Anda di halaman 1dari 8

RANGKUMAN MODUL 3

PDGK 4101
KEGIATAN BELAJAR 1 DAN 2
DISUSUN OLEH :
1. JUNI MARLENA
2. PAUZIAH
3. RINI

PROGRAM STUDI S-1 PGSD


FKIP UNIVERSITAS TERBUKA
UPBJJ BENGKULU POKJAR
IPUH
TAHUN 2015

MODUL 3
KETERAMPILAN BERBICARA
Kegiatan Belajar 1
Kemampuan Dasar dalam Kegiatan Berbicara
Dalam kegiatan belajar ini, kita akan mengkaji beberapa pokok permasalahan,
yaitu berdialog, menyampaikan pengumuman, menyampaikan argumentasi
dan bercerita.

Berdialog
Berdialog dapat diartikan sebagai pertukaran pikiran atau pendapat mengenai
suatu topik tertentu antara 2 orang atau lebih. Fungsi utama berdialoh adalah
bertukar pikiran, mencapai mufakat atau merundingkan sesuatu masalah.
Dialog dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk, seperti bertelepon,
bercakap-cakap, tanya-jawab, wawancara, diskusi, musyawarah, debat dan
simposium.

Menyampaikan Pengumuman
Menyampaikan pengumuman berarti menyampaikan sesuatu hal yang perlu
diketahui oleh khalayak ramai. Kegiatan ini dapat diwujudkan dalam bentuk
pidato.
Ciri-ciri yang harus diperhatikan dalam membaca pengumuman di antaranya,
yaitu volume suara harus lebih keras, intonasi yang tepat dan gaya
penampilan yang menarik.

Menyampaikan Argumentasi
Salah satu proses komunikasi untuk menyampaikan argumentasi karena
harus memperhatikan pendapat, yaitu debat. Setiap pihak yang berdebat
akan mengajukan argumentasi dengan memberikan alasan tertentu agar
pihak lawan atau peserta menjadi yakin dan berpihak serta setuju terhadap
pendapat-pendapatnya (Laksono, 2003:20).

Bercerita
Manfaat bercerita di antaranya, yaitu (1) memberikan hiburan (2)
mengajarkan kebenaran dan (3) memberikan keteladanan.
Untuk mahir bercerita diperlukan persiapan dan latihan. Persyaratan yang
perlu diperhatikan, di antaranya (1) penguasaan dan penghayatan cerita, (2)
penyelarasan dengan situasi dan kondisi, (3) pemilihan dan penyusunan
kalimat, (4) pengekspresian yang alami, dan (5) keberanian.

Kegiatan Belajar 2
Kemampuan Lanjutan dalam Kegiatan Berbicara

Musyawarah
Musyawarah mengandung arti perundingan, yaitu membicarakan sesuatu
supaya mencapai kata sepakat. Dalam suatu musyawarah yang penting
adalah kepentingan orang banyak, setiap orang mengesampingkan
kepentingan pribadi demi kepentingan umum.
Dalam musyawarah biasanya terdapat perbedaan pendapat, tetapi
perbedaan itu harus dipadukan. Bila tidak, maka biasa diambil voting (suara
terbanyak). Itulah hal yang istimewa dari musyawarah yang berbeda dengan
diskusi. Dalam musyawarah selalu ada kesimpulan.

Diskusi

Nio (dalam Haryadi, 1981:68) menjelaskan bahwa diskusi ialah proses


pelibatan dua orang atau lebih individu yang berinteraksi secara verbal dan
tatap muka, tukar-menukar informasi untuk memecahkan masalah.
Sementara itu, Brilhart (dalam Haryadi, 1997:68) menjelaskan diskusi adalah
bentuk tukar pikiran secara teratur dan terarah dalam kelompok besar atau
kelompok kecil dengan tujuan untuk diskusi ialah proses pengertian,
kesepakatan, dan keputusan bersama mengenai suatu masalah.

Pidato
Komunikasi lisan khususnya pidato dilakukan
dengan cara impromptu (serta merta),
menghafal, metode naskah, dan
ekstemporan.
Sebelum melakukan pidato, hal yang perlu
diperhatikan adalah analisis terhadap:
Jumlah pendengar
Tujuan mereka berkumpul
Adat kebiasaan mereka
Acara lain
Tempat berpidato
Usia pendengar
Tingkat pendidikan pendengar
Keterkaitan hubungan batin dengan
pendengar
Bahasa yang biasa digunakan

TERIMA KASIH