intel Pentium IV atau yang lebih atas • RAM 1 GB • Hard disk 80 GB • Monitor 15” • VGA 32 MB • CD Room • Jaringan komputer • Scanner • Printer • Sistem Operasi Microsoft Windows atau Linux

2) Komputer Client, dengan spesifikasi komputer minimal: • Processor Intel Pentium III atau yang lebih atas • RAM 256 GB • Hard disk 40 GB • Monitor 15” • VGA 16 MB • Jaringan komputer • CD Room • Sistem Operasi Microsoft Windows atau Linux b. Kebutuhan Brainware: 1) Administrator, yaitu orang yang bertugas sebagai manajer dari sistem informasi perpustakaan. 2) Operator, yaitu orang yang bertugas mendigitalasi bahan-bahan pustaka, melakukan kegiatan katalogisasi dan inventarisasi. 3) Programmer, yaitu orang yang mampu dalam menyusun dan mengembangkan suatu program aplikasi dalam salah satu bahasa pemrograman.

Berikut gambaran sistem perpustakaan yang akan dikembangkan:

Login User

Info Perpustakaan

Anggota Perpustakaan

Info dan Layanan Perpustakaan

Client

Akses Database

Database Perpustakaan Jaringan LAN Permintaan Database Permintaan Info Perpustakaan

Server

Info Perpustakaan

Gambar 10. Alur Sistem Alternatif Keterangan: Calon Anggota perpustakaan yang sudah memiliki Kartu Anggota Perpustakaan dapat melakukan login user pada komputer klien yang sudah disediakan. Melalui jaringan LAN, permintaan-permintaan anggota yang meliputi layanan membaca, referensi, dan multimedia kemudian diteruskan ke database system yang ada di komputer server. Selanjutnya komputer server memberikan informasi-informasi yang diinginkan oleh anggota perpustakaan. Di dalam komputer server telah disediakan berbagai bahan

pustaka dari bentuk menjadi bentuk digital yang dapat dilihat oleh banyak anggota perpustakaan secara bersamaan.

B. Desain Sistem Alternatif Pendekatan yang dirasa tepat untuk mengembangkan sistem

perpustakaan digital ini adalah pendekatan terstruktur (structure approach). Dengan pendekatan terstruktur suatu masalah yang besar dan rumit kemudian dipecah menjadi beberapa masalah yang lebih kecil dalam bentuk modulmodul agar lebih mudah penanganannya. Oleh sebab itu dibutuhkan perangkat pemodelan sebagai alat bantu untuk memecah suatu sistem menjadi beberapa bagian yang dapat diatur dan mengkomunikasikan ciri konseptual dan fungsional (Agus Mulyanto, 2009: 259-260). Perangkat-perangkat pemodelan sistem yang sering dipakai dalam pengembangan sistem informasi antara lain diagram arus data (data flow diagram), kamus data (data dictionary) dan diagram HIPO. Diagram arus data digunakan menunjukkan aliran data dalam sistem. Kamus data berfungsi untuk mendefinisikan elemen data dalam sebuah sistem. Sedangkan HIPO dipakai untuk menggambarkan arus data yang masuk, kemudian diproses sehingga menghasilkan informasi yang diinginkan oleh pengguna (Jogiyanto, 2005: 54).

1. Diagram Arus Data (DAD) a. Diagram Konteks
Project Name: Project Path: Chart File: Chart Name: Created On: Created By: Modified On: Modified By: Sisfo Perpustakaan d:\sisfop~1\ dfd00000.dfd Context Diagram Mar-16-2010 miftahul ala Mar-16-2010 miftahul ala d Kepala Perpustakaan

Laporan Perpustakaan P0

a Anggota Perpustakaan

Login User Layanan Perpustakaan Info Perpustakaan

Klasifikasi dan Katalogisasi

b Urusan Pengelolaan

Sisfo Perpustakaan

Inventarisasi

Registrasi Anggota c

Info Akses Anggota

Urusan Pelayanan

Gambar 11. Diagram Konteks Sistem Informasi Perpustakaan Digital Keterangan: Seluruh bahan pustaka yang telah didigitalkan di-input-kan menurut cara-cara inventarisasi, klasifikasi dan katalogisasi oleh petugas Urusan Pengelolaan. Selanjutnya, anggota perpustakaan yang telah memiliki account dan password, dapat menggunakan sistem untuk membaca buku, melihat referensi dan menikmati layanan multimedia. Dari sistem, petugas Urusan Pelayanan dapat mengetahui informasi akses

anggota untuk dibuatkan Laporan-Laporan Perpustakaan yang juga diketahui oleh Kepala Perpustakaan melalui sistem. b. Diagram Berjenjang
0 Sisfo Perpustakaan Digital

Top Level

1 Pengolahan Bahan Pustaka

2 Kegiatan Anggota Perpustakaan

3 Pembuatan Laporan Perpustakaan

Level 0

Level 1
1.1 Inventarisasi 1.2 Klasifikasi dan Katalogisasi 2.1 Akses Layanan Baca 2.2 Akses Layanan Referensi 2.3 Akses Layanan Multimedia 3.1 Laporan Bahan Pustaka 3.2 Laporan Data Anggota 3.3 Laporan Kegiatan Anggota

Gambar 12. Diagram Berjenjang Sistem Informasi Perpustakaan Digital Keterangan: Sistem Informasi Perpustakaan Digital terdiri dari tiga submenu. Yaitu: 1) Pengolahan Bahan Pustaka, yang terdiri dari Inventarisasi, Klasifikasi dan Katalogisasi; 2) Kegiatan Anggota Perpustakaan, yang terdiri dari Akses Layanan Baca, Akses Layanan Referensi dan Akses Layanan Multimedia; 3) Pembuatan Laporan Perpustakaan, yang terdiri dari Laporan Bahan Pustaka, Laporan Data Anggota dan Laporan Kegiatan Anggota.

c. Diagram Level 0
Project Name: Project Path: Chart File: Chart Name: Created On: Created By: Modified On: Modified By: Katalog D2 Bahan Pustaka b Urusan Pengelolaan Identitas Bahan Pustaka Update Bahan Pustaka Data Katalog Bahan Pustaka Akses Anggota P2 Login User Anggota Perpustakaan Layanan Perpustakaan Kegiatan Anggota Perpustakaan Klasifikasi Bahan Pustaka P1 Data Bahan Pustaka Bahan Pustaka Sisfo Perpustakaan d:\sisfop~1\ dfd00001.dfd Level 0 Mar-16-2010 miftahul ala Mar-16-2010 miftahul ala Daftar Induk Bahan Pustaka Inventaris D1 Bahan Pustaka

Pengolahan Bahan Pustaka

D3

Daftar Bahan Pustaka

a

Registrasi Anggota

c Urusan Pelayanan

Info Akses Anggota Registrasi Anggota Verifikasi Anggota

D5

Akses Anggota

Akses Anggota

D4 Anggota

d Kepala Perpustakaan Laporan-Laporan Perpustakaan

P3

Data Anggota Data Bahan Pustaka Daftar Inventaris

Pembuatan Laporan Perpustakaan

Gambar 13. Diagram Level 0 Sistem Informasi Perpustakaan Digital Keterangan: Input-an oleh petugas Urusan Pengelolaan ke dalam sistem

menghasilkan database Inventaris Bahan Pustaka. Database Bahan Pustaka dijadikan rujukan bagi Anggota Perpustakaan untuk diakses. Hanya saja Anggota Perpustakaan harus diregistrasi terlebih dahulu oleh petugas Pelayanan agar mendapatkan account dan password.

Proses registrasi menghasilkan database Anggota. Sedangkan kegiatan anggota perpustakaan tercatat dalam database Kegiatan Anggota. Seluruh kegiatan diproses menjadi Laporan Bahan Pustaka, Laporan Data Anggota dan Laporan Kegiatan Anggota untuk Kepala Perpustakaan. d. Diagram Level 1 Pengolahan Bahan Pustaka
Project Name: Project Path: Chart File: Chart Name: Created On: Created By: Modified On: Modified By: Sisfo Perpustakaan d:\sisfop~1\ dfd00012.dfd Pengolahan Bahan Pustaka Mar-16-2010 miftahul ala Mar-16-2010 miftahul ala

Identitas Bahan Pustaka Jenis Bahan Pustaka Nomor Induk

P1.1 Daftar Induk Bahan Pustaka Inventarisasi Data Inventaris Inventaris D1 Bahan Pustaka

Katalog D2 Bahan Pustaka b Urusan Pengelolaan Menentukan Kata Utama dan Tajuk P1.2 Daftar Katalog Pustaka Daftar Bahan Pustaka D3 Bahan Pustaka

Klasifikasi dan Katalogisasi

Gambar 14. Diagram Level 1 Pengolahan Bahan Pustaka Keterangan: Petugas Urusan Pengelolaan terlebih dahulu mengecek identitas, jenis dan memberikan nomor induk bahan pustaka sebelum dilakukan kegiatan inventarisasi. Dari kegiatan inventarisasi dihasilkan database

Inventaris Bahan Pustaka. Database Inventaris Bahan Pustaka diproses dalam kegiatan Klasifikasi dan Katalogisasi yang menghasilkan database Katalog Bahan Pustaka dan Bahan Pustaka. e. Diagram Level 1 Kegiatan Anggota Perpustakaan
Project Name: Project Path: Chart File: Chart Name: Created On: Created By: Modified On: Modified By: Sisfo Perpustakaan d:\sisfop~1\ dfd00006.dfd Kegiatan Anggota Perpustakaan Mar-16-2010 miftahul ala Mar-16-2010 miftahul ala

c Urusan Pelayanan

Registrasi Anggota

P2.1

Login User

a Anggota Perpustakaan

Akses Layanan Baca Data Anggota

Info Perpustakaan Layanan Baca

D4 Anggota

Verifikasi Anggota P2.2 Login Anggota Akses Layanan Referensi

Layanan Baca

Layanan Referensi

D5

Akses Anggota

P2.3 Login Anggota Layanan Multimedia

Akses Layanan Multimedia

Gambar 15. Diagram Level 1 Kegiatan Anggota Perpustakaan Keterangan: Calon anggota perpustakaan yang telah diregistrasi oleh petugas Pelayanan mendapatkan account dan password untuk melakukan Login

User yang tersimpan dalam database Anggota. Kemudian anggota perpustakaan dapat menikmati Layanan Baca, Layanan Referensi dan Layanan Multimedia. Akses anggota perpustakaan tersebut tersimpan dalam database Akses Anggota. f. Diagram Level 1 Pembuatan Laporan Perpustakaan

Project Name: Project Path: Chart File: Chart Name: Created On: Created By: Modified On: Modified By:

Sisfo Perpustakaan d:\sisfop~1\ dfd00013.dfd Pembuatan Laporan Perpustakaan Mar-16-2010 miftahul ala Mar-16-2010 miftahul ala

P3.1 Bahan Pustaka Data Bahan Pustaka Pembuatan Lap. Bahan Pustaka

Lap. Bahan Pustaka

b Urusan Pengelolaan

D3

Lap. Inventaris Bahan Pustaka Lap. Bahan Pustaka Lap. Inventaris Bahan Pustaka

Inventaris D1 Bahan Pustaka

Data Inventaris Bahan Pustaka P3.2 Data Anggota Pembuatan Lap. Data Anggota

c Lap. Daftar Anggota Lap. Kegiatan Anggota Urusan Pelayanan

D4 Anggota

P3.3 Akses Anggota Data Akses Anggota Pembuatan Lap. Kegiatan Anggota Lap. Kegiatan Anggota

d Kepala Perpustakaan

D5

Lap. Daftar Anggota

Gambar 16. Diagram Level 1 Pembuatan Laporan Perpustakaan

Keterangan: Dari Database Inventaris Bahan Pustaka dan Bahan Pustaka diproses menjadi Laporan Inventaris Bahan Pustaka dan Laporan Bahan Pustaka yang disimpan oleh petugas Urusan Pengelolaan dan Ketua

Perpustakaan. Database Anggota dan Akses Anggota diproses menjadi Laporan Daftar Anggota dan Laporan Kegiatan Anggota untuk diakses oleh petugas Pelayanan dan Ketua Perpustakaan.

2. Desain Input Dalam sistem informasi perpustakaan digital ini, ada empat obyek input-an yang dirancang. Antara lain: a. Desain Input Data Inventaris Bahan Pustaka Input Data Inventaris Bahan Pustaka
No Induk Tanggal Jenis Pengarang Judul Penerbit Tahun Terbit Asal Sumber : : : : : : : :

Gambar 17. Desain Input Inventaris Bahan Pustaka

b. Desain Input Data Katalog Bahan Pustaka Input Data Katalog Bahan Pustaka
No. Induk No. Panggil Judul Jenis File Pengarang Kategori Penerbit Tahun Terbit Deskripsi : : : : : : : : :

Gambar 18. Desain Input Katalog Bahan Pustaka c. Desain Input Data Anggota Input Data Anggota
No. Anggota :

Nama Lengkap : Kelas Account Password Alamat Telpon Email : : : : : :

Gambar 19. Desain Input Data Anggota

d. Desain Input Kegiatan Anggota Input Data Kegiatan Anggota
No Anggota :

Nama Lengkap : Account Password : :

Jumlah akses anggota perpustakaan dalam layanan:
Baca : Referensi : Multimedia:

Gambar 20. Desain Input Kegiatan Anggota 3. Desain Output a. Laporan Inventaris Bahan Pustaka Tabel 8. Desain Laporan Inventaris Bahan Pustaka
Nomor Induk Tgl Jenis Pengarang Judul Penerbit Tahun Terbit Asal Sumber

b. Laporan Katalog Bahan Pustaka Tabel 9. Desain Laporan Katalog Bahan Pustaka
Nomor Induk No. Panggil Jenis Pengarang Judul Penerbit Tahun Terbit Kategori

c. Laporan Data Anggota Tabel 10. Desain Laporan Data Anggota
Nomor Anggota Nama Lengkap Kelas Account Password Alamat Telpon Email

d. Laporan Kegiatan Anggota Tabel 11. Desain Laporan Kegiatan Anggota
Nomor Anggota Nama Lengkap Account Password Banyaknya Akses Anggota Layanan Baca Referensi Multimedia

4. Kamus Data Kamus Data atau Data Dictionary merupakan katalog fakta tentang data dan kebutuhan-kebutuhan informasi dari suatu sistem informasi. Kamus Data digunakan sebagai alat komunikasi tentang data yang masuk ke sistem dan tentang informasi yang dibutuhkan oleh pemakai sistem. Diagram Arus Data (DAD) menjelaskan arus data yang ada dalam sistem secara global, sedangkan Kamus Data memperjelas struktur dari suatu arus data DAD lebih terperinci (Jogiyanto, 2005: 725).

a. Data Inventaris Bahan Pustaka Nama tabel : tb_inventaris

Digunakan untuk : mencatat inventaris bahan pustaka. Primary key : no_induk

Spesifik dari tb_inventaris adalah sebagai berikut: Tabel 12. Struktur Data Inventaris Bahan Pustaka
Nama Field no_induk tanggal jenis Tipe Data bigint date varchar Lebar Field 50 2 50 Keterangan primary key dd/mm/yyyy jenis digital: buku/ ensiklopedia/ peta/ kamus/ majalah/ surat kabar/ film/ video/ slide/ audio/ gambar nama pengarang judul/subyek bahan pustaka nama penerbit dan tempat tahun diterbitkan membeli/ download hadiah/ alamat

pengarang judul penerbit tahun_terbit asal_sumber

varchar varchar varchar year varchar

50 100 50 4 10

b. Data Katalog Bahan Pustaka Nama tabel : tb_katalog

Digunakan untuk : mencatat katalog dari bahan pustaka Primary key : no_induk

Spesifik dari tb_katalog adalah sebagai berikut:

Tabel 13. Struktur Data Katalog Bahan Pustaka
Nama Field no_induk no_panggil judul jenis_file pengarang kategori penerbit tahun_terbit deskripsi Tipe Data bigint varchar varchar varchar varchar varchar varchar year varchar Lebar Field 50 50 100 5 50 50 50 4 500 Keterangan primary key sesuai aturan nomor panggil dan Dewey Decimal Catalog (DDC) judul bahan pustaka doc/ rtf/ pdf/ wav/ mp3/ mpg/ avi/ flv/ swf/ jpg/ gif/ ppt nama pengarang Baca/ referensi/ multimedia nama penerbit dan tempat tahun diterbitkan sekilas tentang bahan pustaka

c. Data Anggota Nama tabel : tb_anggota

Digunakan untuk : mencatat data-data anggota perpustakaan Primary key : no_anggota

Spesifik dari tb_anggota adalah sebagai berikut: Tabel 14. Struktur Data Anggota
Nama Field no_anggota nama_lengkap kelas account password alamat telpon email Tipe Data bigint varchar varchar varchar varchar varchar varchar varchar Lebar Field 50 50 4 50 10 100 25 20 Keterangan primary key nama anggota 7/ 8/ 9/ g/ k nama akun login kata sandi alamat anggota telpon anggota alamat email

d. Data Kegiatan Anggota Nama tabel : tb_kegiatan

Digunakan untuk : mencatat kegiatan-kegiatan anggota perpustakaan Primary key : no_anggota

Spesifik dari tb_kegiatan adalah sebagai berikut: Tabel 15. Struktur Data Kegiatan Anggota
Nama Field no_anggota nama_lengkap account password baca referensi multimedia Tipe Data bigint varchar varchar varchar varchar varchar varchar Lebar Field 50 50 50 10 10 10 10 Keterangan primary key nama anggota nama akun login kata sandi banyaknya akses baca banyaknya akses referensi banyaknya akses multimedia

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->