Anda di halaman 1dari 2

Glikosida Jantung

Metode Kerja
Fraksi Etanol

Totolkan pada lempeng


silika gel 60F 254
Eluasi sejauh 8 cm
dengan eluen etil
asetat, metanol, air
(81:11:18)

Identifikasi Glikosida
Jantung

Hasil Evaluasi
Beri reagen
Raymond

(+)Noda berwarna merahmerah jingga

Hasil
Plat KLT diberi pereaksi Raymond tidak menunjukkan adanya warna merah-merah
jingga (-)
Pembahasan
Glikosida jantung merupakan salah satu kandungan aktif dalam berbagai tanaman
yang memiliki cincin lakton dan bersifat polar sehingga pada saat ekstraksi hanya bisa
di uji keberadaannya dari cuplikan fase etanol atau solven lain yang bersifat polar.
Identifikasi dilakukan menggunakan KLT
Fase diam : Silica gel 60F254 (81:11:18)
Fase gerak : eluen Etil asetat, metanol dan air
penampak noda : Pereaksi Raymond(hasil + warna merah-merah jingga.)
Hasil yang didapatkan dari percobaan tidak ada warna merah-merah jingga hal ini
menunjukkan bahwa tidak ada kandungan glikosida jantung pada simplisia kami.
Glikosida HCN
Metode Kerja
Serbuk Simplisia 5g

Masukkan kedalam
Erlenmeyer + Air ad
terendam
+HCl 4N beberapa tetes
Tutup dengan kertas saring
yang telah ditetesi dengan
Na Pikrat

(+)Kertas Saring warna merah

Hasil
Serbuk simplisia E setelah dipanaskan dengan HCl 4 N dan ditutup kertas saring yang
dibasahi Na Pikrat tidak menunjukkan adanya warna merah = hasil negatif (-)

Pembahasan
Simplisia E tidak mengandung glikosida HCN hal ini ditunjukkan dengan Serbuk
Simplisia setelah dipanaskan dengan HCl 4 N dan ditutup kertas saring yang dibasahi
Na Pikrat tidak menunjukkan adanya warna merah. Prinsip dari uji ini adalah
penambahan asam (HCl) pada simplisia yang mengandung sianida akan melepaskan
gas HCN yang selanjutnya bereaksi dengan Na Pikrat pada kertas saring membentuk
senyawa pikrosianat yang berwarna merah kecoklatan mengindikasikan adanya
kandungan glikosida sianida dalam simplisia tersebut.