Anda di halaman 1dari 11

Memulai Bisnis Online : 4 Hal Utama yang

Harus diperhatikan ketika Membuat B2C


eCommerce oleh
Berdasarkan hal-hal yang saya pelajari selama ini. Untuk Anda yang akan memulai toko online
Anda sendiri, saya merekomendasikan untuk mulai membuat sebuah rencana mengenai 4
komponen ini. Hal-hal ini adalah bagian utama dari bisnis Anda, jadi pastikan Anda mempunyai
strategi yang telah terencana dengan baik untuk masing-masing komponen.

1. Merchandising
Ini adalah hal yang memulai segala sesuatu pada bisnis Anda. Merchandising adalah dasar dari
bisnis retail apapun. Mencari sumber produk, negosiasi margin, mengelola stok, menjaga hubungan
baik dengan supplier dan menyusun produk di website adalah pekerjaan-pekerjaan yang terkait
dengan merchandising.
Beberapa orang mengatakan bahwa merchandising adalah memilih produk yang tepat untuk dijual.
Namun pendapat saya, itu adalah pekerjaan buyer. Seorang merchandiser yang baik adalah
seseorang yang dapat membuat strategi manajemen stok. Karena bisnis retail sangat terkait erat
dengan mengelola stok. Memiliki terlalu banyak barang akan sangat membahayakan bisnis Anda
jika tidak terjual habis. Namun, mempunyai stok yang terlalu sedikit akan membuat website Anda
terlihat tidak menarik.

2. Production
Setelah produk tersedia di gudang Anda, tantangan selanjutnya adalah menampilkan produkproduk tersebut di website. Production team biasanya menangani digital imaging, menulis konten,
dan mengkategorikan produk. Kedengarannya simple, namun percayalah, banyak sekali pekerjaan
yang harus dilakukan.
Pada proses production, tujuannya adalah untuk membuat produk Anda agar terlihat menarik di
website. Anda harus menentukan bagaimana Anda akan menampilkan produknya. Menentukan cara
imaging dan menulis konten sangat penting. Setelah itu, Anda perlu membuat sebuah sistem utnuk
mengorganisir peluncuran prouk Anda. Hal yang tidak diharapkan untuk terjadi adalah mempunyai
terlalu banyak produk dan menyebabkan production team kesulitan menanganinya.

3. Marketing
Ini adalah jembatan antara website dan pelanggan potensial Anda. Tantangan yang paling pertama
adalah bagaimana membuat orang-orang tahu tentang perusahaan Anda. Habiskanlah bulan-bulan
pertama Anda untuk mendapatkan sebanyak mungkin traffic. Jangan terlalu memikirkan tingkat
konversi ketika Anda masih pada tahap awal. Tingkat konversi dapat diukur ketika Anda telah
mempunyai jumlah traffic yang besar.
Jika Anda mempunyai budget, gunakanlah dengan bijak pada digital marketing. Sediakan waktu
untuk mempelajari SEO dan SEM. Meskipun lebih mudah untuk meminta orang lain yang lebih ahli
melakukannya untuk Anda, namun sebagai pemilik bisnis, Anda tetap perlu tahu bagaimana cara
kerjanya. Seorang marketer yang baik selalu mencari jalan alternatif untuk mendatangkan traffic.
Jika Anda punya budget yang sangat terbatas, melakukan pendekatan pada komunitas adalah
strategi yang baik. Anda juga dapat meminta orang-orang yang berpengaruh besar di media sosial
(seperti artis media sosial) untuk mengendorse produk Anda atau menawarkan kerja sama yang
saling menguntungkan dengan bisnis lainnya yang relevan untuk meningkatkan brand awareness
Anda.

4. Customer Service
Anda perlu memperhatikan bagaimana cara Anda memperlakukan pelanggan Anda. Sebagai bisnis
online, sangat penting untuk membuka sebanyak mungkin saluran komunikasi dengan pelanggan
Anda. Pada Sportdeca, kami menggunakan telepon kabel, telepon seluler, email, social media,
whatsapp, LINE dan BBM untuk berkomunikasi dengan pelanggan kami. Pastikan Anda menjawab
pertanyaan dari pelanggan secepat mungkin. Ada tools seperti Zendesk atau Bornevia yang dapat
mempermudah Anda.
Customer service yang baik berarti Anda memperhatikan setiap detil pada keseluruhan
pengalaman belanja pelanggan. Pada bisnis online, proses dimulai sejak pelanggan meng-klik
website Anda hingga mereka menerima produknya dan menggunakannya sehari-hari. Seluruh
aktivitas didalamnya sangat penting, pastikan Anda mempunyai matriks untuk mengukur setiap
aktivitas tersebut.

Belajar Bisnis Online: Bagaimana Mencari


Tahu Target Customer Agar Anda Bisa
Menjual Produk Dengan Lebih Banyak Lagi
Mana yang lebih penting, traffic atau konversi? Jika anda mengirimkan saya 50.000 orang dari
website perbaikan traktor dan 500 orang dari situs marketing yang cukup terkenal, yang mana
yang akan memberikan manfaat yang lebih baik bagi bisnis saya?
Lain halnya jika anda berada dalam bisnis yang mengandalkan pageview, hal yang pertama dan
utama yang harus anda pedulikan adalah konversi. Konversi terjadi ketika traffic yang datang
bertemu dengan penawaran yang berhubungan. Ini semua bermula dengan mengetahui siapa
target pasar atau customer anda dan apa yang mereka perlukan dan inginkan.
Tujuan marketing adalah mengetahui dan memahami customer agar produk atau layanan bisa
sesuai dengan apa yang diingkan dan diperlukan customer, dan juga agar produk itu bisa menjual
dengan sendirinya. Peter Drucker, Pemikir bisnis yang berpengaruh di abad 20.
Jika anda ingin meningkatkan konversi, anda harus tahu persis siapa target customer anda yang
utama, apa yang mereka inginkan, apa yang penting bagi mereka, dan apa menjadi sumber
perselisihan di kalangan mereka.
Jika anda mengatakan bahwa target anda adalah semua orang atau seseorang yang tertarik
dengan layanan anda, maka anda tidak akan mempunyai kesempatan untuk meningkatkan
konversi.
Kenapa mencari tahu target customer anda itu penting
Jika anda tahu

Siapa saja orangnya, maka anda tahu bagaimana mendapatkan mereka (blog yang
mereka baca, situs yang mereka kunjungi, dan barang-barang yang mereka cari di
Google dll)

Bagaimana mereka menggambarkan jenis layanan yang mereka tawarkan, maka


anda bisa menirunya di situs anda untuk menyamakan dengan apa yang ada di dalam
kepala mereka

Bagaimana mereka memilih dan membandingkan produk dalam kategori anda,


maka anda tahu bagaimana menstruktur dan memprioritaskan konten dalam situs anda

Apa yang mereka inginkan, maka value proposition anda bisa diterapkan secara
keseluruhan dalam website anda bahwa 98% dari website anda sangat berhubungan
dengan mereka

Apa yang mereka tidak pedulikan, maka anda bisa membuangnya dari situs anda

Bagaimana hidup mereka bisa menjadi lebih baik karena layanan anda, anda tahu
manfaat apa yang bisa anda tawarkan bagi mereka

dan seterusnya. Ini semua tentang relevansi jika apa yang anda tawarkan dan bagaimana anda
menunjukkannya kepada mereka sama dengan apa yang ada dalam pikiran mereka, anda sudah
mendapatkan customer.
Jika customer anda adalah semua orang, anda sedang mempersulit diri anda sendiri tidak ada
customer yang merupakan semua orang.
Jika anda tidak memiliki data yang jelas, mulailah dari asumsi
Jika anda belum memiliki customer yang membayar, anda harus melakukan asumsi dan tebakan
yang cerdas berdasarkan pengalaman pertama anda dan bukti yang sedikit menarik.
Secara tradisional, mendefinisikan target customer itu termasuk dengan mengetahui umur
mereka, jenis kelamin, lokasi, dan apa yang mereka butuhkan. Data yang perlu anda ketahui
bergantung pada produk dan bergantung apakah bisnis anda ini B2B atau B2C.
Akan tetapi, pendekatan seperti ini tidak begitu membantu anda. Lokasi mereka tidak begitu
penting. Umur juga tidak begitu penting dan tidak sama seperti yang biasanya terjadi orang yang
berumur 50 tahun sangat senang dengan gadget baru , begitu juga dengan orang yang berumur 20an tahun dan 30-an tahun yang masih tinggal dengan orang tua mereka. Untuk mengatasi hal ini,
lebih baik anda mencari tahu gaya hidup mereka.
Anda harus menjawab pertanyaan ini:

Siapa target customer anda? Gambarkan situasi kehidupan mereka atau situasi bisnis
anda
Apa yang mereka inginkan? Apa yang menjadi permasalahan mereka?

Kebutuhan apa yang belum mereka temukan?

Supaya bisnis anda bisa berjalan nantinya, anda juga harus memikirkan besarnya pasar yang anda
layani dan pendapatan yang bisa digunakan. Mungkin anda memiliki masalah dan cara
penyelesaiannya, tetapi ini tidak berarti anda memiliki uang atau bisa menghasilkan uang.
Berbicaralah pada banyak orang
Tidak ada fakta yang ada dalam kantor anda, jadi keluarlah, adalah salah satu mantra dariSteve
Blank, bapak dari customer development dan penulis buku The Startup Owners Manual. Banyak
orang ingin memulai bisnis, tetapi ketika ditanya berapa banyak customer yang sudah anda ajak
bicara? biasanya mereka menjawab tidak ada.
Setelah anda mendapatkan data dari profil customer pertama anda, keluarlah dan temui orangorang ini. Berbicara pada mereka, pantau perilaku mereka dan pelajarilah sebanyak mungkin.
Startup yang berbasis di Austin, Food On The Table memulai dengan asumsi target customer, dan
menemukan seorang ibu yang sedang membuat rencana makanan untuk keluarganya dan
menggunakan kupon. FOTT menghabiskan tiga minggu membayangi ibu ini saat ia membuat daftar
dan berbelanja di supermarket lokal. Feedback dari ibu itu membantu startup ini membuat versi
pertama dari website-nya.
Di tahun 2012, FOTT berhasil mendapatkan 1 juta pengguna dalam website mereka.
Bagaimana jika asumsi bisnis anda sekarang ternyata salah?
Bukan hal yang jarang terjadi jika sebuah perusahaan bermula dari sebuah asumsi untuk
menargetkan customer mereka dan apa yang mereka inginkan, lalu mengubah haluan bisnis saat
mereka tahu pasar mereka yang sebenarnya. Dalam metodologi Lean Startup, ini disebut pivot.
Banyak perusahaan yang terkenal mengubah haluan bisnis mereka, dari Paypal hingga Groupon.
Inilah ringkasan dari 10 jenis pivot.
Jika anda mulai mengetahui bagaimana tumbuh ke fase selanjutnya, jangan lakukan apapun
sebelum membaca buku ini.

Survei customer anda


Jika anda memiliki customer yang membayar, hal terbaik yang anda bisa lakukan adalah mensurvei
mereka. Apa yang harus anda lakukan adalah masuk ke kepala customer anda, pelajari kenapa dan
bagaimana mereka membeli dan berbelanja.
Jangan survei semua customer anda, surveilah 20-100 orang terakhir yang berbelanja di website
anda dan masih ingat dengan pengalaman saat mereka berbelanja di sana. Jika anda bertanya
seseorang yang berbelanja 6 bulan yang lalu atau bahkan lebih, mereka mungkin sudah
melupakannya dan kemungkinan akan memberikan anda informasi yang salah.
Sebaiknya anda bertanya pertanyaan berikut ini:

Siapa anda? Mintalah data demografis mereka dan cari tahu apakah ada trennya. Jika
anda dalam bisnis B2B, bertanyalah mengenai industri mereka dan posisinya di
perusahaan (dan siapa yang menjadi pengambil keputusan!)

Untuk apa produk ini anda gunakan? Masalah apa yang diselesaikan produk ini? Ini
untuk memastikan bahwa anda memahami masalah mereka. Mungkin nantinya anda
akan menemukan hal-hal yang tidak dibutuhkan.

Bagaimana bisa hidup anda menjadi lebih baik karena produk ini? Perbaikan nyata
yang mana yang telah terjadi dalam hidup atau bisnis yang telah anda lihat? Ini akan
memberitahukan anda manfaat yang ditawarkan oleh produk anda ke customer. Jika
beberapa orang mengatakan hal yang bagus, minta testimonial mereka ataupun studi
kasus.

Apa yang paling anda sukai dari produk kami? Pelajari apa yang menjadi bagian
terbaik dari produk anda di mata customer, dan sering-sering sebut bagian terbaik itu.

Apa anda pernah mempertimbangkan alternatif lain selain produk kami (sebelum
mendaftar di sini)? Jika ada, yang mana? Anda ingin mengetahui apakah ada orang
selain anda dalam bisnis ini. Langkah selanjutnya adalah anda perlu membangun
halaman perbandingan antara bisnis anda dengan pesaing. Buat ini menjadi keunggulan
pada bisnis anda.

Apa yang membuat anda mendaftar ke produk kami? Apa yang meyakinkan anda
bahwa itu adalah keputusan yang baik? Kenapa anda memilih kami dibanding yang lain?
Di sini anda ingin tahu manfaat yang bisa anda tingkatkan nantinya.

Keraguan semacam apa yang pernah muncul di benak anda sebelum bergabung
dengan kami? Cari tahu sumber perselisihan, selesaikan atau perbaiki jika mereka
adalah masalah yang memiliki kegunaan nantinya.

Pertanyaan yang apa yang anda punya tapi anda tidak bisa menemukan
jawabannya?50% dari pembelian tidak selesai karena informasi yang tidak cukup. Ini
bisa membantu anda mencari tahu beberapa informasi yang hilang dari apa yang
diinginkancustomer anda.

Apakah ada hal lain yang ingin anda ceritakan kepada kami? Berikan ruang
untukfeedback yang anda tidak tahu untuk ditanyakan.

Apa lagi yang anda ingin beli dari kami (jika kita cukup cerdas untuk
menawarkannya)? Ini tentang pendapat untuk produk dan layanan baru
yang customer anda siap untuk membayarnya. Silahkan untuk memasukkan hal-hal yang
spesifik lain pada bisnis anda yang anda rasa perlu ditambah.

Tips untuk survei


Jika memungkinkan, jangan membuat survei yang banyak. Semakin banyak pertanyaan, semakin
sedikit orang yang mau menjawabnya dan semakin rendah kualitasnya.
Pastikan informasi yang anda kumpulkan itu bisa segera dieksekusi jangan tanyakan pertanyaan
hanya karena anda penasaran. Setelah anda menulis pertanyaan, sampaikan kepada mereka dan
tanyakan diri anda sendiri: Apa yang ingin saya lakukan setelah informasi ini saya dapatkan?
pastikan setiap pertanyaan berkontribusi sesuatu yang unik dan penting bagi bisnis anda.
Buat sealami mungkin: gunakan bahasa yang tidak ambigu atau yang mengarah ke hal-hal yang
tidak berhubungan. Bayangkan diri anda mengambil surbei ini sebagai orang yang menjawab
pertanyaannya. Dan lakukan kembali dengan respon yang berbeda atau berlawanan dan lihatlah
apakah pertanyaannya semakin mudah atau semakin susah dijawab lalu sesuaikan kata-katanya
agar menjadi lebih baik
Hindari pilihan ganda
Ingatlah bahwa semua jawaban sebaiknya berbentuk free-form, bukan pilihan ganda. Anda
ingin customer untuk mengekspresikan diri mereka tanpa pilihan. Anda tidak tahu apa yang anda
tidak tahu, dan pilihan ganda tidak akan pernah memberikan jawabannya.
Hal lain yang perlu anda perhatikan adalah penggunaan kata-kata. Website anda seharusnya
berbicara sama dengan bahasa dari customer anda. Cari tahu bagaimana mereka menggambarkan
masalah, solusi dan manfaat.

Tekanan dan intensif


Ketika mengirim survei, jangan lupa untuk memberikan tekanan bagi mereka (isi survei ini dalam
3 hari ke depan) untuk mendapatkan data dengan lebih cepat dan berikan hadiah untuk setiap
orang yang menjawab survei itu (produk atau layanan gratis).
Apa yang bisa anda temukan dari Google Analytics
Jika anda menentukan tujuan dengan benar dalam Google Analytics, anda bisa mendapatkan data
yang lebih mendalam dan jelas.
Di bawah ini adalah beberapa laporan berharga untuk menunjukkan sesuatu seperti
sumbertraffic dengan konversi terbaik. Investasikan lebih banyak waktu, uang, dan upaya untuk
pengirim traffic yang menghasilkan kinerja yang tinggi.

Jika guest blogging adalah bagian dari strategi content marketing anda, perhatikan blog mana
yang mengirimkan anda traffic terbaik dan cobalah menjadi orang yang sering posting artikel di
blog tersebut.

Google Analytics Custom Report sangatlah berguna. Di sini ada beberapa laporan yang bisa anda
masukkan ke profil analytic anda sendiri hanya dengan mengkliknya.
1. Sumber traffic dengan konversi yang paling tinggi. Darimana traffic ini berasal? Segera
dapatkan laporan traffic di sini
2. Konten dengan kinerja terbaik. Konten mana yang bekerja dan mana yang tidak? Dapatkan
Content Efficiency Analysis Report di sini.
3. Keyword dengan koversi yang paling baik. Keyword mana yang bisa menghasilkan uang?
Arahkan keyword ini agar bisa di-ranking dengan semakin baik. Dapatkan Keyword Analysis Report
di sini.
4. Landing pages dengan konversi terbaik. Dimana traffic yang masuk itu mendarat di website
anda dan apakah mereka berkonversi? Dapatkan Best Converting Landing Pages Report
5. Laporan ecommerce. Jika anda menjalankan situs ecommerce, anda ingin melihat channelyang
mana yang kinerjanya bagus. Laporan Google Analytic ini bisa menunjukkan anda kunjungan di
setiap sumber dengan pendapatan dan nilai data kunjungan itu. Dapatkan Ecommerce Traffic
Report di sini.
Berikut ini adalah beberapa Google Analytics Custom Report
http://searchenginewatch.com/article/2175001/7-Time-Saving-Google-Analytics-Custom-Reports
http://www.kaushik.net/avinash/best-downloadable-custom-web-analytics-reports/
http://www.seobook.com/maximizing-google-analytics-insight-seo-custom-reports

Uji coba asumsi anda


Pelajari sebaik mungkin, dan uji asumsi anda sebanyak-banyaknya.

Apapun yang anda pelajari, hasilnya masih berupa hipotesis anda perlu mengetesnya di
kehidupan yang nyata. Jika traffic organik anda rendah, anda bisa menjalankan kampanye PPC di
Adwords atau LinkedIn (atau cara lainnya untuk mendapatkan traffic) untuk mendatangkan cukup
orang ke situs anda.
Percepat waktu pada masa uji coba asumsi, tidak ada alasan untuk menyia-nyiakan penjualan
dengan hanya menunggu.
Kesimpulan
Ingat, konversi terjadi ketika traffic yang diincar bertemu dengan penawaran yang berhubungan.
Jadi pekerjaan anda sebagai marketer adalah menemukan sumber traffic yang tepat dan pastikan
website anda relevan bagi mereka. Relevansi mengarahkan anda ke penjualan.
Gunakan informasi yang berguna dari berbicara ke orang-orang, survei, data analaytic untuk
menerapkannya di situs anda dan menentukan arsitektur informasi apa yang akan anda gunakan.
Gunakan itu untuk pengembangan produk anda (setelah anda menentukan produk apa yang ingin
dijual).
Ketika target customer anda tiba di situs anda, melihat konten dan berkata Hey, inilah situs yang
saya cari selama ini, Selamat!!

http://startupbisnis.com/belajar-bisnis-online-25-cara-menghasilkan-penjualan-pertama-di-tokoonline-anda/
http://startupbisnis.com/belajar-toko-online-taktik-marketing-untuk-toko-online-dan-bagaimanacara-memanfaatkannya-agar-tidak-mengganggu-customer/
http://startupbisnis.com/konsep-retail-bagi-pemula-3-cara-untuk-mendapatkan-sumber-stockuntuk-toko-online-anda/
https://sakhansa.wordpress.com/2015/05/20/seo-dan-sem-dalam-promosi-produk/