Anda di halaman 1dari 21

BAB I.

KEADAAN GEOGRAFI DAN IKLIM

1.

Letak Geografi
Kabupaten Sragen terletak secara geografis antara 110.45 dan 111.10 BT serta
7.15 dan 7.30LS. Kabupaten berada paling timur dipropinsi Jawa Tengah yang
berbatasan dengan Kabupaten Ngawi Jawa Timur.

2.

Luas Penggunaan Lahan


Kabupaten Sragen mempunyai luas wilayah sebesar 941,55 Km 2 terbagi dalam 20
kecamatan, 208 desa/kalurahan. Dari luas tersebut 40.339 Ha (43 %) merupakan
lahan sawah dan 53.816 Ha (57 %) merupakan lahan bukan sawah.
Menurut penggunaannya persentase lahan sawah yang berpengairan teknis
sebesar 19,95 %, tadah hujan 15,26 % dan lainnya berpengairan setengah teknis
dan sederhana.

3.

Keadaan Iklim
Menurut Sub Dinas Pengairan DPU Kabupaten Sragen rata -rata hari hujan di
Kabupaten Sragen tahun 2008 sebanyak 7 hari per bulan, hal tersebut terjadi juga
pada tahun 2007 yakni rata -rata hari hujan mencapai 7 hari per bulan.
Sedangkan rata-rata curah hujan di Kabupaten Sragen mencapai sebesar 2662 mm
pada tahun 2008. lebih besarl jika dibandingkan den gan tahun 2007 yaitu sebesar
1882 mm.

CHAPTER I.GEOGRAPICAL CONDITIONS AND CLIMATE

1.

Geographic Location
Sragen Regency is located geographically between 110.45 to 111.10 East
Longitude and 7.15 to 7.30 South latitude. Sragen is the most East reg encies
where it is limited by Ngawi Regency of East Java Province.

2. Land
Sragen Regency has territory area of 941.55 km. It is divided into 20 Districts, 208
Villages. From the territory area, Sragen consists of 40,339 Hectare ( 43 % ) rice field area and 53,816 Hectare ( 57 % ) not rice -field.
The rice-fields are divided into 19.95% rice -field with technical irrigation, 15.26%
rice-field with rain irrigation and the rest are rice field with semi -technical irrigation
and simple irrigation.
3.

Climatic Condition
According to Sub Dinas Pengairan DPU Sragen Regency, the average of rain fall in
Sragen is 7 days per month, it is also happened in 2007. Meanwhile, the average of
the rain fall reaches 2662 mm in 2008. It is less than the rain fall in 2007 tha t can
reach 1882 mm.

BAB II PEMERINTAHAN

1. Wilayah Adminstrasi
Kabupaten Sragen terbagi dalam 20 kecamatan, terdiri dari 208 de/kalurahan,
2.519 dukuh dan 5.328 RT. Kecamatan dengan jumlah desa terbanyak adalah
Plupuh dan kecamatan Tanon masing -masing terdiri dari 16 desa. Sedangkan
yang paling sedikit adalah Kecamatan Gesi, Tangen, Jenar masing masing
dengan jumlah 7 desa.

2.

Pertanahan
Pada tahun 2008, Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Sragen mencatat
sebanyak 47.000 permohonan sertifikat se dangkan sertifikat yang diselesaikan
berjumlah 48.079, lebih besar jika dibandingkan dengan tahun 2007 yang hanya
sebesar 35.165.

3.

Catatan Sipil
Jumlah akta kelahiran dan pemutihan yang dihimpun kantor Catatan Sipil
Kabupaten Sragen pada tahun 2008 berjum lah 7.123 dan 21.382 pemutihan.
Sedangkan untuk akte kematian berjumlah 18, akte perkawinan berjumlah 179
dan akte perceraian berjumlah 5.

CHAPTER II.GOVERNMENT

1. Administration Area
Sragen Regency is divided into 20 Districts, 208 Villages, 2.519 small villages and
5.328 Rukun Tetangga ( RT ). Plupuh and Tanon District have the most villages
that is 16 villages. Gesi, Tangen and Jenar have the fewest villages. They only
have 7 villages each.

2. Land Matters
In 2008, Badan Pertanahan Nasional Sragen R egency has made a note of 47,000
applications of land certificate and Badan Pertanahan Nasional can service and
finish 48,079 land certificate. It is bigger than in 2007 that the application of land
certificate is 35,165.

3. Civil Register
The number of birth certificates and the process of obtaining the birth certificate in
the Civil Register Offices of Sragen Regency in 2008 registered certificates. They
consist of 7,123 birth certificate and 21,382 the process of obtaining the
certificates. Whereas, the number of death certificates is 18, the number of
marriage certificate was registered 179 and the number of divorce was registered
5.

BAB III PENDUDUK DAN TENAGA KERJA

1. Kependudukan
Berdasarkan data tahun 2008 jumlah penduduk Kabupaten Sragen berjum lah
871.951 jiwa terdiri dari laki -laki 431.191 jiwa dan perempuan 440.760 jiwa dengan
angka ratio jenis kelamin 978. Dengan luas wilayah 941.55 Km 2 maka kepadatan
penduduk mencapai sebesar 926/ Km 2

yang berarti meningkat apabila

dibandingkan dengan tahu n 2007 yang mencapai angka kepadatan sebesar 921/
km2.
Rata-rata jumlah pendudk tiap KK mencapai 3,30 pada tahun 2008 lebih kecil jika
dibandingkan dengan tahun 2007 yang mencapai 3,32. Untuk penduduk usia
produktif adalah 66,02 % dari total penduduk Srag en, laju pertumbuhan penduduk
adalah 0,43 % dengan tingkat pertumbuhan tertinggi di Kecamatan Sukodono
sebesar 1,54 %. Sedangkan angka kematian kasar (CDK) 4,92 dan untuk angka
kematian bayi (IMR) tiap 1.000 kelahiran berjumlah 24.

2.

Keluarga Berencana
Peserta KB baru di Kabupaten Sragen berjumlah 35.028 dengan alat kontrasepsi
suntik yan g paling diminati, abaik oleh peserta baru maupun KB aktif. Peran aktif
dari peserta harus ditunjang adanya fasilitas klinik KB baik neri maupun swasta,
posyandu maupun BKB (Bina Keluarga Balita)

3.

Tenaga Kerja

Dengan pertambahan penduduk akan berpengaruh terhadap pertumbuhan


angkatan kerja, kelompok umum 15 -19 jumlah angkatan kerja paling banyak yaitu
73.069 dari total angkatan kerja di Sragen tahun 2008 berjumlah 484.945 . Adapun
jumlah angkatan kerja yang tidak bekerja berjumlah 32.692 terdiri dari 17.327 laki laki dan 15.365 perempuan.

CHAPTER III.POPULATION AND MAN POWER

1.

Population
According to the data in 2008, the number of population in S ragen Regency was
registered 871,951 persons. It consisted of 431,191 males and 436,956 females
with sex ratio 978. Seeing the width area of Sragen Regency 941.55 Km , the
population density is 926/Km . It means that the population increases compared with
the population density in 2007 that only reaches 921/Km .
The average of the population every head of family is 3.30 in 2008. It is less than in
2007 that the average of the population can reach 3.32. The productive age is
66.02% from the total populat ion of Sragen Regency. The rate of population growth
is 0.50%, and the highest of the rate of population growth is in Sukodono District
that reaches 1.54%. Whereas, the Crude Death Rate ( CDR ) is 4.92% and the
Infant Mortality Rate ( IMR ) is 14. It mean s that every 1,000 birth there are 24
death.

2.

Family Planning
New family planning participants in Sragen regency are 35,028. The use of
contraception method which interests most is injection either for new family planning
participant or active family planning participants. The active role of the participants
must be followed by the available of Family Planning Clinic both the government or
private owner clinic, Posyandu and BKB ( Bina Keluarga Balita ).

3.

Man Power
By the increasing of the popu lation, it influences toward the growth of human force
( man power ). From the age of 15 19, the number of human force is the most that
reaches 73,069 from the total human force in Sragen Regency that reaches 484,945
in 2008. The unemployment is 32,692. They consist of 17,327 males and 15,365
females.

BAB IV. SOSIAL DAN KEMASYARAKATAN

1. Pendidikan
Penduduk yang bersekolah pada periode 2008/2009 tercatat sebagai berikut : Untuk SD jumlah murid
mencapai 84.880 siswa relatif menurun pada tahun 2007/2008 yai tu 87.038 siswa, untuk murid SMTP
umum terjadi kenaikan 0,57 % pada tahun 2007/2008 dibanding tahun sebelumnya dan untuk SMU
umum relaitf sama dengan tahun sebelumnya yaitu 11.266 siswa. Adapun untuk perguruan tinggi
/akademi yang terdiri dari YAPENAS dan YAPPI AKBID tercatat 236 mahasiswa pada tahun 2008.
2. Kesehatan

Peningkatan status kesehatan sangat penting dalam upaya meningkatkan kualitas manusia dalam
aspek lainnya seperti pendidikan dan produktivitas tenaga kerja.
Selama tahun 2008 sarana dan prasara na kesehatan relatif sama dengan keadaan tahun 2007 yaitu
jumlah PUSKESMAS 26 dan PUSTU 63 . Berbagai jenis vaksin yang diberikan kepada balita relatif
meningkat demi semakin pentingnya derajat kesehatan bagi balita.
3. Peradilan
Pembangunan dibidang hukum d apatmenciptakan sistim dan produk hukum yang mengayomi dan
memberikan landasan hukum bagi masyarakat..
Salah satu indikator tersebut adalah benyaknya perkara yang masuk dan perkara tersebut dapat
diselesaikan. Tahun 2008 perkara yang masuk mengalami penuru nan sebesar 17,55% dibandingkan
dengan tahun 2007.
4.

Agama
Kehidupan agama yang harmonis sangat didambakan oleh masyarakat. Hal ini terliaht dari tempat tempat peribadatan yang ada seperti masjid, gereja, dan pesantren -pesantren.Jumlah peribadatan
menunjukkan kecenderungan meningkat dari tahun ketahun, sedangkan jumlah pemberangkatan haji
tahun 2008 sebanyak 688 jemaah lebih banyak jika dibandingkan dengan tahun 2007 yang berjumlah
600 jemaah.

CHAPTER IV. SOCIAL AND CULTURE


1. Education

The number of inhabitants who go to school in period 2008/2009 are 84,880 students.
Students in Elementary School are the most in number. There are 87.038 students. It is
almost same with the previous year that is 87,009 students. For Junior High School, t here is
an increase about 0.57% in the year of 2006 2007 compared with the year before. And for
Senior High School, there is no increase that there are 11,494 Senior High School students.

Sragen Regency also has a university / Academic that is YAPENAS an d YAPPI AKBID that
is registered 201 students in 2007.
2.Health
The improvement of the health status is very important in the effort of the improvement
human quality in the matter of education and the productivity of human force ( labor )
In 2008, the infrastructure in health is relative same with the year before. There are26
Public Health Centre and 63 Sub Public Health Centre. Various kinds of vaccine which are
given to babies increase. It is aimed for the importance of the baby health.
3.Justice
The development of law can create the system and product of law which can protect and
give the principle of law activities for the society. One of the indications is that there have
been many criminal cases which have entered into the sate justice of Srag en Regency.
And all of the cases can be overcome in 2008. The cases decrease about 17.55%
compared with the year before in 2007.
4.Religious Service / Religion
The harmony of life among the members of religious community and believers in God is
desired very much by the society. It can be seen from the many places for worship such as
mosques, mushola/surau, churches and school for Islamic students. The number of the
places increases for years. And the persons who go to Mecca increase. There were 688
persons. It is bigger than in 2008 that are only 600 persons .

BAB V. PERTANIAN
1. Pertanian Tanaman Pangan
Kabupaten Sragen merupakan salah satu Kabupaten penyangga pangan di Jawa Tengah
sehingga produktivitasnya terutama tanaman padi terus ditingkatkan. Pe ningkatan tidak
hanya pada produksinya tapi juga kwalitas, dan sekarang mulai dikembangkan pada
tanaman pada organik.
Pada tahun 2008 terjadi penurunan produksi padi sebesar 0,92 % yaitu sebesar 451.430
ton lebih rendah jika dibandingkan tahun 2008 sebesa r 487.53 ton. Untuk tanaman palawija
produksi jagung pada tahun 2008 meningkat 20,08 %, ubi kayu turun 27,59 %, kacang
tanah turun 15,17 %, kedelai naik 5,36 % sedangkan kacang hijau produksinya naik
sebesar 8,25 %.
2. Perkebunan
Produksi utama tanamana p erkebunan adalah tebu, kelapa, jambu mete serta kapok randu
dan wijen. Secara rata-rata produksi berfluktuasi , untuk tanaman tebu baik luas tanam
maupun jumlah produksinya meningkat. Jumlah luas tanam naik sebesar 3,38 % dan
produksinya naik 3,38 % atau m enjadi sebesar 250.676,25 ton.
3. Peternakan
Jenis ternak yang diusahakan di Kabupaten Sragen adalah ternak sapi baik sapi perah
maupun sapi potong, kerbau, kuda, kambing, domba dan babi. Selain itu juga diusahakan
ungggas seperti ayam, itik, puyuh dan lain nya. Secara umum hasil ternak baik ternak besar
ternak kecil maupun unggas pada tahun 2008 mengalami kenaikan, misalnya produksi
daging naik 3,79 % dan produksi telur naik 15,12 %.
4.

Perikanan

Produksi perikanan di Kabupaten Sragen secara umum men galami penurunan dengan
produksi 1.573.608 kg atau turun 8,95 % dibandingkan dengan tahun 2007 yaitu mencapai
1.714.531 kg.
Adapun jenis ikan yang produksinya besar di Sragen diantaranya ikan lele, ikan mujaher,
ikan mas ikan tawes dan ikan nila merah.

CHAPTER V.AGRICULTURE
1.Food Crops Agriculture
Sragen Regency is one of regencies that support food in Central Java, so the productivity,
especially paddy is continually decreased. The decreasing of the paddy production is not
only the harvest ( paddy production ) but also the paddy quality. And now, Sragen Regency
is developing an organic paddy plant.
In 2008, there is and decrease of paddy harvest that is 0.92% or . 451.430 ton. It is smallest
than the previous year that reaches 487.530 ton. For the second crops, the production of
corn increased 20.08%, for cassava decreased 27.59%, for peanut decreased 15.17% and
soybean increased 5.36% but the production of small green pea increased 8.25%.
2.Plantations
The main production in Sragen Regency is sugar cane, coconut, cashew nut, kapok, and
sesame. The average product of the plantation fluctuated. For the sugar cane plantation,
either the area of plantation or the product increased. The total area of the plantation in
Sragen Regency increased into 3.38% and the production of the plantation increased into
3.38% or became 250,676.25 ton .
3.Live Stock
The kinds of breeding animal in Sragen regency are cow, both beef cattle or dairy cow,
buffalo, goat, sheep and pig. Beside the live -stock cattle, Sragen also has an effort to breed
poultry such as chicken, duck, quail, etc.
Generally, the product of the breeding animals, both big or small ones and the product of
poultry increased in 2006. For example the production of meat increased 3.79% and the
production of eggs increased 15.61% compared the year before.
4.Fishery
The production of fish in Sragen Regency also decreased. The production is 1,573,608 kg
or it decreased 8.95% compared the previous year 2007 that reached 1,714,531 kg.

Besides, the production of fishery is lele, mujaher, ikan mas, tawes and nila merah.

BAB VI. INDUSTRI

1. Perindustriaan
Sektor industri dibedakan menjadi industri besar dan sedang serta industri kecil dan rumah
tangga. Definisi yang digunakan BPS, industri besar adalah perusahaan yang mempunyai
tenaga kerja 100 orang atau lebih, industri sedang dengan tenaga kerja 20 -99 orang, industri
kecil dengan tenaga kerja 5-19 orang dan industri rumah tangga memiliki tenaga kerja kurang
dari 5 orang (1-4 orang) Dinas perindustrian mengelompokkanm industri menjadi industri
besar/menengah dan industri kecil dari jumlah asset yang dimiliki.
Tahun 2008 jumlah industri mencapai 16.080 unit perusahaan terdiri dari 13 industri besar
dan 16.067 industri kecil. Untuk tenaga kerja terserap sebanyak 54.494 orang, mengalami
kenaikan 0,17 % dibanding tahun 2007. sedangkan nilai produksi tahun 2008 mengalami
kenaikan sebesar 13,00 % dengan total investasi Rp. 2.906.854.000.000
2.

Energi
Kebutuhan energi listrik akan terus meningkat sejalan roda perekonomian daerah Sragen,
demikian juga dengan kebutuhan air bersih. Sampai tahun 2008 jumlah pelanggan listrik
mencapai sejumlah 250.578 pelanggan, dengan pelanggan terbesar adalah rumah tangga
mencapai sebesar 87,22 % dari total pelanggan. KWH y ang terjual pada 2 ranting (Sragen
dan Sumberlawang) yakni mencapai sebesar 482.690.129 KWH.
Untuk air bersih ,mengalami penurunan baik untuk kapasitas maupun jumlah produksi yang
terjual. Kapasitas produksi turun sebesar 2,53 % dan jumlah produksi ya ng terjual mencapai
Rp. 10.164.540, dengan produksi yang hilang sebesar 25 %.

CHAPTER VI.MANUFACTURING
1.

Industry
BPS classifies industry sector into large industry, middle industry, small industry and
home industries. The def inition of large industry is a company which has 100 or
more employees. Middle industry is a company which has 20 to 99 employees,
small industry has 5 to 19 employees and home industry has fewer than 5
employees.
The Office of Industry, Trade, Cooperatio n and Investment classifies industry into
large, middle and small industry based on the asset of the company or factory.
In 2008, Sragen Regency has 16,080 companies or factories. They are 13 large
companies and 16.067 small companies. The companies can ta ke in 54,494
employees. It increased 0.17% compared with the year before. Besides, the total
production

in

2008

increased

13.00%

from

the

total

investment

Rp.

2.906,854,000,000.00.

2.

Energy
The need of electricity energy will increase rapidly because of the economical
growth in Sragen. The need of clean water also increased.
In 2008, there are 250,578 electricity customers and the biggest customers are from
home customers that is 87.22% from the total customers.
The selling of KWH from 2 sub -branches ( Sragen and Sumber Lawang ) that
reaches 482.690.129 KWH.
The need of clean water decreased both the capacity of water or the sold total
production. The capacity of water decreased 2.53% and the sold total production
reached Rp. 10,164,540,000.00 which decreas ed 25%.

BAB VII. PERDAGANGAN

1. Perdagangan
Pada tahun 2008 perusahaan yang memiliki tanda daftar usaha sejumlah 671 usaha,
turun 10,73 % dibandingkan dengan tahun 2007, sedangkan realisasi eksport tekstil
dan mebel/furniture adalah sebesar Rp. 21.200.000. 000,00 naik sebesar 0,18 % bila
dibandingkan dengan tahun 2007 yang mencapai sebesar Rp. 21.065.000.000,00
Surat ijin usaha perdagangan pada tahun 2008 terdapat 669 usaha baru dan ijin
perpanjangan usaha sejumlah sejumlah 271 usaha

2. Hotel
Dikabupaten Sragen terdapat 5 hotel /losmen kelas melati, dengan tarif perkamar
berkisar antara Rp. 20.000,00 Rp. 90.000,00 ditambah fasilitas diantaranya kamar
ber Ac, dan pesawat televisi.

3. Pasar
Pasar berfungsi sebagai temapt yang penting dalam penyaluran barang dan jasa,
pada tahun 2008 jumlah pasar didominasi pasar umum sebanyak 46 pasar, pasar
hewan 8 pasar seangkan departemen store, pasar buah dan pasar sepeda masing masing hanya 1 pasar

CHAPTER VII. TRADE

1.

Trade
In 2008, there were 671 companies/factories whi ch have Trade Business License. It
increased 10,73% compared with previous year 2007. The realization of textile
export and furniture export were Rp. 21,200,000,000.00. It increased 0.18% from
the previous year 2007 that reached Rp. 21,065,000,000.00.
There were 669 new companies from the Trade Business License was registered in
The Office of Industry, Trade, Cooperation and Investment and there were 271 new
business.

2.

Hotel
There are 5 hotel and inn in Sragen Regency. The fare of the hotel or inn is betwe en
Rp. 20,000.00 to Rp. 90,000.00 with facilities of Air Conditioned and television.

3.

Market
Market has function as an important place in distributing goods and services. The
market is dominated by general market that was 46 markets, 8 animal markets, and
there were also a department store, a fruit market and a bike market.

BAB VIII. PERHUBUNGAN

1.

Prasarana

Untuk meningkatkan usaha pembangunan maka dituntut peningkatan pembangunan jalan


sehingga memudahkan mobilitas penduduk dabn memperlancar arus lalul intas.
Panajang jalan di Kabupaten Sragen mencapai sepanjang 1.088,50 Km. Panjang jalan
tersebut terbagi menjadi jalan negara 30,45 km, jalan propinsi 65,85 Km dan jalan kabupaten
992,20 Km.
Jembatan sebagai sarana penunjang transportasi pada tahun 2008 tercatat sebanyak 308
dengan kondisi baik 50 % kondisi sedang 49,03 % dan kondisi rusak 0,07 %.

Sarana

Kendaraan bermotor merupakan angkutan darat utama dengan jumlah bus sebanyak 649
armada dan mikro bus sejumlah 2766 armada.
Dengan meningkatnya perekonomian jumlah kendaraan bermotor mengalami kenaikan
terutama dari enis sepeda motor dimana jumlah kendaraan tersebut mencapai 112.934
unit.

3.

Pos dan Telekomunikasi

PT. Pos Indonesia dalam kegiatan operasional tahun 2008 antara lain meng irim kedalam
negeri sebanyak 60.534 pucuk surat dan yang diterima sebanyak 139.550 pucuk surat.
Sedangkan surat yang dikirim keluar negeri adalah sebanyak 2.313 pucuk surat dan yang
diterima adalah sebanyak 1.007 pucuk surat.

CHAPTER VIII.COMMUNICATION
1. Infrastructure
For improving the effort of development in Sragen regency, it is needed to build a good
street and road. So it can make easy for the societies mobility and speed up the traffic
flow.
The length of the street is 1,088.55 km. The length of the street is divided into government
street which is 30.34 km, province street which is 65.85 km and regency street is 992.20
km.
There are 308 bridges in Sragen regency in 2008 which they have function as supported
infrastructure of transportation. The condition of the bridges is 50% in good condition,
49.03% in sufficient and 0.07% in bad condition.

2. Medium
Motor vehicle is the main land transportation in Sragen Regency. There were 649 bus/mini
bus companies. By increasing the economy condition in Srag en, the number of motor
vehicle increased, especially motorcycles which the total of motorcycle owner were
112,934.

3. Post and Telecommunication


The operational activity of PT. Pos Indonesia in 2008 was sending 60,534 letters to the
whole of Indonesia and receiving 139,550 letters.
Pt Pos Indonesia also sent 2,313 letters to foreign countries and received 1,007 letters
from the foreign countries

. BAB IX. KEUANGAN DAN HARGA -HARGA

1.

Keuangan Daerah

Pada tahun 2009 realisasi pendapatan

daerah

tercapai Rp. 797.639.563.219,00

dimana pendapatan dari DAU (dana Alokasi Umum) kontribusi yang paling tinggi yaitu
mencapai sebesar Rp. 551.913.436.000
daerah dan pelayanan publik.

yang digunakan untuk belanja aparatur

Pendapatan Asli daerah sebesar 72.631.309.2 00

rupiah dimana sumbangan terbesar berasal dari lain -lain pendapatan asli daerah
37.798.745.007 rupiah.

Koperasi dan Perbankan


Jumlah anggota koperasi di Kabupaten Sragen mengalami peningkatan anggota yaitu
berjumlah 66.382 dibanding tahun 2008 hanya sejumlah 64.382 anggota. Jumlah
koperasi pada tahun ini 1013 buah meningkat dibanding tahun lalu sebesar 979 unit
koperasi terdiri koperasi sipan pinjam, serba usaha dan KUD.

CHAPTER IX.FINANCE AND PRICES


1. Region Finance
In 2009, the realization of the original region income is Rp. 797.639.563.219,00
which the income was from the DAU gave the most income that reached Rp.
551.913.436.000

that were used for government official expenses and public

services..
The balancing fund in 2009 is Rp. 638.420.507.087,00. And the realization of
routine expenses of Sragen Regency Government was Rp. 801.679.093.152 ,00
Cooperation and Bank
2. The role of cooperation as the pillar of economy in Indonesia is getting more
attention to increase the prosperous of the society. The number of cooperation
both KUD or Non KUD in Sragen increased that was 66.382 compared in 2008
that was only 64.382 member. Unit cooperation also increase from 979 unit to
1003 unit this year.