Anda di halaman 1dari 4

Denisi

Bangunan bertingkat adalah bangunan yang mempunyai lebih dari satu lantai secara vertikal. Bangunan bertingkat ini dibangun berdasarkan
keterbatasan tanah yang mahal di perkotaan dan tingginya tingkat permintaan ruang untuk berbagai macam kegiatan. Semakin banyak
jumlah lantai yang dibangun akan meningkatkan esiensi lahan perkotaan sehingga daya tampung suatu kota dapat ditingkatkan, namun di
lain sisi juga diperlukan tingkat perencanaan dan perancangan yang semakin rumit, yang harus melibatkan berbagai disiplin bidang tertentu.
Bangunan bertingkat pada umumnya dibagi menjadi dua, bangunan bertingkat rendah dan bangunan bertingkat tinggi. Pembagian ini
dibedakan berdasarkan persyaratan teknis struktur bangunan. Bangunan dengan ketinggian di atas 40 meter digolongkan ke dalam bangunan
tinggi karena perhitungan strukturnya lebih kompleks. Berdasarkan jumlah lantai, bangunan bertingkat digolongkan menjadi bangunan
bertingkat rendah (2 4 lantai) dan bangunan berlantai banyak (5 10 lantai) dan bangunan pencakar langit. Pembagian ini disamping
didasarkan pada sistem struktur juga persyaratan sistem lain yang harus dipenuhi dalam bangunan.

sistem rangka

struktur
1

10

11

12

13

14

1. Parallel Bearing Walls, 2. Core and Facade Bearing Wall, 3. Self Supporting Boxes,
4.Cantivelered Slab, 5. Flat Slab, 6. Interspasial, 7. Suspension, 8. Sttagered Truss, 9. Rigid Frame,
10. Rigid Frame and Core, 11. Trussed Frame, 12. Belt-Trussed Frame and Core, 13. Tube in Tube,
14. Bundled Tube

Struktur bangunan bertingkat tinggi memiliki tantangan


tersendiri dalam
desain untuk pembangunan strukturalnya, terutama
bila terletak di wilayah yang memiliki faktor resiko yang
cukup besar terhadap pengaruh gempa. Untuk itu
dalam perancangan suatu struktur bangunan
bertingkat tinggi haruslah memperhatikan unsur-unsur
dasar bagunan. Unsur-unsur tersebut adalah :
(Schueller, 1989)
1 Unsur Linear yang berupa kolom dan balok yang
mampu menahan gaya aksial dan gaya rotasi.
2. Unsur Permukaan yang terdiri dari dinding dan plat.

apartment

De Rokade

HIGH
RISE BUILDING
STRUKTUR KONSTRUKSI BANGUNAN VI

Apartemen atau rumah pangsa merupakan sebuah model


tempat tinggal yang hanya mengambil sebagian kecil ruang dari
suatu bangunan. Suatu gedung apartemen dapat memiliki
puluhan bahkan ratusan unit apartemen. Istilah apartemen
digunakan secara luas di Amerika Utara, sementara istilah at
digunakan di Britania Raya dan negara-negara persemakmuran.
Apartemen di Belanda sering memiliki minimal empat tempat
tinggal per lapisan untuk alasan anggaran. Hal ini juga berlaku
dari De Rokade. Bangunan ini 21 lantai tinggi dan tampaknya
sangat tipis karena rencana tanah lintas berbentuk. Keempat
Apartemen yang terletak di L-bentuk di sekitar bagian dalam
sudut menara. Dengan cara ini, tempat tinggal menggabungkan
pemandangan indah dengan kualitas introvert.
Fasad apartemen , konstruksi bantalan beban dan instalasi
telah dibuat siap tiga tata letak kemungkinan yang berbeda.
Penduduk sekarang dan masa depan akan dapat menentukan
rencana tanah mereka sendiri dengan cara ini. Bangunan
tambahan yang berkelanjutan sesuai dengan arahan Kualitas
Groninger Residential .

apartment

De Rokade

HIGH
RISE BUILDING
STRUKTUR KONSTRUKSI BANGUNAN VI

STRUKTUR

core and fasade bearing wall


Unsur bidang vertikal membentuk dinding luar yang
mengelilingi struktur inti. Hal ini memungkinkan ruang interior
yang terbuka yang bergantung pada kemampuan
bentangan dari struktur lantai. core atau inti bangunan
memuat sistem sistem transportasi mekanis vertikal serta
menambah kekakuan bangunan.
Pada bangunan De Rokade menggunakan material struktur
beton bertulang. Pada kolom bangunan menggunakan
beton .

apartment

De Rokade

HIGH
RISE BUILDING
STRUKTUR KONSTRUKSI BANGUNAN VI

apartment

F221 13 077
MUHAMMAD FADHIL HASAIRIN

De Rokade

HIGH
RISE BUILDING
STRUKTUR KONSTRUKSI BANGUNAN VI