Anda di halaman 1dari 5

MANUSIA BERADAB DALAM KERAGAMAN

Masyarakat adalah komunitas yang beragam, penuh dengan perbedaan, sehingga kita harus dapat
bersikap arif dalam menyikapi perbedaan yang ada agar tidak berujung pada sebuah konflik.
Dalam hal ini terdapat teori yang menunjukkan penyebab konflik di tengah masyarakat antara
lain:
1. Teori hubungan masyarakat, memiliki pandangan bahwa konflik yang sering muncul ditengah
masyarakat disebabkan polarisasi yang terus terjadi, ketidakpercayaan dan permusuhan diantara
kelompok yang berbeda, perbedaan bisa dilatarbelakangi sara bahkan pilihan ideologi politiknya.
2. Teori identitas yang melihat bahwa konflik yang mengeras di masyarakat tidak lain
disebabkan identitas yang terancam yang sering berakar pada hilangnya sesuatu atau penderitaan
masa lalu yang tidak terselesaikan.
3. Teori kesalahfahaman antar budaya, teori ini melihat konflik disebabkan ketidakcocokan
dalam cara-cara berkomunikasi diantara budaya yang berbeda.
4. Teori transformasi yang memfokuskan pada penyebab terjadi konflik adalah ketidaksetaraan
dan ketidakadilan yang muncul sebagai masalah sosial budaya dan ekonomi.
Intinya, manusia yang beradap harus bersikap terbuka dalam melihat semua perbedaan dalam
keragaman yang ada dan menjunjung tinggi nilai-nilai kesopanan agar keragaman menjadi aset
kekayaan bangsa yang dapat mempersatukan bangsa ini.
https://triwalindahabi.wordpress.com/2013/10/12/ilmu-sosial-budaya-dasar/
Manusia Beradab dalam Keragaman
a. Beragaman Budaya dan Peradaban
Sebagai mahluk budaya, dimana mana manusia itu sama karena manusia dibekali oleh
penciptanya dengan akal, perasaan, dan kehendak dalam jiwanya.
Kebudayaan dan peradaban menurut Koentjaraningrat:
Kebudayaan adalah:padanan dalam istilah inggris culture yang brasal dari bahasa
latin culere yang berarti mengolah, mengerjakan, kemudian berkembang menjadi segala daya
dan usaha manusia dalam mengubah alam.Dari istilah diatas disimpulkan bahwa kebudayaan
adalah keseluruhan gagasan dan karya manusia yang harus dibiasakannya dengan belajar dan
beserta keseluruhannya dari hasil budi dan kerjanya itu.
Peradaban adalah suatu bentuk kemajuan lahir batin suatu bangsa, yaitu yang berhubngan
dengan kecerdasan, sopan santun, dan kebudayaan.
b. Faktor Penyebab Munculnya Keragaman Peradaban
1.
Faktor lingkungan
2.
Faktor filsafat dan keberadaban
3.
Faktor perekonomian
c. Sikap Manusia Beradab dalam Beragama
Dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung, artinya, damanapun kita berada disitu adatistiadat kita ikuti.

d. Problematika Keragaman Kultural dalam Perkembangan Peradaban dan Hidup


Beradab
Keragaman kultural (budaya) seringkali menyebabkan munculnya permasalahan dan
kesalahpahaman antar suku tersebut.
e. Pengaruh Keragaman dan Globalisasi terhadap Pengembangan Kepribadian
Masyarakat
Keragaman dan globalisasi terhadap pengembangan kepribadian masyarakat dapat
menimbulkan pengaruh dalam masyarakat.Pengaruh tersebut dapat menimbulkan pengaruh
positif maupun negative.
Pengaruh Keragaman terhadap Kehidupan Beragam, Bermasyarakat, Bernegara, dan
Kehidupan Global
Pengaruh keragaman diantaranya adalah:
1.
Terjadinya segmentasi kedalam kelompok-kelompok yang seringkali memiliki
kebudayaan yang berbeda.
2.
Memiliki struktur sosial yang terbagi-bagi kedalam lembaga-lembaga yang bersifat non
komplemeter.
3.
Kurang mengembangkan konsesus diantara para anggota masyarakat tentang nilai-nilai
sosial yang bersifat dasar.
4.
Secara relatif sering kali terjadi konflik diantara kelompok yang satu dengan yang
lainnya.
5.
Secara relatif intergrasi sosial tumbuh diatas paksaan dan saling ketergantungan didalam
bidang ekonomi.
6.
Adanya dominasi politik oleh suatu kelompok terhadap kelompok yang lain.
Jika keterbukaan dan kedewasaan sikap dikesampingkan, besar kemungkinan tercipta masalahmasalah yang menggoyahkan persatuan dan kesatuan bangsa seperti :
1.
Disharmonisasi, adalah tidak adanya penyesuaian atas keragaman antara manusia dengan
dunia lingkungannya.
2.
Perilaku diskriminatif terhadap etnis atau kelompok masyarakat tertentu akan
memunculkan masalah yang lain, yaitu kesenjangan dalam berbagai bidang yang tentu saja tidak
menguntungkan bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.
3.
Eksklusivisme, rasialis, bersumber dari superioritas diri, alasannya dapat bermacammacam, antara lain keyakinan bahwa secara kodrati ras/sukunya kelompoknya lebih tinggi dari
ras/suku/kelompok lain.
Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk memperkecil masalah yang diakibatkan oleh
pengaruh negative dari keragaman, yaitu :
a.
Semangat Religius
b. Semangat Nasionalisme
c.
Semangat Fluralisme

d.
e.

Dialog antar umat beragama


Membangun suatu pola komunikasi untuk interaksi maupun konfigurasi hubungan antar
agama, media, masa, dan harmonisasinya.

http://galuhputride.blogspot.com/2012/12/isbd-manusia-keragaman-dan-kesederajatan.html

Pengaruh Keragaman terhadap Kehidupan Beragama, Bermasyarakat, Bernegara, dan


Kehidupan Global
Pengaruh terhadap
Dampak positif
Dampak negatif
kehidupan
Baragama
Agama satu dan lainnya dapat Mudah terjadi ketegangan atau
saling
menghargai
dan konflik
apabila
antara
meghormati
pemeluk agama satu dengan
yang
lainnya
terjadi
kesalahpahaman
Bermasyarakat dan bernegara

Terjadi penyerapan budaya


satu terhadap budaya lainnya
Tenggelamnya budaya karna
tidak mampu bertahan

Kehidupan global

Apabila
negara
menjalin
hubungan dengan negara
maju,sedikit banyak akan turut
terpengaruh dampak kemajuan
tersebut

http://isbdsembilan.blogspot.com/2012/05/bab-vi.html

Kebudayaan dari luar tanpa


disaring
dan
disesuaikan
dengan
budaya
bangsa
tersebut terlebih dahulu,akan
mengakibatkan
masuknya
budaya asing yang negatif

Diskrimiasi adalah satiap tindakan yang melakukan pembedaan terhadap seseorang atau
sekelompok orang berdasarkan ras, agama, suku, etnis, kelompok, golongan, status, dan kelas
sosial-ekonomi, jenis kelamin, kondisi fisik tubuh, usia, orientasi seksual, pandangan ideologi
dan politik, serta batas negara, dan kebangsaan seseorang.
tuntutan atas kesamaan hak bagi setiap manusia didasarkan pada prinsip-prinsip Hak Asasi
Manusia (HAM) yang sifatnya universal tanpa pengecualian, tidak dapat dipisahkan, dan saling
tergantung. maka dibuatlah instrumen hukum yang mengatur HAM pada dasarnya menunjukkan
bahwa diskriminasi telah terjadi menjadi sebuah realias yang problematika sehingga
menimbulkan :

Komunitas Internasional telah mengakui bahwa diskriminasi masih terjadi di berbagai


belahan dunia.

Prinsip Nondiskriminasi harus mengawali kesepakatan antar bangsa untuk dapat hidup
dalam kebebasan, keadilan dan perdamian.
ada beberapa faktor penyebab diskriminasi yaitu :
1.
persaingan yang semakin ketat dalam bidang ekonomi. maka timbul kesenjangan antara
kelompok pendatang dan kaum pribumi, yang kerap kali menjadi awal pemicu terjadinya
diskriminasi.
2.
tekanan dan itimidasi biasanya dilakukan oleh kelompok yang dominan terhadap
kelompok atau golongan yang lebih lemah. pendapat Aristoteles membagi masyarkat dalam
suatu negara menjadi tiga kelompok yaitu ( kaya, miskin dan berada di tengahnya). kelompok
kaya yaitu para bangsawan dan tuan tanah biasanya melakukan intimidasi dan tekakan sehingga
mendiskriminasi orang-orang miskin.
3.
ketidakberdayaan golongan miskin akan intimidasi yang mereka dapatkan membuat
mereka terus terpuruk dan menjadi korban diskriminasi.
Problematika lainnya yang timbul dan terus diwaspadai adalah adanya disintegrasi bangsa yaitu :
1. Kegagalan Kepemimpinan
Integrasi bangsa adalah landasan bagi tegaknya sebuah negara modern. Keutuhan wilayah negara
amat ditentukan oleh kemampuan para pemimpin dan masyarakat warga negara memelihara
komitmen kebersamaan sebagai suatu bangsa.
2. Krisis Ekonomi yang akut dan berlangsung lama
Krisis di sektor ini selalu merupakan amat signifikan dalam mengawali lahirnya krisis yang lain
(politik pemerintah, hukum dan sosial)
3. Krisis Politik
Krisis Politik merupakan perpecahan elite ditingkat nasioanal, sehingga menyulitkan lahinya
kebijakan utuh dalam mengatasi krisis ekonomi.
4. Krisis Sosial

krisis sosial dimulai dari adanya disharmnisasi dab muara pada meletusnya konflik kekerasan di
antara kelompok-kelompok masyarakat (suku, agama, ras)
5. Demoralisasi tentara dan polisi
demoralisasi tentara dan polisi dalam bentuk pusupunya keyakinan mereka atas mekna
pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya sebagai bhayangkari negara. demoralisasi itu, pada
kadar yang rendah dipengaruhi oleh merosotnya nelai gaji yang mereka terima akibat krisis
ekonomi.
6. Intervensi Pihak Asing
yang bertujuan memecah belah, seraya mengambil keuntungan dari perpecahan itu melalui
dominasi pengaruhnya terhadap kebijakan politik dan ekonomi negara-negara baru pasca
disintegrasi. Intervensi ini mulai dari provokasi
http://berkat-nias.blogspot.com/2012/07/problematika-diskriminasi.html
Faktor-Faktor PenyebabDiskriminasi1. Persaingan yang semakin ketat dalam berbagai bidang
kehidupan, terutama ekonomi.2. Tekanan dan intimidasi biasanya dilakukan oleh kelompok yang
dominan terhadap kolompok atau golongan yang lebih lemah.3. Ketidakberdayaan golongan miskin
akan intimidasi yang mereka dapatkan membuat mereka terus terpuruk dan menjadi korban
diskriminasi.

http://www.slideshare.net/YudhaFadillah/problematika-diskriminasi-11753967