Anda di halaman 1dari 1

J = Kepekaan batin itu mata ketiga, dan jenisnya berbeda-beda.

Orang yg elemen air akan bisa


melihat macam-macam bahkan tanpa perlu latihan. Elemen air bisa melihat emosi orang seolah-olah
memiliki bentuk. Orang yg elemen api tidak bisa melihat apapun, tetapi banyak memperoleh
penglihatan di dalam mimpi. Orang yg elemen udara akan merasa memperoleh pengertian seperti
kelebatan petir. Muncul begitu saja di dalam pikirannya. Tetapi orang yg elemen tanah tidak
mengalami semua itu. Orang elemen tanah tahu-tahu sudah bisa segala sesuatu. Bisa menjalankan
apa adanya saja tanpa memperoleh sensasi yg wah. Menurut saya anda ini terutama elemen tanah,
orangnya slow but sure, dan pengertian yg muncul adalah pengertian akhir. Muncul dan bisa
langsung dipakai.
Apanya lagi yg mau dibuka? Sampai kapanpun anda tidak bisa melihat setan karena anda bukan
elemen air. Dan kemampuan melihat setan bukanlah pertanda orangnya waskita. Mereka yg sensitif
sejak lahir malahan sudah bisa melihat setan tanpa perlu meditasi segala macam. Bakatnya memang
melihat Setan, tetapi mungkin tidak berbakat untuk berpikir logis dan rasional seperti anda. Dan
kemampuan seperti itu bukan berarti orangnya waskita. Paling jauh kita bisa bilang bahwa orangnya
sensitif untuk merasakan melihat bentuk energi, walaupun bentuk itu tidak ada secara fisik.
T = Banyak master reiki jg bilang bahwa mata ketiga bisa terbuka selain orangnya siap secara mental,
juga punya energi yg cukup besar. tapi Mas Leo tampaknya cuman meniatkan dan gak pake energienergi segala?
J = Semuanya pake energi. Manusia itu sistem energi, bukan? Energi itu sudah ada, dan memang
tinggal meniatkan saja. Kalau kita niat batin kita terbuka, maka terbukalah. Kalau kita tidak niat,
maka tidak akan terbukalah. Ada juga orang yg berniat membuka batinnya, tetapi dia masih
berpegang kepada belief systems yg dilandasi rasa takut. Agama-agama itu tidak lain dan tidak bukan
merupakan belief systems, sistem kepercayaan, yg digerakkan oleh rasa takut. Kalau mau batinnya
terbuka tetapi masih berpegang kepada agama, maka tentu saja batinnya akan serong.
Orang itu akan merasa bahwa batinnya suci bersih, selalu mendesis Subhanallah blah blah blah...
tetapi apa yg terjadi? Serong menyerong to the fullest. Judgmental. Menghakimi. Bilang ini benar dan
itu salah. Ini haram dan itu halal. Kalau masih mau begitu maka mata ketiganya is mata ketiga yg
tertutup kaca mata berwarna hitam. Kaca mata hitam itu sistem kepercayaan, biasanya berasal dari
agama dan budaya masa lalu. Motivasinya adalah rasa takut. Takut masuk Neraka.