Anda di halaman 1dari 6

B.

ANALISA DATA
NO
1.

DATA
DS: Pasien mengatakan
nyeri di bagian perut
tepatnya sympisis.
P : nyeri ketika duduk

ETIOLOGI
Infeksi mikroorganisme (E-

MASALAH

coli, psudomonas,
stophiloccus, prusteus,
klebsiella, dan lain lain )

dan bila ditekan


Q : seperti ditusuk
tusuk

Hidup terutama usus (pleg

R : dibagian sympisis

player )

pubis
S : 4-6

Kuman mengeluarkan

T : hilang timbul
DO

pasien

endotoksin

tampak

Bakteremia sekunder

meringis, gelisah dan


seekali

pasien

menangis

sambil

memegang perutnya
TTV: TD : 110/80

Nyeri akut
Peradangan
Peningkatan frekuensi
/dorongan kontraksi uretral

mmHg
N : 80 x/m

Depresi saraf perifer

S : afebris (36,5 C)
RR : 22 x/m

NYERI AKUT

38

39

2.

DS : pasien mengatakan
sulit

untuk

BAK

Infeksi mikroorganisme
(E-coli, psudomonas,

kurang lebih dimulai 2

stophilococus, prusteus,

hari

klebsiella, dan lain lain )

yang

nyeri.

lalu

Pasien

dan
juga

mengatakan walaupun
sudah

menggunakan

selang kencing namun


tetap

Membentuk jaringan parut

terasa

seperti

menahan kencing dan

Obstruksi saluran kemih


yang bermuara pada vesika
urinaria

perasaan tidak puas


Peningkatan tekanan di
DO : output pasien dalam

vesika urinaria

sehari 2000 2500 cc,


warna

urin

tampak

kuning keruh
DP : pemeriksaan urinalisis
pH : 5,0

GANGGUAN
Penebalan dinding vesika

ELIMINASI

urinaria

URIN

Penurunan kontraksi otot


kandung kemih

eritrosit : 20 30 /lpb
epitel : 1-2 /lpk

Sulit berkemih

leukosit : 2 4 /lbp
Retensi urine

GANGGUAN ELIMINASI
URIN

40

3.

DS : pasien mengatakan
sulit

untuk

tidur

terutama pada malam


hari

Infeksi mikroorganisme

ketika

nyeri

Hidup diusus terutama pleg


player

muncul,
-

Selain itu pasien juga

Kuman menggunakan

mengatakan kesulitan

endotoksin

untuk

tidur

walaupun

karena
sudah

Bakterimia primer

menggunakan selang
kencing namun tetap
terasa ingin kencing,
Pasien tidur hanya 3

INSOMNA
Tidak difagosit
Bakterimia sekunder

-4 jam saja dalam


sehari

dan

merasa

tidak

segar

setelah

Terjadi peradangan pada


ureter

bangun
Peningkatan kontraksi
DO : - Pasien tampak tidak

urenteral

segar,
-

Tampak
hitam

mata,
Tampak

lingkaran

Depresi syaraf perifer

disekitar
sering

Nyeri akut

menguap dan mata


tampak cekung

Gangguan pola tidur


INSOMNIA

41

C. DAFTAR MASALAH KEPERAWATAN


NO
1

DIAGNOSA KEPERAWATAN
Nyeri akut berhubungan dengan

TANGGAL MASALAH
DITEMUKAN
TERATASI
7/9/2015
9/9/2015

peningkatan lumen urethra


ditandai dengan
DS: Pasien mengatakan nyeri di
bagian perut tepatnya sympisis.
P : nyeri ketika duduk dan bila
ditekan
Q : seperti ditusuk tusuk
R : dibagian sympisis pubis
S : 4-6
T : hilang timbul
DO : pasien tampak meringis,
gelisah
sesekali pasien menangis
sambil memegang perutnya
TTV: TD : 110/80 mmHg
N : 80 x/m
S : afebris (36,5 C)
RR : 22 x/m

2.

Gangguan eliminasi urine


berhubungan dengan infeksi saluran

7/9/2015

8/9/2015

PARAF

42

kencing ditandai dengan :


DS : pasien mengatakan sulit untuk
BAK kurang lebih dimulai 2 hari
yang lalu dan nyeri.
Pasien juga mengatakan
walaupun sudah menggunakan
selang kencing namun tetap
terasa seperti menahan kencing
dan perasaan tidak puas
DO : output pasien dalam sehari
2000 25
00 cc,
warna urin tampak kuning
keruh
DP : pemeriksaan urinalisis
pH : 5,0
eritrosit : 20 30 /lpb
epitel : 1-2 /lpk
leukosit : 2 4 /lbp

3.

Insomnia berhubungan dengan


ketidaknyamanan fisik (nyeri dan
urgensi ) ditandai dengan :
DS : Pasien mengatakan sulit untuk
tidur terutama pada malam hari
kelika nyeri muncul

7/9/2015

8/9/2015

43

Pasien juga mengatakan


kesulitan untuk tidur karena
walaupun sudah
menggunakan selang kencing
namun tetap serasa ingin

kencing,
Pasien tidur hanya 3 -4 jam
saja dalam sehari dan merasa
tidak segar setelah bangun

DO : Pasien tampak tidak segar


-

tampak lingkaran hitam

disekitar mata
tampak sering menguap
mata cekung