Anda di halaman 1dari 14

Metode Kerja Pekerjaan Aspal | ririztheone

https://ririztheone.wordpress.com/2013/03/08/metode-kerja-peker...

ririztheone
Bekerja bukan bicara, Beraksi bukan pasang aksi,
Buat prestasi bukan basa-basi. BISA !!!

Metode Kerja Pekerjaan Aspal

i
6 Votes
Aspal adalah campuran yang terdiri dari bitumen dan mineral. Bitumen adalah bahan yang
berwarna coklat hingga hitam, keras hingga cair mempunyai sifat baik larut dalam Cs2 atau
CCL4dengan sempurna dan mempunyai sifat lunak dan tidak larut dalam air, ter adalah bahan
cair berwarna hitam tidak larut dalam air, larut sempurna dalam Cs2 atau CCL4, mengandung
zat-zat organik yang terdiri dari gugusan aromat dan mempunyai sifat kekal.
Bitumen secara kimia terdiri aromat, Naphten dan alkan sebagai komponen terpenting
dan secara kimia sika merupakan campuran colloid dimana butir-butir yang merupakan
komponen yang padat (disebut Asphaltene) berada dalam fase cairan yang disebut Malten.
Asphlatene terdiri campuran gugusan aromat Naphten dan Alkan dengan berat molekul yang
lebih tinggi, sedangkan Malten terdiri campuran gugusan aromat. Napthen dan alkali dengan
berat molekul yang lebih rendah.
Adapun tahap2 dalam metode pekerjaan aspal adalah sebagai berikut:
A) PERSIAPAN
1. 1.

Ruang Lingkup:

Kontraktor melaksanakan pembersihan sebelumdi mulainya proyek, selama pelaksanaan


berlangsung dan sebelum selesainya proyek.
1 of 14

8/8/2015 2:27 PM

Metode Kerja Pekerjaan Aspal | ririztheone

1. 2.

https://ririztheone.wordpress.com/2013/03/08/metode-kerja-peker...

Cara Pelaksanaan

Sebelum pekerjaan mulai dilaksanakan, kontraktor membersihkan seluruh lokasi pekerjaan


dari kotoran kotoran dan sampah sampah, sehingga terlihat permukaan lokasi pekerjaan
bersih.
1. 3.

Selama Pekerjaan Berlangsung

Pekerja menjaga kebersihan lapangan dan mengatur lokasi penempatan bahan bangunan serta
daerah kerja agar kelancaran pelaksanaan pekerjaan tidak terhambat.
1. 4.

Sesudah Pekerjaan Selesai

Setelah pekerjaan selesai dan sebelum di lakukan penyerahan pekerjaan kepada pemilik
proyek, Kontraktor membersihkan seluruh site dari segala macam kotoran kotoran dan
segala peralatan yang digunakan selama proyek berlangsung. Segala macam kotoran kotoran
dan peralatan tersebut di buang dan dikeluarkan dari site.
1. 5.

Pengukuran Tapak Kembali

Kontraktor mengadakan pengukuran kembali pembangunan dengan alat alat yang sudah
tertera kebenarannya. Ketidakcocokan yang mungkin terjadi antara gambar dan keadaan
lapangan yang sebenarnya segera di laporkan kepada Direksi Pengawasan / MK untuk di
mintakan keputusannya. Segala pengukuran persiapan termasuk tanggung jawab kontraktor.
B) PERALATAN UNIT AMP
Sebelum di operasikan masing-masing komponen peralatan harus di periksa pada bagian:
1.

Cold Bin (Bin Dingin)


Pastikan dan periksa kondisi bak setiap cold bin harus dalam keadaan baik tidak ada
lubang/ rusak.
Pastikan dan periksa antara hoper cold bin harus diberi penyekat atau pemisah.
Pastikan dan periksa hoper cold bin harus di beri penutup terpal atau atap.
Pastikan dan periksa pintu cold bin untuk pemasok agregat dapat di stell dengan baik.

2.

Feeder (Pemasok Agregat)


Setiap feeder harus dilengkapi alat mekanik (vibrator,continus belt, at feeder mundur maju
dan apron) untuk menjamin pemasokan agregat ke dryer yang merata dan continue.
Pastikan peralatan tersebut berfungsi dangan baik.
Sebelum produksi setiap pintu cold bin harus di kalibrasikan sesuai job mix formula yang
telah disetujui oleh konsultan pengawas.
Kalibrasi dapat di laksanakan dengan bukaan pintu dalam (cm) atau kecepatan belt
convenyor dalam (rpm).
Kalibrasi di lakukan terhadap kondisi agregat normal dan agregat dalam kondisi basah
tempatkan petugas untuk mengawasi pasokan agregat.

2 of 14

8/8/2015 2:27 PM

Metode Kerja Pekerjaan Aspal | ririztheone

3.

https://ririztheone.wordpress.com/2013/03/08/metode-kerja-peker...

Prosedur Kalibrasi Cold Bin


Belt Convenyor di jalankan dari cold bin sampai ke dryer.
Hidupkan dan buka pintu pemasok agregat yang ada pada cold bin sampai agregat keluar.
Bilamana agregat sudah konstan, tandai pafda saat yang sama hidupkan stopwatch.
Tentukan panjang agregat yang ada di ban dan pada saat yang sama matikan stop waktu,
ukur panjang ban dan waktu.
Agregat yang ada di belt kompenyor di timbang
Ambil sampel agregat yang ada di cold bin dan periksa kadar airnya
Laksanakan proses seperti di atas minimal 3 kali. Untuk masing masing bahan minimum 4
bukaan pintu.
Untuk cold bin system ban atau apron. Bukaan pintu bin di pertahankan tetap. Yang
variable kecepatan ban atau apron gambarkan hasil pengukuran dalam bentuk grak.

4.

Belt Convenyor (Ban Berjalan)


Pastikan dan periksa belt convenyor harus mulus tidak sobek atau berlubang.
Pastikan dan periksa rol pemutar belt convenyor terawa dengan baik dan selalu di beri
pelumas agar tidak tersendat.

5.

Urnyer (Pengering)
Harus mampu mengaduk terus menerus agregat yang di pasok selama proses pemanasan
dan pengeringan.
Pastikan dan periksa kondisi drum dan sudu-sudu dalam drum dalam keadaan baik.
Pastikan dan periksa ring gear, roll penggerak, rantai roller, roda spoket gigi pinion dan
roller bearing dalam kondisi baik.
Pastikan dan periksa batu tahan api tidak rusak dan dapat berfungsi drengan baik
Pastikan dan periksa kondisi burner, nozzle, turbo blower, burner box. Burner cone katup
pengontrol tekanan, pompa minyak, dalam keadaan baik. Dapat berfungsi dengan baik,
dapat menyetel pengatur minyak dan angin sehingga anginnya merata.
Pastikan dan periksa thermometer pada Dryer.

6.

Pengumpul Debu ( Dust Collector)


Periksa kondisi fan (kipas) dalam keadaan baik dan dapat berfungsi.
Periksa dumper gate atau weight dumper pastikandapat berfungsi dengan baik.
Periksa kondisi dan fungsi kerja dari bantalan pastikan dalam keadaan baik dan dapat
berfungsi
Periksa kondisi fan belt pastikan dalam keadaan baik dan dapat berfungsi.
Periksa kondisi dan fungsi kerja corong pada pengumpul debu plastic pastikan dalam
keadaan baik tidak tersumbat.
Perhatikan kolam penampung debu bila sudah penuh di kuras secara rutin.

7.

Hot Elevator (Pemasok Agregat Panas)


Periksa dan pastikan kondisi bucket / mangkok harus dalam keadaan baik, tidak penyok
atau sobek.

3 of 14

8/8/2015 2:27 PM

Metode Kerja Pekerjaan Aspal | ririztheone

https://ririztheone.wordpress.com/2013/03/08/metode-kerja-peker...

Periksa dan pastikan kondisi rantai roller, motor roda gigi dan pin-pin penghubung dalam
keadaan baik dan slalu terawat.
Periksa dan pastikan pintu penutup elevator bagian bawah selalu di control agar abu batu
yang jatuh dari bucket tidak menumpuk.
8.

Hot Screening Unit (unit ayakan panas)


Periksa bahwa ayakan panas harus mampu menyaring agregat panas dengan ukuran dan
proporsi yang telah ditentukan.
Periksa dan pastikan kondisi dan kebersihan ayakan panas, lubang ayakan dan kawat
dalam keadaan baik dan kebersihannya terawat.
Ukuran saringan harus di sesuaikan dengan spesikasi gradasi yang telah di tentukan.
Periksa dan pastikan kondisi dan fungsi kerja dari penggetar harus baik bila terdapat bunyi
tidak normal periksa bantalannya.
Periksa dan pastikan kondisi dan fungsi kerja motor penggerak, fan belt, tutup belt, tutup
seals dan pegas elips dalam keadaan baik.
Periksa dan pastikan corong untuk agregat over size dalam keadaan baik dan tidak
tersumbat saringan agar di control secara rutin, jika rusak atau robek harus segera diganti.

9.

Hot Bin (Bin Panas)


Periksa dan pastikan dinding pemisah antara hot bin tidak berlubang / rusak.
Periksa dan pastikan pintu hot bin bias menutup dengan sempurna/rapat tidak bocor.
Periksa dan pastikan kondisi pipa pengeluaran agregat berlebih (over ow) berfungsi
dengan baik tidak tersumbat.

10. Kotak Timbangan


Periksa dan pastikan kotak timbangan aspal dan agregat tidak rusak, bocor dan dapat
berfungsi dengan baik
Periksa sensititas timbangan agregat, timbangan aspalt dan timbangan ller ketelitiannya
sesuai dengan ketentuan.
Periksa dan pastikan kondisi dan fungsi kerja hook-bolt, pisau, karet perendam. Metal
penggantung, petunjuk skala, bak penampung dan pintu bukaan timbangan berfungsi baik.
11. Pengendalian Aspalt
Periksa dan pastikan kapasitas tamping ember 15 % lebih besar dari takaran yang di
perlukan.
Periksa dan pastikan aliran aspalt dapat di control secara otomatis dan mulai bekerja
setelah selesai (dry mixing) selama 5 detik.
Periksa panjang batang penyemprot minimal panjang mixer.
Periksa bahwa ketelitian timbangan aspalt 0.5%.
12. Pencampur (pug mil/mixer)
Periksa dan pastikan jarak antara dinding pug mil dengan mixer 1 cm.
Kondisi alat mechanical batch counter untuk mencatat pencampuran material dalam
4 of 14

8/8/2015 2:27 PM

Metode Kerja Pekerjaan Aspal | ririztheone

https://ririztheone.wordpress.com/2013/03/08/metode-kerja-peker...

keadaan baik.
Pastikan bahwa setelah selesai produksi pug mil harus segera di bersihkan dengan cara
memasukkan agregat panas.
Periksa dan pastikan kondisi pedal pencampur dalam keadaan baik tidak aus, lepas jarak
antara pedal maximum 2 cm.
Periksa dan pastikan kondisi pintu pencampuran dapat di tutup rapat dan bocor.
13. Penyimpanan dan pemasok bahan pengisi ( Filler )
Periksa dan pastikan elevator bahan pengisi dapat berfungsi dengan baik.
Periksa fungsi kerja bin penampung bahan pengisi (ller storage bin) pastikan dapat
berfungsi dengan baik.
Periksa fungsi kerja pemasok ller dan ulir (screw) pastikan dapat berfungsi dengan baik.
14. Ruang Operasional
Periksa dan pastikan ruang system control, distribution board dan panel pengontrol
berfungsi dengan baik.
Periksa timer untuk pengendalian lamanya waktu pencampuran pada pugmil dapat
berfungsi dengan baik.
Periksa kondisi dan fungsi system control kompresor, silinder udara, lter udara, pelumas
system control pneumatic maupun elektrik.
15. Peralatan Penunjang
a)

Generator
Periksa dan pastikan kondisi dan fungsi kerja generator baik.
Periksa kapasitas (kva), bahan baku dan system kabel apakah sudah sesuai dengan
kebutuhan.

b)

Wheel Loader
Periksa dan pastikan kondisi dan fungsi kerja wheel loader baik.
Pastikan lebar bucket lebih kecil dari lebar hoper cold bin.
Periksa hal-hal lain yang di perlukan sesuai dengan petunjuk dari pabrik.

5 of 14

8/8/2015 2:27 PM

Metode Kerja Pekerjaan Aspal | ririztheone

https://ririztheone.wordpress.com/2013/03/08/metode-kerja-peker...

(hps://ririztheone.les.wordpress.com/2013/03/wheel-loaders1.jpg)

gambar.1 Wheel Loader


C) PELAKSANAAN DI AMP

1. 1.

Sebelum Produksi

Periksa kualitas agregat (batuan), ller dan aspalt panas pastikan sesuai dengan spesikasi.
Pastikan campuran (mix desaign) aspal beton sesuai dengan spesikasi dalam kontrak.
Laksanakan percobaan campuran aspalt beton (job mix), periksa gradasi campuran (dry
mix) tanpa aspalt dan homogenitas campuran beraspal (Wet Mix).
Pastikan komponen peralatan AMP sudah di periksa dan layak untuk produksi.

1. 2.

Selama Produksi

Periksa dan pastikan Wheel Loader berfungsi dengan baik. Lebar bucket harus lebih kecil
dari lebar hoper cold bin.
Perhatikan waktu pengisian agregat ke hoper harus hati-hati agar agregat tidak tercampur,
bila tercampur akan terjadi segregasi.
Perhatikan tinggi bukaan pintu cold bin atau kecepatan belt convenyor (rpm) sesuai dengan
hasil kalibrasi berdasarkan job mix sesuai dengan spesikasi yang akan di produksi.
Perhatikan dan awasi agregat yang masuk dryer tidak menggumpal dan bebas dari segala
kotoran.
Agregat harus dipanaskan dalam dryer dengan dengan suhu 60C 70C.
Kendalikan Burner agar apinya dengan memproses pembakaran agregat dengan baik dan
sempurna.
Pastikan agregat panas dan dryer dapat diangkut hot elevator ke saringan panas (hot screens)
6 of 14

8/8/2015 2:27 PM

Metode Kerja Pekerjaan Aspal | ririztheone

https://ririztheone.wordpress.com/2013/03/08/metode-kerja-peker...

secara continue dengan temperature yang konstan.


Hati-hati waktu menimbang agregat panas dengan proporsi harus sesuai dengan proporsi
yang slalu di tentukan dan lakukan penimbangan mulai dari yang kasar.
Masukkanlah agregat panas kedalam pug mil. Lakukan pencampuran kering selama 5
detik. Dan masukkan aspalt panas sesuai dengan berat yang telah di tentukan dengan suhu
antara 1C 65C (max) suhu aspal modikasi harus sesuai dengan petunjuk pabrik. Aspalt
yang sudah di timbang ke dalam pug mil kemudian aduk selama 30 40 detik.
Perhatikan alat petunjuk mixing time dan pastikan dapat berfungsi dengan baik perhatikan
waktu pengadukan di tentukan berdasarkan Trial Mix. Yang lamanya berkisar 35-45 detik
dan minimal 95% dari agregat harus terdelimut aspal.
Selesai pengadukan campuran di keluarkan melalui pintu pug mil dan perhatikan waktu
menuangkan campuran ke dump truck, penumpukan tidak boleh dalam satu tempat dan
dump truck harus mundur maju untuk menghindari segregasi.
Periksa temperature campuran, temperature harus berkisar antara 145C 155C.
Lakukan pengambilan contoh campuran untuk bahan pemeriksaan di laboraturium, contoh
di tamping pada bucket wheel loader pengambilan contoh dengan cara menyisir dari bawah
ke atas lalu di kuarting dan contoh untuk pembersihan di ambil dengan jumlah
secukupnya. Perhatikan, waktu untuk pengambilan contoh harus di lakukan pada awal
pertengahan dan satu rit sebelum produksi berakhir.
Pemeriksaan contoh meliputi uji Marshall dan Extraksi.
Tutuplah aspal di atas dump truck dengan terpal sampai menutup campuran yang ada,
ingat bila menjutupnya sempurna suhu campuran turun hanya kira-kuira 50/jam.
Timbang dump truk berikut yaitu campuran aspal, lakukan pengisian surat jalan yang
mencantumkan: Nomor dan berat kendaraan kosong, Jenis campuran, Berat
campuran, Tempat peraturan campuran, Tangan pengiriman, Jam berangakat, Lokasi
pekerjaan

1. 3.

Masukkan ke dalam Rumus

Perhitungan yang di lakukan berdasarkan rumus yang sesuai dengan pekerjaan aspalt.

1. 4.

Pengangkutan Aspalt Beton dengan Dump Truck

Bak dump truck harus terbuat dari logam, rata, bersih dan terawat.
Dilengkapi dengan tutup terpal yang dapat menutup seliuruh bak sehingga aspal beton
tertutup dengan sempurna.
Untuk memudahkan pemeriksaan suhu campuran aspal, bagian samping bak dump truck
di beri lubang.
Secara periodic berat kosong dump truck harus di timbang.
Untuk membersihkan aspalt beton yang menempel pada bak tidak di perkenankan
7 of 14

8/8/2015 2:27 PM

Metode Kerja Pekerjaan Aspal | ririztheone

https://ririztheone.wordpress.com/2013/03/08/metode-kerja-peker...

menggunakan solar disarankan menggunakan air sabun, minyak paran, atau larutan
kapur.
Kebutuhan dump truck harus di hitung agar jumlahnya sesuai kebutuhan dan pelaksan
pekerjaan lancar sehingga aspalt nisher tida menunggu.

1. 5.

Jembatan Timbang

Secara periodik jembatan timbang harus di kalibrasi dan selalu terawat dengan baik.

1. 6.

Cara Menumpuk Campuran di atas Bak Truck

Penumpkan campuran ke dalam bak truck harus hati-hati agar campuran agregat tidak
tercecer.

1. 7.

Laboraturium Lapangan

Setiap AMP harus memiliki ruang laboraturium kalau memungkinkan di lengkapi AC


dengan luas yang memadai serta peralatan laboraturium yang di perlukan.
Peralatan laboraturium antara lain untuk pemeriksaan material (batuan ller dan aspal)
pemeriksaan campuran aspal beton. Dan alat core drill untuk quality control hasil
pelaksanaan di lapangan.

D) PEKERJAAN PENGHAMPARAN
1.

Persiapan Alat

Persiapan alat yang di butuhkan seperti:


1. 1.

Persiapan Alat

Persiapan alat yang di butuhkan seperti:


1. Aspalt Sprayer

8 of 14

8/8/2015 2:27 PM

Metode Kerja Pekerjaan Aspal | ririztheone

https://ririztheone.wordpress.com/2013/03/08/metode-kerja-peker...

Periksa pastikan aspalt distributor dapat berfungsi dengan baik.


Periksa dan pastikan alat aspalt sprayer dapat berfungsi dengan baik
Periksa dan pastikan nozel-nozel pada aspalt sprayer dan aspal distributor tidak mampet
dan dapat berfungsi dengan baik.

(hps://ririztheone.les.wordpress.com/2013/03/1311299692_230819463_1-gambar-asphaltsprayer-asphalt-kele-call-021-54370623-prisarana-ascrucon-email-pri.jpg)

gambar 2. Aspalt Sprayer


1. Aspalt Finisher
Periksa dan pastikan rollerbars tidak macet, dapat berputar dengan baik.
Periksa dan pastikan hopper dapat di gerakkan buka tutup dan dapat berfungsi dengan
baik.
Periksa dan pastikan permukaan plat screed rata, mulus di lengkapi alat pemanas dan
berfungsi dengan baik.
Periksa dan pastikan alat penumbuk (tamper) dan vibrator (pemadat getar) pada screed
dapat berfungsi dengan baik.
Periksa dan pastikan pengatur tebal manual hamparan dapat di naikkan dan di turunkan
dan dapat berfungsi dengan baik.
Periksa dan pastikan bila nisher di lengkapi dengan alat pengatur tebal otomatis periksa
dan pastikan alat sensor dan kelengkapannya dapat berfungsi dengan baik.
Periksa dan pastikan sendi ( crown ) pada as plat sceed dapat membentuk untuk
kemiringan jalan sesuai kebutuhan.
Periksa dan pastikan pintu pengatur, feeders dan ulir penyebar (screw) masing-masing dapat
berfungsi dengan baik.
Periksa dan pastikan bahwa nisher dan ulir penyebar di lengkapi sambungan screed.
9 of 14

8/8/2015 2:27 PM

Metode Kerja Pekerjaan Aspal | ririztheone

https://ririztheone.wordpress.com/2013/03/08/metode-kerja-peker...

(hps://ririztheone.les.wordpress.com/2013/03/asphalt-nisher-sumitomo-ha45w.jpg)

gambar 3. Aspalt Finisher


1. Dump Truck
Periksa dan pastikan dump truck dalam kondisi baik dan layak jalan.
Periksa dan pastikan lantai bak rata dan bersih dari kotoran.
Periksa dan pastikan hidrolik dump truck berfungsi dengan baik.
Stapkan terpal untuk penutup dump truck dan pastikan terpal dalam keadaan baik.

10 of 14

8/8/2015 2:27 PM

Metode Kerja Pekerjaan Aspal | ririztheone

https://ririztheone.wordpress.com/2013/03/08/metode-kerja-peker...

(hps://ririztheone.les.wordpress.com/2013/03/dump-truck4.jpg)

gambar 4. Dump Truck


1. Alat Berat
Periksa dan pastikan alat pemeriksa ketebalan dalam kondisi baik
Periksa dan pastikan termometer untuk pemeriksaan campuran aspalt menunjukkan angka
yang benar dan telah di kalibrasi.
Siapkan alat bantu lainnya seperti: blencong, mistar pengrata, gerobak dorong, kaso, dan
benang
Siapkan rambu pengaman lalu lintas secukupnya sesuai kebutuhan.

1. 2.

Mobilisasi

Mobiilisasi meliputi peralatan yang di perlukan dan pekerja ke lapangan.


1. Persiapan Bahan
Pastikan aspalt emulsi yang akan di gunakan adalah jenis Laston dalam jumlah yang cukup,
kualitasnya memenuhi syarat sesuai hasil pemeriksaan laboraturium.
11 of 14

8/8/2015 2:27 PM

Metode Kerja Pekerjaan Aspal | ririztheone

https://ririztheone.wordpress.com/2013/03/08/metode-kerja-peker...

Pastikan aspalt yang akan di hampar sesuai dengan spesikasi yang telah di tentukan
dalam kontrak.
1. 1.
Pelaksanaan Di Lapangan
1. Pemberian Emulsi
Bersihkan dan keringkan permukaan yang akan di beri Emulsi dalam compressor. Power broom.
Sikat kawat, sapu lidi dan alat bantu lainnya.
1. Pelaksanaan
Tuangkan aspal emulsi jenis crs 1 dan crs 2. Perhatikan juga pemberian perekat atau pengikat
lebih luas dari rencana penghamparan.
1. 2.

Penghamparan Campuran Aspal

Turunkan plat sreed dan ganjal dengan kayu setinggi tebal rencana hamparan
Panaskan plat screed kurang lebih sampai dengan suhu aspal yang akan di gelar.
Mundurkan dump truck menuju nisher. Ban belakang jangan mengenai nisher dan
harus berada kurang lebih 15 cm di rollerbars tuangkan campuran dari dump truck ke
hopper dan suhu campuran antara 130 C 15C.
Jalankan mesin penghampar bergerak bersama-sama dump truck dengan kecepatan yang
sama.
Perlu di perhatikan, dump truck tidak boleh mengalami atau menabrak nisher karena plat
screed akan mendesak campuran yang mengakibatkan berbekas berupa garis melintang.

12 of 14

8/8/2015 2:27 PM

Metode Kerja Pekerjaan Aspal | ririztheone

https://ririztheone.wordpress.com/2013/03/08/metode-kerja-peker...

(hps://ririztheone.les.wordpress.com/2013/03/ov-6.jpg)
gambar 5. Penghamparan aspal
Demikian lah ulasan metode pekerjaan aspal, smoga bermanfaat. Salam Hangat

Ririz

13 of 14

8/8/2015 2:27 PM

Metode Kerja Pekerjaan Aspal | ririztheone

https://ririztheone.wordpress.com/2013/03/08/metode-kerja-peker...

You May Like

1.
6 Important
Lessons We Learned From The
Woman Who Changed... a month ago
huffingtonpost.com Huffington Post
HuffingtonPost.com (AOL) The

MR 88 MR
BR

2013 B
R
.

B R W

14 of 14

U R .

P . . T C T.

8/8/2015 2:27 PM

Anda mungkin juga menyukai