Anda di halaman 1dari 1

FAKULTAS KEDOKTERAN

UNIVERSITAS MALAHAYATI
Skripsi, Juni 2014
Ria Septiani
Hubungan Faktor Keturunan dengan Usia Onset dan Derajat Miopia pada
mahasiswa Fakultas Kedokteran Umum Universitas Malahayati Bandar Lampung
angkatan 2012 tahun 2014.
xiv + 51 + Lampiran + 8 Tabel
ABSTRAK
Miopia merupakan salah satu gangguan penglihatan yang memiliki prevalensi
tinggi di dunia dan menyebabkan gangguan terhadap kehidupan serta pekerjaaan
sehari-hari. Faktor genetik merupakan faktor yang penting dalam perkembangan
miopia.
Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara faktor keturunan
dengan usia onset dan derajat miopia pada mahasiswa Fakultas Kedokteran
Universitas Malahayati Bandar Lampung angkatan 2012 tahun 2014.
Penelitian ini adalah jenis penelitian survei analitik. Jumlah responden dalam
penelitian ini adalah 71. Analisis yang digunakan adalah untuk menguji hipotesis
ini adalah dengan uji Fisher dan uji Kolmogorov-Smirnov dengan tingkat
kepercayaan 95%, = 0,05.
Distribusi responden usia terbanyak 19 tahun, 54 orang perempuan dan 17 orang
laki-laki. Hasil pengujian menggunakan uji Fisher menyatakan bahwa ada
hubungan bermakna antara faktor keturunan dengan usia onset miopia, dengan
nilai p=0,040 (p<0,05) dan pengujian menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov juga
menyatakan bahwa ada hubungan bermakna antara faktor keturunan dengan
derajat miopia, dengan p=0,042 (p<0,05).
Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan bermakna antara faktor
keturunan dengan usia onset dan derajat miopia pada mahasiswa Fakultas
Kedokteran Umum Universitas Malahayati Bandar Lampung angkatan 2012 tahun
2014. Sehingga disarankan agar penderita mencegah miopia agar tidak menjadi
parah.
Kata Kunci

: Faktor Keturunan, Onset Miopia, Derajat Miopia

Kepustakaan : 26 (1994-2013)

vii